JAKARTA -JSNews
Senin, 09, 03, 2026
detikkriminal.id
Rapat yang dilangsungkan pada Senin (9/3/2026) di Kantin Green Pramuka Tower Pino Basement, kawasan Apartemen Green Pramuka City, Jalan Jenderal Ahmad Yani Kav. 49, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dihadiri oleh Ketua Umum PP MIO Indonesia AYS Prayogie, Wakil Ketua Umum Yasmin Rubaya Thalib, Ketua Divisi Anie Maya Rochania, Ketua PW. MIO DKI Jakarta Gito Ricardo, Sekretaris Wilayah MIO DKI Jakarta Alam Massiri, serta Bendahara MIO DKI Jakarta Bainanah.

Selain yang disebut diatas acara rapat, juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina PP MIO Indonesia, Taufiq Rahman, SH, S.Sos dan Andi Buchori Gembok, SE

Dalam rapat itu, panitia membahas berbagai hal terkait persiapan akhir kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama, mulai dari pembagian tugas panitia, kesiapan lokasi, hingga susunan acara.

Ketua Panitia, Yasmin Rubaya Thalib, mengatakan kegiatan tahun ini mengangkat tema “Ramadhan Berkah: Bersama MIO Indonesia Menjalin Ukhuwah dan Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim.”

“Kegiatan ini kami siapkan dengan sebaik mungkin agar menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di bulan suci Ramadhan,” ujar Yasmin Rubaya Thalib.

Ia juga berharap para pengurus Pengurus Pusat (PP) MIO Indonesia yang tersebar di berbagai kota dan provinsi dapat meluangkan waktunya untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kami berharap rekan-rekan pengurus PP MIO dari berbagai daerah dapat menyempatkan diri hadir sehingga kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat ukhuwah di antara keluarga besar MIO Indonesia,” kata Yasmin.

Sementara itu, Ketua Umum PP MIO Indonesia AYS Prayogie menilai kegiatan santunan dan buka puasa bersama merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memperkuat nilai kebersamaan.

“Melalui kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama ini, kami ingin memperkuat ukhuwah sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan Ramadhan,” ujar Prayogie.

Adapun kegiatan Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama PP MIO Indonesia akan digelar pada Sabtu, 14 Maret 2026, pukul 16.00 WIB hingga selesai, di Sagolicious Cafe & Resto Lantai 2 (Function Hall), Ruko Gading Kirana, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Panitia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum mempererat hubungan antaranggota MIO Indonesia sekaligus menebarkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (\•/)

Sumber: Humas MIO Pusat

(Zaenal langgar)

banner 468x60

Jakarta Utara – Kodim 0502/Jakarta Utara melaksanakan kegiatan pelatihan pengoperasian unit water tank bersama pelatih dari Pemadam Kebakaran Jakarta Utara pada Senin pagi, 9 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi kebakaran di wilayah.

Pelatihan diawali dengan pengenalan alat serta unit water tank milik TNI AD yang digunakan dalam mendukung penanggulangan kebakaran dan keadaan darurat lainnya. Para pelatih dari Damkar Jakarta Utara memberikan penjelasan terkait fungsi peralatan, sistem kerja kendaraan, serta prosedur pengoperasian yang benar dan aman.

Setelah menerima materi teori, para personel Kodim 0502/Jakarta Utara melaksanakan praktik langsung dengan mengoperasikan unit water tank. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan simulasi pemadaman api guna memberikan gambaran nyata mengenai langkah-langkah penanganan kebakaran di lapangan.

Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan seluruh personel semakin terampil dan siap dalam mendukung upaya penanggulangan bencana, khususnya kebakaran, serta dapat bersinergi dengan instansi terkait dalam memberikan bantuan kepada masyarakat di wilayah Jakarta Utara.

BEKASI, 08 MARET 2026 – Suasana kebersamaan terpancar kuat dalam acara buka bersama (bukber) yang diselenggarakan Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang fokus pada pemantapan tali silaturahmi dan persaudaraan ini berlangsung meriah di Sekretariat GPIB, berlokasi di Jl. Bumi Jatiwaringin No.7 Blok F, RT.003/RW.006, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi pada hari Minggu pagi hingga sore hari.

Hadir dalam momen spesial ini para pengurus utama organisasi, antara lain Ir. Agung Karang sebagai Ketua Umum GPIB, Dr. Anto Suroto, SH., SE., MM, Icha Rika Rachmawati, SE (Wasekjen 1), Tina Permatasari, SE, S.Kom (Ketua Departemen Humas dan Dokumentasi), serta Lidya Yuliana Nenohai (Anggota Departemen Humas), beserta jajaran pengurus dan anggota dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta, dan berbagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sejumlah daerah.

Dalam pidatonya, Ir. Agung Karang, Ketua Umum GPIB, menyampaikan pernyataan penting terkait tujuan organisasi dan makna kegiatan ini. “Ramadhan adalah bulan yang membawa berkah, kebersamaan, dan refleksi mendalam. Melalui bukber ini, kami tidak hanya mempererat hubungan antar sesama anggota, tetapi juga menegaskan komitmen bersama untuk mengubah wajah pendidikan Indonesia. Saat ini, kita menghadapi tantangan besar dalam menyediakan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Silaturahmi yang kita jalin hari ini akan menjadi pondasi kuat untuk menggerakkan kolaborasi dengan berbagai pihak – pemerintah, perguruan tinggi, serta dunia usaha – dalam mengembangkan program-program pendidikan inovatif. Dalam 1 tahun ke depan, GPIB akan fokus pada pembangunan laboratorium pendidikan berbasis teknologi di 10 sekolah negeri di Jawa Barat dan DKI Jakarta, serta pelatihan kompetensi bagi 500 guru muda. Semua ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dan kerja sama yang erat dari seluruh keluarga besar GPIB.”

Bukber bukan hanya sekadar berkumpul dan menikmati hidangan bersama, melainkan dijadikan wadah strategis untuk mengevaluasi program-program pendidikan yang telah berjalan dan menyusun rencana aksi ke depan. “Melalui silaturahmi yang erat, kami yakin seluruh elemen GPIB dapat bersinergi lebih optimal dalam mewujudkan visi dan misi untuk kemajuan pendidikan di Indonesia,” ungkap pihak pengurus dalam sambutannya.

Diharapkan dengan tali persaudaraan yang semakin kuat, GPIB dapat terus berkontribusi aktif dalam mengembangkan kualitas pendidikan serta membangun generasi muda yang kompeten dan berintegritas.

Jakarta, 07 Maret 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ginjal Sedunia, Jaga Ginjal Indonesia bekerja sama dengan Rumah Sakit dr. Abdul Radjak Salemba menyelenggarakan acara pada hari Sabtu, 07 Maret 2026, mulai pukul 14.00 hingga 18.00 WIB di Aula RS tersebut di Jakarta Pusat. Acara dihadiri Direktur Utama RS Dr. Ali Martomo beserta jajarannya, serta Staf Ahli Kemendikdasmen Dr. Mariman Darto.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Mariman Darto mengapresiasi penuh Perjanjian Kerjasama (MOU) yang telah ditandatangani antara kedua pihak. Kerjasama ini berkomitmen untuk melaksanakan program edukasi pencegahan penyakit gagal ginjal di sekolah-sekolah mulai dari SD hingga SMA. “Kondisi kesehatan anak didik merupakan salah satu fokus utama dari pihak Kemendikdasmen. Kami berharap kerjasama ini tidak hanya berjalan lancar namun juga dapat diperluas ke seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Ali Martomo menyampaikan pentingnya gaya hidup sehat bagi berbagai kalangan. Menurutnya, kesadaran akan kesehatan ginjal perlu ditanamkan sejak dini untuk mencegah penyakit gagal ginjal di masa depan.

Acara yang bertemakan pencegahan penyakit ginjal ini dihadiri sekitar 100 peserta, terdiri dari pasien gagal ginjal dan pendamping mereka. Selain pemaparan materi, juga disediakan sesi tanya jawab untuk meningkatkan pemahaman peserta. Kegiatan ini bertujuan mengajak seluruh masyarakat peduli dengan kesehatan ginjal dan lingkungan.

Jakarta – Upaya mediasi dalam kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Darwin dan istrinya, Angel, belum menemukan titik temu. Pihak korban melalui kuasa hukumnya, Machi Achmad dari Jhon LBF Lawfirm, menyatakan menolak proses mediasi yang diajukan oleh pihak pelaku.

Machi menjelaskan bahwa pihaknya memang menerima undangan dari Polres Metro Jakarta Barat untuk menghadiri proses mediasi dalam rangka restorative justice. Namun setelah disampaikan kepada kliennya, Darwin memutuskan tidak bersedia hadir.

“Memang benar kami menerima undangan dari Polres Jakarta Barat terkait permintaan mediasi terhadap klien kami, Bapak Darwin, yang merupakan korban penganiayaan dan pengeroyokan. Tapi setelah kami komunikasikan, klien kami saat ini belum bersedia karena masih mengalami trauma,” ujar Machi Achmad.

Diketahui, dua orang yang diduga sebagai pelaku berinisial DS dan NS kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan oleh pihak kepolisian.

Menurut Machi, sejak awal Darwin sebenarnya sudah menyatakan tidak ingin menempuh jalur damai dan memilih agar kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Sejak membuat laporan polisi, klien kami memang sudah menyampaikan bahwa ingin proses hukum berjalan dan tidak ingin mediasi,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu alasan korban menolak mediasi adalah karena tidak adanya itikad baik dari pihak pelaku setelah kejadian terjadi. Saat Darwin menjalani pengobatan, menurut Machi, tidak ada upaya dari pelaku untuk meminta maaf ataupun menjenguk.

“Setelah kejadian, tidak ada permintaan maaf atau sekadar datang menjenguk saat klien kami menjalani pengobatan. Justru yang terjadi adalah somasi kepada klien kami, bahkan kepada pengurus RT dan RW di lingkungan tersebut,” katanya.

Tak hanya itu, Darwin juga sempat dilaporkan balik oleh pihak pelaku. Namun laporan tersebut akhirnya dihentikan oleh kepolisian karena dinilai tidak memiliki cukup bukti.

“Laporan terhadap klien kami sudah dihentikan melalui SP2 Lidik karena tidak cukup bukti dan tidak memenuhi unsur pidana,” ungkap Machi.

Meski begitu, Machi menilai Darwin dan Angel sebenarnya sudah menunjukkan sikap yang cukup besar hati. Pasalnya, mereka tidak membuat laporan tambahan meskipun memiliki peluang untuk melakukannya.

“Ibu Angel juga sebenarnya korban. Bahkan sempat ada kejadian ketika beliau ditabrak mobil sebelum Pak Darwin jatuh dan mengalami luka. Itu bisa saja dilaporkan, tapi tidak dilakukan,” jelasnya.

Saat ini, Machi menyebut kondisi psikologis Darwin dan Angel masih belum sepenuhnya pulih. Keduanya bahkan masih menjalani pendampingan psikolog karena trauma yang dialami setelah kejadian tersebut.

“Klien kami masih mengalami trauma. Mereka juga masih menjalani komunikasi dan perawatan dengan psikolog karena ada rasa kecemasan dan ketakutan,” ujarnya.

Sebagai langkah resmi, tim kuasa hukum Darwin telah menyerahkan surat kepada Polres Metro Jakarta Barat yang menyatakan penolakan terhadap proses mediasi tersebut.

“Hari ini kami sudah memberikan surat resmi kepada Polres Jakarta Barat untuk menolak mediasi. Itu merupakan hak dari klien kami,” kata Machi.

Dengan penolakan tersebut, proses hukum dipastikan akan tetap berjalan sesuai tahapan yang berlaku hingga ke proses di kejaksaan.

“Jika tidak ada mediasi, maka proses hukum akan terus berjalan. Kita tinggal menunggu sampai berkas dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan,” tambahnya.

Sementara itu, Darwin juga menyampaikan langsung alasannya menolak restorative justice. Ia mengaku masih belum siap bertemu dengan para pelaku karena trauma yang masih dirasakannya.

“Saya menolak restorative justice untuk bertemu dengan pelaku karena masih trauma dengan kejadian tersebut. Dari awal juga mereka tidak pernah meminta maaf kepada kami,” ujar Darwin.

Ia juga mengungkapkan bahwa kejadian tersebut cukup memengaruhi kondisi dirinya dan sang istri.

“Kami berdua masih trauma. Saya jadi susah tidur, susah makan, dan sekarang juga sedang menjalani pengobatan ke psikolog,” katanya.

Darwin berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil dan memberikan kepastian hukum bagi dirinya sebagai korban.

“Saya berharap pihak kepolisian, jaksa, dan hakim bisa memberikan keputusan yang adil sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.

 

Jakarta – JSNews.com
Jumat, 06/03/2026
Sekitar 300 anggota organisasi kemasyarakatan (ormas)
menghadiri kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu
yang diselenggarakan oleh Forum Lintas Ormas (FLO)
DKI Jakarta di Gedung C Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur,
Jumat (06/03/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antarormas di wilayah DKI Jakarta dalam mendukung kemajuan serta menjaga kondusivitas ibu kota.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh ormas, di antaranya
Ketua DPD Madas Nusantara Jakarta Timur
H. Abd. Hamid,
Wakil Ketua
H. Muhammad Faisal, Ketua BRICOM M. Surip, Humas
Bapak Dulla, serta Penasehat
Munakib Irham MS. Turut hadir pula Sekretaris Wilayah (Sekwil)
DPW Madas Nusantara DKI Jakarta
Bapak Fauzi.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Salah satunya datang dari Ketua Harian DPP H. Ahamad Fauzi Barong bersama tujuh rekannya yang memberikan sumbangan konsumsi berupa 1.000 tusuk sate untuk para peserta buka puasa bersama.
Ketua DPD Madas Nusantara Jakarta Timur H. Abd. Hamid menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar acara berbuka puasa bersama,
tetapi juga menjadi ajang mempererat kebersamaan dan memperkuat solidaritas antar Ormas.
Melalui momentum Ramadan ini kita memperkuat silaturahmi dan membangun kolaborasi antarormas. Harapannya kebersamaan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Jakarta,
“Ujarnya.
Selain berbuka puasa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Forum Lintas Ormas DKI Jakarta berharap kegiatan kebersamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat solidaritas serta sinergi antarormas di DKI Jakarta
.
joSSer
( WAPIMPRED )

JAKARTA, JSNews.com – Ketua Forum Lintas Ormas (FLO) DKI Jakarta, Juani Yusuf, mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang tergabung dalam wadah tersebut untuk bersatu menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta, khususnya menjelang serta selama periode arus mudik hingga balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Ajakan ini disampaikan Juani dalam acara buka bersama dan santunan anak yatim yang diadakan FLO DKI Jakarta di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (6/3). Menurutnya, dengan banyaknya warga Jakarta yang akan mudik ke kampung halaman, keamanan lingkungan di ibu kota menjadi prioritas yang harus dijaga bersama.

“Sesuai arahan Pak Kapolda, kita sudah beberapa kali diajak rembuk atau rapat bersama. Ada perintah dan instruksi agar Ormas ikut bekerjasama menjaga Jakarta dari awal bulan Ramadan sampai nanti Idulfitri,” ujar Juani, yang juga mantan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Wakil Wali Kota Jakarta Utara ini.

Juani menjelaskan bahwa saat ini anggota Ormas di bawah naungan FLO sudah bergerak bersinergi dengan jajaran Polri dan TNI, hingga ke tingkat Polsek, untuk melakukan patroli bersama. Tujuannya adalah memastikan suasana Jakarta tetap aman dan kondusif, sehingga warga yang mudik dapat merasa tenang meninggalkan tempat tinggalnya.

“Alhamdulillah, semuanya siap dan bersatu padu untuk sama-sama menjaga Jakarta supaya yang mudik juga tenang meninggalkan rumahnya. Sebab, FLO ikut membantu menjaga kampung-kampung di Jakarta,” terangnya.

Acara buka puasa bersama ini mengusung tema “Bangun Kolaborasi Bersama untuk Kemajuan Jakarta”. Selain mempererat silaturahmi antar-Ormas, kegiatan ini juga menjadi momentum berbagi keberkahan dengan memberikan santunan kepada 100 anak yatim piatu.

Juani mengungkapkan rasa syukurnya karena kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, mengingat FLO DKI Jakarta beranggotakan 150 Ormas. Acara ini pun semakin bermakna karena dihadiri langsung oleh Wakil Ketua MPR RI yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina FLO DKI Jakarta, Hidayat Nur Wahid.

“Alhamdulillah, semoga kegiatan seperti ini bisa kita adakan rutin setiap tahun,” harap Juani.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid memberikan pesan agar FLO terus memberikan kontribusi positif dan manfaat luas bagi Jakarta. Ia mengajak seluruh elemen untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global yang madani, seiring dengan peringatan 500 tahun berdirinya kota tersebut.

“Memperingati 500 tahun berdirinya Jakarta mari jadikan Jakarta sebagai kota global yang madani. FLO harus berkontribusi memastikan Jakarta yang aman dan damai,” tegas Hidayat.

Di kesempatan yang sama, mewakili Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu, menyampaikan apresiasi atas kiprah FLO DKI Jakarta. Ia menegaskan bahwa peran Ormas sangat krusial dalam mendukung upaya pemerintah membangun ibu kota.

“Pemerintah tidak bisa sendiri membangun Jakarta, peran Ormas juga sangat diperlukan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di Jakarta,” pungkas Bambang.

Jakarta, JSNews— Ketua Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI), Ali Hasan Amrun, menyatakan dukungannya terhadap pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan nasional di tengah berbagai dinamika sosial dan politik yang berkembang.

Menurut Ali Hasan Amrun, ajakan untuk menjaga persatuan merupakan langkah penting dalam memastikan stabilitas nasional serta memperkuat fondasi demokrasi di Indonesia. Ia menilai masyarakat sipil memiliki peran strategis dalam menjaga ruang publik yang sehat, dialogis, dan konstruktif.

“ISMAHI memandang bahwa seruan untuk memperkuat persatuan nasional adalah hal yang sangat relevan. Dalam situasi apapun, kepentingan bangsa harus selalu ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun golongan,” ujar Ali Hasan Amrun dalam keterangannya.

Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa hukum sebagai bagian dari masyarakat sipil memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk terus menjaga nilai-nilai konstitusi, supremasi hukum, serta persatuan bangsa.

Ali Hasan Amrun mengajak seluruh organisasi masyarakat sipil, akademisi, dan generasi muda untuk bersama-sama membangun ruang dialog yang sehat, menolak provokasi yang dapat memecah belah bangsa, serta memperkuat semangat kebangsaan.

“Persatuan nasional adalah modal utama bangsa Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan global maupun domestik. Oleh karena itu, semua pihak harus berkontribusi menjaga harmoni sosial dan memperkuat solidaritas kebangsaan,” tambahnya.

ISMAHI juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong partisipasi aktif mahasiswa hukum dalam menjaga demokrasi, memperkuat supremasi hukum, serta merawat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

JAKARTA TIMUR,JSNews

Ketua RW 09 Komplek Griya Wartawan, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, A. Bahrul BD, yang akrab disapa Rully, melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum dari Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) terkait pemanggilan warga yang sedang melakukan renovasi rumah.

Laporan tersebut disampaikan kepada Wakil Camat Jatinegara, Ompu Mochamad T, setelah seorang warga menerima tiga kali surat panggilan terkait renovasi rumah miliknya.

Menurut Rully, renovasi yang dilakukan warga tersebut hanya berupa perbaikan bagian rumah yang sudah lapuk karena usia bangunan, terutama penggantian material kayu lama. Renovasi itu disebut tidak menambah luas bangunan maupun mengubah struktur utama rumah.

Ia menjelaskan bahwa sebelum melakukan perbaikan, warga yang bersangkutan telah meminta izin kepada tetangga terdekat serta melaporkannya kepada Ketua RT dan RW setempat sebagai bentuk pemberitahuan kepada lingkungan.

Rully menambahkan, izin tersebut juga dibuat secara tertulis dan ditandatangani langsung oleh Ketua RT dan Ketua RW, sebagai bukti bahwa kegiatan perbaikan rumah telah diketahui oleh lingkungan setempat.

“Renovasi yang dilakukan hanya perbaikan kayu lapuk pada rumah lama. Tidak ada penambahan bangunan. Tetapi warga justru dipanggil sampai tiga kali dalam waktu yang berdekatan,” ujar A. Bahrul BD (Rully).

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pernah terjadi kasus serupa di lingkungan yang sama. Dalam kasus tersebut, menurut Rully, seorang warga yang melakukan pembangunan rumah disebut harus mengeluarkan biaya perizinan hingga sekitar Rp60 juta.

Menanggapi laporan tersebut, Wakil Camat Jatinegara, Ompu Mochamad T, menyampaikan bahwa pihak kecamatan sebenarnya sudah beberapa kali menerima laporan terkait persoalan serupa. Namun menurutnya, kecamatan memiliki keterbatasan kewenangan karena unit Citata memiliki jalur koordinasi tersendiri di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Laporan seperti ini sudah beberapa kali kami dengar. Namun kecamatan tidak bisa langsung mengambil tindakan karena Citata memiliki jalur koordinasi tersendiri,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan Citata di kantor kecamatan hanya sebatas penggunaan ruang kerja karena berada di wilayah yang sama.

“Karena satu wilayah kerja, Citata diberikan ruang di kantor kecamatan, tepatnya di lantai tiga. Tetapi secara struktural mereka memiliki koordinasi sendiri,” jelasnya.

Wakil Camat juga berjanji akan menyampaikan laporan tersebut kepada Camat Jatinegara agar mendapat perhatian dan tindak lanjut lebih lanjut.

Usai pertemuan tersebut, Rully kemudian mendatangi kantor Citata yang berada di lantai tiga Gedung Kecamatan Jatinegara untuk meminta penjelasan langsung.

Namun ia tidak dapat menemui Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Kecamatan Jatinegara, Nurhidayat Budi H, karena yang bersangkutan sedang menjalankan tugas dinas di luar kantor.

Di kantor tersebut, Rully hanya ditemui oleh seorang staf Citata bernama Eko. Dalam pertemuan singkat itu, Eko disebut tidak dapat memberikan penjelasan terkait permasalahan yang diajukan oleh Rully mengenai pemanggilan warga tersebut.

“Kami datang untuk meminta penjelasan langsung, tetapi Kepala Citata tidak berada di tempat. Staf yang menemui kami juga tidak bisa memberikan keterangan terkait masalah ini,” kata Rully.

Keluhan yang sama juga disampaikan Rully saat mendatangi Kantor Kelurahan Cipinang Muara. Dalam pertemuan tersebut, ia bertemu dengan Sekretaris Lurah Cipinang Muara, Melly Yanti.

Menurut Rully, Sekretrais Lurah menyampaikan hal yang senada dengan pihak kecamatan, yakni bahwa kelurahan tidak memiliki kewenangan langsung terhadap unit Citata karena dinas tersebut memiliki jalur koordinasi tersendiri dalam struktur pemerintahan daerah.

Rully berharap pemerintah dapat memberikan kejelasan mengenai aturan renovasi rumah bagi warga serta memastikan tidak terjadi praktik yang merugikan masyarakat dalam proses administrasi renovasi rumah.

“Kami hanya ingin ada kepastian aturan bagi warga. Kalau memang ada prosedur perizinan, tentu warga siap mengikuti. Tetapi jangan sampai warga bingung menghadapi proses yang tidak jelas,” ujarnya.

Rully juga menegaskan bahwa apabila persoalan tersebut tidak ditanggapi dengan baik dan tidak ada penyelesaian yang jelas, pihaknya bersama warga akan terus menindaklanjuti laporan tersebut ke jenjang pemerintahan yang lebih tinggi.

“Kalau hal ini tidak ditanggapi dengan baik dan tidak diselesaikan, maka kami perangkat RW 09 bersama warga akan terus menindaklanjuti ke jenjang yang lebih tinggi, karena ini sudah menjadi keresahan warga,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Citata Kecamatan Jatinegara belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut.

 

Jakarta JSNews

Kamis 5/03/2026
Dalam rangka mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan,
digelar kegiatan Buka Puasa Bersama
Pada Rabu 04/03/2026
Pukul 16.30 sampai dengan selesai,
di Stasiun BNI City jalan Sudirman.
yang dihadiri oleh berbagai unsur paguyuban dan manajemen parkir. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan,serta mempererat hubungan antara pengurus. anggota, dan pihak manajemen..
Acara buka puasa bersama ini dihadiri oleh Ketua Paguyuban H. Agus, Ketua Umum SPKAIS Muhamad Adi Romadhon, serta perwakilan manajemen Supervisor Parkir Teguh Imam Santoso. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun komunikasi yang baik dan menjaga keharmonisan dalam lingkungan kerja.
Dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan,
kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa, tetapi juga menjadi sarana untuk saling bertukar pandangan, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan sinergi antara paguyuban, organisasi, dan pihak manajemen.
Ketua Umum SPKAIS Muhamad Adi Romadhon menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kekeluargaan serta membangun kebersamaan di antara seluruh pihak yang terlibat.
Sementara itu, perwakilan manajemen Supervisor Parkir Teguh Imam Santoso juga mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam membangun komunikasi yang harmonis antara manajemen dan para pekerja di lapangan.
Dengan adanya kegiatan Buka Puasa Bersama ini, diharapkan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan kerja sama yang baik dapat terus terjaga serta semakin memperkuat hubungan antara paguyuban, organisasi, dan manajemen di masa mendatang.

joSSer
( Jurnalis )

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.