Jakarta :JSNews

Jum at, 13 Maret 2026 – Di tengah badai krisis kepercayaan dan sentimen publik yang kerap diwarnai rasa curiga terhadap institusi penegak hukum, sebuah gebrakan sinematik siap hadir di layar lebar. Rumah produksi Reborn Initiative, berkolaborasi dengan sutradara ternama Ody Harahap, resmi mengumumkan produksi film terbaru mereka yang provokatif berjudul “Meja Tanpa Laci”.

Melalui acara peluncuran proyek ini, “Meja Tanpa Laci” secara tegas memposisikan diri bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah sentilan keras dari masyarakat. Film ini memotret harapan terdalam publik akan keadilan yang selama ini sering kali terasa belum terwujud.

Mahalnya Harga Sebuah Kejujuran

“Meja Tanpa Laci” mengangkat fenomena sunyi tentang betapa mahalnya menjadi orang jujur di Indonesia saat ini. Karakter utama, IPTU Dipa (diperankan oleh Dafa Wardhana), hadir sebagai simbol kuat bahwa kejujuran tidak cukup hanya disimpan dalam hati, tetapi perlu sebuah pergerakan nyata.

Diproduseri oleh Deden Ridwan, Reborn Initiative berambisi menyuguhkan cerita yang nyata dengan kritik menyeluruh, menyasar generasi muda yang dikenal sangat kritis dan rasional.

“Film ini akan mengajak penonton untuk melihat bahwa di balik kemarahan dan sikap sinis kita terhadap penegakan hukum, ada harapan besar bagi keadilan bila sistem ini bisa diisi oleh orang-orang yang tegak lurus. Dipa adalah salah satu perwujudan dari harapan yang hampir mustahil itu,” ujar Deden Ridwan.

Film di “Pinggir Jurang”

Kursi sutradara dipercayakan kepada Ody Harahap yang berkolaborasi dengan penulis naskah Joko Nugroho. Keduanya berusaha memotret beratnya beban seragam di tengah sistem birokrasi yang telah terinfeksi oleh korupsi dan nepotisme.

Ody menyebut film ini sebagai sebuah “surat cinta” sekaligus dukungan moral bagi para “Dipa” di dunia nyata—mereka yang masih bertaruh nyawa demi integritas meski tak pernah tersorot kamera.

“Mungkin satu kalimat yang tepat adalah menyatakan bahwa film ini terasa pinggir jurang, di mana kami ingin menggambarkan bahwa tantangan terbesar adalah menghadapi ketidakberdayaan untuk berhadapan dengan birokrasi yang sudah terinfeksi hingga ke akar,” tegas Ody Harahap.

Kolaborasi Lintas Generasi

Kekuatan cerita ini akan didukung oleh jajaran pemain lintas generasi yang solid, di antaranya:
● Dafa Wardhana
● Arla Ailani
● Cut Mini
● Roy Marten
● Surya Saputra

Reborn Initiative berharap kehadiran “Meja Tanpa Laci” dapat memicu polemik cerdas dan diskusi terbuka di tengah masyarakat mengenai integritas penegakan hukum di Indonesia.

Jurnalis : Edo

banner 468x60

 

Jakarta Barat  13 Maret 2026

JSNews- Media Mitra TNI–Polri Perwakilan Wilayah Jakarta menggelar kegiatan bakti sosial Amaliyah Ramadan dengan menyalurkan paket sembako kepada kaum dhuafa, anak yatim, serta sejumlah insan pers yang dinilai layak menerima bantuan.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (13/3/2026) itu digelar di Sekretariat Media Mitra TNI–Polri, Jalan Jelambar Barat II No.73, Komplek Dutamas Jelambar, Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Puluhan warga tampak hadir dan menerima bantuan secara langsung dari panitia. Paket sembako dibagikan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim serta beberapa insan pers yang tengah menghadapi keterbatasan ekonomi.
Ketua Panitia, Irma Windarti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat nilai kebersamaan antara insan pers dan masyarakat.
“Bulan Ramadan adalah momentum untuk berbagi. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Media Mitra TNI–Polri, Gito Ricardo, yang juga bertindak sebagai tuan rumah kegiatan, menegaskan bahwa kegiatan Amaliyah Ramadan merupakan wujud kepedulian sosial insan pers terhadap masyarakat sekitar.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kaum dhuafa, anak yatim, serta rekan-rekan insan pers yang membutuhkan,” kata Gito Ricardo.
Bang Edo panggil akrabnya Menambahkan, Terimakasih kami ucapkan kepada para donasi kegiatan pada hari ini, Senator DKI Jakarta Bunda Fahira Idris, BAZNAS Provinsi DKI Jakarta,
Hutama karya
Jasamarga, Pertamina Trans Kontinental Indonesia Comment ples, Dapoer Dyandra, Dewan Penasehat media mitratnipolri.co.id DKI Jakarta dan MIO Indonesia DKI Jakarta. Berkat donasi nya kita bisa mengadakan kegiatan pada hari ini.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Pengurus Wilayah MIO Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Ketua Pengurus Daerah MIO Indonesia Kota Jakarta Timur S. Erfan Nurali beserta jajaran, serta Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie.
Setelah rangkaian acara selesai, Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan sosial yang digagas Media Mitra TNI–Polri tersebut.
“Ramadan adalah bulan yang mengajarkan kepedulian dan kebersamaan. Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya mempererat solidaritas antar insan pers, tetapi juga menunjukkan bahwa media hadir dan peduli terhadap masyarakat,” ujar AYS Prayogie.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata organisasi media dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Para penerima bantuan terlihat antusias dan menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.
Kegiatan Amaliyah Ramadan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara masyarakat dan komunitas media, sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Acara yang dimulai dari pukul, 16.30 wib berakhir hingga pukul 22.00 wib. Acara berjalan penuh dengan khidmat dan kekeluargaan.
Sumber : Humas MIO Indonesia Prov. DKI. Jakarta

Jakarta, Jum at, 13 Maret 2026 – Di tengah krisis kepercayaan dan sentimen publik yang kerap diwarnai rasa curiga terhadap institusi penegak hukum, rumah produksi Reborn Initiative bersama sutradara Ody Harahap mengumumkan produksi film layar lebar terbaru berjudul
“Meja Tanpa Laci”.

Melalui acara peluncuran proyek ini, film ini memposisikan diri sebagai sebuah sentilan keras
dari masyarakat, sekaligus memotret harapan terdalam kita akan keadilan yang belum terwujud.

“Meja Tanpa Laci” memotret sebuah fenomena sunyi tentang betapa mahalnya menjadi orang
jujur di Indonesia saat ini. Melalui karakter IPTU Dipa (Dafa Wardhana), yang menjadi simbol
bahwa kejujuran juga perlu pergerakan.

Diproduseri oleh Deden Ridwan, Reborn Initiative ingin menyuguhi cerita yang nyata dengan
kritik yang menyuluruh, terutama untuk para generasi muda yang saat ini sangat kritis dan rasional.

“Film ini akan mengajak penonton untuk melihat bahwa di balik kemarahan dan sikap sinis kita
terhadap penegakan hukum, namun dibalik itu semua ada harapan besar bagi keadilan bila sistem ini bisa diisi oleh orang-orang yang tegak lurus. Dipa adalah salah satu perwujudan dari harapan yang hampir mustahil itu,” ujar Deden Ridwan.

Dipercayakan sebagai sutradara, Ody Harahap berkolaborasi dengan Joko Nugroho sebagai penulis naskah untuk memotret beratnya beban seragam dalam keadaan sistem birokraksi yang telah terinfeksi oleh korupsi dan nepotisme ke film layar lebar. Ini adalah sebuah “surat cinta” sekaligus dukungan moral bagi para “Dipa” di luar sana, mereka yang masih bertaruh nyawa demi integritas meski tak pernah tersorot kamera.

“Mungkin satu kalimat yang tepat adalah menyatakan bahwa film ini terasa pinggir jurang, dimana kami ingin menggambarkan bahwa tantangan terbesar adalah menghadapi ketidakberdayaan untuk berhadapan dengan birokrasi yang sudah terinfeksi hingga ke akar,” ucap Ody Harahap.

Film ini dibintangi oleh jajaran pemain lintas generasi yang solid yaitu Dafa Wardhana, Arla Ailani, Cut Mini, Roy Marten, serta Surya Saputra. Reborn Initiative berharap “Meja Tanpa Laci” dapat memicu polemik cerdas dan diskusi terbuka mengenai integritas penegakan hukum di Indonesia.

Film ini dibintangi oleh jajaran pemain lintas generasi yang solid yaitu Dafa Wardhana, Arla Ailani, Cut Mini, Roy Marten, serta Surya Saputra. Reborn Initiative berharap “Meja Tanpa Laci” dapat memicu polemik cerdas dan diskusi terbuka mengenai integritas penegakan hukum di Indonesia.

 

 

Jakarta, JSNews

12 Maret 2026 — Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh Keluarga Besar LSM HARIMAU DPW DKI Jakarta dengan menggelar kegiatan sosial berupa pembagian 500 paket takjil, santunan dan paket sembako kepada 100 anak yatim, serta buka puasa bersama.

Kegiatan diawali dengan pembagian 500 takjil kepada para pengendara dan masyarakat di Jalan Raya Nusa Indah, depan Rumah Susun Perumnas Klender, Jakarta Timur. Para pengurus dan relawan LSM HARIMAU turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada masyarakat yang masih dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Setelah itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan di Gedung SKKT Malaka Jaya yang diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Bapak UU Syuhdi.

Dalam sambutannya, Ketua DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta, Bapak Neville GJ Muskita, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan keluarga besar LSM HARIMAU untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadhan oleh Ustadz Eka yang menyampaikan makna Rukun Islam yang diibaratkan dengan anggota tubuh manusia.
Syahadat diikrarkan dengan mulut, shalat dengan tangan, puasa dengan kepala, zakat diibaratkan dengan lambung, dan haji dilambangkan dengan kaki. Makna tersebut mengingatkan bahwa seluruh anggota tubuh manusia hendaknya digunakan untuk beribadah dan berbuat kebaikan.

Sebagai puncak kegiatan, dilakukan pemberian santunan dan pembagian paket sembako kepada 100 anak yatim, yang kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama keluarga besar LSM HARIMAU DKI Jakarta dalam suasana penuh kebersamaan.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Ramadhan adalah momentum untuk menebarkan kepedulian, mempererat silaturahmi, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.

(Maya Royan)

Jakarta Timur,JSNews

12 Maret 2026 – Organisasi Media Independen Online (MIO) Indonesia Pengurus Daerah (PD) Jakarta Timur melaksanakan kegiatan Buka Puasa Bersama (Bukber) dan santunan anak yatim piatu pada Ramadan ke-23 tahun 1447 Hijriah, bertepatan dengan Kamis, 12 Maret 2026 Masehi. Acara ini digelar di Panti Asuhan Anak Putra Utama 1, Jl. KH. Maisin No.107, RT.7/RW.16, Klender, Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur.

Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pengurus, antara lain Kombes Pol (P) Ir Agung Karang (Ketua Umum Gerakan Pendidikan Indonesia Baru/GPIB), KH. Ahmad Yani, M.Pd, A. Badrul BD, dan H. Agus (selaku Penasehat MIO Jakarta Timur), Alam Massiri (Sekretaris Wilayah MIO Indonesia PW DKI Jakarta), S Erfan Nurali (Ketua MIO Indonesia PD Jakarta Timur), Serta Para Pengurus Panti Asuhan Anak Putra Utama 1.

Sebanyak 146 anak yatim menerima santunan dari pengurus MIO Indonesia PD Jakarta Timur. Selain bukber dan pemberian santunan, acara juga diisi dengan tausyiah agama oleh Ustadz Anwar, FM yang menyampaikan materi tentang hikmah puasa.

Mewakili Kepala Panti Asuhan Anak Putra Utama 1 Ibu Rani, Ibu Yasinta menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada anak-anak asuhnya. Ia juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara.

Dalam sambutannya, Ketua MIO Indonesia PD Jakarta Timur S Erfan Nurali menyatakan bahwa MIO Indonesia sebagai organisasi media independen online tidak hanya fokus pada pemberitaan dan informasi, tetapi juga memiliki komitmen besar dalam berkontribusi pada kemajuan bangsa melalui kegiatan sosial kepedulian.

“Khususnya di bulan suci Ramadhan ini, kita merasa sangat berbahagia dapat berkumpul bersama anak-anak yatim piatu untuk berbagi kebaikan dan keberkahan,” ujar Erfan.

Ia menegaskan bahwa tanggung jawab untuk mencerdaskan dan membina generasi muda bukan hanya urusan pihak tertentu, melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat. Acara santunan dan bukber ini, lanjutnya, merupakan bentuk nyata kepedulian MIO Indonesia Jakarta Timur terhadap anak-anak yatim piatu.

“Semoga apa yang kita berikan hari ini dapat menjadi berkah dan sedikit banyak memberikan manfaat bagi anak-anak yang tersayang ini. Kita juga berharap dapat menjalin hubungan yang erat dan terus memberikan dukungan moral serta semangat bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik,” kata Erfan.

Ia juga menandaskan bahwa kegiatan serupa insyaallah akan menjadi agenda rutin MIO Indonesia Pengurus Daerah Jakarta Timur setiap tahunnya.
(Zaenal langgar)

Jakarta Timur, JSNews – 12 Maret 2026 – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Sudin Citata) melakukan penyegelan terhadap pembangunan lapangan padel yang berlokasi di Jalan Kolonel Sutomo I No.22 RT 06 RW 06, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Kamis (12/3/2026) pagi. Penyegelan dilakukan karena bangunan yang berdiri di lokasi tersebut tidak sesuai dengan izin yang dimiliki.

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, menjelaskan bahwa izin bangunan yang diterbitkan pada tahun 2018 di lokasi tersebut sebenarnya diperuntukkan bagi rumah kos. Namun dalam pelaksanaannya, pemilik justru membangun fasilitas olahraga berupa lapangan padel. Ketidaksesuaian antara kondisi fisik bangunan dengan dokumen perizinan itulah yang menjadi dasar dilakukannya tindakan penyegelan.

“Pagi hari ini saya hadir untuk menyaksikan Sudin Citata Jakarta Timur melaksanakan penyegelan lapangan padel yang berada di Kelurahan Kebon Pala. Izin yang dimiliki sebenarnya izin rumah kos yang diterbitkan pada tahun 2018, tetapi fisiknya dibangun menjadi lapangan padel,” ujar Munjirin.

Ia menambahkan, lokasi tersebut merupakan titik kedelapan yang disegel oleh Sudin Citata Jakarta Timur dalam rangka penertiban sarana olahraga padel yang tidak sesuai perizinan.

Berdasarkan data yang dimiliki Pemerintah Kota Jakarta Timur, saat ini terdapat sekitar 57 lapangan padel di wilayah Jakarta Timur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 lapangan telah memiliki izin yang sesuai, sementara sekitar 27 lainnya diketahui belum memiliki izin atau tidak sesuai dengan peruntukan yang tercantum dalam dokumen perizinan.

Menyikapi fenomena maraknya pembangunan lapangan padel, Munjirin mengimbau seluruh masyarakat maupun pelaku usaha agar mematuhi ketentuan perizinan sebelum memulai kegiatan pembangunan. Menurutnya, setiap aktivitas konstruksi harus selaras dengan izin yang telah diterbitkan guna menjaga ketertiban tata ruang kota.

“Kami berharap masyarakat Jakarta Timur yang melaksanakan aktivitas pembangunan, khususnya pembangunan lapangan padel, agar menaati peraturan yang berlaku, baik terkait perizinan maupun pelaksanaan pembangunan yang harus sesuai dengan izin yang telah diterbitkan,” katanya.

Pasca penyegelan, petugas Sudin Citata bersama unsur kecamatan dan kelurahan akan melakukan pengawasan secara berkala di lokasi tersebut guna memastikan tidak ada aktivitas pembangunan lanjutan yang melanggar ketentuan hukum.

“Saya juga menegaskan kepada pihak kelurahan dan kecamatan untuk terus berkoordinasi serta memberikan informasi apabila ditemukan pelanggaran serupa di wilayahnya,” pungkas Munjirin.

Jakarta Utara — Wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan melalui kegiatan bakti sosial pembagian sembako kepada warga kurang mampu di Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di SMA Kencana 1, Jalan Sungai Bambu RT 008/RW 05, Kelurahan Sungai Bambu, ini dipimpin oleh Ibu Siti Harjanti Wismoyo Aris Munandar dengan menyalurkan sebanyak 250 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Letjen TNI (Purn) Eko Margiyono, Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Dony Gredinad, S.H., M.Tr.(Han), M.I.Pol, Danramil 03/Tanjung Priok Kapten Arm Aprianto Mebdry, S.T.Han, Wadanramil 03/Tanjung Priok Kapten Arh Mukhlisin, Lurah Sungai Bambu Syaiful Anwar, unsur Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua RW 05, serta tokoh masyarakat setempat.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan, doa, penyerahan bantuan secara simbolis, foto bersama, dan pembagian sembako kepada warga. Kehadiran unsur kewilayahan dan tokoh masyarakat tersebut semakin menegaskan semangat kebersamaan dalam kegiatan sosial ini.

Dalam sambutannya, Lurah Sungai Bambu Syaiful Anwar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial di wilayahnya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat saling peduli di tengah warga.

Sementara itu, Ibu Siti Harjanti Wismoyo Aris Munandar menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat, khususnya dalam momentum bulan Ramadan. Ia berharap bantuan sembako yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan warga serta membawa manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima.

Adapun paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok, antara lain beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, tepung terigu 1 kilogram, mi instan 10 bungkus, sarden 1 kaleng, kecap, dan wafer.

Kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain membantu mengurangi beban warga kurang mampu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan antara tokoh masyarakat, aparat kewilayahan, dan warga setempat.

Jakarta Utara, JSNews — Wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan melalui kegiatan bakti sosial pembagian sembako kepada warga kurang mampu di Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di SMA Kencana 1, Jalan Sungai Bambu RT 008/RW 05, Kelurahan Sungai Bambu, ini dipimpin oleh Ibu Siti Harjanti Wismoyo Aris Munandar dengan menyalurkan sebanyak 250 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Letjen TNI (Purn) Eko Margiyono, Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Dony Gredinad, S.H., M.Tr.(Han), M.I.Pol, Danramil 03/Tanjung Priok Kapten Arm Aprianto Mebdry, S.T.Han, Wadanramil 03/Tanjung Priok Kapten Arh Mukhlisin, Lurah Sungai Bambu Syaiful Anwar, unsur Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua RW 05, serta tokoh masyarakat setempat.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan, doa, penyerahan bantuan secara simbolis, foto bersama, dan pembagian sembako kepada warga. Kehadiran unsur kewilayahan dan tokoh masyarakat tersebut semakin menegaskan semangat kebersamaan dalam kegiatan sosial ini.

Dalam sambutannya, Lurah Sungai Bambu Syaiful Anwar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial di wilayahnya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat saling peduli di tengah warga.

Sementara itu, Ibu Siti Harjanti Wismoyo Aris Munandar menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat, khususnya dalam momentum bulan Ramadan. Ia berharap bantuan sembako yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan warga serta membawa manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima.

Adapun paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok, antara lain beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, tepung terigu 1 kilogram, mi instan 10 bungkus, sarden 1 kaleng, kecap, dan wafer.

Kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain membantu mengurangi beban warga kurang mampu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan antara tokoh masyarakat, aparat kewilayahan, dan warga setempat.

Jakarta, 11 Maret 2026 – Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Advokat Negarawan Indonesia (DPP AdNI) menggelar kegiatan konsolidasi sekaligus buka puasa bersama dalam rangka memperingati Milad ke-1 AdNI yang berlangsung di Hotel Madani Medan, Rabu (11/03/2026).

Kegiatan ini menandai perjalanan satu tahun organisasi sejak berdiri pada 10 Maret 2025 – 10 Maret 2026, dengan mengusung tema “AdNI Maju, Bersatu dan Bersinergi.”

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh sentral AdNI, di antaranya Roos Nelly selaku Ketua Dewan Pengawas, Eka Putra Zakran, SH., MH sebagai Ketua Umum, Adek Sikumbang sebagai Bendahara Umum, Yusuf Hanafi Pasaribu sebagai Wakil Ketua Umum, serta jajaran pengurus DPP AdNI lainnya.

Dalam momentum Milad pertama tersebut, DPP AdNI juga menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait perkembangan situasi geopolitik global, khususnya konflik kemanusiaan di Palestina dan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

AdNI secara tegas menyoroti serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk keluar dari keanggotaan Board of Peace (BoP) yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Ketua Umum AdNI, Eka Putra Zakran, SH., MH, menjelaskan bahwa pernyataan sikap tersebut tertuang dalam Surat Nomor: 02/KEP/DPP-AdNI/III/2026 tentang Desakan agar Pemerintah RI Keluar dari Keanggotaan Board of Peace (BoP).

Menurutnya, langkah Indonesia bergabung dalam BoP dinilai bertentangan dengan amanat konstitusi sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alinea pertama disebutkan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Sementara pada alinea keempat ditegaskan bahwa Indonesia berperan aktif dalam mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Namun demikian, AdNI menilai bahwa realitas yang terjadi justru bertolak belakang dengan semangat tersebut. Pasca bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace, lembaga yang seharusnya menjadi wadah perdamaian dunia itu dinilai tidak mampu meredam konflik, khususnya di Gaza antara Israel dan Palestina. Bahkan, Amerika Serikat bersama Israel dinilai melakukan tindakan ekspansi dan serangan militer terhadap Iran yang dianggap melanggar hukum internasional.

Selain itu, AdNI juga menyoroti tidak adanya representasi Palestina dalam struktur Board of Peace. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan ketimpangan dalam komitmen lembaga tersebut terhadap penyelesaian konflik yang adil.

Di sisi lain, potensi komitmen dana keanggotaan Indonesia yang disebut mencapai sekitar Rp17 triliun juga menjadi perhatian serius di tengah kondisi ekonomi nasional yang sedang menghadapi tekanan.

AdNI juga menyinggung pernyataan Presiden BoP, Donald Trump, yang menyatakan “I don’t need International Law.” Pernyataan tersebut dianggap mencerminkan ketidakpedulian terhadap hukum internasional.

Padahal, Indonesia selama ini dikenal sebagai negara yang menjunjung tinggi hukum internasional serta aktif memperjuangkan nilai-nilai hak asasi manusia di tingkat global.
Lebih lanjut, AdNI menilai keberadaan Israel dalam struktur BoP semakin memperkuat alasan moral dan politik bagi Indonesia untuk tidak
melanjutkan keanggotaannya.

Menurut AdNI, dukungan masyarakat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina memiliki akar historis yang kuat dan konsisten sejak masa awal kemerdekaan.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, DPP AdNI secara resmi mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk segera mengambil langkah tegas dengan keluar dari keanggotaan Board of Peace. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, serta mempertahankan posisi Indonesia sebagai negara non-blok yang berkomitmen pada perdamaian dunia.

Selain itu, DPP AdNI juga secara tegas mengutuk dan mengecam keras serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang dinilai sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional dan tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan.

AdNI berharap pemerintah Indonesia dapat mengambil kebijakan yang selaras dengan amanat konstitusi serta cita-cita para pendiri bangsa, yakni menciptakan tatanan dunia yang adil, damai, dan menghormati kedaulatan setiap negara.

Jakarta Timur,JSNews

11 Maret 2026 – Media Independen Online (MIO) Indonesia Pengurus Daerah Jakarta Timur melaksanakan audensi resmi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur pada Rabu, 11 Maret 2026. Audensi ini diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Jakarta Timur, Bapak Yogi Sudharsono, S.H., di kantor Kejari Jakarta Timur, Jl. DI. Panjaitan By Pass No.15, RT.15/RW.7, Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur.

Delegasi MIO Indonesia dipimpin oleh Ketua MIO Indonesia Jakarta Timur, S Erfan Nurali, yang didampingi oleh Ketua MIO Indonesia PW DKI Jakarta, Bapak Gito Richardo; Penasehat MIO Indonesia Jakarta Timur, A.Badrul.BD; Sekretaris Daerah MIO Indonesia Jakarta Timur, Oscar Al Hamid; serta Ketua Bagana MIO Indonesia Jakarta Timur, Titik Suparti.

Dalam pertemuan tersebut, S Erfan Nurali menyampaikan bahwa MIO Indonesia merupakan organisasi pemilik perusahaan media yang sedang berproses menjadi salah satu asosiasi perusahaan terverifikasi Dewan Pers. Ia juga menyoroti kondisi media online di Indonesia yang jumlahnya mencapai lebih dari 43.300 berdasarkan data, namun hanya 36% (sekitar 1.015 media) yang terverifikasi resmi oleh Dewan Pers pada tahun 2024, menurut data Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Dewan Pers, A Sapto Anggo. Meskipun demikian, pertumbuhan media online diprediksi akan terus meningkat.

Hingga saat ini, MIO Indonesia yang berdiri pada 10 November 2020 telah memiliki 750 perusahaan media anggota. Di wilayah Jakarta Timur sendiri, tercatat ada 30 media yang menjadi anggota MIO Indonesia Pengurus Daerah Jakarta Timur, baik yang sudah memiliki izin lengkap, sedang dalam proses perlengkapan izin, maupun yang masih berbentuk PT perorangan.

“MIO Indonesia hadir sebagai wadah pemersatu perusahaan media, khususnya di Jakarta Timur. Kami siap membantu pemerintah dan lembaga terkait mencegah penyebaran berita hoax di masyarakat serta menyebarkan informasi dari instansi dan lembaga yang bersifat membangun dan edukatif, demi terciptanya arus informasi positif,” tegas S Erfan Nurali.

Lebih lanjut, ia menegaskan peran MIO Indonesia sebagai pilar keempat dengan fungsi kontrol sosial. “Sebagai pilar keempat, kami siap memberikan kritik dan masukan yang membangun agar kebijakan publik sesuai dengan undang-undang dan keadilan, mencegah penyalahgunaan wewenang, serta memperbaiki tata kelola pemerintahan agar lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat,” tambahnya.

Delegasi juga memaparkan visi dan misi MIO Indonesia Pengurus Daerah Jakarta Timur serta 6 program unggulan, salah satunya adalah Program Komen Center. Program ini berfungsi sebagai wadah untuk membantu pemerintah, swasta, lembaga, dan instansi terkait menyebarkan informasi yang benar dan valid serta mencegah penyebaran berita hoax di masyarakat.

Pendapat senada disampaikan oleh Ketua MIO Indonesia PW DKI Jakarta, Bapak Gito Richardo. “Kami berharap MIO Indonesia Jakarta Timur dapat terus bersinergi dengan para pemangku kepentingan yang ada. Melalui kolaborasi ini, kami yakin dapat membantu menyebarkan informasi yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Penasehat MIO Indonesia Jakarta Timur, A.Badrul.BD. “Sinergi dengan berbagai pihak adalah kunci. Kami berkomitmen untuk menjadi mitra yang handal dalam menyampaikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Intel Kejari Jakarta Timur, Yogi Sudharsono, S.H., menyambut baik kedatangan delegasi MIO Indonesia Jakarta Timur. “Kami menyambut hangat kedatangan rekan-rekan MIO Indonesia di Kejari Jakarta Timur. Kejari Jakarta Timur siap bersinergi dengan MIO Indonesia dalam berbagai bidang, termasuk publikasi dan edukasi hukum untuk masyarakat, terutama di wilayah Jakarta Timur,” ungkapnya.
(Zaenal langgar)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.