Jakarta – JSNews.com
Jumat, 06/03/2026
Sekitar 300 anggota organisasi kemasyarakatan (ormas)
menghadiri kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu
yang diselenggarakan oleh Forum Lintas Ormas (FLO)
DKI Jakarta di Gedung C Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur,
Jumat (06/03/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antarormas di wilayah DKI Jakarta dalam mendukung kemajuan serta menjaga kondusivitas ibu kota.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh ormas, di antaranya
Ketua DPD Madas Nusantara Jakarta Timur
H. Abd. Hamid,
Wakil Ketua
H. Muhammad Faisal, Ketua BRICOM M. Surip, Humas
Bapak Dulla, serta Penasehat
Munakib Irham MS. Turut hadir pula Sekretaris Wilayah (Sekwil)
DPW Madas Nusantara DKI Jakarta
Bapak Fauzi.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Salah satunya datang dari Ketua Harian DPP H. Ahamad Fauzi Barong bersama tujuh rekannya yang memberikan sumbangan konsumsi berupa 1.000 tusuk sate untuk para peserta buka puasa bersama.
Ketua DPD Madas Nusantara Jakarta Timur H. Abd. Hamid menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar acara berbuka puasa bersama,
tetapi juga menjadi ajang mempererat kebersamaan dan memperkuat solidaritas antar Ormas.
Melalui momentum Ramadan ini kita memperkuat silaturahmi dan membangun kolaborasi antarormas. Harapannya kebersamaan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Jakarta,
“Ujarnya.
Selain berbuka puasa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Forum Lintas Ormas DKI Jakarta berharap kegiatan kebersamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat solidaritas serta sinergi antarormas di DKI Jakarta
.
joSSer
( WAPIMPRED )

banner 468x60

JAKARTA, JSNews.com – Ketua Forum Lintas Ormas (FLO) DKI Jakarta, Juani Yusuf, mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang tergabung dalam wadah tersebut untuk bersatu menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta, khususnya menjelang serta selama periode arus mudik hingga balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Ajakan ini disampaikan Juani dalam acara buka bersama dan santunan anak yatim yang diadakan FLO DKI Jakarta di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (6/3). Menurutnya, dengan banyaknya warga Jakarta yang akan mudik ke kampung halaman, keamanan lingkungan di ibu kota menjadi prioritas yang harus dijaga bersama.

“Sesuai arahan Pak Kapolda, kita sudah beberapa kali diajak rembuk atau rapat bersama. Ada perintah dan instruksi agar Ormas ikut bekerjasama menjaga Jakarta dari awal bulan Ramadan sampai nanti Idulfitri,” ujar Juani, yang juga mantan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Wakil Wali Kota Jakarta Utara ini.

Juani menjelaskan bahwa saat ini anggota Ormas di bawah naungan FLO sudah bergerak bersinergi dengan jajaran Polri dan TNI, hingga ke tingkat Polsek, untuk melakukan patroli bersama. Tujuannya adalah memastikan suasana Jakarta tetap aman dan kondusif, sehingga warga yang mudik dapat merasa tenang meninggalkan tempat tinggalnya.

“Alhamdulillah, semuanya siap dan bersatu padu untuk sama-sama menjaga Jakarta supaya yang mudik juga tenang meninggalkan rumahnya. Sebab, FLO ikut membantu menjaga kampung-kampung di Jakarta,” terangnya.

Acara buka puasa bersama ini mengusung tema “Bangun Kolaborasi Bersama untuk Kemajuan Jakarta”. Selain mempererat silaturahmi antar-Ormas, kegiatan ini juga menjadi momentum berbagi keberkahan dengan memberikan santunan kepada 100 anak yatim piatu.

Juani mengungkapkan rasa syukurnya karena kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, mengingat FLO DKI Jakarta beranggotakan 150 Ormas. Acara ini pun semakin bermakna karena dihadiri langsung oleh Wakil Ketua MPR RI yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina FLO DKI Jakarta, Hidayat Nur Wahid.

“Alhamdulillah, semoga kegiatan seperti ini bisa kita adakan rutin setiap tahun,” harap Juani.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid memberikan pesan agar FLO terus memberikan kontribusi positif dan manfaat luas bagi Jakarta. Ia mengajak seluruh elemen untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global yang madani, seiring dengan peringatan 500 tahun berdirinya kota tersebut.

“Memperingati 500 tahun berdirinya Jakarta mari jadikan Jakarta sebagai kota global yang madani. FLO harus berkontribusi memastikan Jakarta yang aman dan damai,” tegas Hidayat.

Di kesempatan yang sama, mewakili Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu, menyampaikan apresiasi atas kiprah FLO DKI Jakarta. Ia menegaskan bahwa peran Ormas sangat krusial dalam mendukung upaya pemerintah membangun ibu kota.

“Pemerintah tidak bisa sendiri membangun Jakarta, peran Ormas juga sangat diperlukan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di Jakarta,” pungkas Bambang.

Jakarta, JSNews— Ketua Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI), Ali Hasan Amrun, menyatakan dukungannya terhadap pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan nasional di tengah berbagai dinamika sosial dan politik yang berkembang.

Menurut Ali Hasan Amrun, ajakan untuk menjaga persatuan merupakan langkah penting dalam memastikan stabilitas nasional serta memperkuat fondasi demokrasi di Indonesia. Ia menilai masyarakat sipil memiliki peran strategis dalam menjaga ruang publik yang sehat, dialogis, dan konstruktif.

“ISMAHI memandang bahwa seruan untuk memperkuat persatuan nasional adalah hal yang sangat relevan. Dalam situasi apapun, kepentingan bangsa harus selalu ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun golongan,” ujar Ali Hasan Amrun dalam keterangannya.

Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa hukum sebagai bagian dari masyarakat sipil memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk terus menjaga nilai-nilai konstitusi, supremasi hukum, serta persatuan bangsa.

Ali Hasan Amrun mengajak seluruh organisasi masyarakat sipil, akademisi, dan generasi muda untuk bersama-sama membangun ruang dialog yang sehat, menolak provokasi yang dapat memecah belah bangsa, serta memperkuat semangat kebangsaan.

“Persatuan nasional adalah modal utama bangsa Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan global maupun domestik. Oleh karena itu, semua pihak harus berkontribusi menjaga harmoni sosial dan memperkuat solidaritas kebangsaan,” tambahnya.

ISMAHI juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong partisipasi aktif mahasiswa hukum dalam menjaga demokrasi, memperkuat supremasi hukum, serta merawat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

JAKARTA TIMUR,JSNews

Ketua RW 09 Komplek Griya Wartawan, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, A. Bahrul BD, yang akrab disapa Rully, melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum dari Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) terkait pemanggilan warga yang sedang melakukan renovasi rumah.

Laporan tersebut disampaikan kepada Wakil Camat Jatinegara, Ompu Mochamad T, setelah seorang warga menerima tiga kali surat panggilan terkait renovasi rumah miliknya.

Menurut Rully, renovasi yang dilakukan warga tersebut hanya berupa perbaikan bagian rumah yang sudah lapuk karena usia bangunan, terutama penggantian material kayu lama. Renovasi itu disebut tidak menambah luas bangunan maupun mengubah struktur utama rumah.

Ia menjelaskan bahwa sebelum melakukan perbaikan, warga yang bersangkutan telah meminta izin kepada tetangga terdekat serta melaporkannya kepada Ketua RT dan RW setempat sebagai bentuk pemberitahuan kepada lingkungan.

Rully menambahkan, izin tersebut juga dibuat secara tertulis dan ditandatangani langsung oleh Ketua RT dan Ketua RW, sebagai bukti bahwa kegiatan perbaikan rumah telah diketahui oleh lingkungan setempat.

“Renovasi yang dilakukan hanya perbaikan kayu lapuk pada rumah lama. Tidak ada penambahan bangunan. Tetapi warga justru dipanggil sampai tiga kali dalam waktu yang berdekatan,” ujar A. Bahrul BD (Rully).

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pernah terjadi kasus serupa di lingkungan yang sama. Dalam kasus tersebut, menurut Rully, seorang warga yang melakukan pembangunan rumah disebut harus mengeluarkan biaya perizinan hingga sekitar Rp60 juta.

Menanggapi laporan tersebut, Wakil Camat Jatinegara, Ompu Mochamad T, menyampaikan bahwa pihak kecamatan sebenarnya sudah beberapa kali menerima laporan terkait persoalan serupa. Namun menurutnya, kecamatan memiliki keterbatasan kewenangan karena unit Citata memiliki jalur koordinasi tersendiri di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Laporan seperti ini sudah beberapa kali kami dengar. Namun kecamatan tidak bisa langsung mengambil tindakan karena Citata memiliki jalur koordinasi tersendiri,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan Citata di kantor kecamatan hanya sebatas penggunaan ruang kerja karena berada di wilayah yang sama.

“Karena satu wilayah kerja, Citata diberikan ruang di kantor kecamatan, tepatnya di lantai tiga. Tetapi secara struktural mereka memiliki koordinasi sendiri,” jelasnya.

Wakil Camat juga berjanji akan menyampaikan laporan tersebut kepada Camat Jatinegara agar mendapat perhatian dan tindak lanjut lebih lanjut.

Usai pertemuan tersebut, Rully kemudian mendatangi kantor Citata yang berada di lantai tiga Gedung Kecamatan Jatinegara untuk meminta penjelasan langsung.

Namun ia tidak dapat menemui Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Kecamatan Jatinegara, Nurhidayat Budi H, karena yang bersangkutan sedang menjalankan tugas dinas di luar kantor.

Di kantor tersebut, Rully hanya ditemui oleh seorang staf Citata bernama Eko. Dalam pertemuan singkat itu, Eko disebut tidak dapat memberikan penjelasan terkait permasalahan yang diajukan oleh Rully mengenai pemanggilan warga tersebut.

“Kami datang untuk meminta penjelasan langsung, tetapi Kepala Citata tidak berada di tempat. Staf yang menemui kami juga tidak bisa memberikan keterangan terkait masalah ini,” kata Rully.

Keluhan yang sama juga disampaikan Rully saat mendatangi Kantor Kelurahan Cipinang Muara. Dalam pertemuan tersebut, ia bertemu dengan Sekretaris Lurah Cipinang Muara, Melly Yanti.

Menurut Rully, Sekretrais Lurah menyampaikan hal yang senada dengan pihak kecamatan, yakni bahwa kelurahan tidak memiliki kewenangan langsung terhadap unit Citata karena dinas tersebut memiliki jalur koordinasi tersendiri dalam struktur pemerintahan daerah.

Rully berharap pemerintah dapat memberikan kejelasan mengenai aturan renovasi rumah bagi warga serta memastikan tidak terjadi praktik yang merugikan masyarakat dalam proses administrasi renovasi rumah.

“Kami hanya ingin ada kepastian aturan bagi warga. Kalau memang ada prosedur perizinan, tentu warga siap mengikuti. Tetapi jangan sampai warga bingung menghadapi proses yang tidak jelas,” ujarnya.

Rully juga menegaskan bahwa apabila persoalan tersebut tidak ditanggapi dengan baik dan tidak ada penyelesaian yang jelas, pihaknya bersama warga akan terus menindaklanjuti laporan tersebut ke jenjang pemerintahan yang lebih tinggi.

“Kalau hal ini tidak ditanggapi dengan baik dan tidak diselesaikan, maka kami perangkat RW 09 bersama warga akan terus menindaklanjuti ke jenjang yang lebih tinggi, karena ini sudah menjadi keresahan warga,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Citata Kecamatan Jatinegara belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut.

 

Jakarta JSNews

Kamis 5/03/2026
Dalam rangka mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan,
digelar kegiatan Buka Puasa Bersama
Pada Rabu 04/03/2026
Pukul 16.30 sampai dengan selesai,
di Stasiun BNI City jalan Sudirman.
yang dihadiri oleh berbagai unsur paguyuban dan manajemen parkir. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan,serta mempererat hubungan antara pengurus. anggota, dan pihak manajemen..
Acara buka puasa bersama ini dihadiri oleh Ketua Paguyuban H. Agus, Ketua Umum SPKAIS Muhamad Adi Romadhon, serta perwakilan manajemen Supervisor Parkir Teguh Imam Santoso. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun komunikasi yang baik dan menjaga keharmonisan dalam lingkungan kerja.
Dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan,
kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa, tetapi juga menjadi sarana untuk saling bertukar pandangan, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan sinergi antara paguyuban, organisasi, dan pihak manajemen.
Ketua Umum SPKAIS Muhamad Adi Romadhon menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kekeluargaan serta membangun kebersamaan di antara seluruh pihak yang terlibat.
Sementara itu, perwakilan manajemen Supervisor Parkir Teguh Imam Santoso juga mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam membangun komunikasi yang harmonis antara manajemen dan para pekerja di lapangan.
Dengan adanya kegiatan Buka Puasa Bersama ini, diharapkan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan kerja sama yang baik dapat terus terjaga serta semakin memperkuat hubungan antara paguyuban, organisasi, dan manajemen di masa mendatang.

joSSer
( Jurnalis )

Jakarta, 4 Maret 2026 – Organisasi Masyarakat (Ormas) Kebangkitan Jawara (Bang Japar) menggelar acara Buka Puasa Bersama (Bukber) pada Rabu, 4 Maret 2026, bertepatan dengan Hari ke-14 bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Acara yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Bang Japar, Jl. H. Sa’abun No.20, RT.10/RW.5, Jati Padang, Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan ini dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota Bang Japar se-Jakarta Timur.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai tingkatan kepengurusan, mulai dari Komando Wilayah (Komwil) Jakarta Timur, Satgas Bang Japar Jakarta Timur, hingga pengurus dan anggota dari 10 Komando Kecamatan (Komcam) yang meliputi Cakung, Cipayung, Pasar Rebo, Makasar, Kramat Jati, Matraman, Pulogadung, Jatinegara, Duren Sawit, dan Ciracas.

Acara diawali dengan pembacaan Surat Al-Fatihah untuk almarhum dan almarhumah dari Keluarga Besar Ibu Hj. Fahira Fahmi Idris, SE, MH – Ketua Umum Bang Japar sekaligus Anggota Senator DPD RI – serta keluarga peserta bukber. Dilanjutkan dengan doa khusus untuk kesembuhan Hj. Fahira Fahmi Idris yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit, yang dipimpin oleh Sekretaris Umum (Sekum) Bang Japar Muhammad Hamim, S.I.K. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil, Surat Yasin, dan doa oleh Ustadz Abdullah Syukrie, Sekretaris Wilayah (Sekwil) Bang Japar Komwil Jakarta Timur.

Selain kegiatan keagamaan, acara juga dimeriahkan dengan pembagian paket lebaran dari Ketua Umum Bang Japar Fahira Idris untuk pengurus dan anggota di Komcam dan Komando Kelurahan (Komhan) wilayah Jakarta Timur. Tak ketinggalan, disampaikan pula sambutan dari Komandan Wilayah (Danwil) Bang Japar Komwil Jakarta Timur Musa Marasabessy, SH.

Menjelang Adzan Maghrib, acara diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Imadnudin, Kepala Divisi Agama Bang Japar Komcam Cipayung. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan sholat Maghrib berjamaah.

Musa Marasabessy, SH, Danwil Bang Japar Komwil Jakarta Timur, dalam pesan WhatsApp kepada awak media menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini. “Alhamdulillah, hari ini Bang Japar Jakarta Timur berbuka puasa bersama dengan jajaran Pengurus Komwil, Komcam, dan Komhan se-Jakarta Timur,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Fahira Idris, Ketua Umum Bang Japar, menitipkan salam hormat kepada seluruh Keluarga Besar Bang Japar di Jakarta Timur. Selain itu, Fahira Idris juga menyampaikan arahan terkait persiapan untuk terus #Berbuat #Bermanfaat dalam bidang Kamtibmas, serta ajakan untuk terus #JagaJakarta dan #JagaIndonesia.

 

Bekasi— JSNews

Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan anak-anak yatim melalui kegiatan santunan rutin yang digelar di Pondok Pesantren An-Nadwah, Tambun, Bekasi, Rabu (4/3/2026).

Acara yang berlangsung sore hari ini dibuka oleh MC, Ibu Evi, dan dihadiri jajaran pengurus pusat, wilayah, serta cabang GPIB. Ketua Panitia, Dra. Abdul Hapid, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPP, DPW, dan DPC GPIB yang telah berkontribusi sekaligus berinfaq untuk kegiatan tersebut.
“Semoga Allah

Membalas dengan yang terbaik atas segala kebaikan dan kepedulian yang diberikan,” ujarnya.
Ketua Umum GPIB, Ir. Agung Karang, turut menyampaikan terima kasih kepada Ketua Yayasan An-Nadwah, KH. Ahmad Syauqi, yang telah memfasilitasi jalannya acara. Ia menekankan bahwa santunan ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bagian dari komitmen GPIB dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.

(Zaenal langgar)

 

Jakarta, JSNews.com
Selasa, 03 Maret 2026
Artis Indonesia Timur, Usman Hitu, bersama Asriani Entertainment mendorong Kornas Presidium Pemuda Timur untuk menyatakan sikap tegas dalam mendukung institusi Polri agar tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Dorongan tersebut disampaikan dalam momentum kegiatan yang digelar di Jakarta pada Selasa (03/03/2026), sebagai bagian dari rangkaian Deklarasi Dukungan terhadap Polri. Menurut Usman Hitu, stabilitas nasional dan soliditas aparat penegak hukum merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa.
“Kita ingin Polri tetap profesional, independen, dan berada dalam garis komando konstitusional di bawah Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Kornas Presidium Pemuda Timur, Sandri Rumanama, menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan bentuk komitmen generasi muda Indonesia Timur dalam menjaga persatuan dan mendukung kebijakan negara demi terciptanya keamanan serta ketertiban masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa dukungan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan wujud partisipasi aktif pemuda dalam mengawal demokrasi dan stabilitas nasional.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh pemuda, komunitas, serta elemen masyarakat yang menyatakan dukungan terhadap Polri agar tetap bekerja secara profesional dan humanis dalam melayani masyarakat.

Dian Pratiwi
( Jurnalis JS )

 

Jakarta,
28 Februari 2026
“Lembaga Adat Masyarakat Betawi (LAM Betawi), Sebuah Keniscayaan dan Angin Segar Perubahan (Wine of Change) untuk Kesejahteraan Rakyat Betawi..!”

Oleh :🌹Syech Mujahidin Djenar
Ketua Umum Gemuis Betawi

Perestroika, berasal dari istilah Rusia yg berarti “Restrukturisasi” atau “Perombakan”, adalah kebijakan yg diperkenalkan oleh Presiden Mikhail Gorbachev untuk Mereformasi sistem ekonomi & Politik Negara Adidaya Uni Soviet (USSR).

Dalam konteks ini, Pergub LAM Betawi dapat diartikan sebagai perestroika bagi masyarakat Betawi, yaitu sebuah perubahan besar yg Membawa Dampak Positif bagi Kemajuan & Kesejahteraan Rakyat Betawi.

_Pergub LAM Betawi merupakan upaya untuk Memperkuat Struktur Sosial Masyarakat Adat Betawi yg heterogen & kompleks._

Jakarta sebagai kota metropolitan memiliki struktur sosial yg unik, dengan berbagai etnis & kelompok sosial yg berbeda.

Dengan Mengakui & Memperkuat Lembaga Adat Masyarakat Betawi (LAM Betawi), Pemerintah provinsi Jakarta dapat membantu memperkuat identitas & kohesi sosial masyarakat Betawi, serta meningkatkan partisipasi mereka dalam proses pengambilan keputusan yg terkait dengan pembangunan daerah.

Dalam konteks Desentralisasi Kebudayaan, Pergub LAM Betawi merupakan langkah penting untuk memperkuat identitas budaya Betawi & meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kebudayaan.

Dengan mengakui & memperkuat LAM Betawi, pemerintah provinsi Jakarta dapat membantu memperkuat Otonomi Budaya Betawi & meningkatkan kemampuan masyarakat Betawi untuk mengelola serta melestarikan kebudayaan mereka sendiri.

Dalam konteks Hubungan Kelembagaan, Pergub LAM Betawi merupakan upaya untuk memperkuat hubungan antara pemerintah provinsi Jakarta dengan masyarakat Betawi.

Dengan Mengakui & Memperkuat LAM Betawi, Pemerintah Propinsi Jakarta dapat meningkatkan partisipasi masyarakat Betawi dalam proses pengambilan keputusan yg terkait dengan pembangunan daerah, serta meningkatkan akuntabilitas & transparansi dalam Pengelolaan Kebudayaan Betawi.

Diskresi Gubernur Jakarta Pramono Anung tentang Pergub LAM Betawi memang Sangat Berpihak pada Kepentingan Rakyat Betawi, Memajukan Kebudayaan Betawi & Meningkatkan Kesejahteraan Lahir Batin Masyarakat Adat Betawi.
Ini adalah contoh nyata yg Kongkret Bagaimana Pemerintah Daerah dapat Hadir & Berperan Aktif dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Adat nya.

Pergub LAM Betawi yg di teken oleh Gubernur Pramono Anung juga akan menjadi kekuatan besar untuk Melestarikan & Mengembangkan Budaya Betawi, terutama jika disinergikan dengan Perda Pemajuan Kebudayaan Jakarta yg disahkan oleh DPRD Jakarta.
Ini akan menjadi langkah besar menuju Kemajuan & Kesejahteraan Masyarakat Adat Betawi.

Dengan Perestroika Betawi, kita dapat melihat Perubahan Besar dalam Pemajuan Kebudayaan Betawi & Peningkatan Kesejahteraan Lahir Bathin Masyarakat Adat Betawi.

Sebagai kebijakan yg diperkenalkan oleh Gubernur, Pergub LAM Betawi telah ditindaklanjuti melalui SK Gubernur Jakarta tentang Struktur Personalia Kepemimpinan Lembaga Adat Masyarakat Betawi (LAM Betawi).

Ini menjadikan LAM Betawi sebagai Organisasi Plat Merah Pemprop Jakarta yg fokus mengurusi Pemajuan Kebudayaan Betawi & Pemajuan Kesejahteraan Rakyat Betawi, dengan anggaran pembiayaan dari APBD Propinsi Jakarta.

Pergub LAM Betawi juga akan tersinergi dengan Perda Pemajuan Kebudayaan Jakarta yg disahkan oleh DPRD Jakarta, sehingga menjadi langkah besar menuju Kemajuan & Kesejahteraan Rakyat Betawi.

_”Diskresi Kepala Daerah adalah Kebijakan yg diambil oleh Kepala Daerah berdasarkan Pertimbangan & Kebijakan yg dianggap perlu untuk mencapai Tujuan Pemerintahan Daerah dalam Melayani & Mensejahterakan Rakyat nya…”_

Dalam konteks ini, Terlihat Jelas Bahwa Diskresi Gubernur Jakarta Pramono Anung telah digunakan untuk Memajukan Kebudayaan Betawi & Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Adat Betawi sebagai Sohibul Bait Pewaris Tanah Jakarta…

Terimakasih Pak Gubernur..!

_Yakin Usaha Sampai…._

 

Jakarta, 27 Februari 2026 — Dalam upaya memperkuat kolaborasi program lingkungan hidup Tahun 2026, LSM Harapan Rakyat Indonesia Maju (HARIMAU) DPW DKI Jakarta melaksanakan audiensi resmi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta pada Jumat (27/2) pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Audiensi diterima langsung oleh Bapak Heri Heryanto dari Bagian Umum. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka, komunikatif, dan penuh semangat kolaborasi.

Dalam kesempatan tersebut, LSM Harimau menyampaikan sejumlah gagasan dan usulan program strategis yang berorientasi pada penguatan partisipasi masyarakat, edukasi lingkungan, serta dukungan terhadap program prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bidang pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup.

Alhamdulillah, seluruh usulan yang disampaikan diterima dan ditampung dengan baik. Pihak Dinas LHK menyambut positif inisiatif kolaborasi tersebut dan membuka ruang untuk audiensi lanjutan dengan melibatkan bidang teknis yang kompeten sesuai substansi program.

Ketua LSM Harimau DKI Jakarta menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan langkah awal membangun sinergi nyata antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah.

> “Kami percaya bahwa persoalan lingkungan tidak bisa diselesaikan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, komitmen, dan kerja bersama. LSM Harimau siap menjadi mitra strategis dalam mendukung program lingkungan hidup yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Pada hari yang sama, agenda koordinasi LSM Harimau dengan beberapa instansi lainnya juga berjalan lancar, di antaranya dengan Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, yang saat ini masih menunggu tindak lanjut dan konfirmasi jadwal berikutnya.

LSM Harimau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus yang telah hadir dan mendampingi dalam kegiatan audiensi tersebut, sebagai wujud komitmen dan kesungguhan dalam membangun organisasi yang aktif, solutif, dan kolaboratif.

Melalui langkah ini, LSM Harimau DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan gerakan sosial yang konstruktif, memperkuat peran masyarakat, serta menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan Jakarta yang bersih, sehat, dan berkelanjutan

.(Maya Royan)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.