Jakarta, 11 Maret 2026 – Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Advokat Negarawan Indonesia (DPP AdNI) menggelar kegiatan konsolidasi sekaligus buka puasa bersama dalam rangka memperingati Milad ke-1 AdNI yang berlangsung di Hotel Madani Medan, Rabu (11/03/2026).

Kegiatan ini menandai perjalanan satu tahun organisasi sejak berdiri pada 10 Maret 2025 – 10 Maret 2026, dengan mengusung tema “AdNI Maju, Bersatu dan Bersinergi.”

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh sentral AdNI, di antaranya Roos Nelly selaku Ketua Dewan Pengawas, Eka Putra Zakran, SH., MH sebagai Ketua Umum, Adek Sikumbang sebagai Bendahara Umum, Yusuf Hanafi Pasaribu sebagai Wakil Ketua Umum, serta jajaran pengurus DPP AdNI lainnya.

Dalam momentum Milad pertama tersebut, DPP AdNI juga menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait perkembangan situasi geopolitik global, khususnya konflik kemanusiaan di Palestina dan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

AdNI secara tegas menyoroti serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk keluar dari keanggotaan Board of Peace (BoP) yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Ketua Umum AdNI, Eka Putra Zakran, SH., MH, menjelaskan bahwa pernyataan sikap tersebut tertuang dalam Surat Nomor: 02/KEP/DPP-AdNI/III/2026 tentang Desakan agar Pemerintah RI Keluar dari Keanggotaan Board of Peace (BoP).

Menurutnya, langkah Indonesia bergabung dalam BoP dinilai bertentangan dengan amanat konstitusi sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alinea pertama disebutkan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Sementara pada alinea keempat ditegaskan bahwa Indonesia berperan aktif dalam mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Namun demikian, AdNI menilai bahwa realitas yang terjadi justru bertolak belakang dengan semangat tersebut. Pasca bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace, lembaga yang seharusnya menjadi wadah perdamaian dunia itu dinilai tidak mampu meredam konflik, khususnya di Gaza antara Israel dan Palestina. Bahkan, Amerika Serikat bersama Israel dinilai melakukan tindakan ekspansi dan serangan militer terhadap Iran yang dianggap melanggar hukum internasional.

Selain itu, AdNI juga menyoroti tidak adanya representasi Palestina dalam struktur Board of Peace. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan ketimpangan dalam komitmen lembaga tersebut terhadap penyelesaian konflik yang adil.

Di sisi lain, potensi komitmen dana keanggotaan Indonesia yang disebut mencapai sekitar Rp17 triliun juga menjadi perhatian serius di tengah kondisi ekonomi nasional yang sedang menghadapi tekanan.

AdNI juga menyinggung pernyataan Presiden BoP, Donald Trump, yang menyatakan “I don’t need International Law.” Pernyataan tersebut dianggap mencerminkan ketidakpedulian terhadap hukum internasional.

Padahal, Indonesia selama ini dikenal sebagai negara yang menjunjung tinggi hukum internasional serta aktif memperjuangkan nilai-nilai hak asasi manusia di tingkat global.
Lebih lanjut, AdNI menilai keberadaan Israel dalam struktur BoP semakin memperkuat alasan moral dan politik bagi Indonesia untuk tidak
melanjutkan keanggotaannya.

Menurut AdNI, dukungan masyarakat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina memiliki akar historis yang kuat dan konsisten sejak masa awal kemerdekaan.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, DPP AdNI secara resmi mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk segera mengambil langkah tegas dengan keluar dari keanggotaan Board of Peace. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, serta mempertahankan posisi Indonesia sebagai negara non-blok yang berkomitmen pada perdamaian dunia.

Selain itu, DPP AdNI juga secara tegas mengutuk dan mengecam keras serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang dinilai sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional dan tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan.

AdNI berharap pemerintah Indonesia dapat mengambil kebijakan yang selaras dengan amanat konstitusi serta cita-cita para pendiri bangsa, yakni menciptakan tatanan dunia yang adil, damai, dan menghormati kedaulatan setiap negara.

banner 468x60

Jakarta Timur,JSNews

11 Maret 2026 – Media Independen Online (MIO) Indonesia Pengurus Daerah Jakarta Timur melaksanakan audensi resmi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur pada Rabu, 11 Maret 2026. Audensi ini diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Jakarta Timur, Bapak Yogi Sudharsono, S.H., di kantor Kejari Jakarta Timur, Jl. DI. Panjaitan By Pass No.15, RT.15/RW.7, Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur.

Delegasi MIO Indonesia dipimpin oleh Ketua MIO Indonesia Jakarta Timur, S Erfan Nurali, yang didampingi oleh Ketua MIO Indonesia PW DKI Jakarta, Bapak Gito Richardo; Penasehat MIO Indonesia Jakarta Timur, A.Badrul.BD; Sekretaris Daerah MIO Indonesia Jakarta Timur, Oscar Al Hamid; serta Ketua Bagana MIO Indonesia Jakarta Timur, Titik Suparti.

Dalam pertemuan tersebut, S Erfan Nurali menyampaikan bahwa MIO Indonesia merupakan organisasi pemilik perusahaan media yang sedang berproses menjadi salah satu asosiasi perusahaan terverifikasi Dewan Pers. Ia juga menyoroti kondisi media online di Indonesia yang jumlahnya mencapai lebih dari 43.300 berdasarkan data, namun hanya 36% (sekitar 1.015 media) yang terverifikasi resmi oleh Dewan Pers pada tahun 2024, menurut data Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Dewan Pers, A Sapto Anggo. Meskipun demikian, pertumbuhan media online diprediksi akan terus meningkat.

Hingga saat ini, MIO Indonesia yang berdiri pada 10 November 2020 telah memiliki 750 perusahaan media anggota. Di wilayah Jakarta Timur sendiri, tercatat ada 30 media yang menjadi anggota MIO Indonesia Pengurus Daerah Jakarta Timur, baik yang sudah memiliki izin lengkap, sedang dalam proses perlengkapan izin, maupun yang masih berbentuk PT perorangan.

“MIO Indonesia hadir sebagai wadah pemersatu perusahaan media, khususnya di Jakarta Timur. Kami siap membantu pemerintah dan lembaga terkait mencegah penyebaran berita hoax di masyarakat serta menyebarkan informasi dari instansi dan lembaga yang bersifat membangun dan edukatif, demi terciptanya arus informasi positif,” tegas S Erfan Nurali.

Lebih lanjut, ia menegaskan peran MIO Indonesia sebagai pilar keempat dengan fungsi kontrol sosial. “Sebagai pilar keempat, kami siap memberikan kritik dan masukan yang membangun agar kebijakan publik sesuai dengan undang-undang dan keadilan, mencegah penyalahgunaan wewenang, serta memperbaiki tata kelola pemerintahan agar lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat,” tambahnya.

Delegasi juga memaparkan visi dan misi MIO Indonesia Pengurus Daerah Jakarta Timur serta 6 program unggulan, salah satunya adalah Program Komen Center. Program ini berfungsi sebagai wadah untuk membantu pemerintah, swasta, lembaga, dan instansi terkait menyebarkan informasi yang benar dan valid serta mencegah penyebaran berita hoax di masyarakat.

Pendapat senada disampaikan oleh Ketua MIO Indonesia PW DKI Jakarta, Bapak Gito Richardo. “Kami berharap MIO Indonesia Jakarta Timur dapat terus bersinergi dengan para pemangku kepentingan yang ada. Melalui kolaborasi ini, kami yakin dapat membantu menyebarkan informasi yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Penasehat MIO Indonesia Jakarta Timur, A.Badrul.BD. “Sinergi dengan berbagai pihak adalah kunci. Kami berkomitmen untuk menjadi mitra yang handal dalam menyampaikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Intel Kejari Jakarta Timur, Yogi Sudharsono, S.H., menyambut baik kedatangan delegasi MIO Indonesia Jakarta Timur. “Kami menyambut hangat kedatangan rekan-rekan MIO Indonesia di Kejari Jakarta Timur. Kejari Jakarta Timur siap bersinergi dengan MIO Indonesia dalam berbagai bidang, termasuk publikasi dan edukasi hukum untuk masyarakat, terutama di wilayah Jakarta Timur,” ungkapnya.
(Zaenal langgar)

 

Jakarta, JSNews

10 Maret 2026 – Keluarga besar LSM HARIMAU menyampaikan duka yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa rumah Humas LSM HARIMAU DPC Jakarta Timur, Bapak Norman, yang berlokasi di Jl. Cipinang Muara 3 RT 09 / RW 08 No. 7, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama anggota organisasi, Ketua Umum sekaligus Pendiri LSM HARIMAU Bapak Tonny Syarifudin Hidayat, SH turun langsung meninjau lokasi kebakaran untuk melihat kondisi pasca musibah sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang terdampak.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Umum didampingi oleh Ketua DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta beserta jajaran, Wakil Ketua DPC LSM HARIMAU Jakarta Timur, serta Ketua DPC LSM HARIMAU Kabupaten Bekasi. Kehadiran para pengurus lintas wilayah ini menjadi bentuk nyata solidaritas dan kepedulian keluarga besar LSM HARIMAU terhadap kader yang sedang tertimpa musibah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum menyampaikan rasa empati dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa salah satu kader LSM HARIMAU. Beliau menegaskan bahwa LSM HARIMAU bukan hanya organisasi perjuangan, tetapi juga merupakan keluarga besar yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan solidaritas.

“Musibah ini tentu menjadi ujian yang berat. Kami berharap saudara kita Bapak Norman dan keluarga diberikan ketabahan, kekuatan, serta kesabaran dalam menghadapi cobaan ini. Semoga Allah SWT menggantikan dengan rezeki dan kebaikan yang lebih besar,” ujarnya saat meninjau lokasi.

Kebakaran yang terjadi telah menyebabkan kerusakan berat pada rumah yang ditempati keluarga Bapak Norman, sehingga mereka harus menghadapi kehilangan harta benda serta memulai kembali dari kondisi yang tidak mudah.

Atas peristiwa tersebut, seluruh jajaran LSM HARIMAU dari tingkat DPP, DPW, DPC hingga PAC menyatakan rasa solidaritas dan kepedulian yang mendalam. Organisasi juga mengajak seluruh anggota dan sahabat LSM HARIMAU untuk bersama-sama memberikan dukungan, baik dalam bentuk doa maupun bantuan kemanusiaan, sebagai wujud kebersamaan dan persaudaraan.

LSM HARIMAU berharap musibah ini dapat menjadi penguat rasa persatuan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong di tengah keluarga besar organisasi.

Semoga saudara kita Bapak Norman dan keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan untuk bangkit kembali dari musibah ini.

(Maya Royan.S)

Jakarta, 10 Maret 2026 — Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta sekaligus Pendiri dan Ketua Umum Ormas Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) Fahira Idris, kembali menegaskan bahwa organisasinya tidak pernah meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada perusahaan, pelaku usaha, maupun masyarakat.

Penegasan ini disampaikan menyusul adanya laporan dari masyarakat mengenai beredarnya proposal yang mengatasnamakan organisasi yang nama dan logonya mirip dengan organisasi yang dipimpinnya, di sejumlah wilayah Jakarta. Ormas tersebut bernama “Bang Japar Indonesia (BJI)”.

“Saya perlu menegaskan kembali kepada masyarakat bahwa Bang Japar sejak berdiri pada 25 Februari 2017 tidak pernah dan tidak akan pernah meminta THR kepada siapa pun. Itu bukan karakter organisasi kami,” ujar Fahira Idris di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3).

Senator Jakarta juga menegaskan bahwa Bang Japar Indonesia (BJI) bukan organisasi yang ia dirikan atau pimpin. Menurutnya, kesamaan nama sering menimbulkan kebingungan di masyarakat karena Bang Japar memang dikenal luas sebagai organisasi yang ia dirikan dan pimpin sejak 2017.

“Melalui kesempatan ini saya tegaskan kembali bahwa Bang Japar Indonesia bukan organisasi yang saya pimpin. Nama organisasi kami berbeda dan logonya juga berbeda. Karena itu masyarakat perlu berhati-hati apabila ada pihak yang menggunakan nama tersebut, apalagi jika menyebarkan proposal atau permintaan tertentu,” jelasnya.

Menurutnya, sejak awal berdiri Bang Japar memiliki komitmen yang sangat jelas mengenai arah gerakan organisasinya. Organisasi ini tidak pernah membenarkan anggotanya untuk terlibat dalam kegiatan seperti menjaga ruko, parkir, ataupun menjaga lahan, termasuk menancapkan atribut organisasi di fasilitas umum, apalagi meminta THR.

“Bang Japar berdiri sebagai gerakan sosial kemasyarakatan yang lahir dari semangat pengawalan ulama serta pengabdian kepada masyarakat. Karena itu kami fokus pada kegiatan sosial seperti advokasi kesehatan, bantuan hukum, layanan ambulans gratis, pemberdayaan UMKM, santunan anak yatim, donor darah, hingga berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya,” kata Fahira Idris.

Fahira Idris mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan pihak yang mencatut nama Bang Japar untuk kepentingan tertentu.

“Kami sangat terbuka terhadap laporan masyarakat. Jika ada hal seperti itu, silakan disampaikan kepada pengurus Bang Japar di wilayah masing-masing atau langsung ke Mako Pusat Bang Japar. Kami ingin memastikan bahwa nama baik organisasi tetap terjaga,” ujarnya.

Fahira Idris berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadhan yang kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan tindakan yang merugikan.

“Bang Japar sejak awal berdiri memiliki semangat yang sederhana namun kuat, yaitu berbuat dan bermanfaat bagi masyarakat. Komitmen itu yang akan terus kami jaga,” tutup aktivis perempuan ini. #

 

JAKARTA -JSNews
Senin, 09, 03, 2026
detikkriminal.id
Rapat yang dilangsungkan pada Senin (9/3/2026) di Kantin Green Pramuka Tower Pino Basement, kawasan Apartemen Green Pramuka City, Jalan Jenderal Ahmad Yani Kav. 49, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dihadiri oleh Ketua Umum PP MIO Indonesia AYS Prayogie, Wakil Ketua Umum Yasmin Rubaya Thalib, Ketua Divisi Anie Maya Rochania, Ketua PW. MIO DKI Jakarta Gito Ricardo, Sekretaris Wilayah MIO DKI Jakarta Alam Massiri, serta Bendahara MIO DKI Jakarta Bainanah.

Selain yang disebut diatas acara rapat, juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina PP MIO Indonesia, Taufiq Rahman, SH, S.Sos dan Andi Buchori Gembok, SE

Dalam rapat itu, panitia membahas berbagai hal terkait persiapan akhir kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama, mulai dari pembagian tugas panitia, kesiapan lokasi, hingga susunan acara.

Ketua Panitia, Yasmin Rubaya Thalib, mengatakan kegiatan tahun ini mengangkat tema “Ramadhan Berkah: Bersama MIO Indonesia Menjalin Ukhuwah dan Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim.”

“Kegiatan ini kami siapkan dengan sebaik mungkin agar menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di bulan suci Ramadhan,” ujar Yasmin Rubaya Thalib.

Ia juga berharap para pengurus Pengurus Pusat (PP) MIO Indonesia yang tersebar di berbagai kota dan provinsi dapat meluangkan waktunya untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kami berharap rekan-rekan pengurus PP MIO dari berbagai daerah dapat menyempatkan diri hadir sehingga kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat ukhuwah di antara keluarga besar MIO Indonesia,” kata Yasmin.

Sementara itu, Ketua Umum PP MIO Indonesia AYS Prayogie menilai kegiatan santunan dan buka puasa bersama merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memperkuat nilai kebersamaan.

“Melalui kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama ini, kami ingin memperkuat ukhuwah sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan Ramadhan,” ujar Prayogie.

Adapun kegiatan Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama PP MIO Indonesia akan digelar pada Sabtu, 14 Maret 2026, pukul 16.00 WIB hingga selesai, di Sagolicious Cafe & Resto Lantai 2 (Function Hall), Ruko Gading Kirana, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Panitia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum mempererat hubungan antaranggota MIO Indonesia sekaligus menebarkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (\•/)

Sumber: Humas MIO Pusat

(Zaenal langgar)

Jakarta Utara – Kodim 0502/Jakarta Utara melaksanakan kegiatan pelatihan pengoperasian unit water tank bersama pelatih dari Pemadam Kebakaran Jakarta Utara pada Senin pagi, 9 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi kebakaran di wilayah.

Pelatihan diawali dengan pengenalan alat serta unit water tank milik TNI AD yang digunakan dalam mendukung penanggulangan kebakaran dan keadaan darurat lainnya. Para pelatih dari Damkar Jakarta Utara memberikan penjelasan terkait fungsi peralatan, sistem kerja kendaraan, serta prosedur pengoperasian yang benar dan aman.

Setelah menerima materi teori, para personel Kodim 0502/Jakarta Utara melaksanakan praktik langsung dengan mengoperasikan unit water tank. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan simulasi pemadaman api guna memberikan gambaran nyata mengenai langkah-langkah penanganan kebakaran di lapangan.

Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan seluruh personel semakin terampil dan siap dalam mendukung upaya penanggulangan bencana, khususnya kebakaran, serta dapat bersinergi dengan instansi terkait dalam memberikan bantuan kepada masyarakat di wilayah Jakarta Utara.

BEKASI, 08 MARET 2026 – Suasana kebersamaan terpancar kuat dalam acara buka bersama (bukber) yang diselenggarakan Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang fokus pada pemantapan tali silaturahmi dan persaudaraan ini berlangsung meriah di Sekretariat GPIB, berlokasi di Jl. Bumi Jatiwaringin No.7 Blok F, RT.003/RW.006, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi pada hari Minggu pagi hingga sore hari.

Hadir dalam momen spesial ini para pengurus utama organisasi, antara lain Ir. Agung Karang sebagai Ketua Umum GPIB, Dr. Anto Suroto, SH., SE., MM, Icha Rika Rachmawati, SE (Wasekjen 1), Tina Permatasari, SE, S.Kom (Ketua Departemen Humas dan Dokumentasi), serta Lidya Yuliana Nenohai (Anggota Departemen Humas), beserta jajaran pengurus dan anggota dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta, dan berbagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sejumlah daerah.

Dalam pidatonya, Ir. Agung Karang, Ketua Umum GPIB, menyampaikan pernyataan penting terkait tujuan organisasi dan makna kegiatan ini. “Ramadhan adalah bulan yang membawa berkah, kebersamaan, dan refleksi mendalam. Melalui bukber ini, kami tidak hanya mempererat hubungan antar sesama anggota, tetapi juga menegaskan komitmen bersama untuk mengubah wajah pendidikan Indonesia. Saat ini, kita menghadapi tantangan besar dalam menyediakan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Silaturahmi yang kita jalin hari ini akan menjadi pondasi kuat untuk menggerakkan kolaborasi dengan berbagai pihak – pemerintah, perguruan tinggi, serta dunia usaha – dalam mengembangkan program-program pendidikan inovatif. Dalam 1 tahun ke depan, GPIB akan fokus pada pembangunan laboratorium pendidikan berbasis teknologi di 10 sekolah negeri di Jawa Barat dan DKI Jakarta, serta pelatihan kompetensi bagi 500 guru muda. Semua ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dan kerja sama yang erat dari seluruh keluarga besar GPIB.”

Bukber bukan hanya sekadar berkumpul dan menikmati hidangan bersama, melainkan dijadikan wadah strategis untuk mengevaluasi program-program pendidikan yang telah berjalan dan menyusun rencana aksi ke depan. “Melalui silaturahmi yang erat, kami yakin seluruh elemen GPIB dapat bersinergi lebih optimal dalam mewujudkan visi dan misi untuk kemajuan pendidikan di Indonesia,” ungkap pihak pengurus dalam sambutannya.

Diharapkan dengan tali persaudaraan yang semakin kuat, GPIB dapat terus berkontribusi aktif dalam mengembangkan kualitas pendidikan serta membangun generasi muda yang kompeten dan berintegritas.

Jakarta, 07 Maret 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ginjal Sedunia, Jaga Ginjal Indonesia bekerja sama dengan Rumah Sakit dr. Abdul Radjak Salemba menyelenggarakan acara pada hari Sabtu, 07 Maret 2026, mulai pukul 14.00 hingga 18.00 WIB di Aula RS tersebut di Jakarta Pusat. Acara dihadiri Direktur Utama RS Dr. Ali Martomo beserta jajarannya, serta Staf Ahli Kemendikdasmen Dr. Mariman Darto.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Mariman Darto mengapresiasi penuh Perjanjian Kerjasama (MOU) yang telah ditandatangani antara kedua pihak. Kerjasama ini berkomitmen untuk melaksanakan program edukasi pencegahan penyakit gagal ginjal di sekolah-sekolah mulai dari SD hingga SMA. “Kondisi kesehatan anak didik merupakan salah satu fokus utama dari pihak Kemendikdasmen. Kami berharap kerjasama ini tidak hanya berjalan lancar namun juga dapat diperluas ke seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Ali Martomo menyampaikan pentingnya gaya hidup sehat bagi berbagai kalangan. Menurutnya, kesadaran akan kesehatan ginjal perlu ditanamkan sejak dini untuk mencegah penyakit gagal ginjal di masa depan.

Acara yang bertemakan pencegahan penyakit ginjal ini dihadiri sekitar 100 peserta, terdiri dari pasien gagal ginjal dan pendamping mereka. Selain pemaparan materi, juga disediakan sesi tanya jawab untuk meningkatkan pemahaman peserta. Kegiatan ini bertujuan mengajak seluruh masyarakat peduli dengan kesehatan ginjal dan lingkungan.

Jakarta – Upaya mediasi dalam kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Darwin dan istrinya, Angel, belum menemukan titik temu. Pihak korban melalui kuasa hukumnya, Machi Achmad dari Jhon LBF Lawfirm, menyatakan menolak proses mediasi yang diajukan oleh pihak pelaku.

Machi menjelaskan bahwa pihaknya memang menerima undangan dari Polres Metro Jakarta Barat untuk menghadiri proses mediasi dalam rangka restorative justice. Namun setelah disampaikan kepada kliennya, Darwin memutuskan tidak bersedia hadir.

“Memang benar kami menerima undangan dari Polres Jakarta Barat terkait permintaan mediasi terhadap klien kami, Bapak Darwin, yang merupakan korban penganiayaan dan pengeroyokan. Tapi setelah kami komunikasikan, klien kami saat ini belum bersedia karena masih mengalami trauma,” ujar Machi Achmad.

Diketahui, dua orang yang diduga sebagai pelaku berinisial DS dan NS kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan oleh pihak kepolisian.

Menurut Machi, sejak awal Darwin sebenarnya sudah menyatakan tidak ingin menempuh jalur damai dan memilih agar kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Sejak membuat laporan polisi, klien kami memang sudah menyampaikan bahwa ingin proses hukum berjalan dan tidak ingin mediasi,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu alasan korban menolak mediasi adalah karena tidak adanya itikad baik dari pihak pelaku setelah kejadian terjadi. Saat Darwin menjalani pengobatan, menurut Machi, tidak ada upaya dari pelaku untuk meminta maaf ataupun menjenguk.

“Setelah kejadian, tidak ada permintaan maaf atau sekadar datang menjenguk saat klien kami menjalani pengobatan. Justru yang terjadi adalah somasi kepada klien kami, bahkan kepada pengurus RT dan RW di lingkungan tersebut,” katanya.

Tak hanya itu, Darwin juga sempat dilaporkan balik oleh pihak pelaku. Namun laporan tersebut akhirnya dihentikan oleh kepolisian karena dinilai tidak memiliki cukup bukti.

“Laporan terhadap klien kami sudah dihentikan melalui SP2 Lidik karena tidak cukup bukti dan tidak memenuhi unsur pidana,” ungkap Machi.

Meski begitu, Machi menilai Darwin dan Angel sebenarnya sudah menunjukkan sikap yang cukup besar hati. Pasalnya, mereka tidak membuat laporan tambahan meskipun memiliki peluang untuk melakukannya.

“Ibu Angel juga sebenarnya korban. Bahkan sempat ada kejadian ketika beliau ditabrak mobil sebelum Pak Darwin jatuh dan mengalami luka. Itu bisa saja dilaporkan, tapi tidak dilakukan,” jelasnya.

Saat ini, Machi menyebut kondisi psikologis Darwin dan Angel masih belum sepenuhnya pulih. Keduanya bahkan masih menjalani pendampingan psikolog karena trauma yang dialami setelah kejadian tersebut.

“Klien kami masih mengalami trauma. Mereka juga masih menjalani komunikasi dan perawatan dengan psikolog karena ada rasa kecemasan dan ketakutan,” ujarnya.

Sebagai langkah resmi, tim kuasa hukum Darwin telah menyerahkan surat kepada Polres Metro Jakarta Barat yang menyatakan penolakan terhadap proses mediasi tersebut.

“Hari ini kami sudah memberikan surat resmi kepada Polres Jakarta Barat untuk menolak mediasi. Itu merupakan hak dari klien kami,” kata Machi.

Dengan penolakan tersebut, proses hukum dipastikan akan tetap berjalan sesuai tahapan yang berlaku hingga ke proses di kejaksaan.

“Jika tidak ada mediasi, maka proses hukum akan terus berjalan. Kita tinggal menunggu sampai berkas dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan,” tambahnya.

Sementara itu, Darwin juga menyampaikan langsung alasannya menolak restorative justice. Ia mengaku masih belum siap bertemu dengan para pelaku karena trauma yang masih dirasakannya.

“Saya menolak restorative justice untuk bertemu dengan pelaku karena masih trauma dengan kejadian tersebut. Dari awal juga mereka tidak pernah meminta maaf kepada kami,” ujar Darwin.

Ia juga mengungkapkan bahwa kejadian tersebut cukup memengaruhi kondisi dirinya dan sang istri.

“Kami berdua masih trauma. Saya jadi susah tidur, susah makan, dan sekarang juga sedang menjalani pengobatan ke psikolog,” katanya.

Darwin berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil dan memberikan kepastian hukum bagi dirinya sebagai korban.

“Saya berharap pihak kepolisian, jaksa, dan hakim bisa memberikan keputusan yang adil sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.

 

Jakarta – JSNews.com
Jumat, 06/03/2026
Sekitar 300 anggota organisasi kemasyarakatan (ormas)
menghadiri kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu
yang diselenggarakan oleh Forum Lintas Ormas (FLO)
DKI Jakarta di Gedung C Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur,
Jumat (06/03/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antarormas di wilayah DKI Jakarta dalam mendukung kemajuan serta menjaga kondusivitas ibu kota.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh ormas, di antaranya
Ketua DPD Madas Nusantara Jakarta Timur
H. Abd. Hamid,
Wakil Ketua
H. Muhammad Faisal, Ketua BRICOM M. Surip, Humas
Bapak Dulla, serta Penasehat
Munakib Irham MS. Turut hadir pula Sekretaris Wilayah (Sekwil)
DPW Madas Nusantara DKI Jakarta
Bapak Fauzi.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Salah satunya datang dari Ketua Harian DPP H. Ahamad Fauzi Barong bersama tujuh rekannya yang memberikan sumbangan konsumsi berupa 1.000 tusuk sate untuk para peserta buka puasa bersama.
Ketua DPD Madas Nusantara Jakarta Timur H. Abd. Hamid menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar acara berbuka puasa bersama,
tetapi juga menjadi ajang mempererat kebersamaan dan memperkuat solidaritas antar Ormas.
Melalui momentum Ramadan ini kita memperkuat silaturahmi dan membangun kolaborasi antarormas. Harapannya kebersamaan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Jakarta,
“Ujarnya.
Selain berbuka puasa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Forum Lintas Ormas DKI Jakarta berharap kegiatan kebersamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat solidaritas serta sinergi antarormas di DKI Jakarta
.
joSSer
( WAPIMPRED )

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.