Jakarta-JSNews
Jumat 02/01/2026 Yayasan Rumah Piatu Muslimin yang berdiri sejak tahun 1931, memasuki usia ke-95 tahun pada 2026. Peringatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang yayasan dalam menjalankan amanah sosial, khususnya dalam mengasuh, merawat, dan mendidik anak-anak yatim piatu, anak terlantar, serta anak-anak dengan disfungsi sosial keluarga dan disabilitas ganda.
Yayasan Rumah Piatu Muslimin berawal dari kepedulian lima perempuan pribumi yang mendirikan rumah pengasuhan di Jalan Kramat Raya No. 11, Jakarta Pusat. Sejak awal berdirinya, Rumah Piatu Muslimin tidak hanya menampung anak yatim piatu, tetapi juga anak-anak terlantar demi terbukanya masa depan yang lebih baik bagi mereka.
Berlokasi di kawasan Senen, Jakarta Pusat, bangunan Yayasan Rumah Piatu Muslimin memiliki arsitektur khas perpaduan klasik Eropa dan lokal
Lokasinya mudah dikenali karena berada diapit oleh deretan gerai nasi kapau yang telah tersohor, serta tidak jauh dari gedung bekas bioskop tua Grand Senen.
Selama hampir satu abad, Yayasan Rumah Piatu Muslimin konsisten menghadirkan layanan pengasuhan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman. Seiring bertambahnya usia, yayasan menyadari bahwa tantangan dalam pelayanan sosial semakin kompleks, baik dari sisi kebutuhan anak asuh maupun dinamika sosial yang terus berkembang.
Cikal bakal pendirian yayasan ini diprakarsai oleh Siti Zahra Goenawan, seorang aktivis sosial dan tokoh pergerakan perempuan. Ia juga merupakan Ketua Perkumpulan Serikat Istri Jacatra yang beranggotakan kaum ibu, serta istri dari Romo Raden Goenawan. Keprihatinan Siti Zahra terhadap kondisi anak-anak bumiputera pada masa penjajahan yang hidup dalam kemiskinan dan keterlantaran menjadi dorongan utama lahirnya Rumah Piatu Muslimin.
Dalam peringatan usia ke-95 tahun ini, Ketua Yayasan Rumah Piatu Muslimin, Anggraeni Pratiwi, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepercayaan serta dukungan berkelanjutan dari para donatur, mitra sosial, dan relawan. Dukungan tersebut menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan program serta meningkatkan kualitas layanan pengasuhan dan pendidikan.
Memasuki usia ke-95 tahun, Yayasan Rumah Piatu Muslimin menegaskan komitmennya untuk terus berbenah, memperkuat tata kelola lembaga, serta meningkatkan mutu layanan pengasuhan dan pendidikan demi memberikan perlindungan dan pendampingan terbaik bagi anak-anak yang membutuhkan.
joSSer
( Wakil Pimred )












