Bukan Sekedar Film “Meja Tanpa Laci”Adalah Suara Rakyat Yang Muak

oleh -9 Dilihat
banner 468x60

 

Jakarta :JSNews

banner 336x280

Jum at, 13 Maret 2026 – Di tengah badai krisis kepercayaan dan sentimen publik yang kerap diwarnai rasa curiga terhadap institusi penegak hukum, sebuah gebrakan sinematik siap hadir di layar lebar. Rumah produksi Reborn Initiative, berkolaborasi dengan sutradara ternama Ody Harahap, resmi mengumumkan produksi film terbaru mereka yang provokatif berjudul “Meja Tanpa Laci”.

Melalui acara peluncuran proyek ini, “Meja Tanpa Laci” secara tegas memposisikan diri bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah sentilan keras dari masyarakat. Film ini memotret harapan terdalam publik akan keadilan yang selama ini sering kali terasa belum terwujud.

Mahalnya Harga Sebuah Kejujuran

“Meja Tanpa Laci” mengangkat fenomena sunyi tentang betapa mahalnya menjadi orang jujur di Indonesia saat ini. Karakter utama, IPTU Dipa (diperankan oleh Dafa Wardhana), hadir sebagai simbol kuat bahwa kejujuran tidak cukup hanya disimpan dalam hati, tetapi perlu sebuah pergerakan nyata.

Diproduseri oleh Deden Ridwan, Reborn Initiative berambisi menyuguhkan cerita yang nyata dengan kritik menyeluruh, menyasar generasi muda yang dikenal sangat kritis dan rasional.

“Film ini akan mengajak penonton untuk melihat bahwa di balik kemarahan dan sikap sinis kita terhadap penegakan hukum, ada harapan besar bagi keadilan bila sistem ini bisa diisi oleh orang-orang yang tegak lurus. Dipa adalah salah satu perwujudan dari harapan yang hampir mustahil itu,” ujar Deden Ridwan.

Film di “Pinggir Jurang”

Kursi sutradara dipercayakan kepada Ody Harahap yang berkolaborasi dengan penulis naskah Joko Nugroho. Keduanya berusaha memotret beratnya beban seragam di tengah sistem birokrasi yang telah terinfeksi oleh korupsi dan nepotisme.

Ody menyebut film ini sebagai sebuah “surat cinta” sekaligus dukungan moral bagi para “Dipa” di dunia nyata—mereka yang masih bertaruh nyawa demi integritas meski tak pernah tersorot kamera.

“Mungkin satu kalimat yang tepat adalah menyatakan bahwa film ini terasa pinggir jurang, di mana kami ingin menggambarkan bahwa tantangan terbesar adalah menghadapi ketidakberdayaan untuk berhadapan dengan birokrasi yang sudah terinfeksi hingga ke akar,” tegas Ody Harahap.

Kolaborasi Lintas Generasi

Kekuatan cerita ini akan didukung oleh jajaran pemain lintas generasi yang solid, di antaranya:
● Dafa Wardhana
● Arla Ailani
● Cut Mini
● Roy Marten
● Surya Saputra

Reborn Initiative berharap kehadiran “Meja Tanpa Laci” dapat memicu polemik cerdas dan diskusi terbuka di tengah masyarakat mengenai integritas penegakan hukum di Indonesia.

Jurnalis : Edo

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.