Jakarta, JSNews – Penyanyi Johans Bibiratau yang akrab disapa Jobir telah menggarap video klip untuk lagu religi berjudul “Keagungan-Mu”, sebuah karya cipta Rara A. & Iksan A. Proses pengambilan gambar dilakukan pada Jumat (30/1/2026) di salah satu masjid di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Lagu “Keagungan-Mu” direncanakan akan ditayangkan secara luas pada awal Ramadan 2026. Pemilihan waktu rilis ini bukan tanpa alasan.

Menurut Johans Bibir momentum menjelang bulan puasa menjadi saat yang tepat untuk menghadirkan karya bernuansa spiritual yang mengajak masyarakat memperkuat keimanan dan refleksi diri.

Lebih lanjut, Jobir menjelaskan bahwa lagu “Keagungan-Mu” mengandung pesan mendalam tentang kesadaran manusia sebagai makhluk yang penuh keterbatasan dan tidak luput dari kesalahan serta khilaf.

“Pesan dari lagu ini adalah mengingatkan kita sebagai manusia yang tempatnya salah dan khilaf. Dalam kondisi apa pun, terutama saat sedang diuji atau mengalami kesulitan, kita harus selalu mengingat Allah. Kita ini kecil di hadapan-Nya,” tuturnya.

Jobir menegaskan bahwa makna utama yang ingin disampaikan kepada masyarakat adalah pentingnya senantiasa mengingat Allah di mana pun dan dalam kondisi apa pun.

Karena Kita tidak bisa berbuat apa-apa tanpa izin-Nya,” tambahnya.

Johans Bibir mengaku, membawakan lagu keagungan mu tersebut memberikan pengalaman batin yang mendalam baginya.

“Pesan dan kesannya membuat saya semakin mengingat Allah. Kita tidak pernah tahu umur kita sampai kapan, karena Allah Maha Mengetahui segalanya. Jadi yang bisa kita lakukan adalah terus beribadah dan mengikuti jalan yang lurus,” ungkapnya.

Potongan lirik seperti Allah humma zdolamna Anfusana disebut jobir sebagai salah satu bagian lagu yang sangat kuat secara emosional dan spiritual.

Terkait proses produksi, jobir memastikan bahwa rekaman vokal hingga pengambilan video klip berjalan lancar tanpa kendala berarti. Hal ini didukung oleh pengalaman para penyanyi dan kru yang terlibat.

“Alhamdulillah, proses recording dan syuting berjalan aman dan lancar. Tidak ada kesulitan sama sekali karena kami semua sudah terbiasa rekaman dan punya pengalaman sebelumnya,” katanya.

Lagu “Keagungan-Mu” merupakan lagu religi kolaborasi yang melibatkan delapan penyanyi dari label Gema Pro, meski sebenarnya jumlah artis yang tergabung dalam proyek ini lebih banyak.

“Totalnya ada delapan penyanyi yang terlibat. Sebenarnya lebih banyak, tapi karena kesibukan masing-masing, akhirnya kami delapan yang bisa ikut dalam proyek ini,” jelasnya.

Proses recording lagu ini disutradarai oleh Robin Garage, dengan penanggung jawab Gema Pro Studio dan lokasi Joe Thunder. Sementara pengambilan gambar video klip didukung oleh tim kameramen profesional, di antaranya Bang Ikhsan Arepas dan Bang Cepy Raden sebagai Sutradara, yang dikenal sebagai figur senior di industri musik dan produksi visual.Speaker portabel

“Mereka semua sudah sangat senior dan profesional, jadi kualitasnya tidak diragukan lagi,” kata jobir

Konsep syuting dilakukan secara “kejar tayang” mengingat padatnya jadwal para artis. Kesempatan berkumpul dimanfaatkan untuk merekam sekaligus menyelesaikan pengambilan video klip dalam satu waktu.

Secara pribadi, johans bibir berharap lagu religi “Keagungan-Mu” dapat dikenal luas, diterima masyarakat dengan baik, serta menjadi sarana dakwah melalui musik.

“Bagi saya, ini sebuah kebanggaan bisa menyanyikan lagu religi. Harapannya lagu ini bisa menyentuh hati banyak orang,” ujarnya.

Di akhir kesempatan, Johans juga menyampaikan apresiasi kepada Gema Pro Management yang telah menaunginya, serta kepada Rara Anggraini yang kembali mempercayakannya membawakan karya-karya terbaru.

“Terima kasih untuk Gema Pro Management Rara Anggraini & Iksan A.Setelah lagu religi ini, insya Allah akan ada single terbaru lagi yang sedang dipersiapkan yang judul masih di rahasiakan pungkasnya.

Dengan pesan spiritual yang kuat dan dukungan tim profesional, lagu “Keagungan-Mu” diharapkan dapat menjadi salah satu karya religi yang memberi makna mendalam bagi pendengarnya selama Ramadan 2026

banner 468x60

Jakarta, JSNews.com | Senin 02/022026. Asido Drummer Panbers, salah satu figur penting dalam dunia musik tanah air yang telah berkontribusi lebih dari lima dekade dalam mengembangkan seni drum dan berkarya di industri hiburan Indonesia, menggelar perayaan ulang tahun ke-75 di D’RUMAH KITA, Jalan Surabaya No. 26, Menteng, Jakarta. Minggu (1/2/2026),

Acara yang luar biasa tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain rekan-rekan musisi serta artis legendaris yang telah bekerja sama dengan Asido sepanjang karirnya. Turut menghadiri juga Direktur Film Musik dan Seni Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc, Syaifullah Agam Direktur Film musik dan seni kementrian kebudayaan, Gunawan Suhandi Rumah Musik Fadli Zon, yang dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kontribusi Asido dalam memajukan seni musik nasional.

Dalam kesempatan ini Syaifullah Agam Direktur Film musik dan seni kementrian kebudayaan, memberikan salam hormat dan ucapan selamat ulang tahun ke-75 kepada bang Asido Drummer PANBERS legenda musik Indonesia yang telah menginspirasi generasi setelah generasi.

Kami merasa sangat terhormat dapat menghadiri perayaan milad yang penuh makna di D’RUMAH KITA Menteng, bersama rekan saya
Gunawan Suhandi Rumah Musik Fadli Zon serta berbagai tokoh nasional, musisi legendaris, perwakilan wartawan, dan seluruh keluarga besar seni musik tanah air yang hadir di acara ini.

Bang Asido bukan hanya seorang maestro Drum yang telah berkarya lebih dari lima dekade, tetapi juga seorang pelopor yang secara konsisten mengembangkan dan melestarikan seni drum serta budaya nusantara dalam industri hiburan Indonesia. Dedikasinya yang tak pernah pudar telah membawa nama musik Indonesia lebih dikenal dan dihargai, baik dalam negeri maupun di kancah internasional.

Di tempat yang sama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia sangat menghargai kontribusi luar biasa dari bang Asido. Melalui kerja sama dengan berbagai pihak seperti Rumah Musik Fadli Zon yang diwakili oleh saya sendiri Gunawan Suhandi, serta dukungan dari Forum Wartawan Jaya Indonesia dan media massa, kami berkomitmen untuk membantu memastikan bahwa karya dan pengalaman berharga bang Asido dapat terus diwariskan kepada generasi muda.

Kami juga mengapresiasi komitmen bang Asido untuk tetap aktif berkarya. Semoga langkah-langkah selanjutnya dapat semakin memperkaya khasanah seni musik nasional, dan kami siap memberikan dukungan penuh untuk setiap inisiatif yang bertujuan untuk memajukan seni dan budaya Indonesia.

Sekali lagi, selamat ulang tahun ke-75, , bang Asido Drummer PANBERS. Semoga selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus memberikan inspirasi. Tutup Gunawan,

Selain itu, hadir pula perwakilan dari organisasi Forum Wartawan Jaya Indonesia Ketua Jakarta Barat, Ketua Tangerang Selatan, serta jurnalis dari media yang hadir, dan Pembina Lana Kartasasmita juga menghiasi acara tersebut dan menyampaikan harapan agar karya serta pengalaman Asido dapat terus diwariskan kepada generasi muda.

Di tengah kesibukanya, Asido mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang selalu diberikan oleh keluarga, rekan kerja, dan masyarakat. Ia juga menyatakan komitmen untuk tetap aktif berkarya dan memberikan kontribusi bagi perkembangan seni musik Indonesia ke depannya, dan saya sangat senang dan bahagia dapat bertemu Sahabat sahabat, saya mengucapkan terimakasih untuk semuanya yang sudah hadir di acara bahagia ini.

Dian Pratiwi

 

Jakarta – Dalam rangka menangani kondisi darurat sampah di wilayah Jakarta Utara, Satgas Sampah Kodim 0502/Jakarta Utara bersinergi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melaksanakan kegiatan pembuangan dan pembersihan sampah di wilayah Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Senin (2/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai dengan lokasi pembersihan di TPS Waduk Cincin, Kelurahan Papanggo RT 01 RW 07. Kegiatan ini melibatkan personel Babinsa Kodim 0502/JU, PPSU Pemkot Jakarta Utara, serta unsur Suku Dinas Pertamanan dan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam penanganan sampah.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, dikerahkan alat berat berupa bulldozer dan excavator, serta kendaraan pengangkut sampah guna mempercepat proses pembersihan dan pengangkutan sampah di lokasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan penanganan darurat sampah di wilayah Papanggo dapat berjalan optimal sehingga lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Kodim 0502/Jakarta Utara bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara berkomitmen untuk terus mendukung upaya penataan lingkungan dan kebersihan wilayah sebagai bagian dari kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Bekasi – Sabtu, 31 Januari 2026 – Di Sekretariat DPP Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) yang berlokasi di Perumahan Bumi Jatiwaringin, Jl. Raya Pondok Gede, Blok F No.7, RT.003/RW.006, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, panitia sosialisasi pendidikan GPIB menggelar rapat persiapan. Hadir dalam acara tersebut Ir. Agung Karang (Ketua Umum DPP GPIB), serta anggota panitia Rika Rachmawati, SE, Dani Hendro, Rahayu Desy Leny , Sonya Mercyna Simorangkir, Nita Agustina, Nurhayati Mustofa, S Erfan Nur Ali, Titik Suparti, Masiyame S.Kom, Fitri Fajar Asih, Triwidowati, Marsahid, Reni Dewayani, Edy Dwiyanto, Lina Herlina dan Suhanah.

Dalam rapat, peserta membahas berbagai aspek kunci, antara lain rundown acara, penentuan donatur, penataan struktur panitia, serta mendengar ide dan saran dari setiap anggota untuk memastikan kelancaran kegiatan.

Sosialisasi pendidikan yang akan digelar mengusung tema “Sinergi Hebat Kolaborasi Orang Tua & Anak Menghadapi Tes Kemampuan Akademik & Artificial Intelligence (AI)”. Acara akan menghadirkan narasumber ternama: DR. Rahmawati, S.T, M.Ed (Plt. Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen) dan DR. Ir. R. Kun Wardana Abyoto, M.Si, PhD (pakar AI), yang juga selaku ketua Umum IPJI dengan moderator DR. Leonard, M.M, M.Pd (Ketua Departemen Kurikulum DPP.GPIB).

Direncanakan akan diikuti oleh 300 peserta dari berbagai elemen pendidikan, dijadwalkan hadir dalam acara tersebut antara lain Nahdiana, S.Pd., M.Pd. (Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta), dan RUSPRITA Putri Utami, S.E, M.A (Kepala Puspeka Kemendikdasmen), Selain itu akan hadir juga pengurus GPIB dari tingkat DPW DKI Jakarta, DPW Banten, dan DPC sejumlah daerah. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada hari Kamis, 5 Februari 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai, di Aula KI Hajar Dirgantara LT.5 Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jl. Gatot Subroto Kav 40-41, Kuningan, Jakarta Selatan.

Acara Rapat tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama.

Bogor – Kamis, 29 Januari 2026 – Lions Club International LCJC Monas Enterpreneur 307-A1 menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) di Desa Rancamaya, Bogor, Jawa Barat, yang diperuntukkan terutama bagi kaum ibu-ibu. Sebanyak 30 keluarga kurang mampu menerima bantuan dalam bentuk paket sembako dan fasilitas tambahan.

Setiap paket sembako berisi beras 5 kg, gula pasir, minyak goreng, teh, dan biskuit Royal. Selain itu, peserta juga mendapatkan kitab suci Alquran, uang tunai Rp100.000, dan tumbler.

Kegiatan ini diketuai oleh Presiden Heni Anggraini, dibantu Sekretaris Rika Rachmawati, Bendahara Andi Nilawati, IPP Linda Rheins, dan Lion Ir. Agung Karang.

Menurut Ir. Agung Karang, baksos ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh klub. Presiden Heni Anggraini menjelaskan bahwa aktivitas ini selaras dengan fokus bidang pelayanan Feed Hunger (Mengatasi Kelaparan), sekaligus memberikan santunan dan Alquran kepada 30 orang duafa.

Perlu diketahui, Lions Clubs International sendiri merupakan organisasi pelayanan sosial terbesar di dunia, didirikan di Amerika Serikat pada 1917 dan memiliki perwakilan di PBB.

Di Indonesia, klub ini mulai beraktivitas sejak 18 November 1969 dengan nama Lions Club of Djakarta, dan pada 1 Juli 1975 berdiri Perkumpulan Lions Indonesia di Jakarta.

Menurut Ir. Agung Karang Lions Clubs Indonesia berfokus pada delapan bidang yaitu Penglihatan, Diabetes, Kelaparan, Kanker Anak, Lingkungan, Pemberdayaan Pemuda, Bantuan Bencana, dan Kemanusiaan, dengan semangat “We Serve”.

Presiden Heni Anggraini dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kedatangan ibu ibu warga desa Rancamaya dalam acara feed hunger Lions Club International LCJC Monas Enterpreneur 307-A1, Salah satu pilar dari Lions club international yang bertujuan untuk mengatasi kelaparan dan kerawanan pangan di seluruh dunia, yang dilakukan secara berkala.

.”Saya Anggra sebagai Presiden Lions Monas Entrepreneur, Sangat berterima kasih atas kedatangan ibu ibu dalam acara kami feed hunger, di mana salah satu pilar dari Lions club international yang bertujuan untuk mengatasi kelaparan dan kerawanan pangan di seluruh dunia, yang dilakukan secara berkala dan Alhamdulillah hari ini kita lions club Monas Entrepreneur melakukannya disini bersama ibu ibu sekalian,”tuturnya.

Dia juga menyampaikan harapannya, Semoga Lions Monas Entrepreneurs bisa sedikit meringankan beban hidup para ibu ibu.

“Terimakasih atas kedatangannya, Semeoga kita diberikan kesehatan dan kebahagiaan, Aamiin Ya Allah,”ucapnya.

Lion Rika Rachmawati selaku Secretary mengatakan. “Kami dari lion club sangat bangga bisa melayani Kegiatan yang sangat baik ini untuk saling berbagi sesama semoga bermanfaat untuk semuanya”katanya.

Sedangkan, IPP Lion Linda Rheins dalam sambutannya mengatakan sangat senang bisa berbagi kebahagian dengan ibu ibu warga Kampung Ranca Maya, berbagi sembako dan Al Quran dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan dan Semoga Allah segera mengabulkan hajat hajat kita.

“Kegiatan yang kita lakukan ini di Desa Rancamaya, Bogor ini merupakan salah satu Program dari Lion Club melalui Pilar Feed The Hunger,”jelasnya.

Di tingkat lokal, anggota Lions Clubs bergabung dalam klub masing-masing, sementara secara nasional tergabung dalam Perkumpulan Lions Indonesia (Distrik 307) dan secara internasional di kantor pusat Oakbrook, Illinois, AS.

Di Indonesia, Klub sering menyelenggarakan pemeriksaan mata, donor darah, cek gula darah, dan pembagian sembako bagi masyarakat kurang mampu.

Jakarta, JSNews – Fahira Idris sebagai Ketua Umum Ormas Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) bersama Keluarga Besar Bang Japar menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pernyataannya bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) harus tetap berada langsung di bawah koordinasi Presiden Republik Indonesia, bukan di bawah kementerian mana pun. Pernyataan tersebut mencerminkan sikap negarawan yang konsisten menjaga marwah institusi Polri sesuai dengan amanat reformasi dan kerangka hukum nasional.

Fahira Idris Ketua Umum Ormas Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) bersama Keluarga Besar Bang Japar menegaskan bahwa secara yuridis, kedudukan Polri di bawah Presiden merupakan konsekuensi langsung dari desain ketatanegaraan pasca-reformasi yang bertujuan memisahkan secara tegas fungsi pertahanan dan keamanan. Hal ini secara eksplisit ditegaskan dalam Ketetapan MPR Nomor VII/MPR/2000 tentang Peran TNI dan Polri, yang menyatakan bahwa Polri merupakan alat negara yang berperan dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat serta berada di bawah Presiden.

“Secara hukum positif, posisi Polri sudah sangat jelas dan tidak multitafsir. Pasal 8 ayat (1) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan bahwa Polri berada di bawah Presiden. Ini bukan sekadar pilihan kebijakan, melainkan amanat konstitusional yang lahir dari koreksi sejarah otoritarianisme masa lalu,” tegas Fahira Idris di Markas Komando Bang Japar.

Sementara itu, Fahira Idris Ketua Umum Ormas Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) bersama Keluarga Besar Bang Japar menambahkan bahwa Kapolri berhasil menjalankan tugas pengamanan agenda nasional secara profesional dan transparan dalam mendukung stabilitas pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Kemudian, implementasi penegakan hukum yang disiplin, adil, dan berkeadilan menjadi prioritas utama dalam menjaga supremasi hukum di Indonesia. Serta, penguatan peran Polri dalam demokrasi hukum tercermin melalui pelayanan publik yang semakin humanis, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar Fahira Idris yang juga Anggota DPD RI Dapil Provinsi DKI Jakarta.

Tak hanya itu, Polri juga dinilai aktif dan profesional dalam mendukung penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara serta wilayah Bencana lainnya di Indonesia, memastikan warga terselamatkan, terbantu dalam aspek tempat tinggal, makanan, dan kesehatan.

Lebih jauh, Fahira Idris Ketua Umum Ormas Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) bersama Keluarga Besar Bang Japar menilai bahwa penegasan Kapolri merupakan bentuk konsistensi terhadap semangat reformasi 1998 yang ingin mengakhiri praktik dwifungsi ABRI, di mana dahulu fungsi pertahanan dan keamanan bercampur dalam satu struktur militeristik. Reformasi justru menghendaki Polri menjadi institusi sipil yang profesional, independen, dan fokus pada pelayanan masyarakat serta penegakan hukum.

Oleh karena itu, Fahira Idris Ketua Umum Ormas Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) bersama Keluarga Besar Bang Japar menolak segala bentuk wacana yang berupaya menggeser posisi Polri ke dalam struktur kementerian, karena langkah tersebut bertentangan dengan: Tap MPR Nomor VII/MPR/2000, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, serta Prinsip negara hukum demokratis berbasis supremasi sipil.

Transformasi budaya hukum ini, lanjutnya, tak hanya akan memperkuat kapasitas internal institusi, tetapi juga secara langsung berkontribusi dalam mendukung visi besar pemerintahan Prabowo-Gibran. Fahira Idris Ketua Umum Ormas Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) bersama Keluarga Besar Bang Japar mengaku optimis bahwa institusi Polri akan mengalami transformasi di 2026. Dan memberikan dukungan maksimal dalam mewujudkan agenda Asta Cita Pemerintah.

Jakarta – JSNews, Senin, 26 Januari 2026. Jakarta kini berada dalam kondisi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan.

Sebagai kota global, Jakarta tidak hanya dituntut mampu bersaing secara ekonomi, tetapi juga harus menyelesaikan persoalan mendasarnya,

terutama krisis lingkungan yang kian nyata disampaikan saat wawancara di Jalan Sodong Raya, Cipinang Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

Isu lingkungan menjadi salah satu fokus utama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Sejalan dengan itu, Ketua PWNU DKI Jakarta,

KH. Lutfi Hakim, MA, beberapa waktu lalu menegaskan bahwa langkah prioritas yang harus segera dilakukan adalah mengoreksi kebijakan tata ruang yang selama ini terbukti berkontribusi terhadap menurunnya fungsi daerah resapan air.

Menurut Bang Febi, pimpinan Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan DAS Cakung, Buaran, dan Sunter, pernyataan KH. Lutfi Hakim merupakan cerminan dari kondisi riil Jakarta saat ini.

“Masalah lingkungan di Jakarta tidak bisa diselesaikan secara sektoral.

Diperlukan langkah-langkah strategis dan terintegrasi,” ujar Bang Febi.
Ia menekankan pentingnya membentuk wadah komunikasi lintas sektor sebagai sarana sinergi antara SKPD,

pemangku kepentingan, komunitas, dan masyarakat. Forum ini diharapkan menjadi ruang dialog untuk mencari solusi bersama,

sekaligus membantu pemerintah dalam merumuskan perencanaan dan kebijakan yang lebih berkelanjutan.
Bang Febi juga menyoroti pentingnya kebijakan yang berorientasi pada konservasi air dan tanah guna meminimalisir potensi bencana,

sekaligus meningkatkan kesadaran serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Penyelesaian persoalan lingkungan di Jakarta tidak cukup hanya dengan pendekatan teknis dan regulasi.

Kita harus mengedepankan kebudayaan dan kearifan lokal sebagai fondasi dalam membangun kesadaran kolektif dan perubahan perilaku,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari KMB (Komunitas Media Betawi) yang menyatakan siap berperan aktif dalam menyuarakan isu lingkungan dan mendorong kolaborasi lintas sektor.

Dengan sinergi lintas sektor, koreksi kebijakan tata ruang, serta penguatan nilai-nilai lokal,

Jakarta diharapkan dapat bertransformasi menjadi kota global yang tidak hanya modern, tetapi juga tangguh, berkelanjutan, dan berpihak pada lingkungan.

Jakarta, JSNews — Instruksi komando Ketua Umum sekaligus Pendiri LSM HARIMAU, Tonny Syarifudin Hidayat, yang menargetkan keterlibatan hingga 10.000 personel, disambut dengan kesiapan penuh oleh DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta. Ketua DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta, Neville GJ Muskita, menegaskan bahwa jajaran pengurus dan anggota di wilayah DKI Jakarta siap ambil bagian dan tegak lurus pada komando organisasi dalam mendukung Aksi Damai di halaman PT. Superior Prima Sukses Tbk (BLES), Kabupaten Banjarnegara, pada Kamis, 29 Januari 2026.

Menurut Neville, instruksi Ketua Umum tersebut merupakan bentuk konsolidasi organisasi sebagai respons atas dugaan pelanggaran serius yang tidak boleh dibiarkan tanpa pengawasan publik, mulai dari persoalan perizinan, dugaan alih fungsi lahan, hingga lemahnya perlindungan keselamatan kerja buruh.

“Instruksi Ketua Umum sudah jelas, target keterlibatan 10.000 personel. DPW DKI Jakarta menyatakan siap ambil bagian dan melaksanakan perintah organisasi sesuai koridor dan disiplin lembaga,” tegas Neville.

DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta memandang aksi ini sebagai momentum penting untuk menunjukkan soliditas organisasi dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat. Aksi damai ini juga menjadi pesan tegas bahwa dugaan penyimpangan regulasi dan hukum harus ditindaklanjuti secara terbuka dan bertanggung jawab.

Meski mengedepankan sikap kritis dan tegas, DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta memastikan seluruh personel yang terlibat tetap mematuhi ketentuan aksi damai, membawa identitas lembaga serta Sang Saka Merah Putih, serta dilarang keras membawa senjata tajam, minuman keras, maupun melakukan tindakan yang melanggar hukum.

“Rawe-Rawe Rantas, Malang-Malang Tuntas adalah komitmen perjuangan. LSM HARIMAU akan terus berdiri di garis depan mengawal keadilan dan supremasi hukum,” pungkas Neville.

Reporter Maya Royan.S

Jakarta – JSNews – Jumat, 23 Januari 2026.Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta *KH. Lutfi Hakim MA* menekankan langkah prioritas mengatasi banjir Jakarta adalah mengkoreksi kebijakan tata ruang yang dapat merusak daerah resapan air.

Menurutnya, “hujan ekstrem saat ini bukan lagi menjadi siklus lima tahunan, seperti pemilu melainkan bisa terjadi kapan saja”.

Maka pemerintah perlu fokus pada solusi jangka panjang bukan langkah yg bersifat darurat atau sementara, karena penyebab banjir selain faktor alam juga terdapat ‘Tata Ruang ‘ secara optimal.

Maka langkah yang harus menjadi prioritas adalah “Mengkoreksi kebijakan tata ruang terutama yang dapat merusak daerah resapan air”.

Jadi, jangan salahkan hujan, sebab hujan seharusnya menjadi tantangan dan mendesak pembangunan dengan anggaran yang ada untuk menampung atau mengalirkan air dengan baik, Oleh karena itu sumur resapan dan pembuatan waduk atau embung dapat segera dikerjakan secara maksimal, “ujarnya.

“Terkait PJJ, sejauh ini sekedar untuk menjaga keselamatan siswa boleh dibilang cukup efektif, asalkan bukan untuk membiasakan warganya dengan kegagalan kebijakan terkait ruang dan lingkungan.

Masyarakat tidak boleh melemparkan kesalahan pada perbuatan maksiat seseorang atau sekelompok orang.

“Dalam perspektif Aswaja, kita harus melihat kondisi cuaca yang ekstrem dan banjir sebagai bagian dari takdir Allah yang sudah ditetapkan-Nya, “katanya.

Beliau *KH. Lutfi Hakim MA*, juga menegaskan hujan dapat membasahi siapa saja, baik yang taat maupun yang bermaksiat.

“Tanpa harus melemparkan kesalahan pada perbuatan maksiat seseorang atau sekelompok orang. Sebab hujan dapat membasahi siapa saja, baik yang taat atau yang bermaksiat.

Pentingnya upaya pencegahan dan antisipasi sebagai bagian dari ikhtiar orang beriman.

Meski demikian, dalam budaya kita ada pepatah sedia payung sebelum hujan, yang tentunya harus mendahulukan upaya pencegahan dan antisipasi sebelum suatu peristiwa terjadi sebagai bagian dari ikhtiar kita sebagai orang beriman.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau “Perusahaan di wilayah Jakarta untuk menerapkan sistem work from home (WFH) atau kerja fleksibel dari rumah menyusul kondisi cuaca ekstrem yang memicu banjir di sejumlah titik Jakarta”.

Himbauan tersebut tertuang dalam *Surat Edaran Dinas Nakertransgi Provinsi DKI Jakarta* Nomor e-0001/SE/2026 tentang “Pelaksanaan Sistem Kerja Fleksibel dan WFH karena Cuaca Ekstrem” tertanggal 22 Januari 2026 sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kesehatan dan keselamatan pekerja.

Komunitas Media Betawi

Jakarta — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LSM HARIMAU DKI Jakarta menggelar Rapat Koordinasi secara daring (Zoom Meeting) pada Sabtu, 24 Januari 2026, sebagai langkah strategis dalam mematangkan persiapan Rapat Kerja Cabang (Rakercab), Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), serta penyusunan Program Kerja Tahun 2026.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta, Bapak Neville GJ Muskita, dan dipandu oleh Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta, Bapak Alderi Nova. Kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua dan Sekretaris DPC serta PAC LSM HARIMAU se-DKI Jakarta, sebagai bentuk konsolidasi menyeluruh lintas struktur organisasi.

Pelaksanaan rapat dilakukan secara daring dengan mempertimbangkan kondisi darurat cuaca dan banjir yang saat ini melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta, di mana beberapa kawasan dilaporkan terendam banjir dan mengalami gangguan akses mobilitas. Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk menjaga keselamatan peserta, sekaligus memastikan roda organisasi tetap berjalan efektif di tengah situasi darurat.

Dalam arahannya, Ketua DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta, Neville GJ Muskita, menegaskan bahwa adaptasi metode rapat merupakan bentuk tanggung jawab organisasi terhadap kondisi objektif di lapangan, tanpa mengurangi kualitas konsolidasi dan pengambilan keputusan.

“Di tengah situasi banjir yang berdampak pada aktivitas dan mobilitas kader, DPW memilih langkah paling rasional dan bertanggung jawab. Keselamatan adalah prioritas, namun konsolidasi organisasi tidak boleh berhenti,” tegasnya.

Sementara itu, Sekwil DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta, Alderi Nova, menyampaikan bahwa rapat berlangsung tertib dan produktif dengan fokus pada pemetaan kesiapan DPC dan PAC, penjadwalan Rakercab, serta sinkronisasi program kerja daerah dengan arah kebijakan nasional yang telah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Rapat koordinasi tersebut juga menekankan pentingnya penguatan struktur hingga tingkat PAC, peningkatan kapasitas kader, serta konsistensi peran LSM HARIMAU dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, advokasi masyarakat, dan pengawalan kebijakan publik, khususnya dalam merespons persoalan-persoalan sosial yang dihadapi masyarakat DKI Jakarta, termasuk dampak banjir.

DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta menegaskan bahwa seluruh hasil dan rekomendasi rapat koordinasi ini akan menjadi dasar kerja konkret dalam menghadapi Rakerwil serta menjadi bagian dari kontribusi strategis menuju Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LSM HARIMAU Tahun 2026.

Dengan semangat soliditas, kedisiplinan, dan militansi kader, DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta optimistis dapat terus menghadirkan program-program yang progresif, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat, bahkan di tengah situasi krisis sekalipun.

Repoter : Maya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.