Jakarta, JSNews — Instruksi komando Ketua Umum sekaligus Pendiri LSM HARIMAU, Tonny Syarifudin Hidayat, yang menargetkan keterlibatan hingga 10.000 personel, disambut dengan kesiapan penuh oleh DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta. Ketua DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta, Neville GJ Muskita, menegaskan bahwa jajaran pengurus dan anggota di wilayah DKI Jakarta siap ambil bagian dan tegak lurus pada komando organisasi dalam mendukung Aksi Damai di halaman PT. Superior Prima Sukses Tbk (BLES), Kabupaten Banjarnegara, pada Kamis, 29 Januari 2026.

Menurut Neville, instruksi Ketua Umum tersebut merupakan bentuk konsolidasi organisasi sebagai respons atas dugaan pelanggaran serius yang tidak boleh dibiarkan tanpa pengawasan publik, mulai dari persoalan perizinan, dugaan alih fungsi lahan, hingga lemahnya perlindungan keselamatan kerja buruh.

“Instruksi Ketua Umum sudah jelas, target keterlibatan 10.000 personel. DPW DKI Jakarta menyatakan siap ambil bagian dan melaksanakan perintah organisasi sesuai koridor dan disiplin lembaga,” tegas Neville.

DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta memandang aksi ini sebagai momentum penting untuk menunjukkan soliditas organisasi dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat. Aksi damai ini juga menjadi pesan tegas bahwa dugaan penyimpangan regulasi dan hukum harus ditindaklanjuti secara terbuka dan bertanggung jawab.

Meski mengedepankan sikap kritis dan tegas, DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta memastikan seluruh personel yang terlibat tetap mematuhi ketentuan aksi damai, membawa identitas lembaga serta Sang Saka Merah Putih, serta dilarang keras membawa senjata tajam, minuman keras, maupun melakukan tindakan yang melanggar hukum.

“Rawe-Rawe Rantas, Malang-Malang Tuntas adalah komitmen perjuangan. LSM HARIMAU akan terus berdiri di garis depan mengawal keadilan dan supremasi hukum,” pungkas Neville.

Reporter Maya Royan.S

banner 468x60

Jakarta – JSNews – Jumat, 23 Januari 2026.Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta *KH. Lutfi Hakim MA* menekankan langkah prioritas mengatasi banjir Jakarta adalah mengkoreksi kebijakan tata ruang yang dapat merusak daerah resapan air.

Menurutnya, “hujan ekstrem saat ini bukan lagi menjadi siklus lima tahunan, seperti pemilu melainkan bisa terjadi kapan saja”.

Maka pemerintah perlu fokus pada solusi jangka panjang bukan langkah yg bersifat darurat atau sementara, karena penyebab banjir selain faktor alam juga terdapat ‘Tata Ruang ‘ secara optimal.

Maka langkah yang harus menjadi prioritas adalah “Mengkoreksi kebijakan tata ruang terutama yang dapat merusak daerah resapan air”.

Jadi, jangan salahkan hujan, sebab hujan seharusnya menjadi tantangan dan mendesak pembangunan dengan anggaran yang ada untuk menampung atau mengalirkan air dengan baik, Oleh karena itu sumur resapan dan pembuatan waduk atau embung dapat segera dikerjakan secara maksimal, “ujarnya.

“Terkait PJJ, sejauh ini sekedar untuk menjaga keselamatan siswa boleh dibilang cukup efektif, asalkan bukan untuk membiasakan warganya dengan kegagalan kebijakan terkait ruang dan lingkungan.

Masyarakat tidak boleh melemparkan kesalahan pada perbuatan maksiat seseorang atau sekelompok orang.

“Dalam perspektif Aswaja, kita harus melihat kondisi cuaca yang ekstrem dan banjir sebagai bagian dari takdir Allah yang sudah ditetapkan-Nya, “katanya.

Beliau *KH. Lutfi Hakim MA*, juga menegaskan hujan dapat membasahi siapa saja, baik yang taat maupun yang bermaksiat.

“Tanpa harus melemparkan kesalahan pada perbuatan maksiat seseorang atau sekelompok orang. Sebab hujan dapat membasahi siapa saja, baik yang taat atau yang bermaksiat.

Pentingnya upaya pencegahan dan antisipasi sebagai bagian dari ikhtiar orang beriman.

Meski demikian, dalam budaya kita ada pepatah sedia payung sebelum hujan, yang tentunya harus mendahulukan upaya pencegahan dan antisipasi sebelum suatu peristiwa terjadi sebagai bagian dari ikhtiar kita sebagai orang beriman.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau “Perusahaan di wilayah Jakarta untuk menerapkan sistem work from home (WFH) atau kerja fleksibel dari rumah menyusul kondisi cuaca ekstrem yang memicu banjir di sejumlah titik Jakarta”.

Himbauan tersebut tertuang dalam *Surat Edaran Dinas Nakertransgi Provinsi DKI Jakarta* Nomor e-0001/SE/2026 tentang “Pelaksanaan Sistem Kerja Fleksibel dan WFH karena Cuaca Ekstrem” tertanggal 22 Januari 2026 sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kesehatan dan keselamatan pekerja.

Komunitas Media Betawi

Jakarta — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LSM HARIMAU DKI Jakarta menggelar Rapat Koordinasi secara daring (Zoom Meeting) pada Sabtu, 24 Januari 2026, sebagai langkah strategis dalam mematangkan persiapan Rapat Kerja Cabang (Rakercab), Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), serta penyusunan Program Kerja Tahun 2026.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta, Bapak Neville GJ Muskita, dan dipandu oleh Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta, Bapak Alderi Nova. Kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua dan Sekretaris DPC serta PAC LSM HARIMAU se-DKI Jakarta, sebagai bentuk konsolidasi menyeluruh lintas struktur organisasi.

Pelaksanaan rapat dilakukan secara daring dengan mempertimbangkan kondisi darurat cuaca dan banjir yang saat ini melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta, di mana beberapa kawasan dilaporkan terendam banjir dan mengalami gangguan akses mobilitas. Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk menjaga keselamatan peserta, sekaligus memastikan roda organisasi tetap berjalan efektif di tengah situasi darurat.

Dalam arahannya, Ketua DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta, Neville GJ Muskita, menegaskan bahwa adaptasi metode rapat merupakan bentuk tanggung jawab organisasi terhadap kondisi objektif di lapangan, tanpa mengurangi kualitas konsolidasi dan pengambilan keputusan.

“Di tengah situasi banjir yang berdampak pada aktivitas dan mobilitas kader, DPW memilih langkah paling rasional dan bertanggung jawab. Keselamatan adalah prioritas, namun konsolidasi organisasi tidak boleh berhenti,” tegasnya.

Sementara itu, Sekwil DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta, Alderi Nova, menyampaikan bahwa rapat berlangsung tertib dan produktif dengan fokus pada pemetaan kesiapan DPC dan PAC, penjadwalan Rakercab, serta sinkronisasi program kerja daerah dengan arah kebijakan nasional yang telah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Rapat koordinasi tersebut juga menekankan pentingnya penguatan struktur hingga tingkat PAC, peningkatan kapasitas kader, serta konsistensi peran LSM HARIMAU dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, advokasi masyarakat, dan pengawalan kebijakan publik, khususnya dalam merespons persoalan-persoalan sosial yang dihadapi masyarakat DKI Jakarta, termasuk dampak banjir.

DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta menegaskan bahwa seluruh hasil dan rekomendasi rapat koordinasi ini akan menjadi dasar kerja konkret dalam menghadapi Rakerwil serta menjadi bagian dari kontribusi strategis menuju Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LSM HARIMAU Tahun 2026.

Dengan semangat soliditas, kedisiplinan, dan militansi kader, DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta optimistis dapat terus menghadirkan program-program yang progresif, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat, bahkan di tengah situasi krisis sekalipun.

Repoter : Maya

Jakarta, JSNews – Februari 2026 – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Oria Hotel Jakarta menghadirkan program istimewa bertajuk “Kampoeng Ramadhan: Where Iftar Connects

Us”, sebuah pengalaman berbuka puasa All You Can Eat tanpa batas waktu yang memadukan kehangatan tradisi Ramadhan dengan ragam cita rasa Nusantara dan
internasional.

Berlokasi di Cazasuki Restaurant, Oria Hotel Jakarta, yang berada strategis di jantung Jakarta Pusat, Kampoeng Ramadhan menjadi pilihan ideal untuk berbuka puasa bersama
keluarga, sahabat, maupun rekan kerja.

Mengusung konsep restoran hotel yang unik, nyaman, dan elegan, tamu dapat menikmati suasana berbuka yang tenang di tengah
kesibukan kota.

Kampoeng Ramadhan akan berlangsung mulai 18 Februari hingga 19 Maret 2026, dengan konsep Bukber All You Can Eat tanpa batas waktu, memungkinkan tamu menikmati
setiap sajian dengan santai dan penuh kebersamaan.

Sajian yang ditawarkan meliputi AYCE
Grill & Shabu-Shabu, aneka food stalls khas Ramadhan, serta pilihan menu Nusantara favorit yang berpadu dengan hidangan internasional, seluruhnya disiapkan secara higienis
dan berkualitas oleh tim kuliner profesional Oria Hotel Jakarta.
Dengan harga mulai dari IDR 285.000 per pax, serta harga spesial minggu pertama hanya IDR 250.000 per pax, Kampoeng Ramadhan menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang
variatif, hangat, dan berkesan dalam suasana restoran hotel yang nyaman dan berkelas.

Melalui Kampoeng Ramadhan, Oria Hotel Jakarta berharap dapat menjadi tempat di mana rasa, tradisi, dan kebersamaan bertemu menjadikan setiap momen berbuka puasa lebih
bermakna, sesuai dengan semangat Ramadhan.

Kabupaten Bekasi, JSNews — Polres Metro Bekasi mengungkap praktik ilegal penyalahgunaan gas LPG subsidi atau yang dikenal dengan gas “suntik”. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers yang digelar di Gedung Promoter Polres Metro Bekasi, Senin (19/1/2026).

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan Satreskrim Polres Metro Bekasi terhadap dugaan pengoplosan gas LPG subsidi 3 kilogram ke tabung gas non-subsidi ukuran 12 kilogram. Lokasi praktik ilegal tersebut berada di wilayah Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Dalam pengungkapan tersebut, Polisi mengamankan tiga orang tersangka masing-masing berinisial RKA selaku pemilik lapak, MH sebagai sopir bongkar muat, serta MRT sebagai kenek. Selain para pelaku, petugas juga menyita ratusan tabung gas berbagai ukuran, peralatan suntik gas, timbangan, segel tabung, satu unit mobil pikap, serta dua unit telepon genggam yang digunakan dalam aktivitas ilegal.

“Kombes Pol. Sumarni mengungkapkan bahwa modus operandi para pelaku adalah memindahkan isi gas dari tabung subsidi 3 kilogram ke tabung non-subsidi 12 kilogram dengan cara disuntik tanpa standar keselamatan. Untuk mengisi satu tabung gas 12 kilogram, pelaku membutuhkan empat tabung gas subsidi 3 kilogram. Gas hasil oplosan tersebut kemudian dijual ke sejumlah wilayah di Jakarta.

“Gas LPG subsidi diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan pelaku UMKM. Penyalahgunaan seperti ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berpotensi menimbulkan kelangkaan, membahayakan keselamatan masyarakat serta merebut hak warga yang semestinya menjadi penerima subsidi.,” ujar Kombes Pol. Sumarni.

Ia menambahkan, dari hasil penyidikan sementara, praktik ilegal tersebut telah berlangsung sejak Oktober 2025 dengan estimasi keuntungan mencapai ratusan juta rupiah. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi, Undang-Undang Metrologi Legal, serta Undang-Undang Perlindungan Konsumen.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan gas subsidi. Apabila masyarakat menemukan praktik ilegal serupa maupun gangguan kamtibmas agar segera menghubungi layanan kepolisian 110.” pungkasnya. ( Tia )

Jakarta Selatan, RABU (21/01/2026) – Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) menggelar bakti sosial donor darah masal bertempat di Unit Pengelola Darah Rumah Sakit Pusat Fatmawati, Jl. RS. Fatmawati Raya No.4, RT.4/RW.9, Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan.

Kegiatan yang mengusung tema “Donor Darah Untuk Kemanusian” diikuti oleh pengurus pusat dan wilayah DKI Jakarta GPIB. Sebagai pelopornya, organisasi pendidikan ini merencanakan agar kegiatan berlangsung secara kontinu setiap tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP GPIB Ir. Agung Karang mendeklarasikan terbentuknya Komunitas Donor Darah GPIB. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat rasa kemanusian serta menggalakkan dan membiasakan aktivitas donor darah di lingkungan GPIB.

“Kegiatan Donor Darah GPIB ini selalu diraksanakan rutin setahun dua kali. Mungkin bila perlu lebih dari dua kali juga tidak apa-apa tergantung situasi dan kondisi,” ujar Ir. Agung Karang kepada awak media.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki dua tujuan utama, yaitu untuk mengembangkan sifat amal pada seluruh pengurus GPIB dan juga untuk mendukung kesehatan diri sendiri.

“Kegiatan ini tiap tahun berlanjut terus. Dengan kegiatan ini selain untuk kumpul-kumpul komunikasi sesama pengurus juga adalah untuk amal,” tandasnya.

JAKARTA TIMUR, JSNews – 19 Januari 2026 – SMAN 53 Jakarta Timur bekerja sama dengan Komite Sekolah dan Organisasi Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) menyelenggarakan penyerahan donasi bantuan bagi pelajar terdampak musibah banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatra Barat. Acara berlangsung di Ruang Kepala Sekolah SMAN 53 Jakarta, Jl. Cipinang Jaya II, Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara.

Bantuan berupa perlengkapan sekolah seperti seragam, alat tulis, dan sepatu dikumpulkan dari donasi Kepala Sekolah, Manajemen Sekolah, Dewan Guru, Komite Sekolah, orang tua murid, OSIS, MPK, Tenaga pendidik dan para siswa yang peduli terhadap kondisi korban bencana.

Dra. Herawati Sihombing, Kepala Sekolah SMAN 53 Jakarta, menyampaikan bahwa seluruh komponen sekolah memiliki kepedulian tinggi dan mempercayakan penyaluran bantuan kepada GPIB. “Kami ucapkan terima kasih kepada GPIB yang akan menyalurkan apa yang telah diberikan oleh tim SMA Negeri 53,” ujarnya.

Ir. Agung Karang, Ketua Umum DPP GPIB sekaligus Ketua Komite Sekolah SMAN 53 Jakarta, menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk berempati dan gotong-royong menolong korban bencana. “Untuk pertama kalinya GPIB menerima sumbangan ini, yang akan dialirkan terlebih dahulu ke pelajar SD di Aceh, karena SMP dan SMA jarang ditemui di daerah terdampak,” katanya.

Mohammad Amiin, Ketua DPC GPIB Jakarta Timur, menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat berkelanjutan dan mengacu pada Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 Pasal 10 tentang penggalangan dana donasi. GPIB juga telah mendirikan posko di Jakarta Timur untuk menangani bantuan ini.

Miftahur Rahman, S.Pd, M.Si, Ketua Satgas Peduli GPIB, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program “Pelajar Perduli Sesama Roadshow to School” yang fokus pada pelajar sebagai masa depan bangsa. “Untuk periode pertama akan disalurkan ke Aceh, namun tidak menutup kemungkinan juga akan diberikan kepada korban di Padang dan Sumatera Utara,” jelasnya.

Hadir pada saat itu wakil kepala Sekolah bidang kesiswaan Bpk Dolly, S.Pd, Bidang Kurikulum ibu Retno S.Pd, Bidang Sarana Prasarana Bpk Yosep, S.Pd dan kepala Tata Usaha ibu Muzenah Fadhilah serta dari GPIB Tina Permatasari, Rini, Icha Rika Rachmawati ,SE
Dicky, Purwadi, S Erfan Nur Ali dan Titik Suparti.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama.

Jakarta, JSNews.com – PT Pegadaian resmi menghentikan operasional aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS) dan Pegadaian Syariah Digital Service (PSDS) pada 14 Januari 2026, setelah hampir delapan tahun menjadi sahabat finansial berbasis digital bagi masyarakat Indonesia. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi percepatan transformasi digital melalui konsolidasi layanan ke dalam platform terintegrasi, Tring! by Pegadaian.

Pegadaian meluncurkan Tring! pada Oktober 2025 sebagai platform baru yang mengintegrasikan seluruh produk dan layanan perusahaan, termasuk layanan syariah, dalam satu aplikasi. Dengan konsolidasi ini, seluruh layanan digital Pegadaian kini dialihkan sepenuhnya ke Tring!. Platform tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan dan emas yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi.

“Sejak 2018 lalu, Aplikasi Pegadaian Digital dan Pegadaian Syariah Digital menjadi inisiatif digitalisasi layanan dan fondasi awal ekosistem digital Pegadaian yang memudahkan akses nasabah, memperluas jangkauan transaksi, dan membangun basis nasabah digital. Dengan hadirnya Tring!, kami berupaya menghadirkan pengalaman layanan yang lebih terintegrasi, lebih user friendly, dan tentunya berorientasi pada kebutuhan nasabah,” ujar Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, pada kunjungannya di Tring! Digital Lounge Kota Kasablanka, Rabu (14/01).

Melalui Tring!, nasabah dapat mengakses seluruh layanan utama Pegadaian, termasuk Tabungan Emas, Cicil Emas, Gadai, hingga layanan berbasis ekosistem Bank Emas, seperti Deposito Emas. Selain konsolidasi layanan, platform ini juga menawarkan kemudahan transaksi secara digital, personalisasi layanan, serta peningkatan keamanan data.

“Selain untuk transaksi finansial di Pegadaian, Tring! ini kami rancang sebagai satu-satunya aplikasi yang dapat melayani semua kebutuhan investasi emas masyarakat. Di Tring! ada Tabungan Emas, butuh dana cair saldo tabungannya bisa digadai. Saldo Tabungan Emas yang tersimpan juga bisa dijadikan Deposito Emas agar value-nya bertambah, bahkan Cicil Emas juga bisa melalui aplikasi Tring!,” tambah Damar.

Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1, Bapak Dede Kurniawan, yang membawahi wilayah kerja Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Bekasi, Jatiwaringin, Depok, dan Bogor, turut menyampaikan dukungannya terhadap implementasi Tring! sebagai platform digital terintegrasi.

“Transformasi digital melalui aplikasi Tring! merupakan langkah strategis Pegadaian untuk semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat. Di wilayah Jakarta 1, kami terus mendorong nasabah untuk memanfaatkan Tring! agar seluruh kebutuhan layanan Pegadaian, baik transaksi gadai, Tabungan Emas, hingga produk investasi lainnya, dapat diakses dengan lebih mudah, cepat, dan aman,” ujar Dede.

Ia juga menambahkan bahwa integrasi layanan ini diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus memperluas inklusi keuangan, khususnya di wilayah perkotaan dan penyangga Jakarta.

Ke depan, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk melanjutkan transformasi digital secara prudent dan berkesinambungan dengan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Melalui Tring! sebagai platform digital terintegrasi, Pegadaian berfokus pada peningkatan kualitas layanan dan keandalan sistem guna memperluas akses layanan keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, dengan semangat MengEMASkan Indonesia.

Jakarta, JSNews.com – Sebagai pihak Pembeli PT CMNP wajib (sangat dianjurkan) melakukan Due Diligence (uji tuntas) untuk mengidentifikasi risiko tersembunyi, memverifikasi keabsahan NCD Unibank sebelum dibeli dari Unibank dan menilai kewajaran harga untuk melindungi investasi, terutama dalam transaksi besar seperti pembelian NCD yang terbitkan oleh Unibank pada tahun 1999. kata Ketua Umum Gerakan Masyarakat Hukum (GEMAH), Badrun Atnangar dalam keterangannya kepada wartawan Senin, (19/1/2026).

Badrun Atnangar menegaskan kewajiban Due Diligence (Uji Tuntas) saat itu bukanlah kewajiban dari pihak PT Bhakti Investama yang menjadi Perantara Jual-Beli NCD Unibank tersebut.

Mengapa PT CMNP ataupun Jusuf Hamka sebagai Pembeli NCD Unibank wajib melakukan Due Diligence.

Pertama, Untuk Mencegah kerugian akibat masalah Legal, Finansial, atau Operasional yang tidak terungkap.

Kedua, Memastikan data dan dokumen yang diberikan penjual akurat dan terkini.

Ketiga, Untuk menentukan apakah harga yang ditawarkan mencerminkan nilai riil dan potensi dari NCD Unibank.

Keempat, Hasil Due Diligence menjadi dasar kuat untuk negosiasi harga dan syarat perjanjian.

Dan yang Kelima, Sebagai
dasar kepatuhan hukum yang sejalan dengan prinsip kehati-hatian dalam transaksi bisnis.

“PT Bhakti Investama sebagai Arranger itu kerjanya menghubungkan pihak PT CMNP sebagai Pembeli dan Pihak Unibank dan Tidak wajib ada dalam kesepakatan dalam Jual-Beli, tugas utamanya hanya mempertemukan Pihak Pembeli dan Penjual, yang kemudian kalau pihak PT CMNP dan Unibank ada kesepakatan kemudian mengarahkan kedua pihak untuk membuat kesepakatan perjanjian Jual-Beli agar sebagai Arranger mendapatkan fee dari penjualan NCD tersebut,” tegas Badrun.

“Setelah itu Kesepakatan Jual-Beli NCD antara PT CMNP dengan Unibank surat tersebut, CMNP menyerahkan Medium Term Note (MTN) dan Obligasi Tahap II masing-masing senilai Rp 163,5 miliar dan Rp 189 miliar sebagai pembayaran NCD,” paparnya.

Sementara itu, Pihak Unibank menyerahkan surat berharga Negotiable Certificate of Deposit (NCD) yang diterbitkan Unibank senilai USD 28 juta.

“Dan proses Jual-Beli NCD dilakukan dalam dua tahap, Yakni NCD senilai USD 10 juta dengan jatuh tempo tanggal 9 Mei 2002 yang diserahkan pada 27 Mei 1999, untuk NCD senilai USD 18 juta dengan jatuh tempo 10 Mei 2002 yang diserahkan pada 28 Mei 1999,” terang Badrun.

“Dan dalam proses Jual-Beli ini segala tanggung jawab hukum atas surat berharga berupa NCD tersebut berada pada pihak penerbit (Bank), Bukan pada Broker atau Arranger (Fasilitator). Kalau diibaratkan hal ini seperti transaksi Jual-Beli barang secara sah,” tegas Badrun.

“Tentu menjadi tanggung jawab Bank sebagai Penerbit sertifikat NCD itu. Dan ada jaminan dari Unibank memang NCD ini sah dan diterbitkan, dan yang menerima yaitu pihak PT CMNP itu bisa menikmati surat berharga itu tanpa ada gangguan siapapun juga,” tambahnya.

“Dan pengertian PT CMNP yang mengatakan kasus NCD Unibank adalah proses Tukar menukar adalah Salah besar sebab Bukan (Tukar menukar), karena pengertian deposito dan NCD adalah dana nasabah yang disimpan di bank. Karena ada uang yang dimasukkan ke sana, keluarlah sertifikat deposito berupa NCD Itu dan uang masuk dulu ke Unibank,” terangnya.

“Dan tidak ada fakta atau bukti kuat PT CMNP dalam proses kepemilikan NCD Unibank melakukan pembayaran dan penyetoran melalui arranger atau perantara tapi langsung ke rekening Bank Unibank yang saat itu Masih merupakan Bank yang sehat,” tutup Badrun.

 

JSNews.com || Jakarta Timur – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan, LSM Harimau DKI Jakarta secara resmi menutup rangkaian kegiatan pengajian rutinnya dan bersiap mengalihkan agenda ke berbagai program aksi sosial keagamaan. Penutupan pengajian tersebut dikemas dalam kegiatan Pengajian Rutin LSM Harimau DKI Jakarta yang digelar pada Minggu, 18 Januari 2026, di kediaman Bapak Rohim (Bang Emen), Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil dan sholawat yang dipimpin oleh Ustadz Miswan. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal acara, diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota LSM Harimau dari berbagai wilayah di DKI Jakarta.

Ketua PAC LSM Harimau Cipayung selaku tuan rumah, Bapak Karman, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada PAC Cipayung untuk menjadi tuan rumah kegiatan pengajian rutin. Ia mengapresiasi kehadiran seluruh pengurus dan anggota serta menegaskan pentingnya menjaga kekompakan, kebersamaan, dan silaturahmi antar kader LSM Harimau.

Sementara itu, Ketua DPW LSM Harimau DKI Jakarta, Bapak Neville GJ Muskita, menyampaikan bahwa selama Bulan Suci Ramadan kegiatan pengajian rutin akan ditiadakan sementara. Sebagai gantinya, LSM Harimau DKI Jakarta akan memfokuskan kegiatan pada aksi sosial keagamaan, seperti santunan kepada masyarakat yang membutuhkan, pembagian takjil, serta pelaksanaan buka puasa bersama sebagaimana telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Momentum Ramadan harus dimaknai sebagai ajang meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat,” ujar Neville dalam sambutannya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC LSM Harimau Jakarta Timur, Bapak Ardy Prabowo, turut memberikan sambutan dengan memperkenalkan PAC LSM Harimau Pasar Rebo sebagai PAC baru yang akan segera dilantik. Ia berharap PAC Pasar Rebo dapat segera berperan aktif dalam menjalankan roda organisasi serta berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan di wilayahnya.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan. SK diserahkan kepada Bapak Riswanto, SH., MH. sebagai Ketua DPC LSM Harimau Jakarta Utara, penyerahan SK kepada pengurus DPC LSM Harimau Jakarta Timur, serta kepada pengurus PAC LSM Harimau Pasar Rebo. Penyerahan SK tersebut menjadi simbol penguatan struktur organisasi dan komitmen bersama dalam menjalankan amanah organisasi.

Kegiatan pengajian rutin ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota DPW LSM Harimau DKI Jakarta, DPC LSM Harimau Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara, PAC LSM Harimau Cipayung sebagai tuan rumah, PAC LSM Harimau Kebon Jeruk, PAC LSM Harimau Kembangan, serta para Pembina dan Penasihat LSM Harimau DKI Jakarta dari wilayah Kepulauan Seribu.

Acara ditutup dengan doa bersama yang kembali dipimpin oleh Ustadz Miswan, dengan harapan seluruh jajaran LSM Harimau DKI Jakarta diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah dan kegiatan sosial selama Bulan Suci Ramadan. Kegiatan berlangsung tertib, khidmat, dan penuh suasana kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antar pengurus dan anggota LSM Harimau se-DKI Jakarta.

(MAYA)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.