Jakarta Utara, JSNews– Komandan Kodim 0502/Jakarta Utara, Kolonel Inf Dony Gredinand, memimpin upacara bendera yang dilanjutkan dengan kegiatan Jam Komandan bersama seluruh prajurit dan PNS Kodim 0502/JU pada Senin (22/09/2025).

Kegiatan rutin ini menjadi wadah penting bagi pimpinan dalam menyampaikan arahan, penekanan, serta motivasi kepada seluruh anggota. Dalam arahannya, Dandim menekankan pentingnya meningkatkan kedisiplinan, loyalitas, serta profesionalisme prajurit dan PNS demi mendukung tugas pokok Kodim 0502/Jakarta Utara.

Jam Komandan juga menjadi sarana mempererat komunikasi, kebersamaan, dan soliditas antara pimpinan dengan seluruh personel, sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis serta penuh semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

banner 468x60

Bekasi – JSNews

PT Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 bersama FORSEPSI dan Bank Sampah Seger Ayem mengadakan Gerakan Edukasi Indonesia Bersih dengan tema “Menabung Dalam Perspektif Syariah” dan santunan kepada para warga jamaah mesjid AL-IKHLAS di Bekasi Timur Regensi 5 Cluster Fargesia RW. 012 Kel. Sumur Batu Kec. Bantar Gebang, Minggu (21/9).

Kepala Pimpinan Cabang Pegadaian Syariah Islamic Center, Ustadz Zaenal Muttaqin yang hadir sebagai pembicara dalam tausiahnya mengatakan “menabung ini perkara penting jangan dianggap sepele nabungnya dari sisaan uang kita tetapi disisakan dulu di awal 10 persen untuk menabung kita. Menabung ini bukan untuk pola hidup kita menjadi pelit tapi untuk menunda kebahagiaan kita di masa mendatang.”

Ustadz Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa menabung bisa dalam bentuk apa saja termasuk menabung dengan sampah. Sampah yang kita anggap sebagai sesuatu yang biasa bahkan bisa menimbulkan masalah dalam masyarakat tetapi bisa menjadi pundi-pundi rejeki kita, kalau kita bisa mengelola dengan benar dan baik.

“Botol minuman kemasan tadi 1 kg nya bisa sampai 6000 rupiah, Subhanallah. Jika kita telaten 6000 disimpan di Bank Sampah bisa ditukar menjadi Emas, dikit-dikit InsyaAllah bisa menjadi bukit,” ujar Ustadz Zaenal Muttaqin.

Ketua Majelis Taklim Mesjid AL-IKHLAS, Iis Isnawati yang juga merupakan Ketua Bank Sampah Seger Ayem dalam keterangannya mengatakan “ Saya ingin Bank Sampah bisa bermanfaat di lingkungan warga Fargesia RW. 12 dan saya juga berharap peran aktif dari warga karena Bank Sampah tidak akan efektif dalam menjaga lingkungan kalau dari warganya sendiri tidak ikut berperan aktif.”

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DKM AL-IKHLAS, Prianto yang mengatakan “ Alhamdulillah dari DKM mengucapkan terimakasih banyak atas Ilmu-ilmu yang telah disampaikan oleh Pak Ustadz Zaenal Muttaqin perwakilan dari PT Pegadaian mudah-mudahan dibantu Bu Iis Isnawati sebagai Ketua Bank Sampah di lingkungan Mesjid AL-IKHLAS ini membawa banyak manfaat terutama kebersihan lingkungan.”

Acara berlangsung meriah dengan beragam kuis dan sesi tanya jawab, dimana Pegadaian memberikan beragam sembako dan voucher belanja untuk para peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dan memberikan pertanyaan. Acara dilanjutkan dengan memberikan sumbangan sembako kepada para peserta.

Jakarta,JSnews – Komunitas Jaga Ginjal Indonesia berkolaborasi bersama Vantive, Prodia, Essity, Etana dan Fresenius Medical Care mengelar seminar kesehatan Encapsulating Peritoneal Sclerosis (EPS), Sabtu, 20 September 2025.

Seminar tersebut dilaksanakan bertempat di Auditorium, Prodia Tower, Jl. Kramat Raya No. 153, Jakarta Pusat, dengan narasumber Brigjend. dr. Jonny, Sp.PD-KGH, M.Kes, MM, FINASIM yang merupakan dokter Kepresidenan spesialis ginjal di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

Acara seminar tersebut juga diisi oleh pemateri dari Prodia Fakhril Akmal dengan Moderator Astrid Audrey yang merupakan pasien HD.

Pada seminar yang di mulai dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB tersebut dan diikuti secara gratis oleh para pasien dialisis serta keluarganya tersebut membahas tentang apa itu EPS dan bagaimana cara mengenali gejala-gejalanya termasuk cara menghindari EPS dan mengurangi risikonya juga tentang strategi mengatasi EPS bila terdiagnosis.

Perlu diketahui Encapsulating Peritoneal Sclerosis (EPS) adalah kondisi serius yang dapat terjadi pada pasien dialisis peritoneal di mana terjadi peradangan dan fibrosis pada rongga perut, yang dapat menyebabkan usus terbungkus.

Kondisi ini ditandai oleh penebalan dinding perut yang bisa menghambat fungsi usus dan memerlukan penanganan khusus, seperti kortikosteroid dan tamoksifen, serta modifikasi solusi dialisis.

Apa itu EPS?

EPS adalah kondisi parah yang dapat terjadi pada pasien dialisis peritoneal.
Ini melibatkan peradangan dan fibrosis (pembentukan jaringan parut) di dalam rongga perut.

Akibatnya, usus dapat terbungkus oleh lapisan jaringan parut ini, yang mengganggu fungsinya.
Penyebab dan Faktor Risiko
Durasi dialisis peritoneal yang lama, yaitu lebih dari 5 tahun, adalah faktor risiko utama untuk EPS.

Penggunaan larutan dialisis tertentu juga diduga berperan dalam perkembangan kondisi ini.

Gejala dan Diagnosis

Gejala bervariasi tetapi dapat mencakup nyeri perut, mual, muntah, dan penurunan berat badan.
Dalam kasus yang lebih parah, usus dapat tersumbat.

Penanganan

Penanganan utama fokus pada pengobatan dukungan nutrisi dan penggunaan obat-obatan seperti kortikosteroid dan tamoksifen.

Penyesuaian larutan dialisis, termasuk penggunaan larutan netral, juga dapat membantu mengurangi risiko EPS.

Pentingnya Deteksi Dini

Pemeriksaan khusus seperti laparoskopi PD-spesifik dapat membantu diagnosis dini dan pengelolaan kondisi ini.

Dalam pemaparannya dokter Joni yang juga merupakan penasehat Jaga Ginjal Indonesia (JGI) menyampaikan bahwa pasien dengan terapi capd memang berpotensi untuk mengalami EPS.

“Namun dengan melaksanakan SOP CAPD yang benar dan menggunakan cairan yang tepat dengan kadar gula rendah maka kasus EPS bisa dicegah,”terangnya.

Sedangkan Ketua umum Jaga Ginjal Indonesia, Everino Pieter Therik menyampaikan penting sekali bagi pasien capd untuk mengetahui apa itu EPS, Bagaimana gejala-gejalanya dan bagaimana cara mencegah serta mengatasinya.

“Untuk itulah kita mengadakan seminar edukasi ini agar para pasien bisa melakukan tindakan preventif untuk mencegah EPS,” ujar Everino.

Lebih lanjut Everino menambahkan bahwa kasus EPS saat ini mulai banyak atau menunjukkan peningkatan dikarenakan jumlah pasien yang menjalani proses capd sudah banyak yang di atas 5 tahun.

Jakarta, JSNews – Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) di peringatan perayaan ulang tahunnya ke 3 pada tanggal 1 Okteber 2025 yang bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila mengelar perlombaan cerdas cermat yang wacananya akan diikuti 9 (sembilan) sekolah setingkat SLTA klas XII Se DKI Jakarta yang akan digelar di SMAN 53 Jakarta Timur, Jl. Cipinang Jaya II, RT.3/RW.9, Cipinang Besar Selatan., Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur.

Untuk pematangan pelaksanaan acara, panitia acara mengelar rapat persiapan dan pematangan, jelang teknikel meeting yang akan dilakukan pada hari Selasa, tanggal 23 September 2025 di Aula SMAN 53 Jakarta Timur, yang akan di hadiri para panitia, perwakilan peserta lomba dan para pendamping peserta.

Pada peringatan HUT Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) ke 3 yang berbarengan dengan perlombaan Cerdas Cermat dalam rangka HUT GPIB tersebut akan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Ibu Nahdiana, M.Pd, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Bapak Mochamad Miftahulloh Tamary, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta Bapak M. Matsani, M.Si, serta Kasudin Pendidikan Wilayah 1 dan 2 Jakarta Timur.

Selain itu diundang juga Wakil Gubenur DKI Jakarta
H. Rano Karno, S.IP dan para pejabat lainnya.

Kegiatan perayaan ulang tahun Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) selain di isi dengan perolomban Cerdas Cermat setingkat SLTA / SMA yang berhadiah Trofi, Piagam Penghargaan dari Dinas Pendidikan, dan Uang Pembinaan diisi juga kegiatan serimonial lainnya seperti pemotongan tumpeng dan lainnya.

Rapat persiapan dan pematangan jelang teknikel meeting tersebut membahas teknik perlombaan yang akan disampaikan pada teknikel meeting, selain itu dibahas tentang roundown acara yang sudah pix (pasti), pembasahan dana acara, pembahasan peserta perlombaan yang sudah pix dan akan hadir pada teknikel metting, serta pembahasan para tamu VVIP yang pasti datang pada acara tersebut.

Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua Umum DPP GPIB Ir. Agung Karang, Ketua GPIB DPW DKI Jakarta Dandy Capryanto H.SH,MH yang juga sebagai Ketua Panitia Penyelengara Acara, serta Para Panitia Penyelengara Acara lainnya seperti : Ibu Nani Wijaya, Ibu Sonya, Ibu Desy Leny, Ibu Yenti Sofia, Ibu Rahayu, Ibu Nurhayati, Ibu Widiastuty, Ibu Titik Suparti, Ibu Wanda, Ibu Karolina W.Ukakale, Ibu Fitria, Ibu Suhana, Ibu Sri Rejeki, Bapak M. Amin, Bapak Deden Suhendi, Bapak Gito Ricardo, Bapak Hamiduddin, Bapak Supriyadiningrat, Bapak Didi Mulyanto, dan Perwakilan dari SMAN 53 Jakarta Timur Bapak Yosef sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarpras, Ibu Retno Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.

Ketua Umum DPP Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) Ir.Agung Karang ke awak media membenarkan bahwa pada hari ini telah dilaksanakan rapat persiapan menjelang teknikel metting pada 23 September 2025 besok yang dihadiri para panita, peserta lomba dan para pendamping peserta lomba.

“Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Kami GPIB bisa merayakan ulang tahun yang ke 3 sekaligus memperingati hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025 dimana kebetulan sekali SMAN 53 adalah sekolah yang pertama kali sebagai sekolah laboratorium Pancasila, dimana selain mendidik ilmu pengetahuan juga mendidik Karakter Pancasila agar berakhlak bermorah dan berbudi pekerti yg luhur sesuai dengan butir butir yang terkandung dalam Pancasila,” tutur Agung Karang.

Lebih lanjut Ir. Agung Karang mengatakan GPIB lahir dan berkembang sangat pesat dengan target sebelum 2029 sudah berdiri di 38 Provinsi, dimana sesuai AD & ART
Bab V Pasal 9 tentang Kepengurusan dimana Provinsi Provinsi akan membentuk dan melantik pengurus Kabupaten/ Kota. Selanjutnya Kabupaten/Kota membentuk dan melantik Kecamatan dan terakhir Kecamatan akan membentuk dan melantik Kelurahan/ Desa.

“Diharapkan GPIB rampung bisa menaungi 300.000 lebih sekolah sekolah dari Sabang sampai Merauke. Karena Tag line GPIB “Majunya Suatu Bangsa dimulai dari Pendidikan” maka saya optimis Menuju Indonesia Baru
Indonesia Emas di tahun
2045,” tandas Agung Karang.

Jakarta, JSNews – Tepat pada tanggal 1 Oktober 2025 nanti, Organisasi Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) merayakan HUT nya ke 3 yang wacananya akan diisi dengan lomba cerdas cermat yang akan diikuti para siswa siswi setingkat SMA klas XII dan dihadiri oleh Ibu Nahdiana, S.Pd., M.Pd sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan lomba cerdas cermat tersebut akan dilaksanakan bertempat di SMAN 53 Jakarta, Jl. Cipinang Jaya II, RT.3/RW.9, Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur.

Perlombaan tersebut merebutkan Tropi, Piagam Penghargaan, dan sejumlah uang pembinaan.

Sebagai tim juri pada perlomban cerdas cermat tersebut direncanakan berasal dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Dinas Kebudayaan provinsi DKI Jakarta, Kesbangpol DKI Jakarta dan Pengurus DPP GPIB.

Dalam rangka untuk mematangkan kegiatan, Para Pengurus dan Panitia Acara dari Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) yang dipimpin oleh Ketua Umum DPP GPIB Ir.Agung Karang dan Ketua DPW GPIB DKI Jakarta yang juga sebagai Ketua Panitia Acara Dandy Capryanto H.SH,MH serta Wakil Ketua Panitia Acara yang juga Ketua GPIB Jakarta Timur Bapak M. Amin, Ibu Nani Wijaya, Ibu Sonya, Ibu Desy Leny, Ibu Yenti Sofia, Ibu Rahayu dan Bapak Edi Dwiyanto S Erfan Nurali & Titik Suparti bersama
Kepala sekolah SMAN 53 Jakarta, Ibu Dra Herawati Sihombing, M.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarpras Bpk Yosef, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum ibu Retno dan Guru SMAN 53 Bpk Yusuf mengadakan rapat di ruang Komputer SMAN 53. Hari Jumat, (19/09/2025).

Dalam rapat dibahas Round down acara, tentang persiapan teknis lomba, persiapan materi lomba, peraturan lomba dan penunjukan juri lomba.
Rencana Teknikel meeting yaitu kehadiran peserta lomba dan guru pendamping dari 6 wilayah Se DKI JAKARTA akan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 23 September 2025
Bertempat di Aula SMAN 53.
Ir.Agung Karang selaku Ketua Umum Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) yang juga sebagai Ketua Komite Sekolah SMAN 53 mengatakan
“Dalam rangka HUT GPIB yg ke 3 pada tanggal 1 Oktober 2025 dan Memperingati Hari Kesaktian Pancasila maka GPIB mengadakan kegiatan LOMBA CERDAS CERMAT yang akan rutin diadakan tiap tahun. Suatu kehormatan Lomba cerdas cermat untuk tahun ini akan dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta
Bpk Rano Karno, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
Ibu Nahdiana, M.Pd,
Bpk Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Kepala Badan KESBANGPOL Provinsi DKI Jakarta, Kasudin Wilayah 1 & 2 Jakarta Timur dan tamu undangan lainnya” ucap Agung Karang.
Lebih lanjut dikatakan GPIB walau baru berusia 3 tahun sudah banyak berkiprah dengan kegiatan kegiatan dalam dunia Pendidikan dan selalu bersinergi dengan Pemerintah untuk memberi kajian kajian masukan usul dan saran sesuai Tujuan didirikannya GPIB yaitu
Menggerakkan peran serta seluruh lapisan masyarakat dalam Pendidikan untuk mewujudkan Indonesia Baru.
Tag line nya GPIB yaitu
Majunya suatu Bangsa dimulai dari Pendidikan” Ucap Agung Karang.
Sedangkan Ketua Panitia
Dandy Chapryanto,H. SH,MH yang juga sebagai Ketua DPW GPIB PROVINSI DKI JAKARTA Mengatakan
“Kesiapan Panitia harus mantap perfek untuk itu Mohon dukungan dan arahannya dari Kepala Sekolah, para wakil kepala sekolah SMAN 53
Apalagi yang akan hadir Ibu Nahdiana dan Bpk Wakil Gubernur Rano Karno ” ucap Dandy.

Jakarta – JSNews

Pelayanan publik di Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta kembali menuai sorotan tajam dari masyarakat. kali ini oleh Kerukunan Orang Betawi (KERABAT) mengeluhkan lambannya proses administrasi serta kurangnya transparansi dalam pelayanan. KERABAT telah mengirimkan surat yang hingga saat ini belum ditanggapi dengan serius.
Kerabat menilai, pelayanan yang diberikan kerap berbelit-belit dan tidak sesuai standar waktu yang telah ditentukan.

Sebelumnya KERABAT telah mengirim surat pada 11 Agustus 2025. Dikarenakan tidak ada tanggapan, KERABAT mengirimkannya kembali pada 10 September 2025 yang sampai saat ini surat tersebut belum mendapat respon.

Mohamad Febi, Ketua KERABAT saat ditemui tim media sangat menyesalkan pelayanan publik di Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

Sesuai dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik dinyatakan bahwa Pelayanan Publik merupakan kegiatan atau rangkaian dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan penyelenggara pelayanan publik.

“Sudah lebih dari 5 pekan surat kami tidak direspon. Kami mengirim 2 surat yang sama dan keduanya ada bukti tanda terima.” Ucap Febi saat ditemui tim media.

Lanjut kata Febi, “kami kecewa dengan pelayanan Dinas Lingkungan Hidup yang bertolak belakang dengan janjinya Gubernur bahwasanya Pemprov DKI Jakarta dan jajarannya siap bekerjasama dengan masyarakat dan menerima informasi atau masukan dari masyarakat demi kemajuan kota Jakarta. Jangan sampai hal ini merusak citra dan program Gubernur DKI Jakarta. berharap pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh dan membenahi kualitas pelayanan di Dinas Lingkungan Hidup, agar benar-benar hadir sebagai institusi yang melindungi kepentingan lingkungan dan masyarakat.

Jakarta Utara, JNews – Babinsa Koramil 06/Kelapa Gading bersama anggota PPSU Kelurahan Pegangsaan Dua melaksanakan kegiatan Bakti TNI dengan membersihkan lingkungan pasar tradisional di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kamis (18/09/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya nyata menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan tertib. Sinergi antara TNI dan aparatur kewilayahan menjadi bukti kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di pasar tradisional.

Melalui aksi gotong royong ini, diharapkan tumbuh semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, sehingga pasar tradisional tetap terjaga kebersihannya dan menjadi ruang aktivitas ekonomi yang sehat bagi warga.

Humbang Hasundutan-JSNews



17 September 2025 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Humbang Hasundutan kembali menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud nyata kepedulian kepada masyarakat. Kali ini, bantuan difokuskan kepada anak-anak yatim piatu yang berada di sekitar wilayah Rutan.

Kepala Rutan Humbang Hasundutan, Ucok P. Sinabang, didampingi Kepala KPR Herinal Simamora, Kasubsi Pelayanan Tahanan Richard Lumbantoruan, Kasubsi Pengelolaan Iwan, serta jajaran petugas Rutan, menyerahkan langsung sebanyak 50 paket bantuan di Masjid Barangan Sihite. Bantuan tersebut berupa paket sembako yang terdiri dari beras, gula, mie instan, dan minyak goreng.

Dalam sambutannya, Karutan Humbang Hasundutan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemberian bantuan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial dan dukungan Rutan bagi masyarakat.

“Bakti sosial ini menjadi wujud nyata komitmen Rutan Humbang Hasundutan dalam berdampak langsung kepada masyarakat sekitar. Hal ini selaras dengan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta visi misi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI,” ujar Ucok.

Melalui kegiatan sosial ini, Rutan Humbang Hasundutan berharap dapat terus berkontribusi positif serta mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.

Rahmat Hidayat
( Wakil Pimpred )

Bogor, JSNews | 17 September 2025 – Media Independen Online (MIO) Indonesia Provinsi DKI Jakarta resmi menetapkan Gito Riko Ricardo atau yang akrab disapa Edo, sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) MIO Indonesia DKI Jakarta periode 2025–2030. Penetapan dilakukan melalui Kongres Wilayah (Kongreswil) II, yang berlangsung pada 17–18 September 2025 di Hotel Kartika & Resort, Cisarua – Puncak, Bogor.

Kongreswil II ini dihadiri oleh empat dari enam pengurus daerah (DPD) di lingkungan DPW MIO Indonesia DKI Jakarta, yakni DPD Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Kepulauan Seribu, serta perwakilan DPP MIO Indonesia. Sementara dua DPD lainnya, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, berhalangan hadir namun tetap menyampaikan dukungan.

Kongreswil II digelar sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan setelah Ketua MIO DPW DKI Jakarta periode 2021–2025, Ir. Agung Karang, resmi ditarik ke kepengurusan DPP MIO Indonesia sebagai Wakil Ketua Umum.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Taufiq Rahman, salah satu pendiri MIO Indonesia, didampingi oleh Dr. Anto Suroto selaku Dewan Pembina DPP MIO Indonesia, AYS Prayogie selaku Ketua Umum DPP MIO Indonesia, dan Ir. Agung Karang sebagai Ketua DPW demisioner.

Dalam forum tersebut, peserta kongres secara aklamasi memilih Gito Riko Ricardo sebagai Ketua DPW MIO Indonesia Provinsi DKI Jakarta periode 2025–2030.

Pendiri MIO Indonesia, Taufiq Rahman, menegaskan bahwa MIO harus mampu beradaptasi dengan perkembangan digital.

“Kami berharap ke depan MIO bisa menjadi bagian dari Dewan Pers, sehingga dapat berperan lebih produktif dan aktif di bidang pers,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Pembina DPP MIO Indonesia, Dr. Anto Suroto, menekankan pentingnya adaptasi terhadap teknologi.

“Siapapun pemimpinnya harus wajib didukung. Kongres ini adalah langkah tepat untuk menghadirkan kepemimpinan baru yang mampu beradaptasi dengan era digital,” tutur Anto.

Ketua Umum DPP MIO Indonesia, AYS Prayogie, menyampaikan bahwa Kongreswil II merupakan amanat Anggaran Rumah Tangga (ART) organisasi.

“Hari ini kita telah melaksanakan amanat pasal 29 ART tentang kepengurusan wilayah. Forum berjalan sukses, memenuhi korum, dan menjadi bukti sahnya regenerasi kepemimpinan di DPW MIO Indonesia DKI Jakarta,” jelasnya.

Ketua DPW MIO DKI Jakarta periode 2021–2025, Ir. Agung Karang, menyatakan dukungannya bagi kepengurusan baru.

“Kepemimpinan boleh berganti, namun semangat kebersamaan dan profesionalisme harus tetap dijaga. Saya siap bersinergi untuk memperjuangkan nama baik MIO Indonesia demi kemajuan organisasi dan kesejahteraan anggota,” ungkapnya.

Dalam pernyataan usai terpilih, Gito Riko Ricardo menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan.

“Empat DPD ditambah dukungan dari dua wilayah lainnya mempercayakan kepemimpinan ini kepada saya. Langkah awal kami adalah menyusun struktur kepengurusan baru dalam dua minggu ke depan, lalu melakukan audiensi dengan mitra strategis di DKI Jakarta. Selanjutnya, kami akan menata kembali kepengurusan di tingkat DPD dan Kabupaten/Kota, agar roda organisasi berjalan solid hingga ke akar,” tegasnya.

Kongreswil II MIO Indonesia DKI Jakarta ini tidak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi menjelang Hari Ulang Tahun MIO Indonesia pada November mendatang. Dengan terpilihnya kepemimpinan baru, diharapkan MIO Indonesia DKI Jakarta semakin solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam dunia pers di era digital.

Jakarta, JSNews – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, BRI Kantor BO Rasuna Said menggelar kegiatan khusus sebagai bentuk apresiasi kepada para nasabah. Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan kembali komitmen BRI dalam memberikan layanan yang terbaik, mudah diakses, serta terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Corporate Banking BRI, Bapak Riko Tasmaya, RFTH BRI Region 7, Bapak Riadi Arief Aladin, serta BOH BRI Rasuna Said, Bapak Tommy Salasah. Kehadiran jajaran manajemen BRI menjadi bukti nyata perhatian perusahaan dalam menjaga kualitas layanan sekaligus memperkuat hubungan dengan para nasabah setia.

“Peringatan Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bahwa nasabah adalah mitra utama dalam perjalanan BRI. Oleh karena itu, seluruh insan BRI harus senantiasa memberikan layanan terbaik, sehingga BRI tidak hanya hadir sebagai bank, tetapi juga sebagai mitra terpercaya yang memberi makna bagi Indonesia,” demikian disampaikan oleh jajaran manajemen dalam acara tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, manajemen BRI juga memberikan arahan kepada seluruh insan BRI Rasuna Said untuk senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, serta meningkatkan kinerja dalam melayani nasabah. Dorongan ini selaras dengan upaya BRI untuk terus menghadirkan pelayanan yang prima, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Melalui momentum ini, BRI Rasuna Said menegaskan komitmennya untuk terus dekat dengan nasabah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menghadirkan solusi keuangan inklusif yang mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.