JAKARTA, JSNews – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, warga RW 03 Rawadas, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, menggelar lomba karnaval antar-RT dan fashion show bertema budaya Nusantara, Sabtu (30/8/2025).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Lurah Pondok Kopi, M. Hardi Ananda, S.STP., M.UAP., yang diwakili oleh Sekretaris Kelurahan (Sekel) Pondok Kopi, Nani Yuslina. Karnaval dimulai dari TPU Malaka 2 dan berakhir di Kantor Sekretariat RW 03. Warga kemudian melanjutkan dengan lomba fashion show yang menampilkan berbagai pakaian adat dari seluruh daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Nani Yuslina menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga RW 03, khususnya dari RT 01 hingga RT 010, dalam menyukseskan perayaan kemerdekaan tahun ini.

“Kelurahan Pondok Kopi sangat mengapresiasi semangat warga RW 03. Kegiatan ini sangat luar biasa. Mulai dari lomba-lomba, karnaval, hingga fashion show. Semua warga terlibat aktif, termasuk jajaran RT, RW, LMK, dan FKDM. Harapan kami, ke depan kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dengan lebih kompak dan solid,” ujar Nani.

Ketua RW 03 H. Suryadi mengatakan, kegiatan ini merupakan hasil dari inisiatif warga dan pengurus RT.

“Kami sebagai pengurus RW merasa sangat bangga dan senang dengan semangat warga dan RT. Semua ini murni berasal dari ide dan usaha warga. Kami hanya mendukung dan memfasilitasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua LMK RW 03, Muhammad Subur, S.H., menjelaskan bahwa fashion show yang digelar menampilkan berbagai suku bangsa di Indonesia.

“Ada sekitar 10 suku yang ditampilkan hari ini. Warga RW 03 menunjukkan kebolehannya, baik dari segi pakaian adat, makanan khas, hingga kesenian tradisional. Ini membuktikan bahwa meskipun Indonesia memiliki keberagaman, kita tetap satu dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika,” katanya.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua LMK Kelurahan Pondok Kopi, Drs. Ega Arimurti, Ketua RW 03 H. Suryadi, serta Ketua LMK RW 03 Muhammad Subur, S.H. dan para Ketua RT.

Rangkaian acara HUT ke-80 RI di RW 03 Rawadas ini rencananya akan ditutup dengan malam puncak yang dimeriahkan oleh berbagai hiburan dan kegiatan warga.

banner 468x60

Jakarta Utara, JSNews – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Komandan Kodim 0502/Jakarta Utara, Kolonel Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.(Han)., M.I.Pol., bersama jajaran melaksanakan patroli wilayah di sekitar Jakarta Utara, Jumat (29/08/2025).

Kegiatan patroli ini dilaksanakan sebagai upaya preventif untuk memastikan situasi kondusif tetap terjaga, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di wilayah Jakarta Utara.

Kolonel Inf Dony Gredinand menyampaikan bahwa patroli rutin ini merupakan wujud komitmen TNI AD, khususnya Kodim 0502/JU, dalam mendukung terciptanya keamanan wilayah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat semakin tenang dalam beraktivitas serta turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan sekitar.

Jakarta, JSNews – 29 Agustus 2025 — Brimob Polda Metro Jaya menggelar shalat ghaib dan doa bersama di Masjid At-Taubah, Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun, Jakarta Pusat. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan personel dari unsur Brimob, TNI, dan masyarakat sekitar sebagai bentuk doa dan penghormatan bagi almarhum Affan Kurniawan yang telah berpulang.

Pelaksanaan Ibadah shalat Ghaib berlangsung khidmat dengan shaf yang dipenuhi jamaah dari berbagai elemen, menunjukkan kekompakan dan solidaritas antar lembaga negara serta masyarakat. Shalat ghaib ini juga menjadi momen spiritual untuk mendoakan mereka yang wafat dalam pengabdian maupun musibah.

Turut hadir dan ikut melaksanakan shalat ghaib, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., bersama jajaran perwira dan personel Brimob lainnya. Dansat Brimob menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati, serta penguatan nilai kemanusiaan dan kebersamaan.

“Kegiatan ini adalah bentuk penghormatan terakhir dan doa kami bagi almarhum. Kami berdoa agar mereka mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Kombes Pol Henik Maryanto usai pelaksanaan shalat ghaib.

Pelaksanaan kegiatan ini berjalan tertib dan lancar dengan pengamanan dari internal Brimob. Para jamaah tampak khusyuk mengikuti rangkaian ibadah, yang juga diisi dengan doa bersama.

Sinergi TNI–Polri dan Masyarakat

Kegiatan ini juga mencerminkan soliditas dan sinergi antara TNI dan Polri, khususnya dalam kegiatan sosial keagamaan. Hadirnya masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan kepercayaan publik terhadap institusi keamanan yang terus hadir dalam setiap momen kebersamaan, termasuk dalam suasana duka.

Brimob Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus menjadi pelindung dan pelayan masyarakat, tak hanya dalam tugas keamanan, namun juga dalam aspek sosial, kemanusiaan, dan spiritual.

Jawa Timur, JSNews – Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) bersama Polda Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya menggelar doa bersama untuk mengenang Affan Kurniawan yang wafat saat unjuk rasa di Jakarta. Sebanyak 1.000 lilin juga dinyalakan dalam acara itu.

Doa bersama ini digelar di Markas Polda Jatim, Surabaya. Salah satu driver ojol Jatim, Agus Ardianto, mendukung rekan ojol lain dan mengajak untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif.

“Saya menangis melihat kejadian itu. Kami meminta keadilan. Kami juga mengapresiasi Bapak Kapolda Jawa Timur beserta jajarannya yang memfasilitasi kegiatan ini,” kata Agus, dilansir Antara, Jumat (29/8/2025).

Driver ojek online lainnya, Rico, menegaskan komunitas ojol Jawa Timur tetap berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah meski diliputi rasa duka.

“Kami akan tetap taat dan kondusif dalam melaksanakan kegiatan ini. Salam perjuangan, salam satu aspal,” ujar Rico.

Selain aksi menyalakan lilin, para pengemudi ojol bersama pejabat Polda Jawa Timur dan jajaran Kodam V/Brawijaya turut memanjatkan doa agar almarhum Affan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Affan. Dia menyampaikan proses hukum terhadap oknum aparat dipastikan berjalan secara transparan.

“Saat ini sudah ada sekitar tujuh orang yang diperiksa. Kami tegaskan penegakan hukum tetap dilakukan sesuai prosedur,” kata Nanang.

Nanang menegaskan bahwa Polri berkomitmen menyelesaikan perkara tersebut secara terbuka. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan di Jawa Timur.

“Kita percaya perdamaian hanya bisa terwujud dengan keadilan. Mari kita bergandengan tangan, memperkuat komunikasi, dan membangun energi positif,” katanya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dalam aksi solidaritas tersebut.

“Semoga doa yang kita panjatkan dikabulkan Allah SWT, dan semoga kita senantiasa diberi petunjuk, perlindungan, serta keberkahan,” tuturnya.

Jakarta, JSNews | Organisasi Masyarakat Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Jakarta Timur mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan serta kondusivitas wilayah Jakarta Timur di tengah dinamika situasi yang berkembang saat ini Di Jakarrta..

“Melihat kondisi Jakarta saat ini, kami mengajak anggota Bang Japar dan warga masyarakat untuk berkomitmen menjaga lingkungan kita agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ungkap Musa Marasabessy Komandan Bang Japar Jakarta Timur

Musa Marasabessy menegaskan bahwa sinergi antara masyarakat dan seluruh elemen sangat penting demi menciptakan situasi yang harmonis. Selain itu, pihaknya juga berharap agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu Keamanan dan ketertiban.

“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa melindungi wilayah kita dan seluruh masyarakat Jakarta Timur Dan Jakarta Pada Umumnya.

Pegunungan Bintang, JSNews – Personel Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz melaksanakan patroli rutin sekaligus menyambangi masyarakat di Distrik Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat (29/8/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan serta mempererat hubungan dengan warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, personel Ops Damai Cartenz juga berdialog langsung dengan masyarakat dan aparatur kampung. Suasana keakraban tercipta saat warga menyambut baik kehadiran aparat keamanan yang datang untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli dan silaturahmi dengan masyarakat merupakan strategi penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah pegunungan Papua.

“Pendekatan yang humanis menjadi kunci. Kami ingin masyarakat merasa aman sekaligus menjadi mitra dalam menjaga ketertiban,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan patroli semacam ini juga bertujuan membangun komunikasi yang lebih dekat antara aparat keamanan dan masyarakat.

“Dengan komunikasi yang baik, kami berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu yang menyesatkan, serta semakin berperan aktif mendukung terciptanya Papua yang damai,” jelasnya.

Satgas Ops Damai Cartenz berkomitmen terus melakukan langkah-langkah persuasif dan dialogis di berbagai wilayah, guna menciptakan suasana aman, damai, serta mendorong pembangunan di Bumi Cenderawasih.

Jakarta, JSNews — Polri memastikan penanganan kasus kematian Afan, driver ojek online yang menjadi korban dalam insiden tertabraknya kendaraan taktis (rantis) Brimob, dilakukan secara transparan dan profesional.

Divisi Propam Polri telah mengambil alih proses pemeriksaan dan akan melaksanakan penyelidikan di Mabes Polri untuk memastikan penanganan kasus berjalan sesuai prosedur.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pimpinan Polri dalam menindaklanjuti insiden tersebut.

“Perlu kami sampaikan terkait perkembangan terhadap saudara kita, almarhum Afan. Untuk saat ini, proses telah dilakukan oleh Divisi Propam Polri dan rencana proses pemeriksaan akan diberlangsungkan di Mabes Polri,” ujar Brigjen Trunoyudo saat Doorstop di Mabes Polri, Jumat (29/8/2025).

Lebih lanjut, Brigjen Trunoyudo menekankan bahwa Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan agar proses penyelidikan berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel.

“Tentunya ini sebagai wujud komitmen pimpinan Polri. Bapak Kapolri akan menindaklanjuti seluruh proses ini dan memastikan semuanya berjalan sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Polri juga menyampaikan ungkapan duka cita mendalam kepada keluarga korban.

“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya saudara Afan. Hari ini juga kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan yang sedang berlangsung,” tambah Brigjen Trunoyudo.

Divisi Propam Polri tengah memeriksa sejumlah anggota yang diduga terlibat dan melakukan koordinasi dengan satuan Brimob serta pihak eksternal untuk memastikan penanganan kasus ini terbuka dan akuntabel.

Polri berkomitmen memberikan informasi terbaru kepada publik secara berkala terkait perkembangan kasus ini.

Jakarta Pusat, JSNews — Sebuah video yang sempat viral di media sosial memperlihatkan sekelompok orang berlarian di area pertokoan dan disertai narasi yang menyebut peristiwa itu terjadi di Mall Atrium Senen, Jakarta Pusat. Namun, pihak kepolisian memastikan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar alias hoaks.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa setelah dilakukan pengecekan langsung, lokasi kejadian dalam video bukan di Mall Atrium Senen, melainkan di Menara BNI Pejompongan, Tanah Abang, dan peristiwa itu terjadi pada Kamis tanggal 28 Agustus 2025 sekitar pukul 17.30 WIB.

“Kami sudah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Kami pastikan bahwa video tersebut bukan terjadi di Mall Atrium Senen. Itu hoaks. Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas asal-usulnya,” tegas Kombes Susatyo dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).

Ia menambahkan, Mall Atrium Senen pada hari Jumat, 29 Agustus 2025, diketahui tidak beroperasi, sehingga tidak mungkin video tersebut direkam di lokasi tersebut. Dengan demikian, narasi yang menyebut adanya kericuhan di sana sepenuhnya tidak berdasar.

Menurut pihak kepolisian, dalam video tersebut memang tampak adanya kerumunan yang berlarian, namun situasi sebenarnya di Menara BNI Pejompongan pada Kamis sore berlangsung aman dan kondusif, tanpa ada insiden yang mengganggu ketertiban umum.

“Kami imbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan informasi yang tidak valid karena bisa memicu kepanikan. Pastikan untuk selalu mengecek kebenaran informasi sebelum membagikannya,” ujar Kombes Susatyo.

Polres Metro Jakarta Pusat kembali mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas asal-usulnya, serta selalu memverifikasi kebenaran berita melalui sumber resmi seperti kepolisian, pemerintah, atau media yang terpercaya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Jakarta, JSNews – Divisi Humas (Divhumas) Polri menggelar shalat gaib untuk mendoakan almarhum Afan Kurniawan, driver ojek online yang meninggal dunia akibat tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis (28/8/2025).

Diketauhi Alamarhum Affan Kurniawan telah dimakamkan pada hari Jumat(29/09/2025) di TPU Karet Bivak sekitar Pukul 10.30 WIB.

Shalat gaib dilaksanakan di Masjid Divhumas Polri, lantai 3 Gedung Divhumas Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/8/2025), seusai pelaksanaan shalat Jumat. Ibadah tersebut dipimpin oleh Ustad Ali Khalidin.

Kadivhumas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, turut hadir bersama jajaran pejabat utama dan personel Mabes Polri yang sekaligus menjadi jamaah shalat Jumat.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama agar almarhum Afan Kurniawan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Selain itu, jamaah juga memanjatkan doa bagi keselamatan seluruh bangsa Indonesia serta memohon agar persatuan dan kesatuan bangsa senantiasa terjaga dalam nuansa kedamaian.

Jakarta, JSNews– DR (c) Eka Putra Zakran, SH, MH Aktivis Hukum asal Sumatera Utara yang juga Ketua Umum Perkumpulan Advokat Negarawan Indonesia (ADNI) untuk periode 2025–2030 mengencam dan mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan aparat Brimob dalam mengamankan aksi demontrasi yang sedang berlangsung di Jakarta.

Selain itu Eka Putra Zakran menyampaikan rasa belasungkawa nya atas meninggalnya salah satu peserta aksi demonstrasi pada tanggal 28 Agustus 2025 di Jakarta, yaitu salah seorang anggota Ojek Online (Ojol) yang terlindas oleh kendaraan Rantis Brimob Polda Metro Jaya, yang membuat duka yang mendalam kepada seluruh peserta aksi demonstran.

“Saya monitor dan memperhatikan, mengamati sampai detik ini, di Jakarta aksi-aksi oleh para demonstran masih berlangsung di sejumlah titik, di jalan-jalan protokol, menyayangkan bahwa apa yang dilakukan oleh personil dari Brimob tersebut yang telah mengamankan aksi unjuk rasa pada malam tadi, cukup berlebihan. Sangat represif terhadap masyarakat, terhadap rakyat, menandakan bahwa SOP tidak berjalan efektif, sejatinya peristiwa meninggalnya anggota masyarakat berupa OJOL ini tidak perlu terjadi, tidak harus terjadi, tapi faktanya pada malam hari ini menjadi viral, menjadi atensi publik, Sehingga membuat para demonstran semakin beringas,” tutur Eka Putra Zakran yang akrab disapa dengan Epza tersebut.

“Kemudian sampai saat ini sejumlah masyarakat, utamanya para gabungan OJOL, Sedang berada dan mengepung Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat,” imbuhnya.

Lebih lanjut Epza mengutuk, mengecam keras tindakan dari sejumlah oknum aparat Kepolisian yang telah berlaku arogan, kasar, kemudian berlebihan dalam rangka menertibkan masyarakat.

“Sebab itu, dari lubuk hati yang paling dalam, Saya menyatakan bahwa tindakan-tindakan para aparat tersebut harus diberi sanksi tegas karena sudah beringas sekali dalam rangka menertibkan masyarakat,”ujarnya.

“Tadi malam sudah saya sampaikan dalam pernyataan respons saya juga, sekira-kira agar aparat kepolisian itu humanis, menjadikan masyarakat sebagai mitra sahabat, bukan sebagai lawan, bukan sebagai musuh. Ini kan orang diberi kebebasan untuk menyampaikan pendapat, itu dilindungi oleh undang-undang, “terang nya.

Lebih lanjut Epza mengatakan Oleh karena itu, sejatinya aparat kepolisian bersikap dan bertindak itu secara humanis. Sebab itu, apa yang terjadi tadi terhadap anggota OJOL menyebabkan meninggal karena terlindas, ini perlu menjadi catatan khusus, harus digarisbawahi oleh Pemerintah, oleh Negara, oleh aparat Kepolisian, Bapak Kapolri, Bapak Presiden, menandakan bahwa rakyat sebetul-betul sudah jenuh atas keadaan ini, Sehingga demonstrasi tampaknya tidak akan pernah berhenti dan volumenya akan terus meningkat.

“Sebab itu, saya memberi pendapat ini sepertinya Kepolisian ini memang harus dikembalikan kepada institusi ABRI, institusi TNI, karena sudah kebablasan memberikan tindakan-tindakan terhadap para demonstran. Para demonstran adalah warga negara Indonesia, masyarakat, rakyat, sejatinya dilindungi, diberi ruang untuk dia bisa menyampaikan pendapat, kemudian dilindungi jiwanya. Ini justru aparat bertindak represif, sehingga mengakibatkan ada yang meninggal dunia. Sementara negara tidak bertindak dalam rangka untuk meresponya, dalam rangka menyahuti aspirasi publik yang berkembang saat ini,”ucapnya.

“Sejatinya peristiwa-peristiwa kekerasan, peristiwa-peristiwa beringas seperti tadi malam, tidak perlu terjadi di negara hukum, di negara yang demokratis, di Negara Republik Indonesia yang demokratis ini. Semua bebas untuk menyampaikan pendapat, Sebab itu aparat kepolisian sungguh sangat berlebihan, sangat kasar, sangat beringas, Ini harus diberi sanksi tegas kepada seluruh para pelakunya, dipecat,” tegasnya.

Epza juga memohon Kepada Presiden Republik Indonesia dan Kapolri harus memperhatikan secara serius dan menindak tegas para pelaku yang di lapangan, karena sikap-sikap yang terjadi di lapangan tidak mencerminkan sama sekali sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat.

“Mestinya antara pemerintah aparat kepolisian itu bertindak sebagai pelayan, pelindung masyarakatnya, bukan justru membunuhnya. Membunuh ini artinya sudah melewati jalurnya, sudah melewati SOP, (Standard Operational Procedure), Sebab itu para pelaku seluruhnya harus dipecat, ditindak tegas, diberi sanksi tegas, Sehingga tidak perlu terjadi hal-hal sedemikian lagi pada kedepannya. Pada besok hari masyarakat harus dilindungi,” ujarnya.

“Saya dari relung hati yang paling dalam cukup prihatin kepada keluarga besar OJOL, teruslah teman-teman berjuang menyampaikan aspirasinya terkait dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang dinilai memang tidak pro-rakyat, khususnya kepada Para Wakil Rakyat DPR yang menjadi problemnya, menjadi isu terakhir karena mendapatkan tunjangan-tunjangan yang berlebihan. Sebab itu wajar kalau masyarakat keberatan dan ini harus ada tindakannya” bener Epza.

Eka Putra Zakran, SH, MH yang juga merupakan Wakil Ketua PD Muhammadiyah Medan yang membidangi masalah Hukum, HAM dan Politik tersebut memohon kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto supaya turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini.

“Tolonglah Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto jangan hanya banyak berpidato, Sementara masyarakat sekarang merasa tertindas, Jangan sampai terjadi kacauan-kekacauan yang lebih masif menyeluruh, sehingga negara tidak stabi, kacau. Kepada Bapak Kepori, tolonglah diamankan seluruh anggota-anggota itu, ditindak tegas, jangan ada pembiaran-pembiaran karena memang sudah kebablasan pengamanannya sehingga mengakibatkan ada masyarakat yang meninggal,” kata Epza.

“Kita ini prihatin, Sementara kita tahu bahwa menyampaikan pendapat berkumpul berserikat, menyampaikan pendapat di depan umum adalah merupakan hak setiap warga negara dijamin dan dilindungi oleh undang-undang, di mana sekarang pemerintah, di mana Polisi melindungi masyarakat. Fakta yang kita lihat hari ini dari sejumlah media sangat masif, bahwa anggota kepolisian telah menghilangkan nyawa daripada anggota ojek online. Ini sekarang ini perlu pembenahan secara serius agar aparat kepolisian lebih humanis jangan represif, saya sudah katakan tadi malam itu jangan arogan, masyarakat adalah sahabat, jangan jadikan masyarakat sebagai musuh,” tandasnya.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.