Jakarta, JSNews – Polri menggelar pelepasan purna tugas Komjen Pol. (Purn) Ahmad Dofiri di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo didampingi Wakapolri Komjen Pol. Drs. Dedi Prasetyo.

Kegiatan ini dihadiri seluruh pejabat utama (PJU) Mabes Polri dan Kapolda se-Indonesia serta ribuan personel Polri. Pelepasan purna tugas ini merupakan tradisi sebagai bentuk penghormatan kepada putra terbaik Polri yang memasuki masa pensiun.

Jenderal Sigit pun menyampaikan terima kasih kepada Komjen Pol. Dofiri atas dedikasinya di Korps Bhayangkara. Baginya, Komjen Pol. Dofiri adalah sosok dengan dedikasi penuh terhadap institusi Polri.

“Dalam kesempatan ini tentunya sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Pak Dofiri karena saya tahu bahwa beliau memiliki kemampuan yang sangat luar biasa dan yang menonjol dari beliau adalah beliau selalu mengutamakan kepentingan organisasi daripada kepentingan pribadi,” jelas Jenderal Sigit, Selasa (19/8/25).

Diakui Jenderal Sigit, dirinya adalah salah satu yang mengidolakan sosok Komjen Pol. Ahmad Dofiri. Dijelaskan Kapolri, dengan jabatan yang pernah diemaban Komjen Pol. Dofiri, banyak sekali tugas-tugas yang dibantunya sehingga meringankan Jenderal Sigit.

“Dan saya tentunya ucapan saya ini tidak hanya dari mulut tapi juga dari hati, karena saya betul-betul merasakan bantuan beliau” ungkap Kapolri.

Lebih lanjut disampaikan Jenderal Sigit, dirinya meyakini di manapun Komjen Pol. Dofiri berada akan menjadi Bhayangkara yang selalu terus memberikan terbaik. Kapolri pun berharap di manapun Komjen Pol. Dofiri berada bisa terus memberikan sumbangsi kepada Polri.

“Karena memang yang berpisah hanyalah masalah posisi dan jabatan, namun jiwa-jiwa dan Bhayangkara sejati yang sudah ternanam di dalam diri Pak Dofiri, saya kira akan terus melihat di manapun beliau berada,” ujar Kapolri.

banner 468x60

Jakarta, JSNews – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melantik dan melakukan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat tinggi Polri, Selasa (19/8/2025). Mutasi jabatan ini bertujuan untuk penyegaran organisasi sekaligus optimalisasi kinerja Polri dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

Dalam upacara yang berlangsung di Mabes Polri, Komjen Pol Drs. Wahyu Widada, M.Phil. resmi dilantik menjadi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Selain itu, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K. juga dilantik sebagai Kapolda Sulawesi Barat.

Sementara itu, sejumlah pejabat tinggi Polri melaksanakan serah terima jabatan. Komjen Pol Wahyu Widada yang sebelumnya menjabat Kabareskrim, kini digantikan oleh Komjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si., yang sebelumnya menjabat Kabaintelkam Polri. Posisi Kabaintelkam kemudian dipercayakan kepada Komjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., yang sebelumnya menjabat Astamaops Kapolri.

Jabatan Astamaops Kapolri kini ditempati oleh Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., yang sebelumnya menjabat Kabaharkam Polri. Untuk posisi Kabaharkam Polri diisi oleh Irjen Pol Karyoto, S.I.K., yang sebelumnya merupakan Kapolda Metro Jaya. Jabatan Kapolda Metro Jaya kemudian digantikan oleh Irjen Pol Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si.

Selain itu, posisi Kadivhubinter Polri turut mengalami pergantian. Irjen Pol Dr. Krishna Murti, S.I.K., M.Si. digantikan oleh Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H. Pergantian juga terjadi pada sejumlah kapolda di daerah, antara lain Kapolda Kalimantan Utara, Gorontalo, Maluku, Banten, dan Aceh.

  • Kapolda Kaltara: dari Irjen Pol Hary Sudwijanto kepada Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.
  • Kapolda Gorontalo: dari Irjen Pol R. Eko Wahyu Prasetyo, S.H. kepada Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H.
  • Kapolda Maluku: dari Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan, M.Si. kepada Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.I.K., S.H., M.Si.
  • Kapolda Banten: dari Irjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. kepada Brigjen Pol Hengki, S.I.K., M.H.
  • Kapolda Aceh: dari Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko, S.I.K., M.H. kepada Brigjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M.

Di bidang sejarah Polri, Kapusjarah Polri juga mengalami peralihan dari Brigjen Pol Dr. Idodo Simangunsong, S.E., S.I.K., M.M. kepada Kombes Pol Bagas Uj Nugroho, S.I.K.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menegaskan bahwa rotasi dan mutasi di tubuh Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan kinerja.

“Mutasi jabatan ini adalah hal yang wajar dalam organisasi Polri. Tujuannya untuk penyegaran, peningkatan kinerja, sekaligus penyesuaian kebutuhan organisasi dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin beragam,” ujar Brigjen Trunoyudo.

Ia juga menambahkan, dengan adanya rotasi ini diharapkan setiap pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja yang sudah ada, serta menghadirkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Bekasi Kota,-JSNews



Selasa 19/08/2025
Sebagai wujud kepedulian dan empati terhadap anggota yang tengah mengalami musibah, Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., bersama Waka Polsek, para Kanit, serta perwakilan Bhayangkari, menjenguk salah satu anggotanya yang sedang sakit, yakni AIPTU Nasirudin dari Unit Samapta, di Rumah Sakit Bhakti Kartini, Bekasi Timur, pada Selasa, 19 Agustus 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek menyampaikan doa dan harapan agar AIPTU Nasirudin segera diberikan kesembuhan dan kekuatan untuk kembali beraktivitas seperti sediakala. Selain memberikan dukungan moral, Kapolsek juga menyerahkan tali kasih sebagai bentuk perhatian dan solidaritas keluarga besar Polsek Bekasi Barat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya menjunjung tinggi profesionalitas dalam tugas, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kekeluargaan, kepedulian, dan empati di antara sesama anggota.

SAHSA

Jakarta –JSNews


Selasa 19/08/2025
Polda Metro Jaya menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas dalam rangka pengamanan puncak peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI pada Hari Minggu, 17 Agustus 2025 Lalu
Sejumlah ruas jalan di sekitar Istana Negara dan kawasan Monas akan dialihkan secara situasional menyesuaikan dengan rangkaian acara upacara hingga pesta rakyat.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan, rekayasa arus lalu lintas akan dimulai sejak pagi hari saat pelaksanaan upacara pengibaran bendera di Istana Negara. Rangkaian kirab bendera pusaka dan teks proklamasi dari kawasan Monas menuju Istana akan melewati Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Veteran 3, serta Jalan Medan Merdeka Barat sisi timur.

“Untuk tamu undangan yang menuju Istana, kami harapkan bisa datang lebih awal melalui akses Jalan Medan Merdeka Barat sisi barat, kemudian juga Jalan Juanda dan drop off di sepanjang Jalan Veteran Raya serta Jalan Majapahit,” ujar Komarudin, Sabtu (16/8/2025).

Ia menjelaskan, penutupan jalan akan diberlakukan secara situasional sesuai jadwal kegiatan. Puncaknya pada pukul 11.00 WIB akan digelar pesta rakyat di kawasan Monas yang diperkirakan dihadiri sekitar 100 ribu masyarakat. Sejumlah jalan di kawasan Merdeka dipastikan akan dipadati massa sehingga rekayasa lalu lintas akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Komarudin juga mengimbau masyarakat memanfaatkan transportasi umum. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan tarif khusus transportasi publik pada 17-18 Agustus sebesar Rp 80. “Kantong parkir sangat terbatas. Kami juga melarang juru parkir liar yang bisa menghambat sirkulasi lalu lintas di sekitar Monas,” tegasnya.

Selain itu, pada malam harinya akan digelar karnaval dan pesta rakyat dengan lima panggung hiburan mulai dari Monas, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, hingga Sampoerna Strategic. Karnaval akan melintasi Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, hingga Jalan Sudirman menuju Senayan. “Mulai pukul 19.00 WIB, arus lalu lintas akan dialihkan. Hanya kendaraan umum seperti Transjakarta yang diizinkan melintas,” jelas Komarudin.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo P. Condro menambahkan, ribuan personel akan disiagakan dalam Operasi Merdeka Jaya. Pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup, mengantisipasi berbagai potensi kerawanan mulai dari juru parkir liar, copet, hingga anak hilang.

“Personel sudah kami sebar di sepanjang jalur karnaval dari Monas hingga Sampoerna Strategic. Semua skenario sudah kami siapkan, baik untuk ancaman rendah hingga tinggi, sehingga masyarakat bisa menikmati pesta rakyat dengan aman dan nyaman,” tutur Susatyo.

Puncak rangkaian perayaan akan ditutup dengan pesta kembang api di kawasan Bundaran HI. Polisi berharap masyarakat tetap tertib, mengikuti arahan petugas, dan menggunakan transportasi umum agar perayaan HUT RI ke-80 berjalan lancar.

SAHSA

Kabupaten Bekasi, JSNews – Senin malam, 18 Agustus 2025 pukul 22.30 WIB, Aiptu Eko Priyanto selaku Bhabinkamtibmas Desa Sukatenang melakukan kunjungan dialogis di Pos Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di Kampung Gebang Cabang, RT 001 RW 007, Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh petugas Linmas dan anggota Pokdar Kamtibmas ini bertujuan mempererat sinergi masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tambelang.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan himbauan kepada warga agar selalu waspada terhadap potensi tawuran dan segera melaporkan setiap gangguan keamanan kepada petugas. Selain itu, masyarakat diimbau agar aktif berpartisipasi dalam kegiatan siskamling untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Langkah preventif seperti ini menjadi bagian dari upaya nyata Polri bersama masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan desa di tengah dinamika kehidupan sosial.

Demikian laporan kunjungan Bhabinkamtibmas Desa Sukatenang yang kami sampaikan, sebagai bentuk komitmen menjaga harmonisasi dan keamanan wilayah.

Jakarta, JSNews – Polri menegaskan komitmennya mendukung pencapaian Asta Cita pemerintah melalui peran yang tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga menyentuh aspek strategis yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti ketahanan pangan.

Melalui Satgas Pangan, Polri ikut memastikan distribusi komoditas vital, termasuk jagung, berjalan lancar serta terbebas dari praktik kecurangan, penimbunan, maupun spekulasi harga. Kehadiran aparat di lapangan menjadi jaminan keamanan bagi petani, pelaku usaha, hingga konsumen, sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi nasional.

“Pelaku usaha memiliki jaminan bahwa jalur distribusi lebih tertata. Sementara masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil,” jelas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Senin (18/8/2025).

Dengan demikian, pengawasan distribusi pangan tidak hanya soal penegakan hukum tetapi juga bagian dari sinergi untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pencapaian tujuan Asta Cita.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan visi Asta Cita sebagai pedoman arah kebijakan pembangunan nasional. Sebab itu, diperlukan sinergisitas serta kolaborasi seluruh elemen bangsa.

“Salah satu misi Asta Cita adalah mewujudkan ketahanan pangan nasional, yang tentunya dapat dicapai dengan meningkatkan produktivitas dan memaksimalkan potensi pertanian di dalam negeri” ujar Kapolri.

Puncak Jaya, JSNews – Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 bersama Sat Reskrim Polres Puncak Jaya melaksanakan rekonstruksi ulang olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus penembakan terhadap almarhum Brigpol Ronal M. Enok di Kampung Lima-Lima, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, pada Senin (18/8/2025) sekitar pukul 12.16 WIT.

Dalam kegiatan tersebut, tim penyidik yang dipimpin Kanit Lidik Satgas Gakkum AKP Safri Panterengi menggambarkan kembali posisi korban, pelaku, barang bukti, serta jarak-jarak di sekitar lokasi kejadian.

Olah TKP ini dilakukan guna memperjelas kronologi peristiwa penembakan yang terjadi pada tanggal 21 Januari 2025 lalu sehingga mengakibatkan Brigpol Ronal gugur.

Hasil olah TKP menetapkan sejumlah titik penting, di antaranya, posisi korban saat tergeletak, sepeda motor, helm, serta jerigen berisi minyak tanah milik korban, posisi pelaku Kindiku Tabuni alias Gumbanak saat menembak korban, dan posisi kendaraan yang digunakan oleh pelaku lainnya yakni Konara Enumbi yang telah berhasil ditangkap oleh personel Satgas Ops Damai Cartenz pada Jum’at (15/8/2025) pukul 10.40 WIT di sebuah honai Kampung Usir Depan, Kabupaten Puncak Jaya.

Konara diduga terlibat langsung dalam aksi bersama kelompok KKB pimpinan Bumiwalo Telenggen. Saat ini, yang bersangkutan telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Polres Puncak Jaya.

Tak hanya itu, penemuan barang bukti berupa tiga selongsong peluru kaliber 9 mm dan dua proyektil berwarna kuning emas yang menjadi bagian dari barang bukti penting.

Tim juga mencatat jarak antarposisi dengan detail, mulai dari posisi korban hingga lokasi barang bukti ditemukan. Data tersebut akan memperkuat proses penyidikan dan pembuktian hukum terhadap para pelaku.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H, didampingi Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum secara profesional terhadap kelompok kriminal bersenjata yang kerap menebar kejahatan bersenjata di wilayah Papua.

“Rekonstruksi ini menjadi langkah penting dalam memastikan kejelasan kronologi kejadian, serta menguatkan alat bukti yang ada agar para pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. Satgas Ops Damai Cartenz berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus penembakan terhadap almarhum Brigpol Ronal M. Enok,” ungkap Brigjen Pol Faizal.

Dalam kesempatan yang sama, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh isu-isu provokatif dan tetap bekerja sama dengan aparat keamanan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Puncak Jaya untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Segera laporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan dari kelompok bersenjata. Satgas Ops Damai Cartenz akan terus hadir menjaga keamanan dan melindungi warga,” tegas Kombes Pol Yusuf.

Melalui kegiatan olah TKP rekonstruksi ini, Polri menegaskan kembali komitmennya untuk mengungkap kebenaran secara transparan dan menegakkan hukum secara tegas. Ops Damai Cartenz bersama Polres Puncak Jaya akan terus melanjutkan proses penyidikan hingga seluruh pelaku penembakan Brigpol Ronal M. Enok dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Jayapura, JSNews Tokoh agama Papua, Pendeta Herman Waromi, memberikan apresiasi tinggi kepada Satgas Ops Damai Cartenz atas perannya menciptakan situasi aman dan tenteram di tanah Papua. Pernyataan tersebut disampaikan pada Kamis (14/8/2025).

Menurut Pendeta Herman, kehadiran Satgas Damai Cartenz membawa harapan baru bagi masyarakat Papua untuk hidup dalam kerukunan dan persaudaraan.

“Selaku tokoh agama, saya memberikan apresiasi kepada Satgas Damai Cartenz yang telah hadir di Papua memberikan damai bagi masyarakat Papua,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh terhadap kinerja Satgas Damai Cartenz. Misi mulia menciptakan kedamaian dan kesejahteraan di Papua, kata dia, hanya dapat terwujud melalui kolaborasi semua pihak.

“Mari kita bersama-sama memberikan dukungan penuh kepada Satgas Damai Cartenz. Damai adalah hak setiap anak bangsa, dan menjaga damai adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.

Tangerang Selatan, JSNews – 18 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Forum Mahasiswa Bersatu (FMB) menggelar Rilis dan Kajian bertajuk “Menjemput Keadilan Progresif: Semangat Pembaruan RKUHAP di Era Reformasi Hukum”. Kegiatan ini dilaksanakan di Tangerang Selatan dan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus.

Diskusi ini menjadi ruang refleksi dan tukar gagasan terkait pembaruan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) yang saat ini tengah dibahas oleh DPR RI bersama pemerintah. Momentum kemerdekaan dimaknai sebagai saat yang tepat untuk menyoroti dan mengawal arah perubahan hukum nasional, terutama di bidang hukum acara pidana yang merupakan tulang punggung penegakan keadilan.

“Kami mendukung semangat pembaruan hukum melalui revisi RKUHAP. Ini adalah langkah penting dalam menciptakan sistem peradilan yang lebih adil, humanis, dan berpihak pada hak asasi manusia. Namun, semangat itu harus dibarengi dengan keterbukaan, partisipasi publik, dan kontrol yang kuat dari masyarakat sipil,” ujar Ketua Forum Mahasiswa Bersatu, Muhammad Kemal.

Isu Sentral dalam Pembaruan RKUHAP

Dalam diskusi yang berlangsung dinamis ini, para peserta menyoroti sejumlah poin penting dari draf RKUHAP yang kini tengah digodok di parlemen. Beberapa pembicara mengapresiasi adanya niat untuk menyesuaikan sistem peradilan pidana dengan prinsip keadilan restoratif dan penguatan hak-hak tersangka, seperti pembatasan masa penahanan dan penguatan peran penasihat hukum sejak awal proses pemeriksaan.

Namun demikian, kritik juga muncul terkait sejumlah pasal yang dinilai masih multitafsir dan berpotensi menimbulkan penyalahgunaan wewenang oleh aparat penegak hukum. Salah satu contoh adalah terkait kewenangan jaksa dalam menentukan bukti permulaan, serta pasal-pasal yang dinilai dapat melemahkan prinsip due process of law.

Sejumlah pakar hukum yang dirujuk dalam diskusi ini juga menekankan pentingnya uji publik yang lebih luas, serta harmonisasi dengan regulasi lain agar tidak terjadi tumpang tindih atau ketimpangan dalam implementasinya di lapangan.

Pernyataan Sikap Forum Mahasiswa Bersatu

Sebagai hasil dari diskusi ini, Forum Mahasiswa Bersatu bersama para peserta menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:

  • Menyambut baik semangat pembaruan hukum acara pidana melalui RKUHAP sebagai bagian dari reformasi sistem hukum nasional yang lebih berkeadilan dan berpihak pada hak asasi manusia.
  • Mengawal secara kritis proses pembahasan dan pengesahan RKUHAP oleh DPR RI dan pemerintah, serta mendorong keterlibatan publik yang lebih luas dalam setiap tahapan legislasi.

Forum Mahasiswa Bersatu menegaskan bahwa mahasiswa sebagai bagian dari elemen kritis bangsa akan terus memainkan peran aktif dalam menjaga semangat reformasi hukum. Momentum kemerdekaan ke-80 ini bukan hanya perayaan simbolik, tetapi juga panggilan untuk memperkuat keadilan substantif bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jakarta, JSNews – Gelaran perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia yang dipusatkan di kawasan Monas hingga Bundaran HI, Jakarta, berakhir dengan meriah dan tertib. Korlantas Polri memastikan pengamanan berjalan sesuai rencana melalui Operasi Merdeka Jaya 2025.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa operasi ini menjadi bentuk atensi khusus dari Kapolri dalam menjaga kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. “Operasi Merdeka Jaya ini bagian daripada atensi Bapak Kapolri, sehingga all out dari Mabes Polri dan Polda Metro sampai malam ini untuk memantau dan alhamdulillah berjalan dengan lancar,” ujarnya kepada wartawan usai karnaval di Bundaran HI, Senin (18/8/2025) dini hari.

Ia menambahkan, suasana di lapangan berlangsung kondusif dengan masyarakat yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi terhadap perayaan. “Masyarakat juga riang gembira. Anggota juga dengan semangat di lapangan, loyalitas demi Merah Putih,” imbuh Irjen Agus.

Kendati volume kendaraan meningkat tajam selama pelaksanaan acara, kondisi lalu lintas dapat dikendalikan. Irjen Agus menyebut telah terjadi lonjakan arus kendaraan di sejumlah titik, namun hal tersebut sudah diantisipasi sebelumnya.

“Memang ada peningkatan traffic counting-nya. Jadi peningkatan jumlah kendaraan, peningkatan massa yang hadir. Tetapi alhamdulillah kita sudah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa pengamanan telah dirancang sejak awal melalui Tactical Floor Game (TFG), termasuk skenario pengalihan arus, pengawalan, hingga penutupan kegiatan.

Penutupan lalu lintas di sekitar lokasi acara dilakukan secara situasional dan fleksibel. “Jalan pada prinsipnya hanya buka-tutup ya. Jadi tidak absolut untuk ditutup. Jadi rekayasa lalu lintas ini tergantung kegiatan, termasuk juga jumlah kendaraan,” kata Irjen Agus. Ia menegaskan, meski beberapa ruas jalan ditutup saat puncak acara, jalur alternatif tetap disiapkan untuk menjaga kelancaran mobilitas.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian perayaan, arus lalu lintas di kawasan Monas hingga Sudirman kini telah kembali normal. Operasi Merdeka Jaya dinilai berhasil menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momen penting nasional ini.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.