Jakarta- JSNews

Sabtu, 16 Agustus 2025, SMP Thayba Islamic School menyelenggarakan Kajian Islamic Parenting rutin yang wajib diikuti oleh para orang tua atau wali murid SMP yang berlokasi di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Kali ini diselanggarakan di Masjid Jami’ Al Sofwa, Jalan Raya Lenteng Agung Barat No. 35, Jakarta Selatan, persis lokasinya berdampingan dengan Sekolah Islam tersebut.

Seperti disampaikan oleh kepala sekolah SMP Thayba Islamic School Ustadz Sigit Ari Wibowo, S.Pd. “Acara ini, Kajian Islamic Parenting, merupakan acara wajib yang diikuti oleh para orang tua ataupun wali murid di lingkungan SMP Thayba Islamic School”. ujar Ust. Sigit. Lebih jauh Ust. Sigit menambahkan bahwa ini bagian dari komitmen orang tua untuk hadir karena merupakan termasuk bagian dari kegiatan Kalender Pendidikan di SMP Thayba Islamic School yang rutin, insya Alloh diadakan per dua bulan sekali.

Pemateri Kajian Islamic Parenting kali ini adalah Ustadz Abu Umar Basyir, tokoh yang tidak asing lagi dikalangan penuntut ilmu, beliau merupakan salah satu penulis produktif buku-buku islami dan juga praktisi pendidikan Islam di Indonesia.

Dalam materi kali ini setidaknya ada tiga hal yang Ustad Abu Umar Basyir sampaikan yaitu: Pertama Pendidikan anak dalam Islam adalah ibadah, ini merupakan prinsip dasar. Kedua pendidikan anak dalam Islam mengajarkan dan menanamkan adab didalam diri seseorang. Dan ketiga pendidikan anak dalam Islam di mulai dari suri tauladan, dari keteladanan.

Sebagai informasi dalam menjalankan aktivitasnya SMP Thayba Islamic School mempunyai delapan program utama dalam target pencapaian pendidikan siswanya yaitu:

  1. Tahsin dan Tahfizh Al-Qur’an minimal 3 juz selama 3 tahun secara mutqin.
  2. Menghafal buku hadits “Al-Arbai’n An-Nawawiyah”.
  3. Program bahasa asing (Arab dan Inggris)
  4. Pembelajaran ilmu sains dan ilmu syar’i yang terintegrasi.
  5. Klinik Mata Pelajaran (KMP) dan Bina Prestasi (OSN).
  6. Penanaman dan penerapan adab, akhlak serta karakter yang Islami melalui aktivitas sehari-hari.
  7. Mastery Learning dalam KBM.
  8. Program Keputrian.

Berminat untuk menjadikan SMP Thayba Islamic School menjadi salah satu tujuan putra putri Anda melanjutkan pendidikannya nanti? Segera hubungi sekolah yang beralamat persis di samping Masjid Jami’ Al Sofwa, Jalan Raya Lenteng Agung Barat No. 35 Jakarta Selatan

joSSer
( Wakil pimpred)

banner 468x60

Jakarta, JSNews – 16 Agustus 2025 – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Polri menggelar apel pasukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Terpusat Merdeka Jaya 2025. Apel yang dipimpin langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho ini berlangsung di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu pagi (16/8/2025).

Ribuan personel dari berbagai satuan dan instansi terkait hadir dalam apel tersebut, yang menjadi penanda dimulainya rangkaian pengamanan untuk perayaan kemerdekaan tahun ini. Dalam kesempatan itu, Irjen Agus juga melakukan penyematan tanda operasi secara simbolis kepada perwakilan petugas dari lintas instansi.

Dalam amanatnya, Irjen Agus menegaskan bahwa pengamanan HUT RI bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan bangsa. Ia mengingatkan seluruh pasukan untuk sigap dalam menghadapi potensi kerawanan di lapangan, seperti kepadatan lalu lintas, kerumunan masyarakat, hingga kemungkinan gangguan keamanan.

“Momen ini bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga cerminan kesiapan dan tanggung jawab kita menjaga situasi tetap kondusif selama perayaan nasional,” ujar Agus.

Polri telah menyiapkan strategi pengamanan secara menyeluruh, termasuk pengaturan lalu lintas yang bersifat situasional. Irjen Agus menyebut antisipasi terhadap lonjakan mobilitas masyarakat menjadi perhatian utama, mengingat banyaknya kegiatan yang akan digelar, mulai dari sidang kenegaraan hingga pesta rakyat.

Selain mengerahkan hampir 9.065 personel, pengamanan juga difokuskan pada jalur-jalur yang akan dilintasi tamu VVIP dan tamu negara. Langkah-langkah taktis seperti pengawalan, pengamanan lokasi strategis, serta pengawasan arus massa telah dirancang secara detail.

Guna memastikan seluruh skenario berjalan sesuai rencana, Polri sebelumnya juga telah melaksanakan simulasi pengamanan melalui tactical floor game. Metode ini digunakan untuk memetakan setiap aspek operasional di lapangan agar personel dapat memahami alur pengamanan secara menyeluruh.

Operasi Merdeka Jaya 2025 menjadi bukti kesiapan Polri dalam mengawal momen penting bangsa. Lebih dari sekadar upacara, ini adalah komitmen menjaga kepercayaan publik di tengah semangat kemerdekaan.

Puncak Jaya, JSNews Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz berhasil menangkap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atas nama Konara Enumbi, yang merupakan buronan terkait kasus penembakan terhadap Anggota Polri, Brigpol Ronald Enok, pada 21 Januari 2025 lalu. Penangkapan dilakukan pada Jum’at (15/8/2025) sekitar pukul 10.40 WIT, di sebuah honai di Kampung Usir Depan, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.

Konara Enumbi diketahui merupakan bagian dari pasukan KKB Yambi di bawah pimpinan Tengah Mati Enumbi selaku Panglima Kodap Yambi. Ia diduga kuat terlibat langsung dalam aksi pembunuhan terhadap Brigpol Ronald Enok di Kampung Lima-lima, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Serta berperan sebagai anggota kelompok kriminal bersenjata dalam melakukan aksi penembakan terhadap aparat keamanan.

Dalam penangkapan tersebut, Personil Satgas Ops Damai Cartenz mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain: satu unit sepeda motor Yamaha Vixion 150, satu buah noken kepala, satu jaket coklat, dan tiga bungkus pinang. Saat ini, tersangka telah dibawa ke Polres Puncak Jaya untuk menjalani proses hukum dan pengembangan lebih lanjut.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang didampingi oleh Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengejar dan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam aksi kekerasan bersenjata di Papua.

“Penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan bersenjata akan dilakukan setegas-tegasnya. Tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan yang mengancam keamanan dan keselamatan masyarakat serta aparat di Tanah Papua. Penangkapan ini merupakan bagian dari tindaklanjut dan komitmen kami untuk menegakkan hukum dan menjaga stabilitas keamanan,” tegas Brigjen Faizal.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat di wilayah Puncak Jaya dan sekitarnya untuk terus berkolaborasi dengan aparat keamanan.

“Kami mengajak seluruh warga untuk tetap tenang dan terus berkolaborasi dengan aparat keamanan. Aparat keamanan akan terus hadir dan bekerja maksimal untuk memberikan perlindungan serta menjamin keselamatan masyarakat dari segala bentuk gangguan keamanan,” ujarnya.

Satgas Ops Damai Cartenz memastikan bahwa operasi penegakan hukum akan terus berlanjut demi menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Papua.

JAKARTA, JSNews – Penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap 7 tersangka narkoba jenis sabu dengan barang bukti 516 kilogram atau setengah ton lebih.

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David mengatakan dari hasil pengungkapan ini dapat menyelamatkan 2.6 juta jiwa masyarakat Jakarta, dari bahaya ekstrim kerusakan mental, fisik dan kesehatan, yang kita ketahui dapat mengakibatkan kematian.

“Pengungkapan ini merupakan salah satu wujud komitmen Polda Metro Jaya dalam melaksanakan program Astacita Presiden Republik Indonesia, guna mencegah rusaknya mental dan kesehatan manusia dalam rangka mewujudkan visi indonesia emas 2045,” ujar Kombes Ahmad David di Polda Metro Jaya, Jumat (15/8/2025).

Lanjut, Kombes Ahmad David, barang bukti ini bila di asumsikan dalam nominal, maka Polda Metro Jaya telah mengamankan atau menyita senilai Rp516 miliar.

Pengungkapan ini diawali pada bulan Juli 2025 berdasarkan informasi masyarakat adanya peredaran gelap narkoba sindikat Jaringan ES, WNA yang ditangkap sejak tahun 2004.

“Awal kronologi pada Kamis 10 Juli 2025, tim 1 berhasil mengamankan 3 orang terduga pelaku dengan inisial (SA, DE, dan AW) di kontrakan Kama Stay, Grogol, Jakarta Barat, dengan barang bukti sabu seberat 11 kilogram dalam kemasan 11 bungkus teh China,” terang Kombes Ahmad David.

“Modus operandi sabu disembunyikan dalam kompartemen kendaraan yang didesain khusus dalam kendaraan
pribadi,” tambahnya.

Kemudian Kamis 31 Juli 2025, tim 2 berhasil mengamankan 3 orang terduga pelaku dengan inisial, Ad, Dm dan Mm di dua lokasi berbeda. Pertama di kontrakan arinda Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan. Kedua di Hotel Suits Gandaria, Jakarta Selatan. Dengan barang bukti sabu seberat 35 kilogram dalam kemasan 35 bungkus teh China warna gold.

Selasa 12 Agustus 2025 sekitar pukul 18.30 WIB di halaman parkir RS. Islam Pondok Kopi Jakarta Timur, tim 3 berhasil menangkap satu orang terduga pelaku inisial Z dengan barang bukti 1 kg dan 22 gram paket sabu yang disembunyikan di jok motor Yamaha Mio.

“Hasil pengembangan di perum De Minimalis Bekasi, Kota Bekasi. Tim berhasil mengamankan sabu seberat 470 kilogram yang dikemas dalam 484 bungkus plastik dengan modus operandi disamarkan dalam kemasan makanan / tupperware yang diangkut dalam kompartemen mobil yang di desain khusus. Terduga pelaku telah melakukan
kegiatan ini selama 4 bulan,” paparnya.

Dari 7 tersangka yang ditangkap 2 orang sebagai bandar dan 5 orang sebagai kurir. Tersangka SA (33) dan Z (50) sebagai bandan, sedangkan 5 tersangka kurir berinisial DE (30), AW (35), ADR (30), DM (34) dan MM (27).

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana berupa hukuman mati, seumur hidup dan atau penjara maksimal 20 tahun.

Jakarta Utara , JSNews – Dandim 0502/JU Kolonel Inf H. Dony Gredinand, S.H., M.Tr. Han., M.I.Pol., turut hadir dalam rangka menyemarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara menggelar olahraga bersama dan lomba 17-an di Perumahan Griya Inti Sentosa RW.20, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (15/08/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju” ini diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimko, personel TNI-Polri, serta warga setempat.

Sejumlah pejabat hadir, di antaranya Aspem Wali Kota Jakarta Utara Iyan Sopian Hadi, S.Sos., M.A.P., Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz, Wakapolres AKBP James H. Hutajulu, S.I.K., S.H., M.H., MIK., perwakilan Kejari Jakarta Utara, Kabagops Polres Metro Jakarta Utara AKBP Rudy Herawan, Camat Tanjung Priok Ade Himawan, Kapolsek Tanjung Priok Kompol R. Sigit Kumono, SH., Ketua RW.20 Jaya, serta pengurus lingkungan.

Rangkaian kegiatan diawali registrasi peserta, jalan santai, senam Primadona, serta lomba-lomba tradisional seperti makan kerupuk dan balap kelereng yang diikuti oleh pimpinan Forkopimko, perwakilan instansi TNI-Polri, dan warga. Acara juga diwarnai sambutan anak-anak kepada Forkopimko serta penyerahan bendera secara simbolis dari Forkopimko kepada Ketua RW dan warga setempat.

Dandim 0502/JU Kolonel Inf H. Dony Gredinand menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta mengingatkan kembali makna kemerdekaan. “Kebersamaan seperti ini mampu mempererat hubungan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat,” ujarnya.

Jakarta, JSNews – 15 Agustus 2025 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “MERDEKA JAYA-2025” pada Sabtu, 16 Agustus 2025 bertempat di Parkir Timur Senayan, Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari kesiapan personel menghadapi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Negara Republik Indonesia.

Operasi MERDEKA JAYA-2025 merupakan operasi kepolisian terpusat yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 16 hingga 18 Agustus 2025, di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Operasi ini melibatkan personel dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, serta didukung oleh berbagai instansi terkait, termasuk stakeholders lainnya.

Tujuan dari Operasi Merdeka Jaya 2025 adalah untuk menjamin kelancaran serta menjamin keamanan dan keselamatan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dalam memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Negara Republik Indonesia.

“Apel Gelar Pasukan ini menjadi bentuk kesiapsiagaan dan komitmen seluruh personel yang akan bertugas dalam Operasi Merdeka Jaya 2025,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.

Dengan sinergi lintas lembaga dan perencanaan matang, Polri menegaskan kesiapannya dalam mengawal dan mengamankan seluruh agenda perayaan kemerdekaan. “Ini adalah wujud pengabdian Polri untuk memastikan seluruh masyarakat dapat merayakan HUT RI ke-80 dalam suasana yang aman, nyaman, dan damai,” pungkas Trunoyudo.


Jakarta,JSNews-15 08/2025
Merayakan ulang tahun bersama di lokasi kampung Cilembu
Vonny Shella artis penyanyi amboy asiknya berulang tahun dan di rayakan bersama anggota D’FOUR ENTERTAINMENT di lokasi shoting


Ternyata di bulan Agustus para pemain kampung Cilembu bukan hanya Vonny Shella saja yang berulang tahun
Budi otot ketua umum D’FOUR Sekaligus penulis Cerita kampung Cilembu
Monica pemain kampung Cilembu
Yuni Lacuba Pemain kampung Cilembu
Pade Tejo Pemain kampung Cilembu
Serta Zaenal langgar Kameramen Kampung Cilembu


Semoga Semua di berikan Panjang Umur di berikan kesehatan serta sukses dalam karirnya dan selalu kompak dalam Penggarapan sitkom Kampung Cilembu

Jakarta, JSNews – Polda Metro Jaya menggelar Sosialisasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik di Ruang M2C lantai II Gedung Bidhumas Polda Metro Jaya, Kamis (14/8/2025). Kegiatan ini diikuti oleh para PPID Satker Polda Metro Jaya serta Kasihumas Polres jajaran.

Sosialisasi menghadirkan dua narasumber, yakni Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dan Ketua Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta Harry Ara Hutabarat, Hadir pula PS. Kasubbidmultimedia Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Rita Oktavia Shinta sebagai pejabat pendamping.

Materi yang disampaikan mencakup Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, urgensi keterbukaan informasi, kewajiban badan publik, klasifikasi informasi publik, hingga mekanisme pelayanan dan keberatan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan salah satu indikator penting profesionalisme Polri.

“Keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga kebutuhan untuk membangun kepercayaan publik. Dengan transparansi, Polri dapat menghadirkan pelayanan yang akuntabel sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung tugas-tugas kepolisian,” ujar Ade Ary.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa setiap PPID Satker maupun Polres jajaran harus melakukan pemutakhiran Daftar Informasi Publik secara berkala, minimal setiap enam bulan. Selain itu, penguatan sarana digital, integrasi media sosial, serta pelatihan berkelanjutan bagi SDM PPID perlu terus ditingkatkan.

Dari kegiatan ini, para peserta memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai implementasi UU KIP serta pentingnya koordinasi antar-PPID di lingkungan Polda Metro Jaya. Hasil sosialisasi juga menekankan optimalisasi pemanfaatan teknologi digital dan sistem E-Monev untuk mendorong peningkatan peringkat keterbukaan informasi menuju kategori “informatif”.

Dengan langkah tersebut, Polda Metro Jaya berkomitmen menghadirkan layanan informasi publik yang transparan, profesional, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Komisi Informasi.

Jakarta,JSNews



Kamis 15 Agustus 2025 Persidangan kasus narkotika yang menjerat musisi Fariz Roestam Moenaf (Fariz RM) kembali memanas. Jaksa Penuntut Umum (JPU) secara tegas menolak nota pembelaan (pledoi) yang diajukan tim kuasa hukum, dengan alasan pembelaan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

Poin Krusial Sidang:

  1. Jaksa: Fariz Bukan Pecandu
    JPU menilai Fariz RM tidak menunjukkan gejala fisik kecanduan seperti menggigil atau sakau.

“Jika benar pecandu, seharusnya ada tanda-tanda ketergantungan saat sidang,” ujar jaksa.
Selain itu, jaksa meragukan keseriusan Fariz untuk sembuh, mengingat ia pernah berulang kali terjerat kasus serupa.

  1. Bantahan Keras dari Tim Hukum
    Kuasa hukum Fariz RM, Deolipa Yumara SH, menegaskan bahwa JPU keliru menilai kondisi kliennya.
    Kecanduan narkoba tidak selalu terlihat dari gejala fisik. Fariz sedang berjuang melawan ketergantungan,” tegas Deolipa.
    Ia juga menilai tuntutan hukuman seumur hidup tidak sejalan dengan amanat UU Narkotika yang memberi ruang rehabilitasi bagi pecandu.
  2. Harapan Fariz RM
    Dalam pledoi, Fariz menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan narkoba, kembali berkarya di dunia musik, dan membangun kembali hubungan dengan keluarga.
    Dia bukan kriminal, tapi korban yang perlu dibantu,” lanjut Deolipa.
    Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda replik dari kuasa hukum sebagai jawaban atas penolakan jaksa

SAHSA

Jakarta,JSNews | 14 Agustus 2025 – Brimob Polda Metro Jaya turut berpartisipasi dalam Tactical Floor Game (TFG) yang digelar di Balai Pertemuan Metro Jaya, Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pengamanan terpadu peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Kegiatan dipimpin oleh Asisten Operasi Kapolri, Komjen Pol. Akhmad Wiyagus, dan dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto, dan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho.

Turut hadir pula pimpinan dari berbagai satuan tugas (Satgas) pengamanan, antara lain:
Satgas Gakkum (Penegakan Hukum)
Satgas Antiteror
Satgas Humas
Satgas Tindak
Satgas Kamseltibcar Lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas)
Seluruh unsur pengamanan melaksanakan simulasi taktis menggunakan peta dan miniatur untuk memvisualisasikan strategi, penempatan personel, pengendalian arus lalu lintas, hingga penanganan situasi darurat.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa keterlibatan Brimob dalam TFG ini merupakan bentuk kesiapan penuh dalam mendukung pengamanan HUT RI ke-80.

“Brimob Polda Metro Jaya siap melaksanakan tugas pengamanan dengan optimal, bersinergi dengan TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait demi terciptanya perayaan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Komjen Pol. Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa TFG ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pengamanan di seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kirab bendera, detik-detik proklamasi, hingga pesta rakyat, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan kemacetan lalu lintas.

“Kita harus menjamin kelancaran dan keamanan rangkaian HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, serta mampu mencegah segala bentuk gangguan kamtibmas. Apapun situasinya, kita harus siap menghadapinya,” tegasnya.

Dengan sinergi antara Satgas Gakkum, Antiteror, Humas, Kamseltibcar Lantas, dan Satgas Tindak, Polri berkomitmen menghadirkan perayaan HUT RI ke-80 yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.