Jakarta Utara, JSNews – Dandim 0502/JU Kolonel Inf Dony Gredinand mendampingi Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Zulhadrie S. Mara menghadiri Gerakan Pangan Murah di Kantor Perum Bulog DKI Jakarta dan Banten, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Kamis (14/08/2025).

Kegiatan bertema “Sinergi Luncurkan Gerakan Pangan Murah” ini dibuka langsung Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Hadir pula Mendagri Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, Dirut Perum Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, jajaran pejabat tinggi Polri, TNI, dan Bulog. Agenda meliputi pembukaan, pemutaran video selayang pandang, laporan pelaksana, dialog interaktif, penyerahan simbolis bahan pokok, serta peninjauan stand UMKM.

Kapolri menegaskan komitmen Polri dan Bulog menjaga stabilitas pangan nasional melalui pengawasan distribusi dan pencegahan praktik spekulasi yang merugikan petani. Kegiatan mendapat pengamanan 198 personel gabungan dan berjalan aman, tertib, serta kondusif.

banner 468x60

Jakarta, JSNews – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyatakan Polri siap menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Ada tiga fokus utama pengamanan. Menjaga Harkamtibmas, menjamin lalu lintas yang tertib dan memastikan kelancaran seluruh rangkaian acara,” katanya usai Tactical Floor Game di BPMJ Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/8/2024).

Agus memastikan bahwa Polri melalui operasi ‘Merdeka Jaya’ telah menyiapkan hampir 7.000 personel gabungan dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya untuk mengamankan rangkaian perayaan mulai tanggal 15 hingga 17 Agustus 2025.

“Sektor pengamanan mencakup jalur VVIP, lokasi pengujung seperti Monas, Thamrin, Sudirman, Istana Negara, hingga jalur masyarakat umum,” ujarnya.

Dalam kegiatan tactical floor game (TFG) yang digelar untuk merancang skenario pengamanan, Polri menegaskan pentingnya mencegah segala bentuk gangguan Kamtibmas.

“Seluruh satgas, termasuk Gakkum, Antiteror, Humas, dan Satgas Lalu Lintas, dilibatkan dalam perencanaan rinci, mulai dari kirab bendera, detik-detik proklamasi, hingga pesta rakyat,” bebernya.

Polri akan berupaya maksimal dalam menjamin Harkamtibmas yang kondusif di seluruh lokasi acara., menjamin lalu lintas tertib dan lancar selama perayaan sera mengantisipasi dan cegah gangguan Kamtibmas apa pun bentuknya.

“Ini akan telaksana dengan koordinasi intens antar-satgas untuk respons cepat dan efektif,” ujarnya.

Masyarakat diharapkan ikut berkontribusi dengan menaati aturan dan imbauan yang disampaikan pihak kepolisian agar rangkaian kegitan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bisa berjalan dengan aman dan lancar.

“Hindari membawa barang mencurigakan yang dapat mengganggu jalannya perayaan. Gunakan jalur resmi, perhatikan rambu dan rekayasa lalu lintas, serta manfaatkan informasi resmi untuk rute perjalanan. Laporkan segera ke petugas terdekat jika menemukan indikasi gangguan kamtibmas — demi kelancaran dan keamanan bersama,” harapnya.

Jakarta, JSNews – Muhammad Marzuki resmi mengajukan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap PT Asiana Senopati, pengembang apartemen mewah Two Senopati di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Permohonan tersebut telah didaftarkan di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (12/8/2025) dengan nomor perkara 237/Pdt.Sus-PKPU/2025/PN Niaga Jkt.Pst.

Langkah hukum ini ditempuh setelah PT Asiana Senopati, yang dipimpin Loemongga HS istri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmitagagal melunasi kewajiban pembayaran jual beli tanah senilai total Rp 76,96 miliar sebagaimana tertuang dalam Putusan Perdamaian (Akta Van Dading) PN Jakarta Selatan Nomor 880/2024.

“Dalam kesepakatan, pembayaran dilakukan secara cicilan selama 36 bulan. Namun, pihak PT Asiana Senopati hanya membayar dua kali cicilan di awal dengan total Rp 2,5 miliar. Sisa kewajiban sebesar Rp 74,46 miliar tidak dibayar hingga lebih dari satu tahun,” ujar kuasa hukum Muhammad Marzuki, Ruben Siregar.

Putusan perdamaian yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) tersebut mewajibkan PT Asiana Senopati membayar penuh utangnya tanpa pengecualian. Namun, menurut Marzuki, berbagai upaya negosiasi hingga teguran resmi tidak menghasilkan pembayaran. Bahkan, ia mengaku sempat dilaporkan balik ke polisi atas dugaan penggelapan, yang menurutnya tidak berdasar.

Permohonan PKPU diajukan sebagai langkah hukum terakhir agar kewajiban pembayaran dapat dipaksa melalui mekanisme pengadilan niaga. “Kami berharap proses PKPU ini akan melindungi hak klien kami dan juga membuka kesempatan bagi kreditur lain yang mungkin mengalami kerugian serupa,” tambah Ruben.

Diketahui, sengketa bermula dari transaksi jual beli tanah milik Marzuki di kawasan Senopati–SCBD yang akan digunakan untuk pembangunan apartemen Two Senopati. Awalnya, kesepakatan dilakukan melalui pemberian unit apartemen, namun kemudian diubah menjadi pembelian tunai.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Asiana Senopati maupun Loemongga HS belum memberikan tanggapan resmi. Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dijadwalkan menentukan tanggal sidang pertama permohonan PKPU tersebut dalam waktu dekat.

Jakarta, JSNews – Polda Metro Jaya bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan DKI Jakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah gudang beras di wilayah DKI Jakarta, Kamis (14/8/2025). Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan pasokan beras di pasar sekaligus mencegah praktik penimbunan oleh pelaku usaha.

Kasubdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP M. Ardila Amry, menegaskan pihaknya tidak akan ragu menindak tegas jika menemukan indikasi penimbunan. “Kami bersama Dinas Perdagangan dan Ketahanan Pangan melakukan pengecekan stok di sejumlah gudang, untuk menghindari adanya kelangkaan beras di Pasar, dan Jika ditemukan indikasi penimbunan setelah kita lakukan pengecekkan ini, akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Dalam sidak di gudang PT Belitang Panen Raya, tim satgas menemukan stok beras sejumlah 5.956 ton yang diproduksi pada Agustus ini. Ardila meminta stok tersebut segera didistribusikan agar tidak menghambat pasokan di pasar. “Kami menghimbau agar pelaku usaha mendistribusikan beras maksimal dua hari setelah masuk gudang, sehingga pasokan di pasar tetap terjaga, dan kelangkaan terhadap bahan pokok beras dapat dihindari,” jelasnya.

Selain memeriksa jumlah stok, tim satgas juga memastikan kualitas beras yang disimpan. Berdasarkan hasil pengecekan, beras di gudang tersebut merupakan beras berkualitas premium dengan harga jual ke distributor Rp14.500–Rp14.600 per kilogram, masih di bawah harga eceran tertinggi (HET) Rp14.900 per kilogram. “Pengecekan mutu tetap kami lakukan agar masyarakat menerima beras sesuai kualitas dan label kemasan,” tambah Ardila.

Ardila menyebut sidak ini dilakukan serentak di beberapa lokasi lain di DKI Jakarta beserta Satgas per wilayah yang dibagi di berbagai titik. Tujuannya, memastikan ketersediaan beras tetap aman, harga jual yang terjangkau sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), dan mengantisipasi kelangkaan di pasar.

Polda Metro Jaya mengajak seluruh pelaku usaha untuk mematuhi aturan distribusi dan tidak menahan stok beras dalam waktu lama. Masyarakat juga diminta untuk segera melapor ke pihak kepolisian atau Dinas Perdagangan jika menemukan indikasi penimbunan atau penjualan beras di atas HET. Dengan sinergi bersama, pasokan dan harga beras dapat tetap stabil demi menjaga daya beli masyarakat.

Jakarta Pusat, JSNews – Menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat bersama Paskibra DKI Jakarta menggelar kegiatan pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya di Bundaran HI, Menteng, Kamis (14/8/2025) pagi.

Kegiatan dimulai pukul 09.45 WIB saat pasukan pembawa bendera memasuki area Bundaran HI. Tepat pukul 10.00 WIB, lagu kebangsaan Indonesia Raya diputar dengan khidmat, diikuti sikap siap seluruh peserta.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pemutaran lagu kebangsaan di ruang publik merupakan bentuk penguatan rasa nasionalisme.
“Lagu Indonesia Raya bukan sekadar musik, tapi pengingat jati diri bangsa. Di tengah hiruk pikuk kota, kita ingin mengajak masyarakat untuk berhenti sejenak, berdiri tegak, dan meresapi semangat kemerdekaan,” ujarnya.

Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandhi menambahkan, lokasi Bundaran HI dipilih karena menjadi ikon Jakarta yang strategis dan ramai dilalui masyarakat.
“Momen ini diharapkan membangkitkan rasa bangga dan cinta tanah air, sekaligus menyemarakkan peringatan kemerdekaan di pusat kota,” jelasnya.

Rangkaian acara berakhir pukul 10.10 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran perwira dan anggota Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Metro Menteng, personel Dit Samapta Polda Metro Jaya, serta Paskibra DKI Jakarta.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Jakarta, JSNews – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Perum Bulog meluncurkan Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia. Kick-off kegiatan ini dipusatkan di Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/8/2025).

Acara dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) H. Arief Prasetyo Adi, S.T., M.T., Ph.D. (h.c.), serta Direktur Utama Perum Bulog Mayor Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan, kegiatan ini digelar untuk menstabilkan harga pangan, terutama beras, agar tetap terjangkau masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan kick-off Gerakan Pangan Murah secara serentak. Hingga 13 Agustus, sudah disalurkan 5.706 ton beras SPHP di 4.705 titik. Khusus hari ini, kami menyalurkan 2.424 ton di 1.552 titik dengan penerima manfaat hampir 485 ribu orang,” ujar Kapolri.

Ia menambahkan, harga beras, gula, dan minyak yang dijual dalam program ini dipastikan sesuai standar Bulog dan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami terus mendorong penyaluran beras SPHP sebanyak 1,3 juta ton agar segera terealisasi sesuai arahan Bapak Presiden. Evaluasi akan dilakukan setiap minggu untuk memastikan program berjalan optimal,” tegasnya.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyoroti peran strategis gerakan ini dalam menjaga stabilitas inflasi nasional.

“Target inflasi kita berada di kisaran 1,5 sampai 3,5 persen. Pada Juli kemarin inflasi tercatat 2,37 persen, sesuai target. Namun beras adalah komoditas utama yang harus dijaga. Beberapa wilayah di timur bahkan harganya sempat di atas HET, yakni Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram,” ungkap Mendagri.

Ia mengapresiasi sinergi Polri, Bulog, TNI, dan pemerintah daerah yang membuat distribusi lebih cepat dan merata.

“Dari 237 kabupaten/kota yang sebelumnya mengalami kenaikan harga beras, kini harga sudah turun menjadi sekitar Rp191 per kilogram. Polri dengan jaringannya hingga daerah sangat membantu stabilisasi ini,” jelas Tito.

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, menegaskan bahwa gerakan ini adalah tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Bantuan pangan sudah 90 persen tersalurkan untuk 18,27 juta Keluarga Penerima Manfaat. Selanjutnya Gerakan Pangan Murah SPHP sebanyak 1,3 juta ton akan terus berjalan hingga Desember,” kata Arief.

Ia menambahkan, masyarakat juga bisa memperoleh kebutuhan pokok lain dengan harga terjangkau.

“Beras dijual Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.000, dan tepung Rp10.000. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Terima kasih kepada Kapolri, jajaran Kapolda, Dirut Bulog, dan semua pihak yang mendukung,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan kesiapan Bulog dalam mendukung program nasional ini.

“Saat ini Bulog memiliki stok 4,2 juta ton beras. Sebanyak 1,3 juta ton dialokasikan untuk SPHP, dan 0,3 juta ton untuk bantuan pangan. Kami bersinergi dengan Polri, TNI, serta pemerintah daerah agar harga di lapangan bisa ditekan,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya soliditas semua pihak dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan.

“Sinergi TNI-Polri dan seluruh pemangku kepentingan di daerah akan meminimalisir kenaikan harga. Dengan arahan Bapak Presiden, kami berupaya semaksimal mungkin menyalurkan pangan ke seluruh Indonesia,” pungkas Dirut Bulog.

Gerakan Pangan Murah ini akan berlangsung hingga 16 Agustus 2025, dengan target distribusi beras, minyak, gula, dan kebutuhan pokok lain ke seluruh wilayah Indonesia dengan harga terjangkau.

Jakarta,JSNews 13/08/2025

Penangkapan ikan PARI BARONGSAI..
oleh lifeguard BEACH CITY INTERNASIONAL STADIUM ANCOL
(syahrul dan amir)
IKAN PARI BARONGSAI adalah jenis ikan jenis ikan yg memiliki perpaduan antara ikan pari dan hiu

Secara fisik ikan ini memilik tubuh yg tebal dan sirip yg lebar seperti ikan pari, tapi sirip dan ekornya menyerupai ikan hiu
Ikan ini hidup di perairan tropis atau sub tropis di perairan Indonesia. Pada umumnya di dasar laut yg berpasir atau berlumpur

Ikan PARI BARONGSAI ini adalah predator yg memakan ikan bertulang

Dan termasuk spesies yg terancam punah, dan dilindungi juga sakral,.
Ikan PARI BARONGSAI tidak berbahaya bagi manusia dan dapat beradaptasi dengan penangkaran dan sering ditampilkan di aquarium.

Tutur syahrul (lifeguard BEACH CITY INTERNASIONAL STADIUM)

JAKARTA –JSNews Dalam upaya pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, DPD Bamus Suku Betawi 1982 Jakarta Barat menggelar Pelatihan Kuliner dan Souvenir Betawi yang diikuti oleh 120 peserta, pada Selasa (12/8/2025).

Acara yang bertempat di Café & Resto Saung Bangker, Jalan Kembang Kerep, Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat ini menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai upaya konkret untuk memperkuat eksistensi budaya Betawi di tengah modernisasi Jakarta.

Ketua DPD Bamus Suku Betawi 1982 Jakarta Barat, H. Abdullah, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi wadah bagi masyarakat, terutama generasi muda dan ibu-ibu, untuk memahami, melestarikan, sekaligus mengembangkan kuliner khas Betawi agar mampu bersaing di tengah pasar kuliner Jakarta yang semakin kompetitif.

“Kami ingin kuliner Betawi lebih membumi di Jakarta Barat. Ke depan, jika dari pelatihan ini ada produk yang menonjol, kami siap bantu dari sisi legalitas dan sertifikasi usahanya,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat Betawi sendiri dalam menjaga kelangsungan budaya lokal.

“Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi? Saya harap pemuda-pemudi Betawi bisa menciptakan terobosan baru untuk keberlangsungan Bamus Suku Betawi 1982,” tambahnya.

Acara pembukaan diawali dengan registrasi peserta dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul Mars Suku Betawi 1982, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan tari selamat datang khas Betawi.

Pelatihan ini juga mendapat perhatian dari berbagai tokoh penting, baik dari kalangan pemerintahan, militer, hingga tokoh masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain : Mayjen TNI (Purn) H. Nachrowi Ramli, SE – Ketua Majelis Adat Bamus Suku Betawi 1982; H. Zainuddin, MH, SE – Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982; Mohammad Ikhsan, SH – Sekretaris Jenderal Bamus Suku Betawi 1982; Mochamad Miftahulloh Tamary – Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta; Saiful Loh – Mewakili Walikota Jakarta Barat; Kompol Agus – Mewakili Kapolres Metro Jakarta Barat; Arif W. – Mewakili Dandim 0503 Jakarta Barat; Drs. Joko Mulyono – Kasudin Kebudayaan Jakarta Barat; Dirhamul Nugraha – Plt. Kesbangpol Jakarta Barat; Junaidi, ST, MT; Uwais El Qoroni; H. Abdul Rozak, SE; KH. Muhammad Sabeni – Dewan Penasehat; Joko Suparno – Camat Kembangan; Jufri, S.Sos., MM – Lurah Meruya Utara; Perwakilan Forkabi dari berbagai wilayah Jakarta Barat.

Sekretaris Jenderal Bamus Suku Betawi 1982, Mohammad Ikhsan, SH, dalam sambutannya menekankan pentingnya mempersiapkan masyarakat Betawi untuk terlibat aktif dalam transformasi Jakarta menuju kota global.

“Kita tahu Jakarta sedang bergerak ke arah kota global. Pertanyaannya, apakah suku Betawi hanya akan menjadi penonton atau pelaku? Salah satunya, melalui pelatihan ini, kita siapkan pelaku-pelaku usaha yang siap menyuplai kebutuhan kuliner dan souvenir khas Betawi, termasuk untuk hotel dan kafe,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pelaku usaha Betawi perlu disiapkan sejak sekarang agar mampu bersaing dan memenuhi tuntutan pasar.

“Kita harus bisa memanfaatkan peluang agar budaya dan ekonomi Betawi bisa hadir dalam kehidupan urban Jakarta secara nyata,” tutup Ikhsan.

Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mencetak pelaku UMKM yang tidak hanya terampil dalam aspek produksi, tetapi juga memiliki wawasan budaya, manajemen usaha, dan kesiapan legalitas untuk mengembangkan bisnis berbasis kearifan lokal Betawi.**

Medan,JSNews – Telah Keluarnya “Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Dengan Nomor: 122/G/2024/PTUN.MDN tertanggal 17 Februari 2025” yang diajukan oleh Seorang Pengusaha Besar Asal Sumatera Utara, Yang Bergerak Di Bidang LPG, Rekanan Pertamina Yaitu Bapak M.B.I, tega mengajukan gugatan pembatalan Akta pernikahan ke PTUN Medan setelah menikah selama 39 tahun, dengan Ibu R. Adapun hasil dari pernikahan tersebut mereka telah memiliki 3 orang anak kandung. Putusan dari PTUN Medan tersebut, dugaan dinilai sudah kadaluarsa tetapi malah dikabulkan gugatan pengusaha LPG tersebut, selain dugaan bukan juga kewenangan dari PTUN Medan tetapi merupakan kewenangan Pengadilan Agama Medan.

Adapun latar belakang dari bapak M.B.I seorang pengusaha besar bergerak di bidang LPG tersebut kenapa baru sekarang mengajukan Gugatan di PTUN Medan, setelah menikah selama 39 tahun dan di awal menikah dengan Ibu R masih dalam keadaan miskin, hal tersebut dipicu rasa marah dan emosi, karena tidak terima Isterinya Ibu R telah melaporkan Bapak M.B.I ke Polres Pelabuhan Polres Belawan karena ketahuan telah menikah lagi untuk sekian kalinya dan telah berulang kali menikah tanpa ijin.

Ibu R Melaporkan suaminya pengusaha LPG tersebut berinisial M.B.I dan isteri mudanya dugaan isteri ke 7 atau sirihnya Ibu Nuriyah, Dengan Nomor Polisi : LP/B/ 98/II/2024/SPKT/Pel Blwn/ Polda Sumut, Tanggal 22 Februari 2024, An. Pelapor Inisial Ibu R. “Hasil Dari Penyelidikan & Penyidikan tersebut, Berdasarkan Alat Bukti Yang Sah Dan Cukup Juga Telah Diperkuat Dengan Saksi Ahli, Maka Penyidik Polres Pelabuhan Belawan Telah Menetapkan 2 Orang Tersangka Yaitu Bapak M.B.I dan Isteri Sirihnya Yang Masih Berusia Muda Bernama Ibu Nuriyah, Berdomisili Di Rengas Pulau, Sumut”, Yang Dugaan Dulu Mau Dinikahi Oleh Bapak M.B.I Karena Tergiur Dengan Harta Bendanya. Hanya saja penahanan 2 tersangka tersebut ditangguhkan.

Ketika dihubungi oleh awak media terkait berita, Bapak Dr (Cand) Eka Putra Zahran, SH, MH dan Patners, selaku ketua team tergugat atau atau saat ini Pemohon Peninjauan Kembali (PK) ibu R, membenarkan semua berita tersebut, bahwa klien nya sudah melaporkan suami sah nya tersebut karena sudah berulang kali menikah tanpa ijin dan tidak pernah taubat sebelumnya pada tahun 2010 juga suami kliennya tersebut Bapak M.B.I pengusaha besar LPG tersebut juga sempat viral pemberitaannya baik media elektronik maupun media cetak karena sudah menikahi anak dibawah umur berusia 12 tahun dan pernah di laporkan juga ke Poltabes Medan, atas dasar tersebut sudah sewajarnya klien kami melaporkan suami karena selalu saja menikah tanpa ijin tujuannya agar ada efek jera dan taubat. ( Sabtu 09/08/2025).

Selain itu “Bapak M.B.I dengan Isteri Sirih lainnya Ibu Nuriyah dugaan isteri ke 7, benar sudah menjadi Tersangka di Polres Pelabuhan Belawan, berkasnya sudah di Limpahkan ke Cabjari Labuhan deli, kasusnya di pegang oleh Jaksa Wita Sirait, hanya saja berkasnya belum P21 dan tertunda karena adanya gugatan pembatalan akta nikah Bapak M.B.I dengan Ibu R ke PTUN Medan.”

Epza juga membenarkan, tidak terima dengan status tersangkanya, Bapak M.B.I pengusaha besar LPG tersebut telah mengajukan gugatan pembatalan akta nikah, “dimana usia pernikahan sudah 39 tahun tetapi oknum majelis PTUN Medan dan oknum Majelis tinggi, malah mengabulkan gugatan pengusaha besar yg bergerak di bidang LPG tersebut yang seharusnya NO ( atau Niet Ontvankelijke ) atau tidak dapat diterima”.

Namun faktanya Majelis Hakim dalam perkara aquo diantaranya: “FATIMAH NUR NASUTION (Hakim Ketua), ANDI HENDRA DWI BAYU PUTRA dan AZZAHRAWI (Hakim Anggota)” justru berpendapat sebaliknya yaitu mengabulkan gugatan Penggugat yaitu pengusaha besar bergerak di bidang LPG tersebut dimana usia pernikahan telah berusia 39 tahun, yang notabene gugatan tersebut telah menyalahi kompetensi (kewenangan) dari sudut yurisdiksi absolut mengadili suatu badan peradilan atau dengan kata lain hakim judex factie dapat juga disebut melampaui batas kewenangannya.

Ia mengatakan Bapak M.B.I dugaan merasa kebal hukum, memang ia selalu lolos dari jeratan hukum termasuk kasus di tahun 2010 yang sempat viral , dintangani oleh Poltabes Medan dimana, Bapak M.B.I telah menikahi anak di bawah umur berusia 12 tahun dan seolah – olah oknum aparat penegak hukum dan oknum hakim bisa dikondisikannya karena merasa kaya raya dan seorang pengusaha besar dan ini sangat berbahaya sekali, faktanya terbukti dengan kasus klien saya ini bisa – bisanya oknum majelis hakim PTUN Medan mengabulkan gugatannya”.

“Epza mengatakan ada beberapa alasan kenapa putusan dari Oknum majelis PTUN Medan dan oknum majelis tinggi dugaan putusan sesat yaitu” :

  1. Oknum Majelis Hakim PTUN Medan mengutamakan Perma dan mengabaikan hierarki atau kedudukan ketentuan peraturan perundang – undangan di Indonesia yang lebih tinggi kedudukannya dari Perma, padahal sudah diatur dalam “Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara Pasal 55 sudah diatur tenggang waktu pengajuan gugatan selama Sembilan Puluh (90) hari terhitung sejak saat diterimanya atau diumumkannya keputusan badan tata usaha negara tersebut,” artinya gugatan tersebut sudah daluarsa.
  2. Penggugat yaitu pengasaha besar LPG bapak M.BI hanya menghadirkan 1 orang saksi saja di Persidangan dan alat buktinya tidak cukup.
  3. Penggugat yaitu pengusaha besar LPG bapak M.BI tidak bisa membuktikan bahwa buku nikahnya yang telah di keluarkan oleh pihak KUA Dolok Masihul adalah palsu dan juga tidak bisa membuktikan di persidangan bahwa tanda tangan basah para pihak di buku nikah tersebut juga palsu.
  4. Gugatan pembatalan akta nikah yang berdampak ke suatu perkawinan suami isteri bukan kewenangan PTUN tetapi kewenangan dari kompetensi absolut Pengadilan Agama.

Ia mengatakan dugaan Oknum Majelis Hakim PTUN Medan dan Oknum Majelis Hakim Tinggi telah berpihak kepada Bapak M.B.I seorang pengusaha besar yang bergerak di Bidang LPG, tidak tutup kemungkinan dugaan ada Potensi Pidana didalamnya untuk mengetahui kebenaran tersebut “maka Epza dan Patners meminta dengan Hormat Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial untuk memeriksa oknum majelis hakim PTUN Medan & oknum hakim Tinggi PTUN Medan yang memeriksa perkara tersebut”.

Epza juga mengatakan sudah bersurat ke Bawas dan KY, tetapi balasan bisa mengajukan upaya hukum & “sudah kami lakukan petunjuk tersebut dengan telah di daftarkan PK ( Peninjauan Kembali ) NO. 7 / PK / 2025 / PTUN. MDN”. Epza dan parteners selaku kuasa hukum dari tergugat “ibu R atau saat ini pemohon peninjauan kembali ( PK ) bermohon agar PK nya diterima dan juga mohon dengan hormat Atensi dari Bapak Presiden dan Bapak Ketua Mahkamah Agung agar memonitor perkara ini”, agar klien nya dan juga seluruh masyarakat Indonesia pencari keadilan lainnya bisa mendapatkan keadilan yang seadil – adilnya di dalam persidangan tanpa melihat status sosial tetapi berdasarkan alat bukti yang sah dan cukup”.

Kabupaten Bekasi, JSNews – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab), Penyerahan Jabatan, dan Pengukuhan Pejabat di lingkungan Polres Metro Bekasi, kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Metro Bekasi, KBP Mustofa, S.I.K., M.H., ini berlangsung di Lapangan Apel dan Aula Gedung Promoter Polres Metro Bekasi. Selasa (12/8/2025).

Didampingi Wakapolres AKBP Apri Fajar Hermanto, S.I.K., Kapolres memimpin prosesi yang dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Metro Bekasi Ny. Yanti Mustofa, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Metro Bekasi Ny. Karina Apri, para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, Ketua Bhayangkari Ranting, personel Polres Metro Bekasi, PNS, serta perwakilan pengurus Bhayangkari.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Metro Bekasi. Ia juga mengajak pejabat baru untuk segera beradaptasi dan melanjutkan program yang telah berjalan demi peningkatan pelayanan dan keamanan masyarakat.

Adapun pejabat yang melaksanakan Sertijab meliputi Kasat Resnarkoba, Kasi Humas, Kasium, dan Kapolsek di beberapa wilayah, antara lain Kedungwaringin, Tambelang, dan Cabangbungin. Selain itu, dilakukan pula Penyerahan Jabatan Kasikum serta Pengukuhan Kapolsek Babelan.

Prosesi dilanjutkan dengan acara Kenal Pamit di Aula Gedung Promoter. Suasana hangat terpancar saat ditayangkan video selayang pandang kiprah pejabat lama dan baru, diiringi sambutan penuh makna dari perwakilan pejabat lama, pejabat baru, dan Kapolres Metro Bekasi. Acara kemudian ditutup dengan pemberian cinderamata, ramah tamah, dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kekeluargaan di tubuh Polres Metro Bekasi.

Momentum ini tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga peneguhan komitmen seluruh jajaran Polres Metro Bekasi untuk terus bersinergi, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

PolresMetroBekasi #SertijabPolres #PengukuhanPejabat #Bhayangkari #Kamtibmas #PolriPresisi #SahabatMasyarakat #PolisiHumanis

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.