Jayapura,JSNews Tokoh pemuda Papua sekaligus Ketua Generasi Garuda Sakti Indonesia Provinsi Papua, Absalom Kreway Yarisetouw, menyatakan dukungan penuh terhadap penegakan hukum yang dilakukan oleh Satgas Ops Damai Cartenz terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua. Selasa (12/8/2025).

Dalam pernyataannya, Absalom mengapresiasi kinerja Satgas Ops Damai Cartenz yang dinilainya telah berhasil menindak KKB yang selama ini meresahkan masyarakat. Ia menegaskan bahwa tindakan tegas terhadap KKB merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas dan keselamatan warga sipil maupun aparat keamanan.

“Kami mendukung sepenuhnya penegakan hukum yang dilakukan oleh Satgas Ops Damai Cartenz berupa penindakan terhadap kelompok KKB ini,” ujar Absalom Kreway Yarisetouw dalam keterangannya di Jayapura.

Menurutnya, aksi-aksi kriminal yang dilakukan oleh KKB telah menimbulkan banyak korban, baik dari kalangan masyarakat sipil maupun aparat negara. Oleh karena itu, ia menilai bahwa penegakan hukum yang tegas dan terukur adalah bentuk perlindungan terhadap hak hidup dan rasa aman masyarakat Papua.

Lebih lanjut, Absalom mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kedamaian dan ketenteraman di Bumi Cenderawasih.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Papua untuk tetap bersatu, tidak mudah terprovokasi, dan berperan aktif menjaga keamanan agar Papua selalu aman, damai, dan tenteram,” tambahnya.

Pernyataan ini mencerminkan harapan besar dari kalangan pemuda Papua agar situasi keamanan di wilayah tersebut terus membaik dan pembangunan dapat berjalan tanpa gangguan dari kelompok-kelompok bersenjata.

banner 468x60

Banten, JSNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Patroli Maung Presisi Polda Banten. Tim tersebut dibentuk untuk memberikan pelayanan dan respons cepat terhadap masyarakat khususnya di wilayah yang rawan kejahatan.

“Ada kurang lebih sejumlah 87 personel yang masing-masingnya dibagi menjadi 11, sehingga kurang lebih ada delapan tim akan kita turunkan. Untuk betul-betul bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya di wilayah-wilayah yang rawan kriminalitas ataupun rawan kejahatan,” kata Sigit di Polda Banten, Selasa (12/8/2025).

Sigit menegaskan, tim Patroli Maung Presisi Polda Banten telah dibekali dengan kemampuan dan diberikan pelatihan, khususnya untuk memberangus tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Oleh karena itu, Sigit berharap, dengan terbentuknya tim tersebut, Polda Banten dan Polres jajaran dapat memberikan respons cepat terhadap laporan dari masyarakat.

“Dan juga bisa turun di tempat-tempat yang masyarakat membutuhkan kehadiran Polri.
Khususnya di wilayah-wilayah yang sering terjadi kerawanan kejahatan kriminalitas,” ujar Sigit.

Dalam kesempatan yang sama, Sigit juga meresmikan aula, Mesjid dan fasilitas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK). Diharapkan, hal tersebut bisa lebih meningkatkan seluruh layanan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Terkait pembangunan Mesjid, Sigit menyebut bahwa harus dijadikan momentum untuk meningkatkan keimanan serta menguatkan sinergisitas antara Kepolisian dengan para ulama dan masyarakat.

“Tentunya akan lebih bisa intensif karena kita harapkan mesjid yang baru betul-betul bisa dimanfaatkan tidak hanya untuk kegiatan polisi saja tapi juga kegiatan-kegiatan bersama dengan ulama dan masyarakat,” ujar Sigit.

“Tentunya kita harapkan ini menjadi tempat yang betul-betul bisa bermanfaat baik untuk kegiatan keagamaan maupun kegiatan lain yang memang bisa dilaksanakan dalam membantu memberikan siraman rohani di satu sisi juga tentunya hal-hal yang terkait dengan masalah pemeliharaan kamtibmas,” tambah Sigit sekaligus mengakhiri.

Banten, JSNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polda Banten. Kegiatan tersebut merupakan komitmen dan dukungan Polri terhadap Pemerintah untuk menyukseskan program stabilisasi pasokan dan harga pangan

“Baru saja saya tadi mengcek langsung kegiaran pendistribusian beras SPHP yang dilaksankan Polda Banten,” kata Sigit di Polda Banten, Selasa (12/8/2025).

Selain mengecek, Sigit juga melakukan interaksi langsung dengan masyarakat. Ia menyebut, jumlah beras SPHP yang disalurkan pada hari ini mencapai 27 ton.

“Saya interaksi langsung dengan masyarakat dan tadi kita dapatkan laporan juga sampai dengan hari ini kurang lebih hampir 27 ton beras yang terdistrubusikan ke masyarakat dan tadi saya lihat selain paket beras dilengkapi juga dengan paket minyak dari Minyakita dan juga gula dimana semua dijual dengan harga rata-rata di bawah HET,” ujar Sigit.

Sigit berharap, kegiatan GPM ini dapat terus dimaksimalkan oleh seluruh jajarannya di Indonesia. Sejauh ini, untuk Polri sendiri sudah mendistribusikan beras SPHP sekira 2.225 ton.

“Dan besok kita akan melaksanakan kegiatan serentak mulai dari tingkat polsek kecamatan, tingkat polres, tingkat polda untuk bisa maksimalkan distribusi beras SPHP. Sehingga harga beras yang ditentikan sesuai standar pemerintah baik medium maupun premium agar betul-betul bisa diterima masyarakat sesuai HET maksimal dan tentunya harapan kita bisa di bawah het ini tentujya untuk mengimbangi terkait dengan dinamika yang ada,” ucap Sigit.

Dalam hal ini, kata Sigit, beras yang bakal disalurkan lagi kurang lebih masih ada 1,3 juta ton. Sebab itu, Ia berharap Polri dapat membantu program pemerintah untuk mendistribusikan beras SPHP sampai dengan akhir tahun nanti.

“Polri akan terus bersinergi dengan pemda dengan bulog, ulama untuk melaksanakan apa yang menjadi kebijakan dan program pemerintah dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” tutup Sigit.

Jakarta,
JSnews.com.
Senin 11 Agustus 2025 – Musisi senior Fariz RM, melalui kuasa hukumnya Deolipa Yumara, telah menyiapkan pledoi (pembelaan) dan secara resmi mengajukan permohonan rehabilitasi medis dalam sidang lanjutan kasus penyalahgunaan narkotika yang menjeratnya.

Pledoi yang akan dibacakan di persidangan terdiri dari dua versi: satu ditulis langsung oleh Fariz RM, dan satu lagi disusun oleh tim kuasa hukum. Deolipa menegaskan, fakta-fakta dalam perkara ini menunjukkan bahwa kliennya adalah pengguna narkotika, bukan pengedar seperti yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Pledoi sudah kami siapkan dan akan disampaikan di depan majelis hakim. Berdasarkan bukti yang kami miliki, Fariz RM adalah korban penyalahgunaan narkotika, bukan pengedar. Hal ini sejalan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Narkotika yang membedakan antara pelaku penyalahgunaan dan pengedar,” ujar Deolipa di Jakarta Selatan.

Selain pembelaan, pihak kuasa hukum juga mengajukan permohonan rehabilitasi medis. Menurut Deolipa, langkah ini jauh lebih tepat daripada menjatuhkan hukuman penjara.

“Rehabilitasi diperlukan untuk memulihkan kondisi Fariz sekaligus mencegah kekambuhan. Kami berharap majelis hakim mempertimbangkan aspek kemanusiaan dalam perkara ini,” tambahnya.

Dalam sidang sebelumnya, 4 Agustus 2025, JPU menuntut Fariz RM dengan hukuman 6 tahun penjara berdasarkan Pasal 112 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tuntutan ini memicu perdebatan publik mengenai pendekatan hukum terhadap pengguna narkotika.

Fariz RM, yang juga paman dari musisi Sherina Munaf, berharap majelis hakim memberikan putusan yang adil dan mempertimbangkan permohonan rehabilitasi yang diajukan. Keputusan akhir dari kasus ini dinantikan sebagai tolok ukur keseimbangan antara kepastian hukum dan nilai kemanusiaan dalam sistem peradilan Indonesia.

SAHSA

Jakarta, JSNews – Brimob Polda Metro Jaya kembali menunjukkan prestasi gemilang di dunia olahraga. Dalam ajang Dankobrimob Taekwondo Championship Tahun 2025, yang digelar pada Sabtu, 9 Agustus 2025 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, para atlet Brimob berhasil meraih sejumlah medali dari berbagai kelas pertandingan.

Kejuaraan ini diikuti oleh para atlet terbaik dari jajaran Brimob se-Indonesia, mempertandingkan berbagai kategori Kyorugi, baik tingkat prestasi maupun senior pemula. Kontingen Brimob Polda Metro Jaya tampil dengan penuh semangat, disiplin, dan sportivitas tinggi.

Hasil perolehan medali adalah sebagai berikut:

Kategori Kyorugi Prestasi
🥇 Bripda Ikhsan Fadil – Over 87 Kg (Emas)
🥇 Bripda Tubagus Maulana – Under 74 Kg (Emas)
🥈 Bripda Raka Zidan – Under 87 Kg (Perak)
🥉 Bripda Carlito Ojo Rio – Under 74 Kg (Perunggu)
🥉 Bripda Yusuf G. Aritonang – Under 54 Kg (Perunggu)

Kategori Kyorugi Senior Pemula
🥇 Bripda Rafi Aqil P (Emas)
🥇 Bripda Radu M. Akhtar (Emas)
🥇 Bharada Alfa Rizki Uzzaydinulloh (Emas)
🥈 Ipda Nanung P (Perak)
🥈 Bripda Joe Philip Saragih (Perak)
🥈 Bharada Andika Dwi Putra (Perak)

Selain itu, Bripda Tubagus Maulana Akbar dinobatkan sebagai Atlet Senior Terbaik pada kejuaraan ini.

Dengan total perolehan 6 medali emas, 4 perak, dan 2 perunggu, kontingen Brimob Polda Metro Jaya menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama di cabang olahraga Taekwondo.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. “Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah para atlet. Saya berharap semangat juang ini dapat menjadi teladan, baik dalam tugas kedinasan maupun di luar dinas,” ujarnya.

Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga mempererat hubungan antar personel Brimob dari berbagai daerah serta memupuk rasa persaudaraan dan kebanggaan sebagai bagian dari Korps Brimob Polri.

Jakarta –JSNews



Senin 11/08/2025
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah Polda Metro Jaya dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (11/8/2025). Acara berlangsung di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya dan dihadiri Pejabat Utama Polda Metro Jaya, serta perwakilan Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol Djati menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan membantu pemerintah menjaga stabilitas harga beras dan memastikan ketersediaan pasokan pangan menjelang perayaan kemerdekaan,” ujar Brigjen Pol Djati.

Pada Gerakan Pangan Murah ini, petugas menjual beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp 11.000 per kilogram atau Rp 55.000 per kemasan 5 kg—lebih rendah dari HET pemerintah yang sebesar Rp 62.000.

Program akan berlangsung selama enam hari, 11–16 Agustus 2025, pukul 08.00–16.00 WIB, dengan target penjualan 40 ton beras atau sekitar 6–7 ton per hari. Seluruh beras berasal dari pasokan Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten. Jika antusiasme masyarakat tinggi, Polda Metro Jaya akan menambah stok melalui koordinasi dengan Bulog.

Selain di Polda Metro Jaya, kegiatan serupa juga akan digelar di seluruh Polres jajaran mulai Rabu (13/8) hingga 16 Agustus 2025. Khusus di wilayah Polres Metro Jakarta Utara, kegiatan akan dibuka langsung oleh Kapolri.

Perwakilan Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Bambang Prihatmoko, menyampaikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya.

“Ini bukti negara hadir di tengah kesulitan masyarakat. Polri memberikan kemudahan dan keterjangkauan akses pangan murah, sehingga warga bisa memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau,” ungkapnya.

Himbauan kepada Masyarakat
Polda Metro Jaya mengajak seluruh warga memanfaatkan program Gerakan Pangan Murah ini dengan tertib, membawa wadah atau kemasan yang memadai, serta membeli sesuai kebutuhan. Langkah ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan stok bagi seluruh lapisan masyarakat dan membantu meringankan beban ekonomi menjelang HUT ke-80 RI, pungkasnya.

SAHSA

Jakarta, JSNews – Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah Polda Metro Jaya dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (11/8/2025). Acara berlangsung di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya dan dihadiri Pejabat Utama Polda Metro Jaya, serta perwakilan Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol Djati menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan membantu pemerintah menjaga stabilitas harga beras dan memastikan ketersediaan pasokan pangan menjelang perayaan kemerdekaan,” ujar Brigjen Pol Djati.

Pada Gerakan Pangan Murah ini, petugas menjual beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp 11.000 per kilogram atau Rp 55.000 per kemasan 5 kg—lebih rendah dari HET pemerintah yang sebesar Rp 62.000.

Program akan berlangsung selama enam hari, 11–16 Agustus 2025, pukul 08.00–16.00 WIB, dengan target penjualan 40 ton beras atau sekitar 6–7 ton per hari. Seluruh beras berasal dari pasokan Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten. Jika antusiasme masyarakat tinggi, Polda Metro Jaya akan menambah stok melalui koordinasi dengan Bulog.

Selain di Polda Metro Jaya, kegiatan serupa juga akan digelar di seluruh Polres jajaran mulai Rabu (13/8) hingga 16 Agustus 2025. Khusus di wilayah Polres Metro Jakarta Utara, kegiatan akan dibuka langsung oleh Kapolri.

Perwakilan Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Bambang Prihatmoko, menyampaikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya.

“Ini bukti negara hadir di tengah kesulitan masyarakat. Polri memberikan kemudahan dan keterjangkauan akses pangan murah, sehingga warga bisa memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau,” ungkapnya.

Himbauan kepada Masyarakat
Polda Metro Jaya mengajak seluruh warga memanfaatkan program Gerakan Pangan Murah ini dengan tertib, membawa wadah atau kemasan yang memadai, serta membeli sesuai kebutuhan. Langkah ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan stok bagi seluruh lapisan masyarakat dan membantu meringankan beban ekonomi menjelang HUT ke-80 RI, pungkasnya.

JSNews,Jakarta, 10 Agustus 2025 — Jakarta Institut mendukung penuh inisiatif anggota DPRD DKI Jakarta, Ali Lubis, yang mengajak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka secara transparan data penerimaan dan pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurut Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institut, dana CSR selama ini merupakan sumber yang strategis untuk membantu pembiayaan berbagai program pembangunan tanpa membebani APBD. Namun, masalahnya adalah transparansi pengelolaan dana tersebut yang belum memadai, sehingga berpotensi menimbulkan duplikasi anggaran dan pemborosan.

“CSR itu sebenarnya potensi emas yang selama ini belum tergali secara optimal karena kurangnya keterbukaan data. Tanpa transparansi, kita bisa saja melihat program yang sama dibiayai dua kali—misalnya pengadaan CCTV yang bisa jadi dianggarkan oleh OPD dan juga lewat dana CSR,” ujar Agung Nugroho.

Dia menambahkan, keterbukaan informasi bukan hanya soal kejujuran pengelolaan dana, tetapi juga soal kepercayaan publik terhadap pemerintah. “Kalau Pemprov DKI serius ingin mengelola dana CSR dengan baik, mereka harus berani membuat portal data publik yang memuat siapa saja perusahaan yang memberikan CSR, berapa besar nilainya, dan kemana dana itu disalurkan,” jelasnya.

Jakarta Institut pun memberikan contoh baik dari Aceh Barat, di mana pemerintah daerah secara rutin melakukan audit CSR dan melibatkan Inspektorat untuk mengawasi penggunaan dana tersebut. Bahkan, perusahaan yang tidak kooperatif mendapat sanksi tegas. Model seperti ini dianggap sangat layak untuk diterapkan di Jakarta agar pengelolaan CSR lebih akuntabel dan transparan.

Selain itu, Jakarta Institut merekomendasikan agar data CSR diintegrasikan ke dalam perencanaan anggaran daerah supaya tidak terjadi tumpang tindih dengan anggaran APBD. Audit independen serta pelibatan masyarakat juga penting agar program CSR tepat sasaran dan memberikan manfaat yang jelas bagi warga.

Langkah Ali Lubis mendapat sambutan positif karena mampu mengangkat isu yang selama ini sering luput dari perhatian, padahal berpotensi besar mempengaruhi efektivitas anggaran daerah dan pembangunan di Jakarta.

Tentang Jakarta Institut

Jakarta Institut adalah lembaga kajian kebijakan publik independen yang fokus pada tata kelola pemerintahan, pembangunan berkelanjutan, dan partisipasi warga di perkotaan.

Lampung, JSNews – Polda Lampung bersama Perum Bulog Kanwil Lampung menjual beras sebanyak 2,2 ton kepada masyarakat Bandar Lampung di Tugu Adipura, Minggu (10/8/2025).

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pihaknya pada hari ketiga dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama Bulog telah menjual beras 2,2 ton kepada masyarakat Bandar Lampung pada gelaran Car Free Day (CFD).

“Kami telah melaksanakan kegiatan gerakan pangan murah dengan mendistribusikan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) pada hari ini sebanyak
2,2 ton.

Pihaknya melaksanakan kegiatan GPM perdana yakni Pringsewu dan Pesawaran, dilanjutkan besok di Kota Metro dan Lampung Selatan.

Tim akan melaksanakan kegiatan GPM ini secara kontinyu keliling Polres dan Polresta jajaran.

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Dery Agung Wijaya mengatakan, pihaknya melaksanakan GPM hari ketiga bersama Bulog dan di Bandar Lampung tercatat 2,2 ton beras SPHP yang terjual.

“Polda Lampung bersama Bulog melaksanakan ke wilayah Bandar Lampung ada 2,2 ton beras yang terdistribusi kepada masyarakat,” kata Kombes Pol Dery.

Konsumen yang membeli beras tersebut sekitar 300-400 orang dan besok akan digelar di Kota Metro dan Lamsel.

Mantan Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung ini mengatakan, GPM ini merupakan kerjasama dengan perum Bulog.

Adapun kerjasama ini untuk mendukung swasembada pangan, maka dengan kegiatan yang dilakukan secara kontinyu dengan harapan membantu masyarakat.

Dengan harapan agar swasembada pangan berjalan dengan baik.

“Kegiatan akan tetap berjalan dengan harapan tujuannya menyentuh masyarakat,” kata Kombes Dery.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung Nurman Susilo mengatakan, pihak Bulog berterima kasih telah dibantu dan disupport penuh oleh Polda Lampung.

Dengan harapan beras SPHP ini sampai ke masyarakat.

“Kalau dari target kegiatan GPM ini selesai sampai Desember 2025 dengan target 39 ribu ton,” kata Nurman.

Dengan adanya kerjasama ini mudah-mudahan masyarakat terbantukan dan mewujudkan ketahanan pangan.

“Kegiatan kami ini baru berjalan pertengahan Juli 2025 yang sudah terjual 350 ton masih menyampaikan ke masyarakat Lampung,” kata Nurman.

Warga Bandar Lampung, Ajeng mengatakan, dirinya membeli beras 5 kg dengan harga Rp 60 Ribu yang sebelumnya lebih mahal.

“Jadi dengan mendapatkan beras seharga Rp 60 Ribu ini saya terbantukan, dan sangat membantu masyarakat dengan harga murah,” kata Ajeng.

Apalagi dengan beras murah sangat terbantukan, tapi kurang publikasinya.


Jakarta,JSNews-Minggu 10/08/2025
Mardan Anggota  PPSU Kelurahan Malaka jaya jakarta timur
Telah menangkap seekor ular piton dengan panjang kurang lebih 7 meter dan berat 30 Kilo gram


Di salah satu rumah warga Di Daerah pondok kopi Jalan mawar merah 2  RT 7 RW 01 Jakarta timur
Berkat laporan seorang warga pemilik rumah tersebut akhirnya anggota PPSU yang bernama Mardan dapat menangkap ular piton tersebut di bantu oleh warga setempat
Berkat kesigapan Mardan ular piton tersebut dapat di tangkap dan diamankan


“Kami selaku warga setempat sangat berterima kasih karna kesigapan dan keberanian Mardan anggota PPSU Kelurahan Malaka Jaya ular piton yang selama ini meresahkan warga setempat kini dapat di tangkap”ucap seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.