Bekasi,JSNews



Sabtu 9 Agustus 2025, sebuah organisasi yang beranggotakan para cendekia menyelenggarakan hari jadinya. Organisasi yang berdiri tujuh tahun lalu itu bernama “Forum Kemitraan Polisi Masyarakat Cendekia (FKPMC) RI”. Tujuh tahun kiprahnya merupakan pembuktian langkah panjang organisasi tersebut eksis dan berkembang memberikan kontribusi terbaik untuk negeri.

Ketua Umum FKPMC RI sekaligus inisiator organisasi ini yang juga Ketua Yayasan Cendekia Nusantara Brigjen Pol (P). Prof. Dr. Drs. Muh. Elia WM, S.H., M.M., Adv. kepada redaksi menyatakan bahwa pencapaian usia tujuh (7) tahun merupakan suatu yang harus disyukuri, “Kami bersyukur bahwa hari ini kami menginjak usia ke-7, sudah banyak yang kami kerjakan dan untuk fokus pada kegiatan yang kami lakukan itu, maka tahun ini kami membentuk badan hukum yayasan, dengan nama Yayasan Cendekia Nusantara.” Ujar Prof. Elia kepada redaksi.

Lebih lanjut Prof. Elia menyatakan dengan adanya yayasan ini maka kerjasama dengan para mitra baik di Pemerintahan, Kepolisian, TNI, Universitas, Lembaga Pendidikan, Organisasi maupun mitra lainnya lebih fleksibel dan dapat dipertanggungjawabkan secara legalitas. “Yayasan kami terdaftar di Kementerian Hukum, mempunyai AD/ART yang jelas, sehingga pihak manapun bisa bekerjasama dengan FKPMC RI dengan badan Hukum Yayasan yang sudah kami daftarkan ini.” tutup Prof. Elia kepada Redaksi.

Syukuran ulang tahun FKPMC RI dan Yayasan Cendekia Nusantara sendiri berlangsung khidmat dan lancar. Diikuti para anggota organisasi maupun para pendiri yayasan yang terdiri dari Badan Pembina, Pengawas dan Pengurus yang umumnya adalah para Profesor, guru besar dan doktor dengan aneka bidang keahlian, dengan jam terbang luas dan tak diragukan sesuai kapasitas masing-masing.

Dalam rangkaian tersebut diadakan seminar nasional bertemakan ”Bela Negara Berbasis Pancasila”. Berlokasi di Sekretariat FKMC RI yang berada di lingkungan Kantor PT. Sinar Jaya, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat.

Adapun materi dan pengisi seminar sebagai berikut:
Brigjen. Pol(P). Prof. Dr. Drs. Muh. Elia WM., S.H., M.M., Adv. “Pendidikan Karakter . Sekolah Rakyat dalam Menuju Indonesia Emas” Sebuah kajian Pembangunan Karakter, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara Berbasis Pancasila. Dengan Moderator Dr. Clara Vidhia, S.T., M.T.

Pembicara kedua adalah Prof. Dr. M Juanda, SH. MH dengan tema: “Implementasi Norma Etika dalam Penyelenggaraan Negara untuk Mewujudkan Negara Hukum Pancasila” Dengan Moderator Dr. dr. Hj. Ratna Komala Dewi, Sp.DVE. M.Kes. FINSDV. FAADV.

Dan pemateri ketiga adalah kandidat Guru Besar, Dr. Joned Ceilendra Saksana, S.Ip, S.E., M.M., CBPA. Dengan tema “Peluang Bisnis2025. Keberlanjutan Digitalisasi dan Teknologi”, yang dimoderatori oleh Dr. Sri Murtini, S.Pd., M.M., CT. CHT.

joSSer
( wakil Pimpred )

banner 468x60

Jakarta, JSNews – Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Metro Jaya menggelar Workshop Kehumasan yang diikuti para pejabat utama Bidhumas, para Kasi Humas Polres jajaran, hingga pejabat PPID Satker di lingkungan Polda Metro Jaya, Kamis (7/8/2025). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB di Gedung Bidhumas Polda Metro Jaya.

Workshop ini bertujuan meningkatkan kemampuan dokumentasi publikasi melalui pelatihan fotografi dan videografi, termasuk teknik pengambilan gambar menggunakan kamera handphone. Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan metode yang dipelajari.

Acara menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang media, yakni Senior Videographer Dailynesia Germany, Levie Wardana, S.Ikom; serta Produser Program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Muhammad Fani Maulana, S.Kom.i.

Dalam sambutannya, Kabidhumas Polda Metro Jaya KBP Ade Ary Syam Indradi, S.H., S.I.K., M.H. menekankan pentingnya kemampuan kehumasan yang mumpuni di era digital.

“Humas Polri memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik. Kualitas foto dan video yang kita hasilkan akan mempengaruhi cara masyarakat menerima informasi dari kepolisian. Oleh karena itu, keterampilan ini harus terus diasah,” ujar KBP Ade Ary.

Ia menambahkan, teknologi kamera ponsel saat ini telah berkembang pesat sehingga bila digunakan dengan teknik yang tepat, hasilnya mampu bersaing dengan perangkat profesional.

Para narasumber juga membekali peserta dengan materi teknis, mulai dari komposisi, pencahayaan, sudut pengambilan gambar, hingga pengolahan visual untuk publikasi resmi.

Acara ditutup dengan diskusi interaktif. Para peserta berdiskusi langsung dengan narasumber untuk membahas hasil latihan dan penerapannya dalam tugas sehari-hari.

Pelatihan ini merupakan komitmen Polda Metro Jaya dalam peringkatkan kemampuannya
berharap seluruh personel humas di jajaran mampu menghasilkan konten publikasi yang kreatif, informatif, dan sesuai standar kepolisian, sehingga pesan-pesan Kamtibmas dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat, pungkasnya.

Puncak Jaya, Papua Tengah, JSNews – Dalam suasana penuh kehangatan, personel Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan sambang ke anak-anak di SD Negeri Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, pada Sabtu (9/8/2025). Kehadiran para personel disambut gembira oleh siswa-siswi, yang tampak antusias mengikuti berbagai interaksi dan kegiatan.

Kegiatan sambang tersebut dilaksanakan oleh personel Satgas Ops Damai Cartenz Briptu Eroza Feryan Perdana, S.H., Bripda Rafli Abdullah, S.H., serta didukung oleh Bripda Febrian dan Bripda Heryanto, kegiatan sambang tersebut membawa keceriaan bagi anak-anak.

Personel Satgas menyapa satu per satu anak dengan senyum tulus, berjabat tangan, serta berbagi cerita dan motivasi agar mereka terus bersemangat menuntut ilmu. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Operasi Damai Cartenz dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya generasi muda, demi terciptanya Papua yang damai, aman, dan sejahtera.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang didampingi Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari strategi operasi untuk mengedepankan pendekatan humanis.

“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk menjadi sahabat bagi masyarakat, terutama anak-anak. Pendidikan dan masa depan mereka adalah kunci perdamaian yang berkelanjutan di Papua,” ujarnya.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes. Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa momen kebersamaan ini memiliki dampak positif yang besar.

“Anak-anak adalah aset bangsa. Dengan perhatian dan kasih sayang yang tulus, kita membentuk generasi yang percaya diri, berkarakter, dan siap membangun Papua yang lebih baik,” tuturnya.

Semangat yang terpancar dari senyum anak-anak menjadi pengingat bahwa kedamaian dimulai dari hati yang tulus dan kepedulian bersama.

Cikarang Pusat, JSNews – Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan “Polres Metro Bekasi Peduli Tempat Ibadah” di Masjid Raya At-Tauhid, Perumahan Deltamas, Desa Pasirranji, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jumat (8/8/2025).

Kegiatan ini dihadiri jajaran pejabat utama Polres Metro Bekasi, tokoh agama, pengurus masjid, serta perangkat desa. Kehadiran Kapolres disambut hangat oleh Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At-Tauhid, Ernawan, beserta jamaah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyerahkan bantuan 25 mushaf Al-Qur’an untuk digunakan di Masjid Raya At-Tauhid. Ia menyampaikan harapan agar bantuan ini bermanfaat bagi jamaah dan memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah sekaligus persatuan umat.

“Semoga bantuan mushaf Al-Qur’an ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh jamaah Masjid Raya At-Tauhid. Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian Polri terhadap tempat ibadah dan sarana mempererat silaturahmi dengan masyarakat,” ujar Kombes Pol Mustofa.

Ketua DKM Masjid Raya At-Tauhid, Ernawan, mengucapkan terima kasih atas perhatian Kapolres Metro Bekasi. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan untuk memperkuat hubungan antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian dari Bapak Kapolres. Semoga ini menjadi awal semakin eratnya hubungan baik antara polisi dan masyarakat di Kabupaten Bekasi,” ucapnya.

Acara berlangsung khidmat, diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah. Kehangatan yang tercipta menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat terjalin harmonis demi terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bekasi.

KOTA MADIUN, JSNews – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperkuat peran aktifnya dalam menekan inflasi melalui Gerakan Pasar Murah (GPM) di Lapak Kampir, Kelurahan Kanigoro (8/8/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Irwasum Polri Komjenpol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, SH, M.Hum, MSi, MM bersama Wali Kota Madiun Dr. Drs. H. Maidi dan jajaran Forkopimda. Dalam kesempatan ini, Komjenpol Dedi Prasetyo mengungkapkan capaian distribusi nasional 310,25 ton beras SPHP di empat wilayah, termasuk 6 ton di Madiun Kota yang diintegrasikan dengan program pasar murah.

Polres Madiun Kota bekerja sama dengan Bulog dan Pemkot menyelenggarakan bazar GPM dengan skema 500 kupon yang menjual paket komoditas terjangkau: 6 ton beras, 5 ton minyak goreng, dan 4 ton gula. Masyarakat juga dapat membeli kebutuhan pokok seperti Beras Medium SPHP (Rp55.000/5 kg), Gula Premium (Rp16.500/kg), dan MinyaKita (Rp15.500/liter), dengan realisasi penjualan mencapai 250 kemasan beras, 130 kg gula, dan 150 liter minyak pada hari pertama. Sementara itu, pembangunan Pusat Layanan Gizi (SPPG) akan fokus pada pemenuhan nutrisi kelompok rentan, memperkuat ketahanan kesehatan jangka panjang.

Komjenpol Dedi Prasetyo menegaskan, “Ini wujud kebijakan Kapolri mendukung pemerintah melalui sinergi strategis dengan Bulog. Kami berharap Polri terus bersinergi dengan Bulog di seluruh kota/kabupaten untuk menjaga stabilitas harga pangan, mengawasi distribusi dan pasokan bahan pokok penting.” Ia juga menyoroti keterlibatan BUMN dan UMKM lokal sebagai tulang punggung pengendalian inflasi berbasis perlindungan sosial.

Antusiasme tinggi masyarakat membuktikan efektivitas program ini, dengan seluruh paket kupon terserap sempurna. Puncak GPM rencananya digelar serentak di seluruh Indonesia pada 13-14 Agustus 2024. “Kolaborasi Polri-Bulog-Pemda ini bukan hanya menekan inflasi, tapi juga membangun ketahanan pangan berkelanjutan,” pungkas Dedi usai meninjau pasar murah.

Kota Madiun, JSNews – (8/8/2025) -.Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmen kuatnya dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya peningkatan gizi anak bangsa, melalui akselerasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bukti konkretnya adalah peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lapak Kampir di Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Jumat (8/8/2025) sore. Acara yang dipimpin langsung oleh Irwasum Polri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, SH, MHum, MSi, MM ini dihadiri jajaran Forkopimda Kota Madiun, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala sekolah penerima manfaat, dan perwakilan instansi terkait. SPPG Kanigoro, dibangun dengan anggaran sekitar Rp1,9 miliar hasil sinergi dengan PT Arya Motor Indonesia dan ditargetkan selesai dalam 45 hari, akan beroperasi pada Oktober 2025 untuk melayani 4.103 siswa SD dan SMP penerima program MBG di Kota Madiun, dengan bahan baku bersumber dari pasar tradisional dan UMKM setempat.

Aksi di Madiun ini bukanlah kegiatan insidental, melainkan bagian dari lompatan strategis Polri secara nasional. Baru pada 6 Agustus 2025 di Malang, Polri telah meresmikan 8 SPPG operasional sekaligus melakukan groundbreaking 205 unit baru secara serentak di seluruh Indonesia. Perkembangannya hingga Agustus 2025 menunjukkan akselerasi signifikan: 27 unit SPPG telah beroperasi melayani 86.777 penerima manfaat per hari dan menyerap 1.344 tenaga kerja, 34 unit dalam persiapan akhir operasional, 155 unit tahap konstruksi, serta tambahan 205 unit yang memulai pembangunan hari ini. Total 421 SPPG ini akan menjadi tulang punggung distribusi gizi bagi 1,47 juta orang per hari ketika seluruhnya beroperasi. Polri menargetkan penyelesaian 500 SPPG pada akhir 2025 dan akan memperluas menjadi 1.000 unit pada tahun 2026.

Polri melalui Irwasum Komjen Pol Dedi Prasetyo menekankan dua pilar utama keberhasilan program. Pertama, komitmen mutu tinggi melalui mekanisme Security Food Test yang wajib dijalankan tim medis Polri (Pusdokkes, Bidokkes Polda, Urkes Polres) pada setiap produksi makanan. “Ini adalah pembeda SPPG Polri: setiap produksi makanan wajib melalui uji keamanan untuk menjamin standar higienis tertinggi, mencegah keracunan, dan memastikan gizi yang aman untuk penerima manfaat,” tegas Dedi Prasetyo. Kedua, strategi kolaborasi Penta Helix yang berkelanjutan, melibatkan Pemerintah (TNI-Pemda-K/L), Akademisi (ahli gizi, pangan, kesehatan), Bisnis (UMKM, koperasi, kelompok tani), Masyarakat (relawan, pengelola Yayasan Komunitas Bantu/YKB), dan Media dalam diseminasi informasi. Pendekatan holistik ini dirancang untuk memutus rantai stunting melalui intervensi gizi tepat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Keberadaan SPPG memberikan dampak multidimensi. Walikota Madiun Dr. Drs. H. Maidi, SH, MM, M.Pd menyambut antusias, menyatakan bahwa SPPG tidak hanya memastikan anak-anak mendapat asupan bergizi, tetapi juga menjadi bagian integral dari strategi ketahanan pangan dan peningkatan kualitas lingkungan kota. “Dapur gizi ini juga menjadi bagian dari upaya menurunkan suhu kota, meningkatkan oksigen, dan menggerakkan ekonomi lokal. Semua harus saling terhubung demi Madiun yang sehat, hijau, dan mandiri pangan,” jelas Maidi. Irwasum Polri mengajak seluruh rakyat Indonesia bersinergi: “SPPG adalah bukti POLRI hadir membangun masa depan bangsa. Mari sukseskan program ini bersama demi generasi sehat yang akan memimpin Indonesia Emas 2045.” Program SPPG menjadi investasi nyata Polri untuk mempercepat pencegahan stunting dan mewujudkan ketahanan pangan serta SDM unggul, mencerminkan presisi Polri dalam mendukung cita-cita nasional.

#SPPGAkselerasi #PolriPresisiUntukBangsa #AstaCitaPrabowo #IndonesiaEmas2045

Jakarta,JSNews – Hari ini Jumat, 08-08-2025, Organisasi baru yang bernama Pembela Amanat Sejati (PASTI) dilahirkan, bertempat di Asrama Yatim & Dhu’afa Palmerah, Jalan Kamboja No.88A 5, RT.4/RW.7, Kota Bambu Utara, Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11420.

Organisasi Pembela Amanat Sejati (PASTI) saat ini sedang dibuatkan Akta oleh notaris dan pengajuan pendaftaran ke Kementerian Hukum (Menkum) RI, agar PASTI organisasi yang berbadan hukum.

Dalam kelahiran PASTI ini, Ketua Umum (Ketum) PASTI bersama beberapa orang jajaran pengurus PASTI memberikan sedekah berbagi rezeki untuk anak-anak Yatim Piatu di Pondok Asrama Yatim ini, agar bisa bermanfaat untuk mereka anak-anak Yatim Piatu dan biar semakin berkah rezeki kita.

Ketua Umum PASTI Rudy Silfa, S.H., M.H. bersama dengan jajaran pengurus PASTI, memohon doa dan dukungannya kepada seluruh masyarakat Indonesia, semoga dengan lahirnya organisasi Pembela Amanat Sejati (PASTI) ini dapat membawa kebaikan dan bisa bermanfaat untuk masyarakat, juga semoga PASTI dapat berkembang dengan cepat ke seluruh Indonesia dan bisa lebih kuat, lebih besar, lebih sukses, lebih maju dan selalu jaya.

Jakarta, JSNews – Bidhumas Polda Metro Jaya bersama komunitas Rumah Pecinta Sepeda menggelar kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan kepada anak-anak telantar di Yayasan Sayap Ibu, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/8/2025) sore.

Kegiatan tersebut dihadiri Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi dan perwakilan komunitas Rumah Pecinta Sepeda, Ridwan Bobi. Dalam kesempatan itu, rombongan menyapa anak-anak yang dirawat oleh pihak yayasan. Suasana hangat terasa saat anak-anak, termasuk yang berkebutuhan khusus, tampak gembira menyambut kedatangan mereka.

Kombes Ade Ary mengatakan, kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara kepolisian dan berbagai komunitas untuk membantuh sesama sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.

“Kemitraan polisi dengan masyarakat itu sangat penting dalam rangka mewujudkan kamtibmas. Keamanan merupakan kebutuhan kita bersama. Salah satunya melalui kerja sama dengan komunitas Rumah Pecinta Sepeda,” ujar Ade Ary.

Sementara itu, Ridwan Bobi menjelaskan, kegiatan bakti sosial ini diinisiasi untuk membantu yayasan dalam memenuhi kebutuhan anak-anak yang diasuh, khususnya yang merupakan penyandang difabel dan bayi telantar.

“Yayasan ini mengurusi mayoritas adik-adik difabel dan beberapa bayi telantar. Saat ini ada 19 bayi atau anak yang ditampung. Kami ingin memberikan sedikit rejeki untuk membantu keberlangsungan yayasan ini,” kata Ridwan.

Melalui kegiatan ini, Bidhumas Polda Metro Jaya dan komunitas Rumah Pecinta Sepeda berharap semakin banyak pihak yang peduli terhadap kelompok rentan serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kalbar,JSNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa jumlah Hotspot atau titik api kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) terus mengalami penurunan.

Hal tersebut diungkap Sigit usai mendengarkan paparan langsung
(Karhutla) di Gedung BPPTD, Mempawah, Kalimantan Barat, Jumat (8/8/2025).

Dari hasil paparan, Sigit menyampaikan bahwa, manajemen lintas sektoral di Kalbar sudah berjalan dengan baik terkait penanggulangan karhutla. Laporan yang diterimanya mulai bulan Juni, Juli dan Agustus.

“Kemarin, masih ada Hotspot ada kurang lebih 32 kalau tak salah. Selama dua hari dari kemarin sampai sekarang makin menurun dan modifikasi cuacanya saya lihat juga berhasil. Sehingga ini juga tentu bisa sangat signifikan membantu pemadaman terhadap titik-titik api yang ada,” kata Sigit.

Menurut Sigit, penanganan maupun sejumlah langkah strategis yang dilaksanakan oleh Polri, TNI, BNPB, BMKG, instansi terkait, relawan dan elemen masyarakat, khususnya di Kalbar sudah berjalan baik dan kompak.

“Jadi sudah ada pembagian terkait siapa yang menjadi satgas darat. Kemudian pada saat titik api mulai meningkat maka ada satgas udara yang bekerja dilengkapi dengan Water Bombing dan juga memanfaatkan modifikasi cuaca pada saat ada awan yang kemudian bisa diubah menjadi hujan,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit juga menekankan soal adanya edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat yang masih membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, ada sejumlah aturan yang harus diperhatikan apabila memang melakukan hal tersebut.

“Mungkin saya mengimbau karena memang juga masih ada kearifan lokal untuk membuka lahan, tolong untuk aturan yang ada agar dipatuhi. Bagaimana untuk membuka lahan secara kearifan lokal tentunya ada aturan-aturannya, ada garis pembatas kemudian harus diawasi sampai selesai dan tidak ada yang terbakar lagi,” ucap Sigit.

Meski begitu, Sigit berharap, masyarakat dapat diberikan pemahaman atau edukasi soal bahaya membakar untuk membuka lahan. “Ini tentunya menjadi hal-hal yang juga harus diperhatikan. Namun, tentunya imbauan kita adalah sebaiknya membuka lahan tidak perlu dengan membakar,” imbuh Sigit.

Di sisi lain, Sigit meminta seluruh pihak di Kalbar untuk terus menjaga kekompakan serta sinergisitas dalam rangka mencegah kebakaran hutan dan lahan. Mengingat, hal tersebut menjadi atensi dari Presiden Prabowo Subianto.

“Jadi saya ucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh tim tergabung dalam satgas karhutla. Karena ini menjadi perhatian dari Bapak Presiden, saya minta untuk tim terus dijaga kekompakannya dipertahankan dan mudah-mudahan kita bisa lampaui waktu sampai dengan akhir Agustus nanti dan kebakaran hutan betul-betul bisa terjaga,” tutup Sigit.

Jakarta, JSNews – Persoalan sengketa tanah terkait uang ganti rugi dalam proyek perluasan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Jakarta Timur kini memasuki tahap akhir. Sidang yang telah berlangsung selama beberapa bulan ini menjadi ajang pembuktian kepemilikan tanah yang diklaim oleh sebagai pemilik sah. Tim Advokat dari H2P Law Office yang terdiri dari Hasmetri Hasan, S.H., M.H, Dian Wibowo, S.H, M. Firman Maualana, S.H, dan Alwan fawwaz, S.H. optimis akan memenangkan kliennya Nurjaya terhadap keputusan yang akan diambil oleh Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Emanuel dan Panitera Frans dengan pekara yang tercatat di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur dengan nomor Perkara 524/pdt.g/2024/PN.jaktim dan berharap keputusan pengadilan berpihak kepada Kliennya Nurjaya serta diambil secara profesional berdasarkan bukti yang telah diungkap dalam persidangan.

Hasmetri Hasan, S.H., M.H, saat ditemui sesusai persidangan lapangan di lokasi menyampaikan keawak media pada prinsipnya ini adalah tanah girik bukan lagi Eigendom verponding, diangkat berdasarkan SK Mendagri Nomor 2 yang ada girik bekas tanah partikelir BTP.

“Sekarang karena ada konsinyasi di PN Jakarta Timur bermunculan surat surat yang luasnya tidak masuk akal, ada yang 2 hektare, Sementara sisanya itu 3862 m2, Klein kami bapak Nurjaya ahli waris dari Amzar bin tego itu giriknya seluas 4190 m2 jadi mendekati, Kenapa mendekati karena dulu ada pelebaran jalan ada bypass, tanah yang ada ini adalah tanah yang di maksudkan dalam girik ini 1580, tapi tidak bisa meningkatkan hak, karena sudah ada girik selain girik dari kami yaitu 615 dan 472 satu hamparan terdapat 2 girik, tidak masuk akal, opersil,”terang Hasmetri Hasan, S.H., M.H keawak media seusai mengikuti persidangan lapangan, Jumat, (08/08/2025) Siang.

“Ini lawan kami 2 girik, kalau egedum itu sudah dihapus dengan SK Mendagri No 482 tahun1987, Sehingga egedum itu tidak berlaku, kini ada girik bekas tanah-tanah partikelir oleh pemerintah ada pada tahun 1963 girik 1580, Sebelumnya ada girik juga disini sampai 1222 Nomor giriknya. Semua mendapatkan girik bekas tanah partikelir ini yang ada disini,”imbuhnya.

Lebih lanjut, Ketua Kuasa Hukum Nurjaya dari Kantor Hukum H2P Law Office, Hasmetri Hasan, S.H., M.H mengatakan, Kalau yang sebelah ini sudah bertransaksi jual beli dengan sertifikat dua, satiri itu ada sertifikat nya. Tapi itu sertifikat tidak terlalu signifikan karena bukan obyek yang kami 4190 mendekati, karena ada pelebaran jalan, terpotong kepastian Formilnya ada kepastian di lapangan, yang dikuasai pak Moses 1983 menguasai dan tanah klien kami itu mereka ada kerjasama hal pengelolaan menguasahin.

“Sudah bergulir di PN jakarta timur selama satu tahun, mau sidang saksi ahli hari senin. Sebelumnya ada gugatan 731 juga yang di gugat oleh Syatiri Nasri, artinya girik dengan girik berlawanan karena terbukti sudah dijual oleh tergugat dia namanya Syatiri Nasri,” ungkapnya.

“Didalam SK Mendagri tersebut ada pernyataan diangkat dengan register PN jakarta timur egedum egedum, karena mereka tidak berhasil berdasarkan mendaftarkan tidak berhasil mengkonversi, karena hak hak mengkonversi ternyata tidak, sekarang Syatiri gugatan ini putus,”imbuhnya.

Hasmetri Hasan, S.H., M.H juga menerangkan jadwal persidangan Minggu depan di PN Jakarta Timur yaitu pada Senin depan akan menghadirkan dua orang ahli baru kesimpulan.

“Menurut saya, kesimpulan itu sudah pasti kalau Syatiri memegang girik, juga itu girik yang sudah dijual belikan kami ada bukti. Kami berharap Pengadilan bisa menerima apa yang diinginkan klien kami, tapi kami tidak pernah menuntut tidak pernah mengugat dan ada satu lagi perkara 162 tapi belum masuk, tadinya ada 5 perkara, tapi yang 2 berguguran, karena tidak sanggup melihat bukti bukti klien kami,”tegasnya.

Sedangkan ditempat yang sama, Dian Wibowo,SH salah satu tim advokat dari H2P Law Office berharap Majelis Hakim dengan Ketua Majelis Hakim Emanuel bisa Objektif serta tidak memihak.

“Jadi jangan sampailah ada yang bermain mata lah dalam hal ini, tetapi yang adalah perdamaian sementara dari beberapa pihak termasuk Pak Syatiri mengklaim, sehingga tidak bisa berdamai dengan kami, yang sampai sekarang masih dalam diupayakan, agar kita ini juga cepat selesai dan jangan sampai juga ini terlalu larut gitu. Ke depannya kita meminta di dalam nanti putusan hakim, bijak dalam menentukan putusannya dan juga mengupayakan yang terbaik dalam penyelesaian perkara ini,”tandasnya singkat.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.