JATIM, JSNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (5/8/2025). Kegiatan ini untuk terus memperkuat sinergisitas antara umara serta ulama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dalam negeri.

“Kami mewakili institusi polri tentunya selalu berusaha bahwa Polri selalu bersama-sama dan dekat dengan ulama. Karena bagi kami, umara dan ulama adalah penjaga utama terkait dengan masalah kamtibmas di dalam negeri dan penjaga utama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Sigit.

Oleh karena itu, Sigit mengungkapkan bahwa, seluruh jajarannya telah diinstruksikan untuk memperkuat tali silaturahmi maupun sinergisitas dengan ulama, tokoh agama hingga tokoh masyarakat.

“Oleh karena itu tentunya dimana-mana saya selalu mengingatkan kepada anggota-anggota kami untuk selalu bersilaturahmi dan dekat dengan para tokoh baik yang di tingkat Mabes, di tingkat Polda, di tingkat Polres, maupun di tingkat Polsek bahkan sampai tingkat desa,” ujar Sigit.

Instruksi tersebut, menurut Sigit, menjadi sangat penting. Mengingat, tugas pokok Kepolisian dalam menjaga kamtibmas akan semakin berat apabila tidak didukung oleh ulama maupun tokoh agama dan masyarakat.

“Sekaligus karena kami meyakini dan sangat percaya bahwa tanpa dibantu, tanpa didukung oleh para ulama, maka pekerjaan kami akan menjadi sangat berat,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit meminta kepada para ulama untuk memberikan nasihat maupun masukan kepada seluruh jajaran Kepolisian. Menurutnya, hal itu bisa menjadi semangat dan motivasi guna menjalankan tugas yang jauh lebih baik ke depannya.

“Kami sekaligus titip apabila ada anak-anak buah kami, anggota kami yang sowan bersilahturahmi, mohon untuk bisa diterima dan apabila ada yang kurang mohon untuk diberikan nasihat. Karena kami yakin bahwa nasihat ulama sangat penting buat kekuatan dan motivasi bagi kami semua di dalam hal kami memberikan pengabdian kepada masyarakat,” tutup Sigit.

banner 468x60

Pamekasan. JSNews – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, Jawa Timur. Turut mendampingi Irwasum Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Syahardiantono, As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, Kadivpropam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, dan Kadivhumas Irjen Pol. Sandi Nugroho.

“Alhamdulillah jadi walaupun terlambat tapi akhirnya kita semua diberikan kesempatan untuk bisa bersilaturahmi, tentunya kami semua berbahagia mendapatkan sambutan yang luar biasa, disambut dengan dua kuda yang sangat gagah pada saat masuk,” jelas Kapolri, Selasa (5/8/25).

Jenderal Sigit pun diiringi tiga ekor kuda saat memasuki pesantren. Pengasuh Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar RKH Mohammad Rofi’i Baidhowi menyambut baik kedatangannya dan mengalungkan bunga di leher Kapolri.

“Saya sempat komplain ke sopir saya kenapa saya nggak turun malah dibawa masuk pakai mobil sampai di depan, harusnya saya tadi mengikuti pasukan kuda, jadi bisa menyapa para santri,” ujar Jenderal Sigit.

Tak hanya bersilaturahmi, Kapolri juga memberikan paket santunan kepada 100 anak yatim. Paket bantuan itu berupa tas sekolah, buku tulis 2 lusin, alat tulis, dan sarung/mukena.

Jenderal Sigit juga memberikan plakat kepada Kyai Rofi’i. Kemudian, dilakukan penandatanganan lonceng.

Diungkapkan Kapolri, dirinya sangat senang dapat bersilaturahmi ke Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar. Jenderal Sigit mengakui, silaturahmi ini sangat penting dalam menunjang kerja Polri menjaga keamanan di masyarakat.

“Yang jelas kami tentunya sangat bersyukur bisa diterima dan kami mewakili institusi Polri tentunya selalu berusaha bahwa Polri selalu bersama-sama dan dekat dengan ulama, karena bagi kami umaro dan ulama adalah penjaga utama terkait dengan masalah kamtibmas di dalam negeri dan NKRI,” ujar Kapolri.

Diharapkan Kapolri, para kiai dan ulama lainnya yang hadir di acara itu bisa memberi masukan dan nasihat kepada anggota Polri. Polri pun menerima segala kritik demi menjadikan pelayanan masyarakat lebih baik lagi.

Diungkapkan Jenderal Sigit, jajarannya juga telah diperintahkan untuk selalu bersilaturahmi dan dekat dengan para tokoh, baik yang di tingkat Mabes, Polda, Polres, maupun Polsek. Hal itu karena dipercaya bahwa sinergitas dengan tokoh agaman akan mempermudah kerja Polri.

“Maka dari itu, dalam kesempatan ini kami sekaligus kami hadir, namun kami juga sekaligus titip anggota, anak buah kami yang sowan bersilaturahmi mohon untuk bisa diterima, dan apabila ada yang kurang mohon untuk diberikan masukan nasihat, karena kami yakin nasihat ulama sangat penting untuk kekuatan bagi kami semua dalam hal kami memberi pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Jenderal Sigit.

Jakarta, JSNews – 5 Agustus 2025 — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya menerjunkan personel Tim SAR untuk melaksanakan kegiatan tanggap darurat dan aksi bersih-bersih lingkungan di wilayah Kampung Pulo, Jakarta Timur.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Selasa ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan yang rutin dilakukan Polairud dalam menghadapi bencana alam, khususnya di wilayah-wilayah rawan banjir di DKI Jakarta. Wilayah Kampung Pulo sendiri merupakan salah satu daerah yang kerap terdampak banjir akibat curah hujan tinggi dan luapan Sungai Ciliwung.

Dalam aksi ini, Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya tidak hanya fokus pada penanganan darurat seperti evakuasi dan distribusi bantuan, tetapi juga aktif membantu warga membersihkan lingkungan yang dipenuhi lumpur, sampah, dan sisa material pascabanjir. Personel terlihat bahu-membahu bersama masyarakat mengangkat puing dan membersihkan saluran air guna mencegah potensi banjir susulan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi bencana serta pemulihan pascakejadian. Selain itu, hal ini juga mencerminkan komitmen Polri, khususnya Korpolairud Baharkam Polri dan Ditpolairud Polda Metro Jaya, dalam mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan melalui pendekatan responsif dan tanggap darurat terhadap warga yang membutuhkan bantuan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polairud hadir bukan hanya dalam tugas pengamanan perairan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang siap turun langsung saat warga menghadapi musibah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan,” ujar salah satu personel di lapangan.

Kegiatan SAR dan pembersihan lingkungan ini juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan Polri Presisi yang mengedepankan kecepatan, kepedulian, dan profesionalitas dalam melayani masyarakat.

Jakarta,JSNews.com


Selasa 5 gustus 2025 Menjelang HUT RI ke-80, masyarakat diingatkan untuk menjunjung tinggi Bendera Merah Putih sebagai simbol resmi negara. Fenomena pengibaran bendera One Piece atau simbol budaya pop lainnya dinilai tidak menghormati nilai-nilai kebangsaan.

UU No. 24 Tahun 2009 menegaskan bahwa Bendera Merah Putih wajib dikibarkan pada momen nasional. Menggantinya dengan simbol lain dianggap melecehkan sejarah perjuangan bangsa.

“Bendera Merah Putih bukan sekadar kain, tapi warisan perjuangan dan identitas bangsa,” tegas Wahyu Al Fajri, Direktur Tawassuth.

Ia juga mengutip kaidah ushul fiqh: “Tasharruful imam ‘ala ra’iyyatihi manuthun bil maslahah”, artinya: kebijakan pemimpin harus didasarkan pada kemaslahatan rakyat. “Menjaga simbol negara adalah bagian dari menjaga maslahat bersama.”

Tawassuth mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengibarkan Merah Putih dengan bangga, serta mengedepankan simbol-simbol kebangsaan di ruang publik. Mari jaga martabat bangsa dengan menghormati apa yang telah diperjuangkan para pendahulu kita.

Wahyu juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh tren yang mengaburkan identitas kebangsaan. “Kita boleh menikmati hiburan, tapi jangan sampai mengorbankan kehormatan simbol negara hanya demi viral atau lucu-lucuan,” ujarnya.

Dengan semangat kemerdekaan, mari tegakkan nilai-nilai nasionalisme dan Pancasila. Jangan biarkan simbol hiburan menggantikan kehormatan Merah Putih.

joSSer
( Wakil Pimpred )

Jakarta, JSNews – Polres Metro Jakarta Pusat memberikan penjelasan terkait beredarnya foto seorang perempuan bersama bayinya di ruang pemeriksaan polisi yang viral di media sosial. Dalam foto tersebut, perempuan yang diketahui sebagai tersangka kasus penipuan tidur dengan anaknya diduga tidur dilantai, memunculkan spekulasi bahwa kepolisian tidak manusiawi dalam menangani kasus tersebut.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, S.H., S.I.K., M.H., momen dalam foto itu diambil setelah pemeriksaan selesai atau saat istirahat dari pemeriksaan, saat tersangka menenangkan bayinya yang menangis di sofa didalam ruangan seorang perwira Satreskrim. Selama proses pemeriksaan, tersangka datang didampingi oleh suami dan membawa bayinya. Sekitar pukul 22.00 WIB, bayi tersebut dijemput dan dibawa pulang oleh ayahnya.

“Kami sangat memahami aspek kemanusiaan dalam setiap proses hukum, terutama jika menyangkut anak. Namun kami juga wajib menjalankan prosedur sesuai aturan yang berlaku. Dalam hal ini, tidak ada pelanggaran, dan hak-hak anak tetap kami perhatikan dengan baik,” ujar AKBP Roby.

Kasus ini bermula dari laporan warga asal Papua Tengah, AS, yang mentransfer uang sebesar Rp420 juta kepada tersangka Rina Rismala Soetarya untuk pembelian dua unit mobil Toyota Hilux bekas.
Namun setelah uang dikirim, mobil tidak pernah dikirimkan. Tersangka hanya mengirimkan foto dan video kendaraan. Bahkan, tersangka sempat mengaku telah mentransfer pengembalian dana, namun faktanya tidak ada uang yang masuk ke rekening korban.

Penyelidikan mengungkap bahwa tersangka sejak awal memang tidak berniat mengirimkan mobil dan langsung menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan pribadi. Antara lain;

  • Perawatan rumah: Rp6.500.000
  • Cicilan mobil: Rp10.000.000
  • DP mobil Ertiga: Rp50.000.000
  • Pembelian HP: Rp24.500.000
  • DP Hilux atas nama orang lain: Rp10.000.000
  • Pembelian mobil Hilux (atas nama orang lain): Rp235.000.000
  • Pembelian emas: Rp30.169.000
  • Angsuran rumah: Rp15.000.000
    Dari total Rp420 juta, tersangka baru mengembalikan sekitar Rp80 juta secara bertahap.

Penyidik memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap tersangka setelah melalui pertimbangan matang. Salah satunya, karena tersangka diketahui sering berpindah alamat dan sulit dilacak, sehingga dikhawatirkan akan menghambat proses hukum.

AKBP Roby menambahkan bahwa penyidik sebenarnya telah membuka ruang untuk pendekatan restorative justice antara pelapor dan tersangka. Namun, hingga saat ini belum ada kesepakatan perdamaian yang tercapai, dan upaya penyelesaian secara musyawarah tidak menemukan titik temu.

“Kami terbuka pada solusi damai, tetapi proses itu membutuhkan itikad baik dari kedua belah pihak. Dalam kasus ini, belum ada pengembalian kerugian secara menyeluruh, sehingga proses hukum tetap kami lanjutkan,” jelasnya.

Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang hanya bersumber dari potongan gambar atau narasi sepihak di media sosial, tanpa memahami konteks utuh dan fakta hukum yang sebenarnya.

“Kami terbuka terhadap kritik, tetapi kami juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cermat. Jangan sampai proses penegakan hukum yang sedang berjalan terganggu oleh opini publik yang dibentuk tanpa dasar dan data,” tutup AKBP Roby.

Polres Metro Jakarta Pusat menegaskan, penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan akuntabel. Hak tersangka tetap dihormati, namun pada saat yang sama, hak korban untuk mendapatkan keadilan pun harus dipenuhi.

Jakarta, JSNews – 4 Agustus 2025 — Dalam semangat memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 dengan tema nasional “Indonesia Maju, Indonesia Bersatu”, Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan pembagian 5.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat dan pengguna jalan di sejumlah lokasi strategis di Jakarta Pusat.

Dipimpin langsung oleh Kabag Ops Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Sukoco, S.H., M.H., dan atas arahan Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap gerakan nasional “Merah Putih Berkibar di Seluruh Nusantara”. Aksi ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan membangkitkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata keterlibatan Polri dalam menyemarakkan bulan kemerdekaan dan mengajak masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih di berbagai tempat.
“Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia melalui pengibaran Merah Putih selama bulan Agustus,” ujarnya.

Adapun pembagian bendera dilaksanakan di tiga titik strategis, yakni:
Perempatan TL Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun
Kawasan depan Capitol Suites
Depan Makosat Brimob Polda Metro Jaya

Antusiasme warga terlihat jelas saat ribuan pengendara kendaraan bermotor menyambut pembagian bendera yang dilakukan oleh anggota Brimob berseragam lengkap. Selain membagikan bendera, personel juga memberikan imbauan agar masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam semarak kemerdekaan dengan memasang bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, dan lingkungan kerja.

Melalui kegiatan ini, Satuan Brimob Polda Metro Jaya berharap dapat mempererat persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta menumbuhkan kembali rasa cinta terhadap tanah air di kalangan masyarakat luas.

Jakarta, JSNews – 4 Agustus 2025 — Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 yang mengusung tema “Indonesia Maju, Indonesia Bersatu”, Brimob Polda Metro Jaya menggelar aksi simpatik dengan membagikan 5.000 bendera Merah Putih kepada para pengendara kendaraan bermotor di sejumlah titik strategis wilayah Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Sukoco, S.H., M.H., atas arahan Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., sebagai bentuk nyata dukungan terhadap gerakan nasional “Merah Putih Berkibar di Seluruh Nusantara” yang bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme serta cinta Tanah Air di tengah masyarakat.

“Pembagian bendera ini merupakan bagian dari semangat kami menyambut bulan kemerdekaan sekaligus mengajak masyarakat untuk turut mengibarkan Merah Putih sebagai simbol kebanggaan dan persatuan bangsa,” ujar Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si.

Adapun tiga titik yang menjadi lokasi pembagian bendera meliputi:
Perempatan TL Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun
Kawasan depan Capitol Suites
Depan Makosat Brimob Polda Metro Jaya

Ribuan pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas di lokasi tampak antusias menerima bendera yang dibagikan oleh personel Brimob berpakaian dinas lengkap. Selain itu, petugas juga mengimbau masyarakat untuk turut mengibarkan bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, maupun lingkungan kerja selama bulan Agustus.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi Polri bersama masyarakat dalam memperkuat rasa kebangsaan, menjaga kebhinekaan, serta menghidupkan kembali semangat kemerdekaan sesuai tema nasional “Indonesia Maju, Indonesia Bersatu” demi mewujudkan Indonesia yang semakin kuat dan berdaulat.

SARMI, JSNews Satgas Humas Ops Damai Cartenz Posko Jayapura melaksanakan sambang dengan berbagi makanan dan susu kepada anak-anak di Kampung Ansudu, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, pada Sabtu (2/8/2025) pukul 08.00 WIT.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ipda Syahrir Mahyuddin, S.H., dan berlangsung dengan penuh kehangatan dan interaksi positif bersama warga.

Dalam kunjungan tersebut, personel Satgas membagikan bingkisan makanan ringan kepada anak-anak, melakukan sesi ngobrol santai, serta memberikan bantuan kepada warga lanjut usia yang hendak melakukan pengecekan kesehatan.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang turut hadir didampingi oleh Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud nyata dari pendekatan humanis yang dilakukan oleh aparat kepolisian, khususnya kepada generasi muda Papua.

“Anak-anak ini merupakan masa depan bangsa. Mereka adalah harapan kita ke depan. Maka pendekatan humanis seperti ini penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta kedekatan emosional antara polisi dan anak-anak,” ujar Brigjen Faizal.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara masyarakat dan institusi kepolisian, khususnya melalui interaksi langsung di tengah masyarakat.

“Kunjungan seperti ini adalah bagian dari upaya Satgas Ops Damai Cartenz untuk membangun kepercayaan publik serta menghadirkan wajah kepolisian yang lebih dekat, ramah, dan peduli terhadap masyarakat, terutama anak-anak dan lansia,” tutur Kombes Yusuf.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini disambut antusias oleh warga Kampung Ansudu, yang merasa senang dan terbantu dengan kehadiran Satgas di tengah-tengah mereka.

Tangerang, JSNews – 2 Agustus 2025 — Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor D. H. Inkiriwang, S.H., S.I.K., M.Si menghadiri dan mengikuti kegiatan olahraga bersama TNI, Polri, serta masyarakat, yang berlangsung meriah di kawasan Pasar Modern Intermoda BSD City, Cisauk, Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang. Hadir pula sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pejabat utama Polres Tangerang Selatan.

Kegiatan dimulai dengan jalan sehat bersama yang menandai semangat kebersamaan antara unsur pemerintahan, TNI-Polri, dan masyarakat. Seusai jalan sehat, rombongan mengunjungi stand pelayanan publik yang disediakan Polres Tangerang Selatan, seperti pelayanan perpanjangan SIM, pembuatan SKCK, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Pelayanan ini terbuka untuk seluruh masyarakat yang hadir, sebagai bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

Kapolres Tangerang Selatan juga secara langsung mensosialisasikan Program CETAR (Cegah Tawuran Antar Pelajar) kepada masyarakat sebagai bagian dari strategi preemtif Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat khususnya usia remaja.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kepada 100 anak yatim secara simbolis serta pembagian doorprize yang menambah semarak acara. Kehadiran masyarakat yang antusias menjadi cerminan kuatnya sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan harmonis.

“Momentum ini bukan hanya tentang peringatan kemerdekaan, tetapi juga wujud nyata pelayanan Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat,” ujar AKBP Victor Inkiriwang di sela kegiatan.

Sementara itu, Diana salah satu warga yang tengah mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan di gerai Polres Tangerang Selatan. Ia menilai proses pengurusan berlangsung cepat, tanpa antrean yang panjang, serta didukung oleh pelayanan yang ramah dan profesional. “Terima kasih kepada Polres Tangerang Selatan atas kemudahan layanan yang diberikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keceriaan.

Hong Kong, JSNews – Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA dan PPO) Bareskrim Polri menggelar kegiatan menyapa langsung para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah Hong Kong. Kegiatan ini berlangsung di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong pada Minggu (4/8/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dir PPA PPO Bareskrim Polri, Kasubdit II PPA dan PPO Bareskrim Polri, Dirreskrimum Polda Sumatera Utara, Dirnarkoba Polda Sumatera Utara, KBP Elya Susanti, S.I.K., M.Si. selaku Perancang Peraturan Kepolisian Divkum Polri, Kombes Pol Nany Hartati Pribadi, S.I.K., M.I.K. Selaku Peneliti lImu Kepolisian Madya TK. Ill Puslitbang Polri, Kanit 3 Subdit I PPA dan PPO Bareskrim Polri, serta PLT Kanit TPPO Subdit IV Ditreskrimum Polda Sumatera Utara.

Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Polri bersama KJRI Hong Kong, Imigrasi, dan Protokol Konsuler dalam memperkuat komunikasi dengan PMI. Melalui pertemuan tersebut, tim memberikan edukasi hukum, sosialisasi perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta pencegahan tindak pidana perdagangan orang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi serta mendengar langsung permasalahan yang dihadapi para pekerja migran di Hong Kong.

Dir PPA PPO Bareskrim Polri menyampaikan apresiasinya kepada para PMI atas semangat dan ketangguhan dalam bekerja sekaligus mengembangkan diri melalui pendidikan.

“Kami sangat bangga melihat semangat para Pekerja Migran Indonesia yang tidak hanya berjuang untuk keluarga, tetapi juga mampu membagi waktu bekerja sambil melanjutkan pendidikan. Banyak di antara mereka yang berhasil menyelesaikan studi hingga wisuda, ini adalah pencapaian luar biasa yang patut diapresiasi,” ungkap Dir PPA PPO Bareskrim Polri.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi WNI di luar negeri, sekaligus memperkuat hubungan antara institusi kepolisian dengan masyarakat migran.

“Polri hadir untuk memastikan bahwa para pekerja migran mendapat perlindungan hukum yang layak. Kehadiran kami juga menjadi wujud nyata pelayanan publik yang tak hanya di dalam negeri, tetapi juga bagi WNI yang berada di luar negeri,” tegasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Polri berharap PMI di Hong Kong dapat semakin merasa terlindungi, didengar aspirasinya, serta semakin dekat dengan institusi kepolisian sebagai bagian dari pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.