Maros, JSNews – 23 Juli 2025 – Inspektur Wilayah III Itwasum Polri, Brigjen Pol. Drs. Herukoco, M.Si., melakukan peninjauan langsung ke kebun jagung binaan Polres Maros yang terletak di Kelurahan Borong, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros. Lahan seluas 4 hektare, yang sebelumnya merupakan sawah padi, kini telah berhasil dikembangkan menjadi area pertanian jagung hibrida F1 Super BISI 18 dengan kadar air ideal sebesar 18%. Diperkirakan hasil panen mencapai 32 ton atau 8 ton per hektare—menjadi bukti nyata efektivitas pendampingan Polri kepada petani.

Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri terus memperkuat peran kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya upaya percepatan swasembada jagung sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia. Berdasarkan laporan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo per 9 Juli 2025, saat penanaman serentak kuartal ketiga di Grobogan, tercatat telah tersedia 793.339 hektare lahan produktif baru, termasuk 301.672 hektare dari kawasan perhutanan sosial. Angka ini merupakan bagian dari target satu juta hektare dalam program prioritas nasional Asta Cita.

Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahenrajaya, dalam sambutannya menyampaikan komitmen Polres Maros untuk mendukung kesejahteraan petani melalui jaminan pemasaran hasil panen. “Kami berkomitmen memastikan pemasaran hasil panen menguntungkan petani, termasuk dengan melakukan koordinasi bersama Bulog untuk penyerapan hasil panen dan stabilisasi harga,” ujarnya.

Sementara itu, Brigjen Pol. Herukoco menegaskan bahwa aspirasi petani akan terus diakomodasi. “Kebutuhan alat pemipil jagung dan rencana perluasan lahan hingga 15 hektare akan difasilitasi secara berkelanjutan,” katanya dalam sesi dialog bersama petani.

Ketua Kelompok Tani Usaha Bersama, Baharuddin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polri. “Dukungan Polri membuka akses teknologi dan pemasaran. Kami siap berkembang jika hasilnya menyejahterakan kami,” ungkapnya.

Sebagai langkah lanjutan, Itwasum Polri merekomendasikan agar Polres Maros menjalin sinergi lebih intensif dengan Forkopimda dan Bulog untuk menjamin pendampingan petani, mulai dari proses penanaman hingga pemasaran hasil panen. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi bagian dari strategi Polri dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pemeliharaan kamtibmas.

banner 468x60

Jakarta, JSNews — Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73, Bhayangkari menggelar Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025 di Jakarta International Convention Center, Hall A dan Hall B, Kamis (24/7). Acara ini resmi dibuka oleh Ibu Selvi Gibran Rakabuming Raka, Istri Wakil Presiden Republik Indonesia, dengan didampingi oleh Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Juliati Sigit Prabowo.

Mengusung tema “Sinergitas Bhayangkari bersama UMKM, Mendorong Kemandirian Ekonomi Bangsa”, acara ini menjadi wujud nyata kepedulian Bhayangkari dalam membina dan memajukan pelaku UMKM, baik dari internal Bhayangkari, masyarakat umum, maupun organisasi wanita seaspirasi.

Tercatat sebanyak 538 stan turut berpartisipasi dalam bazar ini, terdiri dari 433 stan non-kuliner (241 peserta), 86 stan kuliner (53 peserta), dan 19 stan dari sponsor dan undangan. Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 23–27 Juli 2025.

Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Juliati Sigit Prabowo, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar bazar ini menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti.

“Bazar ini bukan sekadar pameran produk, tetapi ajang membangun sinergi, mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas melalui inovasi dan digitalisasi pemasaran. Kami ingin UMKM tumbuh menjadi pilar ekonomi bangsa yang tangguh dan mandiri,” ujarnya.

Selain bazar, berbagai kegiatan edukatif juga digelar, seperti talkshow dari Bank Mandiri, BPOM, pelatihan skincare, demo masak dari Rose Brand, serta workshop dari para pengurus Bhayangkari daerah. Kehadiran sponsor utama dari PT Bank Mandiri Tbk, PT Sungai Budi Group, dan PT Telekomunikasi Seluler turut mendukung suksesnya pelaksanaan acara.

Sementara itu, Ibu Selvi Gibran Rakabuming Raka dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan kontribusi Bhayangkari dalam pemberdayaan perempuan dan UMKM.

“Bhayangkari membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pendamping anggota kepolisian, tetapi perempuan-perempuan hebat, kreatif, dan multi-talenta. Saya percaya, peran Bhayangkari akan membawa dampak besar dalam membina UMKM agar lebih mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional,” tutur Ibu Selvi.

Ibu Selvi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi wanita untuk mendorong UMKM kecil agar memiliki akses pembinaan, permodalan, serta pasar yang lebih luas, baik offline maupun online. Ia juga mengusulkan agar ke depannya bazar ini mengangkat tema kebudayaan dari berbagai wilayah Indonesia secara bergiliran.

Mengakhiri sambutannya, Ibu Selvi secara resmi membuka acara Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025:

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025 secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga kegiatan ini membawa manfaat untuk bangsa dan mendukung program-program Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.

Bazar ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi, pemberdayaan, dan wadah pertumbuhan ekonomi kreatif nasional yang berkelanjutan.

KOTA BEKASI, JSNews — Dalam upaya mendukung program Astacita yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia untuk memberantas narkotika di Indonesia, Satres Narkoba Polres Metro Bekasi Kota menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika golongan I jenis Ectasy di Aula Polres Metro Bekasi Kota. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 24 Juli 2025, dan dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Farlin Lumbantoruan MM MH.

Pemusnahan barang bukti ini merupakan implementasi dari Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Peraturan BNN RI No 01 tahun 2022 tentang perubahan atas Peraturan BNN No 05 tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Narkotika Nasional. Sebanyak 14.038 butir narkotika jenis Ectasy dimusnahkan setelah melalui uji laboratorium oleh tim Puslabfor Mabes Polri.

“Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika ini merupakan komitmen kami dalam memberantas narkotika di Kota Bekasi. Kami berharap masyarakat dapat mendukung upaya kami dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkotika,” ungkap AKBP Farlin Lumbantoruan MM MH.

Kegiatan pemusnahan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Pengadilan Negeri Kota Bekasi, Puslabfor Mabes Polri, serta tokoh agama dan mahasiswa/pelajar. Proses pemusnahan dilakukan dengan menggunakan alat blender yang aman dan sesuai dengan SOP.

Dengan pemusnahan barang bukti narkotika ini, Polres Metro Bekasi Kota menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Astacita dan upaya pemberantasan narkotika di Indonesia.

Kabupaten Bekasi, JSNews — Komitmen pemerintah pusat dalam memberantas penyakit kusta mendapat dukungan penuh dari jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi. Dalam kegiatan bertajuk Program Penanggulangan Kusta Kabupaten Bekasi tersebut, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa, S.I.K., M.H., turut hadir dan memberikan perhatian khusus terhadap sinergitas lintas sektor dalam mengentaskan masalah kesehatan masyarakat, hal ini terlihat dalam kunjungan kerja Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Ir. Budi Gunadi Sadikin, S.SI., CHFC., CLU., ke wilayah Kecamatan Serang Baru. Rabu, (23/7/2025).

Kegiatan diawali dengan peninjauan langsung ke Puskesmas Sirnajaya, lokasi yang disebut sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kasus kusta tertinggi di Kabupaten Bekasi. Dari sana, acara dilanjutkan ke Gedung Serbaguna Kecamatan Serang Baru, di mana seluruh elemen pemangku kepentingan dari tingkat pusat hingga desa berkumpul dalam sebuah forum terbuka yang penuh semangat dan empati.

Dalam forum tersebut, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, SH., secara terbuka menyatakan kesiapan daerahnya mendukung penuh langkah-langkah strategis yang diambil Kementerian Kesehatan, termasuk memperkuat peran kepala desa dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya hidup bersih dan deteksi dini kusta.

Kadinkes Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, M.Kes., menggarisbawahi bahwa kasus kusta di Kabupaten Bekasi kini menempati urutan ketiga tertinggi di Provinsi Jawa Barat, dengan Kecamatan Serang Baru menjadi wilayah dengan tingkat kasus yang paling signifikan. Ia menegaskan bahwa program intervensi telah berjalan melalui berbagai strategi, mulai dari surveilans aktif dan pasif, pelatihan tenaga kesehatan, hingga jejaring rujukan.

Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, SH., MM., dalam sambutannya menekankan pentingnya stimulus nyata bagi tenaga medis yang bersentuhan langsung dengan pasien. Ia bahkan menjanjikan insentif hingga Rp10 juta untuk bidan pendamping dan stimulus perawatan Rp1 juta per pasien kusta yang dibagi antara Pemprov dan Pemkab Bekasi. Lebih dari itu, Dedi Mulyadi mengingatkan bahwa anggaran kesehatan desa tidak boleh hanya menjadi formalitas, tetapi harus tepat guna.

“Jangan sampai kusta lahir karena anggarannya dusta. Saya tidak ingin ada dusta antara kita. Kita harus transparan, bertanggung jawab, dan serius menangani ini. Saya targetkan, tahun 2026, Bekasi harus bebas kusta dan TBC,” tegasnya.

Sementara itu, Menkes RI menutup rangkaian sambutan dengan penekanan bahwa penyakit kusta dapat disembuhkan jika terdeteksi sejak dini. Ia mendorong agar Puskesmas memperkuat data dan pemetaan wilayah, serta menyampaikan bahwa siapa pun yang melakukan pendataan kusta terbanyak akan mendapatkan penghargaan langsung darinya.

Kapolres Metro Bekasi menilai bahwa pendekatan berbasis komunitas, didukung dengan data yang kuat dan edukasi yang berkelanjutan, adalah kunci untuk membangun ketahanan kesehatan yang inklusif. Ia menyatakan bahwa Polres Metro Bekasi siap mendukung penuh segala bentuk upaya preventif dan kolaboratif dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan terbebas dari diskriminasi atas dasar penyakit.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Plt. Dirjen Pengendalian Penyakit Kemenkes RI drg. Murti Utami, MPH., Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Arh. Sabdho Aji Wibowo, M.Han., Kadinkes Provinsi Jawa Barat dr. R. Vini Adiani Dewi, serta Camat Serang Baru Deni Mulyadi, S.STP, para Kapuskesmas, Kepala Desa, Ketua BPD, dan tokoh masyarakat Kecamatan Serang Baru.

Kegiatan ini menjadi refleksi nyata bahwa masalah kesehatan bukanlah tugas satu institusi, melainkan tanggung jawab bersama. Dan di balik setiap gerakan strategis, peran kepolisian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat tetap menjadi fondasi yang tak tergantikan

Jakarta Pusat, JSNews – Aksi unjuk rasa digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Budi Luhur di depan Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2025) siang.

Sekitar 30 orang mahasiswa hadir membawa spanduk, poster, dan bendera aliansi. Dalam aksinya, mereka menuntut pemerintah menghentikan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai mempersempit ruang demokrasi serta menindas hak rakyat.

Tulisan pada spanduk dan poster aksi di antaranya bertuliskan “Tanah untuk Rakyat”, “Tidak Ada Demokrasi Tanpa Reforma Agraria Sejati”, “Stop Rumahkan Buruh”, “Hentikan PSN Rakus Tanah”, hingga “Hentikan Perampasan dan Monopoli Tanah”.

Dalam orasi, massa menuding PSN hanya menguntungkan segelintir elit dan pemodal tanpa melibatkan masyarakat lokal, serta melanggar konstitusi negara. Mereka juga menuntut segera dilaksanakannya reforma agraria sejati.

Kapolres Metro Jakarta Pusat KBP Susatyo Purnomo Condro membenarkan adanya aksi tersebut. Menurutnya, aksi berlangsung tertib meskipun tidak ada pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

“Benar, tadi siang ada aksi unjuk rasa dari BEM UBL di depan Kantor Kemenko Perekonomian. Aksi diikuti sekitar 30 orang dan berjalan tertib. Namun perlu kami sampaikan bahwa aksi ini tidak ada pemberitahuan kepada pihak kepolisian sehingga petugas di lapangan memberikan imbauan dan membentangkan spanduk peringatan,” ujar KBP Susatyo, Kamis (24/7/2025).

Kapolres menambahkan, massa membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 15.18 WIB usai menyampaikan orasi dan pernyataan sikapnya.

“Kami mengapresiasi mahasiswa yang tetap menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasinya, dan kami berharap ke depan setiap aksi tetap melalui prosedur pemberitahuan sesuai UU yang berlaku,” tutup Kapolres.

Diketahui, massa aksi juga menyinggung kasus penggusuran warga Kebon Sayur, Cengkareng, yang mereka sebut sebagai bagian dari praktik mafia tanah.

Intan Jaya, JSNews — Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga melakukan aksi gangguan tembakan di Bandara Bilorai, Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Rabu (23/7), sekitar pukul 11.32 WIT. Aparat gabungan dari Satgas Ops Damai Cartenz, Polres Intan Jaya, dan Kopasgat TNI langsung disiagakan untuk mengantisipasi gangguan susulan.

Tembakan dilepaskan sebanyak empat kali dari arah terminal lama bandara yang sudah tidak lagi difungsikan. Saat kejadian, personel Kopasgat dan Polres Intan Jaya tengah melakukan pengamanan di sekitar bandara. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam insiden tersebut.

Aparat gabungan merespons dengan tembakan balasan dan melakukan pengejaran, namun dua pelaku yang diduga anggota KKB berhasil melarikan diri ke arah Kali Wabu dan masuk ke kawasan hutan. Keduanya diketahui membawa senjata api pendek jenis pistol.

Diduga kuat, aksi penembakan ini merupakan bentuk balas dendam atas tewasnya Enos Tipagau, seorang pimpinan KKB dalam operasi penegakan hukum oleh Satgas Ops Damai Cartenz pada Sabtu, 5 Juli 2025 lalu, di Kampung Baitapa, Distrik Sugapa, Intan Jaya.

Selain motif balas dendam, aksi ini juga ditengarai sebagai upaya KKB untuk mengganggu stabilitas keamanan menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 di Kabupaten Intan Jaya.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.Sos., S.I.K., M.H., membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa aparat gabungan tetap disiagakan guna menjamin situasi tetap aman dan terkendali.

“Tidak ada korban dalam kejadian ini, namun kami tetap waspada dan melakukan langkah-langkah antisipatif untuk menjaga keamanan,” ujar Brigjen Faizal.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat Intan Jaya untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Kepada masyarakat di Kabupaten Intan Jaya, kami mengimbau agar tetap waspada dan segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada aparat keamanan, sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan damai,” tutup Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

Jakarta,JSNews Rabu 23 Juli 2025 — Setelah sukses menyapa penonton di sejumlah kota lewat rangkaian roadshow, film Bertaut Rindu kini menyelenggarakan gala premiere dengan tema istimewa: Prom Night. Bertempat di Epicentrum XXI, Jakarta, malam spesial ini menjadi bagian dari perjalanan film Bertaut Rindu yang mengajak penonton kembali ke masa-masa remaja penuh harapan, keresahan, dan pertanyaan besar tentang masa depan.

Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pemeran dan tim di balik layar, antara lain Rako Prijanto (sutradara), David $. Suwarto (produser eksekutif), MGS. Fahri Fahrudin (produser), Nuridzka Mutiaradini (penulis naskah), dan Tian Topandi (penulis novel Bertaut Rindu).

Turut hadir pula para pemeran utama dan pendukung film seperti Adhisty Zara (Jovanka), Ari Irham (Magnus), Aida Nurmala (Mama Magnus), Willem Bevers (Papa Magnus), Putri Ayudya (Mama Jovanka), Irgi Achmad Fahrezi (Papa Jovanka), Nadine Alexandra, Aulia Deas, dan Bertram Beryi.

Gala prerniere ini dirancang untuk menjadi ruang nostalgia dan refleksi, khususnya generasi muda dan para orang tua. Dalam suasana prom night, para tamu hadir mengenakan sentuhan busana biru yang menjadi simbol emosi, kedewasaan, dan kejujuran perasaan dalam film ini.

Dalam sesi wawancara, Adhisty Zara menyampaikan harapannya tentang dampak film ini. “Aku berharap film ini bisa jadi teman buat siapa pun yang sedang berjuang meraih mimpi.”

Buat teman-teman yang pernah merasa dipaksa atau nggak didengar, semoga kalian bisa lebih dekat sama orang tua dan berani bilang apa yang kalian mau untuk masa depan kalian. Keluarga harusnya jadi support system, bukan sumber tekanan,” ujar Zara dengan penuh haru.

Salah satu momen yang paling membekas adalah penampilan Jasmine Nadya yang membawakan lagu OST Bertaut Rindu berjudul “Seiring”, yang turut menginngi emasi penonton sepanjang malam.

Lagu ini menjadi jembatan antara cerita Jovanka dan Magnus dengan para penonton yang mungkin sedang, atau pernah, menghadapi konflik serupa dalam hidupnya. Tak hanya itu, dalam acara ini juga dihadirkan Mading Surat untuk Diriku di Masa Lalu, berupa kumpulan pesan dari para penonton yang ditampilkan sebagai instalasi emosi bersama.

Serta Puisi on The Spot bersama penyair muda Hamzah Muhammad yang merupakan sebuah sesi spontan yang menghadirkan puisi dari emosi yang tertangkap di malam premiere.

SAHSA

Jakarta Pusat, JSNews – Dalam rangka memperkuat sinergi lintas sektoral di tingkat kewilayahan, Danramil Kemayoran Mayor CPN Ahmad Firdaus melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Kantor Kelurahan Utan Panjang, Jakarta Pusat, Rabu (23/7/2025) siang.

Kunjungan yang berlangsung pukul 13.30 WIB hingga selesai ini turut didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Utan Panjang Bripka Tedy Kurniawan, sebagai wujud keterpaduan antara TNI dan Polri dalam mendukung pemerintahan kelurahan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam pertemuan yang berlangsung dengan suasana akrab tersebut, unsur Tiga Pilar membahas pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam menangani isu-isu kewilayahan, terutama yang berkaitan dengan kamtibmas, pelayanan publik, dan respons cepat terhadap dinamika sosial masyarakat.

“Silaturahmi ini penting untuk memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan aparatur kelurahan. Koordinasi yang baik akan memudahkan penyelesaian permasalahan di lapangan,” ujar Bripka Tedy Kurniawan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengapresiasi kolaborasi aktif antar unsur tiga pilar yang dinilainya menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat lokal.

“Sinergitas TNI-Polri dan pemerintah kelurahan sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kami terus mendorong kegiatan kolaboratif seperti ini,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiyansyah juga menekankan bahwa kebersamaan dan komunikasi intensif antarinstansi adalah kunci keberhasilan pengelolaan wilayah.

Kegiatan berjalan dalam situasi aman dan kondusif, serta diakhiri dengan dokumentasi bersama sebagai bentuk komitmen sinergitas tiga pilar di Kecamatan Kemayoran.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Jakarta, JSNews – Brimob Polda Metro Jaya kembali mengukir prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Tarung Derajat Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) Provinsi DKI Jakarta 2025 yang digelar pada 21–22 Juli 2025 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan.

Sebagai satuan elite Polri, Brimob Polda Metro Jaya menunjukkan komitmennya dalam membina potensi atlet internal melalui pelatihan intensif serta partisipasi aktif di berbagai ajang kejuaraan. Pada kejuaraan ini, Brimob menurunkan tiga atlet terbaiknya, yakni Bripda Shyahrul Rizki Ferdi, Bripda Rizky Surya Kamajaya, dan Bripda Rican Winar Bowo, dengan dukungan tim pembina dan pelatih yang dipimpin oleh Kompol Nofriansyah, S.H., M.M., Iptu Subagyo, S.E., dan Iptu Dedy Sutadi, S.H., bersama pelatih dari Pengprov Tarung Derajat DKI Jakarta.

Acara pembukaan kejuaraan dipimpin langsung oleh Ketua KONI DKI Jakarta, Dr. Hidayat Humaid, M.Pd. Setelah melalui pertandingan yang berlangsung ketat, ketiga atlet Brimob berhasil meraih medali perak di masing-masing kelas, yaitu 55–58 kg, 58–61 kg, dan 61–64 kg. Sementara itu, Bripda Shyahrul Rizki Ferdi juga mempersembahkan medali perunggu pada kategori seni gerak Tarung Derajat.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi kepada para atlet atas kerja keras dan dedikasi mereka. “Prestasi ini menjadi bukti bahwa Brimob Polda Metro Jaya tidak hanya unggul dalam tugas operasional, tetapi juga berperan aktif dalam membangun semangat olahraga prestasi. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi untuk terus mengharumkan nama satuan di berbagai ajang kejuaraan” ujarnya.

Melalui capaian ini, Brimob Polda Metro Jaya mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan bakat di bidang olahraga bela diri, guna meningkatkan kedisiplinan, kesehatan, dan rasa cinta tanah air.

Jakarta Pusat, JSNews — Situasi kamtibmas di kawasan perbatasan Kwitang dan Kalipasir, Menteng, Jakarta Pusat, saat ini terpantau stabil dan aman. Hal tersebut merupakan hasil nyata dari kehadiran dan konsistensi kegiatan patroli Cipta Kondisi (Cipkon) yang secara rutin digelar oleh jajaran Polsek Metro Menteng. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) AKP Samsul Bahri dengan fokus utama menekan potensi aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan mencegah terjadinya tawuran warga. Rabu (23/7/2025)

Wilayah Kwitang–Kalipasir selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan strategis namun memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi, terutama pada malam hingga dinihari. Menyikapi hal tersebut, Polsek Metro Menteng melakukan pendekatan preventif dengan meningkatkan intensitas patroli Cipkon di titik-titik rawan dan jalur lalu lintas utama.

Dalam pelaksanaannya, AKP Samsul Bahri bersama tim menyisir lokasi-lokasi yang sering dijadikan titik kumpul remaja, kawasan permukiman padat, serta akses keluar masuk kendaraan yang rawan menjadi sasaran curanmor.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro menyampaikan Patroli dilakukan secara mobile maupun stasioner, dilengkapi dengan dialog dan imbauan langsung kepada warga serta petugas keamanan lingkungan.

“Kami hadir untuk memastikan situasi di wilayah perbatasan tetap kondusif. Patroli Cipkon tidak hanya bertujuan menindak, tetapi juga mencegah terjadinya kejahatan seperti curanmor dan tawuran warga, khususnya pada jam-jam rawan,” ungkap Kombes Susatyo.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian secara langsung di lapangan memberikan rasa aman yang nyata bagi warga, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungannya masing-masing.

Warga setempat mengapresiasi langkah Polsek Metro Menteng yang dianggap cepat tanggap dan konsisten dalam menciptakan rasa aman, terlebih di wilayah yang berbatasan langsung dengan beberapa kelurahan lain yang memiliki intensitas pergerakan masyarakat cukup tinggi.

Dengan pendekatan preventif dan pengawasan ketat yang dilakukan oleh Polsek Metro Menteng, khususnya di bawah komando AKP Samsul Bahri, tingkat kerawanan di perbatasan Kwitang–Kalipasir berhasil ditekan secara signifikan. Kegiatan ini juga sejalan dengan program prioritas Polri dalam meningkatkan kehadiran anggota di tengah masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan secara berkelanjutan.

Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandhi menambahkan
Patroli Cipkon akan terus digelar secara rutin dan situasional sebagai wujud nyata kehadiran Polri di lapangan, memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, serta memastikan bahwa setiap jengkal wilayah tetap berada dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.