Jakarta Pusat, JSNews – Sebanyak 1.589 personel gabungan Polri, TNI, dan Pemda DKI Jakarta dikerahkan untuk mengamankan pertandingan Timnas U-23 Indonesia melawan Malaysia U-23 dalam kompetisi ASEAN U-23 Championship 2025. Laga Grup A ini akan berlangsung pada Senin (21/7/2025) pukul 20.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, apel pengamanan telah dilaksanakan sore tadi.

“Hari ini petugas sudah melaksanakan TWG dan apel pengamanan di pintu kuning GBK. Total ada 1.589 personel gabungan yang kami kerahkan untuk mengamankan pertandingan ini,” ujar Susatyo.

Kapolres menegaskan, suporter dilarang membawa barang-barang terlarang saat menonton pertandingan.

“Kami melarang suporter membawa minuman keras, senjata tajam, kembang api, petasan, dan flare. Petugas akan memeriksa setiap suporter sebelum masuk stadion,” tegasnya.

Selain itu, suporter juga diimbau tidak menyalakan flare, petasan, atau kembang api, baik di luar maupun di dalam stadion demi menjaga keamanan bersama.

“Para suporter agar tertib, tidak membuat kerusuhan, tidak melawan petugas, dan tidak merusak fasilitas umum. Jadilah suporter yang baik, tertib, dan sportif agar nama Indonesia semakin baik di mata dunia,” pesan Susatyo.

Kapolres menambahkan, pihaknya juga akan memberikan pengawalan kepada suporter Malaysia yang hadir untuk mendukung timnya.

“Petugas keamanan dalam pengamanan ini tidak membawa senjata api. Kami laksanakan pengamanan secara humanis dan profesional, namun tetap tegas dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.

Ia juga mengimbau para pengendara yang melintas di sekitar kawasan GBK untuk mencari jalur alternatif lain guna menghindari kemacetan selama pertandingan berlangsung.

banner 468x60

Jakarta, JSNews — Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Strategi Pemberdayaan SDM Polri Guna Mendukung Penerapan Sistem Elektronik Manajemen Penyidikan (e-MP) Dalam Rangka Upaya Penegakan Hukum. Kegiatan ini berlangsung di Aula Satya Haprabu Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (21/7/2025), mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

FGD tersebut dipandu oleh Kombes Pol Moh. Nurhidayat, S.H., S.I.K., M.M. selaku Ketua Tim, menghadirkan narasumber Moch. Nurhasim, S.IP., M.Si. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta AKBP Arianto Salkery, S.H., M.H. Turut mendampingi Kombes Pol Saufi Salamun, S.I.K., M.Si. selaku narasumber dari Pusiknas Bareskrim Polri.

FGD ini bertujuan untuk mendesain strategi pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri, khususnya fungsi Reskrim, agar mampu mengoptimalkan penerapan Sistem Elektronik Manajemen Penyidikan (e-MP). Diharapkan dari kegiatan ini akan lahir kebijakan strategis untuk mendukung peningkatan profesionalisme SDM Polri dalam upaya penegakan hukum berbasis teknologi.

Dalam pelaksanaannya, penelitian ini menggunakan metode gabungan (mixed method) dengan pendekatan sekuensial beriringan, di mana pengumpulan data kualitatif dilakukan bersamaan dengan penyebaran kuesioner.

Selain membahas strategi pemberdayaan SDM, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pengkajian peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Penelitian tersebut bermaksud menghimpun data, masukan, dan informasi terkait kontribusi Polri dalam menjaga ketahanan pangan sebagai salah satu pilar penting menuju Indonesia Emas 2045. Polri diharapkan dapat berperan aktif melalui pengawasan distribusi, penegakan hukum di sektor pangan, serta menjamin keamanan produksi dan distribusi bahan pokok di seluruh wilayah Indonesia.

Hasil penelitian ini nantinya akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada pimpinan Polri sebagai masukan strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sejalan dengan arah pembangunan jangka panjang menuju Indonesia yang maju dan mandiri di usia 100 tahun kemerdekaan.

Jakarta –JSNews



Senin 21/07/2025
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran Polda Metro Jaya. Upacara tersebut dilaksanakan di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (21/7/2025).

Hadir dalam upacara tersebut Wakapolda Metro Jaya, para Pejabat Utama, dan seluruh Kapolres jajaran. Para peserta upacara mengenakan PDL II lengkap dengan kopel dan fieldcap atau baret, sedangkan pejabat yang melaksanakan sertijab mengenakan PDU IV.

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dan bagian dari dinamika organisasi Polri. Ia menegaskan bahwa rotasi ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan adanya mutasi jabatan ini, diharapkan Polda Metro Jaya semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pejabat lama telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan sangat baik, dan pejabat yang baru tentunya diharapkan dapat melanjutkan serta meningkatkan capaian yang sudah ada,” ujar Kombes Pol. Ade Ary.

Ia juga menambahkan, Polda Metro Jaya berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik. “Kami berharap pejabat baru dapat segera beradaptasi dan berinovasi agar Polri semakin dicintai masyarakat. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman yang maksimal,” pungkasnya.

Adapun pejabat yang melaksanakan sertijab antara lain:

Brigjen Pol Nurcholis, S.I.K., M.Si. (Irwasda Polda Metro Jaya) diangkat menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK. II Sespim Lemdiklat Polri.

Kombes Pol Sri Satyatama, S.I.K., M.M., M.Han. (Irwasda Polda Kepulauan Riau) kini menjabat Irwasda Polda Metro Jaya.

Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H. (Dirintelkam Polda Metro Jaya) diangkat menjadi Diroprolitk Baintelkam Polri.

Kombes Pol Miko Indrayana, S.I.K. (Kasubdit Spionase dan Sabotase Ditkamus Baintelkam Polri) kini menjabat Ps. Dirintelkam Polda Metro Jaya.

Brigjen Pol Djuwito Purnomo, S.I.K. (KA SPN Polda Metro Jaya) diangkat menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Jianbang Lemdiklat Polri.

Kombes Pol Wisnu Putra, S.H., S.I.K. (Kabag TIK Korlantas Polri) kini menjabat KA SPN Polda Metro Jaya.

Selain itu, sejumlah Kapolres juga berganti, di antaranya:

Brigjen Pol Ade Rahmat Idnal, S.I.K., M.Si. (Kapolres Metro Jakarta Selatan) diangkat menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK. II Sespim Lemdiklat Polri.

Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si. (Kapolres Metro Jakarta Timur) kini menjabat Kapolres Metro Jakarta Selatan.

Kombes Pol Dr. Alfian Nurrizal, S.H., S.I.K., M.Hum. (Analis Kebijakan Madya Bidang Pamobvit Baharkam Polri) kini menjabat Kapolres Metro Jakarta Timur.

Kombes Pol dr. Muhammad Haris, M.A.R.S., QHIA (Kabiddokkes Polda Metro Jaya) diangkat menjadi Kabiddokkes Polda Sulawesi Selatan.

Kombes Pol dr. Martinus Ginting, Sp.P. (Kabiddokkes Polda Sumatera Utara) kini menjabat Kabiddokkes Polda Metro Jaya.

Kombes Pol Ahmad Fuady, S.S., S.I.K., M.H. (Kapolres Metro Jakarta Utara) diangkat menjadi Kabagrenmin Div TIK Polri.

Kombes Pol Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. (Kasubdit II Dittipidter Bareskrim Polri) kini menjabat Kapolres Metro Jakarta Utara.

Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, S.H., S.I.K., M.Si. (Kapolres Metro Tangerang Kota) diangkat menjadi Wadirtipideksus Bareskrim Polri.

Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si. (Dirbinmas Polda Banten) kini menjabat Kapolres Metro Tangerang Kota.

AKBP Ajie Lukman Hidayat, S.I.K., M.H. (Kapolres Kepulauan Seribu) diangkat menjadi Kasubbidprovos Bidpropam Polda Metro Jaya.

AKBP Argadijia Putra, S.I.K., M.Si. (Kasubbag Hartiblin Bag Gaktibplin Roprovos Divpropam Polri) kini menjabat Kapolres Kepulauan Seribu.

Dengan adanya sertijab ini, diharapkan roda organisasi Polda Metro Jaya semakin solid dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

SAHSA

Paniai, Papua Tengah, JSNews — Dalam rangka mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, Satgas Operasi Damai Cartenz menggelar kegiatan bertema “Berbagi Ceria Bersama Anak-anak” di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Minggu (20/7/2025). Kegiatan ini diisi dengan berbagai aktivitas menyenangkan seperti permainan edukatif, interaksi penuh keakraban, dan pembagian hadiah kecil, yang disambut dengan penuh antusias oleh anak-anak serta warga sekitar.

Harapannya kehadiran Aparat keamanan ini dapat menumbuhkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan, sekaligus membangun kedekatan emosional dengan generasi muda Papua melalui pendekatan yang ramah dan menyenangkan.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi oleh Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.Sos., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis yang selama ini menjadi salah satu strategi utama Satgas dalam menciptakan suasana damai di wilayah Papua.

“Kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz bukan hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga membawa kedamaian dan menumbuhkan rasa saling percaya antara aparat dan masyarakat. Anak-anak adalah masa depan Papua, dan mereka layak mendapatkan kebahagiaan serta perhatian,” ujar Brigjen Faizal.

Kehadiran Satgas membuat suasana hangat dan penuh keceriaan, di mana para personel Satgas terlibat langsung dalam mendampingi dan menghibur anak-anak, menciptakan momen yang positif di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat semangat kebersamaan yang sudah terjalin.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian, saling menghargai satu sama lain, serta menjauhkan diri dari segala bentuk provokasi yang dapat mengganggu tatanan sosial yang telah berjalan baik selama ini,” tegas Kombes Yusuf.

Jakarta, JSNews – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran Polda Metro Jaya. Upacara tersebut dilaksanakan di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (21/7/2025).

Hadir dalam upacara tersebut Wakapolda Metro Jaya, para Pejabat Utama, dan seluruh Kapolres jajaran. Para peserta upacara mengenakan PDL II lengkap dengan kopel dan fieldcap atau baret, sedangkan pejabat yang melaksanakan sertijab mengenakan PDU IV.

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dan bagian dari dinamika organisasi Polri. Ia menegaskan bahwa rotasi ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan adanya mutasi jabatan ini, diharapkan Polda Metro Jaya semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pejabat lama telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan sangat baik, dan pejabat yang baru tentunya diharapkan dapat melanjutkan serta meningkatkan capaian yang sudah ada,” ujar Kombes Pol. Ade Ary.

Ia juga menambahkan, Polda Metro Jaya berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik. “Kami berharap pejabat baru dapat segera beradaptasi dan berinovasi agar Polri semakin dicintai masyarakat. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman yang maksimal,” pungkasnya.

Adapun pejabat yang melaksanakan sertijab antara lain:

Brigjen Pol Nurcholis, S.I.K., M.Si. (Irwasda Polda Metro Jaya) diangkat menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK. II Sespim Lemdiklat Polri.

Kombes Pol Sri Satyatama, S.I.K., M.M., M.Han. (Irwasda Polda Kepulauan Riau) kini menjabat Irwasda Polda Metro Jaya.

Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H. (Dirintelkam Polda Metro Jaya) diangkat menjadi Diroprolitk Baintelkam Polri.

Kombes Pol Miko Indrayana, S.I.K. (Kasubdit Spionase dan Sabotase Ditkamus Baintelkam Polri) kini menjabat Ps. Dirintelkam Polda Metro Jaya.

Brigjen Pol Djuwito Purnomo, S.I.K. (KA SPN Polda Metro Jaya) diangkat menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Jianbang Lemdiklat Polri.

Kombes Pol Wisnu Putra, S.H., S.I.K. (Kabag TIK Korlantas Polri) kini menjabat KA SPN Polda Metro Jaya.

Selain itu, sejumlah Kapolres juga berganti, di antaranya:

Brigjen Pol Ade Rahmat Idnal, S.I.K., M.Si. (Kapolres Metro Jakarta Selatan) diangkat menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK. II Sespim Lemdiklat Polri.

Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si. (Kapolres Metro Jakarta Timur) kini menjabat Kapolres Metro Jakarta Selatan.

Kombes Pol Dr. Alfian Nurrizal, S.H., S.I.K., M.Hum. (Analis Kebijakan Madya Bidang Pamobvit Baharkam Polri) kini menjabat Kapolres Metro Jakarta Timur.

Kombes Pol dr. Muhammad Haris, M.A.R.S., QHIA (Kabiddokkes Polda Metro Jaya) diangkat menjadi Kabiddokkes Polda Sulawesi Selatan.

Kombes Pol dr. Martinus Ginting, Sp.P. (Kabiddokkes Polda Sumatera Utara) kini menjabat Kabiddokkes Polda Metro Jaya.

Kombes Pol Ahmad Fuady, S.S., S.I.K., M.H. (Kapolres Metro Jakarta Utara) diangkat menjadi Kabagrenmin Div TIK Polri.

Kombes Pol Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. (Kasubdit II Dittipidter Bareskrim Polri) kini menjabat Kapolres Metro Jakarta Utara.

Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, S.H., S.I.K., M.Si. (Kapolres Metro Tangerang Kota) diangkat menjadi Wadirtipideksus Bareskrim Polri.

Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si. (Dirbinmas Polda Banten) kini menjabat Kapolres Metro Tangerang Kota.

AKBP Ajie Lukman Hidayat, S.I.K., M.H. (Kapolres Kepulauan Seribu) diangkat menjadi Kasubbidprovos Bidpropam Polda Metro Jaya.

AKBP Argadijia Putra, S.I.K., M.Si. (Kasubbag Hartiblin Bag Gaktibplin Roprovos Divpropam Polri) kini menjabat Kapolres Kepulauan Seribu.

Dengan adanya sertijab ini, diharapkan roda organisasi Polda Metro Jaya semakin solid dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Depok,JSNews



Minggu, 19 Juli 2025

Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian satwa liar dan keseimbangan ekosistem nasional. Hal ini ditandai dengan penyelenggaraan kegiatan Pelantikan dan Pendidikan serta Pelatihan (Diklat) Pengurus Pusat Pemerhati Polisi Satwa (PPS) pada Sabtu, 19 Juli 2025, di Markas Komando Ditpolsatwa, Kelapadua, Depok.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Polisi Satwa, Brigadir Jenderal Polisi Torry Kristianto, S.I.K. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pembentukan dan pelantikan PPS merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kekayaan hayati Indonesia.

“Konservasi satwa dan pelestarian ekosistem bukan semata isu lingkungan, tetapi bagian integral dari ketahanan nasional. Polisi Satwa hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keseimbangan ekosistem, dan PPS hadir sebagai mitra strategis dalam mengedukasi, mengadvokasi, serta menggerakkan partisipasi masyarakat,” tegas Brigjen Pol Torry.

PPS: Wadah Kolaboratif untuk Perlindungan Satwa

Organisasi Pemerhati Polisi Satwa (PPS) resmi dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Direktur Polisi Satwa Nomor: SK/1/VII/KEP/2025 tanggal 4 Juli 2025. PPS menjadi jembatan kolaboratif antara Polri dengan akademisi, aktivis, dan generasi muda, dalam mendukung tugas Polri di bidang perlindungan satwa liar, pencegahan kejahatan lingkungan, dan edukasi konservasi.

Sebagai Pelindung dan Pembina Utama PPS, Brigjen Pol Torry secara langsung melantik 26 pengurus pusat yang berasal dari beragam latar belakang profesi dan keahlian. Pelantikan ini menjadi simbol nyata dari semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan hidup yang lestari.

Komitmen Polri terhadap Pembangunan Berkelanjutan

Brigjen Pol Torry juga menekankan pentingnya pembangunan yang berwawasan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa setiap aktivitas pembangunan harus memperhatikan kelangsungan hidup satwa liar dan habitatnya.

“Setiap kegiatan pembangunan harus dilandasi kepedulian terhadap keberadaan satwa liar dan keseimbangan ekologis. Ini penting untuk mencegah konflik manusia-satwa serta kerusakan lingkungan yang tidak dapat dipulihkan,” jelasnya.

Peran Strategis PPS dalam Mendukung Polri

Sebagai mitra strategis Ditpolsatwa, PPS diharapkan dapat memperkuat edukasi publik, meningkatkan literasi konservasi, serta mendorong advokasi perlindungan satwa yang berbasis data dan bukti ilmiah. PPS juga diharapkan menjadi katalisator gerakan sosial yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Polri menyadari bahwa perlindungan satwa dan pelestarian hayati tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan kolaborasi semua elemen bangsa — dari pemerintah, akademisi, sektor swasta, hingga masyarakat sipil,” tambah Brigjen Pol Torry.

Tema: Satwa sebagai Cerminan Peradaban

Mengangkat tema “Satwa bukan hanya tentang hewan, tapi titik ukur peradaban kita,” acara ini menjadi pengingat penting bahwa cara suatu bangsa memperlakukan makhluk hidup lain mencerminkan nilai kemanusiaan dan tingkat peradabannya.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain:

Kombes Pol Gatot Aris Purbaya, S.I.K.

Ir. Yoska Oktaviano, M.T. selaku Pembina PPS

Ketua Umum PPS Monica Fany Megawati

Sekjen PPS Raga Prabuana

Dr. Intan Nevia Cahyana, S.H., M.H. — Dosen Hukum Kehutanan FH Usakti sekaligus Kepala Bidang Kajian dan Advokasi PPS

Turut hadir pula para tamu undangan dan 26 peserta pelantikan.


Menjaga Masa Depan Bangsa Melalui Pelestarian Alam

Menutup sambutannya, Brigjen Pol Torry mengucapkan selamat kepada para pengurus baru dan mengajak seluruh peserta untuk menjaga komitmen dalam membangun peradaban yang lebih peduli terhadap makhluk hidup lainnya.

“Kami tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan dari PPS dan masyarakat menjadi penguat langkah Polri dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia. Perlindungan satwa adalah perlindungan terhadap masa depan bangsa,” pungkasnya.

Pelantikan ini menegaskan kembali peran Polri sebagai pelindung masyarakat dalam arti luas, termasuk pelestarian sumber daya alam hayati. Diharapkan kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam membangun kemitraan berkelanjutan antara Polri dan masyarakat demi Indonesia yang lebih lestari, aman, dan beradab.

SAHSA

Jayapura, JSNews Tokoh agama Papua, Pdt. Dr. Yones Wenda, menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah tegas yang dilakukan Satgas Ops Damai Cartenz dalam menanggulangi aksi kekerasan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Tanah Papua. Menurutnya, kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat di Papua.

Dalam pernyataannya di Jayapura, Jum’at (18/7/2025), Pdt. Wenda menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi Satgas Damai Cartenz yang terus bekerja menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah rawan konflik.

“Kami sangat menghargai upaya Satgas Damai Cartenz yang secara konsisten menegakkan hukum dan menciptakan rasa aman bagi rakyat Papua,” ujarnya.

Ia menilai bahwa tindakan tegas terhadap kelompok bersenjata merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam menjaga keselamatan warganya dari kekerasan yang tidak manusiawi. Ia juga mengecam keras aksi-aksi brutal yang dilakukan oleh KKB, karena dinilai bertentangan dengan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Papua.

Pdt. Dr. Yones Wenda juga mengajak seluruh elemen masyarakat, baik tokoh adat, pemuda, maupun pemuka agama, untuk bersatu menjaga kedamaian serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga kamtibmas dan menutup ruang bagi oknum yang ingin merusak keharmonisan yang sudah terjalin. Papua adalah tanah damai, dan kini saatnya kita hidup berdampingan tanpa kekerasan,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan mengajak masyarakat mendukung sepenuhnya setiap langkah pemerintah dalam membangun perdamaian berkelanjutan di Bumi Cenderawasih.

DIY. JSNews – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meresmikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan SMA Global Darussalam Academy. Kedua sekolah unggulan ini menjadi yang pertama didirikan.

“Suatu kebahagiaan yang luar biasa kita hari ini bisa berkumpul bersama untuk melaksanakan pembukaan dan peresmian angkatan bersama sekolah unggulan yang menjadi desain Bapak Presiden untuk membangun sekolah unggulan. Alhamdulillah bahwa hari ini Global Darussalam Academy dan SMA KTB menjadi salah dua yang dilaunching pertama,” jelas Kapolri, Minggu (20/7/25).

Jenderal Sigit menyatakan, terdapat 11.000 calon siswa yang mengikuti seleksi untuk menjadi siswa di kedua sekolah unggulan ini. Kemudian, terdapat 120 anak yang lolos menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan 67 untuk SMA Global Darussalam Academy.

Menurut Kapolri, materi tes yang dijadikan landasan penilaian berdasar pada nilai IPA, Bahasa Inggris, dan Matematika minimal 80. Para murid juga dites jasmani, psikologi, dan kesehatan.

“Saya bangga dan berkali-kali menceritakan hal tersebut karena khusus ade-ade ini saya sebagai Kapolri engga bisa mengintervensi kelulusan mereka. Jadi mereka ini betul-betul lulus dari hasil tes mereka murni dan ini menjadi harapan yang baik bagi kita semua,” ungkap Kapolri.

Diharapkan Kapolri, para murid dari kedua sekolah unggulan ini dapat benar-benar menjadi generasi penerus kader pemimpin bangsa. Mereka juga diharapkan bisa mencetak prestasi di dalam dan luar negeri.

Dengan adanya dua sekolah unggulan ini, ujar Kapolri, para siswa diharapkan dapat menjadi generasi yang pandai, pintar, dan siap mengisi serta menjadi pemain utama pada Indonesia Emas 2045. Jenderal Sigit pun mengibaratkan para siswa di dua sekolah unggulan ini sebagai mutiara.

“Kalian adalah mutiara-mutiara yang tersebar dan saat ini bs kita temukan. Ibarat emas kalian dididik, digembleng menjadi emas 24 karat dan oleh karena itu saya titip kepada guru dan pembina, baik di bidang akademik maupun pengasuhan tolong bentuk mereka siapkan mereka sehungga betul-betul bisa menjadi emas 24 karat” ujar Kapolri.

Dijelaskan Kapolri, sekolah unggulan ini menjadikan tenaga pengajar dan pengasuh dengan rekam jejak prestasi yang memukau. Bahkan, para pengasuhnya adalah lulusan pertama Taruna Nusantara yang diharuskan melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas.

“Saya titip betul pola pengasuhan yang ada, tanamkan disiplin, nilai-nilai kebhayangkaraan, nilai-nilai nasionalisme. Di satu sisi tentunya bagaimana mencetak mereka menjadi anak-anak yang pandai, pintar dan siap mengisi dan menjadi pemain utama untuk Indonesia Emas 2045,” ujar Kapolri.

Yogyakarta, JSNews – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Apel Akbar Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Pemuda Muhammadiyah Tahun 2025 yang digelar di Stadion Tridadi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (20/7/2025).

Apel akbar tersebut dihadiri oleh 23.450 anggota Kokam dari seluruh Indonesia. Dalam momen bersejarah ini, juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Polri dengan Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah dalam rangka memperkuat sinergisitas di bidang pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Alhamdulillah, baru saja dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Polri dan Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah terkait Sinergisitas Usaha Pertanian dalam rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional,” ujar Kapolri.

Kapolri menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi implementasi nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus sebagai bentuk peran aktif Pemuda Muhammadiyah dalam menjawab tantangan zaman.

“Kerja sama ini merupakan implementasi nyata yang sejalan dengan program ketahanan pangan yang dilaksanakan Polri dalam mendukung swasembada pangan, dimana sampai dengan akhir tahun 2025, Polri menargetkan penanaman jagung pada lahan seluas 1 juta hektar,” jelasnya.

Jenderal Sigit juga menekankan pentingnya sinergisitas dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan global dan nasional. Ia menyinggung bahwa Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto telah menetapkan Misi Asta Cita sebagai arah pembangunan nasional, termasuk di dalamnya mewujudkan kedaulatan pangan.

“Salah satu misi Asta Cita adalah mewujudkan ketahanan pangan nasional, yang tentunya dapat dicapai dengan meningkatkan produktivitas dan memaksimalkan potensi pertanian di dalam negeri,” tegas Kapolri.

Sebagai bentuk perhatian, Kapolri juga secara simbolis menyerahkan bantuan program bedah rumah untuk anggota Kokam yang dinilai memiliki dedikasi tinggi.

Apel akbar ini menjadi momentum penguatan kolaborasi strategis antara institusi Polri dan organisasi kepemudaan berbasis keagamaan, sebagai bagian dari semangat gotong royong dalam membangun ketahanan nasional di berbagai sektor, khususnya pangan.

Depok, JSNews – 19 Juli 2025 – Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian satwa liar dan keseimbangan ekosistem nasional melalui penyelenggaraan kegiatan Pelantikan dan Pendidikan serta Pelatihan (Diklat) Pengurus Pusat Pemerhati Polisi Satwa (PPS) yang digelar pada Sabtu, 19 Juli 2025, di Markas Komando Ditpolsatwa, Kelapadua, Depok.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Polisi Satwa, Brigadir Jenderal Polisi Torry Kristianto, S.I.K., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembentukan dan pelantikan PPS merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Polri dan elemen masyarakat dalam menjaga kekayaan hayati Indonesia.

“Konservasi satwa dan pelestarian ekosistem bukan semata isu lingkungan, tetapi menjadi bagian integral dari ketahanan nasional. Polisi Satwa hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keseimbangan ekosistem, dan PPS hadir sebagai mitra strategis dalam mengedukasi, mengadvokasi, serta menggerakkan partisipasi masyarakat,” tegas Brigjen Pol Torry.

Pembentukan Pemerhati Polisi Satwa (PPS)
PPS secara resmi dibentuk melalui Surat Keputusan Direktur Polisi Satwa Nomor: SK/1/VII/KEP/2025 tanggal 4 Juli 2025. Organisasi ini menjadi wadah kolaboratif yang menghubungkan Polri dengan kalangan akademisi, aktivis, dan generasi muda untuk mendukung tugas-tugas Polri dalam perlindungan satwa liar, pencegahan kejahatan lingkungan, dan edukasi konservasi.

Sebagai Pelindung dan Pembina Utama PPS, Brigjen Pol Torry secara langsung melantik 26 orang pengurus pusat yang berasal dari berbagai latar belakang profesi dan keahlian. Pelantikan ini menjadi wujud nyata dari semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan hidup yang lestari dan berkelanjutan.

Komitmen Polri terhadap Konservasi dan Keamanan Ekosistem.

Dalam sambutannya, Direktur Polisi Satwa menekankan pentingnya pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Setiap aktivitas pembukaan lahan, pembangunan, dan kegiatan industri harus memperhatikan kelangsungan hidup satwa dan habitat alaminya.

“Setiap kegiatan pembangunan harus dilandasi kepedulian terhadap keberadaan satwa liar dan keseimbangan ekologis. Ini penting untuk mencegah konflik antara manusia dan satwa serta mencegah kerusakan lingkungan yang tidak dapat dipulihkan,” ujar Brigjen Pol Torry.

Peran Strategis PPS dalam Mendukung Tugas Polri

Pemerhati Polisi Satwa menjadi mitra strategis Polri dalam memperkuat edukasi publik, meningkatkan literasi konservasi, serta mendorong advokasi perlindungan satwa berbasis data dan bukti ilmiah. PPS diharapkan menjadi katalisator gerakan sosial yang kuat dan terstruktur dalam mendukung tugas-tugas Ditpolsatwa.

“Polri, melalui Ditpolsatwa, menyadari bahwa perlindungan satwa dan pelestarian hayati tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan kolaborasi yang erat dengan semua elemen bangsa – mulai dari pemerintah, akademisi, sektor swasta, hingga masyarakat sipil,” tambah Brigjen Pol Torry.

Momentum Komitmen Bersama.

Acara pelantikan dan diklat tahun ini mengusung tema: “Satwa bukan hanya tentang hewan, tapi titik ukur peradaban kita.” Tema ini menjadi pengingat bahwa cara bangsa memperlakukan makhluk hidup lain, khususnya yang lemah dan tak bersuara, mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban bangsa tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Kombes Pol Gatot Aris Purbaya, S.I.K., dan Ir. Yoska Oktaviano, M.T. selaku Pembina PPS, serta Ketua Umum PPS Monica Fany Megawati, Sekretaris Jenderal PPS Raga Prabuana,dan Dr. Intan Nevia Cahyana, S.H., M.H selaku Dosen Pengampu Hukum Kehutanan FH Usakti yang juga merupakan Kepala bidang Kajian dan Advokasi PPS beserta para tamu undangan dan 26 peserta pelantikan.

Direktur Polisi Satwa mengakhiri sambutannya dengan menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus baru, dan mengajak seluruh peserta untuk menjaga komitmen serta berkontribusi aktif dalam pembangunan peradaban yang lebih manusiawi dan peduli terhadap makhluk hidup lainnya.

“Kami tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan dari PPS dan masyarakat menjadi penguat langkah Polri dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia. Perlindungan satwa adalah perlindungan terhadap masa depan bangsa,” pungkasnya.

Melalui pelantikan ini, Ditpolsatwa menegaskan kembali posisi Polri sebagai pelindung dan pelayan masyarakat, termasuk dalam aspek pelestarian sumber daya alam hayati. Diharapkan kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam membangun kemitraan berkelanjutan antara Polri dan masyarakat, demi Indonesia yang lebih lestari, aman, dan beradab.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.