Quezon City, Filipina, JSNews — Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Bareskrim Polri menghadiri kegiatan resmi di New WCPC Office, Camp BGen Rafael T Crame, Quezon City, Filipina, Selasa (15/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama antara aparat penegak hukum Indonesia dan Filipina dalam menangani eksploitasi seksual anak berbasis internet melalui Philippine Internet Crimes Against Children Center (PICACC).

Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat tinggi Women and Children Protection Center (WCPC), delegasi Direktorat PPA dan PPO Bareskrim Polri, Komisioner KPAI, Liaison Officer dari Australian Federal Police (AFP), serta perwakilan dari Divhubinter, Dittipid Siber, dan jajaran lainnya.

PICACC dibentuk secara resmi pada 27 Februari 2019 sebagai pusat koordinasi lintas-lembaga dan lintas-negara yang melibatkan Kepolisian Nasional Filipina (PNP), Biro Investigasi Nasional (NBI), Kepolisian Federal Australia (AFP), Badan Kejahatan Nasional Inggris (NCA), serta International Justice Mission. Pada tahun 2021, Kepolisian Nasional Belanda turut bergabung sebagai mitra.

Dalam pemaparannya, PLTCOL Ayn E. Natuel selaku Assistant Chief ATIPD/TL PICACC menjelaskan bahwa sejak 2019 hingga Juni 2025, PICACC telah menerima 580 rujukan kasus, melaksanakan 310 operasi, menangkap 178 pelaku, dan menyelamatkan 823 korban eksploitasi seksual anak secara daring.

Direktur PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, menyampaikan penghargaan atas undangan dan sambutan yang diberikan. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi internasional untuk menangani bentuk-bentuk kejahatan baru yang menyasar anak di ruang digital.

“Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi lintas negara, membangun jejaring, serta saling belajar dari strategi dan sistem perlindungan anak yang telah dikembangkan secara komprehensif oleh PICACC di Filipina,” ujar Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah.

Ia juga menyoroti salah satu program unggulan Direktorat PPA dan PPO Bareskrim Polri, yakni “Rise and Speak: Berani Bicara, Selamatkan Sesama”, yang bertujuan mendorong keberanian korban, saksi, dan masyarakat dalam melaporkan kekerasan seksual dan eksploitasi anak.

“Indonesia dan Filipina memiliki karakteristik sosial dan budaya yang mirip, sehingga faktor-faktor pemicu terjadinya eksploitasi seksual anak secara online juga tidak jauh berbeda — mulai dari kemiskinan, lemahnya pengawasan keluarga, hingga akses teknologi tanpa edukasi yang memadai. Karena itu, kerja sama ini sangat strategis,” tambahnya.

Sementara itu, PBGEN Maria Sheila T. Portento selaku Acting Chief WCPC menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak merupakan isu kemanusiaan yang melampaui batas negara.

“Kehadiran Bapak/Ibu hari ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama regional, berbagi praktik terbaik, serta membangun respons lintas negara yang lebih terintegrasi dan efektif,” ujarnya.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar kolaborasi antara Polri dan PICACC semakin erat, termasuk dalam bentuk pelatihan bersama, pertukaran data intelijen, serta penguatan sistem perlindungan korban secara menyeluruh.

banner 468x60

Kota Bekasi –
JSNews.com
Selasa 15/07/2025
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Metro Bekasi Kota melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas dalam rangka Operasi Patuh Jaya 2025 dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Cinderamata Kota Bekasi.

Kegiatan ini dipimpin oleh AKP Sri Indira P, S.Sos., MM, IPDA Habib Lutfi S., SH, dan Aipda Rudiono, memberikan sosialisasi dan edukasi kepada siswa-siswi SMA Cinderamata tentang tugas pokok polisi, pengenalan rambu lalu lintas, dan cara aman ke sekolah.

Mereka juga memberikan edukasi tentang pentingnya tertib berlalu lintas dan bahaya kecelakaan di lalu lintas. Selain itu, anggota Unit Kamsel juga memberikan edukasi tentang gerakan dasar baris berbaris, yang bertujuan untuk membentuk disiplin dan kesadaran siswa-siswi dalam berlalu lintas.

joSSer
( Wakil Pimpred )

Bekasi Kota, –
JSNews.com
Selasa 15/07/2025
Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2025 yang digelar secara terpusat, Polsek Bekasi Barat melaksanakan kegiatan penertiban lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Kranji, Bekasi Barat, pada Selasa, 15 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan arahan dan petunjuk dari Polres Metro Bekasi Kota.

Operasi Patuh Jaya kali ini menyasar berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas yang kerap menjadi penyebab kecelakaan, antara lain pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm, melawan arus, serta kendaraan yang over dimensi dan over loading (ODOL).

Giat operasi dipimpin langsung oleh Kanit Lantas Polsek Bekasi Barat IPTU Aspeny, dengan melibatkan 13 personel gabungan dari Polsek Bekasi Barat, Siwas Polrestro Bekasi Kota dan Dinas Perhubungan (Dishub). Dalam kegiatan tersebut, petugas membagikan 15 lembar brosur imbauan keselamatan berlalu lintas, serta memberikan teguran kepada 9 pengendara yang kedapatan tidak menggunakan helm.

Operasi Patuh Jaya 2025 akan berlangsung selama dua pekan, terhitung sejak 14 Juli hingga 27 Juli 2025. Melalui kegiatan ini, Polsek Bekasi Barat berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Bekasi Barat.

joSSer
( Wakil Pimpred )

Puncak, Papua Tengah, JSNews — Satgas Ops Damai Cartenz dari Sektor Sinak terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedamaian di Tanah Papua. Pada Selasa, (15/7/2025), personel Satgas Ops Damai Cartenz menggelar patroli sambang ke permukiman warga di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, guna mempererat hubungan dengan masyarakat serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dansektor Sinak, Ipda Rizki, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga menyambut kehadiran aparat dengan penuh keakraban, mencerminkan terbangunnya rasa saling percaya antara Polri dan masyarakat di wilayah tersebut.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang didampingi oleh Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli sambang ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Polri melalui Satgas Ops Damai Cartenz hadir untuk menjamin keamanan masyarakat dari gangguan kelompok KKB. Kami ingin masyarakat merasa tenang dan terlindungi,” ungkapnya.

Ia berharap melalui pendekatan humanis dan dan patroli sambang menjadi kunci dalam menciptakan Papua yang damai.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar terus menjaga keharmonisan yang telah terjalin.

“Kami sangat berharap agar keamanan yang sudah terjaga ini terus dipertahankan. Hubungan harmonis antara masyarakat dan aparat harus selalu dijaga demi terwujudnya situasi yang aman dan damai,” ujarnya.

Patroli sambang ini menjadi bukti bahwa keamanan tidak hanya dibangun lewat kekuatan, tetapi juga dengan melalui kehadiran, perhatian, dan komunikasi yang tulus antara aparat dan masyarakat.

Cikarang, JSNews – 15 Juli 2025 – Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan dan ketertiban internal anggota, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa memimpin langsung kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) usai pelaksanaan apel jam pimpinan yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Metro Bekasi, Selasa pagi (15/7/2025).

Kegiatan Gaktiblin ini turut diikuti oleh Wakapolres Metro Bekasi AKBP Apri Fajar Hermanto, S.H., S.I.K., dan diawasi langsung oleh Kasie Propam AKP Marbun beserta jajaran Sie Propam Polres Metro Bekasi. Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan administrasi pribadi anggota Polri, mulai dari KTP, KTA, SIM, surat kendaraan dinas maupun pribadi, hingga sikap tampang dan kerapihan seragam.

Dalam arahannya, Kapolres Kombes Pol Mustofa menekankan bahwa disiplin anggota merupakan cerminan profesionalisme Polri di hadapan masyarakat. Kedisiplinan internal menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

“Penegakan disiplin harus dimulai dari internal. Sebelum kita menegakkan hukum kepada masyarakat, kita harus pastikan bahwa seluruh anggota Polres Metro Bekasi telah mematuhi aturan dan menjaga etika sebagai aparat negara,” tegas Kapolres.

Pemeriksaan Gaktiblin ini dilakukan secara menyeluruh dan tanpa pemberitahuan sebelumnya, sebagai bentuk komitmen pimpinan dalam menjaga integritas dan keteladanan personel Polri. Sie Propam juga menindaklanjuti apabila ditemukan pelanggaran administratif maupun pelanggaran kode etik, sesuai prosedur yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, Polres Metro Bekasi berharap seluruh personel dapat semakin disiplin, profesional, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas, sejalan dengan semangat reformasi kultural Polri dan kepercayaan publik yang terus dibangun.

Jakarta, JSNews – 14 Juli 2025 — Hari ini menjadi momen bersejarah dalam perjalanan pendidikan nasional saat para siswa unggulan dari SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) dan Global Darussalam Academy (GDA) diberangkatkan melalui program Kereta Kader Bangsa. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), serta didukung penuh oleh Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara (YPKTB) sebagai mitra penyelenggara pendidikan KTB.

Dalam keberangkatan ini, sebagian dari 190 siswa terpilih—yang telah melalui proses seleksi ketat dari 11.200 pendaftar—berangkat dari Stasiun Gambir menggunakan kereta Panoramic pada KA Manahan relasi Gambir–Solo Balapan, menuju Stasiun Tugu Yogyakarta. Perjalanan ini bukan hanya simbolik, melainkan menjadi tonggak awal pendidikan berstandar internasional berbasis karakter dan kebangsaan.

Ketua YPKTB, Irjen. Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., yang turut serta mendampingi para siswa dalam gerbong menyampaikan harapannya:

“Para siswa ini adalah mutiara bangsa, dan tugas kita adalah memastikan mereka ditempa di tempat terbaik agar menjadi mutiara yang indah dan cemerlang. Karena kita percaya bahwa students of today are the leaders of tomorrow.”

Melalui keikutsertaan POLRI dalam mendirikan dan membina SMA KTB, Polri menegaskan komitmennya tidak hanya menjaga keamanan hari ini, tapi juga mempersiapkan pemimpin bangsa di masa depan yang berintegritas, disiplin, dan cinta tanah air.

Miftah Nur Sabri, Pembina YPKBI, menambahkan bahwa kolaborasi antara institusi ini bukan hanya soal membangun sekolah, tetapi membangun masa depan:

“Kereta Kader Bangsa adalah simbol keberangkatan kolektif menuju Indonesia Emas 2045. Di dalamnya, ada kerja sama antar-lembaga, ada siswa-siswa terbaik bangsa, dan ada visi bersama untuk menciptakan generasi pemimpin yang unggul secara intelektual dan kokoh dalam nilai kebangsaan.”

Sementara itu, Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, menyampaikan bahwa KAI bangga menjadi bagian dari program ini:

“Perjalanan menggunakan kereta bukan sekadar berpindah tempat. Ini adalah pengalaman, pembelajaran, dan warisan nilai keberlanjutan. Kami berharap generasi muda semakin akrab dengan transportasi publik dan menjadikannya bagian dari gaya hidup beradab dan ramah lingkungan.”

Kolaborasi antara YPKBI, YPKTB, dan KAI menunjukkan bahwa sinergi lintas institusi sangat mungkin dilakukan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang menyeluruh—dari ruang kelas, jalur rel, hingga pemimpin masa depan Indonesia.

Tentang YPKTB:
Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara adalah yayasan pendidikan di bawah pembinaan POLRI yang berkomitmen membentuk generasi muda dengan karakter kebhayangkaraan, kedisiplinan, dan kepemimpinan, melalui penyelenggaraan sekolah berkualitas.

Tentang YPKBI:
Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) adalah yayasan yang fokus mengakselerasi sekolah berstandar internasional (IB) di Indonesia yang berpijak pada nilai kebangsaan.

Tentang PT KAI (Persero):
PT Kereta Api Indonesia (Persero) adalah BUMN transportasi terdepan di Indonesia yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan efisien, aman, dan inklusif untuk seluruh masyarakat.

Jakarta, JSNews – 14 Juli 2025 — Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) hari ini resmi meluncurkan Kereta Kader Bangsa, sebuah inisiatif monumental yang menandai dimulainya perjalanan pendidikan para siswa unggulan dari SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) dan Global Darussalam Academy (GDA).

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya pada program Hasil Terbaik Cepat untuk membangun sekolah unggul terintegrasi di setiap kabupaten, Kereta Kader Bangsa menjadi simbol awal komitmen kuat dua institusi—YPKBI dan KAI dalam mencetak calon pemimpin masa depan Indonesia. Mereka disiapkan untuk bisa bersaing hingga ke Top 100 University Dunia, dengan fondasi karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.

Pada hari ini, sebagian dari 190 siswa terpilih, yang merupakan putra-putri terbaik dari total 11.200 pendaftar diberangkatkan dari Stasiun Gambir, Jakarta pukul 10.30 WIB menggunakan kereta Panoramic yang terangkai pada KA Manahan relasi Gambir- Solo Balapan, dimana rombongan akan turun di Stasiun Tugu Yogyakarta. Kereta api ini tidak hanya mengantar mereka secara fisik, tetapi juga menjadi ruang simbolis perpindahan menuju masa depan pendidikan unggul.

“Hari ini bukan hanya perjalanan ke sekolah, tetapi perjalanan sejarah. Kereta Kader Bangsa adalah simbol transformasi pendidikan nasional—bahwa siapapun anak bangsa, dari mana pun asalnya, berhak mendapat akses menuju pendidikan kelas dunia,” ujar Dirgayuza Setiawan, Ketua Pembina YPKBI.

“Di dalam gerbong ini, ada anak-anak terpilih yang akan dididik menggunakan kurikulum internasional (IB) namun dengan penanaman nilai-nilai kebangsaan yang kuat. Kita siapkan mereka menjadi pemimpin Indonesia Emas 2045.”

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyampaikan bahwa KAI bangga menjadi bagian dari perjalanan penting ini.

“ Perjalanan menggunakan kereta bukan hanya mengantarkan ke stasiun tujuan tapi memiliki nilai sejarah dan pelajaran masa depan tentang keberlanjutan,” ucap Didiek.

Kerja sama ini juga menunjukkan perhatian serius KAI terhadap sektor pendidikan. Salah satunya melalui program tarif reduksi 10% untuk civitas academica dan alumni perguruan tinggi mitra, serta Rail Library sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita poin keempat, yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia unggul.

Melalui pendekatan berbasis komunitas pendidikan, KAI berharap dapat memperluas akses dan memperkuat dampak jangka panjang bagi generasi penerus, sekaligus menghadirkan transportasi publik yang inklusif, relevan, dan berkelanjutan.

Dengan dimulainya perjalanan ini, YPKBI dan KAI berharap inisiatif ini bisa menjadi model kolaborasi antar lembaga dalam menciptakan pengalaman pendidikan yang menyeluruh—dari ruang kelas hingga rel kereta api—demi mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Tentang YPKBI:

Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) adalah sebuah yayasan yang berfokus untuk mengakselerasi jumlah sekolah berkurikulum International Baccalaureate di Indonesia, yang tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan.

Tentang KAI:

PT Kereta Api Indonesia (Persero) adalah BUMN transportasi yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan publik berbasis efisiensi, ketepatan, dan keselamatan, serta aktif mendukung pembangunan nasional melalui moda kereta api.

Jakarta, JSNews — Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan internasional Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus perekrutan pekerja migran ilegal yang dijanjikan bekerja di Uni Emirat Arab, namun justru dikirim secara ilegal ke Myanmar dan dipekerjakan sebagai admin kripto.

Pengungkapan kasus ini berawal dari proses repatriasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Myanmar pada Maret 2025 lalu. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa korban awalnya direkrut oleh pelaku dengan janji pekerjaan di Uni Emirat Arab, namun kemudian dialihkan ke Thailand dan akhirnya dibawa ke wilayah Myawaddy, Myanmar.

Korban dijanjikan bekerja sebagai admin kripto dengan gaji 26.000 Baht per bulan. Namun kenyataannya, pekerjaan serta upah yang diterima tidak sesuai, dan korban justru mengalami eksploitasi.

“Para pelaku memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pembuatan paspor, interview melalui video call WhatsApp, hingga pembelian tiket pesawat dari Pangkal Pinang ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Bahkan akomodasi hingga ke Myanmar juga ditanggung oleh jaringan pelaku,” ungkap Dir PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Dr. Nurul Azizah, Senin (14/7/2025).

Tim berhasil menangkap tersangka HR di Jakarta pada 20 Maret 2025. HR berperan aktif dalam proses perekrutan dan pengiriman korban ke luar negeri. Dari hasil pemeriksaan, diketahui keterlibatan tersangka lainnya yakni IR, yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 24 Juni 2025.

“IR berperan dalam pengaturan akomodasi, pemesanan tiket hingga pengantaran korban ke Myanmar. Kami telah menerbitkan DPO dan mendistribusikannya ke jajaran kewilayahan untuk dilakukan upaya paksa,” lanjut Brigjen. Pol. Nurul Azizah.

Adapun barang bukti yang disita dalam kasus ini antara lain:

  • 6 buah paspor,
  • 2 unit handphone,
  • 2 bundel rekening koran,
  • 1 unit laptop,
  • dan 3 bundel manifes penumpang.

Tersangka HR akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bangka, Provinsi Bangka Belitung pada 14 Juli 2025 untuk proses hukum lebih lanjut.

Kepolisian juga tengah bekerja sama dengan PPATK untuk menelusuri aliran transaksi keuangan yang melibatkan para tersangka guna mengungkap aktor intelektual di balik jaringan ini. Selain itu, kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Divisi Hubinter Polri juga terus dilakukan untuk membongkar jaringan di luar negeri.

“Kasus ini adalah bukti nyata bagaimana para pelaku TPPO terus mencari cara untuk mengeksploitasi korban dengan berbagai modus baru. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi dari pihak yang tidak jelas legalitasnya,” tegas Brigjen. Pol. Dr. Nurul Azizah.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda hingga Rp600 juta. Mereka juga dijerat Pasal 81 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kabupaten Bekasi, JSNews — Polres Metro Bekasi kembali menunjukkan keseriusannya dalam menumpas tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat, jajaran Satreskrim Polres Metro Bekasi menggelar konferensi pers pengungkapan sejumlah kasus menonjol, mulai dari pencurian dengan kekerasan (curas), perampasan, hingga penadahan kendaraan bermotor hasil kejahatan, bertempat di Aula Gedung Promoter, Senin (14/7/2025) siang,

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Reskrim Kompol Agta Bhuwana Putra, S.I.K., M.A.P., Wakasat Reskrim AKP Perida Panjaitan, S.I.K., M.H., Kasi Humas AKP Akhmadi, Kapolsek Cikarang Selatan AKP Erwin Setiawan, Kapolsek Cabangbungin AKP Basuni, serta Kanit Provost Iptu Anwar Sanusi.

Dalam pemaparannya, Kombes Pol Mustofa mengungkap tiga kasus besar yang berhasil dibongkar jajarannya dalam waktu berdekatan. Salah satunya adalah perampasan kendaraan yang terjadi di kawasan Sukasejati, Cikarang Selatan. Peristiwa bermula dari aksi tawuran yang disusun lewat pesan Instagram, namun berakhir dengan penguasaan sepeda motor milik korban.

“Kejadian ini bermula dari tawuran yang dirancang dua kelompok remaja. Tapi kemudian berkembang menjadi tindak pidana perampasan kendaraan bermotor,” ujar Kapolres.

Sebanyak enam tersangka diamankan dalam kasus tersebut. Mereka diduga berperan aktif dalam aksi perampasan, penjualan hasil kejahatan, hingga pembagian uang hasil penjualan motor Honda Scoopy senilai Rp5 juta. Barang bukti berupa dua bilah celurit, empat ponsel, serta BPKB dan STNK diamankan dari tangan para pelaku. Beberapa di antaranya bahkan masih berstatus pelajar.

Sementara itu, dalam kasus curas lainnya, Polres Metro Bekasi juga berhasil menangkap lima orang pelaku yang terlibat dalam pencurian sepeda motor di kawasan Cikarang Utara. Mereka melakukan aksi dengan cara merusak kunci kendaraan dan menggasak motor milik warga yang diparkir di depan rumah. Hasil curian kemudian dijual melalui dua orang penadah yang juga berhasil ditangkap.

“Kejahatan ini sangat sistematis. Ada tim eksekutor dan ada penadahnya. Tapi berkat kerja keras tim kami, seluruh pelaku kini sudah diamankan,” ujar Kompol Agta Bhuwana.

Tak berhenti di situ, dalam kasus lain yang tak kalah mengejutkan, Polsek Cabangbungin mengungkap aksi percobaan pencurian dengan kekerasan yang dikemas dalam modus tipu daya. Seorang korban dibujuk untuk bertemu dengan seseorang, namun malah dijebak dan disergap oleh dua pelaku bersenjata tajam. Beruntung, korban berhasil melarikan diri dan segera melapor ke polisi.

“Modusnya memanfaatkan kedekatan dan kepercayaan. Ini harus menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar,” jelas Kapolsek Cabangbungin AKP Basuni.

Seluruh tersangka dari ketiga kasus kini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Pasal berlapis menanti mereka, mulai dari Pasal 368 KUHP, 363 KUHP, hingga UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Polres Metro Bekasi mengimbau masyarakat agar terus menjalin komunikasi aktif dengan pihak kepolisian. Kapolres juga menegaskan bahwa jajarannya akan terus bergerak cepat dalam memberantas segala bentuk kejahatan di wilayah hukumnya.

“Ini adalah bukti nyata bahwa kami tidak main-main dalam menjaga keamanan Kabupaten Bekasi. Kejahatan sekecil apa pun akan kami tindak tegas,” tegas Kombes Pol Mustofa.

Dengan pengungkapan ini, Polres Metro Bekasi sekali lagi memperlihatkan komitmennya dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menemukan indikasi tindakan kriminal di sekitarnya.

PolresMetroBekasi #UngkapKasus #Curanmor #Curas #Penadahan #AntiKriminalitas #HumasPolri #BekasiAman #PatuhHukum #JanganKasihKendor #RestorativeJustice

Jakarta, JSNews – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, S.I.K. memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Jaya 2025 di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (14/7/2025).

Apel pasukan dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Metro Jaya, para Kapolres Jajaran, serta unsur eksternal di antaranya Pangdam Jaya, Danrem Timur, Danrem Barat, Wakadis Hub, Dandenpom Gar, Danpom Lantamal III, dan Danpom Opsau.

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa Operasi Patuh Jaya 2025 mengusung tema Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas. Tema tersebut dinilai sejalan dengan semangat membangun Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera.

Kapolda menginstruksikan seluruh personel agar menjalankan tugas sesuai prosedur, bertindak simpatik dan humanis, serta menghindari tindakan kontra produktif. Ia menegaskan tidak ada ruang untuk negosiasi ataupun transaksi ilegal di lapangan.

“Laksanakan tugas dengan tegas dan profesional. Jangan sakiti hati masyarakat. Tidak ada negosiasi, tidak ada transaksi,” tegasnya.

Operasi Patuh Jaya 2025 akan digelar selama 14 hari, mulai 14 s/d 27 Juli 2025, dengan mengerahkan 2.938 personel gabungan Polri, TNI, dan instansi terkait. Kapolda berharap seluruh pihak dapat berkolaborasi untuk mengurai kendala di lapangan demi mewujudkan tujuan operasi.

Salah satu fokus utama operasi ini adalah penindakan tegas terhadap praktik penggunaan plat nomor palsu yang kian marak di jalan arteri maupun tol. Kapolda menegaskan akan menindak siapa pun pelakunya, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas.

“Tidak ada toleransi untuk plat palsu. Tangkap dan proses hukum tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Kapolda juga berpesan kepada seluruh personel untuk memeriksa kesiapan pribadi, kebersihan kendaraan dinas, hingga kelengkapan seragam sebelum bertugas.

“Saya tidak mau ada personel dengan seragam kusut, mobil dinas kotor, atau bermain-main dengan pelanggar lalu lintas. Laksanakan tugas dengan baik” tegasnya.

Kapolda juga mengingatkan agar personel tetap mengutamakan keselamatan dalam bertugas.

“Jangan memaksakan penindakan kalau memang membahayakan. Tugas utama kita adalah memberikan pelayanan terbaik“ ujarnya

Harapannya, operasi ini bisa menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Semoga Operasi Patuh Jaya 2025 berjalan lancar, membawa dampak nyata, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.