Jakarta, JSNews – Dalam rangka meningkatkan kemampuan fisik dan pertahanan diri anggota, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar kegiatan Peningkatan Kemampuan Beladiri Polri pada Jumat, 14 Februari 2025. Pelatihan ini berlangsung di Dojo Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, KOMPOL Dr. Budi Santoso, S.H., S.I.K., M.H. dan diikuti oleh personel berpangkat Bripda dan Briptu dari berbagai unit di lingkungan Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

“Pelatihan ini penting untuk menjaga kebugaran serta membekali anggota dengan kemampuan beladiri yang mumpuni dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H. Jumat (23/5/2025).

Turut hadir sebagai pelatih dalam kegiatan pelatihan Bela Diri yaitu KOMPOL Supriyadi, S.H., M.H., Kabag SDM Polres, selaku Pelatih Utama, AIPTU Sugeng Priyadi, S.H., PS. Panitopsnal 3 Unit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa, BRIPKA Doni Sahilatua, S.H., Banit 6 Unit 4 Satreskrim, BRIGADIR Aditia Juniardi Wibowo, S.H., M.H., Banit 4 Unit Gakkum Satlantas.

Sebelum pelatihan dimulai, para peserta menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Tim Sidokkes Polres yang meliputi pengecekan tensi darah serta pemanasan ringan yang dipandu langsung oleh pelatih.

Materi pelatihan meliputi Teknik Jatuh, Teknik Lemparan, Teknik Rincian Randori (latihan bertarung bebas).

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib, serta dipenuhi semangat dari para peserta. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan fisik, mental, dan kepercayaan diri anggota dalam menjalankan tugas Kepolisian di lapangan.

“Kami berharap kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara rutin sebagai bentuk pembinaan personel yang berkelanjutan,” tutup AKBP Dr. Martuasah.

banner 468x60

Jakarta –JSNews

Kamis 23/05/2025
Sebanyak 30 organisasi kemasyarakatan (ormas) se-DKI Jakarta mendeklarasikan komitmen bersama untuk menolak segala bentuk aksi premanisme dalam kegiatan bertajuk Deklarasi Anti Premanisme, Kamis (23/5/2025). Kegiatan ini digelar di Menara Peninsula Hotel, Slipi, Jakarta Barat, dan diinisiasi oleh Direktorat Binmas Polda Metro Jaya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wadirbinmas Polda Metro Jaya, AKBP Gede Pasek Muliad Nyana, S.I.K., M.A.P., yang hadir mewakili Dirbinmas Polda Metro Jaya. Turut hadir pula Kasubdit Bintibsos, AKBP Sujanto, S.Pd., M.A.P., Kabag Binopsnal, Kompol Herru Julianto, S.H., dan Kasubbag Renmin, Pembina Nur Kurniasih, S.E., M.Tr.AP., serta para Ketua Ormas binaan Ditbinmas Polda Metro Jaya.

Sebanyak 450 anggota ormas dari berbagai wilayah DKI Jakarta turut serta dalam deklarasi ini. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa bersama, dan sambutan dari Ketua Ormas FORKABI, H. Ikhsan, yang mewakili seluruh ormas yang hadir.

Dalam sambutannya, AKBP Gede Pasek menyampaikan pentingnya peran aktif ormas dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Premanisme adalah musuh bersama. Kehadiran ormas hari ini membuktikan bahwa masyarakat sipil siap berdiri bersama kepolisian untuk menciptakan Jakarta yang aman, tertib, dan bermartabat,” ujar Gede Pasek.

Puncak acara ditandai dengan pembacaan deklarasi anti premanisme oleh perwakilan masing-masing ormas, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri, serta diakhiri dengan ramah tamah.
Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kebersaman, pungkasnya.

SAHSA

Jakarta – Organisasi Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) ini merupakan organisasi pemerhati dunia pendidikan di Indonesia, yang keanggotannya sendiri terdiri dari para Komite Sekolah, Pakar Pendidikan, Pemerhati Pendidikan, Advokat, Jurnalis, Pengusaha, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Element Masyarakat lainnya.

Organisasi dengan Ketua Umumnya Ir.Agung Karang tersebut lahir pada tanggal 1 Oktober 2022.

Memasuki usianya yang ke 3 tahun Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) sudah banyak melakukan kiprahnya dalam pendidikan Indonesia.

Diantara Kiprahnya di Dunia Pendidikan di Indonesia, Gerakan Pendidikan Indonesia Baru Kerap melakukan Seminar Pendidikan yang berkerjasama dengan Dinas Pendidikan, Kementrian Pendidikan Dasar & Menengah , Kementrian Kebudayaan , Istansi dan Unsur lainya, Penyuluhan Anti Narkotika, Bullying, Anti Tawuran, geng motor, dll di Sekolah Sekolah yang merupakan hasil kerjasama antara GPIB dan BNN, Penyuluhan Anti Bulying, Tawuran Remaja dan Kenakalan Remaja yang juga kerap dilakukan GPIB di Tingkat Sekolah terutama di Wilayah Jakarta dengan melibatkan Dinas Pendidikan, Piskolog, dan Instansi yang terkait lainya. Selain itu dibidang Sosial GPIB selalu aktif dalam peduli sosial bagi warga masyarakat yang terkena musibah diataranya memberikan bantuan sosial kebakaran di Kemayoran, santunan anak yatim, santunan Pondok Pesantren dan Rumah Sekolah, Bagi Takjil dan Paket Lebaran, dan banyak aksi lainnya yang dilakukan oleh Gerakan Pendidikan Indonesia Baru.

Di tahun Ke 3 nya, Gerakan Pendidikan Indonesia Baru mulai berhasil mengembangkan sayapnya di Wilayah Jakarta di bawah Pimpinan Ketua GPIB DPW DKI Jakarta Dandy Capryanto H.SH,MH, yang kepengurusannya sendiri baru dilantik pada Jumat, 21 Februari 2025 yang lalu, di Lantai 5, Gedung Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Kav. 40-41, Jl. Gatot Subroto No.12-14-15 Lt. 5, RT.8/RW.3, Kuningan, East Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Diusianya baru 3 bulan, Dandy Capryanto H.SH,MH sebagai Ketua DPW GPIB DKI Jakarta Bersama Jajarannya berhasil membentuk dan melantik 6 kepengurasan cabang atau setingkat DPC di Wilayah Jakarta.

Ke 6 pengurus cabang yang dilantik diantaranya DPC GPIB Jakarta Timur, DPC GPIB Jakarta Pusat, DPC GPIB Jakarta Selatan, DPC GPIB Jakarta Utara, DPC GPIB Jakarta Barat, dan DPC GPIB Kepulauan Seribu.

Pelantikan dan pengukuhan tersebut dilaksanakan bertempat di Aula Gedung C Walikota Jakarta Timur, Kamis, 22 Mei 2025.

Keberhasilan ini tidak lepas dari sosok Ketua Umum DPP GPIB sendiri Ir.Agung Karang yang mengintruksikan kepada Pengurus Baru DPW GPIB DKI Jakarta dibawah Ketuanya Dandy Capryanto H.SH,MH agar dapat bertindak cepat sesuai dilantik kepengurusannya, untuk mengembangkan Kepengurusan Gerakan Pendidikan Indonesia Baru ditingkat DPC di 6 Wilayah di Jakarta.

Pelaksanan prosesi pelantikan dan pengukuhan 6 pengurus DPC Se DKI Jakarta tersebut berlangsung Khidmat, yang diawali dengan pembacaan SK dan Susunan Kepengurusan 6 DPC GPIB Se DKI Jakarta oleh Seketaris GPIB DPW DKI Jakarta Sonya Mercyna Simorangkir,SE yang didampingi oleh Wakil Seketaris GPIB DPW DKI Jakarta Nita Agustina Barunasari,SE.

Yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar yang dipimpin oleh Ketua GPIB DPW DKI Jakarta Dandy Capryanto H.SH,MH dan diikuti para pengurus 6 DPC yang dilantik.

Pasca pembacaan ikrar oleh 6 jajaran pengurus DPC di Jakarta yang dilantik, kemudian dilanjutkan dengan
Penyerahan Bendera Pataka kepada masing masing Para Ketua di 6 DPC oleh Ketua GPIB DPW DKI Jakarta
Dandy Capryanto H.SH,MH dan diteruskan dengan penandatangganan berita acara pelantikan.

Diakhir serimonial prosesi pelantikan dan pengukuhan dilaksanakan Pemasangan Pin GPIB kepada masing masing Para Ketua DPC Perwakilan dari Oditurat Militer Tinggi II Letkol Yonny.F didampingi Ketua GPIB DPW DKI Jakarta Dandy Capryanto H.SH,MH.

Pelantikan dan pengukuhan 6 pengurus DPC GPIB di Jakarta tersebut, dihadiri Para Tamu VVIP baik dari unsur Pemerintah Walikota Jakarta Timur, Dinas Pendidikan, Kodim Jakarta Timur, Polres Jakarta Timur, PN Jakarta Timur, Oditurat Militer Tinggi II, Kesbang Pol Jakarta Timur, Para Kepala Sekolah, Serta para tamu dari unsur Ormas di Jakarta diantaranya IPJI, MIO Indonesia, BP2MP, PPM Jakarta Timur, EMS, FBJP. dan Pak Arthur dkk dari PPNT.

Selain itu, hadir juga para tamu dari Internal GPIB sendiri antara lain Dewan Pembina GPIB Edi Rudiyanto, Dewan Penasehat DPP.GPIB Brigjen Pol (P) Dr.Victor Pudjiadi, SPB, FICS, DFM dan Dewan Pakar GPIB Dra.Herawati, Sihombing,M.Pd
Ketua Umum Media Independen online (MIO) AYS Prayogie, beserta Sekjen MIO Yasmine Rubaya, dari IPJI Taufik Rachman, Sofian, Purwono, Chepy, Mayor Infantri Sayidan,SE Mewakili Dandim Jakarta Timur, Letkol CHK Yonny mewakili Waka OTMILTI Jakarta, kepala Sekolah SMAN 53 Dra.Herawati Sihombing, M.Pd, Penggagas Pendiri GPIB Rika Rachmawati dan tamu dari jajaran Pengurus DPP GPIB, dan Pengurus DPW DKI GPIB Jakarta.

“Hari ini bersejarah tanggal 22 Mei tahun 2025, bertempat di Aula C Gedung Walikota Jakarta Timur, Kami didampingi oleh Pak Dandy Capriyanto selaku Ketua DPW GPIB Provinsi DKI Jakarta telah berhasil membentuk dan melantik DPC 6 wilayah Se DKI Jakarta, antara lain Pak Supriyadi Jakarta Barat ,Pak Amin Jakarta Timur, Pak Hamiddudin Jakarta Utara, Suhandi Jakarta Pusat,
Kartini Jakarta Selatan dari Ibu Hafsah dari Kepulauan Seribu, dimana dihadiri oleh perwakilan dari Walikota Jakarta Timur, Karena melakukan kegiatan ini di Aula Jakarta Timur,”terang Ketua Umum GPIB Ir.Agung Karang secara singkat.

Ditempat yang sama Ketua Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) DPW DKI Jakarta Dandy Capryanto H.SH,MH keawak media mengatakan.

“Hari ini kita sudah menyaksikan ada pelantikan daripada 6 wilayah dan satu wilayah Kepulauan Seribu, jadi artinya sebagai Ketua DPW DKI Jakarta kami baru dilantik pada saat yang lalu adalah 3 bulan sekarang, Alhamdulillah kami bisa punyai kader-kader di bawah, yang akan membantu pekerjaan daripada visi dan misi GPIB ini sendiri,”ujarnya.

“Jadi ini adalah baru permulaan, kalau mau dibilang adalah baru sesuatu yang formil kita lengkapi, karena permainan sesungguhnya itu belum dimulai, artinya Ketika nanti kami akan menjalankan ini itu mohon untuk dukungan, agar dukungan dan doa dari masyarakat pendidikan maupun masyarakat di sekitarnya nanti di wilayah-wilayahnya, agar kami ini masing-masing dari DPC dan kami sebagai wilayah kiranya dapat menjadi berkah buat orang lain, dapat menjadi panutan dari orang lain dan kami bisa menjalankan tugas dan amanah daripada sebagaimana kami di amanahkan dalam ikrar kami, adalah bagaimana kami bisa menjalin kerjasama yang baik antara pemerintah dan organisasi, dan khusus untuk kesejahteraan pendidikan daripada masyarakat Jakarta,”imbuh Dandy Capryanto H.SH,MH keawak media.

Lebih lanjut Dandy Capryanto H.SH,MH sebagai Ketua GPIB DPW Jakarta mengucapkan terima kasihnya dan juga meminta doa restunya kepada masyarakat pendidikan dan masyarakat umumnya agar dapat menjalankan amanah dan tugas dengan baik.

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih banyak dan mohon doa restu dari masyarakat pendidikan dan masyarakat semuanya, agar kami bisa menjalankan tugas dengan baik,”pungkasnya.

Adapun KSB Kepengurusan 6 Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) Se DKI Jakarta, Masa Bakti 2025-2030 antara lain adalah :

1.DPC GPIB Jakarta Timur

1.Ketua : Mohamad Amin
2.Wakil Ketua I : Edy Dwiyanto SE
3.Wakil Ketua II : Andi Iskandar
4.Sekretaris : Hj Fitria Agustini S.E
5.Wasek I : Siska Arifianti S, Sos
6.Wasek II : Nurbaity S. E
7.Bendahara : Sri Rejeki
8.Waben I : Siti Sumarningrum
9.Waben II : Dewi Survaini

2.DPC GPIB Kepulauan Seribu

1.Ketua : Hafsah S.K.M
2.Wakil I :Safaatul Anam S.Pd.I
3.Sekretaris :Muhamad Dede Hasan Sadjili S.Pd.I
4.Bendahara : Mahmuda S.Pd.I

3.DPC GPIB Jakarta Pusat

1.Ketua :Achmad Suhandi

4.DPC GPIB Jakarta Selatan

1.Ketua : Kartini Riana S.E

2.Sekretaris : Calista Cory Eman

3.Bendahara : Lindon Sagita S.Kom

5.DPC GPIB Jakarta Barat

1.Ketua : Supriyadiningrat S.H
2.Wakil Ketua : Purwadani Resmiati A.Md
3.Sekretaris : Nia Kurniwati A.Md
4.Bendahara : Trie Ediningsih M.Si.

6.DPC GPIB Jakarta Utara
B
1.Ketua : Haniduddin M.Pd
2.Wakil : Angel Suciita S.E
3.Sekretaris :Gito Ricardo
4.Wasek : Aripan S.Pd.i
5.Bendahara : Fitiana S.SPd M.M
6.Waben : Yuyun S.E

Dalam acara pelantikan dan pengukuhan tersebut juga diberikan piagam penghargaan kepada Mahasiswa dari Universitas Indonesia dan Universitas UNJ atas partisipasinya terlibat dalam pelantikan dan pengukuhan Pengurus 6 DPC GPIB Se DKI Jakarta.
Upacara diakhir dengan sesi Foto bersama.

Jakarta,JSNews


Kamis 22 Mei 2025 Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri berhasil membongkar dua kasus besar penyalahgunaan gas LPG bersubsidi yang terjadi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Dalam operasi terkoordinasi yang dilakukan pada 16 dan 19 Mei 2025, sepuluh tersangka ditetapkan dan ratusan tabung gas disita sebagai barang bukti.

Kasus pertama terjadi di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/52/V/2025. Lima tersangka berinisial KF, MR, W, P, dan AR terbukti memindahkan isi tabung gas bersubsidi ukuran 3 Kg ke dalam tabung non-subsidi 12 Kg, yang kemudian dijual kembali ke masyarakat dengan harga komersial.

Kasus kedua terungkap di sebuah gudang di Jl. Pulau Harapan IX, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur. Dari Laporan Polisi LP/A/53/V/2025, lima tersangka lain yakni BS, HP, JT, BK, dan WS diketahui menjalankan operasi serupa, bahkan dengan kapasitas tabung lebih besar hingga 50 Kg. Polri menemukan bahwa praktik ini telah berlangsung selama satu tahun dan merugikan negara hingga lebih dari Rp14 miliar.

“Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 40 angka 9 UU Cipta Kerja yang mengubah Pasal 55 UU Migas, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar,” Ujar Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin.

Kasus ini menjadi peringatan keras akan pentingnya pengawasan distribusi subsidi dan perlunya sinergi antara pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat dalam menjaga hak-hak dasar warga negara.

“ Di balik angka-angka besar tersebut, masyarakat kecil menjadi pihak paling dirugikan. Kelangkaan gas 3 Kg di pasaran, naiknya harga jual, serta potensi bahaya dari tabung gas oplosan menjadi masalah nyata yang dirasakan publik akibat ulah para pelaku. “ Imbuh Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin.

Penindakan ini menjadi bukti komitmen Polri dalam menjaga kebijakan subsidi energi agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

SAHSA

Jakarta, JSNews – Pedepokan milik Dimas Kanjeng Taat Pribadi atau yang dikenal dengan Dimas Kanjeng kembali disorot, permasalahan ini kembali mencuat setelah ada pengakuan seorang mantan santri di pedopokan tersebut dengan inisial “I” ke salah satu media online yang menduga masih ada praktik penipuan yang berlangsung di pedepokan tersebut.

“I” yang merupakan mantan santri dari pedepokan Dimas Kanjeng tersebut mengaku pernah menjadi bagian dari aktivitas padepokan tersebut selama hampir satu tahun sebelum akhirnya meninggalkan karena merasa telah ditipu.

Pedepakan Dimas Kanjeng yang terletak di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo pernah sempat menghebohkan publik Indonesia di akhir tahun 2016, diketahui pedepokan tersebut melakukan penipuan penggadaan uang yang melibatkan pemimpin pedepokan tersebut Dimas Kanjeng atau Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Pada tahun 2017 Dimas Kanjeng di Vonis 18 tahun penjara oleh Majelis Hakim yang menyidangkan Kasusnya, karena terbukti bersalah dan pada tahun 2025 menjelang lebaran Dimas Kanjeng alias Dimas Kanjeng Taat Pribadi bebas bersyarat.

Bahkan setelah Dimas Kanjeng ada beberapa isu bergulir bahwa masih ada dugaan penipuan dalam pedepokan tersebut, namun sejak ditahan nya Dimas Kanjeng di Lembaga Pemasyarakatan Medaeng, Sidoarjo sehingga tidak mungkin Dimas Kanjeng dapat mengendalikan pedepokan tersebut

Pedepokan Dimas Kanjeng tersebut kini ada perberubahan dari yang dikenal dulunya, pada Peringatan HUT RI ke 79 pada tahun 2024, Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi menggelar karnaval bertajuk kearifan lokal Nusantara yang dikuti 20 peserta yang berasal dari wilayah Kabupaten Probolinggo. Antara lain seperti daerah Paiton, Maron, dan beberapa daerah lainnya.

Sebenarnya dipisahkan antara Padepokan yang berbadan hukum Yayasan dengan figur Dimas Kanjeng Taat Pribadi, karena Dimas Kanjeng adalah Guru Besar atau Maha Guru dan tidak mengkin ikut dalam aktifitas serta kegiatan yang diatur management, justru Dimas Kanjeng adalah Tokoh Sentral yang diakui dan dikagumi semua orang karena kelebihannya mendatangkan uang sebut saja sebagai karomah dari Yang Maha Kuasa.
Kitapun seyogyanya berbangga, ada manusia pilihan berada disekitar kita.

Bila ada permasalahan diinternal Padepokan seperti yang baru saja muncul berita keluar dari padepokan, bagaimanapun mereka antara Santri dan Padepokan telah menjalin hubungan lama dan terikat satu sama lain, aturan yang berlaku di Padepokan ya mengikat semua santri.
kalau dalam istilah perdata dalam Pasal 1347 KUH Perdata mengatur mengenai hal-hal yang menurut kebiasaan selamanya disetujui untuk secara diam-diam menjadi aturan mengikat kedua pihak.(silent agreement) hubungan keduanya antara Santri dgn sesama santri atau santri dgn Pedepokan sudah berjalan bahkan satu tahun, tentu sudah saling memahami bagaimana dan apa kegiatan serta lebiasaan diinternal Padepokan, tidak ada unsur paksaan dan mereka mengerti bila terdapat acara ritual yang kerap dilakukan bersama dan ini sdh berlangsung bertahun tahun maka otomatis si inisal; “I” sudah saling mengerti memahami dan apapun yang dikerjakan adalah dan harus dianggap sesuatu kesepakatan walau tidak tertulis, itu diistilahkan dalam hukum perdata dinamakan kesepakatan secara diam diam dan sudah menjadi kebiasaan dan saling mengikat.

Semua terjadi diinternal Padepokan sehingga pihak luar tidak dapat ikut campur terkait keadaan rumah tangga Padepokan.

Menangapi pernyataan dari “I” yang merupakan bekas dari santri pedepokan Dimas Kanjeng yang mengungkapkan bahwa diduga kembali terjadi praktik penipuan di pedepokan Dimas Kanjeng, Yunasril Yuzar,SH merupakan Kuasa Hukum Dimas Kanjeng melalui pesan whats app keawak media menyampaikan bahwa apapun aktifitas Padepokan hanya terjadi antara Pedepokan dan Santrinya, dibuktikan dengan Kartu keanggotaan lengkap, adminitrasi dan pembukuan yang dibuku Induk Padepokan.

“Agar secara hukum tidak ada istilah pihak luar, sehingga berlaku “Lex specialis derogat legi generali” adalah asas penafsiran hukum yang menyatakan bahwa hukum yang bersifat khusus (lex specialis) mengesampingkan hukum yang bersifat umum (lex generalis),”kata Yunasril Yuzar keawak media, Rabu, (21/05/2025).

Sehingga menurut Yunasril Yuzar,SH atau yang akrab disapa dengan panggilan YY ini bila terjadi permasalahan hukum dapat diselesaikan diinternal Padepokan terlebih dahulu, antara Padepokan dan Santrinya, pihak luar atau aturan umum tidak dapat diterapkan diinternal Padepokan.

“Kalaupun ada pendatang baru, cepat catat dan posisikan sebagai Santri, sehingga tunduk dan patuh pada aturan Padepokan, bila perlu dibuatkan pernyataan setuju dengan tata tertib dan aturan Padepokan,”terang YY kembali.

Sebenarnya hal ini merupakan hal yang sering terjadi, tuduhan negatif terhadap Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, kami tidak tanggapi, mengomentari, khawatir manambah polemik berkepanjangan, selama ini banyak pihak yang langsung menelpon kami selalu kuasa Padepokan mereka itu dari Petinggi Polri di Mabes, dari MUI Pusat, Anggota DPR, Wartawan Senior, biasanya suruhan dari Santri yang memiliki akses, umumnya berawal menulis surat ke Depkumham, kemudian kami diberi tembusan dan pada akhirnya dalam kesempatan kami paparkan terkait kegiatan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi banyak hal yang tidak dipahami, setelah pemaparan tersebut akhirnya mereka menyadari dan berhati hati untuk mengomentari Padepokan Dimas Kanjeng karena bisa saja dituntut balik secara hukum,

ada beberapa yang siap kami laporkan, Polda Jatim siap menerima Laporan tersebut, hanya saja Dimas Kanjeng tidak berkenan dan mem biarkan hal itu, toh pada akhirnya berlalu dan dilupakan.
Sebagai Kuasa Hukum Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, kami membuka diri untuk diskusi dan berdialog, agar jangan ada pemberitaan Negatif dan tidak bertanggung jawab secara hukum, yang pada akhirnya pemberitaan bertujuan hanya dimanfaatkan oleh oknum yang sengaja bertujuan memeras Padepokam..

YY adalah Advokat senior dan piawai memghadapi permasalahan hukum dan tidak jarang semua argumen lawan berbalik hingga terpojok seperti yg baru saja ditahun 2019 ikut bersidang sebagai fighter membebaskan Bos Memiles di Pengadilan Negeri Surabaya. YY berkantor di kawasan elit Kokas Gedung Eightyeigh&Casablanca Jakarta selatan.`

Di Padepokan pun tersedia ruang Kantor Hukum Yunasril Yuzar Mandahiliang Advokat, untuk memudahkan bila ada yang berkonsultasi hukum.

Jakarta, JSNews – Reformasi di Indonesia sudah berumur 27 tahun pada tahun ini yang mengartikan bahwa sudah 27 tahun reformasi berjalan di Pemerintahan Indonesai ini, yang berawal dari kekecewaan masyarakat terhadap Pemerintahan Orde Baru pada tahun – tahun terakhirnya sehingga berawalnya masa reformasi dari tahun 1998 hingga sekarang.

Yayasan Forum Komunikasi Aktifis Akhlakulkarimah Indonesia (FKAAI) berharap Pemerintah masih menjalankan serta berpegang teguh kepada amanat dan tuntutan Reformasi Nasional, karena pada tahun ini dibawah pemerintah Presiden baru yakni Prabowo Subianto di Indonesia beberapa kali diterpa aksi demonstrasi yang masif.

FKAAI yang merupakan Yayasan beranggotakan Ex Napiter berbasis di Jakarta Selatan ini selalu mendoakan yang terbaik bagi Pemerintahan serta Negara Indonesia, karena bagaimanapun saat – saat ini Indonesia dalam kondisi yang selalu lebih baik daripada di tahun – tahun sebelumnya.

“Kami pun merasa bahwa Pemerintah Indonesia masih menjalankan amanat serta tuntutan reformasi sampai saat ini, karena sekarang pun Pemerintah Indonesia ya kami nilai lebih terbuka, memiliki plan atau perencanaan yang tertata serta hukum yang lebih baik ya disbanding Indonesia pada tahun – tahun sebelumnya”. Kata Ust. Abdul Muiz ketika diwawancarai di kantor Yayasan FKAAI di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Para anggota Yayasan Forum Komunikasi Aktifis Akhlakulkarimah Indonesia (FKAAI) juga berharap bahwa Pemerintahan Indonesia masih berpegan teguh kepada amanat dan tuntutan reformasi, sehingga Indonesia akan terus berkembang menjadi bangsa yang maju.

Cilacap-JSNews

Rabu 21/05/2025
Pemerintah Kabupaten Cilacap Gerak Cepat menindaklanjuti Surat Edaran Kemendagri terkait percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih “. Hal ini disampaikan Camat Majenang Aji Pramono ketika menghadiri pelaksanakan musyawarah desa khusus (musdesus) pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Bener Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap ” Hari Selasa tanggal 20 Mei 2025

Aji Pramono menyampaikan, “Di Kecamatan Majenang sudah terbentuk 12 koperasi dari 17 desa dan memastikan bahwa tgl 21 Mei 2025 semua 17 desa telah terbentuk sesuai arahan Bupati Cilacap”.

Dalam sambutannya kepada para peserta Musdesus Aji Pramono menyampaikan ” Koperasi adalah dari Rakyat Oleh Rakyat dan Untuk Rakyat, Pemerintah hanya memfasilitasi, untuk itu para pengurus dan pengawas harus mampu bersama sama menciptakan kesejahteraan anggotanya.

Sementara Roeslan , Kepala Desa Bener Kecamatan Majenang menyampaikan keoptimisannya bahwa ” Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih dengan segala dukungan dan kemudahan pembiayaan dari pemerintah akan menggerakan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi desa.”

Apalagi dalam proses pelaksanaan operasionalnya akan di kawal dan melibatkan Kejaksaan, sehingga program ini dapat meminimalisir/mencegah resiko penyalahgunaan wewenang serta penyelewengan.

Bahkan Roeslan memberikan prediksi ” Bahwa banyak sektor pertanian, perkebunan serta peternakan akan meningkat potensi dan pertumbuhannya ketika bersanding dan bermitra dengan koperasi ini.”

Kepala Desa yang juga bertugas sebagai ketua dewan pengawas Koperasi Merah Putih Desa Bener ini juga akan membantu memberikan masukan pemetaan pembangunan ekonomi didesanya kepada pengurus sehingga sinergitas Desa dan Koperasi akan melengkapi pembangunan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

“Dan hal yang terpenting adalah integritas serta ketangguhan para pengurus, bahkan Kepala Desa yang memimpin sejak 2004 sangat menyambut baik pendampingan Kejaksaan sebagai mitra kopdes merah putih sejak perencanaan, pembentukan, mitigasi risiko hingga pengawasan terhadap program nasional ini benar benar mencapai sasaran dan tujuan.” Imbuhnya.

“Sehingga pendampingan dan pengawasan kejaksaan akan membuat etos kerja kami menuntun menuju perubahan lebih baik dan lebih berintegritas serta menciptakan perbaikan komitmen baik aparatur desa maupun rakyat yang tergabung dalam anggota koperasi.” Ujar Santo Tokoh Pemuda yang menjadi anggota koperasi menjelaskan

Terakhir Roeslan pun berharap” Bahwa situasi kondisi ekonomi yang sedang mengalami kelesuan ini akan segera bangkit dengan percepatan kehadiran kopdes merah putih.” (D-135)

SAHSA

Jakarta Pusat –JSNews

Rabu 21/05/2025
Polres Metro Jakarta Pusat menyiapkan pengamanan untuk dua aksi penyampaian pendapat yang akan berlangsung di kawasan Silang Monas Selatan, Rabu (21/5/2025). Sebanyak 967 personel gabungan Polda , Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek jajaran dikerahkan guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa seluruh personel pengamanan akan menjalankan tugas dengan pendekatan humanis dan profesional.

“Kami akan layani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapatnya dengan cara humanis dan profesional,” ujar Susatyo dalam keterangan resminya, Rabu pagi.

Ia juga memastikan bahwa personel yang diturunkan tidak dibekali senjata api, sebagai bentuk komitmen menjaga situasi tetap damai dan mencegah potensi gesekan di lapangan.

Dua kelompok massa akan hadir di lokasi dengan tuntutan berbeda. Pada pagi hari, Ikatan Lintas Pegawai Perguruan Tinggi Negeri Baru Se-Indonesia akan menyuarakan tuntutan pengalihan status PPPK BAST PTNB menjadi PNS.

Kemudian pada siang hari, Mahasiswa Trisakti akan menggelar aksi untuk menuntut penyelesaian dan pengungkapan kasus Tragedi Trisakti 12 Mei 1998.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Monas dan menggunakan jalur alternatif demi menghindari kepadatan lalu lintas.

Kepada para orator, Susatyo berpesan agar menyampaikan pendapat secara santun, tidak memprovokasi massa, serta tidak melakukan tindakan anarkis atau merusak fasilitas umum.

“Kami percaya bahwa penyampaian pendapat adalah hak konstitusional warga negara. Namun mari kita jaga bersama agar pelaksanaannya tetap damai dan tertib,” tutupnya.

SAHSA

Jakarta.JSNews

Selasa 20/05/2025
Event Akbar berskala Nasional bertajuk “Kebangkitan Maritim Nusantara” yang diselenggarakan oleh Art Market Exibition 2025 diselenggarakan pada Selasa 20 Mei 2025, di Gedung Musium Maritim Indonesia, berlangsung khidmat dan penuh sambutan antusias dari para pelaku seni rupa Nasional.

Acara diawali dengan seremony Palang Pintu yang mengangkat Kebudayaan Khas Betawi, dilanjutkan dengan pengalungan Bunga Kepada Komisaris PT Ancol Cak Lontong, dan beberapa Jajaran pejabat perwakilan dari pihak Pelindo, Jak Lingko, Walikota Jakarta Utara, Polres Jakarta Utara dan Kodim Jakarta Utara.

Dalam Sambutannya Anung MHD Penanggung jawab acara akbar ini mengapresiasi kinerja dan kehendak yang keras dari Fanny Aminadia Ketua Panitia dari event berskala Nasional ini.

“Persiapan event yang sangat pendek selama 14 hari, dan ini adalah acara pameran pertama buat saya pribadi beserta kawan-kawan panita. Sehingga mohon maaf jika ada kesalahan dan kekurangan dari panitia, kami berharap mohon dimaklumi. Dan saya juga menerima saran dan kritik dalam penyelenggaraan acara ini,” Jelas Anung dalam sambutannya.

Anung juga mengapresiasi kerja keras dari para seniman khususnya para pelukis yang sudah meluangkan pikiran energi serta kerja kerasnya, sehingga menghasilkam maha karya besar berupa lukisan-lukisan epic yang menggambarkan realitas dan dinamika potret dunia maritim Nasional.

Anung melanjutkan, Sekitar 25 pelukis Nasional yang sudah berpartisipasi dalam kurun waktu 3 bulan belakangan untuk menciptakan maha karya lukisan-lukisan dengan tema Kebangkitan Maritim Nusantara. Selaras dengan tema yang diangkat oleh Panitia.

“Total Lukisan yang dipamerkan sebanyak 100 Lukisan, semua maha karya ini adalah buah dari pikiran para pelukis-pelukis kebanggan Bangsa, yang semoga Lukisan-lukisan ini bisa diminati oleh seluruh peserta yang hadir dan mau meminang maha karya ini dalam acara lelang,” tegas Anung.

Anung berharap Pemerintah dari tingkat Negara seperti Kementerian, kemudian Gubernur dari Tingkat Provinsi, Walikota Administrasi Jakarta Utara serta PT Pelindo sebagai Pelaku Bisnis Pelabuhan, dapat bersinergi dan mendukung event ini setiap tahunnya. Guna memberikan gagasan-gagasan hebat, ruang untuk kontemplasi dan intropeksi diri bagi kita sebagai bangsa Maritim dalam melihat persoalan kekinian, problematika, kendala dan tantangan dunia maritim Indonesia dimasa depan.

Cak Lontong, selaku Komisaris PT Ancol. Yang juga merupakan sahabat dekat dari para seniman khususnya seni lukis, mengapresiasi kegiatan ini dengan penuh sukacita. Ia berharap untuk event berikutnya juga menghadirkan para pelaku seni dari sektor lain seperti teater musisi dan lainnya. Agar semarak dan gebyar dari acara ini dapat menggema ke seantero nusantara dan dapat diapresiasi oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Yang paling penting adalah acara seperti ini bisa berkelanjutan, dan bisa melibatkan seniman-seniman dari sektor lainnya, kegiatan ini adalah kontribusi yang luar biasa dari penyelenggara untuk kemajuan dan perkembangan dunia maritim Nusantara. Sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi kemajuan maritim Nusantara,” tegas Cak Lontong sembari menyelipkan beberapa humor khas stand up comedi.

Bagi masyarakat yang ingin juga hadir dan meminang lukisan-lukisan Epic nan indah sebagai maha karya para pelukis Nasional. Bisa juga menghadiri acara yang dipraksai oleh Art Market Exibition 2025 di Gedung Musium Maritim Indonesia. Hingga sepekan kedepan

joSSer

Jakarta, JSNews – Reformasi di Indonesia sudah berumur 27 tahun pada tahun ini yang mengartikan bahwa sudah 27 tahun reformasi berjalan di Pemerintahan Indonesai ini, yang berawal dari kekecewaan masyarakat terhadap Pemerintahan Orde Baru pada tahun – tahun terakhirnya sehingga berawalnya masa reformasi dari tahun 1998 hingga sekarang.

Yayasan Forum Komunikasi Aktifis Akhlakulkarimah Indonesia (FKAAI) berharap Pemerintah masih menjalankan serta berpegang teguh kepada amanat dan tuntutan Reformasi Nasional, karena pada tahun ini dibawah pemerintah Presiden baru yakni Prabowo Subianto di Indonesia beberapa kali diterpa aksi demonstrasi yang masif.

FKAAI yang merupakan Yayasan beranggotakan Ex Napiter berbasis di Jakarta Selatan ini selalu mendoakan yang terbaik bagi Pemerintahan serta Negara Indonesia, karena bagaimanapun saat – saat ini Indonesia dalam kondisi yang selalu lebih baik daripada di tahun – tahun sebelumnya.

“Kami pun merasa bahwa Pemerintah Indonesia masih menjalankan amanat serta tuntutan reformasi sampai saat ini, karena sekarang pun Pemerintah Indonesia ya kami nilai lebih terbuka, memiliki plan atau perencanaan yang tertata serta hukum yang lebih baik ya disbanding Indonesia pada tahun – tahun sebelumnya”. Kata Ust. Abdul Muiz ketika diwawancarai di kantor Yayasan FKAAI di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Para anggota Yayasan Forum Komunikasi Aktifis Akhlakulkarimah Indonesia (FKAAI) juga berharap bahwa Pemerintahan Indonesia masih berpegan teguh kepada amanat dan tuntutan reformasi, sehingga Indonesia akan terus berkembang menjadi bangsa yang maju.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.