Jakarta,JSNews – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Priok menggelar kegiatan edukatif yang melibatkan seluruh murid dari PAUD Inklusi binaan. Kegiatan ini berlangsung penuh keceriaan dan semangat di lingkungan unit pembangkitan PLN IP UBP Priok, dengan melibatkan dukungan aktif dari komunitas perempuan UBP Priok yang tergabung dalam Srikandi UBP Priok.(16/5/2025)

Dengan mengusung tema “Menggerakan Pendidikan, Menerangi Indonesia”, kegiatan ini bertujuan mengenalkan anak-anak usia dini, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, pada dunia kelistrikan dan pentingnya keselamatan serta pelestarian lingkungan, melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif.

Keterlibatan aktif dari pegawai PLN IP UBP Priok dalam memberikan edukasi kepada para murid melalui pemberian materi pengenalan listrik secara sederhana yang dikemas dalam bentuk cerita bergambar dan permainan visual. Kemudian, anak-anak diajak belajar menanam tanaman sebagai bagian dari edukasi peduli lingkungan. Selanjutnya, anak-anak menonton video edukasi keselamatan (safety) yang disesuaikan dengan usia mereka, sebelum akhirnya mengikuti site visit ke unit pembangkitan dengan pendampingan dari pegawai PLN IP UBP Priok.

Keterlibatan Srikandi UBP Priok memberikan warna tersendiri dalam kegiatan ini. Para anggota Srikandi turut aktif mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung, membimbing mereka dalam setiap sesi, serta menjadi fasilitator dalam materi belajar yang disampaikan dengan pendekatan penuh kasih sayang dan inklusif.

General Manager PLN IP UBP Priok, Buyung Arianto, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen kepedulian perusahaan terhadap pendidikan inklusif dan pembangunan karakter anak sejak usia dini. “Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini menjadi momentum bagi kami di PLN Indonesia Power UBP Priok untuk memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan, khususnya pendidikan inklusif. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak PAUD inklusi binaan. Kami meyakini bahwa kolaborasi dan pendekatan yang inklusif adalah kunci dalam membentuk generasi yang cerdas, peduli, dan berkarakter,” ujar Buyung.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa momen ini akan menjadi kenangan yang membekas di benak anak-anak, khususnya mereka yang berusia lima tahun ke atas. Pengalaman positif yang mereka rasakan hari ini akan tersimpan dalam alam bawah sadar, membentuk kesan yang mendalam terhadap lingkungan dan profesi yang mereka temui. Diharapkan, suatu hari nanti, akan tumbuh cita-cita dalam diri mereka untuk berkarya di tempat yang pernah mereka kenang.

“Akhir kata, kami percaya bahwa anak-anak ini adalah calon penerus bangsa. Harapan kami, kelak mereka dapat berkontribusi dalam bidang ketenagalistrikan dan menjadi bagian dari perubahan positif bagi Indonesia,” pungkasnya.

banner 468x60

Jakarta,JSNews

Selasa 20 Mei 2025 Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-117, Ikatan Alumni FKUI (ILUNI FKUI) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Senat Mahasiswa FKUI (BEM SM FKUI) menyelenggarakan acara Mimbar Bebas Salemba Bergerak di Aula IMERI FKUI, Salemba.

Acara ini berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.30 WIB dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, alumni, serta tokohtokoh penting di bidang pendidikan kedokteran dan kesehatan Indonesia.

Acara ini merupakan respons atas berbagai kebijakan Kementerian Kesehatan yang belakangan mendapat kritik keras dari 158 Guru Besar FKUI, yang telah menyampaikan pernyataan sikap bertajuk Salemba Berseru pada 16 Mei 2025. Kebijakan-kebijakan tersebut dinilai berpotensi menurunkan mutu pendidikan kedokteran, termasuk pendidikan dokter spesialis, serta mengancam kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

Bertindak sebagai Pembawa Acara adalah Dr Eko Wahju Tjahjono, yg khusus datang dari Purwokerto, dan Yusuf, mahasiswa tingkat 2 FKUI.

Dalam orasinya, Dr. dr. Wawan Mulyawan, SpBS, Subspes N-TB, SpKP, AAK, selaku Ketua Umum ILUNI FKUI, menegaskan bahwa menjaga kualitas pendidikan kedokteran adalah bentuk perjuangan untuk masa depan bangsa yang sehat dan berkeadilan.

“Hari Kebangkitan Nasional selalu mengingatkan kita pada semangat Boedi Oetomo yang menyatukan berbagai elemen masyarakat untuk membangun fondasi kemerdekaan. Hari ini, kita butuh semangat kebangkitan yang sama, untuk melindungi kedaulatan pendidikan kedokteran dan kesehatan rakyat
Indonesia,” tegasnya.

Wawan menyoroti sejumlah isu penting, termasuk penyederhanaan proses pendidikan dokter, pemisahan fungsi akademik dari rumah sakit pendidikan, pengurangan independensi kolegium, serta potensi penurunan standar kompetensi dokter.

“Pendidikan kedokteran bukan sekadar pelatihan teknis. Ia adalah proses mendalam untuk membentuk profesional kesehatan yang memegang tanggung jawab moral tertinggi, menjaga nyawa manusia,” tegas Wawan.

Sementara itu, Ketua BEM IKM FKUI, M. Thorig, dalam orasinya menyampaikan keprihatinan atas arah kebijakan kesehatan yang diambil pemerintah, terutama oleh Kementerian Kesehatan, yang dinilai tidak melibatkan komunitas akademik dan profesi secara inklusif.

“Kami berdiri di sini karena kami peduli. Kami tidak bisa diam ketika masa depan profesi kami, dan keselamatan pasien kami kelak, dipertaruhkan oleh kebijakan yang terburu-buru, sentralistik, dan minim dialog. Kami menuntut partisipasi bermakna dari institusi pendidikan dan organisasi profesi dalam setiap penyusunan kebijakan kesehatan nasional”, imbuh Thorig.

Menurut Thorig, Kementerian Kesehatan tidak boleh menjadi satu-satunya penentu arah tanpa mendengar suara dari kampus, dari rumah sakit pendidikan, dan dari masyarakat profesi yang telah berkontribusi selama puluhan tahun. “Kita buiuh kolaborasi yang sehat, bukan dominasi sepihak,”tambah Thorig.

Acara juga menghadirkan orasi dari berbagai tokoh lainnya, termasuk Kolonel (Purn) dr. Nurdadi Saleh, SpOG, dan Mayjen TNI (Pum) dr. Budiman, SpBP-RE, yang memberikan perspektif dari dunia medis militer. Prof. Dr. dr. Purwandyastuti, mewakili kalangan dosen FKUI, menekankan pentingnya menjaga independensi akademik dalam pendidikan kedokteran.

Diharapkan pula kehadiran perwakilan Guru Besar dari berbagai institusi di Indonesia, serta perwakilan dari Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) untuk menyampaikan pernyataan sikap bersama. ILUNI FKUI dan BEM SM FKUI secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap seruan 158 Guru Besar FKUI, dan mengajak seluruh alumni, organisasi profesi, serta masyarakat luas untuk turut serta menjaga kualitas pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan di Indonesia.

ILUNI FKUI juga mendesak pemerintah untuk membuka ruang dialog yang substansial dan sejajar dengan institusi pendidikan dalam penyusunan kebijakan kesehatan. Acara bertema “Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan Bermutu adalah Hak Rakyat” ini ditutup dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri dan sesi foto bersama seluruh peserta.

SAHSA

Jakarta Pusat – JSNews
Selasa 20/05/2025
Sebanyak 2.554 personel gabungan Polri, TNI dan Pemprov DKI dikerahkan untuk mengamankan dua aksi unjuk rasa yang digelar di kawasan Patung Kuda, Monas, dan depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2025).

Aksi ini melibatkan sejumlah komunitas dan aliansi pengemudi ojek online yang tergabung dalam Forum Diskusi Transportasi Online Indonesia, termasuk SEPOI, ASOOI, LKN, SPAI, Lalamove Bersatu, SPMI R4, Armada Sewa Online Indonesia, serta Gerakan Ojol Merdeka. Sementara itu, aksi lainnya digelar oleh Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) bersama beberapa elemen massa lainnya di sekitar gedung parlemen.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan bahwa pengamanan dilakukan tanpa membawa senjata api.

“Kami pastikan pengamanan dilakukan secara humanis dan profesional. Petugas tidak dibekali senjata api karena tugas utama kami adalah menjaga keamanan dan melayani masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya,” ujar Susatyo saat diwawancarai di lokasi, Selasa pagi.

Ia menambahkan, seluruh jajaran di lapangan telah diarahkan untuk melayani para peserta aksi dengan pendekatan yang ramah dan menghormati hak-hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

“Kami layani saudara-saudara kita yang ingin menyampaikan aspirasinya. Ini adalah bagian dari demokrasi yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Susatyo juga mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan Monas dan DPR untuk sementara waktu, guna menghindari kepadatan lalu lintas akibat konsentrasi massa.

“Situasi lalu lintas akan bersifat dinamis menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika diperlukan, pengalihan arus akan kami lakukan,” tambahnya.

Ia turut mengingatkan para orator dan peserta aksi untuk tetap tertib, tidak memprovokasi, serta tidak merusak fasilitas umum.

“Silakan sampaikan pendapat secara sopan, tertib, dan damai. Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar,” pungkas Kapolres.

SAHSA

Jakarta,JSNews – Ormas Bang Japar Pimpinan Ketua Umum Bang Jalar Ibu Hj. Fahira Idris, SE.,MH yang juga Anggota DPD RI mengutus Komandan Bang Japar Jakarta Timur Musa Marasabessy,SH untuk hadir dalam Agenda Bersama Kapolres Metro Jakarta Timur, Pemkot Jakarta Timur, Dandim Kota Jakarta Timur dan Ormas Se Jakarta Timur dalam upaya memperkuat ketertiban dan keamanan lingkungan bersama Forkopimko Jakarta Timur dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Se Jakarta Timur.

Kegiatan dilaksanakan dalam Sinergis dan Kolaborasi dalam menjaga Kamtibmas di Jakarta Timur agar Aman, Nyaman dan Sinergis terus terjalin baik, untuk menjaga Kondusifitas di Jakarta Timur.

Dalam hal ini, Kapolres Metro Jakarta Timur akan melakukan penertiban terhadap posko-posko Ormas yang berdiri di sepanjang jalan di wilayah Jakarta Timur.

“Kegiatan kali ini adalah sebagai langkah ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama yang tercapai dalam acara Silaturahmi Forkopimko Jakarta Timur, yang dihadiri oleh Sekretaris Kota Jakarta Timur, Dandim 0506/JT, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, serta para ketua dan perwakilan Ormas yang dilakukan beberapa waktu di Mapolres Metro Jakarta Timur”, ujar Kapolres Metro Jakarta Timur dalam sambutannya.

Lanjut Bapak Kapolres Metro Jakarta Timur, dalam kesepakatan tersebut, posko-posko Ormas dialihfungsikan menjadi Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) dan Pos Pantau Anti Tawuran.

“Transformasi ini bertujuan mendukung stabilitas sosial serta mencegah potensi gangguan ketertiban, seperti aksi tawuran dan kriminalitas jalanan”, ujarnya.
.
Musa Marasabessy,SH Komandan Bang Japar Jakarta Timur menyambut baik dan mengapresiasi langkah Bapak Kapolres Metro Jakarta Timur bersama Pemkot dan Dandim Kota Jakarta Timur.
.
“Alhamdulillah, kami Bang Japar Jakarta Timur bersama Ibu Fahira Idris sebagai Ketua Umum mendukung sepenuhnya langkah Forkopimko Jakarta Timur dalam sinergis bersama Ormas Jakarta Timur untuk menjaga Kamtibmas yang kondusif. Kami jaga Jakarta Timur rumah kita bersama-sama agar jauh dari Aksi Tawuran, Kriminalitas Jalanan, Miras dan Kejahatan lainnya, agar Jakarta Timur yang terkenal Aman, Tentram dan Damai akan terus menjadikan warganya Rukun, Guyup dan Saling hormat menghormati antara sesamanya. Langkah Positif dari Bapak Kapolres Metro Jakarta Timur kita dukung dan siap bahu membahu membantu semaksimal yang bisa Bang Japar Jakarta Timur berikan untuk membantu langkah baik Bapak Kapolres Metro Jakarta Timur”, ujar Musa Marasabessy dalam keterangannya.



‎Jakarta –JSNews

Sabtu 17/05/2025
Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara mencatatkan capaian signifikan dalam Operasi Berantas Jaya 2025. Selama delapan hari pelaksanaan operasi, sebanyak 299 orang terduga pelaku premanisme diamankan dari berbagai wilayah di Jakarta Utara.

‎Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol. Ahmad Fuady, dalam konferensi pers pada Jumat (16/5/2025) menjelaskan bahwa dari total 299 orang yang diamankan, 25 orang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, 258 orang dibina melalui instansi terkait, dan 16 orang lainnya masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

‎“Operasi ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan tertib di tengah masyarakat. Kami berkomitmen menindak tegas segala bentuk praktik premanisme yang meresahkan,” ujar Fuady.

‎Salah satu pengungkapan kasus yang menjadi sorotan adalah dugaan praktik parkir liar di kawasan apartemen wilayah Pademangan. Dalam kasus ini, 19 orang diamankan dengan barang bukti 37 unit kendaraan. Diduga, para pelaku memungut uang parkir secara tidak resmi dengan tarif bervariasi, antara 300.000 rupiah hingga 600.000 rupiah per kendaraan per bulan. Total pendapatan dari kegiatan tersebut diperkirakan mencapai 90 juta per bulan.

‎Selain kasus parkir liar, polisi juga mengungkap sejumlah tindak pidana lainnya, antara lain 5 kasus pengeroyokan (Pasal 170 KUHP),12 kasus penagihan utang yang mengarah pada pemaksaan,1 kasus pelanggaran terkait ketertiban umum (Pasal 335 KUHP),serta 1 kasus balap liar.

‎Barang bukti yang berhasil diamankan termasuk senjata tajam, pakaian pelaku, kendaraan bermotor, serta rekaman video kegiatan premanisme.

‎Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan segala bentuk tindakan yang mengganggu ketertiban umum ke 110. “Kami membuka ruang pengaduan masyarakat. Jangan ragu melapor jika menemukan praktik yang merugikan atau mengganggu lingkungan,” ujarnya.

‎Polres Metro Jakarta Utara menegaskan bahwa operasi akan terus dilanjutkan demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat serta dunia usaha di wilayah tersebut.

SAHSA

TANGERANG, JSNews– Sebagai wujud komitmen dalam membangun solidaritas sosial, Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Tangerang Kota melaksanakan kegiatan bakti sosial dalam program Jumat Berkah, dengan mendistribusikan nasi kotak bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan digelar di halaman kantor sekretariat FWJI Tangerang Kota yang berlokasi di Jalan Bunga Mekar, Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Acara yang dimulai pada pukul 08.30 WIB ini berlangsung dengan lancar hingga selesai.16/05/2025.

Tradisi berbagi makanan secara gratis di lingkungan pemukiman telah menjadi bagian integral dari berbagai komunitas yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan sosial. FWJI Tangerang Kota memanfaatkan momentum Jumat Berkah sebagai sarana strategis dalam menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan, sekaligus meringankan beban ekonomi bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan sumber daya. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai solidaritas, mempererat interaksi sosial, serta menjadi refleksi nyata atas rasa syukur atas berkah kehidupan.

Kepala Bidang Sosial FWJI Tangerang Kota, Ali Jaya, menjelaskan bahwa program Jumat Berkah merupakan bagian dari agenda rutin organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kepekaan sosial di kalangan anggota dan pengurus FWJI. Menurutnya, berbagi dalam bentuk pemberian bahan pangan merupakan salah satu upaya konkret yang sejalan dengan moto FWJI, yaitu Bersama Membangun Bangsa.

“Alhamdulillah, melalui keikhlasan dan kepedulian sesama, anggota FWJI Tangerang Kota dapat menyisihkan sebagian rezeki mereka untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini bukan hanya wujud kepedulian, tetapi juga bagian dari nilai fundamental yang harus senantiasa dijaga. Sebagian dari harta yang kita miliki sebenarnya merupakan hak mereka yang kurang beruntung,” ungkap Ali Jaya.

Kegiatan ini turut melibatkan jajaran pengurus FWJI Tangerang Kota, termasuk Sekretaris dan Bendahara yang bertindak sebagai pendamping bagi Kepala Bidang Sosial dalam proses distribusi nasi kotak. Kehadiran pengurus dan anggota FWJI dalam kegiatan ini bertujuan untuk memastikan efektivitas distribusi dan optimalisasi dampak sosial bagi masyarakat yang menerima manfaat.

Sebanyak 50 nasi kotak disalurkan kepada warga di kawasan pemukiman Kota Tangerang. Pemilihan lokasi distribusi didasarkan pada tingkat kebutuhan masyarakat serta aksesibilitas bagi penerima manfaat. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan terkendali, mencerminkan profesionalisme FWJI dalam menjalankan agenda sosialnya.

Ketua FWJI Tangerang Kota, Cecep Yuliardi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kepengurusan organisasi, khususnya bidang sosial, atas konsistensi dalam menjalankan program Jumat Berkah. Menurutnya, keberlanjutan program ini sangat penting dalam membangun budaya kepedulian sosial di masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota yang terus berkomitmen dalam program Jumat Berkah. Konsistensi dalam menjalankan aksi sosial seperti ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini dapat semakin berkembang dan melibatkan lebih banyak pihak,” tutur Cecep Yuliardi.

Selain itu, Cecep berharap bahwa program ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat dan institusi lainnya untuk turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan sosial. Ia menekankan bahwa keberlanjutan program Jumat Berkah harus dijaga sebagai bagian dari tanggung jawab moral dalam membangun lingkungan yang inklusif.

“Semoga di bawah kepemimpinan saya, program Jumat Berkah tidak hanya berjalan secara kontinu tetapi juga mengalami pengembangan yang lebih luas. Kepedulian sosial harus menjadi budaya yang berakar di tengah masyarakat. Dengan langkah sederhana seperti ini, kita dapat menciptakan perubahan yang signifikan dalam kehidupan sesama,” tutupnya.

FWJI Tangerang Kota telah membuktikan bahwa kepedulian sosial tidak hanya dapat diwujudkan melalui kebijakan atau retorika, tetapi juga melalui aksi konkret yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.

Kegiatan Jumat Berkah menjadi bukti bahwa tindakan sederhana seperti berbagi nasi kotak dapat memberikan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Ke depan, diharapkan program ini dapat berkembang lebih luas serta menginspirasi komunitas lain dalam memperkuat solidaritas sosial demi terciptanya lingkungan yang harmonis dan berdaya guna.

Editor: Rohim

KOTA BEKASI–JSNews

Jumat 16/05/2025
Dalam upaya mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi publik yang berkualitas, mudah diakses, dan terjangkau, pada hari ini telah resmi diluncurkan pelayanan TRANSJABODETABEK rute Vida Bekasi – Cawang. Acara peresmian ini berlangsung di Kantor Pemasaran Vida Bekasi, Jl. Tirta Utama Bumiwedari No. 01, Bantargebang, Kota Bekasi, Jum’at (16/5).

Hadir langsung sebagai penanggung jawab kegiatan, Zeno Bachtiar, S.Si.T., M.Si., M.T., selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi. Acara ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari berbagai instansi, antara lain:

Dr. Tri Adiyanto Tjahjono (Walikota Bekasi)
Dr. Abdul Harris Bobihoe, M.Si (Wakil Walikota Bekasi)
Risyapudin Nursin (Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI)
M. Risal Wasal (Dirjen Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub RI)
Syafrin Liputo (Kadishub DKI Jakarta)
Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H. (Kapolres Metro Bekasi Kota)
Beserta jajaran kepolisian, akademisi, pengamat transportasi, dan tokoh masyarakat lainnya.

Peluncuran rute ini merupakan bagian dari program uji coba enam rute alternatif Transjabodetabek yang digagas oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan dengan menyediakan layanan transportasi umum yang terintegrasi lintas wilayah Jabodetabek.

Rute Vida Bekasi – Cawang menjadi salah satu dari enam rute percontohan, bersama dengan:

Terminal Depok – Terminal Kampung Rambutan
Sawangan – Lebak Bulus
Karawaci – Grogol
Grand Wisata Bekasi – Cawang
Bojong Gede – Kampung Rambutan

Antusiasme masyarakat terhadap peresmian rute ini sangat tinggi. Diharapkan langkah ini menjadi awal yang baik menuju sistem transportasi publik yang terintegrasi, modern, dan ramah lingkungan.

Mari dukung gerakan bertransportasi umum!
Bersama TRANSJABODETABEK, wujudkan kota tanpa macet dan udara yang lebih bersih.

Chynta(SPN)

KOTA BEKASI –JSNews

Jumat 16/05/2025
Dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan tertib, Polsek Bekasi Selatan menggelar Operasi Berantas Jaya 2025 dengan melibatkan melibatkan 20 personel gabungan dari unsur Kepolisian, TNI dan Satpol PP, serta dipimpin langsung oleh Wakapolsek Bekasi Selatan, AKP M. Jajuli, SH., Kota Bekasi, Jum’at (16/5).

Operasi difokuskan pada penertiban atribut organisasi masyarakat (ormas) yang terpasang di area publik dan pemberantasan aksi premanisme yang meresahkan warga.

Petugas menyisir wilayah Kelurahan Kayuringin Jaya dan Kelurahan Pekayon Jaya, serta berhasil menertibkan 20 bendera ormas yang terpasang secara sembarangan di sepanjang Jalan Nangka Raya, Jalan Komodo Raya, dan Jalan Pekayon Raya.

Selain itu, operasi juga menyasar keberadaan debt collector ilegal yang kerap beroperasi di jalanan dan membuat masyarakat resah. Namun, dalam patroli kali ini, petugas tidak menemukan aktivitas tersebut.

Dalam kegiatan yang sama, petugas juga mengamankan empat orang juru parkir liar di wilayah Kelurahan Pekayon Jaya. Mereka langsung dibawa ke Mapolsek Bekasi Selatan untuk didata dan diberikan pembinaan. Apabila terbukti melakukan aksi premanisme, para pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Operasi ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam menjaga ketertiban umum dan menindak tegas segala bentuk premanisme. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak segan melapor apabila menemukan praktik ilegal seperti debt collector tanpa legalitas atau tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujar Wakapolsek Bekasi Selatan.

Pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor ke Call Center Polri di 110 apabila menemukan indikasi gangguan kamtibmas di wilayahnya.

(Humas Polres Metro Bekasi Kota)

SAHSA

Bekasi –JSNews

Kamis 15/05/2025
Polres Metro Bekasi Kota menggelar konferensi pers pengungkapan sejumlah kasus hasil Operasi Brantas Jaya 2025, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (15/5) sore.

Dalam keterangan persnya, Kapolres memaparkan beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap selama pelaksanaan operasi tersebut.

  1. Kasus Perampasan – Pasal 368 KUHP

Kasus pertama yang diungkap adalah tindak pidana perampasan yang terjadi terhadap seorang mahasiswa usai pulang dari kampus. Korban dihadang oleh lima pelaku, yang kemudian mengerumuni dan memaksa korban untuk menyerahkan kunci mobil.

“Kelima tersangka telah kami amankan. Masing-masing memiliki peran berbeda dan berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku sudah melakukan aksi serupa sebanyak tujuh kali dalam sebulan terakhir,” ujar Kapolres.

Para pelaku dijerat Pasal 368 KUHP tentang perampasan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun.

  1. Kasus Pengeroyokan – Pasal 170 KUHP

Kasus kedua terjadi pada 6 Mei 2025 di kawasan Bekasi Selatan, melibatkan dua pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap korban. Insiden bermula ketika pelaku menagih angsuran mobil kepada korban, yang ternyata hanya meminjam kendaraan dari saudaranya.

“Karena korban tak bersedia menyerahkan kendaraan, pelaku lalu melakukan kekerasan. Korban mengalami pemukulan hingga luka,” jelas Kapolres.

Para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

  1. Kasus Pengancaman – Pasal 335 KUHP

Kasus ketiga berkaitan dengan pengancaman dan kekerasan yang terjadi pada 9 April 2025 di Kemang View, Bekasi Timur. Dua pelaku, berinisial S (47) dan HF (39), membubarkan secara paksa pertemuan warga P3SRS di area parkir dan mendorong korban.

“Tindakan tersebut termasuk pengancaman dengan kekerasan, dan keduanya kini dijerat Pasal 335 KUHP dengan ancaman 1 tahun penjara,” ungkap Kapolres.

Kapolres menegaskan bahwa Operasi Brantas Jaya 2025 masih terus berjalan dan akan ditindaklanjuti hingga tuntas.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, apabila mengalami tindak kejahatan seperti perampasan, pengeroyokan, atau pengancaman, segera laporkan ke kantor polisi terdekat. Kami akan tindaklanjuti secara tegas dan profesional,” pungkas Kombes Kusumo.

SAHSA

Jakarta||JSNews – Ketua Umum DPP Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) Ir.Agung Karang berserta Jajaran Panita Pelantikan dan Pengukuhan 6 DPC GPIB di Jakarta meninjau lokasi acara, Kamis,(15/05/2025) siang.

Acara pelantikan dan pengukuhan
6 DPC GPIB tersebut diwacanakan akan dilangsungkan bertempat di Gedung C Komplek Walikota Jakarta Timur yang akan digelar pada tanggal 22 Mei 2025 mendatang.

Ada 6 wilayah yang akan dilantik dan dikukuhkan dalam acara tersebut antara lain DPC GPIB Jakarta Timur, DPC GPIB Jakarta Selatan, DPC GPIB Jakarta Utara, DPC GPIB Jakarta Barat, DPC
GPIB Jakarta Pusat,DPC Kepulauan Seribu.

Persiapan pelantikan dan pengukuhan tersebut hampir 100 % sudah mateng dan tinggal menunggu pelaksanaannya, untuk mempersiapkan keperluaan teknis acara dan keperluan yang dipakai dalam acara tersebut, Panitia Acara Pelantikan bersama Ketua Umum GPIB Ir.Agung Karang meninjau lokasi gedung acara.

Adapun panitia acara yang turut mendampingi Ketua Umum GPIB Ir.Agung Karang dalam meninjau lokasi acara antara lain Dani Hendro sebagai Ketua Panitia,Nani Wijaya, Yenti Sofia, Titik Suparti, Erfan Nur Ali, Mohammad Amin Calon Ketua DPC Jakarta Timur, Edi Dwiyanto Wakil Ketua DPC Jakarta Timur, dan Sri Rezeki Bendahara.

Ketua Umum GPIB Ir.Agung Karang membenarkan bahwa tinjaunnya ke lokasi acara bersama para panitia tersebut dalam rangka persiapan pelantikan dan pengukuhan 6 DPC GPIB agar berjalan baik dan lancar dalam pelaksanaannya.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.