Sumatera Barat,JSNews



Sabtu (1/11/2025)

Di balik kekayaan budaya Minangkabau yang terkenal dengan rumah gadang dan adat matrilinealnya, tersimpan kisah panjang tentang salah satu suku tertua: Suku Koto. Hingga kini, nama Koto masih banyak dijumpai di berbagai nagari di Sumatera Barat — tanda bahwa jejak sejarahnya masih hidup di tengah masyarakat.

Menurut cerita yang turun-temurun dalam Tambo Minangkabau, Suku Koto bersama Suku Piliang adalah dua suku pertama yang muncul di ranah darek — wilayah asal masyarakat Minang di Luhak Nan Tigo: Tanah Datar, Agam, dan Limapuluh Kota.

“Suku Koto berasal dari garis keturunan Datuak Katumanggungan, sedangkan Suku Piliang dari Datuak Parpatiah Nan Sabatang,” jelas Dr. Hendra Maizul, sejarawan budaya Minangkabau, Jumat (1/11). “Dua tokoh ini menjadi pelopor sistem adat yang kita kenal hingga sekarang: Koto Piliang dan Bodi Caniago.”

Makna di Balik Nama “Koto”

Secara etimologis, kata Koto berasal dari istilah kuno kuto atau kuta, yang berarti benteng atau perkampungan yang dilindungi pagar bambu. Makna ini mencerminkan kehidupan masyarakat masa lampau yang hidup berkelompok, menjaga keamanan, dan saling melindungi.

Dalam kehidupan sosial Minangkabau yang matrilineal, garis keturunan ditarik dari ibu. Namun, keputusan adat dan urusan kaum tetap dijalankan oleh penghulu laki-laki bergelar Datuak, yang dipilih melalui musyawarah keluarga besar. Tradisi ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan demokrasi dalam adat Minang.

Dari Pagaruyung ke Negeri Sembilan

Seiring berjalannya waktu, Suku Koto menyebar luas dari daerah asalnya di Pagaruyung dan sekitarnya ke berbagai wilayah Sumatera Barat. Bahkan, sebagian masyarakat Koto turut berperan dalam perantauan besar ke Semenanjung Malaya, yang kini dikenal sebagai Negeri Sembilan, Malaysia.

“Di mana pun berada, orang Suku Koto biasanya cepat dikenal karena tetap memegang nilai-nilai adat dan sopan santun,” kata Yusril Datuak Rajo Nan Putiah, tokoh adat dari Batusangkar. “Itulah warisan leluhur yang tidak boleh hilang.”

Nilai Adat yang Tetap Dijaga

Hingga kini, Suku Koto masih memegang teguh falsafah adat Minangkabau: adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.
Artinya, adat berlandaskan agama, dan agama menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Nilai itu tetap diajarkan dari generasi ke generasi, bahkan di tengah arus modernisasi.

“Kami bangga menjadi bagian dari Suku Koto,” ujar Rizka Yuliana, mahasiswa asal Tanah Datar. “Bagi kami, mengenal asal usul bukan sekadar sejarah, tapi juga identitas dan tanggung jawab untuk melestarikan adat.”

Jejak yang Tak Pernah Pudar

Meski zaman terus berubah, Suku Koto tetap menjadi bagian penting dari jati diri masyarakat Minangkabau.
Dari rumah gadang di Tanah Datar hingga perantauan di negeri seberang, semangat kebersamaan dan kebanggaan sebagai urang Koto masih terjaga erat hingga kini.

Tag: #Minangkabau #SukuKoto #BudayaSumateraBarat #SejarahMinang #Jalurselebritinews.com

RAHMAT KOTO
joSSer ( Wakil Pimred )

banner 468x60

Tangerang, JSNEWS – Pengurus Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) DPC Kabupaten Tangerang resmi dilantik yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Jl. H. Somawinata No.1, Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Pelantikan dan pengukuhan tersebut juga dirangkaikan dengan Seminar Pendidikan bertema “Pelajar Smart Tangerang Semakin Gemilang Menuju Indonesia Emas 2045”, sebagai bentuk komitmen GPIB dalam memperkuat kualitas pendidikan yang adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi era digital, Jumat, (31/10/2025).

Turut hadir dalam pelantikan dan pengukuhan tersebut Wakil Bupati Tangerang Hj. Intan Nurul Hikmah S.E., Ketua Umum DPP GPIB Ir.Agung Karang, Sekjend DPP GPIB Ustadz Drs.Abdul Hapid, SH, MH, Wakil Sekjend Icha Rika Rachmawati, SE, Humas DPP GPIB Lidya Yuliana Nenohai,
Ketua GPIB DPW Banten Herizon Jasmaraputra, SE., MM., CHRM, Serta Perwakilan Pengurus DPW GPIB Provinsi DKI Jakarta, Sekretaris Sonya Mercyna Simorangkir, SE, Wakil Bendahara I : Rahayu Desy Leny, SE, dan Wakil Ketua Humas Nurhayati.

Pada serimonial pelantikan, setelah pembacaan SK Kepengurusan GPIB DPC Tangerang oleh pengurus DPW GPIB Banten lalu dilanjutkan dengan pemasangan PIN GPIB oleh Ketua GPIB DPW Banten Herizon Jasmaraputra, SE., MM., CHRM, dan ditutup dengan penyerahan bendera Pataka yang disaksikan oleh Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah S.E. dan Ketua Umum DPP GPIB Ir.Agung Karang.

“Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota DPC GPIB Kabupaten, mari kita kuatkan sinergi dan kolaborasi mewujudkan dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di Kabupaten Tangerang,” ujar Wabup Intan.

Dia juga mengatakan GPIB memiliki peran penting dalam memperkuat gerakan pendidikan di akar rumput. GPIB yang mewadahi, para pendidik, aktivis, dan pemerhati pendidikan diharapkan mampu berperan aktif menghadirkan inovasi dan solusi nyata bagi peningkatan mutu pembelajaran. Untuk itu, dia sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas peran dan sumbangsihnya terhadap peningkatan kualitas Pendidikan, salah satunya melalui penguatan organisasi dan seminar “Pelajar Smart, Tangerang Semakin Gemilang Menuju Indonesia Emas 2045”.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus DPC GPIB Kabupaten Tangerang yang baru dilantik. Semoga dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat pengabdian untuk kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang,” ucapnya.

Dia juga menegaskan bahwa Pemkab Tangerang berkomitmen memperluas akses pendidikan melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dan secara terbuka membuka ruang kerjasamaa dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan agar mampu melahirkan pelajar yang berkarakter, berprestasi, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Kami mengalokasikan dana pendidikan bersubsidi, bukan hanya bagi sekolah negeri tetapi juga sekolah swasta yang bekerja sama dengan pemerintah daerah. Selain itu, Pemkab Tangerang juga mengupayakan peningkatan kompetensi tenaga pendidik, penyediaan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu, serta pembangunan sarana dan prasarana belajar yang memadai. Ada sekitar 200 mahasiswa yang telah kami kirim untuk menempuh pendidikan di berbagai universitas, bahkan hingga ke Kairo, Mesir,” imbuhnya.

Pihaknya juga menegaskan dengan semakin kuatnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, pemerhati pendidikan dan pihak terkait lainnya termasuk dunia usaha, akan juga membuat kualitas Pendidikan di Kabupaten Tangerang semakin baik lagi ke depannya

Sedangkan Ketua Umum DPP GPIB Ir.Agung Karang menyampaikan bahawa hari ini hari Jumat, tanggal 31 Oktober tahun 2025, Kami dari DPP GPIB Pusat diundang, Yang tadi disaksikan oleh para hadirin semua dan pejabat-pejabat. Alhamdulillah dihadiri juga oleh Wakil Bupati Kabupaten Tenggerang, yaitu Ibu Hj Intan dimana Ibu Hj Intan sangat concern dengan dunia pendidikan dan kami menyampaikan beberapa hal yang penting adalah untuk menuju Indonesia emas tahun 2045.

“Mulai dari sekarang 2025, jadi 20 tahun lagi dipersiapkan, dengan pelajar-pelajar yang menjadi smart, pintar-pintar, rajin belajar. Karena Indonesia emas ada di tangan Gen Z dan pada hari ini yang bersejarah bagi dunia pendidikan, dibentuk dan dilantik DPC GPIB Kabupaten Tenggerang, Selanjutnya akan menyusul Kabupaten-kabupaten lainnya dan kami harap semua di seluruh Indonesia dengan target tahun 2029, telah terbentuk 38 Provinsi di Indonesia,”tuturnya.

Ditempat yang sama Ketua GPIB DPW Banten Herizon Jasmaraputra, SE., MM., CHRM, mengatakan bahwa pada hari ini telah dilaksanakan pelantikan pengurus DPC-GPIB Kabupaten Tangerang periode 2025-2030.

“Ke depan DPW itu lebih smart di dalam melakukan pembentukan pengurus DPC-nya yaitu orang-orang yang mampu melakukan pendekatan-pendekatan kepada pemerintah daerah, kepada kantor-kantor dinas. Mereka ini siapa? Mereka ini harus seorang yang merupakan praktisi pendidikan atau seperti Kepala Sekolah, Guru, kemudian para pembina bidang pendidikan di lingkungannya masing-masing,”jelas Herizon.

“Pesan untuk DPC ini agar menjaga kekompatan dan kedekatan selalu dengan pemerintah. Begitu juga UPD-UPD terkait serta seluruh stakeholder, termasuk yang kita saksikan hari ini. Mereka dengan smart melibatkan anak-anak pelajar SLTA dan juga mahasiswa-mahasiswa,”pesannya.

Tosim, S.H.I., M.Pd., C.GMC., C.PS.,C.HL., C.MTr Ketua GIPB DPC Tangerang mengucapkan syukur Alhamdulillah bahwa pelantikan ini sangat lancar dan baik.

“Saya juga mengapresiasi kepada teman-teman pengurus GPIB Kabupaten Tangerang yang sudah hadir lengkap hari ini dan support juga yang sangat luar biasa bagi GPIB Kabupaten Tangerang pengurus GPIB Pusat yang langsung hadir, Ketumnya langsung hadir, dan juga saya apresiasi yang sangat luar biasa juga terhadap GPIB-GPIB,”terangnya.

“Saya juga mengapresiasi juga kepada para audien yang diundang itu dari beberapa pelajar di sekitar Tinggi Raksa, Jambe, Solear, dan Cisoka. Ini kan temanya sendiri adalah Pelajar Smart Tangerang cemerlang menuju Indonesia Emas 2045,”kata Tosim.

Lebih lanjut Tosim juga menerangkan alasan mengambil tema Pelajar Smart, Tangerang Semakim Cemerlang, Menuju Indonesia Emas 2045.

“Smart ini adalah kalau dibahasakan Indonesia adalah cerdas. Jadi pelajar cerdas, artinya, dengan seminar ini harapannya adalah bahwa pelajar-pelajar ini bisa menggunakan identitasnya sebagai pelajar yang harus dia mengambil sikap terhadap dirinya sendiri untuk Indonesia Emas ke depan,”ucapnya.

“Karena kalau misalkan dia sudah menjadi pelajar yang smart, maka sebagai warga Kabupaten Tangerang, semakin dibilang ini nyata bentuk untuk menuju Indonesia Emas 2045,”imbuhnya.

Untuk program GPIB DPC Kabupaten Tangerang kedepan akan melaksanakan seminar pendidikan dengan tema adalah Pelajar Smart Anti Korupsi yang akan dilaksanakan sekitar bulan Desember.

“Di akhir Desember kita akan mengadakan rapat kerja untuk menentukan program kerja tahun 2026,”tandasnya.
Penutupan acara dilanjutkan dengan Foto Bersama.

Selasa, JSNews

(28-10-2025)
Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme Prajurit, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. melakukan kunjungan kerja di Yonpomad, yang bertempat di Asrama Yonpomad Jonggol, Bogor, Jawa Barat.

Dalam kunjungan kerja kali ini, Kepala Staff Angkatan Darat memberikan pengarahan kepada seluruh Prajurit Polisi Militer TNI Angkatan Darat, dan PNS. Dalam pengarahannya, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. menegaskan pentingnya peran Pomad sebagai garda terdepan dalam menegakkan hukum, disiplin, dan tata tertib di lingkungan TNI Angkatan Darat. KASAD juga menambahkan agar seluruh Prajurit Pomad untuk senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, loyalitas, dan keteladanan dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Polisi Militer TNI AD adalah cermin kedisiplinan TNI AD. Prajurit Pomad harus menjadi contoh bagi satuan lain, baik dalam sikap, perilaku, maupun pelaksanaan tugas di lapangan,” tegas Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.

Tidak hanya memberikan pengarahan, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc juga melaksanakan peninjauan fasilitas satuan Yonpomad, seperti berkeliling ke perumahan Prajurit, meninjau kegiatan latihan satwa K-9, program air bersih untuk masyarakat, dilanjutkan dengan peresmian rusun Yonpomad dan bakti sosial kepada masyarakat sekitar Yonpomad.

Kegiatan pengarahan tersebut diikuti oleh seluruh Prajurit Polisi Militer TNI Angkatan Darat, Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS Polisi Militer TNI AD dari berbagai satuan.(Asep.S)

Jakarta,JSNews



Kamis 30 Oktober 2025 — Upaya memperkuat ekosistem investasi di sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa, terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melalui bersama para pemangku kepentingan. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan Business Matching bertajuk “Akselerasi Investasi Kelapa di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan”, yang diselenggarakan pada Rabu, 29 Oktober 2025 di Hotel Swarna Dwipa, Palembang. Bertujuan untuk memperkuat ekosistem investasi daerah, khususnya dalam pengembangan industri kelapa terpadu di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Sehingga dengan kegiatan diharapkan dapat menjadi contoh Kabupaten lain dalam meningkatkan investasi di daerahnya masing-masing.

Hadir dalam acara ini sekaligus membuka acara Kepala Dinas DPMPTSP Provinsi Sumatera Selatan Lusapta Yudha Kurnia, Kepala Kelompok Kerja Penanaman Modal Rahmat Fitriansyah, Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Sumatera Selatan Tito Adji Siswantoro, Ketua Umum Indonesia Japan Business Network (IJBNet) Suyato Rais, dan Direktur PT. Green Power Palembang Takano Masakazu. Kepala DPMPTSP Sumsel Lusapta Yudha Kurnia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendorong terlaksananya kegiatan strategi tersebut. Menurutnya, pengembangan industri turunan kelapa, terutama produksi crude coconut oil (CCO) sebagai bahan baku bioavtur, merupakan langkah penting menuju energi terbarukan. “Kami bangga karena Sumatera Selatan menjadi salah satu lokasi prioritas pendirian pabrik hilirisasi CCO. Ini peluang besar untuk menjadikan daerah kita sebagai pusat energi hijau masa depan,” ujar Yudha.

Ia menambahkan, Pemprov Sumsel berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada para investor melalui kebijakan yang pro-bisnis, kemudahan perizinan, dan kepastian hukum. Dalam kesempatan ini, Yudha juga menegaskan bahwa keberhasilan investasi tidak hanya ditentukan oleh potensi sumber daya alam, tetapi juga oleh sinergi dan kepercayaan antar pemangku kepentingan.

Kepada tim redaksi, Ketua Indonesia Japan Business Network (IJBNet) Suyoto Rais menyampaikan apresiasi yang setingginya atas dukungan yang sudah diberikan oleh Pemerintah mulai pusat hingga kabupaten, “Pemerintah Sumatera Selatan khususnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sejak awal dengan sabar membimbing kami hingga pada posisi ini”, ujar Suyoto. Lebih jauh Suyoto juga menyampaikan kolaborasi dengan IJBNET juga merupakan proses panjang yang melibatkan banyak instansi, dari pusat hingga daerah. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Badan Riset & Inovasi Nasional (BRIN) turut berperan dalam proyek ini.

Sementara itu, Kepala Kelompok Kerja Penanaman Modal Rahmat Fitriansyah menyampaikan bahwa Melalui kegiatan ini, berharap akan terjalin sinergi yang lebih erat antara pelaku usaha, lembaga keuangan, dan calon investor untuk mewujudkan percepatan investasi yang berkelanjutan dan berdaya saing. Lebih lanjut, Rahmat menegaskan bahwa pengembangan industri ini tidak akan mengganggu kebutuhan pangan masyarakat, karena bahan baku yang digunakan adalah kelapa non standar. “Kita menggunakan kelapa yang tidak masuk kategori pangan, sehingga tetap aman bagi pasokan pangan di Indonesia”.

Perwakilan PT Green Power Palembang (GPP) yang hadir MasakazuTakano menyampaikan GPP siap bermitra dengan seluruh petani di Sumatera Selatan untuk menerima hasil perkebunan mereka. Tentu dengan syarat tertentu yang memang disyaratkan oleh badan penerbangan dunia, salah satunya yang kita terima adalah Kelapa dan Kopra Non Standar. “Terdapat tantangan besar dalam menangani kelapa non-standar sebagai bahan baku bahan bakar penerbangan, seperti memastikan ketertelusuran penuh dan membedakannya secara jelas dari kelapa kelas pasar. Namun, alih-alih menciptakan struktur yang benar-benar baru, sangatlah penting untuk memanfaatkan sistem yang sudah ada secara efektif. Saya yakin ini akan menjadi kunci untuk menjadikan sektor ini benar-benar berkelanjutan” Ujar Takano.

Terakhir Takano menyatakan pada kesempatan baik ini, GPP juga meminta dukungan semua stake holder kelapa di Sumatera selatan agar proyek ini bisa berhasil. Dari mulai pembangunan saat ini hingga beroperasi dengan baik nantinya. Karena keberhasilan proyek ini nanti bukan hanya untuk GPP tapi juga untuk pemerintah Sumatera Selatan dan khususnya untuk masyarakat. Sehingga jika berhasil di Banyuasin kelak bisa dilanjutkan di daerah lain di sumatera selatan juga di wilayah Indonesia lainnya.

Usai sesi paparan, acara dilanjutkan dengan diskusi dan business matching, yang menjadi inti dari kegiatan ini. Forum ini mempertemukan langsung para pelaku usaha, calon investor, serta pemerintah daerah dalam dialog terbuka untuk membahas peluang kerja sama dan penjajakan kemitraan konkret di sektor kelapa. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya inisiatif kolaborasi yang muncul dalam sesi tanya jawab dan diskusi.

Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama investasi di sektor perkebunan, khususnya pengembangan industri kelapa di Sumatera Selatan. Melalui forum business matching ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih solid antara dunia usaha, pemerintah, dan lembaga pendukung dalam mewujudkan investasi berkelanjutan yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat Banyuasin dan Sumatera Selatan secara keseluruhan.

Dukungan Gubernur Sumatera Selatan.
Di hari yang sama, pada malam setelah acara, Ketua Umum IJBNet Suyoto Rais dan Wadirut GPP Pettah Aminu diterima oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru di rumah dinas, selain pengurus Ketum IJBNet juga didampingi Kadis DPMPTSP Lusapta Yudha Kurnia dan tokoh masyarakat H. Arkoni. Dalam pertemuan tersebut IJBNet dan GPP melaporkan progres persiapan pabrik, sementara Gubernur menegaskan kembali dukungannya terhadap investasi ini termasuk membangun jalan akses sampai ke lokasi pabrik. “Amdal selesai, Ayo Ground Breaking kita lakukan, jalan kita bangun”, tantang Gubernur kepada rombongan yang hadir.

joSSer
( Wakil Pimred )

Jakarta, JSNews.com – Pada 22 September 2025 yang lalu, penyidik pada unit II Subdit IV Direskrimum Polda Jawa Barat dilaporkan ke Irwasda (Inspektur Pengawasan Daerah) Polda Jawa Barat atas dugaan kelalaian sekaligus penyimpangan tugas terkait dengan Laporan Polisi LP/B/431/X/2024/SPKT/Polda Jabar, tertanggal 08 Oktober 2024.

Informasi tersebut didapat oleh para awak media dari salah satu Kuasa Hukum Member Memiles PT. Aku Cinta Memiles (PT. ACM) yang berasal dari Pusbakum AAI ON Jakarta Utara.

Dalam statmenya juga mengatakan, bahwa surat pengaduan masyarakat ke Irwasda Polda Jabar tersebut dibuat atas adanya pemahaman keliru oleh penyidik Polda Jabar.

“Karena terlapor saat memberikan penjelasan di BAP bahwa Memiles pernah berperkara pada tahun 2019 di PN Surabaya dan diputus Bebas Murni di PN Surabaya, kemudian adanya gugatan member memiles di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, memiles Menang 13 kali sidang PKPU, dan setiap Laporan Polisi selalu hasilnya tidak terbukti unsur pidana terhadap Memiles,Pelapor maupun Gugatan adalah terkait Memiles dalam pengelolaan PT. Kam And Kam (PT. KAK) beroperasional hanya satu tahun yaitu tahun 2019,” ujar Kuasa Hukum
Member Memiles PT. ACM yang tidak mau disebut namanya tersebut, Kamis, (30/10/2025).

“Yang dipahami penyidik Polda Jabar menerima penjelasan terkait kasus Memiles dibawah Pengelolaan PT. KAK, Sementara MeMiles PT. ACM belum pernah berperkara baik Gugatan PKPU maupun di Laporkan terkait Pidana,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa rekening penampung dana Topup pun rekening atas nama PT. ACM, Memiles PT. ACM yang baru beroperasional tepatnya November 2020 sampai 2022.

“Laporan di Krimum Polda Jabar adalah yg pertama oleh Member MeMiles PT. ACM. Sebelumnya Memiles PT ACM tidak pernah berperkara, baik perdata maupun pidana,”tegasnya.

Perlu diketahui, Aplikasi Memiles yang dikelola oleh PT. Aku Cinta Memiles telah beroperasional sejak Januari 2020, dengan jumlah member sekitar 264.000 yang tersebar
diseluruh Indonesia bahkan ada beberapa WNI yang bekerja diluar negeri (TKW).

Memiles adalah Aplikasi digital yang menawarkan Jasa Periklanan, setiap yang bergabung di Aplikasi Memiles dapat topup dengan mentransfer sejumlah uang untuk pembelian Slot Iklan, dengan bonus atau reward seperti apartemen, kendaraan, handphone dan beasiswa serta
tarveling keluar negeri dengan ketentuan tercapai Omzet Nasional yang ditentukan.

Berawal dari promosi di Media Sosial Whatsapp, bahwa dengan topup sejumlah uang yang bervariasi 2 juta sampai 8 juta maka akan mendapat reward seperti mobil BMW, Apartemen atau uang cash setiap minggu 5 juta selama 6 bulan dan sebagainya, maka member yang jumlah puluhan ribuan banyak yang tertarik dan transfer ke Memiles dengan rekening PT.
Aku Cinta Memiles.

Dana topup diterima di Aplikasi Memiles den tertera sebagai pembelian slot iklan.

“Adapun yang menjadi permasalahan hukum adalah Bahwa Owner Memiles Membentuk 30 kordinator untuk membuat Grup WhatsApp sebanyak mungkin, informasi Program Tantangan Memiles (Challenge) beredar di Grup Media sosial WhatsApp diluar Aplikasi Resmi Memiles sehingga tipu muslihat sudah direncanakan dan sulit dipertanggung jawabkan secara hukum,”beber salah satu Kuasa Hukum Member Memiles.

Program Challenge tersebut menggerakkan puluhan ribu member yang tertarik untuk topup dengan mentransfer sejumlah uang dengan iming iming reward yang nilainya fantastis seperti Sedan BMW, Fortuner, Pajero, Apartemen dan sebagainya.

“Bahwa dana topup diterima dan muncul di Aplikasi Memiles kemudian status dana tersebut dialihkan dengan alasan sebagai pembelian slot iklan,”ungkapnya.

Bahwa slot iklan yang dimaksud tidak ada atau tidak diberikan kepada member.

Program Tantangan (Challenge) kemudian ditutup secara sepihak sehingga member merasa dirugikan karena harapan mendapatkan reward tidak mungkin.

Pengaduan kasus ini tertanggal 08 Oktober 2024 dengan nomor laporan polisi LP/B/431/X/2024/SPKT/Polda Jabar, atas dugaan tindak pidana penipuan dana atau penggelapan.

“Dalam pemeriksaan, pelapor telah memberikan keterangan secara lengkap di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), serta menghadirkan saksi-saksi yang juga
sudah diperiksa oleh penyidik. keterangan pelapor dan para saksi tersebut telah jelas, terang, dan relevan dengan peristiwa pidana yang dilaporkan. Sehingga telah memenuhi dua alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam Pasal 184 KUHAP,”tuturnya.

Kuasa hukum tersebut juga mengatakan selain itu, pelapor juga telah menyerahkan bukti dokumen/barang bukti yang mendukung laporan tersebut. Namun hingga saat ini penyidik belum meningkatkan status penyidikan dan menetapkan status tersangka terhadap terlapor, bahkan justru terkesan memberikan
ruang dan kesempatan seluas-luasnya bagi terlapor untuk menghindar dari jeratan hukum.

“Sikap demikian saya nilai merupakan tindakan tidak profesional, tidak objektif, serta merugikan hak hukum selaku pelapor yang berhak memperoleh kepastian hukum,”jelasnya.

Lalu menambahkan, “Yang menjadi korban adalah Member Memiles PT. ACM, jadi ketika Terlapor membela diri dengan alat bukti lengkap dengan menunjukkan dokumen Memiles PT. KAK, penyidik harusnya teliti karena alat bukti Terlapor tidak ada hubungannya dengan Memiles PT. ACM”.

“Berdasarkan hal-hal tersebut, kami memohon kepada yang terhormat Bapak Irwasda Polda Jawa Barat
untuk Melakukan pemeriksaan internal terhadap penyidik yang menangani laporan dimaksud, Memberikan tindakan tegas sesuai ketentuan hukum dan kode etik Polri apabila terbukti ada kelalaian atau penyimpangan, Mengawasi agar proses penyelidikan dan penyidikan berjalan profesional, transparan, dan berkeadilan serta Menjamin hak pelapor dan korban lainnya untuk memperoleh kepastian hukum,”tutupnya.

Jakarta Utara, JSNews – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-27 Korem 052/Wijayakrama, Kodim 0502/Jakarta Utara menggelar kegiatan Doa Bersama dan Yasinan yang berlangsung khidmat di Mesjid Ar Rahman Makodim 0502/JU. Rabu (29/10/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh prajurit, PNS, dan perwakilan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Kodim 0502/JU. Doa bersama dan pembacaan Surat Yasin ini digelar sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas perjalanan pengabdian Korem 052/Wijayakrama selama 27 tahun dalam menjaga keutuhan dan keamanan wilayah.

Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.(Han)., M.I.Pol. menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh anggota.

“Melalui doa bersama ini, kita panjatkan rasa syukur atas segala nikmat dan perlindungan yang diberikan Allah SWT. Semoga Korem 052/Wijayakrama beserta seluruh satuan jajarannya, termasuk Kodim 0502/Jakarta Utara, senantiasa diberikan kekuatan, kesuksesan, dan keberkahan dalam setiap tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Dandim.

Kegiatan doa bersama dan Yasinan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kesejahteraan seluruh prajurit beserta keluarga besar TNI AD.

Tangerang, JSNews – Anggota DPR RI Komisi XII fraksi Demokrat, Zulfikar Hamonangan S.H., menepis tudingan larangan liputan terhadap sejumlah wartawan di gedung Gyokai Desa Jeungjing Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang Banten.

Dalam rangka kegiatan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) ke-6 Masa Sidang I Tahun 2025–2026, Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi Demokrat, Zulfikar H., S.H., melaksanakan kunjungan ke wilayah Dapil Banten III yang meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Selasa, (28 Oktober 2025).

Acara yang digelar di Gedung Gyokai Indonesia Kompeten, Perumahan Pesona Wibawa Praja, Desa Jeungjing, Kecamatan Cisoka, ini dihadiri oleh perwakilan masyarakat, tokoh lingkungan, serta perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Anggota DPR RI 2 periode ini bilang, kehadirannya dalam gedung Gyokai tersebut merupakan undangan kegiatan sosialisasi Instalansi Pengolahan Air Limbah (IPAL), yang digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Kegiatan sosialisasi IPAL oleh Kementerian LH di Pesona Wibawa Praja Kecamatan Cisoka.

“Kegiatan Kundapil DPR RI itu bukan di dalam ruangan tetapi di luar, yakni penyerahan 1 unit Bentor merek VIAR pada warga masyarakat Pesona adapun di dalam itu kegiatan kementrian KLH mereka panitia acara itu dan saya tamu undangan,” ungkap Zulfikar Hamonangan saat dikonfirmasi awak media melalui telphone WhatsAppnya.

Selesai sosialisasi oleh perwakilan KLH tersebut sambung Zulfikar, dilanjut dengan acara diluar yakni peresmian IPAL.

Dalam agenda hari ini, dilaksanakan program sosialisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebagai bagian dari program bantuan sarana air bersih bagi warga Perumahan Pesona Wibawa Praja Cisoka.

Setelah selesai acara sosialisasi atas undangan kementrian KLHK atas kegiatan IPAL yang akrab dipangil BANG ZUL lanjut melaksanakan kegiatan kunjungan DAPIL wilayah yang berada di RW 06 dalam kegiatan KUNDAPIL yang diagendakan diluar lokasi acara kementrian KLHK.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan satu unit bentor merek VIAR sebagai bantuan Pemerintah yang diperuntukkan bagi kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan RW 06 Perumahan Pesona dilakukan Photo bersama penyerahan unit membantu kebersihan lingkungan warga pesona RW 06 desa jeunjing Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang.

“Jadi tidak ada tim dan staf saya yang mengusir atau menolak media meliput karena selesai sosialisasi itu dilanjut giat diluar lokasi dengan peresmian IPAL dari kementrian KLH,” terang bang Zul sapaannya.

Kegiatan sosialisasi IPAL oleh KLH di Perumahan Pesona Wibawa Praja.
Bang Zul memastikan, bahwa pelarangan liputan sejumlah awak media bukan dari tim nya, melainkan dari pihak panitia atau pihak pengelola keamanan gedung Gyokai., itupun bukan larangan hanya saja tamu undangan dibatasi karena beberapa pertimbangan, seperti ruangan yang belum memadai dan hanya bisa hadir bilamana bisa menunjukan undangan resmi., karena keterbatasan tempat yang kurang memadai.

Dirinya juga menegaskan, bahwa kehadirannya semata untuk memenuhi undangan sosialisasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan turut menyaksikan peresmian IPAL tersebut.

“Saya hadir atas undangan resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka sosialisasi dan peresmian IPAL. Kegiatan ini sepenuhnya diselenggarakan oleh pihak Kementerian, bukan oleh saya pribadi. Saya berharap program ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan warga,” ujar Zulfikar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan air limbah dan penggunaan sarana air bersih secara berkelanjutan. Program ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berwawasan lingkungan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Jakarta -JSNews

Meriahkan perayaan Sumpah Pemuda, tahun ini KAI Commuter peringati dengan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan program Green Commuter serta kegiatan sosialisasi anti kekerasan seksual pada Selasa, (28/10) di Stasiun BNI City. Kegiatan yang dilakukan oleh pegawai milenial KAI Commuter ini juga menghadirkan tenaga ahli konselor dari ibunda.id untuk skrining atau deteksi dini kesehatan mental.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa pada peringatan Sumpah Pemuda tahun ini, KAI Commuter melalui pegawai milenialnya melakukan kampanye anti tindak kekerasan seksual serta menggelar kegiatan konseling kesehatan mental.

“Dengan melakukan kampanye sosialisasi dan edukasi melalui poster dan pembagian stiker, KAI Commuter mengajak seluruh pengguna Commuter Line, untuk bersama-sama mencegah tindak kekerasan seksual atau pun kriminal lainnya,” jelas Karina.

Lebih lanjut Karina menyampaikan bahwa tercatat dari laporan yang masuk ke KAI Commuter, kejadian kekerasan yang terjadi di wilayah operasional Commuter Line Jabodetabek sepanjang 2025 hingga September kemarin sebanyak 47 kejadian dan tinggal 5 kasus kejadian yang masih ditangani oleh petugas terkait.

Untuk pencegahan tindak pencegahan ini, KAI Commuter telah memiliki sistem Analytic Recognition (CCTV Analitik) yaitu sistem CCTV yang dapat mengidentifikasi melalui rekam wajah pelaku tindak kekerasan maupun tindak kriminal lainnya yang sudah menjadi pangkalan data pada sistem, sehingga pelaku-pelaku tersebut tidak bisa naik Commuter Line lagi.

Untuk penanganan kepada korban tindak kekerasan seksual, korban juga bisa langsung melaporkan melalui Call Center 121 atau melaporkan ke media sosial resmi KAI Commuter. KAI Commuter terus berkomitmen dalam menangani kasus tindak kekerasan seksual ini. KAI Commuter siap memberikan dukungan penuh dengan melindungi dan mendampingi korban dalam proses hukumnya.

Selain itu pada rangkaian perayaan hari Sumpah Pemuda ini, pada program kegiatan TJSL Perusahaan pegawai milenial KAI Commuter memberikan bibit pohon jeruk nipis, cabai dan tomat yang dibagikan kepada seluruh pengguna Commuter Line yang ada di Stasiun BNI City.

Pemberian bibit pohon ini, juga sebagai dukungan pada program Green Commuter yang mengusung kepedulian terhadap lingkungan serta memberikan manfaat untuk kelestarian alam di sekitar wilayah operasional KAI Commuter. Kegiatan Green Commuter oleh KAI Commuter ini diharapkan dapat menghijaukan Indonesia.

“Melalui rangkaian perayaan Sumpah Pemuda ini, KAI Commuter dapat memberikan manfaat bagi lingkugan dan memberikan edukasi kepada seluruh pengguna Commuter Line untuk lebih peduli lagi atas pencegahan tindak kekerasan seksual dan berani melapor jika terjadi kekerasan seksual yang terjadi di transportasi publik, khususnya transportasi Commuter Line,” tutup Karina.

Jakarta -JSNews

KAI Commuter terus memperkuat posisinya sebagai tulang punggung mobilitas urban dengan mendorong pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) di sekitar stasiun. Konsep TOD, yang mengintegrasikan hunian vertikal dengan akses transportasi publik berbasis rel, terbukti menjadi solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi pergerakan sekaligus memperbaiki kualitas hidup masyarakat perkotaan.

Peningkatan volume pengguna Commuter Line di stasiun-stasiun TOD menjadi bukti nyata keberhasilan integrasi ini. Sejumlah stasiun yang telah dikembangkan menjadi kawasan TOD, seperti Tanjung Barat, Pondok Cina, Pondok Ranji, dan Rawa Buntu, menunjukkan tren pertumbuhan penumpang yang sangat signifikan.

Stasiun Tanjung Barat Cetak Rekor 100 Persen
Stasiun Tanjung Barat menjadi contoh paling menonjol dari keberhasilan konsep ini. Sejak hadirnya kawasan hunian vertikal yang terhubung langsung dengan area stasiun pada pertengahan 2021, volume penumpang stasiun tersebut melonjak drastis.

Pada awal penyerahan unit hunian, rata-rata harian pengguna Commuter Line di Stasiun Tanjung Barat adalah sekitar 7.000 orang. Saat ini, volume pengguna harian di stasiun tersebut telah tumbuh lebih dari 100 persen, mencapai rata-rata 14.763 orang.

Sementara itu, Stasiun Pondok Cina, yang juga dikembangkan dengan konsep serupa, mencatat pertumbuhan penumpang hampir 35 persen. Dari rata-rata awal 12.600 orang pada April 2023, kini stasiun tersebut melayani rata-rata 17.000 orang per hari.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan bahwa lonjakan angka ini adalah validasi kuat bahwa keterpaduan antara hunian dan transportasi publik berhasil mendorong masyarakat beralih ke moda perjalanan yang lebih efisien, hemat waktu, dan ramah lingkungan.

TOD dan Program 3 Juta Rumah
Pengembangan kawasan berbasis TOD ini merupakan sinergi strategis antara pemerintah, pengembang properti, serta KAI dan operartor KAI Commuter. Selain meningkatkan efisiensi, kenyamanan dan kualitas hidup, langkah ini sejalan dengan program pemerintah dalam penyediaan 3 juta rumah terjangkau yang berlokasi strategis.

Tren serupa juga terlihat di stasiun-stasiun wilayah aglomerasi barat, seperti Stasiun Tigaraksa, Maja, dan Cisauk, yang kini berkembang pesat menjadi kawasan hunian baru terintegrasi. Volume pengguna Commuter Linepada lintas tersebut juga terus tumbuhan, tercatat pada 2023 sebanyak 62 juta lebih dan pada 2024 kemarin tumbuh 11,3 persen atau sebanyak 69 juta lebih pengguna.

“Sedangkan pada 2025 hingga September kemarin tercatat sudah sebanyak 56 juta lebih pengguna Commuter Line pada lintas tersebut,” jelas Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan.

Beliau juga menyampaikan bahwa konsep TOD, yang sejalan dengan arah pembangunan nasional terkait 3 juta rumah terjangkau, memberikan dampak positif yang signifikan. “Integrasi hunian dengan layanan Commuter Line terbukti meningkatkan efisiensi pergerakan masyarakat dan mengurangi beban lalu lintas di kawasan metropolitan,” tutup nya.

KOTA BEKASI –JSNews


Selasa 28/10/2025
Jajaran Polsek Bekasi Barat aktif terlibat dalam upaya perlindungan anak dengan menghadiri sekaligus memberikan pembekalan dalam kegiatan In House Training (IHT) di SD Negeri Kranji 3, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat.

Kegiatan IHT yang bertema Perlindungan Anak ini dilaksanakan pada Selasa (28/10/2025), mulai pukul 08.00 WIB.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolsek Bekasi Barat AKP H. Muhtar, S.H., Kanit Binmas IPTU Samsul Ma’arif, S.H., Panit Reskrim IPTU Sutarto, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kranji Aiptu Syaripulloh.

Dalam sesi pembekalan, Wakapolsek AKP H. Muhtar memberikan arahan kepada para guru SD Negeri Kranji 3 mengenai antisipasi dan cara mengatasi berbagai permasalahan yang mungkin timbul di lingkungan sekolah. Tujuannya adalah memperkuat peran guru sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan psikologis siswa.

Sementara itu, Kanit Binmas IPTU Samsul Ma’arif fokus menyampaikan materi penyuluhan yang sangat krusial bagi pelajar sekolah dasar, meliputi bahaya:

  • Bullying (Perundungan).
  • Narkoba.
  • Pelecehan Seksual di kalangan pelajar SD.

Penyampaian materi ini merupakan langkah proaktif Polsek Bekasi Barat dalam upaya pencegahan dini terhadap kejahatan yang menyasar anak-anak, sekaligus memastikan lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk tumbuh kembang siswa.

Kegiatan IHT tersebut dilaporkan berjalan dengan aman dan terkendali.

joSSer
( Wakil Pimpred )

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.