JSNews.com || Jakarta – Massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggeruduk Balai Kota DKI Jakarta untuk menuntut kepastian hukum terkait kekurangan upah, Rabu (3/12/2025).

“Ada selisih yang rata-rata pekerja di Indomarco ini sekitar kekurangan upahnya Rp112.000 per bulan,” ujar Kardinal saat ditemui di lokasi aksi.

Menurut Kardinal, jika diakumulasikan dalam satu tahun, setiap pekerja kehilangan hak normatifnya sekitar Rp1,4 juta akibat kebijakan perusahaan tersebut.

“Artinya, kami pengin kepastian, karena bicara masalah kebijakan, pelaksana peraturan adalah pemerintah,” tegasnya.

Selain Indomarco, karyawan PT Permata Griya Asri (PGA) juga menuntut pembayaran kekurangan upah yang kasusnya bahkan sudah diputus inkrah hingga tingkat Mahkamah Agung.

Permasalahan di PT PGA dinilai lebih pelik karena manajemen diduga telah memotong gaji karyawan untuk iuran BPJS namun tidak menyetorkannya.

Kardinal mendesak pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung untuk berani menindak pengusaha yang melanggar hukum.

Sebelum melangkah ke sana, mereka juga berharap Pramono Anung mau membuka pintu audiensi untuk menampung keluhan langsung.

Ia tak lupa melontarkan satire tajam terkait slogan “Jakarta Menyala” yang diusung oleh pemerintah daerah saat ini, jika nasib buruh tetap diabaikan.

​JSNEWS.CO || SERANG–Perkumpulan Transportasi Wisata Indonesia (PTWI) mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) untuk membahas program kerja periode berikutnya. Rabu (19/11/2025).

Munas ini menandai kebangkitan kembali PTWI setelah sempat vakum, dengan fokus utama pada digitalisasi total untuk seluruh anggotanya

Program Prioritas: Digitalisasi dan Perluasan Pasar
​Menurut Luther Halim dari PT Antar Prima Persada (perwakilan dari Tangerang), Munas ini bertujuan untuk menyesuaikan organisasi dengan era modern.

​”Memang ini adalah acara Munas ya, Musyawarah Nasional. Kita membahas program-program kerja berikutnya PTWI. Dari yang sebelumnya telah sudah cukup lama vakum, kita bangkit lagi di era digitalisasi,” ujar Luther Halim.

​Program kerja yang dicanangkan memiliki prioritas tunggal, yaitu digitalisasi semua anggota. Hal ini diharapkan membawa efek berganda (multiple effect) yang signifikan:

​Kemudahan Operasional: Mempermudah proses operasional bagi perusahaan anggota.
​Perluasan Pemasaran: Memperluas jangkauan pemasaran produk secara global.
​PTWI berencana menjalin kerja sama Business-to-Business (B2B) dengan Online Travel Agent (OTA) agar produk transportasi wisata anggota dapat lebih mudah dijangkau oleh masyarakat luas.

​Wadah Resmi dan Pendampingan Legalitas

​Sebagai asosiasi yang telah dideklarasikan sejak 2016 dan terdaftar resmi di Kementerian Hukum dan HAM, PTWI berfungsi sebagai wadah untuk menampung seluruh aspirasi perusahaan anggota.

​Fokus Area: Saat ini, PTWI berfokus pada area Jabodetabek, dengan visi jangka panjang untuk merambah secara nasional.

​Kriteria Keanggotaan dan Bantuan Legalitas

​PTWI membuka pintu bagi perusahaan transportasi yang ingin bergabung, namun dengan beberapa persyaratan keanggotaan:

  1. ​Perusahaan Terverifikasi: Perusahaan yang dapat mendaftar adalah yang sudah terverifikasi legalitasnya di Kementerian Perhubungan.
  2. ​Bantuan Pendampingan: Bagi perusahaan yang belum memiliki izin atau legalitas lengkap untuk angkutan pariwisata, PTWI berkomitmen memberikan pendampingan agar mereka segera memenuhi kelengkapan dan dapat bergabung sebagai anggota.

​”Pada intinya perusahaan transportasi itu bisa bergabung di kami, namun yang sudah berlegalitas lengkap. Dan bagi calon anggota yang dalam pengurusan legalitasnya, itu kita akan bantu juga supaya segera memenuhi kelengkapannya untuk bisa bergabung menjadi anggota,” tutup Luther Halim,

Dan masih menurutnya,
tantangan Pengusaha Saat ini :
• Persaingan yang semakin ketat,
• Perubahan regulasi dan kebijakan,
• Kebutuhan digitalisasi,
• Hingga tekanan ekonomi dan lingkungan yang memengaruhi keberlanjutan usaha kita.

“Justru karena itulah, momentum Musyawarah Nasional ini menjadi titik balik penting — untuk memastikan bahwa PTWI bukan hanya organisasi, tetapi sebuah gerakan perubahan bagi transportasi wisata Indonesia,” ungkapnya

Masa depan transportasi wisata Indonesia harus dibangun di atas empat pilar utama:
1. Profesionalisme dan Komitmen Tinggi. (Hubungan antar anggota harus dijaga dengan Komitmen dan Persaudaraan)
2. Digitalisasi dan Ekosistem B2B. (Bekerjasama dengan platform Rongrit yang biasa dipakai AKAP, untuk koneksi dengan OTA, dan memasarkan produk di OTA seperti Traveloka Tiket)
3. Kemitraan strategis dengan asosiasi serupa (IPOMI, ASPERDA, ASITA, dll)
4. Kolaborasi antara KEMENHUB dan KEMENPAR. (Usaha angkutan pariwisata tapi blm pernah di colek Kemenpar, kita akan sounding, bekerjasama membuat program diklat dan verifikasi)

Visi :

“Mewujudkan PTWI sebagai asosiasi yang terintergrasi secara digital dalam pemasaran global dan menjadi pusat aspirasi lintas Kementerian Pariwisata dan Perhubungan”

Kita ingin PTWI hadir bukan hanya sebagai asosiasi yang menampung keluhan,
tetapi sebagai kekuatan yang memberi solusi dan arah kebijakan bagi seluruh pelaku transportasi wisata

AGENDA

Komitmen untuk menghadirkan langkah-langkah nyata:
• Membangun sistem digitalisasi data dan keanggotaan PTWI yang terintegrasi secara nasional.
• Mengadakan pelatihan dan sertifikasi standar pelayanan wisata agar semua anggota memiliki kualitas yang setara dan profesional.
• Menjadi mitra aktif KEMENHUB dan KEMENPAR, agar kebijakan publik berpihak pada pelaku usaha yang nyata di lapangan.
• Menjadi pusat aspirasi untuk penentuan Kebijakan Pemerintah.

Kita ingin PTWI dikenal bukan karena banyaknya masalah yang disuarakan,
tetapi karena banyaknya solusi yang kita hasilkan bersama.

Mari kita jadikan PTWI sebagai rumah besar bagi semua pelaku transportasi wisata di Indonesia —
tempat kita berkolaborasi, berinovasi, dan melahirkan kebijakan yang berpihak pada kemajuan bersama.

PTWI Maju Bersama — Membangun Sistem Transportasi Wisata yang Aman dan Fokus pada kepentingan bersama.

“Dan berharap program kerja ini dapat direalisasikan secepatnya demi manfaat seluruh anggota,” sambungnya

JSNews || Jakarta, 9 November 2025—Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar kegiatan Green Democracy Fun Walk di Plaza Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (9/11). Kegiatan yang dihadiri para Pimpinan dan Anggota DPD RI, sejumlah duta besar, kepala daerah, perwakilan kementerian serta dipadati ribuan peserta ini, menjadi puncak perayaan HUT ke-21 DPD RI, dengan semangat kolaborasi nasional bertema “Dari Daerah Kita Bersatu, untuk Indonesia Maju.”

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris yang turut hadir dalam kegiatan ini, mengungkapkan bahwa semangat Green Democracy dalam kegiatan ini adalah menjadikan keadilan sosial dan keberlanjutan ekologis sebagai inti dari penyelenggaraan pemerintahan modern. Menurutnya, semua eleman bangsa berkepentingan untuk memastikan kebijakan pembangunan menyejahterakan rakyat dan lingkungan.

“Inti demokrasi adalah keadilan sosial. Kita semua berkewajiban memastikan terjadinya integrasi antara partisipasi publik, keadilan lingkungan, dan tanggung jawab sosial. Dalam konteks demokrasi Indonesia, hal ini berarti melibatkan masyarakat daerah, terutama kelompok rentan dalam setiap pengambilan keputusan pembangunan,” ujar Fahira Idris di sela-sela Green Democracy Fun Walk di Jakarta (9/11).

Bagi Senator Jakarta ini, langkah DPD RI merayakan HUT melalui fun walk bertema Green Democracy menunjukkan transformasi kelembagaan menuju parlemen yang aktif mengedukasi masyarakat tentang demokrasi partisipatif dan ramah lingkungan. Selain digelar dengan nuansa yang menyenangkan, kegiatan ini menebar pesan bahwa demokrasi sejati bukan hanya soal memilih wakil, tetapi juga menjaga bumi, menghormati keberagaman, dan memastikan generasi mendatang tetap punya tempat hidup yang layak.

“Masa depan demokrasi Indonesia harus berpihak pada lingkungan dan kemanusiaan. Demokrasi tidak hanya tentang kebebasan memilih, tetapi juga tentang tanggung jawab menjaga bumi dan menciptakan kesejahteraan yang adil bagi seluruh rakyat,” pungkas Fahira Idris.

Sebagai bagian dari semangat keberlanjutan dan puncak acara adalah prosesi simbolis penanaman pohon Rasamala dan Tabebuya di area Taman Anggrek GBK, dipimpin oleh pimpinan DPD RI bersama duta besar, kepala daerah, dan perwakilan kementerian.

Sebagai informasi, sebanyak 25.538 orang ikut menyemarakkan Green Democracy Fun Walk yang dimulai dari Plaza Timur Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-21 DPD RI. Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB ini menempuh rute lima kilometer dengan berbagai zona tematik seperti parade pelajar, tarian daerah, dan pertunjukan musik lokal. Di garis akhir, peserta disuguhi expo UMKM, hiburan musik, serta pembagian doorprize.

Selain Fun Walk, perayaan HUT ke-21 DPD RI juga diisi dengan rangkaian kegiatan lain seperti ‘Senator Peduli Ketahanan Pangan’ di berbagai wilayah, DPD Award bagi local heroes, dan Pemilihan Duta DPD RI yang melibatkan anak muda dari seluruh Indonesia. Seluruh kegiatan HUT tahun ini dirancang untuk memperkuat semangat Green Democracy dalam praktik nyata mulai dari penghijauan, keterlibatan publik, hingga pemberdayaan daerah.

JSNews || Bandung,– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang sukses menggelar Media Gathering yang berlangsung meriah dan penuh keakraban di kawasan wisata Situ Cileunca, Pengalengan, Bandung, Jawa Barat. Acara yang digelar selama tiga hari, mulai Senin (3/11) hingga Rabu (5/11) 2025, ini bertujuan utama untuk memperkuat kolaborasi strategis dan menjalin tali silaturahmi antara lembaga legislatif dengan para jurnalis.

Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, didampingi Wakil Ketua Turidi, menyampaikan apresiasi mendalam atas peran aktif media dalam mengawal kebijakan dan pembangunan di Kota Tangerang.

“Acara ini merupakan bagian dari kolaborasi pentahelik. Media memainkan peran yang sangat penting dalam mengawal pembangunan. Kami di DPRD memiliki fungsi pengawasan, dan fungsi ini tidak akan berjalan efektif tanpa dukungan informasi dari media,” ujar Rusdi Alam di hadapan para jurnalis.

Rusdi Alam menekankan bahwa kegiatan ini adalah langkah konkret DPRD untuk memperbaiki citra lembaga di mata publik dan membangun kepercayaan.

“Kami ingin membangun ikatan kebersamaan untuk memperbaiki citra tersebut. Ke depannya, pimpinan DPRD juga akan bersilaturahmi secara langsung dengan berbagai kelompok wartawan di Kota Tangerang,” tambahnya, menunjukkan komitmen untuk mendekatkan diri dengan insan pers.

Suasana kekeluargaan terasa semakin erat dengan berbagai aktivitas rekreatif. Para peserta disuguhkan kegiatan outbound dan paintball, yang dipuncaki dengan pembagian doorprize fantastis.

Sejumlah hadiah menarik yang dibagikan, antara lain:

  • Dua paket Umrah
  • Enam unit sepeda listrik
  • Tiga unit sepeda lipat
  • Televisi dan kulkas

Kegiatan outbond bahkan dipimpin langsung oleh Walikota Tangerang, H. Sachrudin, didampingi Dirut Perumda Tirta Benteng, Dody Efendi. Para wartawan terlihat sangat antusias menjajal medan dengan kendaraan Jeep.

Salah satu momen paling berkesan adalah ketika Ferdy Yanto dari organisasi SMSI dan media jurnalnasional.net diumumkan sebagai pemenang salah satu hadiah utama, yaitu sepeda listrik.

Ferdy Yanto, mewakili rekan-rekan media, mengucapkan terima kasih tulus kepada Ketua DPRD Rusdi Alam, Wakil Ketua Turidi, dan seluruh panitia.

“Semoga acara Media Gathering ini menjadi ajang silaturahmi, begitu juga hubungan dengan instansi selaku mitra begitu solid. Semoga kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin DPRD Kota Tangerang dengan para insan pers,” ujarnya penuh harap.

Di akhir kegiatan, Rusdi Alam mengajak seluruh insan media untuk terus bersinergi merumuskan langkah pembangunan. “Jika kota ini maju dan berkembang, kita semua yang akan merasakan manfaatnya. Forum seperti ini dapat menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang lebih kuat,” pungkasnya.

JSNews || Papua Barat – Jekson Kapisa Ketua Pilar Pemuda Rakyat Papua Barat yang juga sebagai Ketua Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) wilayah Papua Barat mengapresiasi yang setinggi tingginya kepada Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka yang berkunjung ke Manokwari, Papua Barat, Rabu, (05/11/2025).

Kunjungan Gibran Rakabuming Raka tersebut berlangsung selama 2 Hari yang bertemu langsung dengan Pemerintah Daerah, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Lintas Agama terkait Program Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat agar tepat sasaran.

Dalam kunjungan tersebut Wapres Gibran tegaskan arahan dari Presiden Prabowo Subiyanto untuk percepatan pembangunan di tanah Papua.

“Selama kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Manokwari disambut antusias oleh warga yang berbondong bodong meminta bersalaman dengan Wakil Presiden, ini sebagai bukti cinta dari masyarakat Papua. Kunjungan Wakil Presiden RI ke Kabupaten Manokwari untuk melihat lansung program pembangunan, sehingga program pembangunan tidak selalu fokus di luar Papua saja, tetapi Papua juga menjadi prioritas pertama, hingga kemajuan Papua Barat bisa sama dengan daerah lain di luar Papua,”tutur Jekson Kapisa keawak media, Rabu, (05/11/2025).

Jekson Kapisa juga menyampaikan bahwa kunjungan kerja Wapres di tanah Papua Barat setelah memimpin Program Pemerintah, Jangan hanya fokus pada pembangunan Infrastruktur tetapi harus membuka lapangan kerja bagi para Pemuda di Papua, Sebagai mana berdasarkan hasil survey kemenangan Prabowo – Gibran 60 % yang di menangkan oleh Pemuda Papua, sehingga di harapkan bisa menjadi Pemuda Garda terdepan untuk menuju Indonesia Emas.

Lebih lanjut, Jekson Kapisa mengutip arahan dari Gibran Rakabuming Raka Wapres RI yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pengawasan bersama terhadap penyaluran dana Otonomi Khusus (Otsus) dan program-program pembangunan lain, agar berjalan transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata di lapangan.

“Saya menyarankan dana Otsus jangan di fokuskan hanya pada Program Pembangunan Infrastruktur, tetapi harus di salurkan lansung kepada Rakyat melalui rekening rakyat, sehingga rakyat dapat merasakan secara lansung. Karena selama ini dana Otsus di Programkan pada Infrastruktur. Rakyat tidak merasakan Itu melainkan yang merasakan mandat dari Itu adalah Pengusaha dan Pemodal bukan Rakyat,”ucap Jekson.

Jekson Kapisa menegaskan saat Wapres sebelum tinggalkan Papua Barat harus ada pesan yang di tinggalkan, sehingga menjadi harapan bagi Pemuda untuk membuka lapangan Pekerjaan yang mewujutkan impian para pemuda menuju Indonesia Emas.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, butuh dikawal oleh masyarakat setempat, tokoh-tokoh adat, tokoh agama dan Pemuda untuk bersama-sama mengawal program visi-misi Bapak Presiden,” tegasnya.

Jekson Kapisa juga mengatakan bahwa Wapres menyebut sejumlah program prioritas yang tengah berjalan, antara lain program Cek Kesehatan gratis, Sekolah Rakyat, MBG, Sekolah Garuda, dan Revitalisasi Sekolah.

“Ia menilai program-program tersebut penting untuk memperkuat indeks pembangunan manusia (IPM) di Tanah Papua kususnya yang ada di Papua Barat,”kata Jekson.

Selain itu, Wapres sempat juga menyinggung pembangunan infrastruktur trans Papua yang masih menyisakan beberapa ruas belum tersambung. Wapres berharap penyelesaian jalur ini akan berdampak langsung pada penurunan inflasi dan harga bahan pokok di wilayah pedalaman.

“Tetapi jangan lupa angka Pengangguran Pemuda di Papua Barat sangat tinggi, sehingga harus ada lapangan pekerjaan bagi Pemuda, karena Pemuda sebagai garda terdepan bagi bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas,”ucap Jekson.

“Papua bukan tempat pengasingan atau pembuangan. Papua adalah bagian dari NKRI dan harus kita berikan perhatian khusus, Sehingga kami meminta kepada Presiden dan Wakil Presiden agar harus Evaluasi Lembaga BP3OKP dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, karena tidak efektif, sebaliknya kewenagan itu di berikan kepada MRP, Sehingga dana Otsus bisa tepat sasaran dan menyentuh lansung oleh Rakyat. Karena lahirnya MPR dan DPR tidak terlepas dari Budaya Adat dan Kearifan lokal Budaya Papua,”tandasnya.

JSNews – Jargon Jaga Jakarta+ yang diprakarsai oleh Pemerintah Daerah DKJ Jakarta serta Kepolisian Daerah Metro Jaya merupakan jargon agar warga Jakarta serta sekitarnya lebih awas serta saling menjaga diri, sesama warga serta lingkungan dari kelompok yang menyebabkan situasi yang sangat tidak kondusif di lingkungan warga Jakarta

Jargon Jaga Jakarta+ serta Warga Jaga Warga merupakan buntuk dari kerusuhan pada akhir Agustus yang menyebabkan situasi di Kota Jakarta meenjadi tidak kondusif serta menghidupkan Kembali kelompok – kelompok anarkis yang memang memiliki niat buruk untuk membuat kondisi yang semakin mencekam di lingkungan Jakarta.

Tokoh Ex-Napiter yan merupakan mantan Bupati Negara Islam Indonesia (NII) di Tangerang Selatan mengatakan bahwa jargon Jaga Jakarta+ dan Warga Jaga Warga tersebut merupakan Langkah baik untuk menumbuhkan kesadaran dalam tubuh masyarakat betapa pentingnya rasa aman serta nyaman didalam bermasyarakat sehingga masyarakat sendiri akan saling menjaga sesame masyarakat dan terhindar dari provokasi serta situasi yan dapat merugikan masyarakat itu sendiri.

Memang jika kita ketahui bahwa pada akhir bulan Agustus kemarin terjadi kerusuhan di beberapa titik di Jakarta serta kota – kota lainnya yang membuat situasi didalam kota Jakarta menjadi mencekam, sehingga dinaikan nya jargon “Jaga Jakarta” dan “Warga Jaga Warga” yang dapat menumbuhkan rasa saling menjaga diantara masyarakat.

Kupang, JSNews — Gunung Lewotobi Laki-Laki, Kabupaten Flores Timur, NTT kembali erupsi pada Jumat malam (11/4) pukul 20.22 WITA. Semburan abu vulkanik dilaporkan mencapai 1,3 kilometer di atas puncak.
Erupsi tersebut dikonfirmasi Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA), Emanuel Rofinus Bere, dalam keterangan tertulisnya.

“Telah terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 11 April 2025 pukul 20:22 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.300 m di atas puncak (± 2.884 m di atas permukaan laut),” kata Emanuel dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com.

Emanuel menjelaskan, saat terjadi erupsi, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan barat laut.

Erupsi terekam di seismogram PPGA Lewotobi Laki-laki dengan amplitudo maksimum 7,4 milimeter dengan durasi dua menit 32 detik.

“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 7.4 mm dan durasi ± 2 menit 32 detik,” jelas Emanuel yang melaporkan dari PPGA di Desa Pulolera, Kecamatan Wulanggitang.

Dia bilang Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Desa Nurabelen, Kecamatan Ilebura yang memiliki tinggi 1.584 meter diatas permukaan laut saat ini berada pada status siaga atau level III.

PPGA juga telah mengeluarkan rekomendasi dan larangan bagi masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius enam kilometer dari pusat erupsi.

“Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki,” imbau Emanuel.

Dia meminta masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemerintah Daerah dan tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya

“Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote,” kata dia.

PPGA juga mengimbau agar masyarakat terdampak hujan abu akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki agar selalu menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut agar terhindari bahaya abu vilkanik pada sistem pernapasan.

Pada bagian lain PPGA juga meminta agar Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan petugas PPGA Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang atau ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi (PVMBG), Badan Geologi di Bandung.

Jakarta, JSNews – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syafiq Mughni mendukung rencana Presiden RI Prabowo Subianto untuk evakuasi warga Gaza, Palestina, ke Indonesia. Menurut Syafiq, evakuasi warga Gaza yang direncanakan Prabowo itu tidak bersifat permanen seperti relokasi.

“Kalau itu sifatnya sementara untuk kepentingan treatment, perawatan kesehatan, pendidikan pelajar dan mahasiswa untuk waktu yang terbatas tentunya bagus,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (10/4/2025). Syafiq mengatakan, warga Gaza yang dievakuasi ke Indonesia juga tidak akan banyak. Sebab, yang dipilih hanyalah warga yang terluka.

Meski dievakuasi, Syafiq mengingatkan agar warga Gaza dikembalikan lagi ke Palestina jika sudah selesai pengobatan.

“Kalau untuk pengobatan kan jumlahnya tidak banyak dan waktunya dalam hitungan bulanan. Harus secepatnya dikembalikan,” katanya. Selain evakuasi untuk pengobatan, Syafiq juga mendukung apabila Indonesia memberikan pendidikan untuk warga Gaza seperti yang telah dilakukan Muhammadiyah. “Untuk studi juga demikian. Sementara ini Muhammadiyah sudah memberikan beasiswa kepada pelajar-pelajar Palestina,” ucapnya.

Adapun, Presiden Prabowo berencana mengevakuasi warga Gaza, yang terluka akibat serangan brutal yang dilakukan Israel di wilayah tersebut.

Prabowo akan mengutus Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono untuk mengonsultasikan hal ini dengan pemerintah Palestina dan negara-negara Timur Tengah. “Kami juga siap menerima korban-korban yang luka-luka, dan nanti segera kirim Menlu untuk diskusi dengan pemerintah Palestina, dengan pihak daerah tersebut bagaimana pelaksanaannya untuk kami siap evakuasi mereka yang luka-luka,” kata Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (9/4/2025).

Kepala Negara menyatakan, siapa pun warga Palestina yang terluka boleh mendapatkan pengobatan di Indonesia. Termasuk, anak-anak yatim piatu dan warga yang terkena trauma akibat penyerangan. “Kami siap akan kirim pesawat-pesawat untuk angkut mereka. Kita perkirakan mungkin jumlahnya 1.000 untuk gelombang pertama,” ucap Prabowo.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.