Mulia, Papua Tengah, JSNews — Suasana di Pasar Sentral, Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, mendadak mencekam pada Sabtu malam (12/7/2025) sekitar pukul 19.29 WIT, setelah terdengar suara tembakan yang menewaskan seorang warga sipil.

Korban diketahui bernama Edi Hermanto (39), warga asal Probolinggo, Jawa Timur, yang berdomisili di Kampung Pagaleme, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya. Korban yang sehari-hari berprofesi sebagai wiraswasta ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di pelipis mata kiri yang menembus ke bagian belakang kepala.

Berdasarkan informasi awal, sekitar pukul 19.05 WIT, korban tengah menikmati kopi di dalam rumahnya ketika dua orang tak dikenal (OTK) datang dan mengetuk jendela. Saat korban membuka jendela, salah satu pelaku langsung menembaknya dari jarak dekat. Setelah kejadian, kedua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Personel gabungan dari Polres Puncak Jaya dan Satgas Ops Damai Cartenz langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengamanan area.

Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa peristiwa ini kuat diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang selama ini aktif di wilayah Kota Mulia.

“Kami mengecam keras aksi kekerasan terhadap warga sipil. Penyelidikan sedang kami lakukan secara intensif, dan terdapat indikasi kuat bahwa kelompok KKB pimpinan Paku Wanimbo berada di balik kejadian ini. Kami akan terus memburu pelaku sampai mereka tertangkap dan diproses secara hukum,” tegas Brigjen Pol Faizal.

Berdasarkan informasi yang didapat, KKB Paku Wanimbo diketahui bergerak bersama Oni Mamberamo dan Ombak Enumbi, yang telah menunjukkan aktivitas mencurigakan di wilayah Pasar Baru dan sekitarnya. Kelompok ini juga diketahui membawa senjata api dan pernah melakukan aksi serupa sebelumnya.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh aksi kejahatan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata.

“Kami imbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan, segera laporkan kepada pihak keamanan. Kami akan terus hadir dan bekerja keras untuk menjaga keamanan di Puncak Jaya,” ujar Kombes Pol Yusuf.

Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat Papua Tengah, khususnya di wilayah rawan seperti Puncak Jaya, dengan meningkatkan patroli dan operasi penegakan hukum secara berkelanjutan.

banner 468x60

Puncak Jaya, Papua Tengah, JSNews Telah terjadi aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam yang diduga kuat dilakukan oleh kelompok KKB pimpinan Lekagak Telenggen terhadap seorang warga sipil an. Syafaruddin yang berprofesi sebagai tukang ojek. Aksi penganiayaan tersebut terjadi di kawasan pegunungan Distrik Wanwi, Kabupaten Puncak Jaya.

Informasi ini bermula dari laporan masyarakat pada Hari Sabtu (12/7/2025) di SPKT Polres Puncak Jaya. Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Puncak Jaya dan TNI langsung merespons cepat dan melakukan pencarian serta evakuasi terhadap korban pada pukul 14.25 WIT.

Dengan medan yang sulit di jangkau, personel Satgas Ops Damai Cartenz bersama anggota Polres Puncak Jaya dan TNI, telah berhasil menjangkau korban dengan menempuh jalur yang cukup ekstrem menuruni jurang sedalam 500 meter demi mengangkat korban.

Menurut informasi dari masyarakat bahwa sebelumnya korban diketahui terakhir terlihat pada Jumat (11/7/2025). Kemudian pada Sabtu (12/7/2025) Pukul 11.45 WIT Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Distrik Wanwi, diduga kuat menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di bagian kepala dan kaki sebelum jasadnya dibuang ke dalam jurang.

Kondisi medan yang curam dan berbukit membuat proses evakuasi berjalan dengan penuh tantangan. Tim harus berjalan kaki sejauh 5 kilometer dan menuruni jurang sebelum berhasil mengevakuasi jenazah korban yang kemudian dibawa menggunakan motor ke jembatan Distrik Wanwi dan selanjutnya diangkut dengan ambulans ke RSUD Mulia pada pukul 16.30 WIT.

Jenazah korban tiba di RSUD Mulia pada pukul 17.20 WIT untuk dilakukan pemeriksaan medis, dan selanjutnya akan dipulangkan ke kampung halaman di Makassar.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi oleh Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat khususnya Papua.

“Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya keberadaan aparat di daerah rawan seperti Puncak Jaya. Kami akan terus bekerja keras untuk menindak tegas pelaku dan mencegah kejadian serupa, saat ini pelaku masih kami dalami” tegas Brigjen Faizal.

Dalam kesempatan yang sama, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, jangan ragu melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat,” ujarnya.

Kejadian ini menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi masyarakat sipil di daerah Puncak Jaya. Namun respons cepat aparat gabungan Satgas Ops Damai Cartenz bersama TNI di Puncak Jaya menunjukkan komitmen penuh negara dalam menjamin keamanan dan kemanusiaan di Tanah Papua.

Jakarta, JSNews – Bank Sampah Bio Karya Mandiri sebagai Bank sampah induk bagi warga yang ada di sekitaran RW 03 Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur menjadi solusi bijak bagi warga dalam pengelolaan limbah sampah organik dan anorganik, Sabtu, (12/07/2025).

Relawan Bank Sampah Bio Karya Mandiri sendiri merupakan lembaga diluar kepengurusan Rukun Warga (RW) 03 Penggilingan, ini fokus pada pengelolaan sampah dengan cara memilah, mengolah, dan mendaur ulang sampah dan memiliki program seperti menabung sampah.

Bukan hanya limbah barang barang bekas seperti kardus, kertas, botol plastik, besi, Aluminium, tembaga, Bank Sampah Bio Karya Mandiri (BKM) juga menerima barang lain termasuk minyak jalantah atau minyak sayur bekas yang kedepannya nanti bisa di daur ulang menjadi sabun mandi dan lain sebagainya.

Relawan Bank Sampah Bio Karya Mandiri (BKM) berkolaborasi bersama pengurus RW 03 Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, serta jajaran pengurus RT kedapannya akan melakukan sosialisasi dan pelatihan daur ulang sampah kreatif, serta mengenai manfaat dari bank sampah bagi warga, serta lingkungan dan kali ini BKM melaksanakan sosialisasi di wilayah RT 05/RW 03 Penggilingan,Cakung, Jakarta Timur, Sabtu, (12/07/2025).

Sosialisasi ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah.

Tercatat sudah ada 83 Nasabah aktif yang tergabung di BKM RW 03 Penggilingan ini, Kedepannya Relawan BKM RW 03 Penggiligan juga mempunyai wacana berkerjasama dan berkolabrasi bersama lembaga lembaga pemerintahan ,BUMN, BUMD dan lembaga swasta seperti wacana kerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam sertifikasi halal, Pegadaian berupa kerjasama tabungan emas bagi para nasabahnya dan BPJS Ketenagakerjaan dengan programnya B.P.U atau Bukan Penerima Upah yang merupakan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan yang biasanya diperuntukkan untuk pekerja yang bekerja secara mandiri atau Non upah dibidang Jaminan Kematian atau JKM yang memberikan manfaat santunan kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia, bukan akibat kecelakaan kerja dan dibidang Jaminan Hari Tua atau JHT yang memberikan manfaat tabungan hari tua yang dapat dicairkan saat peserta memasuki usia pensiun atau mengalami kondisi tertentu, Sehingga kedepannya diharapkan dapat diikuti para nasabah Bank Sampah Bio Karya Mandiri (BKM) RW 03 Penggilingan.

Selain wacana kerja sama dengan lembaga lembaga, Relawan Bank Sampah Bio Karya Mandiri (BKM) juga memiliki wacana program kedepan, yaitu program Atm Beras dan Program pendapatan sisa SHU yang akan dibelikan berupa sirup atau sembako, yang akan dibagikan kepada para nasabah aktif, pada setiap hari raya Idul Fitri di setiap tahunnya.

Sedangkan program yang sudah berjalan diantaranya reward dari relawan Bank Sampah Bio Karya Mandiri (BKM) RW 03 Penggilingan bagi para Nasabahnya, baik yang baru daftar, nasbah baru yang menukar barang bekasnya di atas berat 5 Kg, dan bagi nasabah lama yang menukar barang bekasnya diatas berat 10 Kg, mendapatkan reward berupa sofinir, ember dan sabun mandi hasil daur ulang dari minyak jalantah.

Proses penukaran dan penjualan barang bekas dan sampah anorganik ke Bank Sampah Bio Karya Mandiri (BKM) RW 03 Penggilingan ini bisa berupa uang cash, ataupun berupa tabungan sampah yang bisa ditarik setiap 6 bulan sekali atau dalam waktu kondisi tertentu yang sangat dibutuhkan penarikannya oleh Nasabah.

Selain itu Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Dapil IV Komisi D H.Ghozi Zulazmi, S.I.P mendukung kegiatan Bank Sampah Bio Karya Mandiri yang ada di RW 03 Penggilingan ini dan juga akan mendorong melalui Dinas lingkungan hidup untuk memberikan bantuan berupa mesin press dan mesin pencacah sampah.

Adapun sturktur relawan Bank Sampah Bio Karya Mandiri RW 03 Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur antara lain adalah :

Penanggung Jawab : Juhartono
Ketua : Marwan
Seketaris : Tri Samiyono
Bendahara : Dzanu Wiyanto
Admintrasi : Esti Puspitasari dan Ratmini
Penimbang : Abu Hari
Pemilah : Sugiharto dan Sudarto

“Untuk adanya bank sampah manfaat dimasyarakat pertama untuk mengurangi volume sampah yang ada di wilayah kita, memberikan nilai ekonomi kepada masyarakat, karena apa yang sebetulnya ini terbuang sia-sia tapi dapat memberi hasil, jadi bank sampah yang ada di RW 03 ini dari kita untuk kita, dengan adanya bank sampah ini mari kita kompak dari masyarakat untuk masyarakat RW 03.Harapannya masyarakat bisa tereduksi dengan bank sampai ini, Bagaimana bisa menjadi kemanfaatan untuk masyarakat kembali,”ujar Ketua LMK RW 03 Penggilingan H.Afif Muhadi, Sabtu, (12/07/2025).

Ditempat yang sama, Ketua RT 05, RW 03 Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur H.Mukhijam menyampaikan harapannya agar bank sampah ini kedepan semakin maju dan semakin peduli kepada lingkungan.

“Harapannya dengan adanya bank sampah di RW 03 tambah maju, tambah peduli dilingkungan kita, respon warga sangat merespon dengan adanya bank sampah ini,”tuturnya singkat.

Sedangkan Tri Samiyono sebagai seketaris relawan Bank Sampah Bio Karya Mandiri mengatakan bahwa awal bank sampah di RW 03 Penggilingan ini berdiri pada tanggal 24 September 2024 dan hingga sampai saat tetap eksis.

“Kalau bank sampah ini awalnya tahun lalu, 24 September 2024, Alhamdulillah sampai saat ini masih berjalan. Kemudian sampah apa saja yang bisa ditabung, ada dua yaitu sampah organik dan anorganik, Kali ini kita fokus ke sampah anorganik karena disampah ini saja kita mampu mengumpulkan sampai 60 hingga 100 kg, anorganik sedang akan untuk organik nya kita dalam pembuat mijel, Ekoenjim dan saat ini kita memprogram ke lingkungan RW 03, kali ini kita berada di RT 05 RW 03 Kelurahan Penggilingan. Kali ini saya bersama Pak RT yang sangat mensupport kegiatan ini, karena mampu mengurangi sampai 1,8 persen sampah yang ada di lingkungan RW 03,”tandasnya.

Jakarta,JSNews – Ir.Agung Karang Berserta Para Pengurus dan Jajaran DPP.GPIB Hadir
Ketua DPW GPIB PROVINSI DKI Jakarta Dandy Chapryanto H,SH,MH beserta jajarannya juga hadir Ketua DPC GPIB JKT UTARA Hamiddudin dan Sekretarisnya Gito Ricardo.
Dalam Peringatan Hari Narkoba Internasional.

Pencegahan penyalahgunaan Narkoba di dunia pendidikan dan masyarakat” dengan tema “Generasi Muda Indonesia Emas Sehat Dan Berprestasi Tanpa Narkoba,” Kamis, (26/06/2025).

Selain mengelar seminar dan dialog interaktif, didalam acara tersebut juga diwarnai dengan peluncuran buku Gerakan Nasional Berantas Narkoba.
Kerja sama GPIB dengan MIO INDONESIA.

Rangkaian acara tersebut di laksanakan bertempat di Room Meeting Semanggi 1 & 2 Tavia Heritage Hotel, Jl.Letjen Suprapto No.1 RT.01/RW. 1 Cempaka Putih Barat, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Acara ini juga dihadiri STIP Jakarta, Navigo Et Reveni, Politeknik Pelayaran Barombong, Politeknik Pelayaran Banten, Sudin PUPR, IPJI, Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI), Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), BBW Citarum, BP2IP Sorong, BBWS Cimancis, dan BBPJN Kalimantan Timur.

Seminar dan dialog interaktif peringatan Hari Anti Narkoba Internasional tersebut menghadirkan para narasumber antara lain
Laksamana Pertama DR Dwi Hartono,
Kombes Pol Heru Supriharto dari Mabes Polri, Dr.Ilyas Indra, SH,MH (Ketua Umum DPP Perkumpulan Pengacara Syariah dan Hukum Indonesia), Dik Dik Kusnadi, BC, IP, S.Sos .MM (Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional Jakarta Selatan), Prof.Dr.H.Fachrudin Arbah, M.Pd (Guru Besar dan Dosen UNJ) dan acara tersebut di moderator oleh AYS Prayogie dan Binsar Siagian, SH (IPJI).

“Jadi, majalah lintas Corruption Watch terpanggil, Terpanggil untuk menjadi garda terdepan dalam rangka menuju Indonesia emas dan bersinat. Bersinat itu bebas dari narkoba. Nah, sesuai dengan arahan nawacita daripada Bapak Presiden kita, Prabowo, kita selalu senantiasa mengikuti arah daripada pemerintahan Pak Presiden. Sehingga apapun yang menjadi utama, kita arahkan ke sini. kita sebagai insan media turut ambil bagian untuk menjadikan generasi-generasi emas. itu sebabnya majalah lintas Corruption Watch terpanggil untuk menjadi garda terdepan, sehingga kita turut ambil dan turut serta untuk menjadikan generasi muda kita menjadi generasi muda emas dan bersinat bebas dari narkoba,”ujar Peter M.Siahaya,SE sebagai Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Pimpinan redaksi Majalah Lintas Corruption Watch.

“Kita akan coba masuk ke seluruh sendi-sendi pendidikan, sendi-sendi lingkungan untuk supaya kita bekerja sama dengan mereka, bekerja sama dengan lingkungan untuk menciptakan generasi bersinar. Sejauh ini kita sudah lakukan bekerja sama dengan dari BNN dan mantan-mantan, artinya kepala-kepala BNN seperti Pak Didik yang nanti sebentar menjadi Narasumber, kita bekerja sama membuat satu komunitas agar kita bergerak ke seluruh sendi-sendi masyarakat, agar masyarakat sadar sesungguhnya narkoba itu sangat-sangat berbahaya bagi generasi ini.”bebernya.

Ditempat yang sama AYS Prayogi, Ketua Umum Media Independen Online (MIO) Indonesia menyampaikan jadi gini, kita sebenarnya MIO Indonesia yang hari ini berkolaborasi dengan LCW yang merupakan member daripada organisasi Mio Indonesia ini ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan adalah sebagai partisipasi atau katakan berkontribusi sebagai elemen bangsa terhadap visi pemerintah tentang Indonesia Emas 2045.

“Salah satu yang ingin dicapai itu selain daripada beberapa aspek termasuk ketahanan pangan, tentu bicara yang nanti akan menjadi estafet perkembangannya itu kan adalah para anak-anak remaja, pelajar, mahasiswa yang hari ini dan 20 tahun yang akan datang akan mengantikan pimpinan, apa namanya, estafet pimpinan bangsa. Mereka tentu harus steril dari berbagai hal negatif, termasuk steril dari penggunaan narkoba,”ungkap AYS Prayogi.

“Semoga dengan adanya sekarang ini seminar dan dialog interaktif yang khusus terhadap dunia pendidikan dan masyarakat bisa memberikan desah dan imunisasi terhadap para pelajar dan remaja itu untuk mengatakan tidak terhadap narkoba,”tutur AYS Prayogi.

Ketua Umum DPP Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) Ir.Agung Karang dalam statmennya menyampaikan.

” Gerakan Pendidikan Indonesia Baru atau GPIB, yang juga sebagai Wakil Ketua Umum MIO, Media Independent Online, bahwa hari ini tanggal 26 Juni tahun 2025 berkepatan dengan hari HANI, yaitu Hari Anti-Narkotika Internasionsl. Dalam rangka memperingati hari HANI itu, kami kerjasama dengan LCW, Lintas Corruption Watch, dengan Media Independent Online, MIO kemudian kami sendiri Gerakan Pendidikan Indonesia Baru sebagai Ketua Umumnya, dan juga IPJI, Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia, serta APKI, Aliansi Perdagangan Ekonomi Kreatif Indonesia,”ucap Ir.Agung Karang.

“Rencananya setelah seminar akan diadakan yaitu launching buku, ini sangat menarik, yaitu buku Gerakan Nasional Berantas Narkoba, dimana buku ini juga kerjasama GPIB dengan MIO, Setelah launching buku, akan diadakan MOU, Memorandum of Understanding, kerjasama antara 4 Ormas tadi, yaitu GPIB, MIO, IPJI, dan APIKI. Kerjasama dalam hal pendidikan, ideologi Pancasila, politik, sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Sehingga MOU ini akan terus berlangsung setiap tahun, akan mengadakan kegiatan rutin, concern terhadap bahaya narkoba. Karena bahaya narkoba ini bagi kami adalah, merupakan, yaitu proxy war, proxy war yang perang Adu domba, narkoba, sehingga akan berlanjut sampai Indonesia emas bebas narkoba,”tandas Ir.Agung Karang.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama.

Jakarta –JSNews- Bagi yang akrab dengan dunia investasi, tentu sudah tidak asing dengan Tabungan Emas. Salah satu produk investasi dari Pegadaian ini sudah lama menjadi pilihan cerdas masyarakat untuk berinvestasi emas secara praktis dan mudah dipantau melalui aplikasi digital. Tidak berhenti berinovasi, Pegadaian kembali membuat terobosan baru, dengan menghadirkan fitur Setor Fisik Emas.

Fitur ini memungkinkan masyarakat yang selama ini menyimpan emas batangan fisik untuk mengubahnya menjadi saldo Tabungan Emas. Tentu cara ini jauh lebih praktis, mudah diakses, aman dan nyaman tanpa harus khawatir menyimpan emas di rumah. Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran fitur baru yang semakin menyempurnakan ekosistem Layanan Bank Emas Pegadaian, saat terjun langsung menguji coba fitur tersebut di Pegadaian Cabang Salemba, Jakarta, pada Rabu (25/06).

“Dengan hadirnya layanan Setor Fisik Emas, saya pribadi merasa sangat bersyukur, sekaligus bangga. Ini bukan lagi sekadar mimpi. Ini adalah langkah nyata bagi Pegadaian, dan hari ini kita membuktikan bahwa Pegadaian kembali menjadi pionir, menjadi pemilik sistem yang kuat dan terintegrasi untuk ekosistem Bank Emas di Indonesia. Harapannya, dengan kehadiran fitur ini kami bisa memfasilitasi masyarakat untuk menyimpan emas secara aman, rapi, dan terdata melalui sistem keuangan digital, serta turut memperkuat sistem ekonomi Indonesia secara keseluruhan,” ujar Damar.

Masyarakat dapat mencoba fitur ini dengan mudah, hanya dengan membawa emas batangan dan KTP ke outlet Pegadaian yang melayani Setor Fisik Emas. Emas batangan tersebut akan melalui proses verifikasi, dan gramasinya akan langsung menjadi bentuk saldo Tabungan Emas. Namun masyarakat perlu memastikan bahwa emas yang dibawa adalah emas batangan bermerek Galeri 24, Antam, UBS, atau Lotus Archi, dengan berat minimal 0,5 gram dan maksimal 1 kilogram, serta tentunya harus sudah memiliki rekening Tabungan Emas aktif.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Elvi Rofiqotul Hidayah menyampaikan bahwa terobosan Pegadaian ini merupakan opsi cerdas bagi masyarakat agar investasi emas yang dimiliki lebih mudah dipantau, aman, bahkan dapat menghasilkan keuntungan tambahan.

“Jadi, jika menyetor 5 gram emas, saldo Tabungan Emasnya akan bertambah 5 gram. Semua bisa dipantau real-time melalui aplikasi Pegadaian Digital, sehingga ini menjadi cara mudah untuk mengamankan investasi emas. Jika sedang butuh uang tunai, bisa memanfaatkan fitur Gadai Tabungan Emas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanpa harus membawa emas fisik ke outlet, dan uang pinjaman gadainya bisa langsung ditransfer ke nomor rekening, kemudian saat ditebus, saldo emasnya akan kembali lagi. Bahkan ini juga dapat menjadi investasi yang produktif, dimana masyarakat dapat memanfaatkan saldo Tabungan Emas yang dimiliki menjadi Deposito Emas, sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan keuntungan berinvestasi dari gain harga emas yang terus meningkat, namun juga dari imbal hasil yang didapatkan dari deposito,” ungkap Elvi.

Setor Fisik Emas saat ini dapat dilayani secara terbatas di 13 outlet Pegadaian yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Balikpapan, diantaranya Kantor Cabang Salemba, Pasar Senen, Bekasi Utama, Karawang, Kota Wisata, Tangerang, Serang, Mall Ambassador, Cilandak, Kebayoran Baru, Tanjung Priok, Cengkareng, serta Kantor Cabang Balikpapan.

Sebagai perusahaan jasa keuangan yang dekat dengan masyarakat, Pegadaian berkomitmen memberikan beragam solusi finansial yang bermanfaat. Pegadaian akan terus berupaya aktif mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan sejak dini, serta menjaga tata kelola yang rapi dan transparan sesuai arahan Danantara, demi masa depan yang lebih baik dan mewujudkan visi Indonesia Emas. “Kami percaya layanan ini akan memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat urban yang ingin mengelola investasinya secara lebih modern dan aman,” ujar Ahmad Zaenudin, Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1.

Jakarta –JSNews Ketua Umum Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Hj.Fahira Fahmi Idris,SE,MH yang juga Anggota DPD RI Dapil Provinsi DKI Jakarta resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus dan Anggota Komando Wilayah (Komwil) Bang Japar Jakarta Barat dari tingkat Komwil – Komcam dan Komhan Se–Jakarta Barat yang dilaksanakan bertempat di Gedung Serbaguna Ali Sadikin Kantor Walikota Jakarta Barat, Selasa (24/06/2025)..

Dalam Pelantikan dan pengukuhan Pengurus dan Anggota Bang Japar Komwil Jakarta Barat yang mengusung tema ” Meneguhkan visi misi Ormas Bang Japar Jakarta Barat Yang Bekerja Nyata Dalam Mengawal Program Pemerintah Untuk Masayarakat ” tersebut, dihadiri langsung Uus Kuswanto Walikota Jakarta Barat, Asisten Pemerintahan Bapak Imron, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta Bapak Matsani, Para Camat Se-Jakarta Barat, Kabag Hukum Ibu Hilmi serta UKPD2 Jakarta Barat, beserta Para Pengurus dan Anggota Bang Japar yang ada di Komando Kecamatan (Komcam) Se Jakarta Barat. Hadir juga 2 Dewan Penasehat Bang Japar Jakarta Barat Ibu Hj. Inad Luciawaty,SE dan Umi Hj. Sholikhah, S.Sos.I yang juga Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, terlihat juga Ucapan dari Wanhat Bang Japar Bapak Komjen Pol. (Purn.) Drs. H. Adang Daradjatun Anggota DPR RI.

Dalam Pelantikan tersebut tampak Hj.Fahira Idris, SE, MH, Ketua Umum Bang Japar memberikan bendera Pataka Bang Japar kepada Komandan Bang Japar Wilayah Jakarta Barat Muhamad Fauzi / Bang Ozzy yang mana sebelumnya para pengurus dan Anggota Bang Japar Komwil dan Komcam Se-Jakarta Barat mengucapkan ikrar setianya di hadapan Ketua Umum Bang Japar Hj.Fahira Idris ,SE, MH berserta Jajaran Pengurus Markas Besar Bang Japar dan para tamu undangan lainnya.

Sugih Zulfansyah,SH dan Bang Shodiq Abdul Aziz, SE sebagai Ketua dan wakil Panitia Acara menyampaikan
“Alhamdulillah pada hari ini pelantikan pengurus Komwil Jakarta Barat, berjalan dengan lancar.

Pelantikan dan pengukuhan pengurus Se–Jakarta Barat yang dikukuhkan oleh Ibu Hj. Fahira Idris, SE.MH selaku Ketua Umum Bang Japar. Harapan ke depannya setelah pelantikan ini, Bang Japar mudah-mudahan di Jakarta Barat semakin Solid, semakin kompak dan bisa bermanfaat untuk masyarakat, khususnya di DKI Jakarta, baik itu melalui advokasi hukum, advokasi kesehatan dan advokasi pendidikan,”imbuh keduanya.

Selepas pelantikan dan pengukuhan, Ketua Umum Bang Japar Hj.Fahira Idris, SE, MH kepada awak media menyampaikan.

“Alhamdulillah pada hari ini saya bisa melantik pengurus Komwil Jakarta Barat serta komcam Se-Jakarta Barat, berjalan dengan lancar, mudah mudahan Bang Japar Jakarta Barat ditangan Bang Ozzy lebih baik lagi, serta bermanfaat, serta sejalan dengan program pemerintah, baik dari pemerintah pusat, mampu Pemprov DKI Jakarta khususnya Walikota Jakarta Barat. Pengurus dan anggota Bang Japar Jakbar yang dilantik sebanyak 500 anggota, maka setelah dilantik dan dikukuhkan untuk sama-sama menjaga marwah dengan baik. Pihaknya juga mendukung penuh pembangunan kota Jakarta Barat”, ujar Fahira Idris kepada media.

Danwil (Komadan Wilayah) Bang Japar Jakarta Barat Muhamad Fauzi, SE. membenarkan bahwa pada hari ini ada kegiatan pelantikan anggota Bang Japar Jakarta Barat.

“Ya hari ini ada kegiatan pelantikan anggota Bang Japar Jakarta Barat, ini merupakan energi baru bagi Kami, dengan kekuatan baru ini InsyaAllah dari hari ke hari dari waktu-waktu, rasa persaudaraan kami ini semakin dekat InsyaAllah, dengan rasa Persaudaraan yang semakin dekat, yang terbaik untuk kedepan nya,” tutupnya.

Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas Pengukuhan Bang Japar Jakarta Barat, kedepan perlu sinergis dan kolaborasi untuk membangun bersama-sama Kota Jakarta Barat.
.
“Saya kagum dengan pengurus dan anggota Bang Japar, lantaran Ketum Bang Japar, Fahira Idris berhasil mengumpulkan masa yang terstruktur dari tingkat kota, kecamatan dan kelurahan. Yang Tercatat anggota yang mempunyai kartu tanda anggota mencapai 5 ribuan. Kedepan, kita bersama-sama untuk ikut serta bangun Kota Jakarta Barat”, ujarnya. (Asep S)

Bekasi,JSNews

Selasa 24/06/2025
Sekretaris Pimpinan Cabang SPEE FSPMI Bekasi, Slamet Abadi, menegaskan bahwa aksi unjuk rasa tersebut bukanlah aksi yang dimaksudkan untuk mengganggu investasi atau menghalangi pencari kerja mendapatkan pekerjaan. Sebaliknya, aksi tersebut merupakan bentuk perjuangan terhadap ketidakadilan dan hak-hak pekerja yang dijamin oleh undang-undang. Pernyataan ini disampaikan menanggapi adanya pernyataan jika aksi ribuan buruh di PT. Yamaha Music Manufacturing Asia (YMMA) pada Senin (23/6) menimbulkan kerugian miliaran rupiah dan mengancam hengkangnya investor ke Vietnam atau Thailand.

“Aksi ini kami lakukan untuk menuntut keadilan. Cabut PHK dan pekerjakan kembali Ketua dan Sekretaris PUK SPEE FSPMI Yamaha Music, Slamet Bambang Waluyo dan Wiwin Zaini Miftah,” tegas Slamet.

Aksi ribuan buruh ini merupakan lanjutan dari protes terhadap keputusan sepihak manajemen PT. YMMA yang mem-PHK kedua pengurus serikat pada 27 Februari 2025 atas dasar adanya laporan dugaan tindak pidana. Dimana, aduan itu terkait dengan kegiatan di depan perusahaan selepas jam kerja dalam rangka menjelaskan hasil perundingan upah yang belum mencapai kesepakatan sampai dengan menjelang akhir tahun karena perusahaan tidak bersedia melakukan perundingan bipartite sesuai arahan mediator. Sesuai dengan Pasal 153 ayat (1) point g Undang – Undang Ketenagakerjaan, perusahaan dilarang melakukan PHK kepada pekerja yang melakukan kegiatan serikat pekerja.

Slamet menjelaskan, “Kami sudah menempuh berbagai upaya damai, bipartit, lobi ke manajemen dari tingkat PUK sampai Pimpinan Pusat, hingga pelaporan ke Kementerian Ketenagakerjaan. Bahkan Wakil Bupati Bekasi pun sudah menyerukan penyelesaian dengan jalan damai, tapi semua diabaikan.”

Surat dari Kemenaker RI Nomor 4/50/HI.00.1/III/2025 telah menegaskan bahwa PHK atas dasar dugaan tindak pidana tidak bisa dilakukan hanya dengan laporan semata. Selain itu, anjuran dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi juga dengan tegas menyatakan bahwa hubungan kerja Slamet dan Wiwin masih berlaku dan keduanya harus dipekerjakan kembali, termasuk pembayaran hak-haknya selama tidak dipekerjakan. Namun, manajemen PT. YMMA justru terus melanjutkan proses PHK sampai ke Pengadilan Hubungan Industrial di Bandung.

Tindakan ini, menurut Slamet, mencerminkan tidak adanya iktikad baik dari perusahaan untuk membangun hubungan industrial yang sehat dan menghormati hukum yang berlaku. “Proses perundingan hanya dijadikan formalitas tanpa niat menyelesaikan masalah secara substantif. Ini menjadi preseden buruk bagi kebebasan berserikat di Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti bahwa alasan manajemen yang berlindung pada ketentuan dalam PKB tidak dapat dijadikan dasar hukum yang sah, karena norma dalam PKB tidak boleh bertentangan dengan Undang-Undang, sebagaimana ditegaskan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

joSSer


Kota Bekasi, JSNews – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai lembaga yang memiliki peran strategis dalam pembangunan olahraga nasional, kini tengah menjadi sorotan di Kota Bekasi. Hal ini menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kelalaian dalam laporan keuangan KONI Kota Bekasi, yang mengakibatkan kewajiban pengembalian dana sekitar Rp 2,5 miliar.

‎Ketua PERISAI PUSAT INDONESIA (PPI) PC Bekasi Raya, Sodara Rusman menyatakan keprihatinannya atas temuan tersebut dan mendesak adanya evaluasi menyeluruh.

‎“Kami menuntut agar Ketua Harian dan Sekretaris KONI Kota Bekasi bertanggung jawab atas kelalaian ini. Ini bukan hanya masalah administratif, tetapi persoalan integritas dan kepercayaan publik. KONI harus menjadi contoh dalam pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel,” tegas Rusman.

‎‎Ia menambahkan bahwa regulasi pengelolaan keuangan di tubuh KONI sudah sangat jelas, antara lain:

‎Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,

‎Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah,

‎Serta peraturan internal KONI yang menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.

‎Rusman juga menyoroti dominasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam tubuh KONI Kota Bekasi.

‎”Kami mendorong Pemerintah Kota Bekasi untuk segera melakukan evaluasi terhadap keberadaan ASN di dalam struktur KONI. Jangan sampai hal ini mengganggu stabilitas organisasi, terlebih menjelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV),” lanjutnya.

‎Sebagai langkah lanjut, PPI PC Bekasi Raya juga akan berkoordinasi dengan BPK RI untuk menindaklanjuti temuan tersebut dan mendorong adanya penanganan secara tuntas serta sistematis.

BEKASI KABUPATEN |JSNews

Sebanyak 26 perwakilan organisasi pers dan advokat di Kabupaten Bekasi melakukan aksi unjuk rasa ke Polres Metro Bekasi, Jum’at, 20 Juni 2025. Aksi tersebut digelar depan Mako Polres Metro Bekasi dan cukup menarik perhatian publik.

Aksi bersama itu menyuarakan kritik terhadap kinerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Bekasi dan penyidik dalam menerbitkan Laporan Polisi terhadap laporan pengaduan karya Jurnalistik.

“Wajarkah kita aksi mensuarakan bahwa karya jurnalistik, para advokat sebagai kuasa hukum pelapor dan narsum di pemberitaan lalu di LP kan atas pencemaran nama baik?”.

“Sangat mudahkah SPKT dan penyidik menerbitkan LP tersebut sebelum dikaji dan adanya uji materi berdasarkan UU Pers serta adanya pertimbangan kode etik jurnalistik oleh Dewan Pers, terlebih dalam pemberitaan sedikitpun tidak menyebutkan nama, dan hanya inisial berdasarkan object bukti pelaporan. ”ungkap ketua umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan.

Menurutnya, ketika pena jurnalis sudah tidak lagi didengar, maka aksi demonstrasi adalah satu-satunya cara untuk didengar.

“Karena ketika para Jurnalist sudah turun aksi, maka itu menandakan Negara sedang dalam keadaan tidak baik baik saja,” ucapnya.

Dia mengkritisi seharusnya ketika Kepolisian menerima adanya dugaan terkait isi pemberitaan di media oleh siapapun, maka penyidik maupun SPKT tidak serta merta menerbitkan Laporan Kepolisian, karena itu akan menimbulkan kehebohan.

“Ada mekanismenya, kita punya Undang Undang tersendiri dalam menjalankan profesi jurnalis. kepolisian bisa menyarankan pengadu melakukan Dunmas terlebih dahulu sebelum adanya LP. Kalau sudah terbit LP, maka itu sudah ada unsur pidana terhadap karya jurnalistik, kepada para orang-orang yang ada di pemberitaan, seperti advokat yang memegang kuasa pelapor serta para narasumber yang ikut memberikan uraian pendapatnya di media. “Bebernya.

Ditambahkan Ketua DPD AWIBB (Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama) Jawa Barat, Raja Tua Simatupang bahwa hal-hal seperti kedzoliman, pengkebirian, pelecehan dan penghinaan sering terjadi terhadap insan pers.

“Dikarenakan kita masih cenderung tidak kompak, harus kita akui bahwa masih ada diantara kita di hatinya yang berpikir sebodoh teuing, yang penting bukan saya, toh bukan anggota saya!!!”,” sindirnya.

Raja Tua Simatupang mengatakan hal demikian merupakan suatu hal yang jelas-jelas salah kaprah, karena kebebasan atau menyampaikan suatu pendapat dimuka umum itu dijamin oleh Konstitusi.

“Tapi apabila para pemangku kepentingan sudah berpura – pura buta atau tuli mungkin juga bisu, maka kita harus bangunkan mereka dengan mengedor pintu mereka,” ungkapnya.

Selain Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia dan AWIBB, aksi tersebut juga menghadirkan perwakilan organisasi pers dan advokat lainnya dalam spanduk aksi.

Organisasi pers dan advokat tersebut dalam wadah Wartawan Indonesia Bersatoe. Ada (AWIBB) Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama, Perkumpulan Pemimpin Redaksi Independent (PPRI) Indonesia, Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Media Online Indonesia (MOI) Bekasi Raya, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Perwakilan Kabupaten Bekasi, Ikatan Wartawan Online (IWO), Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (Ko-Wappi) dan Persatuan Advokasi Pers Indonesia (PAPI).

Lalu, ada juga Persatuan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN), Media Independen Online (MIO) Indonesia, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Trisula Sakti, Serikat Praktisi Media Indonesia (SPMI), Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI), Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI), Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Pers Guard, Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), Forum Wartawan Bogor Bersatu (FWBB) dan Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI).

Kemudian, Lembaga Pendidikan Pemantauan & Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (LP3K-RI), Forum Wartawan Independen Nusantara (FOR-WIN), Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI), Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Forum Komunikasi Wartawan Pebayuran (FKWP) dan Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI).

Aksi yang dilakukan para insan pers tersebut setelah adanya pelaporan sejumlah organisasi wartawan ke Polda Metro Jaya, Jumat, 13 Juni 2025. Laporan tersebut terkait dugaan penghinaan, pelecehan, dan pencemaram organisasi profesi jurnalistik.

Berikut tuntutan aksi yang tertuang dalam surat pemberitahuan organisasi Wartawan Indonesia Bersatoe, yakni sebagai berikut :

  1. Mengevaluasi Kinerja SPKT dan Penyidik Polres Metro Bekasi;
  2. Mendesak Kapolres Metro Bekasi Untuk Menerima Diskusi Dari Perwakilan Pendemo Atas Mudahnya Oknum Membuat Laporan di SPKT Dengan Para Terlapor Jurnalis dan Advokat;
  3. Meminta Penyidik Lebih Teliti Dalam Menerima Laporan si Oknum dan Juga Meneliti Terlebih Dahulu Perkara Yang diLaporkannya;
  4. Mendesak Penyidik Segera Menerbitkan SP2 Lidik / SP3 dari Seluruh Laporan Kepolisian Yang Dibuat Oknum;

“Kami Wartawan Indonesia Bersatoe sepakat untuk mendorong peristiwa tersebut menjadi isu Nasional dan akan melakukan Aksi berikutnya ke Mabes Polri serta ke pihak-pihak terkait jika Kapolres Metro Bekasi tidak segera mengambil langkah bijak dan tegas atas tuntutan diatas, sehingga nantinya akan berdampak presedent buruk terhadap Polri di mata kawan-kawan jurnalis, advokat serta publik,” demikian disampaikan Wartawan Indonesia Bersatoe dalam surat pemberitahuan aksi disampaikan kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, SIK., MH tertanggal 17 Juni 2025.

Aksi yang digelar oleh perwakilan ke- 26 organisasi pers tersebut mendapat respon positif dari pihak Polres Metro Bekasi.

“Masih menunggu undangan Kapolres Metro Bekasi dalam pertemuan berikutnya, mengingat Kapolres baru kembali dari Umroh, kami menghargai dan menghormati apa yang telah disampaikan diruang pertemuan Lantai 3 tadi. Karena kami cinta, kami sayang dengan Polri. Mengingat kami sebagai Kontrol Publik Tata Kelola Pemerintah. “Tambah Opan.

Berdasarkan keterangan Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi, pihaknya akan menjadwalkan Rabu atau Kamis mendatang.[]

Jakarta, JDNews – Tanggal 1 Juli merupakan hari lahirnya pasukan Bhayangkara Polri di Indonesia yang telah setia menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat Indonesia sejak 1946 silam, Polri atau Polisi Republik Indonesia telah berkembang mengikuti perkembangan zaman untuk melakukan perlindungan kepada masyarakat.

Dalam kurun beberapa waktu belakangan ini Institusi Polri mengalami penurunan kepercayaan public karena diterpa isu, berita dan kejadian tidak baik oleh oknum anggotanya serta oknum – oknum dari kelompok yang tidak menyukai Polri terus menebarkan isu tersebut, akan tetapi itu semua tidak menghentikan Polri untuk menjalankan tugasnya dalam melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat.

Dalam memperingati ke-79 tahun ini, Polri memilih tema utama “Polri untuk Masyarakat”. Tema ini menegaskan tiga hal utama: transformasi institusi, kedekatan emosional, dan pendekatan pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat. Logo resmi Hari Bhayangkara yang dirilis Polri – didominasi warna merah putih dengan desain modern, merupakan representasi visual semangat kebersamaan dan tanggung jawab sosial yang dibawa tema tersebut.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.