Medan,JSNews || Menteri Hukum Republik Indonesia melalui Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umim secara resmi telah mengeluarkan Surat Keputusan Tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Advokat Negarawan Indonesia.

Keputusan Menteri Hukum tersebut tertuang dalam surat nomor AHU-0002592.AH.01.07.Tahun 2025 tertanggal 27 Maret 2025, yang ditandatangani oleh Widodo selaku Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Dalam lampiran keputusan tersebut tercantum susunan organ perkumpulan yaitu: Eka Putra Zakran (Ketua Umum), Chairul Anwar Lubis (Sekretaris Jenderal), Adek Sikumbang (Bendara Umum), Roos Nelly, SH MH (Ketua Dewas) dan Riswan Munthe (Anggota Dewas).

Eka Putra Zakran, SH MH, Ketua Umum DPP ADNI 2025-2030 mengucapkan terima kasih kepada Notaris Ikbal, SH MKn yang telah bersusah payah dalam mengurus AHU Perkumpulan Advokat Negarawan Indonesia melalui Akta Notaris No. 05 tertanggal 05 Maret 2025 tentang Akta Pendirian Pendirian Perkumpulan Advokat Negarawan Indonesia yang selanjutnya disingkat DPP ADNI. Disamping itu kita juga berterima kasih kepada Menteri Hukum Republik Indonesia, dan tentunya dengan penuh rasa syukur berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas ridho-Nya, DPP ADNI saat ini telah terdaftar sebagai Ormas Advokat di Kementerian HAM Republik Indonesia, sebut Epza sapaan akrab Eka Putra Zakran, yang juga merupakan Kandidat Doktor Hukum dari UINSU Medan itu.

Epza menambahkan, pendeknya kepada semua pihak, kita mengucapkan terima kasih, termasuk kepada aseluruh anggota ADNI, karena tanpa adanya anggota, pengurus DPP ADNI tidak akan berarti apa-apa. Justru karena adanya anggota dan pengurus, maka ADNI diharapkan dapat memberi kontribusi kepada masyarakat. Artinya kehadiran ADNI diharapkan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara, utamanya dalam rangka mewujudkan tegaknya hukum dan keadilan di Bumi Nusantara yang kita cintai ini, ujar Epza.

Masih menurut Epza, Alhamdulillah, Akta Notaris dan SK AHU Menteri Hukum RI telah saya terima, yang diserahkan langsung oleh Notaris Ikbal, SH MKn pada hari Senin 5 Mei 2025 di Kota Medan. Insha Allah amanah perkumpulan ini akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, sebagaimana dalam Kongres 1 DPP ADNI Kemarin telah disepakati sejumlah program kerja untuk dilaksanakan dalam masa 5 tahun kedepan, yaitu periode 2025-2030, pungkas Epza.

banner 468x60

Jakarta, JSNews – Para pelaku usaha yang ada dilingkungan RW 04 Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur, memenuhi undangan dari Jajaran pengurus RW 04 untuk menghadiri acara halal bihalal dan silaturahim serta menjajaki kerjasama dan kemitraan bersama, Rabu, (30/04/2025).

Pertemuan yang dilaksanakan tersebut digelar bertempat di Kantor Sekretariat RW 04 Jl. Teratai Putih 2 Gg. 8 No.11, RT.8, Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur.

Selain membahas kerjasama kemitraan, pertemuan tersebut juga sebagai ajang halal bihalal dan silahturahmi pasca Idul Fitri 1446 Hijariyah serta ajang sapa dan saling kenal dengan para pengurus baru di RW 04 Malaka Sari.

Dari pengurus RW 04 Malakasari yang hadir antara lain Ketua RW 04 Leni Meriyanti, Wakil Ketua Mayor Noormansyah, S. H., M. H, Sekretaris Kusnadi M. Kom., M.M, Bendahara Mochamad Maskhur, Kamtibmas Purnomo, Humas Ade Sunaryani, Pelmas 1 Devi Ariyanti, Pelmas 2 Sri Mulyati, Kesra 1 Suhama Sediana, Kesra 2 Joko Suyoto, Sie Bang 1 Dody Haryanto, dan Sie Bang 2 Ginta Ratmoko.

Pertemuan antara pelaku usaha dan pengurus Rukun Warga (RW) dalam rangka membangun kemitraan yang sinergis. Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi lokal melalui kerjasama yang saling menguntungkan antara pelaku usaha dan komunitas lokal.

Dalam pertemuan tersebut, pelaku usaha dan pengurus RW. 04 membahas potensi kerjasama dalam berbagai bidang, seperti pemasaran produk lokal, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan kualitas produk. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi ajang untuk membangun jaringan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kemitraan antara pelaku usaha dan komunitas lokal.

Pertemuan ini juga merupakan salah satu upaya pengurus RW untuk meningkatkan ekonomi lokal dan memberdayakan masyarakat.

Dalam pertemuan antara pelaku usaha dan para pengurus RW dan pengurus RT, nampak para pelaku usaha antusias dalam membahas potensi kerjasama dan membangun jaringan untuk kemajuan ekonomi lokal yang diwacanakan tersebut.

“Maksudnya adalah yang pertama silaturahim, kami memperkenalkan pengurus, karena kami menjadi pengurus di RW 04 dimulai akhir tahun 2024, ini artinya kami baru menjadi pengurus dan para pengurus yang tersusun ini, Saya ingin memperkenalkan kepada para Mitra, agar terjalin kerjasama yang baik kedepannya,”ujar Leni Meriyanti Ketua RW 04 Malakasari ke awak media seusai pertemuan yang dilangsungkan.

Saat ditanya dalam pertemuan tersebut dicapai kesepakatan apa yang tercapai antara pelaku usaha dan pengurus RW, Leni Meriyanti Ketua RW 04 Malakasari menerangkan bahwa kesepakatan yang tercapai adalah dalam arti kegiatan di RW 04 antara lain adalah keterlibatan para Mitra usaha dan UMKM dalam event per 1 tahun sekali, per 6 bulan sekali, dan sebulan sekali yang saling menguntungkan baik dari sisi para Mitra usaha. UMKM dan juga warga masyarakat RW. 04.

“Artinya dalam event-event itu apa yang bisa diberikan oleh para mitra usaha, dalam arti keterlibatannya dalam kegiatan kita itu, yang dimaksud kesepakatan ke depannya mereka sudah bisa menyiapkan apa saja dari produk-produk terbaik dari usahanya mereka, untuk bisa ditampilkan dalam kegiatan RW 04,”terang Leni Meriyanti Ketua RW 04 Malakasari ke awak media.

Ditempat yang sama, Seketaris RW 04 Malakasari Kusnadi M. Kom., M.M menyampaikan.

“Jadi gini untuk kedepannya nanti program-program RW itu terintegrasi dengan mitra kerja yang ada di lingkungan RW 04, jadi agar supaya nanti bisa berkolaborasi dan bersinergi dalam mensejahterakan warga RW 04.Nanti program-program mitra kerja yang ada di lingkungan itu baik dari sisi keamanan, kemudian sisi promosi, kemudian marketing, semua yang dapat bisa membangun mitra kerja itu sendiri di lingkungan RW 04,”jelasnya.

Sedangkan Ketua RT 13 Syahrul Qadar ke awak media menjelaskan.

“Dengan adanya kegiatan ini saya sebagai Ketua RT sebenarnya sebagai jembatan antara teman-teman mitra usaha dengan RW, jadi dengan adanya seperti ini artinya ada keterbukaan antara teman-teman mitra usaha dengan teman-teman yang ada di kepengurusan RW,”ucapnya.

“Saat ini agar kedepannya terjalin komunikasi yang baik kolaborasi dan segala macam bentuk untuk membantu juga masyarakat di RW 04 seperti itu,”imbuhnya.

Salah satu pelaku usaha yang hadir dalam pertemuan tersebut, Dr. Sri Hastuti, MARS dari Klinik Qirani Medical Center mengatakan.

“Alhamdulillah kami menyambut senang sekali ya kegiatan ini, karena dengan ada kegiatan ini kami bisa saling mengenal, bisa saling kolaborasi dan harapannya kita bisa saling Sinergi, untuk tumbuh bersama. Kalau kami dari klinik Kirani, kami ingin fokus untuk memberdayakan masyarakat agar bisa mandiri, hidup sehat tentunya. Kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan harapannya nanti akan kami support penuh untuk RW, ada kegiatan edukasi kelas bersama.”tandasnya.

Jakarta, JSNews – Memerangi narkoba bukan hanya tugas satu pihak, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa—pemerintah, masyarakat, dan tentu Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

Sebagai bentuk partisipasi aktif dalam memerangi bahaya narkoba, maka diadakan kerjasama Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) dan Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) bersama Media Independen online (MIO) Indonesia menerbitkan buku Gerakan Nasional Berantas Narkoba untuk pelajar dan remaja. Langkah ini menjadi upaya strategis dalam memperkuat daya tahan generasi muda terhadap ancaman narkotika yang saat ini menjadi bagian dari Proxy War, yaitu upaya sistematis untuk melemahkan ketahanan nasional suatu bangsa melalui jalur non-militer.

Dasar Hukum:
Upaya ini selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang menegaskan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika.(P4GN).
Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika serta Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2014 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika juga memperkuat upaya kolaboratif lintas sektor dalam membangun bangsa yang bebas dari narkoba.

Dalam keterangannya, AYS Prayogie, Ketua Umum Organisasi Media Independen Online Indonesia (MIO Indonesia), menyatakan:
“Memerangi narkoba harus menjadi gerakan bersama. Membangun kesadaran sejak dini adalah kunci untuk mewujudkan generasi emas yang bebas dari narkoba. Kami mengajak seluruh pihak mendukung upaya edukasi ini demi Indonesia Emas 2045.”

Senada dengan itu, Ir. Agung Karang, Ketua Umum Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), menegaskan:
“Generasi muda yang terdiri dari anak2 sekolah mulai dari SD, SMP, SMA, SMK ,Mahasiswa, Madrasah dan sekolah Agama lainnya harus diperlengkapi dengan pemahaman tentang bahaya narkoba, karena mereka adalah masa depan bangsa. Buku ini adalah salah satu ikhtiar nyata untuk membangun benteng pertahanan moral dan intelektual generasi kita.”

Melalui terbitnya buku ini, diharapkan akan tumbuh kesadaran kolektif di tengah masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman narkoba, sekaligus memperkuat pondasi menuju Indonesia Emas 2045.(**)

Sumber:
1.AYS Prayogie (Ketua Umum Organisasi Media Independen Online Indonesia)
2.Ir.Agung Karang
Ketua Umum Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB)
3.Taufiq Rahman
Dewan Pembina
Ikatan Penulis Journalist Indonesia (IPJI)

Pewarta: R. Ahdiyat

JAKARTA, JSNews — Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini terus bergema dalam berbagai bentuk hingga hari ini. Semangat perjuangan tersebut tak lagi sebatas simbol emansipasi, peringatan Hari Kartini kini menjadi momentum reflektif untuk mengukur sejauh mana kiprah perempuan Indonesia dalam pembangunan bangsa.

    Hal inilah yang menjadi semangat utama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) DKI Jakarta saat menggelar acara bertajuk “Kartini Masa Kini: Cantik Berintegritas dalam Inklusi”, Selasa (22/4/2025).

    Bertempat di aula utama kantor Kanwil DJKN, kegiatan ini menghadirkan nuansa semarak namun sarat makna. Seluruh pegawai perempuan, yang tampil anggun dalam balutan kebaya nasional dan bawahan bebas, menunjukkan bahwa semangat Kartini tidak pernah pudar—justru semakin relevan di tengah isu-isu kesetaraan, inklusivitas, dan integritas birokrasi yang menjadi perhatian utama pemerintah.

    Acara ini digagas sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), serta sebagai implementasi nyata dari pengarusutamaan gender (PUG) di lingkungan kerja pemerintah.

    Yang menarik, kegiatan ini tidak hanya menyasar kalangan internal ASN. Dalam semangat inklusi sosial, Kanwil DJKN DKI Jakarta mengundang sejumlah penyandang disabilitas dari Panti Sosial Cahaya Bathin—khususnya tuna rungu dan tuna wicara—untuk mengikuti pelatihan keterampilan Make Up Artist (MUA). Pelatihan ini dipandu oleh instruktur profesional dari PT Paragon Technology and Innovation, produsen kosmetik nasional yang membawahi merek-merek seperti Wardah, Make Over, Emina, Kahf, dan OMG.

    Kolaborasi lintas sektor ini menjadi simbol bahwa kecantikan sejati tidak hanya terletak pada tampilan luar, tetapi juga pada keberanian untuk berkarya, memberdayakan diri, dan menghadirkan manfaat bagi sesama, tanpa memandang batas-batas kemampuan fisik.

    “Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai ruang pemberdayaan perempuan dan kelompok disabilitas. Ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga upaya membangun kepercayaan diri dan membuka peluang ekonomi baru bagi mereka,” ujar Kepala Kanwil DJKN DKI Jakarta dalam sambutannya.

    Lebih dari 100 ASN perempuan mengikuti pelatihan dengan antusias. Di luar pelatihan, suasana kebersamaan terasa dalam bazar yang turut digelar di area kantor, menampilkan produk UMKM lokal binaan pegawai serta mitra komunitas, yang dikoordinasi oleh Ibu Wiwin Togaya. Bazar ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga wadah bagi perempuan pelaku usaha untuk menampilkan kreativitas dan daya saingnya.

    Wahyuning, salah satu peserta acara, mengaku kegiatan ini sangat berkesan. Ia melihat bahwa semangat Kartini telah berevolusi dari sekadar narasi perjuangan menjadi aksi nyata di lapangan. “Kita perempuan tidak hanya dituntut untuk cerdas dan profesional, tapi juga peduli. Cantik bukan hanya soal rupa, tapi juga tentang bagaimana kita bisa bermanfaat bagi sekitar, terutama bagi mereka yang berada dalam keterbatasan,” ujar Ning, panggilan akrabnya, yang disambut anggukan setuju dari rekan-rekannya.

    Acara ini ditutup dengan sesi refleksi dan testimoni dari peserta, yang menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut dengan ruang cakupan yang lebih luas.

    Hari Kartini di Kanwil DJKN DKI Jakarta tahun ini membuktikan bahwa esensi perjuangan Kartini tak berhenti di buku sejarah. Ia hidup dalam aksi nyata: dalam keberpihakan kepada yang rentan, dalam pemberdayaan yang menjunjung martabat, serta dalam birokrasi yang tidak hanya bersih, tetapi juga inklusif dan berempati. Sebuah perayaan yang bukan hanya mempercantik wajah, tetapi juga memperkaya hati dan pikiran. (**)

    Sumber:
    Humas MIO INDONESIA

    Jakarta, JSNews – Halal Bihalal bersama Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta asal Dapil 4 dihadiri oleh ratusan kader PKS, Sahabat Ghozi, dan warga masyarakat. Sabtu, (19/04/2025) Pagi.

    Halal bihalal yang diselengarakan tersebut dikoordinatori oleh G-SIT (Ghozi’s Service Team), dikarenakan banyak nya kader, sahabat Ghozi dan warga yang ikut dalam halal bihal bersama Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS H. Ghozi Zulazmi, S.IP acara halal bihalal tersebut di bagi menjadi dua sesi, untuk sesi pertama dimulai dari Pukul 10.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB, sedangkan sesi kedua dimulai dari Pukul 13.00 WIB hingga Pukul 15.00 WIB.

    Kegiatan Halal Bihalal bersama Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS H. Ghozi Zulazmi, S.IP tersebut digelar dalam rangka suasana Idul Fitri 1446 Hijariyah dan untuk memperkuat silahturahmi yang sudah terjalin selama ini yang di laksanakan bertempat di Jl. Tebu RT. 016 RW. 07 Cakung Barat, Jakarta Timur.

    Acara Halal Bihalal yang dilaksanakan tersebut rutin di lakukan setiap tahunnya pasca Idul Fitri.

    “Hari ini, Saya bersama Sobat Ghozi, Relawan dan struktur Partai beserta tetangga, kami melakukan open house, kalau dihalal bihalal kita saling maaf-maafkan, dalam suasana Lebaran, ya masih dibulan Syawal,”ujar Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi D dari Fraksi PKS H. Ghozi Zulazmi, S.IP keawak media, Sabtu,(19/04/2025).

    Lebih lanjut Ghozi Zulazmi menyampaikan tujuan dilaksanakannya Halal Bihalal tersebut yaitu untuk ramah-tamah, silaturohim, mengharapkan kembali persaudaraan kita, agar melangkah di bulan-bulan kemudian memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih optimal lagi.

    “Di kediaman kami rumah masyarakat terbuka untuk masyarakat, paling tidak ini adalah setiap Idul Fitri ini momen kebersamaan yang diajarkan oleh orang tua kita, menerima tamu memberikan jamuan, mudah-mudahan ini menjadi satu kebaikan buat kita,”ucapnya.

    “Pasti setiap kita menerima tamu dari masyaraka juga menerima aspirasi, begitu juga keluhan-keluhannya, masukkan-masukannya dan juga paling penting adalah bertemu dengan masyarakat itu adalah satu hal yang kami butuhkan, Karena dengan demikian itulah esensi dari wakil masyarakat ketemu dengan masyarakatnya yang diwakili,”tandas Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi D Fraksi PKS H. Ghozi Zulazmi, S.IP.

    Jakarta, JSNews – Presenter Irfan Hakim menjadi salah satu selebriti yang hadir di rumah duka untuk memberi penghormatan terakhir kepada mendiang Titiek Puspa. Irfan tidak hanya datang sebagai pelayat, tetapi juga sebagai seseorang yang merasa diberi amanah besar oleh almarhumah. 

    Irfan Hakim membawa kenangan yang begitu membekas dengan almarhumah Titiek Puspa. Sebuah percakapan emosional yang terus terngiang di benaknya hingga kini, tentang pesan mendiang yang  sempat menitipkan pesan penting tentang anak-anak Indonesia.

    “Tiba-tiba ada angin, ada hujan, telepon, ngobrol. Terus yang bikin kepikiran sampai sekarang itu ketika beliau tiba-tiba ngomongin tentang anak-anak Indonesia. Katanya, ‘Irfan, saya titip anak-anak Indonesia, kamu yang terbaik, katanya, ‘dari masing-masing populasi’,” ungkap Irfan Hakim di rumah duka, Kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (10/4/2025) malam.

    “Kamu bikin wadah, bikin karya, tuh. Yang misalnya ini bisa acting, menari, bukan bikin karya bersama. Kamu mesti punya wadah. Ada setengah jam lebih ngobrolin itu. Dan itu tidak hanya sekali, itu tiga kali,” sambung Irfan Hakim.

    Yang membuat Irfan semakin tersentuh, percakapan tersebut hadir di waktu yang tak terduga. Salah satunya bahkan terjadi saat ia tengah makan malam bersama keluarga. 

    “Pertama lagi, saya di perjalanan. Kedua itu pas lagi saya makan malam bareng istri sama anak-anak. Hah, Eyang Titiek Puspa, telepon. Saya load speaker sama anak-anak itu. Ya, siapa ya? Siapa ya? Saya penasaran. Saya ceritain,” kata Irfan.

    Menurut Irfan, Titiek Puspa adalah sosok yang sangat peduli pada dunia seni dan generasi muda. Karena itulah, pesan yang ia terima terasa begitu dalam dan menyentuh hatinya. 

    “Dan itu perhatian pada anak-anak Indonesia tiba-tiba menitipkan ke saya, mungkin karena kan saya beberapa kali bikin musikal. Eyang Titiek itu kan memperhatikan sekali yang beliau kenal itu dengan karya-karyanya. Tiba-tiba menitipkan ke saya,” imbuhnya.

    Saat berdiri di hadapan jenazah Titiek Puspa dan berdoa, Irfan memanjatkan harapan bisa menjalankan amanah besar tersebut. Ia menyadari semangat almarhumah terhadap dunia seni dan anak-anak begitu besar dan tulus. 

    “Jadi tadi pas saya doain, saya bilang mudah-mudahan amanah itu segera bisa diwujudkan. Jadi betapa cinta beliau sama dunia seni, betapa cinta beliau sama anak-anak Indonesia, luar biasa,” ucap Irfan Hakim.

    Tidak Ada Postingan Lagi.

    Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.