Bekasi,JSNews



Sabtu 9 Agustus 2025, sebuah organisasi yang beranggotakan para cendekia menyelenggarakan hari jadinya. Organisasi yang berdiri tujuh tahun lalu itu bernama “Forum Kemitraan Polisi Masyarakat Cendekia (FKPMC) RI”. Tujuh tahun kiprahnya merupakan pembuktian langkah panjang organisasi tersebut eksis dan berkembang memberikan kontribusi terbaik untuk negeri.

Ketua Umum FKPMC RI sekaligus inisiator organisasi ini yang juga Ketua Yayasan Cendekia Nusantara Brigjen Pol (P). Prof. Dr. Drs. Muh. Elia WM, S.H., M.M., Adv. kepada redaksi menyatakan bahwa pencapaian usia tujuh (7) tahun merupakan suatu yang harus disyukuri, “Kami bersyukur bahwa hari ini kami menginjak usia ke-7, sudah banyak yang kami kerjakan dan untuk fokus pada kegiatan yang kami lakukan itu, maka tahun ini kami membentuk badan hukum yayasan, dengan nama Yayasan Cendekia Nusantara.” Ujar Prof. Elia kepada redaksi.

Lebih lanjut Prof. Elia menyatakan dengan adanya yayasan ini maka kerjasama dengan para mitra baik di Pemerintahan, Kepolisian, TNI, Universitas, Lembaga Pendidikan, Organisasi maupun mitra lainnya lebih fleksibel dan dapat dipertanggungjawabkan secara legalitas. “Yayasan kami terdaftar di Kementerian Hukum, mempunyai AD/ART yang jelas, sehingga pihak manapun bisa bekerjasama dengan FKPMC RI dengan badan Hukum Yayasan yang sudah kami daftarkan ini.” tutup Prof. Elia kepada Redaksi.

Syukuran ulang tahun FKPMC RI dan Yayasan Cendekia Nusantara sendiri berlangsung khidmat dan lancar. Diikuti para anggota organisasi maupun para pendiri yayasan yang terdiri dari Badan Pembina, Pengawas dan Pengurus yang umumnya adalah para Profesor, guru besar dan doktor dengan aneka bidang keahlian, dengan jam terbang luas dan tak diragukan sesuai kapasitas masing-masing.

Dalam rangkaian tersebut diadakan seminar nasional bertemakan ”Bela Negara Berbasis Pancasila”. Berlokasi di Sekretariat FKMC RI yang berada di lingkungan Kantor PT. Sinar Jaya, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat.

Adapun materi dan pengisi seminar sebagai berikut:
Brigjen. Pol(P). Prof. Dr. Drs. Muh. Elia WM., S.H., M.M., Adv. “Pendidikan Karakter . Sekolah Rakyat dalam Menuju Indonesia Emas” Sebuah kajian Pembangunan Karakter, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara Berbasis Pancasila. Dengan Moderator Dr. Clara Vidhia, S.T., M.T.

Pembicara kedua adalah Prof. Dr. M Juanda, SH. MH dengan tema: “Implementasi Norma Etika dalam Penyelenggaraan Negara untuk Mewujudkan Negara Hukum Pancasila” Dengan Moderator Dr. dr. Hj. Ratna Komala Dewi, Sp.DVE. M.Kes. FINSDV. FAADV.

Dan pemateri ketiga adalah kandidat Guru Besar, Dr. Joned Ceilendra Saksana, S.Ip, S.E., M.M., CBPA. Dengan tema “Peluang Bisnis2025. Keberlanjutan Digitalisasi dan Teknologi”, yang dimoderatori oleh Dr. Sri Murtini, S.Pd., M.M., CT. CHT.

joSSer
( wakil Pimpred )

banner 468x60

JSNews-Tangerang – Berbagi merupakan bentuk rasa peduli terhadap sesama dan rasa bersyukur atas nikmat yang kita miliki. Berbagi tidak harus menggunakan barang mahal atau uang juta-jutaan. Berbagi bisa dilakukan dengan memberi makanan kepada sesama. Jumat ,(08 /08 /2025 )Apalagi tradisi berbagi di Hari Jum’at yang dilakukan masyarakat Indonesia.

Hal tersebut diadopsi oleh ,media Gakorpan Dan TV Gapta yakni melakukan ‘’Jumat Berkah’’ dengan memberikan makanan serta minuman kepada pengemudi ojek, tukang bersih-bersih serta pemulung ,masyarakat di sekitar. Kegiatan tersebut, digerakkan oleh patar haholongan dan istri tercintanya Iin warsinah,di bantu oleh rekan rekan media lainnya,berlokasi di,jln Green lake city kec.cipondoh .kota Tangerang Banten

biasanya juga akan melakukan kolaborasi untuk melakukan Jumat Berkah. Kegiatan ini dilaksanakan rutin satu Minggu sekali di Hari Jumat sekitar. Kegiatan ini menyediakan makanan dengan menu lengkap khas Indonesia, seperti nasi, lauk, sayur, Kegiatan ini berjalan dengan lancar,

Sebaik-baik hari dimana matahari terbit di saat itu adalah hari Jum’at. Pada hari ini Adam diciptakan, hari ketika ia dimasukan ke dalam Surga dan hari ketika ia dikeluarkan dari Surga. Dan hari Kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jum’at.”

Moh, Rudolf dari Humas DPP Fwj Indonesia Berbagi Riski dengan Membagikan Jumat Berkah bersama dengan Wakil Bendahara DPP dan bersama Kabid Sosial DPP Fwj Indonesia,

Alhamdullah berjalan dengan lancar dan Dengan kegiatan rutin setiap hari Jumat membagi kan nasi kotak ke ke ojek olen dan kebersihan setempat di wilayah cipondoh, “Ujarnya”.

Ojek onlen dan kebersihan DLH Penerima nasi Kotak sangat bersenang hati dengan mebagikan nasi kotak dari Wakil bendahara Dpp – wakil Humas Dpp dan bersama Kabid sosial Dpp Fwj Indonesia Berterima kasih atas nasi kotak nya mudah-mudahan di balas niat Baik dengan membagikan nasi kotak.

Mudah – mudahan di balas niat baik di balas oleh allah, Swt dan di mudahkan segala urusannya dsn mudah kan Rhiski nya serta di berikan kesehatan sekeluarga.

Jakarta
JSNews.com
Jumat 8 Agustus 2025 organisasi Indonesia Japan Business Network atau IJBNet genap berusia 7 tahun. Namun perayaannya dilakukan kemarin
(Kamis, 7 Agustus 2025) di Aula BRIN, Gedung BJ. Habibie, Jakarta Pusat. Didirikan pada 8 Agustus 2018, IJBNet telah melalui perjalanan panjang dalam menjembatani kolaborasi ekonomi dan teknologi antara Indonesia dan Jepang.

“Kita majukan sehari pelaksanaan HUT IJBNet,” ujar Dr. Suyoto Rais, Ketua Umum IJBNet, kepada media. Ia menjelaskan bahwa penyesuaian tanggal ini dilakukan agar lebih banyak mitra dari kedua negara dapat hadir dan berpartisipasi secara langsung. Perayaan ini pun menjadi simbol sinergi dan dedikasi bersama untuk membawa hubungan Indonesia-Jepang ke level yang lebih tinggi.

Hadir dalam acara ulang tahun IJBNet, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi. Tema prayaan ulang tahun kali ini adalah Memperkuat Jejaring dan Kolaborasi Indonesia-Jepang. Duta besar sangat mengapresiasi peran besar IJBNet terkait hubungan Indonesia -Jepang selama ini.

Selain duta besar hadir pula Kepala BRIN yang diwakili oleh Deputi Prof. Anugerah, Perwakilan Bappenas, Perwakilan Kementerian Koordinator Perekonomian, Tokoh Nasional Prof. Wardiman Djojonegoro, Perwakilan Pemerintah Daerah, Pengusaha dan investor asal jepang dan Indonesia.

Dalam Sambutannya Duta Besar Jepang berharap kerjasama dan kolaborasi bisnis antara Indonesia dan Jepang semakin positif baik dalam bidang bisnis, ilmu pengetahuan, teknologi, riset dan sumberdaya manusia, sehingga saling menguntungkan untuk kedua negara dengan sekema Government to Government (G to G) maupun Business to Business (B to B).

“Saya berharap kolaborasi bisnis antara Indonesia jepang semakin positif baik dalam bidang, Bisnis, ilmu pengetahuan, sumberdaya manusia melalui kerjasama G to G dan B to B.” Ungkap Duta Besar Jepang.

Dalam kagiatan HUT tersebut juga diadakan pameran, business matching, penyampaian prospek bisnis mitra Jepang, MOU beberapa bidang, dialog tentang potensi SDM Indonesia ke Jepang serta progres kolaborasi beberapa bidang antara pengusaha Indonesia dan Jepang yang sudah maupun akan dilakukan.

joSSer
( wakil Pimpred )

JAKARTA –JSNews

Sebagai wujud kontribusi aktif dalam mendukung program pemerintah untuk mengatasi kerentanan sosial dan percepatan penurunan angka kemiskinan, Rumah Zakat secara resmi meluncurkan #BikinBerdaya, Rabu, 6 Agustus 2025. Peluncuran ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan di Indonesia melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak.

Program #BikinBerdaya lahir dari keprihatinan atas berbagai isu seperti perlambatan ekonomi, krisis lapangan kerja, dan meningkatnya jumlah penduduk miskin yang membuat banyak keluarga rentan secara ekonomi. Inisiatif ini dirancang sebagai solusi nyata untuk membantu masyarakat tidak hanya bertahan, tetapi juga bangkit, berkembang, dan mandiri secara berkelanjutan.

CEO Rumah Zakat, Irvan Nugraha, dalam sambutannya menyatakan bahwa #BikinBerdaya adalah sebuah gerakan, bukan sekadar program. “Menghadapi tantangan ekonomi saat ini, kita tidak bisa lagi hanya memberikan bantuan karitatif. #BikinBerdaya adalah ikhtiar kami untuk mengubah paradigma dari sekadar membantu menjadi memberdayakan. Kami ingin membangun kapasitas masyarakat agar mereka mampu berdiri di atas kaki sendiri, bahkan kelak dapat membantu orang lain. Ini adalah semangat untuk mengubah mustahik menjadi muzaki,” ujar Irvan Nugraha.

Gerakan #BikinBerdaya bertumpu pada tiga pilar utama antara lain:
1.⁠ ⁠Bikin Peduli: Program bantuan sosial responsif untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, nutrisi, dan bantuan darurat kebencanaan.
2.⁠ ⁠Bikin Mandiri: Program pemberdayaan ekonomi yang fokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro melalui pelatihan, pendampingan, literasi keuangan, hingga akses permodalan.
3.⁠ ⁠Bikin Terampil: Program pengembangan keterampilan (skill development) yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, seperti pelatihan digital marketing, desain grafis, tata boga, dan keahlian lainnya.

Sebagai bentuk transparasi, Rumah Zakat menyediakan dasbor #BikinBerdaya yang berisi informasi mengenai jumlah pengaju bantuan, besaran bantuan yang diajukan, dana yang sudah tersalurkan, dan juga kebutuhan dana. Pada 2025, sebanyak 9.333 orang sudah mengajukan bantuan dengan total pengajuan di angka Rp4,4 miliar. Adapun dana yang sudah tersalurkan sebanyak Rp4,2 miliar. “Adapun kebutuhan dana saat ini di angka Rp230 juta untuk membantu para pengaju bantuan. Angka ini akan terus bergerak seiring dengan bertambahnya jumlah pengajuan bantuan dan juga dana yang disalurkan. Semua bantuan dapat terfasilitasi berkat kolaborasi dengan para donatur dan mitra Rumah Zakat,” ungkap Irvan.

Untuk menyukseskan gerakan ini, acara peluncuran juga ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Rumah Zakat dengan dua mitra strategis:
1.⁠ ⁠Kementerian Agama (Kemenag): Perpanjangan dan penguatan kerja sama program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU).
2.⁠ ⁠Bank Syariah Indonesia (BSI): Kolaborasi dalam kampanye dan program pemberdayaan ekonomi syariah.

“Kolaborasi adalah kunci. Dengan menggandeng berbagai mitra, kami yakin akselerasi pemberdayaan masyarakat akan berjalan lebih cepat dan masif. Bersama-sama, kita bisa menciptakan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan,” tambah Irvan. Lebih lanjut, Rumah Zakat membuka kesempatan seluas-luasnya bagi berbagai pihak, mulai dari korporasi, komunitas, hingga individu, untuk turut berkolaborasi dalam menyukseskan gerakan #BikinBerdaya.

Rumah Zakat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat dalam gerakan #BikinBerdaya. Masyarakat dapat berdonasi, mengajukan bantuan bagi yang membutuhkan, atau merekomendasikan individu/kelompok yang layak diberdayakan melalui situs resmi bikinberdaya.rumahzakat.org.

Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju” pemerintah dalam hal ini Kementerian Sekretariat Negara menggelar acara Doa Kebangsaan 80 Tahun Indonesia Merdeka di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Jumat malam (1/8).

Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian peringatan HUT ke-80 RI yang puncaknya akan berlangsung pada 17 Agustus 2025.

Selain Kemensetneg acara Doa Kebangsaan ini melibatkan berbagai unsur. Diantaranya Kementerian Agama RI , Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon ( PB MDHW).

Menurut Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Mayjen Ariyo Windutomo mengatakan, Doa Kebangsaan ini merupakan refleksi untuk mengenang perjuangan para pahlawan serta mendoakan masa depan Indonesia yang lebih baik, rukun, dan sejahtera.

“Nuansa kebhinekaan sangat terasa pada acara ini. Karena doa dipimpin secara bergantian oleh perwakilan dari enam agama di Indonesia. Setiap pemuka agama diberi kesempatan menyampaikan doa dengan tema yang sama yaitu persatuan bangsa, perdamaian dunia, dan keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Mayjen Ariyo.

Sementara itu PB MDHW melalui Sekretaris Jenderal Ahyad Alfida’i menyampaikan bahwa acara doa kebangsaan ini adalah sebagai wujud syukur atas kemerdekaan yang merupakan nikmat yang begitu besar.

“Sebagai bangsa yang besar kita tidak boleh melupakan jasa para pahlawan. Acara di Tugu Proklamasi ini adalah sebagai pengingat jasa besar para pendiri bangsa sehingga kita mempunyai spirit dan semangat untuk melompat menuju Indonesia Emas 2045,” kata Ahyad.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh lintas agama, pejabat pemerintah, TNI-Polri, santri ponpes dan majelis taklim serta masyarakat umum.

Mereka berkumpul di lokasi bersejarah tempat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan pada 17 Agustus 1945, untuk bersama-sama memanjatkan doa demi kemajuan dan persatuan bangsa.

Para pejabat pemerintah yang hadir diantaranya Menko PMK Pratikno, Menag Nasarudin, Wamensetneg Juri Ardiantoro, Menteri PPPA Arifah Fauzi dan lain-lainnya.

Jakarta
JSNews.com
Sabtu 02/08/2025
2Pengurus Indonesia Japan Business Network (IJBNet) beraudiensi dengan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko (LTH) di Kantor BRIN Gedung BJ. Habibie Thamrin Jakarta Pusat jumat (1/8). Hadir pada pertemuan tersebut antara lain Ketua Umum IJBNet Suyoto Rais, Sekjen Salim Mustofa, Direktur Eksekutif Solihin serta penasihat Prof Budi Leksono. Selain itu perwakilan mitra Jepang turut hadir Genki Hiraga, CEO Space Tech Accelerator.

Audiensi ini berkaitan jelang acara peringatan HUT IJBNet yang ke-7 yang akan digelar tanggal 7 Agustus 2025 yang berlangsung di Auditorium BRIN Gedung BJ Habibie Thamrin Jakarta Pusat. Kepala BRIN yang juga Pembina IJBNet ini menyatakan kesiapannya untuk hadir dan memberikan sambutan pada event tahunan yang dihadiri Dubes Jepang untuk Indonesia serta mitra-mitra Jepang dari berbagai perusahaan.

Dalam kesempatan itu juga Ketua Umum IJBNet melaporkan perkembangan kegiatan IJBNet seperti riset bioavtur yang bekerjasama dengan BRIN. Bahkan riset ini sudah diwujudkan dalam pembangunan pabrik CCO di Banyuasin Sumatera Selatan. Selain itu penyusunan manual sortir kelapa yang melibatkan peneliti BRIN di beberapa direktorat juga tengah berlangsung dan akan dipresentasikan pada acara HUT IJBNet. Dalam beberapa bulan terakhir ini peneliti BRIN cukup intensif mengunjungi beberapa tempat yang menjadi sumber kelapa seperti Riau, Palembang, dan Manado.

Selain pengembangan kelapa menjadi Bioavtur, juga dilaporkan beberapa kegiatan diluar itu yang dikolaborasikan antara IJBNET bersama BRIN yang melibatkan mitra Jepang lainnya. Kegiatan tersebut seperti Business Matching yang mengikutsertakan binaan BRIN juga simposium internasional yang dengan pemateri dari pakar dan ahli baik dari BRIN maupun Jepang.

LTH berharap kolaborasi Indonesia Jepang yang difasilitasi oleh IJBNet dapat terus mendorong pertumbuhan industri di Indonesia. Dia mencontohkan selama ini kita hanya melihat dari sisi pengembangan produk tetapi mesin atau alat prosesnya adalah buatan luar negeri. Seharusnya kita berusaha melakukan pengembangan mesin atau alat proses untuk menghasilkan produk tersebut. Karena itu LTH berharap OR Energi dan Manufaktur BRIN bisa dilibatkan di dalam proses pengembangan SAF yang dimotori oleh IJBNet, terutama saat pengembangan prosesnya nanti.

Audiensi ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. (Tim media IJBNet)

joSSer
( wakil Pimpred )

Jakarta,JSNews – 27/07/2025
Anniversary yang ke 26 tahun buat amoy yang juga anggota media JALUR SELEBERITI NEWS adalah momen terindah yang di rayakan oleh keluarga dan rekan rekan media serta Babinsa kelurahan pondok kelapa Sersan Dua haris dan Sersan Dua eko,
Pimpinan Redaksi Zaenal Langgar,
Wakil Pimpinan Redaksi Josser,
Sekertaris Maya Royan,
Kabiro Jakarta Timur Hendra( Andra)
Dan Martin Luther Son (ater),
Serta anggota media lainya Omenz, Oscar, Ahmad, Sahsa, Erlan, serta rekan media lainya ikut hadir dalam pesta ulang tahun tersebut.

Semoga di hari bahagia yang ke 26 tahun di berikan kesehatan panjang umur sukses dalam karier dan usahanya.

Omenz

JAKARTA — JSNews.com
Sabtu, 19 Juli 2025

Telah terjadi aksi pencurian di rumah warga yang berlokasi di Kampung Kapuk 1, RT.008/RW.006, pada pukul 17.00 WIB.

Pelaku pencurian yang mencoba mengambil sebuah telepon genggam berhasil ditangkap oleh warga setelah melancarkan aksinya di salah satu rumah. Pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat dari atap rumah tetangga ke rumah korban. Namun, nahas, pelaku terjatuh dari atap sehingga aksinya diketahui oleh pemilik rumah yang berinisial N.

Warga yang mendengar keributan segera menangkap pelaku dan menyerahkannya kepada pihak keamanan lingkungan, yang kemudian membawa pelaku ke pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

Diketahui, pelaku sebelumnya telah mengamati rumah target sejak malam hari sebelum melakukan aksinya.

( Omen’s )

Jakarta
JSNews .com
Kamis 17/07/202

Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa situasi keamanan di Papua saat ini masih tergolong kondusif dan terkendali, meskipun terdapat sejumlah wilayah dengan tingkat kerawanan yang tinggi akibat aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pernyataan ini disampaikan dalam forum silaturahmi bersama media di Jakarta, Rabu (16/7/2025).

“Sampai saat ini situasi di Papua masih dalam kondisi kondusif. Memang ada dinamika dan kerawanan, tetapi seluruhnya masih dalam kendali kami,” ujar Kaops Damai Cartenz Brigjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. didampingi Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes. Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T. saat di hadapan awak media.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penanganan konflik dan keamanan di Papua tidak bisa dibebankan hanya kepada institusi Polri maupun TNI. Menurutnya, adalah bagian dari kebijakan nasional yang harus didukung oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Polri tidak mungkin berdiri sendiri. Penanganan Papua harus menjadi kerja kolektif seluruh stakeholder. Ini menyangkut pendekatan keamanan, sosial, ekonomi, dan pembangunan,” ujarnya.

Dijelaskan Kaops Damai Cartenz, pihaknya memetakan aktivitas KKB tersebar di sekitar 14 kabupaten, dengan 11 kabupaten masuk dalam wilayah operasi aktif Satgas Damai Cartenz. Dari jumlah tersebut, 5 kabupaten teridentifikasi memiliki intensitas gangguan keamanan yang tinggi, terutama karena dominasi anggota KKB yang berasal dari kalangan anak muda dan milenial.

“Kelompok-kelompok ini banyak merekrut pemuda dengan berbagai alasan, tidak hanya karena ideologi Papua merdeka, tetapi juga karena faktor lain seperti minimnya lapangan kerja, kesenjangan pembangunan, dan keterbatasan akses terhadap kesejahteraan,” ungkapnya.

Selain KKB, aparat juga mengidentifikasi ancaman dari Kelompok Kriminal Politik (KKP) yang menyebarkan paham separatis melalui pendekatan ideologis dan intelektual.

“Kalau KKB menggunakan senjata, maka KKP menggunakan wacana politik dan ideologis. Mereka menyasar kesadaran intelektual, termasuk kepada mereka yang awalnya tidak simpati. Kalau ini tidak ditangani dengan serius, bisa menumbuhkan simpati baru dan itu jauh lebih berbahaya,” ujarnya.

Kaops Damai Cartenz juga mengungkapkan bahwa senjata yang digunakan KKB berasal dari tiga sumber utama: pembelian dari dalam dan luar negeri, hasil perampasan, serta distribusi dari jaringan gelap lokal. Bahkan, kelompok tersebut diketahui menjalin koneksi dengan penyelundup dari Filipina dan Papua Nugini.

“Tiap tahun kami ungkap jaringan penyalur senjata. Pada Maret lalu kami tangkap pelaku yang menguasai 12 pucuk senjata api dan hampir 4.000 butir amunisi. Mereka membeli, menyelundupkan, bahkan memanfaatkan celah di perbatasan dan jalur laut,” jelasnya.

Ia menambahkan, Polri terus berupaya memutus mata rantai distribusi senjata, termasuk dengan pengawasan jaringan lintas wilayah hingga ke Sulawesi Utara dan kawasan perbatasan internasional.

Terkait pendanaan, disebutkan bahwa KKB memperoleh dana dari berbagai sumber, termasuk aksi kriminal dan penyalahgunaan dana desa. Ada indikasi mereka memaksa kepala desa maupun kepala distrik untuk menyerahkan sejumlah uang.

“Kami sudah melakukan penangkapan terhadap beberapa kepala desa dan kepala distrik yang terbukti menyerahkan dana kepada kelompok ini. Dana itu digunakan untuk membeli senjata dan membiayai operasional mereka,” katanya.

Di sisi lain, medan geografis Papua disebut menjadi tantangan besar dalam pemberantasan KKB. Wilayah yang luas, akses terbatas, serta minimnya infrastruktur memperlambat pergerakan dan jangkauan operasi aparat.

“Wilayah Papua itu 2-4 kali lipat lebih besar dari Pulau Jawa. Infrastruktur minim, cuaca ekstrem, dan tantangan logistik memperberat semua proses,” ungkapnya.

Lebih dari itu, ia menekankan bahwa penyelesaian konflik Papua memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif dan perubahan paradigma. Tidak bisa hanya mengandalkan operasi keamanan semata, tetapi juga perlu penanganan sosial, ekonomi, dan ideologis secara serempak.

“Permasalahannya bukan cuma senjata. Ada ketimpangan, ada keterbatasan, ada luka sejarah. Maka penyelesaiannya harus berbasis paradigma yang baru—komprehensif, tidak bisa parsial. Kalau belum satu pemahaman, sulit bicara strategi teknis jangka panjang,” pungkas Kaops Damai Cartenz.

‘Oscar Al Hamid’

Kota Bekasi –
JSNews.com
Selasa 15/07/2025
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Metro Bekasi Kota melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas dalam rangka Operasi Patuh Jaya 2025 dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Cinderamata Kota Bekasi.

Kegiatan ini dipimpin oleh AKP Sri Indira P, S.Sos., MM, IPDA Habib Lutfi S., SH, dan Aipda Rudiono, memberikan sosialisasi dan edukasi kepada siswa-siswi SMA Cinderamata tentang tugas pokok polisi, pengenalan rambu lalu lintas, dan cara aman ke sekolah.

Mereka juga memberikan edukasi tentang pentingnya tertib berlalu lintas dan bahaya kecelakaan di lalu lintas. Selain itu, anggota Unit Kamsel juga memberikan edukasi tentang gerakan dasar baris berbaris, yang bertujuan untuk membentuk disiplin dan kesadaran siswa-siswi dalam berlalu lintas.

joSSer
( Wakil Pimpred )

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.