Jakarta Pusat –JSNews

Rabu 21/05/2025
Polres Metro Jakarta Pusat menyiapkan pengamanan untuk dua aksi penyampaian pendapat yang akan berlangsung di kawasan Silang Monas Selatan, Rabu (21/5/2025). Sebanyak 967 personel gabungan Polda , Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek jajaran dikerahkan guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa seluruh personel pengamanan akan menjalankan tugas dengan pendekatan humanis dan profesional.

“Kami akan layani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapatnya dengan cara humanis dan profesional,” ujar Susatyo dalam keterangan resminya, Rabu pagi.

Ia juga memastikan bahwa personel yang diturunkan tidak dibekali senjata api, sebagai bentuk komitmen menjaga situasi tetap damai dan mencegah potensi gesekan di lapangan.

Dua kelompok massa akan hadir di lokasi dengan tuntutan berbeda. Pada pagi hari, Ikatan Lintas Pegawai Perguruan Tinggi Negeri Baru Se-Indonesia akan menyuarakan tuntutan pengalihan status PPPK BAST PTNB menjadi PNS.

Kemudian pada siang hari, Mahasiswa Trisakti akan menggelar aksi untuk menuntut penyelesaian dan pengungkapan kasus Tragedi Trisakti 12 Mei 1998.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Monas dan menggunakan jalur alternatif demi menghindari kepadatan lalu lintas.

Kepada para orator, Susatyo berpesan agar menyampaikan pendapat secara santun, tidak memprovokasi massa, serta tidak melakukan tindakan anarkis atau merusak fasilitas umum.

“Kami percaya bahwa penyampaian pendapat adalah hak konstitusional warga negara. Namun mari kita jaga bersama agar pelaksanaannya tetap damai dan tertib,” tutupnya.

SAHSA

banner 468x60

Jakarta, JSNews – Reformasi di Indonesia sudah berumur 27 tahun pada tahun ini yang mengartikan bahwa sudah 27 tahun reformasi berjalan di Pemerintahan Indonesai ini, yang berawal dari kekecewaan masyarakat terhadap Pemerintahan Orde Baru pada tahun – tahun terakhirnya sehingga berawalnya masa reformasi dari tahun 1998 hingga sekarang.

Yayasan Forum Komunikasi Aktifis Akhlakulkarimah Indonesia (FKAAI) berharap Pemerintah masih menjalankan serta berpegang teguh kepada amanat dan tuntutan Reformasi Nasional, karena pada tahun ini dibawah pemerintah Presiden baru yakni Prabowo Subianto di Indonesia beberapa kali diterpa aksi demonstrasi yang masif.

FKAAI yang merupakan Yayasan beranggotakan Ex Napiter berbasis di Jakarta Selatan ini selalu mendoakan yang terbaik bagi Pemerintahan serta Negara Indonesia, karena bagaimanapun saat – saat ini Indonesia dalam kondisi yang selalu lebih baik daripada di tahun – tahun sebelumnya.

“Kami pun merasa bahwa Pemerintah Indonesia masih menjalankan amanat serta tuntutan reformasi sampai saat ini, karena sekarang pun Pemerintah Indonesia ya kami nilai lebih terbuka, memiliki plan atau perencanaan yang tertata serta hukum yang lebih baik ya disbanding Indonesia pada tahun – tahun sebelumnya”. Kata Ust. Abdul Muiz ketika diwawancarai di kantor Yayasan FKAAI di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Para anggota Yayasan Forum Komunikasi Aktifis Akhlakulkarimah Indonesia (FKAAI) juga berharap bahwa Pemerintahan Indonesia masih berpegan teguh kepada amanat dan tuntutan reformasi, sehingga Indonesia akan terus berkembang menjadi bangsa yang maju.

Jakarta Pusat – JSNews
Selasa 20/05/2025
Sebanyak 2.554 personel gabungan Polri, TNI dan Pemprov DKI dikerahkan untuk mengamankan dua aksi unjuk rasa yang digelar di kawasan Patung Kuda, Monas, dan depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2025).

Aksi ini melibatkan sejumlah komunitas dan aliansi pengemudi ojek online yang tergabung dalam Forum Diskusi Transportasi Online Indonesia, termasuk SEPOI, ASOOI, LKN, SPAI, Lalamove Bersatu, SPMI R4, Armada Sewa Online Indonesia, serta Gerakan Ojol Merdeka. Sementara itu, aksi lainnya digelar oleh Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) bersama beberapa elemen massa lainnya di sekitar gedung parlemen.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan bahwa pengamanan dilakukan tanpa membawa senjata api.

“Kami pastikan pengamanan dilakukan secara humanis dan profesional. Petugas tidak dibekali senjata api karena tugas utama kami adalah menjaga keamanan dan melayani masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya,” ujar Susatyo saat diwawancarai di lokasi, Selasa pagi.

Ia menambahkan, seluruh jajaran di lapangan telah diarahkan untuk melayani para peserta aksi dengan pendekatan yang ramah dan menghormati hak-hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

“Kami layani saudara-saudara kita yang ingin menyampaikan aspirasinya. Ini adalah bagian dari demokrasi yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Susatyo juga mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan Monas dan DPR untuk sementara waktu, guna menghindari kepadatan lalu lintas akibat konsentrasi massa.

“Situasi lalu lintas akan bersifat dinamis menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika diperlukan, pengalihan arus akan kami lakukan,” tambahnya.

Ia turut mengingatkan para orator dan peserta aksi untuk tetap tertib, tidak memprovokasi, serta tidak merusak fasilitas umum.

“Silakan sampaikan pendapat secara sopan, tertib, dan damai. Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar,” pungkas Kapolres.

SAHSA

TANGERANG, JSNews– Sebagai wujud komitmen dalam membangun solidaritas sosial, Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Tangerang Kota melaksanakan kegiatan bakti sosial dalam program Jumat Berkah, dengan mendistribusikan nasi kotak bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan digelar di halaman kantor sekretariat FWJI Tangerang Kota yang berlokasi di Jalan Bunga Mekar, Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Acara yang dimulai pada pukul 08.30 WIB ini berlangsung dengan lancar hingga selesai.16/05/2025.

Tradisi berbagi makanan secara gratis di lingkungan pemukiman telah menjadi bagian integral dari berbagai komunitas yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan sosial. FWJI Tangerang Kota memanfaatkan momentum Jumat Berkah sebagai sarana strategis dalam menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan, sekaligus meringankan beban ekonomi bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan sumber daya. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai solidaritas, mempererat interaksi sosial, serta menjadi refleksi nyata atas rasa syukur atas berkah kehidupan.

Kepala Bidang Sosial FWJI Tangerang Kota, Ali Jaya, menjelaskan bahwa program Jumat Berkah merupakan bagian dari agenda rutin organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kepekaan sosial di kalangan anggota dan pengurus FWJI. Menurutnya, berbagi dalam bentuk pemberian bahan pangan merupakan salah satu upaya konkret yang sejalan dengan moto FWJI, yaitu Bersama Membangun Bangsa.

“Alhamdulillah, melalui keikhlasan dan kepedulian sesama, anggota FWJI Tangerang Kota dapat menyisihkan sebagian rezeki mereka untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini bukan hanya wujud kepedulian, tetapi juga bagian dari nilai fundamental yang harus senantiasa dijaga. Sebagian dari harta yang kita miliki sebenarnya merupakan hak mereka yang kurang beruntung,” ungkap Ali Jaya.

Kegiatan ini turut melibatkan jajaran pengurus FWJI Tangerang Kota, termasuk Sekretaris dan Bendahara yang bertindak sebagai pendamping bagi Kepala Bidang Sosial dalam proses distribusi nasi kotak. Kehadiran pengurus dan anggota FWJI dalam kegiatan ini bertujuan untuk memastikan efektivitas distribusi dan optimalisasi dampak sosial bagi masyarakat yang menerima manfaat.

Sebanyak 50 nasi kotak disalurkan kepada warga di kawasan pemukiman Kota Tangerang. Pemilihan lokasi distribusi didasarkan pada tingkat kebutuhan masyarakat serta aksesibilitas bagi penerima manfaat. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan terkendali, mencerminkan profesionalisme FWJI dalam menjalankan agenda sosialnya.

Ketua FWJI Tangerang Kota, Cecep Yuliardi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kepengurusan organisasi, khususnya bidang sosial, atas konsistensi dalam menjalankan program Jumat Berkah. Menurutnya, keberlanjutan program ini sangat penting dalam membangun budaya kepedulian sosial di masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota yang terus berkomitmen dalam program Jumat Berkah. Konsistensi dalam menjalankan aksi sosial seperti ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini dapat semakin berkembang dan melibatkan lebih banyak pihak,” tutur Cecep Yuliardi.

Selain itu, Cecep berharap bahwa program ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat dan institusi lainnya untuk turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan sosial. Ia menekankan bahwa keberlanjutan program Jumat Berkah harus dijaga sebagai bagian dari tanggung jawab moral dalam membangun lingkungan yang inklusif.

“Semoga di bawah kepemimpinan saya, program Jumat Berkah tidak hanya berjalan secara kontinu tetapi juga mengalami pengembangan yang lebih luas. Kepedulian sosial harus menjadi budaya yang berakar di tengah masyarakat. Dengan langkah sederhana seperti ini, kita dapat menciptakan perubahan yang signifikan dalam kehidupan sesama,” tutupnya.

FWJI Tangerang Kota telah membuktikan bahwa kepedulian sosial tidak hanya dapat diwujudkan melalui kebijakan atau retorika, tetapi juga melalui aksi konkret yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.

Kegiatan Jumat Berkah menjadi bukti bahwa tindakan sederhana seperti berbagi nasi kotak dapat memberikan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Ke depan, diharapkan program ini dapat berkembang lebih luas serta menginspirasi komunitas lain dalam memperkuat solidaritas sosial demi terciptanya lingkungan yang harmonis dan berdaya guna.

Editor: Rohim

KOTA BEKASI –JSNews

Jumat 16/05/2025
Dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan tertib, Polsek Bekasi Selatan menggelar Operasi Berantas Jaya 2025 dengan melibatkan melibatkan 20 personel gabungan dari unsur Kepolisian, TNI dan Satpol PP, serta dipimpin langsung oleh Wakapolsek Bekasi Selatan, AKP M. Jajuli, SH., Kota Bekasi, Jum’at (16/5).

Operasi difokuskan pada penertiban atribut organisasi masyarakat (ormas) yang terpasang di area publik dan pemberantasan aksi premanisme yang meresahkan warga.

Petugas menyisir wilayah Kelurahan Kayuringin Jaya dan Kelurahan Pekayon Jaya, serta berhasil menertibkan 20 bendera ormas yang terpasang secara sembarangan di sepanjang Jalan Nangka Raya, Jalan Komodo Raya, dan Jalan Pekayon Raya.

Selain itu, operasi juga menyasar keberadaan debt collector ilegal yang kerap beroperasi di jalanan dan membuat masyarakat resah. Namun, dalam patroli kali ini, petugas tidak menemukan aktivitas tersebut.

Dalam kegiatan yang sama, petugas juga mengamankan empat orang juru parkir liar di wilayah Kelurahan Pekayon Jaya. Mereka langsung dibawa ke Mapolsek Bekasi Selatan untuk didata dan diberikan pembinaan. Apabila terbukti melakukan aksi premanisme, para pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Operasi ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam menjaga ketertiban umum dan menindak tegas segala bentuk premanisme. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak segan melapor apabila menemukan praktik ilegal seperti debt collector tanpa legalitas atau tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujar Wakapolsek Bekasi Selatan.

Pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor ke Call Center Polri di 110 apabila menemukan indikasi gangguan kamtibmas di wilayahnya.

(Humas Polres Metro Bekasi Kota)

SAHSA

Bekasi –JSNews

Kamis 15/05/2025
Polres Metro Bekasi Kota menggelar konferensi pers pengungkapan sejumlah kasus hasil Operasi Brantas Jaya 2025, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (15/5) sore.

Dalam keterangan persnya, Kapolres memaparkan beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap selama pelaksanaan operasi tersebut.

  1. Kasus Perampasan – Pasal 368 KUHP

Kasus pertama yang diungkap adalah tindak pidana perampasan yang terjadi terhadap seorang mahasiswa usai pulang dari kampus. Korban dihadang oleh lima pelaku, yang kemudian mengerumuni dan memaksa korban untuk menyerahkan kunci mobil.

“Kelima tersangka telah kami amankan. Masing-masing memiliki peran berbeda dan berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku sudah melakukan aksi serupa sebanyak tujuh kali dalam sebulan terakhir,” ujar Kapolres.

Para pelaku dijerat Pasal 368 KUHP tentang perampasan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun.

  1. Kasus Pengeroyokan – Pasal 170 KUHP

Kasus kedua terjadi pada 6 Mei 2025 di kawasan Bekasi Selatan, melibatkan dua pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap korban. Insiden bermula ketika pelaku menagih angsuran mobil kepada korban, yang ternyata hanya meminjam kendaraan dari saudaranya.

“Karena korban tak bersedia menyerahkan kendaraan, pelaku lalu melakukan kekerasan. Korban mengalami pemukulan hingga luka,” jelas Kapolres.

Para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

  1. Kasus Pengancaman – Pasal 335 KUHP

Kasus ketiga berkaitan dengan pengancaman dan kekerasan yang terjadi pada 9 April 2025 di Kemang View, Bekasi Timur. Dua pelaku, berinisial S (47) dan HF (39), membubarkan secara paksa pertemuan warga P3SRS di area parkir dan mendorong korban.

“Tindakan tersebut termasuk pengancaman dengan kekerasan, dan keduanya kini dijerat Pasal 335 KUHP dengan ancaman 1 tahun penjara,” ungkap Kapolres.

Kapolres menegaskan bahwa Operasi Brantas Jaya 2025 masih terus berjalan dan akan ditindaklanjuti hingga tuntas.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, apabila mengalami tindak kejahatan seperti perampasan, pengeroyokan, atau pengancaman, segera laporkan ke kantor polisi terdekat. Kami akan tindaklanjuti secara tegas dan profesional,” pungkas Kombes Kusumo.

SAHSA

Jakarta -JSNews

Rabu 14/05/2025
Dalam rangka menjaga ketertiban umum dan menciptakan suasana kondusif di wilayah Jakarta Timur, aparat gabungan Tiga Pilar menggelar penertiban atribut organisasi kemasyarakatan (ormas) di kawasan Pulogadung, Selasa (13/5/2025).

Kegiatan ini melibatkan unsur kepolisian, TNI, dan Satpol PP dengan fokus menertibkan atribut seperti bendera ormas yang dipasang di ruang publik.

Penertiban dimulai dengan apel cipta kondisi (Cipkon) yang dipimpin oleh Kapolsek Pulogadung KOMPOL Suroto, S.H., melalui Wakapolsek AKP Imam Mafakir. Kegiatan juga didampingi oleh sejumlah pejabat Polsek Pulogadung, termasuk Kanit Patroli AKP Trimono, S.H., dan Kanit Binmas AKP Winaryo, S.H.

Sebanyak 27 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dari 12 anggota Polsek, 2 personel Koramil, dan 13 personel Satpol PP. Penertiban dilakukan di sejumlah titik strategis di wilayah Pulogadung, antara lain:

  • Jl Rawamangun Muka Selatan (bendera PP)
  • Jl Persahabatan Raya (bendera PP)
  • Jl Sunan Giri/depan Pasar Sunan Giri (bendera PP)
  • Jl Pemuda/Pos FBR 0162 (bendera FBR)
  • Jl Pemuda/Pos PP Rawamangun (bendera PP)
  • Jl Pemuda (bendera LSM Gempita)

Kegiatan berlangsung aman dan tertib hingga selesai pukul 11.00 WIB.
Kapolsek Pulogadung melalui AKP Imam Mafakir menyatakan bahwa penertiban ini merupakan bagian dari upaya menjaga netralitas ruang publik serta mengantisipasi potensi gesekan antar kelompok.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat turut menjaga ketertiban dan tidak sembarangan memasang atribut di fasilitas umum,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala demi menjaga ketenangan warga.

joSSer

Bekasi Kota -JSNews

Rabu 14/05/2025
Kapolsek Bekasi Barat menerima kunjungan silaturahmi dari Ketua Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Sektor Bekasi Barat, Bapak Rizal Algaza, di ruang kerja Kapolsek pada Rabu siang. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.Rabu (14/5-2025).

Kedatangan Bapak Rizal Algaza ini merupakan bentuk apresiasi dan penyambutan terhadap Kapolsek Bekasi Barat yang baru menjabat. Dalam pertemuan tersebut, Ketua Pokdarkamtibmas menyampaikan langsung komitmennya untuk terus menjalin kerja sama yang erat dengan jajaran Polsek Bekasi Barat, khususnya dalam bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Pokdarkamtibmas siap menjadi mitra aktif kepolisian di lapangan. Kami akan terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” ujar Bapak Rizal kepada Kapolsek. Ia juga menegaskan pentingnya komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan elemen masyarakat untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah Bekasi Barat.

Kapolsek Bekasi Barat menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi komitmen Pokdarkamtibmas dalam mendukung tugas-tugas kepolisian. Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga menekankan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan memerlukan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Kolaborasi seperti inilah yang kami harapkan. Dengan dukungan Pokdarkamtibmas, kami yakin upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib akan lebih mudah tercapai,” tutur Kapolsek.

CHYNTA (SPN)

Kota Bekasi –JSNews

Rabu 14/05/2025
Sebagai bagian dari Operasi Kepolisian Kewilayahan “Berantas Jaya 2025”, Polsek Jatisampurna melaksanakan kegiatan menertiban terhadap praktik parkir liar dan pengatur lalu lintas ilegal (pak ogah) di wilayah hukumnya. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan, sekaligus mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaannya.(Senin/12/05/35)

Operasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Jatisampurna, IPTU Didik Tri Maryanto, S.H., M.H., dan melibatkan 10 personel kepolisian. Sejumlah titik rawan menjadi sasaran kegiatan, antara lain kawasan Mie Gacoan, Pasar Kranggan, SMUN 7 Bekasi, Masjid At-Taqwa, dan simpang Avenzel.

Dalam kegiatan ini, petugas mengamankan sebanyak 13 orang yang diduga terlibat dalam aktivitas parkir liar dan pengaturan jalan ilegal. sebanyak 13 orang pak ogah diamankan berikut barang bukti berupa uang tunai hasil aktivitas ilegal, dengan total lebih dari Rp 600 ribu.

Mereka kemudian dibawa ke Mako Polsek Jatisampurna untuk dilakukan pendataan dan diberikan pembinaan langsung oleh Kapolsek. Dalam arahannya, IPTU Didik menekankan pentingnya mencari nafkah secara legal tanpa mengganggu ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan.

“Kami tidak berniat menghukum, tetapi memberikan pemahaman dan pembinaan. Kami harap ini menjadi momen perubahan bagi mereka,” ungkap IPTU Didik.

Selanjutnya, dalam waktu 1×24 jam, pihak keluarga serta Bhabinkamtibmas setempat akan dilibatkan untuk proses pengawasan dan pembinaan lanjutan agar kejadian serupa tidak terulang.

Warga pun mengapresiasi kehadiran polisi yang responsif dalam menjaga keteraturan di ruang publik.

Operasi “Berantas Jaya 2025” ini menjadi cerminan komitmen Polsek Jatisampurna dalam menjaga ketertiban dengan pendekatan yang mengedepankan sisi kemanusiaan dan pencegahan.

polres SAHSA

Jakarta|JSNews – Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Operasi Berantas Jaya 2025. Kegiatan ini merupakan komitmen nyata dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) untuk memberantas segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat.

“Operasi ini mengedepankan langkah pencegahan sekaligus penegakan hukum, dengan fokus utama pada penertiban aksi premanisme dan kejahatan jalanan,” ujar Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP I Gusti Ngurah Putu Krishna, S.I.K., M.Si., kepada awak media. Senin (12/5/2025).

Ia menegaskan bahwa operasi ini menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Lebih lanjut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam memberantas aksi premanisme dengan cara melaporkan segala bentuk tindakan yang meresahkan.

“STOP premanisme! Jika masyarakat menemukan atau menjadi korban aksi premanisme, segera laporkan ke Call Center 110 atau melalui nomor telepon 0813-9981-1160,” imbau AKP I Gusti Ngurah Putu Krishna.

Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dapat terbebas dari gangguan kamtibmas dan menjadi lingkungan yang lebih aman bagi seluruh warga.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.