Penulis: Alam Masiri

JAKARTA TIMUR —JSNews

Tidak semua keputusan strategis lahir dari ruang rapat formal dengan agenda yang kaku. Pimpinan Pusat Media Independen Online (MIO) Indonesia memilih jalan lain: duduk bersama, mendengar, dan menimbang arah di tengah suasana silaturahmi yang cair.

Bertempat di Rumah Makan “Raja Sate dan Tengkleng Kepala Kambing Jawa Tulen” yang terletak di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, MIO Indonesia menggelar pertemuan Dewan Kehormatan yang diprakarsai Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie, bersama Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Industri Kreatif Indonesia (APIKI), Anto Suroto. Pertemuan ini menjadi ruang refleksi organisasi untuk membaca ulang tantangan dan menegaskan orientasi MIO Indonesia memasuki tahun 2026.

Dalam perbincangan yang berlangsung tanpa naskah baku itu, AYS Prayogie menegaskan bahwa tantangan media saat ini kian kompleks. Bukan semata soal kecepatan dan teknologi, melainkan soal keberanian menjaga integritas di tengah tekanan ekonomi, kompetisi algoritma, dan budaya viral.

“Media hari ini hidup di ruang yang bising. Semua orang ingin cepat dan viral. Dalam kondisi seperti ini, organisasi pers harus hadir sebagai penyangga nilai agar jurnalis dan medianya tidak kehilangan kompas,” ujar Prayogie.

Ia menekankan pentingnya peran MIO Indonesia sebagai rumah bersama bagi media daring—bukan hanya dalam aspek struktural, tetapi juga sebagai penopang moral dan profesionalisme.

“Kalau organisasi hanya sibuk mengurus struktur, ia akan rapuh. Tetapi jika ia kuat secara nilai, maka struktur akan mengikuti,” katanya.

Silaturahmi Dewan Kehormatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh lintas latar belakang, antara lain Anto Suroto, Prof. Budiharjo, Taufiq Rahman, Ir. Indra Setiawan, Mayjen TNI (Purn) Asep Kuswani, Pitra Romadoni Nasution, Prof. Ir. Ali Zum Mashar, Dr. Ir. Kun Wardana Abyoto, Brigjen Pol (Purn) Dr. Victor Pudjiadi, Ir. Agung Karang, Drs. Lasman Siahaan, Dr. Suherman Sadji, Hadi Purwanto, Jhon Jonas, Djoko Waluyo, Maylana T. Koentjoro, Arie Chandra, Donny Endrasanto, Irfan Januar, Andi Niwansyah, Herlina Butar Butar, Yasmin Rubaya, hingga Nicho Hezron.

Beragam pandangan mengemuka dalam diskusi. Mulai dari kegelisahan atas keberlangsungan media kecil dan menengah, keprihatinan terhadap menurunnya etika jurnalistik, hingga harapan agar organisasi pers mampu berdiri sebagai penyangga keadaban publik di tengah derasnya arus disinformasi.

Di penghujung pertemuan, Prayogie merangkum diskusi dengan penegasan arah ke depan. Menurutnya, tahun 2026 harus menjadi momentum konsolidasi internal MIO Indonesia.

“Kita mungkin tidak bisa menjanjikan kemewahan. Tetapi kita bisa menjanjikan arah yang jelas dan nilai yang dijaga,” ujarnya.

Dari meja silaturahmi yang sederhana itu, MIO Indonesia membaca masa depannya: melangkah pelan, berhati-hati, dan dengan kesadaran bahwa pers bukan sekadar soal berita hari ini, melainkan tentang kepercayaan publik yang dibangun dalam jangka panjang. (///)

banner 468x60

Kodim 0502/ JSNews

Jakarta Utara melaksanakan Patroli Gabungan 3 Pilar bersama ‘Mitra Jaya, organisasi kemasyarakatan, dan komponen bangsa lainnya’

Melalui kegiatan ini, menegaskan komitmen untuk terus bersinergi menjaga stabilitas keamanan, mengantisipasi potensi gangguan keamanan menjelang Pergantian Tahun demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat khususnya di wilayah ‘Kota Administrasi Jakarta Utara’.

Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Kasdim 0502/Jakarta Utara Letkol Inf Danny Sulistyo selaku pimpinan patroli, dengan penanggung jawab Dandim 0502/JU Kolonel Inf H. Dony Gredinand, S.H., M.Tr. (Han)., M.I.Pol.

Patroli yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga 14.45 WIB ini melibatkan ’57 personel gabungan’ dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Mitra Jaya, Ormas PPM, Hipakad, serta Yonarhanud 6/BAY.

Rute patroli meliputi sejumlah titik strategis dan pusat aktivitas masyarakat, di antaranya Pelabuhan Tanjung Priok, wilayah Kali Baru, Pasar Waru Koja, Rumah Pompa Artha Gading, pusat perbelanjaan Mall Artha Gading dan Mall Kelapa Gading, Pos Pengamanan Lapiazza, hingga kawasan Pantai Indah Kapuk, Penjaringan.

Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, patroli gabungan juga diisi dengan dialog bersama warga, pengecekan pos pengamanan, serta pemberian bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi wilayah Jakarta Utara terpantau aman dan kondusif.


Jakarta,JSNews
Senin, 22 Desember 2025 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta menggelar Roadshow Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan sebagai upaya memperkuat kapabilitas internal sekaligus membangun sinergi strategis dengan insan pers dan organisasi media. Kegiatan ini dilaksanakan di Sekretariat Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI), Jl. Pembina I RT 15 RW 02, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, dan dihadiri jajaran Bawaslu DKI Jakarta, pimpinan organisasi pers, serta pengelola media daring.


Salah satu narasumber utama, Monang Silalahi, menekankan bahwa penguatan kelembagaan Bawaslu tidak hanya bersandar pada struktur organisasi, tetapi juga pada kepercayaan publik yang dibangun melalui keterbukaan informasi dan komunikasi yang sehat dengan media.
“Pengawasan pemilu tidak bisa hanya mengandalkan struktur kelembagaan. Kepercayaan publik dibangun melalui transparansi, komunikasi yang terbuka, dan kerja sama yang baik dengan media,” ujar Monang.


Dalam sesi diskusi terpisah, Reky Putra Jaya, Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, turut berbagi perspektif mengenai mekanisme penanganan pelanggaran serta pentingnya peran pemantauan masyarakat dalam menjaga proses pemilu yang adil dan jujur. Dalam forum tersebut, Reky menjelaskan tentang keterlibatan Bawaslu dalam memastikan masyarakat memahami tahapan pemilu dan hak-hak pemilih.
“Kami terus mendorong keterlibatan publik dalam proses pengawasan. Ketika masyarakat aktif dan paham mekanisme pemilu, potensi pelanggaran dapat dideteksi lebih dini dan ditangani secara lebih efektif,” kata Reky Putra Jaya, menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pengawas dan publik dalam memperkuat kualitas demokrasi di tingkat akar rumput.


Forum diskusi juga menghadirkan AYS Prayogie, Ketua Umum Media Independen Online (MIO) Indonesia, yang menyatakan bahwa media independen memegang peranan penting dalam sistem pengawasan demokrasi.
“Media independen memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga ruang publik tetap jernih. Dalam konteks pemilu, media bukan hanya penyampai informasi, tetapi bagian dari sistem pengawasan demokrasi,” ujar AYS Prayogie.


Menurutnya, penguatan kelembagaan Bawaslu harus berjalan beriringan dengan penguatan ekosistem media yang sehat, yang berlandaskan pada verifikasi, keberimbangan, dan etika jurnalistik.
Sementara itu, Ismail Lutan, Ketua Umum Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI), menegaskan pentingnya etika jurnalistik dalam menjaga kualitas pemberitaan sekaligus integritas demokrasi.
“Jurnalis memiliki tanggung jawab etis untuk menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan mendidik. Etika jurnalistik adalah fondasi agar demokrasi tidak terseret oleh informasi yang menyesatkan,” tegasnya.
Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang membahas pengawasan partisipatif, literasi pemilu, serta tantangan media menghadapi hoaks dan disinformasi. Para peserta juga menyoroti pentingnya kanal komunikasi yang responsif antara Bawaslu dan media untuk memastikan publik memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.


Melalui roadshow ini, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta berharap memperkuat fondasi kelembagaan, sekaligus mempererat kolaborasi dengan insan pers dan organisasi masyarakat sipil demi terselenggaranya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

JSNEWS || JAKARTA, 21 Desember 2025 – Mengingat Indonesia merupakan negara yang sangat rawan bencana akibat letaknya yang melintasi dua sabuk seismik utama, yaitu Sirkum Pasifik dan Sabuk Alpide, Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) telah membentuk Satgas GPIB Peduli.

Kerawanan bencana di Indonesia disebabkan oleh bertemunya banyak lempeng bumi, yang menyebabkan seringnya gempa bumi, tsunami, erupsi gunung berapi, dan tanah longsor. Selain itu, kondisi wilayah tropis dengan curah hujan tinggi juga membuat negara ini rawan banjir, badai, dan tanah bergerak.

Langkah pembentukan satgas ini juga didasarkan pada Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 34 Ayat 1, Undang-Undang No. 24 Tahun 2027 tentang Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Peraturan BNPB No. 1 Tahun 2025.

Pembentukan Satgas GPIB Peduli tercantum dalam Surat Keputusan (SK) 025/SK/DPP GPIB/XII/2025 yang ditandatangani Ketua Umum GPIB Ir. Agung Karang dan Sekretaris Jenderal GPIB Drs. Abdul Hapid, SH, MH pada hari ini (21 Desember 2025).

Berikut adalah kepengurusan Satgas GPIB Peduli:

1. Ketua : Miftahur Rahman, S.Pd, M.Si
2. Wakil Ketua 1 : Dicky Arisandi, S.IT.Kom
3. Wakil Ketua 2 : Irwan Hadisuwarno, S.S
4. Sekretaris : Lukman Nul Hakim, SE
5. Wakil Sekretaris 1 : Ahmad Fathur Rahman, SE, MM
6. Wakil Sekretaris 2 : Refilla Deliza
7. Bendahara : Purwadi
8. Wakil Bendahara 1 : H.R Ario Yuniarto, SH, MH
9. Wakil Bendahara 2 : Rika Rachmawati, SE

Anggota satgas antara lain Marsahid, Tina Permatassari, S.Kom, Nur Yustisiyani, dan Budiman Sihombing.

“Saya IrAgung Karang, Ketua Umum Gerakan Pendidikan Indonesia Baru, Dimana hari ini, hari Minggu tanggal 21 Desember tahun 2025, Didampingi oleh Pak Mifta, Yaitu dalam rangka terbentuknya SK dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Pendidikan Indonesia Baru atau GPIB, Untuk membentuk Satgas GPIB Peduli, Dimana kita ketahui bersama baru-baru ini terjadi bencana banjir di Aceh, kemudian di Sumatera Utara dan di Padang, Sumatera Barat, Kami terhenyuh hati dari Gerakan Pendidikan Indonesia Baru, untuk menggalang dana dalam rangka membantu saudara-saudara kita Khususnya anak-anak murid dan sekolah-sekolah yang terdampak, Baik kehilangan baju seragam maupun sepatunya, Kami ikut peduli,”tutur Ir.Agung Karang Ketua Umum DPP Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), Minggu, 21 Desember 2025.

Sedangkan ditempat yang sama Ketua Satgas GPIB Peduli Miftahur Rahman, S.Pd, M.Si ke awak media selepas menerima SK Pembentukan Satgas GPIB Peduli keawak media mengatakan, “Jadi hari ini kami akan resmi telah dilantik oleh Pak Ketua Umum Gerakan Pendidikan Indonesia Baru, Bapak Agung Karang, untuk menjalankan satu amanah, Penugasan sebagai Satuan Tugas GPIB Peduli, Jadi ke depan kita akan banyak melakukan kebiasaan-kebiasaan yang terkait dengan kepedulian GPIB terhadap dunia pendidikan, Baik itu dari sisi individu dalam hal ini peserta didik, Maupun yang terkait dengan literasi pendidikan secara umum, Salah satu program kerja kita yang paling dekat adalah melakukan penggalangan dana, yang nanti akan kita serahkan bantuan dalam bentuk peralatan sekolah ke siswa-siswa yang menjadi korban atau yang terdampak Bencana Alam di Sumatera yaitu di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh,”terangnya.

“Bantuan akan kita serahkan dalam bentuk seragam sekolah dan peralatan sekolah, termasuk sepatu, tas, buku tulis dan lain-lain, yang nantinya Insya Allah akan kami lakukan penggalangan ini, melalui kegiasan konser amal, Mudah-mudahan konser amal ini akan kita laksanakan pada bulan Februari, yang nantinya hasil dari pengumpulan donasi yang didapatkan dari konser amal, Baik tiket maupun sumbangan langsung itu akan kita belikan dalam bentuk peralatan sekolah dan akan kita salurkan bantuan ini ke siswa-siswa, untuk perdana kita salurkan ke Provinsi Aceh terlebih dahulu, Namun tidak menutup kemungkinan nanti akan bisa gelar konser amal fase kedua dan ketiga,”tandasnya.

Jakarta Timur -JSNews

Sabtu, 20 Desember 2025, Bertempat di Warkop Ijo, Jl. Cipinang Jaya Raya No. 456 Blok A 1 RT 01/RW 01, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur. Rapat internal persiapan Kongres Daerah Media Independen Online (MIO) Indonesia Pengurus Daerah (PD) Jakarta Timur ke-1 telah dilaksanakan.

Acara dihadiri oleh calon pengurus dan anggota MIO PD Jakarta Timur, serta delegasi dari Pengurus Wilayah (PW) DKI Jakarta antara lain Ketua PW Gito Richardo, Sekretaris Wilayah Alam Massiri, Ketua Badan Penanggulangan Bencana (Bagana) Ibu Irma, dan Sekretaris Bagana Ibu Maimunah. Gito Ricardo hadir ditemani Alam Manaseng sebagai Sekretaris Wilayah PW DKI Jakarta.

Pokok Bahasan Rapat

1. Tempat Kongres
Kongres ke-1 PD Jakarta Timur ditetapkan akan dilaksanakan di lokasi yang akan diumumkan secara resmi mendatang, dengan pertimbangan aksesibilitas dan kapasitas untuk semua peserta.
2. Perlengkapan Kongres
Panitia membahas kebutuhan perlengkapan seperti peralatan audio visual, materi dokumentasi, dan fasilitas pendukung lainnya untuk memastikan kegiatan berjalan lancar.
3. Biaya Kongres
Dibahas perhitungan anggaran dan sumber pendanaan kongres, termasuk kontribusi dari anggota, dukungan dari PW DKI Jakarta, serta kemungkinan kerja sama dengan mitra di wilayah Jakarta Timur.
4. Panitia Kongres
Dibentuk panitia khusus yang bertugas mengkoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan kongres, dengan pembagian tugas yang jelas antara divisi acara, dokumentasi, dan keuangan.
5. Persiapan Lainnya
Termasuk penyebaran proposal, serta penjadwalan jadwal teknis hari H.

Sambutan Delegasi PW DKI Jakarta

“Alhamdulillah hari ini pertemuan yang ketiga kalinya diadakan oleh para sahabat calon kepengurusan MIO PD Jakarta Timur. Semoga tetap kompak solid dan bersatu dalam membangun kebersamaan kepengurusan yang akan dikukuhkan di awal bulan Januari 2026 tahun depan,” ujar Gito Ricardo yang akrab disapa Bang Edo Ketua MIO Indonesia PW.DKI Jakarta.

Sedangkan Alam Massiri sebagai Sekretaris Wilayah PW DKI Jakarta menyampaikan, “Kegiatan ini semoga terlaksana dengan baik dan sangat penting demi mencari kepengurusan MIO Indonesia di Kota Administrasi Jakarta Timur. Semoga setelah kongres, kepengurusan yang terbentuk bisa mengibarkan bendera MIO Indonesia di Jakarta Timur serta bersinergi dan merangkul semua stakeholder, termasuk pemilik perusahaan media di wilayah ini. Bila semua berhasil dirangkul, program-program MIO Indonesia yang akan datang dapat berjalan dengan lancar.”tuturnya.

Rapat diakhiri dengan kesepakatan untuk menyusun laporan rinci dan melaksanakan tindak lanjut terhadap semua poin yang dibahas.
 

Sumber: Panitia Persiapan Kongres MIO PD Jakarta Timur

JSNews || Jakarta, 16 Desember 2025 – Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), Komite Sekolah, dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 11 Jakarta bekerja sama menggelar aksi bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatera Barat.

Aksi ini bertujuan memberikan dukungan langsung kepada warga yang terkena dampak bencana di Pulau Sumatera. Selama pengumpulan, siswa dan orang tua murid antusias berpartisipasi dengan menyumbangkan kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, minyak goreng, dan pakaian layak pakai.

Bantuan yang digalakkan oleh GPIB tersebut, akan disalurkan melalui Koperasi Nahma Gayo Raya Cabang Bogor, lalu dikumpulkan bersama bantuan bantuan yang lain di Musara Gayo Jakarta, sebelum dikirim ke daerah terdampak melalui Bandara Halim Perdana Kusuma.

Penyerahan bantuan dilakukan di Posko Pray For Sumatera Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), Komite Sekolah dan Osis di Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa (16/12/2025) siang.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Ketua GPIB DPC Jakarta Timur Muhammad Amin kepada Ketua Umum DPP GPIB Ir. Agung Karang, disaksikan oleh Departemen Sosial DPP GPIB Baginda
Doloksaribu, S.Ip. Selanjutnya, bantuan tersebut diterima oleh Miko Salman Gayo (Ketua Koperasi Nahma Gayo Raya Cabang Bogor) dan Abdullah BM sebagai (Anggota Koperasi Nahma Gayo Raya Cabang Bogor) untuk disalurkan.

“Hari ini tanggal 16 Desember tahun 2025 saya menyerahkan bantuan beras dan juga minyak goreng, serta Mie Instan serta pakaian-pakaian sekitar 1 ton lebih, kegiatannya kami beri nama GPIB Peduli terhadap korban banjir bandang di Sumatera, di mana dari semua sekolah-sekolah, yang pertama dari SMA 11 Jakarta Timur nanti berikutnya SMA 53 Jakarta Timur dan seterusnya dikoordinir oleh gerakan Pendidikan Indonesia Baru,”ujar Ketua Umum GPIB Ir.Agung Karang, ke awak media, Selasa, (16/12/2025).

Ditempat yang sama Muhammad Amin Ketua GPIB DPC Jakarta Timur juga menyampaikan, kebetulan saya juga sebagai Ketua Komite SMA 11 Jakarta Timur, makanya di bangun untuk kepedulian sosial dengan adanya Pray For Sumatera, menggalang seluruh bantuan untuk disalurkan ke korban banjir di tahun 2025 ini, yang sangat luar biasa parah.

“Kami ucapkan juga terima kasih kepada Kepala Sekolah Ibu Dra.Penina Sinambela dan juga pada orang tua siswa, maupun pengurus Komite, juga kami juga berharap hal-hal ini akan kita bangun kepekaan sosial bagi seluruh SMA, supaya agar mereka dilatih dari sejak dini untuk kepekaan sosialnya, untuk itu kami terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang juga peduli terhadap korban banjir Pray For Sumatera,”kata Muhammad Amin.

Ketua Koperasi Nahma Gayo Raya Cabang Bogor yang juga Wakil Ketua Musara Gayo Jakarta, Miko Salman Gayo di dampingi Abdullah BM sebagai Anggota Koperasi Nahma Gayo Raya Cabang Bogor menggucapkan terima kasih nya kepada Ketua Umum Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) Ir.Agung Karang, Ketua GPIB DPC Jakarta Timur Muhammad Amin dan Kepada Dapertemen Sosial DPP GPIB Baginda Dolok Saribu,S.Ip atas bantuan kemanusia tersebut.

“Barang donasi ini akan diserahkan ke Musara Gayo Jakarta lewat kantor Koperasi Nahma Gayo Raya Cabang Bogor, teknisnya kita dari sini membawa barangnya kita langsung menyerahkan ke gudang Musara Gayo Jakarta adanya di jalan Kini Gayo Jakarta Timur, dari situ nanti di proses semua, baik dari daerah lain juga di sana pengumpulannya, nanti dari sana kita langsung pengirimannya lewat Halim, langsung kita lewat pesawat terbang Hercules langsung ke Medan, dari Medan langsung ke Aceh, nanti di Aceh itu nanti didistribusikan lewat kita punya perwakilan juga di sana perwakilan di Aceh,”tutur Miko.

“Karena banyak tempat yang kena musibah, jadi sulit dan tidak terjangkau, banyak jembatan terputus, mungkin hari ini baru satu jembatan yang baru bisa masuk di daerah beren, yang lain akses banyak dari Kota Cane juga belum dikirim, ada akses ke Takengon dari Aceh Beren
Kabupaten, dari Lhokseumawe juga ada, nanti ada perwakilan di sana tetap pengiriman ini,”terangnya.

Baginda Doloksaribu, S.Ip dari Departemen Sosial DPP Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) ke awak media juga mengatakan kalau GPIB itu memang dari dulu selalu aktif setiap ada bencana.Waktu dulu saya jadi ketua DPW DKI Jakarta sering melakukan kegiatan sosial yaitu pada saat ada kebakaran di Kemayoran, Jadi kita kalau bagian sosial itu pasti lebih maju lagi, Jadi GPIB tetap maju.

“Menurut saya, Pak Amin juga dari DPC Jakarta Timur mudah-mudahan nanti berlanjut terus, kita nggak menginginkan adanya musibah, cuma kalau ada musibah kita harus jadi yang terdekat untuk melakukan kegiatan bantuan sosial,”pungkasnya.

Bantuan Kemanusian yang di pelopori oleh Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) ini diwacanakan akan berkelanjutan dan dalam waktu dekat akan berkoloborasi bersama SMAN 53 Jakarta Timur dalam membantu korban bencana banjir bandang di Pulau Sumatera tersebut.

JSNEWS.COM ||Bogor – Dalam rangka untuk mempersiapkan pendidikan dan pelatihan (Diklat) Satgas Ormas Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) angkatan ke 1 (satu) pada tanggal 9 – 11 Januari 2026 tahun depan, yang wacananya akan dilaksanakan bertempat di Buperta (Bumi Perkemahan dan Graha Wisata) Cibubur, Jakarta Timur, Pengurus Komando Wilayah (Komwil) Bang Japar Jakarta Timur mengelar rapat koordinasi besama calon Satgas (Satuan Tugas) Bang Japar Jakarta Timur di Bhunyas Villa, JL.Babakan Encle Desa, Sukaraja, Kec. Ciomas, Kabupaten Bogor.

Rakor (Rapat Koordinasi ) Komwil Bang Japar Jakarta Timur tersebut dilaksana kan selama dua hari berturut turut dari tanggal 22-23 November 2025.

Dalam rakor yang dilaksanakan tersebut diikuti 35 peserta yang berasal dari Pengurus Komwil dan Calon Satgas Bang Japar di wilayah Jakarta Timur.

Pada Rapat Koordinasi tersebut, Para Calon Satgas diberikan arahan untuk memahami Visi dan Misi Bang Japar, serta paham tentang maksud Dari satu komando bersama Ketua Umum Bang Japar Hj.Fahira Fahmi Idris, SE yang juga Senator DPD RI, Selain itu para calon Satgas Bang Japar juga dituntut agar bisa menjaga marwah dan nama baik Ormas Bang Japar.

“Bang Japar adalah rumah besar bagi anggota,mari kita jaga nama besar ormas bang japar agar tetap menjadi kebanggaan kita semua,”ujar Komadan Wilayah (Danwil) Bang Japar Jakarta Timur Musa Marasabessy,SH ke awak media melalui pesan whatsapp, Minggu, 23 November 2025.

Lebih lanjut, Musa Marasabesay,SH melalui pesan tertulisnya mengatakan,
Sebagai anggota kita bersyukur dan berterimahkasih kepada Ibu Fahira Idris Ketua Umum Bang Japar yang juga Anggota DPD RI Dapi Provinsi DKI Jakarta.

“Satgas Bang Japar adalah Benteng untuk menjaga ormas Bang Japar,”tegasnya.

“Alhamdulillah kegiatan silaturahmi dan rapat koordinasi bersama Calon Satgas Bang Japar Jakarta Timur berjalan dengan lancar,”tandasnya.

JSNews.com || Jakarta – Sambut Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025, Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) mengelar Perlombaan Mancing, Sabtu, 22 November 2025.

Perlombaan Mancing tersebut diikuti 32 pemancing yang berasal di wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya, yang dilaksanakan di Pemancingan Lembah Asem, Jl. Perjuangan No.40, RT.4/RW.1, Cipayung, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur.

Dalam perlombaan mancing tersebut para peserta mancing Bang Japar merebutkan Piala bergilir dari Ketua Umum Bang Japar Hj. Fahira Idris, S.E,M.H yang juga Anggota DPD RI Dapil Provinsi DKI Jakarta.

Selain Piala bergilir, para peserta juga merebutkan uang pembinaan 1 Juta Rupiah bagi Juara ke 1 (Satu), 600 Ribu bagi Juara ke 2 (dua), 300 Ribu Bagi Juara ke 3 (tiga), Jumlah ikan terbanyak kelompok A 250 Ribu Rupiah dan Jumlah ikan terbanyak kelompok B 250 Ribu Rupiah.

“Dihari Sabtu tanggal 22 November 2025, Bang Japar mengelar kegiatan Lombang mancing dalam rangka Hari Pahlawan tahun 2025,” terang Musa Marasabessy,SH Komandan Wilayah (Danwil) Bang Japar Jakarta Timur, ke awak media disela-sela acara, Sabtu, (22/11/2025).

Lebih lanjut Musa yang berdarah Ambon tersebut mengatakan bahwa di Hari Pahlawan tahun 2025 ini perlombaan mancing ini merebutkan Piala bergilir Fahira Idris dari Ketua Umum Bang Japar yang juga sekaligus Anggota DPD RI dari Wilayah Pemilihan DKI Jakarta

“Perlombaan ini juga kami kemas dengan memperebutkan piala bergilir Bunda Hj. Fahira Idris dan ini setiap tahun kami lakukan kami lakukan secara rutin di Bang Japar Jakarta Timur,” tuturnya.

“Hari ini kami lakukan di empang ini, ada 32 lapak pesertanya Se-Jakarta Timur, bahkan juga ada yang dari Pondok Gede ada dari Pesanggrahan dari Jakarta Pusat ada juga di Jakarta Barat,” imbuh Musa.

Musa juga mengatakan bahwa dengan kegiataan ini selain sebagai ajang untuk memperat jalinan silahturahmi bisa juga memperpanjang usia, mempermudah rezeki.

“Kami lakukan acara ini juga untuk kekompakan dan kesolidan kami di Bang Japar, Semoga teman-teman di Bang Japar guyub, Silaturahmi terus berjalan, kompak di Bang Japar,”tandasnya.

Fahira Idris Ketua Umum Bang Japar yang juga Anggota DPD RI Dapil Provinsi DKI Jakarta menyampaikan Apresiasi dan Penghargaan nya atas dilaksanakan Perlombaan Mancing kali ini,

“Alhamdulillah, ini hobby beberapa sahabat Bang Japar yang suka akan mancingnya, semoga dengan kegiatan ringan kali ini, memberikan dampak baik dari Silaturahmi dan Komunikasi dengan beberapa penggiat mancing untuk makin akrab dan rukun”, ungkap Fahira Idris dalam Keterangannya.

Selamat beromba dan selamat bertanding, yang menang menjadi baik dan yang belum beruntung terjalin kekompakan yang baik diantara kita semuanya. Aamiin.

Jakarta,JSNews – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) terus memberikan perhatian pada pengembangan karir petugas Pemasyarakatan. Hal ini dilakukan untuk mendukung tugas dan fungsi petugas Pemasyarakatan yang merupakan garda terdepan dalam penyelenggaraan sistem pemasyarakatan. Kali ini, pembinaan karir yang dilakukan teruntuk jabatan fungsional Pembinaan Keamanan dan Pengamanan Pemasyarakatan. Untuk itu, dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) di Bidang Pembinaan Karir Petugas Pemasyarakatan, di Bekasi, Kamis (20/11).

“Profesionalitas, integritas, dan kompetensi para petugas merupakan kunci terselenggaranya pelayanan, pembinaan dan pengamanan yang humanis serta berkeadilan. Oleh karena itu, harus dilaksanakan mekanisme untuk memenuhi kebutuhan akan pembinaan karir yang terukur, transparan, dan berbasis kinerja,” kata Kepala Bagian Sumber Daua Manusia, Ardian Nova Christiawan yang mewakili Sekretaris Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Sesditjenpas), Gun Gun Gunawan pada pembukaan Sosialisasi Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) di Bidang Pembinaan Karir Petugas Pemasyarakatan.

Sementara itu, Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ditjenpas, Aris Setiawan mengatakan bahwa keputusan Dirjenpas yang disosialisasikan ini merupakan langkah nyata yang dilakukan untuk memastikan bahwa pembinaan karir petugas Pemasyarakatan dilakukan secara jelas, objektif dan akuntabel. “Selanjutnya, dalam pelaksanaan pembinaan petugas Pemasyarakatan, regulasi terkait diharapkan memberikan arah yang pasti mengenai persyaratan, mekanisme, serta tahapan pengembangan karir, baik dalam aspek kepangkatan, jabatan, maupun pengembangan kompetensi,” lanjutnya lagi.

Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh petugas pemasyarakatan dapat meningkatkan pemahamannya, sehingga implementasinya dapat terlaksana dengan baik. “Pembinaan karir bukan hanya terkait promosi jabatan, tetapi juga menyangkut bagaimana kita membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” tanbah Aris.

Giat ini diikuti oleh Pemangku Jabatan Fungsional PKP dan PP seluruh indonesia secara langsung dan daring. (yp)

Bekasi-JSNews



Minggu 16/11/2025
Satlantas Polres Metro Bekasi Kota akan melaksanakan Operasi Zebra Jaya 2025 pada 17–30 November 2025. Operasi ini digelar untuk meningkatkan ketertiban, keamanan, serta kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Kota Bekasi.

Adapun fokus pelanggaran yang menjadi sasaran penindakan antara lain:
Penggunaan handphone saat berkendara
Pengendara di bawah umur
Berkendara melawan arus
Pengendara di bawah pengaruh alkohol
Melebihi batas kecepatan
Sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang
Tidak memakai helm SNI atau sabuk pengaman

Kendaraan tanpa TNKB
Penggunaan pelat nomor rahasia, kedutaan, atau palsu
Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

InfoBekasi

BekasiViral

BekasiUpdate

BekasiTerkini

OperasiZebra2025

joSSer
( Wakil Pimred )

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.