Jatim, JSNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaksanakan Groundbreaking 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Jawa Timur. Hal itu bakal memberikan manfaat terhadap 3.405 orang.

Selain itu, Sigit juga meresmikan operasional SPPG Polresta Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). Nantinya, dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) itu akan menyerap 50 tenaga kerja.

“Pada hari ini kita telah meresmikan SPPG Polresta Sidoarjo yang akan memberikan manfaat kepada 3.405 orang dan menyerap tenaga kerja sebanyak 50 orang,” kata Sigit.

Sigit menyebut, sampai dengan saat ini, Polri telah memiliki 458 SPPG dengan total estimasi penerima manfaat mencapai kurang lebih 1,59 juta orang. Serta menyerap tenaga kerja sekitar 22.850 orang.

“Dari SPPG tersebut, terdapat sebanyak 49 SPPG telah beroperasional, 20 SPPG masih dalam tahap persiapan operasional, 366 SPPG dalam tahap pembangunan, 13 SPPG baru saja dilakukan groundbreaking dan 10 SPPG lainnya akan dilakukan groundbreaking di Kalsel,” ujar Sigit.

Tak hanya itu, Sigit juga meninjau kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polresta Sidoarjo, sebagai wujud dukungan Polri terhadap Perum Bulog untuk menyukseskan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Sigit memaparkan, sejak tanggal 6 Agustus 2025 sampai dengan 19 Agustus 2025, Polri telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah pada 15.419 titik lokasi di 36 Polda jajaran dan 1 Satker Mabes Polri. Jumlah beras SPHP yang berhasil disalurkan mencapai 21.391 ton beras.

“Di wilayah Polda Jawa Timur, Gerakan Pangan Murah telah dilaksanakan pada 2.994 titik dengan total penyaluran beras SPHP sebanyak 3.438 ton,” tutup Sigit.

banner 468x60

Kota Bekasi, JSNews – Polri melalui jajaran Polsek Bekasi Selatan, Polres Metro Bekasi Kota, kembali menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Mapolsek Bekasi Selatan, Jl. Puloribung Raya No. 3, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Kamis (20/8/2025) pagi.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.15 hingga 09.00 WIB ini mendapat sambutan antusias dari ratusan warga yang memanfaatkan program penyediaan pangan dengan harga terjangkau.

Gerakan Pangan Murah dipimpin langsung oleh Wakapolsek Bekasi Selatan, AKP M. Jajuli, S.H., bersama personel Polsek Bekasi Selatan. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat dapat membeli beras SPHP kemasan 5 kg seharga Rp55.000. Total beras yang disediakan sebanyak 2000 kilogram.

Penjualan dilakukan secara langsung oleh Wakapolsek bersama anggota, sebagai wujud keterlibatan aparat dalam pelayanan sosial kepada masyarakat.

Wakapolsek Bekasi Selatan, AKP M. Jajuli, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap stabilitas pangan di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

“Polri berkomitmen tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau sehingga dapat meringankan beban warga, khususnya di wilayah Kecamatan Bekasi Selatan,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret Polsek Bekasi Selatan dalam memperkuat sinergi antara fungsi keamanan dan pelayanan sosial kepada masyarakat.

Bekasi, JSNews – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Polsek Cikarang Utara menggelar Bazar Gerakan Pangan Murah di halaman Mako Polsek, Rabu (20/8/2025).

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat akan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, terlebih di tengah situasi ekonomi yang masih dirasakan cukup berat oleh sebagian warga.

Bazar dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Sutrisno, SH., MH bersama 33 personel, serta menghadirkan stan dari Naga Swalayan, Sunny Gold, Bhayangkari Ranting Polsek Cikarang Utara, dan Travel Samira. Berbagai kebutuhan pokok dijual, mulai dari beras, telur, minyak goreng, gula, mie instan, hingga produk rumah tangga lainnya. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 pengunjung.

Kompol Sutrisno menyampaikan, “Bazar pangan murah ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu meringankan beban warga sekaligus mempererat silaturahmi dalam semangat kemerdekaan.”

Acara berlangsung aman, tertib, dan mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus merasakan manfaat nyata dari peringatan Hari Kemerdekaan.

Surabaya, JSNews — Peringatan Hari Juang Polri 2025 akan dipusatkan di Kota Surabaya. Upacara dijadwalkan berlangsung pada Kamis (21/8/2025) di depan Monumen Perjuangan Polri, Jalan Raya Darmo, dengan menghadirkan atraksi teatrikal dan berbagai pertunjukan yang memadukan unsur sejarah dan budaya.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen. Pol. Sandi Nugroho, menjelaskan bahwa Hari Juang Polri tahun ini mengusung tema “Dengan Semangat Hari Juang, Polri untuk Masyarakat Menuju Indonesia Maju”. Menurutnya, peringatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Hari Juang Polri bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menjadi refleksi bagi kami untuk terus memperkuat komitmen dalam mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Irjen. Pol. Sandi Nugroho dalam keterangannya, Rabu (20/8/2025).

Sandi menambahkan, upacara akan dilaksanakan secara serentak di Mabes Polri, seluruh Polda, dan Polres jajaran pada pukul 07.00 WIB. Khusus di Surabaya, upacara dimulai pukul 08.00 WIB dan akan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri.

Rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada upacara, tetapi juga akan dilanjutkan dengan pemutaran film dokumenter serta peresmian patung pahlawan Polri, M. Jasin, oleh Kapolri.

Selain itu, Kapolri juga dijadwalkan bertemu dengan keluarga pahlawan Polri M. Jasin dan para veteran. Dalam kesempatan tersebut, ia akan menyerahkan santunan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan mereka.

“Polri ingin memastikan nilai-nilai perjuangan para pendahulu terus diwariskan, salah satunya dengan memberikan penghormatan dan perhatian kepada keluarga pahlawan serta para veteran,” tambah Irjen. Pol. Sandi Nugroho.

Peringatan Hari Juang Polri 2025 diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian dan kebersamaan anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya Indonesia Maju.

Jakarta, JSNews – Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA PPO) Bareskrim Polri menggelar kegiatan Sosialisasi Pedoman Pelaksanaan Diversi dan Penanganan Anak yang Belum Berumur 12 Tahun di Lingkungan Polri, Selasa (19/8/2025). Kegiatan berlangsung di Ruang RPK Dittipid PPA PPO Bareskrim Polri Lantai 1, dengan melibatkan peserta dari internal Polri dan lintas instansi terkait, baik secara langsung maupun melalui zoom meeting.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dir PPA PPO Bareskrim Polri, Wadir PPA PPO Bareskrim Polri, para Kasubdit, serta personel jajaran PPA PPO Bareskrim Polri. Sementara itu, secara daring turut hadir perwakilan dari Kementerian Sosial RI, Direktorat Pelayanan Tahanan dan Anak, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, hingga para pekerja sosial profesional, Kasubdit Renakta Polda Jajaran, Kanit PPA Satreskrim Polres Jajaran dan para penyidik PPA seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Dir PPA & PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah menegaskan pentingnya momentum ini sebagai upaya memperkuat implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), serta menyesuaikan dengan amanat KUHP baru (UU No. 1 Tahun 2023).

“Anak adalah generasi penerus bangsa yang wajib kita lindungi. Dalam konteks penegakan hukum, anak tidak boleh diperlakukan semata-mata sebagai pelaku tindak pidana, tetapi juga sebagai individu yang berhak mendapatkan perlindungan, pendidikan, pembinaan, dan pembimbingan,” tegas Brigjen Pol. Nurul Azizah.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pedoman teknis yang disusun Polri ini menjadi acuan seragam dan aplikatif bagi penyidik anak di seluruh Indonesia. Pedoman tersebut diharapkan dapat mencegah perbedaan penafsiran di lapangan serta memastikan setiap penanganan anak berjalan cepat, tepat, dan berlandaskan prinsip perlindungan anak.

“Melalui pendekatan keadilan restoratif, kita mengedepankan pemulihan kembali pada keadaan semula, bukan pembalasan. Karena itu, saya berharap para penyidik bersama seluruh pemangku kepentingan terus meningkatkan sinergi, mengedepankan musyawarah diversi, memberikan pendampingan menyeluruh, serta mendukung proses reintegrasi sosial anak agar mereka dapat kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat tanpa stigma,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi ini sekaligus menjadi wadah penyamaan persepsi antar aparat penegak hukum dan mitra terkait dalam penanganan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), khususnya anak di bawah usia 12 tahun, sehingga penerapan keadilan restoratif dapat berjalan konsisten di seluruh wilayah.

Jakarta, JSNews – 19 Agustus 2025 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Staf Sumber Daya Manusia Polri (SSDM Polri) secara resmi meluncurkan “Polri Awards in Support of HeForShe Movement” 2025 yang memberikan apresiasi bagi pemimpin laki-laki di kepolisian atas upaya dan kontribusi dalam mendorong kesetaraan gender, serta pemberdayaan dan kepemimpinan Polisi Wanita (Polwan).

Di tahun 2025, inisiatif dari SSDM Polri ini berkolaborasi dengan UN Women Indonesia sebagai bagian dari HeForShe, gerakan solidaritas yang mengajak laki-laki untuk menjadi mitra setara perempuan dan agen perubahan dalam mewujudkan kesetaraan gender. Polri Awards in Support of HeForShe Movement 2025 dilaksanakan bertepatan dengan Hari Jadi ke-77 Polwan RI dan bertujuan untuk mendorong pengarusutamaan gender, serta praktik dan budaya yang lebih setara dan inklusif di lingkungan kepolisian.

“Pengarusutamaan gender dalam tubuh Polri merupakan strategi kelembagaan yang memperkuat profesionalisme, menjamin kesetaraan akses bagi Polwan dalam posisi strategis, serta menegaskan komitmen institusi kepolisian terhadap tata kelola keamanan yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada penghormatan hak asasi manusia,” ujar Senior Polwan RI Irjen. Pol. Arradina Zessa Devy.

Nominasi dibuka bagi Kepala Satuan Kerja (Kasatker) dan Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) dan dinilai berdasarkan tiga kriteria utama, yakni kepemimpinan yang menilai integritas, komitmen, dan inovasi untuk kesetaraan gender; dampak dan pengaruh positif baik internal maupun eksternal Polri; serta keberlanjutan.

Dewan juri terdiri dari tokoh-tokoh kredibel yang memiliki rekam jejak kuat di bidangnya: Jaleswari Pramodhawardani, Kepala Laboratorium Indonesia 2045 (Lab45) dan mantan Deputi V Bidang Polhukam dan HAM di Kantor Staf Presiden; Choirul Anam, Komisioner Kompolnas dan mantan Ketua Komnas HAM; Ratna Batara Munti, Wakil Ketua Komnas Perempuan; Nur Hasyim, Co-Founder Aliansi Laki-Laki Baru; dan Sonya Hellen Sinombor, jurnalis senior.

Tahapan nominasi dimulai hari ini, 19 Agustus 2025, dengan distribusi panduan teknis ke seluruh Satuan Kerja dan Satuan Wilayah Polri, dilanjutkan dengan kampanye publik hingga 25 Agustus 2025. Pengumuman nominator akan dilakukan pada 1 September 2025, diikuti dengan visitasi lapangan pada 5–10 September 2025.

Puncak acara dan malam penganugerahan akan diselenggarakan pada 24 September 2025, dan akan disertai dengan peluncuran buku berjudul “HeForShe Indonesia: Praktik Baik Menuju Kesetaraan”. Ini bukan sekadar kampanye, ini adalah ajakan untuk bertindak.

Jaleswari Pramodhawardani menekankan pentingnya inisiatif ini dari sudut pandang kebijakan.
“Inisiatif Polri ini adalah langkah progresif yang sangat penting. Selama ini, melalui penghargaan ini, Polri membuktikan bahwa mereka menerjemahkan komitmennya dalam aksi nyata. Ini akan menjadi praktik baik yang bisa dicontoh oleh institusi lain, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat global.”

Choirul Anam menambahkan, dari perspektif hak asasi manusia dan pengawasan kepolisian:
“Sebagai Komisioner Kompolnas, saya melihat ini sebagai terobosan yang positif. Pengakuan terhadap para pemimpin Polri yang mendorong kesetaraan gender akan meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat institusi Polri yang lebih humanis dan akuntabel. Ini menunjukkan bahwa Polri serius dalam berbenah diri dan menjadikan nilai-nilai hak asasi manusia sebagai bagian tak terpisahkan dari tugasnya.”

Ratna Batara Munti dari Komnas Perempuan menggarisbawahi relevansi penghargaan ini dengan upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan.
“Komitmen pimpinan Polri terhadap kesetaraan gender sangat vital. Penghargaan ini mendorong para pemimpin laki-laki untuk menjadi pendukung dan mitra strategis bagi Polwan dalam rangka menciptakan lingkungan kerja yang aman dan bebas dari kekerasan. Hal ini adalah langkah strategis untuk memperkuat peran Polri, khususnya Polwan, terutama dalam penanganan kasus kekerasan dan pelanggaran HAM perempuan.”

Dwi Yuliawati yang menjadi pendamping teknis mengapresiasi inisiatif Polri Dimana sebagai satu Langkah awal Gerakan besar yang didedikasikan untuk menciptakan lingkungan kerja Kepolisian yang lebih adil, inklusif, dan setara.
“Kesetaraan gender bukan hanya isu perempuan, melainkan suatu tujuan bersama yang membutuhkan keterlibatan semua orang, laki-laki dan perempuan,” ucap Dwi Yuliawati, Head of Programmes UN Women Indonesia.

Sebagai penanggung jawab kegiatan, Kombes Pol. Bayu Dewantoro, Kabaggassus Robinkar SSDM Polri, menutup dengan menegaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi melalui Subbagdayapolwan sebagai bagian dari upaya pembinaan Polwan, dan diharapkan menjadi apresiasi sekaligus pemacu semangat bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan peran dan kontribusi Polwan.

“Tentunya kami berharap para pemimpin terus menjadi agen perubahan yang aktif, memberi inspirasi dan kontribusi bagi kemajuan institusi Polri. Kriteria penilaian juri sangat ketat dan objektif, memastikan bahwa para pemenang benar-benar memiliki dampak nyata di lapangan.”

Polri meyakini bahwa langkah ini akan mengukuhkan posisinya sebagai institusi yang inklusif dan modern, sejalan dengan visi Kapolri untuk mewujudkan Polri Presisi.

Jakarta, JSNews – Polri menggelar pelepasan purna tugas Komjen Pol. (Purn) Ahmad Dofiri di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo didampingi Wakapolri Komjen Pol. Drs. Dedi Prasetyo.

Kegiatan ini dihadiri seluruh pejabat utama (PJU) Mabes Polri dan Kapolda se-Indonesia serta ribuan personel Polri. Pelepasan purna tugas ini merupakan tradisi sebagai bentuk penghormatan kepada putra terbaik Polri yang memasuki masa pensiun.

Jenderal Sigit pun menyampaikan terima kasih kepada Komjen Pol. Dofiri atas dedikasinya di Korps Bhayangkara. Baginya, Komjen Pol. Dofiri adalah sosok dengan dedikasi penuh terhadap institusi Polri.

“Dalam kesempatan ini tentunya sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Pak Dofiri karena saya tahu bahwa beliau memiliki kemampuan yang sangat luar biasa dan yang menonjol dari beliau adalah beliau selalu mengutamakan kepentingan organisasi daripada kepentingan pribadi,” jelas Jenderal Sigit, Selasa (19/8/25).

Diakui Jenderal Sigit, dirinya adalah salah satu yang mengidolakan sosok Komjen Pol. Ahmad Dofiri. Dijelaskan Kapolri, dengan jabatan yang pernah diemaban Komjen Pol. Dofiri, banyak sekali tugas-tugas yang dibantunya sehingga meringankan Jenderal Sigit.

“Dan saya tentunya ucapan saya ini tidak hanya dari mulut tapi juga dari hati, karena saya betul-betul merasakan bantuan beliau” ungkap Kapolri.

Lebih lanjut disampaikan Jenderal Sigit, dirinya meyakini di manapun Komjen Pol. Dofiri berada akan menjadi Bhayangkara yang selalu terus memberikan terbaik. Kapolri pun berharap di manapun Komjen Pol. Dofiri berada bisa terus memberikan sumbangsi kepada Polri.

“Karena memang yang berpisah hanyalah masalah posisi dan jabatan, namun jiwa-jiwa dan Bhayangkara sejati yang sudah ternanam di dalam diri Pak Dofiri, saya kira akan terus melihat di manapun beliau berada,” ujar Kapolri.

Jakarta, JSNews – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melantik dan melakukan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat tinggi Polri, Selasa (19/8/2025). Mutasi jabatan ini bertujuan untuk penyegaran organisasi sekaligus optimalisasi kinerja Polri dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

Dalam upacara yang berlangsung di Mabes Polri, Komjen Pol Drs. Wahyu Widada, M.Phil. resmi dilantik menjadi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Selain itu, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K. juga dilantik sebagai Kapolda Sulawesi Barat.

Sementara itu, sejumlah pejabat tinggi Polri melaksanakan serah terima jabatan. Komjen Pol Wahyu Widada yang sebelumnya menjabat Kabareskrim, kini digantikan oleh Komjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si., yang sebelumnya menjabat Kabaintelkam Polri. Posisi Kabaintelkam kemudian dipercayakan kepada Komjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., yang sebelumnya menjabat Astamaops Kapolri.

Jabatan Astamaops Kapolri kini ditempati oleh Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., yang sebelumnya menjabat Kabaharkam Polri. Untuk posisi Kabaharkam Polri diisi oleh Irjen Pol Karyoto, S.I.K., yang sebelumnya merupakan Kapolda Metro Jaya. Jabatan Kapolda Metro Jaya kemudian digantikan oleh Irjen Pol Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si.

Selain itu, posisi Kadivhubinter Polri turut mengalami pergantian. Irjen Pol Dr. Krishna Murti, S.I.K., M.Si. digantikan oleh Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H. Pergantian juga terjadi pada sejumlah kapolda di daerah, antara lain Kapolda Kalimantan Utara, Gorontalo, Maluku, Banten, dan Aceh.

  • Kapolda Kaltara: dari Irjen Pol Hary Sudwijanto kepada Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.
  • Kapolda Gorontalo: dari Irjen Pol R. Eko Wahyu Prasetyo, S.H. kepada Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H.
  • Kapolda Maluku: dari Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan, M.Si. kepada Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.I.K., S.H., M.Si.
  • Kapolda Banten: dari Irjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. kepada Brigjen Pol Hengki, S.I.K., M.H.
  • Kapolda Aceh: dari Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko, S.I.K., M.H. kepada Brigjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M.

Di bidang sejarah Polri, Kapusjarah Polri juga mengalami peralihan dari Brigjen Pol Dr. Idodo Simangunsong, S.E., S.I.K., M.M. kepada Kombes Pol Bagas Uj Nugroho, S.I.K.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menegaskan bahwa rotasi dan mutasi di tubuh Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan kinerja.

“Mutasi jabatan ini adalah hal yang wajar dalam organisasi Polri. Tujuannya untuk penyegaran, peningkatan kinerja, sekaligus penyesuaian kebutuhan organisasi dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin beragam,” ujar Brigjen Trunoyudo.

Ia juga menambahkan, dengan adanya rotasi ini diharapkan setiap pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja yang sudah ada, serta menghadirkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Kabupaten Bekasi, JSNews – Senin malam, 18 Agustus 2025 pukul 22.30 WIB, Aiptu Eko Priyanto selaku Bhabinkamtibmas Desa Sukatenang melakukan kunjungan dialogis di Pos Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di Kampung Gebang Cabang, RT 001 RW 007, Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh petugas Linmas dan anggota Pokdar Kamtibmas ini bertujuan mempererat sinergi masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tambelang.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan himbauan kepada warga agar selalu waspada terhadap potensi tawuran dan segera melaporkan setiap gangguan keamanan kepada petugas. Selain itu, masyarakat diimbau agar aktif berpartisipasi dalam kegiatan siskamling untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Langkah preventif seperti ini menjadi bagian dari upaya nyata Polri bersama masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan desa di tengah dinamika kehidupan sosial.

Demikian laporan kunjungan Bhabinkamtibmas Desa Sukatenang yang kami sampaikan, sebagai bentuk komitmen menjaga harmonisasi dan keamanan wilayah.

Jakarta, JSNews – Polri menegaskan komitmennya mendukung pencapaian Asta Cita pemerintah melalui peran yang tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga menyentuh aspek strategis yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti ketahanan pangan.

Melalui Satgas Pangan, Polri ikut memastikan distribusi komoditas vital, termasuk jagung, berjalan lancar serta terbebas dari praktik kecurangan, penimbunan, maupun spekulasi harga. Kehadiran aparat di lapangan menjadi jaminan keamanan bagi petani, pelaku usaha, hingga konsumen, sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi nasional.

“Pelaku usaha memiliki jaminan bahwa jalur distribusi lebih tertata. Sementara masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil,” jelas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Senin (18/8/2025).

Dengan demikian, pengawasan distribusi pangan tidak hanya soal penegakan hukum tetapi juga bagian dari sinergi untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pencapaian tujuan Asta Cita.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan visi Asta Cita sebagai pedoman arah kebijakan pembangunan nasional. Sebab itu, diperlukan sinergisitas serta kolaborasi seluruh elemen bangsa.

“Salah satu misi Asta Cita adalah mewujudkan ketahanan pangan nasional, yang tentunya dapat dicapai dengan meningkatkan produktivitas dan memaksimalkan potensi pertanian di dalam negeri” ujar Kapolri.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.