Jayapura, JSNews Tokoh agama Papua, Pendeta Herman Waromi, memberikan apresiasi tinggi kepada Satgas Ops Damai Cartenz atas perannya menciptakan situasi aman dan tenteram di tanah Papua. Pernyataan tersebut disampaikan pada Kamis (14/8/2025).

Menurut Pendeta Herman, kehadiran Satgas Damai Cartenz membawa harapan baru bagi masyarakat Papua untuk hidup dalam kerukunan dan persaudaraan.

“Selaku tokoh agama, saya memberikan apresiasi kepada Satgas Damai Cartenz yang telah hadir di Papua memberikan damai bagi masyarakat Papua,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh terhadap kinerja Satgas Damai Cartenz. Misi mulia menciptakan kedamaian dan kesejahteraan di Papua, kata dia, hanya dapat terwujud melalui kolaborasi semua pihak.

“Mari kita bersama-sama memberikan dukungan penuh kepada Satgas Damai Cartenz. Damai adalah hak setiap anak bangsa, dan menjaga damai adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.

banner 468x60

Jakarta, JSNews – Gelaran perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia yang dipusatkan di kawasan Monas hingga Bundaran HI, Jakarta, berakhir dengan meriah dan tertib. Korlantas Polri memastikan pengamanan berjalan sesuai rencana melalui Operasi Merdeka Jaya 2025.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa operasi ini menjadi bentuk atensi khusus dari Kapolri dalam menjaga kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. “Operasi Merdeka Jaya ini bagian daripada atensi Bapak Kapolri, sehingga all out dari Mabes Polri dan Polda Metro sampai malam ini untuk memantau dan alhamdulillah berjalan dengan lancar,” ujarnya kepada wartawan usai karnaval di Bundaran HI, Senin (18/8/2025) dini hari.

Ia menambahkan, suasana di lapangan berlangsung kondusif dengan masyarakat yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi terhadap perayaan. “Masyarakat juga riang gembira. Anggota juga dengan semangat di lapangan, loyalitas demi Merah Putih,” imbuh Irjen Agus.

Kendati volume kendaraan meningkat tajam selama pelaksanaan acara, kondisi lalu lintas dapat dikendalikan. Irjen Agus menyebut telah terjadi lonjakan arus kendaraan di sejumlah titik, namun hal tersebut sudah diantisipasi sebelumnya.

“Memang ada peningkatan traffic counting-nya. Jadi peningkatan jumlah kendaraan, peningkatan massa yang hadir. Tetapi alhamdulillah kita sudah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa pengamanan telah dirancang sejak awal melalui Tactical Floor Game (TFG), termasuk skenario pengalihan arus, pengawalan, hingga penutupan kegiatan.

Penutupan lalu lintas di sekitar lokasi acara dilakukan secara situasional dan fleksibel. “Jalan pada prinsipnya hanya buka-tutup ya. Jadi tidak absolut untuk ditutup. Jadi rekayasa lalu lintas ini tergantung kegiatan, termasuk juga jumlah kendaraan,” kata Irjen Agus. Ia menegaskan, meski beberapa ruas jalan ditutup saat puncak acara, jalur alternatif tetap disiapkan untuk menjaga kelancaran mobilitas.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian perayaan, arus lalu lintas di kawasan Monas hingga Sudirman kini telah kembali normal. Operasi Merdeka Jaya dinilai berhasil menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momen penting nasional ini.

Jakarta, JSNews – Rangkaian upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Istana Merdeka pada Minggu (17/8/2025) berlangsung khidmat dan meriah. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengapresiasi kelancaran acara serta tingginya partisipasi masyarakat yang hadir langsung di lokasi.

Kapolri menyebut momen ini tidak hanya menjadi simbol kebangsaan, tetapi juga bukti nyata semangat persatuan di tengah masyarakat. “Saya kira upacaranya sangat bagus, masyarakat antusias juga, melihat bahwa di kemerdekaan 80 tahun ini masyarakat semuanya bergembira dan ini tentunya menjadi hal yang positif,” ujarnya usai mengikuti upacara di Istana Merdeka.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga suasana kondusif selama perayaan bulan kemerdekaan. “Khususnya saya Kapolri dan juga Panglima untuk kemudian bisa bersama-sama menjaga kerukunan, persatuan, untuk bersama-sama mendukung dan mewujudkan program-program yang akan mendukung kesejahteraan rakyat untuk Indonesia Emas 2025,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi dan sinergitas dua institusi besar negara itu akan terus diperkuat, terutama dalam memastikan rangkaian perayaan kemerdekaan berlangsung aman dan penuh makna. “Saya kira kami, Panglima, sama saya, terus bersinergi mempersiapkan pengamanan dan tentunya kita berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” tegas Kapolri.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga memberikan apresiasi terhadap kelancaran upacara. Ia menyoroti penampilan apik para pasukan pengibar bendera dan atraksi udara yang melibatkan kekuatan TNI-Polri. “Dari mulai proses pengibaran bendera saya melihat sangat bagus sekali dari kelompok pengibar bendera. Kemudian saat demo juga pesawat dari TNI-Polri menunjukkan profesionalisme, bagus,” ungkapnya.

Panglima juga mencatat besarnya antusiasme masyarakat yang hadir langsung menyaksikan upacara di kawasan Istana. “Dari antusias masyarakat juga kita lihat banyak masyarakat yang datang ke Istana,” tambahnya.

Upacara HUT RI tahun ini tak hanya menjadi simbol kenegaraan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan rakyat dan pemimpinnya, menandai semangat kolaborasi untuk menyongsong masa depan Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera.

Kota Bekasi, JSNews – Unit Reskrim Polsek Bekasi Selatan menerima penghargaan dari Pemerintah Kota Bekasi pada upacara bendera peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia yang digelar di Alun-alun M. Hasibuan, Kota Bekasi, Minggu (17/08/25).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto, S.E., M.M., didampingi Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Effendi, S.Pd., M.M., Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0507/Bekasi Letkol Arm Krisrantau Hermawan, S.H., M.I.Pol., dan Kajari Kota Bekasi Dr. Sulvia Triana Hapsari, S.H., M.Hum.

Penghargaan diberikan atas dedikasi jajaran Polsek Bekasi Selatan yang cepat mengungkap dan menindak aksi vandalisme di Fly Over Ahmad Yani, yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

“Terima kasih kepada jajaran kepolisian Polsek Bekasi Selatan yang dengan cepat merespon dan mengamankan pelaku vandalisme di wilayah kami,” ujar Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam keterangannya kepada media.

Penghargaan khusus diberikan kepada Teamsus Reskrim Polsek Bekasi Selatan yang dipimpin Aiptu Joko. Hadir pula Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H., Kanit Reskrim AKP Imam Prakoso, S.Sos., M.H., dan Panit 1 Reskrim Ipda. Hendra Setiawan, S.E., yang turut menerima penghargaan.

Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Dr. Dedi Herdiana, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan dari Pemerintah Kota Bekasi.

“Kami keluarga besar Polsek Bekasi Selatan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota atas apresiasi dan penghargaan ini. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

Ia juga menegaskan komitmen Polsek Bekasi Selatan dalam menindak tegas setiap pelanggaran hukum maupun aksi vandalisme di wilayah hukumnya.

“Penghargaan ini tentu semakin menambah semangat kami untuk bekerja lebih baik lagi, apalagi diberikan bertepatan dengan momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI,” pungkasnya.

Jakarta, JSNews – Perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Minggu (17/8/2025) malam berlangsung semarak. Ribuan warga dari berbagai penjuru memadati kawasan ini untuk menikmati rangkaian karnaval budaya, pertunjukan drone dan kembang api, serta panggung rakyat yang menjadi puncak pesta kebangsaan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir langsung di lokasi untuk meninjau jalannya kegiatan dan memastikan seluruh rangkaian berlangsung aman dan tertib. Didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kapolri berkeliling menyapa warga, berdialog dengan peserta karnaval, serta menyaksikan penampilan di panggung rakyat yang menjadi daya tarik utama malam itu.

Karnaval budaya dimulai usai upacara penurunan bendera di Istana Merdeka, menampilkan 29 kendaraan hias dari 42 kementerian dan lembaga. Iring-iringan bergerak dari Monas, melewati Bundaran HI, hingga ke kawasan Senayan, memamerkan berbagai ornamen dan tema yang mencerminkan program-program prioritas pemerintah.

Sejak sore, masyarakat sudah memenuhi kawasan Bundaran HI. Suasana penuh antusiasme tercermin dari atribut merah putih, pakaian bertema nasional, dan nyanyian lagu-lagu perjuangan yang menggema di sepanjang Jalan MH Thamrin dan Jenderal Sudirman, yang telah dihias dengan nuansa merah putih.

Di area panggung rakyat, musisi-musisi nasional menghibur warga yang berkumpul dalam suasana meriah dan hangat. Kapolri tampak menikmati suasana bersama masyarakat. Banyak warga yang mengabadikan momen saat Jenderal Listyo Sigit melintas, dengan antusias menyapa dan berswafoto.

Untuk mendukung kelancaran acara, Polri mengerahkan ribuan personel dari berbagai satuan, termasuk Mabes Polri, Polda Metro Jaya, jajaran Polres, serta unsur TNI dan instansi terkait lainnya. Kehadiran pengamanan ini menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan warga selama perayaan.

Perayaan malam itu ditutup dengan pertunjukan kembang api yang memukau di langit ibu kota. Bundaran HI kembali menjadi simbol kebersamaan nasional, dan kehadiran langsung Kapolri serta jajaran pemerintahan memperkuat pesan bahwa semangat kemerdekaan dirayakan bersama, oleh seluruh elemen bangsa.

Jakarta Utara, JSNews – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di Halaman Plaza Barat Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Minggu (17/8/2025) pagi.

Upacara dimulai pukul 07.00 WIB dengan Inspektur Upacara dipimpin oleh Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat. Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz, S.I.K., M.Si., Dandim 0502/JU Kolonel Inf. Dony Gredinand, S.H., M.Tr. (Han)., M.I.Pol., serta sejumlah pimpinan instansi di wilayah Jakarta Utara, termasuk Kejaksaan Negeri, BNNK, BPN, dan unsur TNI-Polri lainnya.

Rangkaian acara meliputi pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Proklamasi, Pancasila, UUD 1945, hingga doa bersama. Selain itu, diumumkan pula pemenang lomba tingkat kelurahan se-Kota Administrasi Jakarta Utara. Seusai upacara, warga disuguhkan penampilan seni budaya seperti kesenian Reog yang semakin memeriahkan suasana.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan upacara yang berjalan tertib dan penuh makna. “Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan semangat nasionalisme, dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban di masyarakat,” ujarnya.

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke – 80 RI berakhir dalam situasi yang aman, lancar, dan kondusif.

Jakarta Utara,JSNews – Suatu kebanggaan besar dirasakan keluarga besar Kodim 0502/Jakarta Utara. Armetta Jazira Garnidar Putri, putri dari Sertu Garmin yang bertugas sebagai Babinsa Kelurahan Sunter Jaya Koramil 03/Tanjung Priok Kodim 0502/Jakarta Utara, berhasil terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara di laksanakan di Plaza Barat Kantor Walikota Jakarta Utara, Minggu (17/08/2025).

Dalam upacara sakral tersebut, Armetta dipercaya sebagai anggota Pasukan 17, Sayap Kanan Banjar 2, Saf 3, sebuah posisi yang menuntut kedisiplinan, keteguhan, dan tanggung jawab tinggi.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, namun juga menjadi motivasi dan inspirasi bagi generasi muda di Jakarta Utara dan sekitarnya untuk terus berjuang, berprestasi, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

“Keberhasilan Armetta merupakan wujud nyata bahwa dengan semangat, disiplin, dan kerja keras, generasi muda mampu mencapai prestasi terbaik. Hal ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar TNI di Jakarta Utara,” ujar Sertu Garmin dengan penuh haru.

Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, namun simbol semangat juang, persatuan, dan dedikasi para pemuda Indonesia dalam mengisi kemerdekaan.

Jakarta, JSNews – Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, berlangsung khidmat dan sukses, Minggu (17/8/2025). Dalam momen bersejarah ini, pasukan Polda Metro Jaya turut ambil bagian, termasuk puluhan Polisi Wanita (Polwan) yang berdiri gagah sebagai pasukan pengibar bendera.

Kepala Bagian Watpers Ro SDM Polda Metro Jaya, AKBP Chuswandari P, ditunjuk sebagai koordinator pasukan. Selain itu, terdapat sejumlah pejabat, perwira, hingga brigadir muda yang dilibatkan, baik sebagai pendamping, seksi kesehatan, transportasi, pelatih, maupun anggota pasukan inti.

Sejak pertengahan Juli, para personel telah menjalani latihan intensif di sejumlah lokasi, mulai dari Stadion Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Lapangan Bhayangkara Mabes Polri Kebayoran Baru, hingga Lapangan Wiladatika Cibubur. Latihan ini menjadi bagian penting untuk mempersiapkan penampilan yang sempurna pada momen sakral 17 Agustus mendatang.

Kebanggaan tersendiri dirasakan oleh jajaran Polwan yang terpilih. Salah satunya adalah Ipda Erni Junita Sinaga, yang dipercaya sebagai Komandan Peleton (Danton) dalam pasukan upacara tersebut.

“Bagi kami para Polwan, ini adalah kehormatan besar. Sejak awal hingga akhir upacara, kami berdiri gagah membawa nama Polwan Republik Indonesia dan menjadi bagian pasukan pengibar bendera dengan sepenuh hati. Ini bukan sekadar tugas, tapi wujud cinta kami kepada bangsa,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Keterlibatan Polwan dalam pasukan pengibar bendera ini sekaligus menjadi simbol bahwa perempuan Polri mampu tampil setara, menunjukkan disiplin, dedikasi, dan profesionalisme dalam momen bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Dengan semangat kebersamaan, pasukan Polda Metro Jaya siap menyukseskan jalannya Upacara HUT ke-80 RI, serta meneguhkan komitmen Polri untuk terus hadir menjaga persatuan, keamanan, dan kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jakarta, JSNews – 17 Agustus 2025 – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan pada momen puncak peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Polri melaksanakan pengecekan personel Operasi Merdeka Jaya 2025 yang ditempatkan di sejumlah titik strategis, salah satunya di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (17/8).

Pengecekan dilakukan oleh Dirpamobvit yang bertugas sebagai Wakil Kepala Operasi Pusat (Wakaopspus) Merdeka Jaya 2025. Ia didampingi oleh Direktur Samapta Korps Sabhara Baharkam Polri selaku Kasatgas Preventif, serta Dirbinpotmas sebagai Kasatgas Preemtif. Mereka melakukan pengecekan langsung terhadap ploting personel di lapangan serta memantau arus lalu lintas guna memastikan situasi tetap kondusif selama berlangsungnya kegiatan kenegaraan.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa kehadiran jajaran pimpinan di lapangan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan jaminan keamanan penuh kepada masyarakat.

“Kegiatan pengecekan ini merupakan langkah konkret untuk memastikan personel melaksanakan tugas dengan baik di titik-titik krusial. Polri menjamin situasi aman dan terkendali, khususnya di lokasi-lokasi vital seperti Bundaran HI dan kawasan Monas,” ujar Brigjen Trunoyudo.

Ia juga menambahkan bahwa strategi pengamanan terbagi dalam pendekatan preemtif dan preventif, yang dikendalikan secara langsung oleh para kepala satuan tugas untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman.

Jakarta, JSNews – 17 Agustus 2025 – Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di kawasan Monas dan sekitarnya berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ribuan warga dari berbagai daerah memadati lokasi untuk menyaksikan langsung rangkaian upacara dan kegiatan kenegaraan yang berlangsung di sekitar Istana Merdeka, Sabtu (17/8).

Di tengah keramaian dan semangat nasionalisme yang membuncah, kehadiran pasukan berkuda Turangga Polri menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, pasukan berkuda juga menciptakan suasana yang lebih humanis dan bersahabat di tengah perayaan nasional tersebut.

Sebanyak 10 ekor kuda dari Satuan Polsatwa Turangga dikerahkan Polri dalam pengamanan kali ini. Dari jumlah tersebut, 8 ekor ditempatkan di area Monas, sementara 2 ekor lainnya berjaga di kawasan Bundaran HI. Kehadiran mereka kerap menjadi perhatian publik, bahkan beberapa warga tampak mengabadikan momen tersebut melalui foto dan video.

“Pasukan berkuda kami siagakan tidak hanya untuk memastikan keamanan di titik-titik keramaian, tapi juga menjadi elemen yang mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam keterangannya, Sabtu (17/8).

Menurut Trunoyudo, kehadiran pasukan Turangga di tengah masyarakat menjadi simbol bahwa pengamanan tidak harus bersifat represif, tetapi bisa dilakukan secara persuasif dan penuh keakraban.

“Kami melihat langsung bagaimana masyarakat menyambut baik kehadiran personel Polri, termasuk pasukan berkuda. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap Polri terus tumbuh, dan kami berkomitmen menjaga hal itu dengan kinerja yang profesional dan humanis,” tambahnya.

Polri mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang merayakan HUT RI ke-80 dengan tertib dan aman. Polri juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan pelanggaran hukum, dan selalu mengikuti arahan petugas demi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.