Jakarta, JSNews — Divisi Humas Polri melaksanakan sosialisasi dan pelatihan penggunaan Policetube serta Humas Pintar Presisi, Rabu (30/7). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho ini diikuti oleh 288 peserta secara tatap muka dan 2.080 peserta melalui daring.

Irjen. Pol. Sandi Nugroho menjelaskan, Policetube merupakan sistem dari PT Digital Unggul Gemilang untuk Polri. Platform ini diharapkan menjadi lompatan besar dalam memperkuat fungsi kehumasan dan publikasi kepolisian di era digital.

“Sosialisasi dan pelatihan ini penting agar jajaran Polri siap memanfaatkan Policetube sebagai media publikasi modern berbasis video. Dengan cara ini, kerja-kerja kepolisian dapat terekam dengan nyata, transparan, dan mudah diakses masyarakat,” kata Kadiv Humas Polri.

Menurutnya, publikasi kegiatan kepolisian selama ini sudah berjalan melalui SPIT dan Mediahub, namun terbatas pada narasi dan foto. Dengan adanya Policetube, seluruh aktivitas kepolisian mulai dari Polsek hingga Mabes Polri dapat didokumentasikan dalam bentuk video.

“Harapan kami, tidak ada lagi pertanyaan tentang apa yang sudah dikerjakan Polri. Semua bukti kerja anggota di lapangan bisa dilihat langsung melalui Policetube,” tegas Irjen. Pol. Sandi.

Kadiv Humas menambahkan, pemanfaatan Policetube juga sejalan dengan semangat transparansi Polri sekaligus meningkatkan kepercayaan publik. Setiap anggota Polri didorong untuk berperan aktif menyampaikan informasi positif, bukan hanya di dunia nyata, tetapi juga di ruang digital.

“Semoga dengan adanya sosialisasi dan pelatihan ini, jajaran Polri semakin siap menghadapi tantangan ke depan, sekaligus memperkuat profesionalisme dan kehumasan yang modern, transparan, dan dipercaya masyarakat,” pungkas Kadiv Humas.

Dengan adanya Policetube, Polri optimistis dapat mendekatkan diri kepada masyarakat, menyebarkan informasi yang akurat, sekaligus membuktikan bahwa kerja-kerja kepolisian hadir nyata untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

banner 468x60

Jakarta, JSNews – Suasana di kawasan industri Pulomas mendadak geger setelah ditemukannya sesosok mayat pria di atas plafon sebuah gudang yang juga difungsikan sebagai musholla di lingkungan PT. Tunggal Sila Farma, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

Mayat tersebut belakangan diketahui adalah Rastono (37), seorang teknisi perusahaan yang telah dilaporkan tidak masuk kerja sejak hari sebelumnya.

Peristiwa ini pertama kali terkuak pada Selasa, 29 Juli 2025, sekitar pukul 15.30 WIB. Salah seorang karyawan mendapat laporan dari rekan kerjanya mengenai bau menyengat seperti bangkai yang tercium dari area plafon musholla.

Setelah dicek bersama petugas keamanan, mereka menemukan sesosok mayat dalam posisi terlentang dengan wajah menghitam, mengenakan kaos kuning dan celana panjang biru.

Penemuan ini langsung dilaporkan ke pihak keamanan perusahaan dan diteruskan ke Polsek Pulogadung.

Petugas gabungan dari Polsek Pulogadung bersama tim identifikasi Polres Metro Jakarta Timur, Sie dokkes, dan SPKT segera tiba di lokasi.

Mayat korban kemudian diturunkan, dan berdasarkan pengakuan salah seorang rekan kerja, jenazah tersebut diyakini sebagai Rastono, yang terakhir kali terlihat pada Sabtu, 26 Juli 2025, saat tengah memperbaiki pompa air di area perusahaan.

Saat ditemukan, kaki kanan korban dalam kondisi terlilit kabel listrik, menimbulkan dugaan adanya unsur kelalaian atau kejadian teknis yang berujung fatal.

Kapolsek Pulogadung, Kompol Suroto, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat dalam penanganan kasus ini.

“Kami langsung turun ke lokasi bersama tim gabungan untuk melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta membawa jenazah ke RS Polri Kramat Jati guna dilakukan visum dan autopsi. Langkah ini penting untuk memastikan penyebab kematian korban secara medis dan hukum,” ujar Kompol Suroto.

Ia juga menegaskan bahwa proses penyelidikan akan terus dilanjutkan, termasuk memeriksa saksi-saksi tambahan dan mengkaji ulang sistem keselamatan kerja di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh perusahaan, terutama yang bergerak di sektor industri dan manufaktur, untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan kerja dan fasilitas penunjang bagi para karyawan.

Selain itu, masyarakat diminta tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa ini.

“Kami minta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian. Segala bentuk informasi akan kami sampaikan secara terbuka setelah hasil penyelidikan lengkap. Mari bersama kita ciptakan lingkungan kerja yang aman dan manusiawi,” tambah Kapolsek.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga memastikan bahwa setiap peristiwa, termasuk yang menyangkut keselamatan jiwa, ditangani secara profesional, transparan, dan empatik.

Sukabumi, JSNews – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto secara resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2025 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya, Cigombong, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (30/7/2025).

Sebanyak 637 peserta didik dinyatakan lulus seleksi dan mulai menjalani pendidikan kepolisian. Dalam sambutannya, Kapolda mengucapkan selamat kepada seluruh siswa atas perjuangan mereka hingga berhasil mengikuti pendidikan Bintara.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Pendidikan ini bukan hanya membentuk fisik, tetapi juga membangun mental, karakter, dan integritas sebagai Bhayangkara sejati,” kata Irjen Pol. Karyoto.

Kapolda menegaskan bahwa menjadi anggota Polri bukan sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa yang harus dijalani dengan dedikasi dan semangat pengabdian.

Polisi itu adalah jalan hidup. Jiwa polisi adalah jiwa penolong, siap hadir kapan pun dan di mana pun masyarakat membutuhkan,” tegasnya.

Selain upacara pembukaan, kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon buah sebagai bagian dari komitmen Polri terhadap pelestarian lingkungan hidup. SPN Polda Metro Jaya menyiapkan lahan khusus untuk menanam:

20 pohon manggis
20 pohon mangga
20 pohon rambutan

Kapolda menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya simbolis, tetapi juga sebagai bentuk edukasi dan penanaman nilai kepedulian lingkungan kepada para siswa sejak awal masa pendidikan

“Kami ingin siswa Bintara juga memiliki kepedulian terhadap alam. Menjadi polisi berarti menjaga keamanan, termasuk kelestarian lingkungan tempat kita bertugas,” ujar Kapolda.

Penanaman pohon dilakukan di lahan yang telah disiapkan di lingkungan SPN Lido dan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang secara ekologis maupun edukatif.

Kegiatan pembukaan pendidikan turut dihadiri oleh pejabat utama Polda Metro Jaya, Kepala Pusat Laboratorium BNN, Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya beserta pengurus, serta perwakilan instansi pemerintah daerah.

Pendidikan Bintara Polri ini akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan dengan harapan seluruh peserta didik mampu menyelesaikannya dengan baik dan siap menjadi anggota Polri yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Kepulauan Seribu, JSNews — Dalam rangka pelaksanaan Serbuan Teritorial Kodam Jaya/Jayakarta, Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Zulhadrie S. Mara, M.Han., didampingi Dandim 0502/Jakarta Utara, Kolonel Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr(Han)., M.I.Pol., meninjau langsung berbagai kegiatan Bakti TNI yang digelar di Pulau Pari, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Selasa (29/07/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Administrasi Kepulauan Seribu, para Kasi dan Pasi Korem 052/WKR, Kapolres Kepulauan Seribu, Jajaran Danramil Kodim 0502/JU, serta sejumlah undangan.

Adapun rangkaian kegiatan Bakti TNI yang dilaksanakan antara lain:

Rehab sarana dan prasarana Masjid Al-Ikhlas, Pengobatan gratis bagi masyarakat, Sunatan massal, Penanaman pohon mangrove, Pemberian bantuan 10 kursi roda, Penyerahan kunci rumah hasil renovasi program RTLH, Pemberian 1000 paket sembako, dan Pembagian sepeda MTB bagi warga setempat

Brigjen TNI Zulhadrie menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, sekaligus wujud sinergi bersama pemerintah daerah dan para mitra untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah teritorial Kodam Jaya, khususnya di wilayah Kepulauan Seribu.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat melalui aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan kegiatan serbuan teritorial ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta meningkatkan rasa cinta tanah air dan kepedulian sosial di tengah masyarakat kepulauan.

Kupang, JSNews — Dalam rangka memperkuat upaya kontra radikalisasi di tengah masyarakat, Polri melalui Divisi Humas bersama Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Teroris Musuh Kita Bersama”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bijaksana Polresta Kupang Kota, Selasa pagi (29/7/2025), dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat. Acara dimulai pukul 09.40 WITA dan dibuka oleh Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Djoko Lestari, S.I.K., M.M., dilanjutkan sambutan utama oleh Kabag Disindig Divhumas Polri Kombes Pol Rahmanto Sujudi, S.I.K. yang hadir mewakili Divisi Humas Polri.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Rahmanto menegaskan bahwa penanggulangan paham radikal memerlukan keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya aparat keamanan. Menurutnya, narasi radikal sering tumbuh di ruang-ruang kosong yang tidak terisi oleh pendidikan, dialog, dan pemahaman yang sehat. “Polisi tidak boleh hanya dilihat sebagai alat penegak hukum. Polri harus membaur, menjadi sahabat masyarakat, menjadi bagian dari solusi, dan memastikan ruang sosial kita tidak direbut oleh paham kekerasan,” ujar Kombes Rahmanto. Ia juga menekankan pentingnya membangun ketahanan ideologi di masyarakat melalui pendekatan edukatif, spiritual, budaya, dan komunikasi publik yang efektif.

Sebagai narasumber utama, hadir Dr. Simplexius Asa, SH, MH., akademisi dari Universitas Nusa Cendana Kupang, yang memaparkan pentingnya pelibatan masyarakat sipil dalam menangkal radikalisme secara sistemik. Ia mendorong pentingnya membangun kesadaran bersama bahwa keamanan ideologis bangsa tidak bisa dipikul oleh negara saja, tetapi harus menjadi gerakan publik yang masif. Diskusi diikuti oleh sekitar 60 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anggota Polri, mahasiswa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga unsur pemerintahan. Para peserta terlibat aktif dalam sesi tanya jawab yang membahas strategi menangkal radikalisme di lingkungan kampus, media sosial, dan komunitas lokal.

Peran Polri dalam kontra radikal disampaikan secara komprehensif, meliputi upaya pencegahan dan deteksi dini, peningkatan kepercayaan masyarakat melalui pendekatan humanis, pemanfaatan intelijen sosial, kerja sama antar lembaga, serta penegakan hukum yang terukur. Semua itu diarahkan untuk menciptakan sinergi nasional dalam menjaga keutuhan dan keamanan bangsa dari ancaman ideologi ekstrem. Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. yang turut hadir dalam kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan lunak Polri sangat diperlukan untuk menutup ruang tumbuhnya paham radikal. “Kita ingin masyarakat melihat bahwa Polri bukan hanya hadir saat konflik, tetapi juga di saat tenang, untuk mendengar, mengedukasi, dan mencegah,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus membangun narasi kebangsaan dan melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam menciptakan ruang publik yang aman, damai, dan bebas dari ideologi kekerasan.

Jakarta, JSNews – Kasus beras oplosan menjadi perhatian serius pemerintah, termasuk Presiden Prabowo Subianto, yang meminta agar dilakukan penanganan menyeluruh dan penindakan tegas. Menindaklanjuti hal itu, Polri bergerak cepat dengan melakukan uji merek beras yang diduga dioplos dan pemeriksaan terhadap para produsen.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, hasil investigasi Kementerian Pertanian pada 26 Juni 2025 terhadap 212 merek beras di 10 provinsi menunjukkan adanya pelanggaran serius. Dari 232 sampel yang diuji, sebanyak 189 merek dinyatakan tidak sesuai mutu beras.

“Artinya posisinya berada di bawah standar terkait dengan regulasi yang ditentukan, baik itu beras dalam kemasan premium maupun medium,” ungkap Kapolri, Selasa (29/7).

Dari hasil pendalaman, ditemukan 71 sampel beras tidak sesuai SNI, 139 sampel tidak sesuai SNI sekaligus dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), serta 3 sampel beras premium tidak sesuai SNI dan berat kemasan tidak sesuai label. Bahkan, terdapat 19 merek beras yang melakukan tiga pelanggaran sekaligus: tidak sesuai SNI, dijual melebihi HET, dan beratnya di bawah standar.

Saat ini Polri telah melakukan uji laboratorium terhadap 9 merek beras, di mana 8 merek dinyatakan tidak sesuai standar mutu atau SNI.

“Sudah ada 16 produsen yang saat ini kita lakukan pemeriksaan, klarifikasi. Dan saat ini kita sudah menaikkan sidik terhadap 4 produsen besar, yakni PT FS, PT WPI, SY, dan SR,” jelas Kapolri.

Lebih lanjut, Polri sudah memeriksa 39 saksi dan 4 ahli, serta melakukan penggeledahan, penyitaan barang bukti, hingga pemasangan garis polisi di tempat produksi maupun gudang milik produsen.

Kapolri menambahkan, sejumlah pengungkapan serupa juga terjadi di beberapa daerah. Polda Riau, misalnya, berhasil mengungkap modus beras reject yang dioplos menjadi beras medium lalu direpacking dan dijual sebagai beras SPHP Bulog. Kasus serupa juga ditangani di Kalimantan Timur, dengan barang bukti sekitar 4 ton beras yang sudah diamankan.

“Kami berkomitmen menindak tegas praktik beras oplosan ini, karena sangat merugikan masyarakat dan bertentangan dengan instruksi Bapak Presiden agar pangan betul-betul dijaga kualitas dan distribusinya,” tegas Kapolri.

Jakarta, JSNews – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh personel Kepolisian Negara Republik Indonesia. Briptu Putri Aisah Lidel, anggota Polda Riau, berhasil meraih peringkat pertama atau Okul Birincisi dalam kelulusan Akademi Kepolisian Turki, setelah menempuh pendidikan intensif selama dua tahun.

Upacara wisuda berlangsung pada 23 Juli 2025 di Ankara, Turki, dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Turki, Recep Tayyip Erdoğan. Dalam momen bersejarah tersebut, Presiden Erdoğan secara khusus menyampaikan ucapan selamat dan menyempatkan diri berbincang singkat dengan Briptu Putri Aisah.

Keberhasilan Briptu Putri sebagai lulusan terbaik tingkat internasional ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mencerminkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Polri di kancah global.

Irwasum Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian luar biasa tersebut.

“Prestasi Briptu Putri Aisah Lidel adalah bukti nyata bahwa personel Polri mampu bersaing secara global. Ini mencerminkan keberhasilan pembinaan dan pengembangan SDM Polri yang unggul, profesional, serta adaptif terhadap dinamika internasional,” ujar Komjen Dedi, Selasa (29/7).

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar prestasi tersebut bisa menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polri, terutama generasi muda dan kaum perempuan.

“Semoga keberhasilan Briptu Putri dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi dan tidak ragu mengambil peran penting di tingkat global. Ini juga menunjukkan bahwa perempuan Indonesia punya potensi besar untuk bersinar di level dunia,” tambahnya.

Briptu Putri Aisah menjadi simbol keberhasilan Polri dalam pengembangan SDM melalui kolaborasi internasional, sekaligus mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Turki, khususnya di bidang pendidikan kepolisian.

Jakarta, JSNews – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., pada Selasa (29/7/2025) siang, melepas 1.575 buruh yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sekaligus memberangkatkan angkatan kerja baru untuk bekerja di sejumlah perusahaan. Kegiatan ini digelar di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, dan menjadi tindak lanjut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Pelepasan ini merupakan kegiatan kedua setelah sebelumnya, pada 12 Juni 2025, Polri telah menyalurkan 700 buruh ke perusahaan baru. Dengan demikian, total tenaga kerja yang telah diberangkatkan melalui program ini mencapai 2.275 orang.

Kapolri menyampaikan bahwa program penyaluran tenaga kerja ini akan terus berlanjut secara bertahap dengan dukungan sejumlah perusahaan yang berkomitmen membuka lapangan kerja hingga tahun 2026 mendatang.

“Hari ini, kita memberangkatkan kurang lebih 1.500 orang, menyusul sebelumnya sebanyak 700 orang. Dari informasi perusahaan, sampai 2026 nanti tersedia kurang lebih 70.000 lapangan pekerjaan baru. Tentunya ini kabar menggembirakan di tengah situasi global yang menyebabkan sejumlah tenaga kerja dirumahkan,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menegaskan, buruh yang disalurkan tidak lagi berstatus outsourcing, melainkan diangkat sebagai pegawai tetap. Ia menyebut hal ini sebagai capaian penting bagi kesejahteraan pekerja.

“Saya juga bersyukur karena tenaga kerja yang diberangkatkan hari ini diangkat sebagai pegawai tetap, bukan outsourcing. Ini adalah harapan lama dari teman-teman buruh yang kini menjadi kenyataan,” tegasnya.

Selain itu, Polri juga berkomitmen mendukung peningkatan keterampilan buruh dengan memanfaatkan fasilitas pelatihan, termasuk Sekolah Polisi Negara (SPN) dan pusat latihan milik Polri yang dapat digunakan untuk training sesuai kebutuhan perusahaan.

“Kami mendorong agar Balai Latihan Kerja (BLK) daerah juga terlibat. Prinsipnya, buruh Indonesia harus memiliki kemampuan dan produktivitas yang mumpuni, siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” tambah Kapolri.

Kapolri menegaskan bahwa Polri akan terus menjaga iklim investasi agar industri tetap tumbuh, termasuk dengan menindak tegas segala bentuk tindakan kriminal yang mengganggu stabilitas usaha.

Sementara itu, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengapresiasi langkah terobosan Kapolri dalam membantu penyaluran tenaga kerja. Ia menyebut program ini memberikan harapan nyata di tengah badai PHK yang melanda sejumlah sektor industri.

“Hari ini adalah hari yang sangat luar biasa. Sebanyak 1.575 anak bangsa mendapatkan pekerjaan tetap. Di tengah badai PHK yang terjadi di berbagai sektor, langkah terobosan dari Pak Kapolri sangat luar biasa,” ujar Andi Gani.

Ia juga mengungkapkan kejutan dari salah satu perusahaan mitra, yakni PT Tang Shuhong, yang semula hanya berkomitmen menampung 25.000 tenaga kerja, namun kini siap menerima hingga 50.000 orang.

“Jadi total, pekerja yang akan disalurkan dari program bersama Pak Kapolri ini mencapai sekitar 70.000 dalam waktu 1,5 tahun ke depan. Sinergitas Polri dan buruh akan tetap terjaga demi kemajuan bangsa,” kata Andi Gani.

Kegiatan pelepasan tenaga kerja ini turut melibatkan sejumlah perusahaan, di antaranya PT Tang Shuhong, PT Indonesia Dreamersport, PT Longreach, dan PT Code Temporal, yang membuka kesempatan kerja baru bagi ribuan buruh Indonesia.

Lampung, JSNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri peresmian Stadion Homebase dan Launching Tim, Jersey, hingga Supporter Bhayangkara Presisi Lampung FC. Kegiatan itu berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Lampung, Senin (28/7/2025).

“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama menyaksikan, yang pertama peresmian Stadion Sumpah Pemuda menjadi Home Base baru untuk Tim Bhayangkara Presisi yang sekarang menjadi Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, dimana dengan diresmikannya home base ini tentunya Tim Bhayangkara Presisi Lampung menjadi keluarga baru dan keluarga besar untuk masyarakat Lampung,” kata Sigit.

Dalam kesempatan ini, Sigit juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lampung yang telah membangun, merenovasi, dan memperbaiki Stadion Sumpah Pemuda menjadi stadion yang bisa digunakan untuk menyelenggarakan Liga 1 Super League.

“Dan juga ada dua lapangan yang bisa digunakan untuk latihan. Dan juga tentunya kita ucapkan selamat kepada supporter Lampung yang saat ini dikenal dengan nama elbhara,” ujar Sigit.

Sigit berharap, launching Homebase dan yang lainnya ini bisa menjadi pemacu semangat baru bagi tim Bhayangkara dalam menyongsong seluruh pertandingan.

“Dan tentunya harapan kita home base yang baru, tim yang baru, ditambah tadi juga jersey yang baru tentunya menjadi semangat bagi Tim Bhayangkara Presisi Lampung untuk kembali reborn, masuk kepada klasemen Super League, dan bisa berada di peringkat atas,” ucap Sigit.

Di sisi lain, Sigit juga mengingatkan kepada tim Bhayangkara maupun yang lainnya untuk terus menjaga sepak bola Indonesia terus bisa berjalan dengan lebih baik.

Menurutnya, seluruh pecinta kulit bundar Indonesia harus bisa menjaga dan merawat nilai semangat persatuan demi sepak bola Indonesia yang jauh lebih maju.

“Kita jaga semangat persatuan antar-klub, antar-supporter, sehingga kita bisa membangun, kita bisa menciptakan sepak bola Indonesia yang tertib, yang baik, dan membawa Indonesia menjadi jauh lebih baik,” tutup Sigit.

LAMPUNG. JSNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaksanakan Groundbreaking 20 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jajaran Polda Lampung, Senin (28/7/2025). Kegiatan ini merupakan komitmen dari Polri dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sigit mengungkapkan, makan bergizi gratis merupakan program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto. Sebab itu, seluruh jajaran Korps Bhayangkara di Indonesia terus bergerak cepat dalam mendukung serta mengawal program tersebut.

“Alhamdulillah hari ini kita baru saja melaksanakan kembali program Groundbreaking untuk SPPG. Dimana program ini merupakan bagian dari program prioritasnya Bapak Presiden,” kata Sigit.

Menurut Sigit, 20 SPPG jajaran Polda Lampung ini bakal memberikan manfaat kepada 52.564 orang. Serta membuka lapangan pekerjaan bagi 940 orang.

Lebih dalam, Sigit memaparkan, dalam mendukung program MBG, SPPG Polri dewasa ini sudah mencapai 359 unit. Adapun rinciannya 23 beroperasi, 32 persiapan operasional, 140 pembangunan, dan 164 SPPG dalam tahap persiapan Groundbreaking.

“Dimana ini kita harapkan juga membuka lapangan kerja 17.950 dan penerima manfaat sebesar 1.256.500 orang,” ujar Sigit.

Sigit pun berharap, dengan adanya ratusan SPPG Polri itu, program MBG Presiden Prabowo dapat berjalan dengan cepat dan baik ke depannya. Bahkan, kata Sigit, sudah ada 30 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) menyelesaikan pendidikan dan bakal segera diterjunkan ke SPPG.

“Sehingga diharapkan segera bisa menyerap program-program MBG yang sudah dipersiapkan oleh Bapak Presiden. Dan prinsipnya kita tentu mengharapkan bisa segera tersalurkan, sehingga anak-anak kita bisa menerima manfaatnya dengan sebaik-baiknya,” ucap Sigit.

Selain melakukan kegiatan Groundbreaking SPPG, Kapolri dalam hal ini juga melakukan peresmian Mapolda Lampung.

Serta dilanjutkan dengan meninjau langsung kegiatan Bakti Kesehatan (Baktikes) serta Bakti Sosial (Baksos) untuk masyarakat di Lampung.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.