Jayapura, JSNews Tokoh agama Papua, Pdt. Dr. Yones Wenda, menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah tegas yang dilakukan Satgas Ops Damai Cartenz dalam menanggulangi aksi kekerasan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Tanah Papua. Menurutnya, kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat di Papua.

Dalam pernyataannya di Jayapura, Jum’at (18/7/2025), Pdt. Wenda menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi Satgas Damai Cartenz yang terus bekerja menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah rawan konflik.

“Kami sangat menghargai upaya Satgas Damai Cartenz yang secara konsisten menegakkan hukum dan menciptakan rasa aman bagi rakyat Papua,” ujarnya.

Ia menilai bahwa tindakan tegas terhadap kelompok bersenjata merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam menjaga keselamatan warganya dari kekerasan yang tidak manusiawi. Ia juga mengecam keras aksi-aksi brutal yang dilakukan oleh KKB, karena dinilai bertentangan dengan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Papua.

Pdt. Dr. Yones Wenda juga mengajak seluruh elemen masyarakat, baik tokoh adat, pemuda, maupun pemuka agama, untuk bersatu menjaga kedamaian serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga kamtibmas dan menutup ruang bagi oknum yang ingin merusak keharmonisan yang sudah terjalin. Papua adalah tanah damai, dan kini saatnya kita hidup berdampingan tanpa kekerasan,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan mengajak masyarakat mendukung sepenuhnya setiap langkah pemerintah dalam membangun perdamaian berkelanjutan di Bumi Cenderawasih.

banner 468x60

DIY. JSNews – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meresmikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan SMA Global Darussalam Academy. Kedua sekolah unggulan ini menjadi yang pertama didirikan.

“Suatu kebahagiaan yang luar biasa kita hari ini bisa berkumpul bersama untuk melaksanakan pembukaan dan peresmian angkatan bersama sekolah unggulan yang menjadi desain Bapak Presiden untuk membangun sekolah unggulan. Alhamdulillah bahwa hari ini Global Darussalam Academy dan SMA KTB menjadi salah dua yang dilaunching pertama,” jelas Kapolri, Minggu (20/7/25).

Jenderal Sigit menyatakan, terdapat 11.000 calon siswa yang mengikuti seleksi untuk menjadi siswa di kedua sekolah unggulan ini. Kemudian, terdapat 120 anak yang lolos menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan 67 untuk SMA Global Darussalam Academy.

Menurut Kapolri, materi tes yang dijadikan landasan penilaian berdasar pada nilai IPA, Bahasa Inggris, dan Matematika minimal 80. Para murid juga dites jasmani, psikologi, dan kesehatan.

“Saya bangga dan berkali-kali menceritakan hal tersebut karena khusus ade-ade ini saya sebagai Kapolri engga bisa mengintervensi kelulusan mereka. Jadi mereka ini betul-betul lulus dari hasil tes mereka murni dan ini menjadi harapan yang baik bagi kita semua,” ungkap Kapolri.

Diharapkan Kapolri, para murid dari kedua sekolah unggulan ini dapat benar-benar menjadi generasi penerus kader pemimpin bangsa. Mereka juga diharapkan bisa mencetak prestasi di dalam dan luar negeri.

Dengan adanya dua sekolah unggulan ini, ujar Kapolri, para siswa diharapkan dapat menjadi generasi yang pandai, pintar, dan siap mengisi serta menjadi pemain utama pada Indonesia Emas 2045. Jenderal Sigit pun mengibaratkan para siswa di dua sekolah unggulan ini sebagai mutiara.

“Kalian adalah mutiara-mutiara yang tersebar dan saat ini bs kita temukan. Ibarat emas kalian dididik, digembleng menjadi emas 24 karat dan oleh karena itu saya titip kepada guru dan pembina, baik di bidang akademik maupun pengasuhan tolong bentuk mereka siapkan mereka sehungga betul-betul bisa menjadi emas 24 karat” ujar Kapolri.

Dijelaskan Kapolri, sekolah unggulan ini menjadikan tenaga pengajar dan pengasuh dengan rekam jejak prestasi yang memukau. Bahkan, para pengasuhnya adalah lulusan pertama Taruna Nusantara yang diharuskan melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas.

“Saya titip betul pola pengasuhan yang ada, tanamkan disiplin, nilai-nilai kebhayangkaraan, nilai-nilai nasionalisme. Di satu sisi tentunya bagaimana mencetak mereka menjadi anak-anak yang pandai, pintar dan siap mengisi dan menjadi pemain utama untuk Indonesia Emas 2045,” ujar Kapolri.

Yogyakarta, JSNews – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Apel Akbar Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Pemuda Muhammadiyah Tahun 2025 yang digelar di Stadion Tridadi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (20/7/2025).

Apel akbar tersebut dihadiri oleh 23.450 anggota Kokam dari seluruh Indonesia. Dalam momen bersejarah ini, juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Polri dengan Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah dalam rangka memperkuat sinergisitas di bidang pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Alhamdulillah, baru saja dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Polri dan Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah terkait Sinergisitas Usaha Pertanian dalam rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional,” ujar Kapolri.

Kapolri menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi implementasi nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus sebagai bentuk peran aktif Pemuda Muhammadiyah dalam menjawab tantangan zaman.

“Kerja sama ini merupakan implementasi nyata yang sejalan dengan program ketahanan pangan yang dilaksanakan Polri dalam mendukung swasembada pangan, dimana sampai dengan akhir tahun 2025, Polri menargetkan penanaman jagung pada lahan seluas 1 juta hektar,” jelasnya.

Jenderal Sigit juga menekankan pentingnya sinergisitas dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan global dan nasional. Ia menyinggung bahwa Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto telah menetapkan Misi Asta Cita sebagai arah pembangunan nasional, termasuk di dalamnya mewujudkan kedaulatan pangan.

“Salah satu misi Asta Cita adalah mewujudkan ketahanan pangan nasional, yang tentunya dapat dicapai dengan meningkatkan produktivitas dan memaksimalkan potensi pertanian di dalam negeri,” tegas Kapolri.

Sebagai bentuk perhatian, Kapolri juga secara simbolis menyerahkan bantuan program bedah rumah untuk anggota Kokam yang dinilai memiliki dedikasi tinggi.

Apel akbar ini menjadi momentum penguatan kolaborasi strategis antara institusi Polri dan organisasi kepemudaan berbasis keagamaan, sebagai bagian dari semangat gotong royong dalam membangun ketahanan nasional di berbagai sektor, khususnya pangan.

Depok, JSNews – 19 Juli 2025 – Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian satwa liar dan keseimbangan ekosistem nasional melalui penyelenggaraan kegiatan Pelantikan dan Pendidikan serta Pelatihan (Diklat) Pengurus Pusat Pemerhati Polisi Satwa (PPS) yang digelar pada Sabtu, 19 Juli 2025, di Markas Komando Ditpolsatwa, Kelapadua, Depok.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Polisi Satwa, Brigadir Jenderal Polisi Torry Kristianto, S.I.K., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembentukan dan pelantikan PPS merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Polri dan elemen masyarakat dalam menjaga kekayaan hayati Indonesia.

“Konservasi satwa dan pelestarian ekosistem bukan semata isu lingkungan, tetapi menjadi bagian integral dari ketahanan nasional. Polisi Satwa hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keseimbangan ekosistem, dan PPS hadir sebagai mitra strategis dalam mengedukasi, mengadvokasi, serta menggerakkan partisipasi masyarakat,” tegas Brigjen Pol Torry.

Pembentukan Pemerhati Polisi Satwa (PPS)
PPS secara resmi dibentuk melalui Surat Keputusan Direktur Polisi Satwa Nomor: SK/1/VII/KEP/2025 tanggal 4 Juli 2025. Organisasi ini menjadi wadah kolaboratif yang menghubungkan Polri dengan kalangan akademisi, aktivis, dan generasi muda untuk mendukung tugas-tugas Polri dalam perlindungan satwa liar, pencegahan kejahatan lingkungan, dan edukasi konservasi.

Sebagai Pelindung dan Pembina Utama PPS, Brigjen Pol Torry secara langsung melantik 26 orang pengurus pusat yang berasal dari berbagai latar belakang profesi dan keahlian. Pelantikan ini menjadi wujud nyata dari semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan hidup yang lestari dan berkelanjutan.

Komitmen Polri terhadap Konservasi dan Keamanan Ekosistem.

Dalam sambutannya, Direktur Polisi Satwa menekankan pentingnya pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Setiap aktivitas pembukaan lahan, pembangunan, dan kegiatan industri harus memperhatikan kelangsungan hidup satwa dan habitat alaminya.

“Setiap kegiatan pembangunan harus dilandasi kepedulian terhadap keberadaan satwa liar dan keseimbangan ekologis. Ini penting untuk mencegah konflik antara manusia dan satwa serta mencegah kerusakan lingkungan yang tidak dapat dipulihkan,” ujar Brigjen Pol Torry.

Peran Strategis PPS dalam Mendukung Tugas Polri

Pemerhati Polisi Satwa menjadi mitra strategis Polri dalam memperkuat edukasi publik, meningkatkan literasi konservasi, serta mendorong advokasi perlindungan satwa berbasis data dan bukti ilmiah. PPS diharapkan menjadi katalisator gerakan sosial yang kuat dan terstruktur dalam mendukung tugas-tugas Ditpolsatwa.

“Polri, melalui Ditpolsatwa, menyadari bahwa perlindungan satwa dan pelestarian hayati tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan kolaborasi yang erat dengan semua elemen bangsa – mulai dari pemerintah, akademisi, sektor swasta, hingga masyarakat sipil,” tambah Brigjen Pol Torry.

Momentum Komitmen Bersama.

Acara pelantikan dan diklat tahun ini mengusung tema: “Satwa bukan hanya tentang hewan, tapi titik ukur peradaban kita.” Tema ini menjadi pengingat bahwa cara bangsa memperlakukan makhluk hidup lain, khususnya yang lemah dan tak bersuara, mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban bangsa tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Kombes Pol Gatot Aris Purbaya, S.I.K., dan Ir. Yoska Oktaviano, M.T. selaku Pembina PPS, serta Ketua Umum PPS Monica Fany Megawati, Sekretaris Jenderal PPS Raga Prabuana,dan Dr. Intan Nevia Cahyana, S.H., M.H selaku Dosen Pengampu Hukum Kehutanan FH Usakti yang juga merupakan Kepala bidang Kajian dan Advokasi PPS beserta para tamu undangan dan 26 peserta pelantikan.

Direktur Polisi Satwa mengakhiri sambutannya dengan menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus baru, dan mengajak seluruh peserta untuk menjaga komitmen serta berkontribusi aktif dalam pembangunan peradaban yang lebih manusiawi dan peduli terhadap makhluk hidup lainnya.

“Kami tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan dari PPS dan masyarakat menjadi penguat langkah Polri dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia. Perlindungan satwa adalah perlindungan terhadap masa depan bangsa,” pungkasnya.

Melalui pelantikan ini, Ditpolsatwa menegaskan kembali posisi Polri sebagai pelindung dan pelayan masyarakat, termasuk dalam aspek pelestarian sumber daya alam hayati. Diharapkan kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam membangun kemitraan berkelanjutan antara Polri dan masyarakat, demi Indonesia yang lebih lestari, aman, dan beradab.

Arso, Papua, JSNews Tokoh adat Papua sekaligus Kepala Suku Besar Wikaya Kabupaten Keerom, Herman Yoku, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Satgas Ops Damai Cartenz yang dinilainya konsisten menjaga stabilitas keamanan dan menegakkan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Tanah Papua.

Menurutnya, tindakan tegas yang dilakukan Satgas Ops Damai Cartenz merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat sipil dari aksi-aksi brutal yang dilakukan KKB. Ia menilai kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz bukan hanya sebagai aparat keamanan, melainkan bagian dari komitmen negara untuk menciptakan rasa aman dan kedamaian bagi seluruh warga Papua.

“Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah Satgas Ops Damai Cartenz yang terus konsisten dalam penegakan hukum terhadap KKB,” ujar Yoku saat memberikan keterangan pada Kamis (17/7/2025).

Lebih lanjut, Herman Yoku menegaskan bahwa tindakan kekerasan dan kriminal yang dilakukan oleh kelompok KKB tidak mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Papua. Ia mengutuk keras aksi-aksi tersebut dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut bersinergi menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah masing-masing.

Sebagai mantan kombatan KKB, Herman Yoku menyerukan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di Bumi Cenderawasih.

“Mari kita bersama-sama jaga kamtibmas dan tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang ingin merusak keharmonisan yang telah kita bangun. Papua adalah tanah damai, dan sudah saatnya kita kembali hidup rukun tanpa kekerasan,” tutupnya.

Jakarta, JSNews, 19 Juli 2025 — Dalam upaya menjaga kondusifitas Ibu Kota, Patroli Perintis Presisi yang digelar Direktorat Samapta Polda Metro Jaya berhasil mengamankan 12 remaja yang terlibat aksi tawuran antar kelompok di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu dini hari (19/7).

Patroli yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol Yully Kurniawan, S.I.K., ini menyisir sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Pusat, Timur, Utara, dan Selatan. Operasi digelar sejak pukul 00.30 WIB, menyasar lokasi-lokasi yang kerap menjadi tempat nongkrong, balap liar, hingga potensi tawuran.

Awalnya tim gabungan yang terdiri dari personel Unit 3P, Polwan, Patko, dan Unit K-9 membubarkan sekelompok remaja yang berkumpul di Jalan Haji Hanafi, Pondok Bambu, diduga hendak melakukan balap liar.

Tak lama kemudian, tim menerima laporan warga tentang adanya bentrokan antar geng remaja di kawasan Jalan Amalia, Penggilingan, Cakung. Dengan sigap, patroli bergerak cepat ke lokasi dan berhasil mengamankan 12 pelaku tawuran, berikut 2 bilah senjata tajam, 2 unit sepeda motor, dan 4 unit handphone.

Seluruh pelaku kemudian dibawa ke Polsek Cakung untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Inisial Para Pelaku yang Diamankan:
Para pelaku berinisial:
AA (15), CF (14), AP (16), MH (19), RR (18), MK (16), RA (21), DR (24), MN (21), EA (19), MR (15), dan MA (25).
Sebagian besar di antara mereka tercatat masih di bawah umur.

Dalam keterangannya, Kombes Pol Yully Kurniawan, S.I.K. menegaskan bahwa kegiatan Patroli Perintis Presisi merupakan bagian dari strategi preventif sekaligus responsif Polri untuk mencegah tindak kejahatan jalanan dan menjaga ketertiban umum.

“Kami hadir untuk menjaga keamanan masyarakat. Patroli malam ini berhasil mencegah aksi tawuran yang bisa saja berujung fatal. Ini juga bentuk komitmen kami dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Yully juga menambahkan bahwa tindakan yang dilakukan tetap mengedepankan pendekatan humanis, terutama dalam menghadapi para pelaku yang masih di bawah umur.

Imbauan kepada Masyarakat: Waspadai Aktivitas Anak di Malam Hari,
Polda Metro Jaya mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih aktif mengawasi anak-anaknya, terutama saat malam hari. Banyak aksi kenakalan remaja bermula dari pergaulan tanpa kontrol.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu melapor jika melihat potensi gangguan kamtibmas. Bersama kita bisa cegah kejahatan sejak dini,” tegas Kombes Yully.

Jakarta Pusat, JSNews – Dalam upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bungur bersama unsur Tiga Pilar Kecamatan Senen melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba di wilayah RW 02, Kelurahan Bungur, Jumat (18/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Jl. Kalibaru Timur, RW 02 Kelurahan Bungur ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Manpol Kecamatan Senen, Bhabinkamtibmas Bripka Drian Praptoyo, Babinsa Serma Budi, Kasi Pemerintahan Kelurahan Bungur Ricky Barus, para Kasatgas se-Kecamatan Senen, Satpol PP Kelurahan Bungur, staf Kesra Kelurahan Bungur, FKDM, serta Ketua RT setempat.

Sosialisasi dilakukan secara langsung kepada warga dengan menggunakan pengeras suara (toa) dan membawa spanduk berisi pesan-pesan anti-narkoba seperti “Stop Narkoba”, “Katakan Tidak pada Narkoba”, dan “Kerja Cerdas Tanpa Narkoba”. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap bahaya laten narkotika serta mendorong peran aktif warga dalam mencegah peredarannya di lingkungan tempat tinggal.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, melalui Kapolsek Senen Kompol Bambang Santoso, menyampaikan bahwa sinergi antara kepolisian, aparat kewilayahan, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam memerangi narkoba. Sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman sekaligus membentuk ketahanan sosial masyarakat terhadap ancaman narkoba,” ujar Kompol Bambang.

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Ke depan, kegiatan serupa akan terus digalakkan di wilayah lain sebagai bagian dari komitmen Polsek Senen dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat dari bahaya narkoba.

Jakarta, JSNews — Guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di kalangan pelajar, Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya menggelar kegiatan bertajuk Psikoedukasi “Goes to School” yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 15 hingga 18 Juli 2025.

Kegiatan edukatif ini menyasar enam sekolah di wilayah Jakarta, Depok, dan Tangerang, dengan jumlah peserta mencapai 2.441 siswa/i dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Kepala Bagian Psikologi Ro SDM Polda Metro Jaya, AKBP IBG Adi Putra Yadnya, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan mental generasi muda.

“Melalui program ini, kami ingin membantu pelajar agar lebih siap secara psikologis menghadapi tekanan lingkungan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya saling menghargai dan menjauhi kekerasan di sekolah,” ujarnya.

Kegiatan dibagi ke dalam tiga episode pelaksanaan, yaitu:
Episode 1 (Selasa, 15 Juli 2025)
Lokasi: SMKN 29 Penerbangan Jakarta Selatan, SD Yasporbi 1 Jakarta Selatan, dan SMAN 4 Depok
Episode 2 (Rabu, 16 Juli 2025)
Lokasi: SMAN 4 Depok, SMA Diponegoro 1 Jakarta Timur, dan SMKN 2 Kota Tangerang
Episode 3 (Jumat, 18 Juli 2025)
Lokasi: MTsN 7 Ciracas, Jakarta Timur

Materi yang disampaikan meliputi manajemen stres, pencegahan bullying, serta antisipasi kekerasan di lingkungan sekolah. Kegiatan dikemas secara interaktif melalui perkenalan tim psikologi, ice breaking, permainan edukatif, journaling, dan sesi diskusi terbuka.

Turut hadir dalam tim pelaksana antara lain Pembina Kartika Wahyuningsih, M.Psi., Psikolog (Kasubbag Psipol), AKP Kurnia Boby S. Hasibuan, M.Psi., Psikolog (Plh Kasubbag Psipers), serta tiga personel psikolog kepolisian dan 14 staf Bagian Psikologi.

Polda Metro Jaya melalui program ini mengajak para pelajar untuk tidak ragu menyampaikan permasalahan yang dihadapi di sekolah, terutama terkait kekerasan dan tekanan psikologis. Pelajar diminta untuk aktif mencari bantuan dan tidak menyimpan beban sendiri.

“Kami mengimbau kepada para siswa agar berani bicara jika mengalami tekanan, dan kepada para guru maupun orang tua agar lebih peka terhadap perubahan perilaku anak-anak,” tambah AKBP Adi Putra.

Setiap kunjungan ditutup dengan pemberian plakat dan foto bersama sebagai bentuk apresiasi serta penguatan sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan.

Jakarta Pusat, JSNews– Sidang kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan (obstruction of justice) dengan terdakwa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Jl. Bungur Besar Raya No. 24 Kemayoran Jakarta Pusat, Jumat (18/7/2025) berlangsung di bawah pengamanan ketat.

Sebanyak 1.108 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek jajaran dikerahkan untuk mengamankan jalannya sidang dan aksi unjuk rasa yang digelar di depan PN Jakarta Pusat.

Pengamanan dilakukan di dalam ruang sidang dan di luar gedung PN Jakarta Pusat guna mengantisipasi terjadinya gesekan antar massa pendukung yang memiliki tuntutan berbeda.

Sidang sendiri digelar pukul 09.00 WIB di ruang sidang lantai 1 Prof. Dr. M. Hatta Ali PN Jakarta Pusat dengan agenda tanggapan terdakwa atas replik Jaksa Penuntut Umum (duplik), dipimpin Hakim Ketua Rios Rahmanto, SH, MH.

Empat kelompok massa tercatat hadir dalam aksi hari ini:

  • DPD Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) DKI Jakarta pukul 08.00 WIB, menuntut penghentian persidangan karena diduga bermuatan politik.
  • Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi pukul 09.00 WIB, mendukung PN Jakpus menjatuhkan putusan seadil-adilnya kepada Hasto Kristiyanto.
  • Koalisi Rakyat Menggugat Demokrasi (KARAM DEMOKRASI) pukul 10.00 WIB, menuntut pembebasan Hasto Kristiyanto dan save demokrasi.
  • Masyarakat Pencinta Keadilan pukul 10.00 WIB, menuntut pembebasan Hasto Kristiyanto dan save demokrasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap tegas.

“Kami pastikan anggota tidak ada yang membawa senjata api. Layani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapat dengan humanis dan profesional. Tetapi ingat, jika ada yang melanggar hukum, kami akan bertindak tegas sesuai aturan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan pihaknya tidak ingin ada satu pun warga yang terluka akibat aksi hari ini. “Kami di sini untuk melindungi semua. Baik masyarakat yang beraktivitas, para pencari keadilan, maupun massa aksi yang menyampaikan aspirasi. Jangan ada yang coba-coba membuat keributan, karena kami akan tindak tegas,” tegas Susatyo.

Kapolres juga mengingatkan massa aksi untuk tetap tertib dan tidak melakukan tindakan provokasi. “Kami minta para orator dan massa aksi tidak membakar ban bekas, tidak memprovokasi massa lainnya, tidak melawan petugas keamanan, serta tidak merusak fasilitas umum,” imbuhnya.

Masyarakat dihimbau untuk menghindari kawasan PN Jakarta Pusat selama sidang berlangsung guna mengurangi potensi kemacetan lalu lintas dan kerumunan massa.

Bangkok, Thailand, JSNews.– Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA dan PPO) Bareskrim Polri memperkuat komitmennya dalam memerangi eksploitasi seksual anak di ruang digital dengan melakukan kunjungan kerja ke Thailand Internet Crimes Against Children Centre (TICACC), Kamis (17/7/2025), di markas Central Investigation Bureau, Bangkok, Thailand.

Delegasi Polri yang dipimpin langsung oleh Dir PPA dan PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah diterima oleh Pol. Maj. Gen. Saruti Kwaengsopha selaku Wakil Kepala TICAC. Turut hadir dalam pertemuan ini jajaran otoritas Kepolisian Thailand dari berbagai satuan, Komisioner KPAI, perwakilan Australian Federal Police (AFP), serta delegasi dari Dittipid Siber Bareskrim dan Divisi Hubinter Polri.

Kegiatan ini menjadi momen strategis dalam memperkuat kerja sama lintas negara dalam penanggulangan kejahatan seksual terhadap anak berbasis online. Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan oleh otoritas Thailand, serta pentingnya sinergi internasional dalam menghadapi kejahatan terhadap anak.

“Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi menjadi tonggak penting dalam memperkuat jejaring dan sinergi internasional. Pengalaman dan keberhasilan TICAC dalam menyelamatkan ratusan anak dari eksploitasi daring menjadi pembelajaran berharga bagi kami dalam meningkatkan kapasitas dan strategi penanganan kejahatan serupa di Indonesia,” tegas Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah.

Ia juga menambahkan bahwa pembentukan Dittipid PPA dan PPO oleh Polri sejak Oktober 2024 merupakan langkah progresif untuk fokus menangani kekerasan terhadap perempuan, anak, kelompok rentan, serta tindak pidana perdagangan orang, termasuk kekerasan seksual berbasis elektronik.

Dalam sesi presentasi, perwakilan TICAC memaparkan berbagai capaian dan pendekatan yang telah diterapkan, antara lain:

Melakukan 210 operasi sepanjang tahun 2025 dengan 59 penangkapan dan 151 surat perintah penggeledahan.

Fokus pada tiga bentuk kejahatan utama: perdagangan orang, kepemilikan materi pelecehan seksual anak (CSAM), dan pelecehan seksual terhadap anak.

Pendekatan multi-lini dengan melibatkan kepolisian, jaksa, lembaga internasional seperti FBI dan National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC), serta mitra LSM seperti HUG Project dan ZOE Foundation.

Pol. Col. Runglert Kantachan dari Divisi Investigasi Kejahatan Siber Thailand juga menjelaskan praktik “sextortion” yang kini semakin marak. Ia menyebut bahwa sextortion merupakan pemerasan berbasis materi seksual yang sering kali dikaitkan dengan sindikat perdagangan manusia.

Menanggapi hal tersebut, Polri melalui Satgas Pornografi Anak Online mengungkapkan bahwa sejak 24 Mei 2024 hingga kini, telah memblokir lebih dari 10.934 konten pornografi anak di ruang digital. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya sistematis untuk menciptakan ruang daring yang aman bagi anak-anak.

Dalam sesi tanya jawab, Kasubdit II Dittipid PPA dan PPO KBP Ganis Setyaningrum menggali informasi mendalam terkait struktur organisasi TICAC, pendanaan, hingga mekanisme kerja sama dengan LSM. Pihak TICAC menjelaskan bahwa kemitraan dibangun melalui perjanjian formal seperti MoU dan bersifat terbuka bagi lembaga penegak hukum serta mitra sipil yang memenuhi kualifikasi tertentu.

Dir PPA dan PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah menutup kegiatan dengan harapan kerja sama ini dapat dilanjutkan dalam bentuk aksi nyata:

“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal kolaborasi jangka panjang antara Polri dan TICAC serta mitra internasional lainnya. Bersama, kita berkomitmen melindungi anak-anak dari ancaman eksploitasi seksual, terutama di ruang digital yang semakin kompleks,” pungkasnya.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.