Jakarta,JSNews – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan pentingnya penguatan sistem pengawasan internal di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mencegah penyalahgunaan wewenang atau abuse of power. Hal itu disampaikan Tito saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Kompolnas di Ancol Jakarta, Selasa (16/7/2025).

Menurut Tito, Polri merupakan institusi yang sangat besar dan memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan jumlah personel lebih dari 464 ribu yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, maka diperlukan sistem pengawasan yang kuat, menyeluruh, dan berkelanjutan.

“Polri adalah institusi besar dengan tugas berat. Dalam struktur sebesar itu, potensi terjadinya abuse of power pasti ada. Maka dari itu, pengawasan harus diperkuat, terutama dari internal,” ujar Tito dalam sambutannya.

Tito menekankan, pengawasan tidak hanya dilakukan oleh Irwasum dan Divisi Propam Polri sebagai pengawas internal, tetapi juga melibatkan lembaga eksternal seperti Kompolnas, Ombudsman, hingga masyarakat sipil.

Ia menyebut bahwa media sosial kini juga menjadi kanal penting dalam fungsi kontrol publik terhadap kinerja aparat kepolisian. Kritik, laporan, dan viralnya sebuah kasus bisa menjadi alarm dini untuk melakukan evaluasi terhadap personel Polri.

“Zaman sekarang masyarakat bisa langsung mengawasi lewat media sosial. Ini bentuk pengawasan yang tidak boleh diabaikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Tito mendorong agar pengawasan dilakukan secara proaktif dan tidak sekadar menunggu laporan. Menurutnya, sistem pengawasan yang baik adalah yang mampu mendeteksi potensi pelanggaran sejak dini dan melakukan pencegahan sebelum terjadi masalah yang lebih besar.

Rapat koordinasi ini juga dijadikan momentum untuk menyamakan visi antara Kompolnas dengan pengawas internal Polri dalam rangka memperkuat pengawasan di semua lini.

Tito berharap, dengan sistem pengawasan yang solid, Polri dapat terus menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik. Menurutnya, masyarakat hanya akan percaya pada lembaga penegak hukum yang transparan, akuntabel, dan mau dikoreksi.

“Pengawasan yang efektif akan menciptakan budaya organisasi yang sehat dan memperkuat legitimasi Polri di mata masyarakat,” pungkas Tito.

banner 468x60

Jakarta, JSNews – Dalam upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan internal di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menggelar kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Kinerja di Gedung Presisi Polri lantai 10 pada Selasa, (15/7/2025). Kegiatan tersebut sekaligus memberikan penghargaan terhadap Kabid Propam Polda se-Indonesia.

Kegiatan tersebut berlangsung mulai 09.00 hingga 17.00 WIB dan diikuti oleh seluruh jajaran Bidang Propam Polda se-Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat utama di lingkungan Divpropam juga memberikan menyampaikan arahannya.

Dalam arahannya, Kepala Divisi Propam Polri Irjen. Pol. Abdul Karim menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas pengamanan internal. Karim juga mendorong seluruh personel adaptif terhadap dinamika serta meningkatkan sinergitas antar unit.

“Seluruh personel harus adaptif terhadap dinamika tugas dan meningkatkan sinergitas antar unit pengawasan, baik di tingkat pusat maupun kewilayahan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Paminal, Brigjen Pol Yudo Hermanto, menyampaikan evaluasi terhadap pelaksanaan fungsi pengawasan melekat, termasuk penanganan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota. Yudho juga menekankan strategi pencegahan melalui pembinaan berkelanjutan sebagai langkah kunci dalam menjaga integritas dan profesionalisme personel.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Provos, Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak, menyoroti peran vital Provos sebagai garda terdepan dalam penegakan disiplin dan tata tertib di lapangan. Ia memaparkan sejumlah langkah konkret guna meningkatkan kehadiran dan peran aktif Provos di tiap satuan kerja.

Selain itu, Kepala Biro Wabprof Brigjen Pol Agus Wijayanto yang diwakili oleh Sesro Wabprof Kombes Pol Armaini, turut menjelaskan upaya penanganan pelanggaran kode etik profesi Polri. mendorong peningkatan kapasitas personel Wabprof dalam menyelenggarakan sidang kode etik secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Melalui kegiatan ini, seluruh personel Propam diharapkan dapat meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan, sekaligus mewujudkan sistem pengawasan internal Polri yang lebih modern, terpercaya, dan berkeadilan.

Puncak Jaya, Papua Pegunungan, JSNews— Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz kembali melaksanakan kunjungan humanis dengan mama-mama di Distrik Kulirik, Puncak Jaya, sebagai wujud pendekatan persuasif dan pembangunan kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat pada Rabu (16/7/2025) pukul 11.00 WIT.

Kunjungan tersebut diwarnai suasana hangat dan penuh keakraban. Kehadiran personel Satgas Ops Damai Cartenz disambut dengan senyum tulus dan tawa ceria oleh mama-mama setempat yang dengan antusias berdialog dan menerima pesan-pesan persatuan serta perdamaian. Kebersamaan ini menjadi bukti komitmen Satgas Operasi Damai Cartenz tidak hanya bertugas sebagai penegak hukum namun juga sebagai pendamping bagi masyarakat Papua untuk menciptakan suasana yang harmonis dan damai.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang didampingi oleh Wakaops Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan pentingnya pendekatan humanis yang terus diterapkan di seluruh wilayah Papua.

“Satgas Operasi Damai Cartenz hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan yang menyentuh hati. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga merasa aman, diperhatikan, dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Papua yang damai dan sejahtera,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan humanis bersama mama-mama di Distrik Kulirik merupakan salah satu bentuk nyata upaya membangun hubungan baik dengan masyarakat sejak akar rumput.

“Melalui pendekatan seperti ini, kami ingin membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan. Kehadiran kami untuk merangkul, mendengarkan, dan bersama-sama membangun Papua yang aman, damai, dan penuh harapan,” tegas Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

Satgas Operasi Damai Cartenz berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat Papua dengan program-program humanis yang mengedepankan nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan persatuan demi terwujudnya Papua yang aman, sejuk, dan bermartabat.

Depok, Jawa Barat, JSNews — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersiap menggelar Shooting Championship Kapolri Cup 2025 dengan standar International Practical Shooting Confederation (IPSC) Level 3. Kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 dan akan berlangsung pada 17–20 Juli 2025 di Lapangan Tembak Presisi Hugeng Imam Santoso, Korbrimob Polri, Kelapa Dua, Depok.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu pagi (16/7/2025), Penanggung Jawab kegiatan Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H. menjelaskan bahwa event Kapolri Cup tahun ini naik kelas menjadi kompetisi internasional dengan cakupan peserta dari berbagai kalangan.

“Sebelumnya, pertandingan ini hanya diadakan dalam bentuk Kapolri Cup level 2. Baru tahun ini kami tingkatkan ke level 3 untuk memberikan tantangan yang lebih tinggi dan menyemarakkan pertandingan,” ujar Irjen Pol. Widodo.

Jumlah peserta yang sudah mendaftar mencapai 1.147 orang dan terbagi dalam dua kategori besar, yakni umum dan internal Polri. Kategori umum meliputi anggota IPSC/non-IPSC, pimpinan kementerian/lembaga, pimpinan redaksi media dan jurnalis. Sementara kategori Polri terdiri dari pejabat utama Mabes Polri, perwakilan dari 36 Polda, serta Taruna Akpol yang memiliki kemampuan menembak.

Adapun tiga jenis pertandingan yang akan diperlombakan adalah:

  • Tembak Reaksi (IPSC dan non-IPSC)
  • Tembak Shoot Off (duel cepat antar peserta)
  • Tembak Presisi (penilaian akurasi dari jarak 25 meter)

Perlombaan ini juga menjadi ajang pembinaan dan penjaringan atlet menembak dari kalangan sipil maupun institusi. Irjen Pol. Widodo menekankan pentingnya kegiatan ini dalam mendukung profesionalisme sekaligus prestasi olahraga nasional.

“Olahraga menembak memiliki kaitan erat dengan tugas kepolisian, sehingga turut meningkatkan motivasi anggota Polri dan peserta lainnya dalam meningkatkan kemampuan serta keterampilan menembak,” tambahnya.

Sementara itu, Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, S.I.K., S.H., M.Si., menyampaikan bahwa konferensi pers ini merupakan bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat dan media, sekaligus untuk menyosialisasikan pelaksanaan lomba.

“Pertandingan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Bhayangkara 2025. Besok kegiatan akan resmi dimulai, dan kita harap berjalan sukses serta mendapat perhatian positif dari publik,” ungkap Kombes Erdi.

Panitia pelaksana juga menyampaikan bahwa tidak akan ada pendaftaran on the spot. Seluruh peserta telah mendaftar secara resmi sebelum batas waktu yang ditentukan.

Jakarta Selatan, JSNews – 15 Juli 2025 — Dalam rangka memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, Direktorat Binmas Polda Metro Jaya kembali menggelar kegiatan bertajuk Satu Jam Mengaji Bersama Polisi. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Jami Baiturrahmah, Komplek Departemen Dalam Negeri I, Jalan Agraria, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2025) petang.

Program dimulai pukul 17.30 WIB hingga 20.00 WIB dan dipimpin oleh Kasubditbinpolmas Ditbinmas Polda Metro Jaya, AKBP H. Jajang Hasan Basri, S.Ag., M.Si., yang hadir mewakili Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah, S.I.K. Ia didampingi oleh sejumlah personel Ditbinmas, antara lain Iptu Kristiawan, Aiptu Riyaji, Brigadir Wastu, dan Brigadir Ronaldo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kombes Andri dari Baintelkam Mabes Polri, Ketua DKM Masjid Jami Baiturrahmah Ustaz Fikri, Ketua RW 04 Bapak Sigit, Ketua RT 04 Bapak Mahrudin, Kanit Binmas AKP Kusnardi, Bhabinkamtibmas Aiptu Momon, Ketua Pokdarkamtibmas Pondok Labu Bapak Umar, serta perwakilan FKDM Bapak Fahri.

Kegiatan diawali dengan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan sambutan dari Ketua DKM Masjid Jami Baiturrahmah, dan pemaparan materi oleh AKBP Jajang. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat pemeliharaan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui masjid yang makmur, bukan hanya ibadah yang hidup, tapi masyarakat di sekitarnya juga bisa terbantu secara sosial. Kemakmuran masjid akan berdampak langsung pada situasi kamtibmas di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Program Satu Jam Mengaji Bersama Polisi bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara anggota Polri dengan masyarakat, serta mengajak jamaah untuk aktif dalam kegiatan keagamaan, memahami hukum secara sederhana, dan memperkuat nilai-nilai sosial berbasis spiritual.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, foto bersama, serta penyerahan sarana kontak dari Ditbinmas kepada perwakilan warga.

Dengan pendekatan humanis dan religius ini, Polda Metro Jaya berharap kehadiran polisi tidak hanya terasa dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan masyarakat menuju kehidupan yang harmonis, sejahtera, dan penuh keberkahan, pungkasnya.

Quezon City, Filipina, JSNews — Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Bareskrim Polri menghadiri kegiatan resmi di New WCPC Office, Camp BGen Rafael T Crame, Quezon City, Filipina, Selasa (15/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama antara aparat penegak hukum Indonesia dan Filipina dalam menangani eksploitasi seksual anak berbasis internet melalui Philippine Internet Crimes Against Children Center (PICACC).

Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat tinggi Women and Children Protection Center (WCPC), delegasi Direktorat PPA dan PPO Bareskrim Polri, Komisioner KPAI, Liaison Officer dari Australian Federal Police (AFP), serta perwakilan dari Divhubinter, Dittipid Siber, dan jajaran lainnya.

PICACC dibentuk secara resmi pada 27 Februari 2019 sebagai pusat koordinasi lintas-lembaga dan lintas-negara yang melibatkan Kepolisian Nasional Filipina (PNP), Biro Investigasi Nasional (NBI), Kepolisian Federal Australia (AFP), Badan Kejahatan Nasional Inggris (NCA), serta International Justice Mission. Pada tahun 2021, Kepolisian Nasional Belanda turut bergabung sebagai mitra.

Dalam pemaparannya, PLTCOL Ayn E. Natuel selaku Assistant Chief ATIPD/TL PICACC menjelaskan bahwa sejak 2019 hingga Juni 2025, PICACC telah menerima 580 rujukan kasus, melaksanakan 310 operasi, menangkap 178 pelaku, dan menyelamatkan 823 korban eksploitasi seksual anak secara daring.

Direktur PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, menyampaikan penghargaan atas undangan dan sambutan yang diberikan. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi internasional untuk menangani bentuk-bentuk kejahatan baru yang menyasar anak di ruang digital.

“Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi lintas negara, membangun jejaring, serta saling belajar dari strategi dan sistem perlindungan anak yang telah dikembangkan secara komprehensif oleh PICACC di Filipina,” ujar Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah.

Ia juga menyoroti salah satu program unggulan Direktorat PPA dan PPO Bareskrim Polri, yakni “Rise and Speak: Berani Bicara, Selamatkan Sesama”, yang bertujuan mendorong keberanian korban, saksi, dan masyarakat dalam melaporkan kekerasan seksual dan eksploitasi anak.

“Indonesia dan Filipina memiliki karakteristik sosial dan budaya yang mirip, sehingga faktor-faktor pemicu terjadinya eksploitasi seksual anak secara online juga tidak jauh berbeda — mulai dari kemiskinan, lemahnya pengawasan keluarga, hingga akses teknologi tanpa edukasi yang memadai. Karena itu, kerja sama ini sangat strategis,” tambahnya.

Sementara itu, PBGEN Maria Sheila T. Portento selaku Acting Chief WCPC menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak merupakan isu kemanusiaan yang melampaui batas negara.

“Kehadiran Bapak/Ibu hari ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama regional, berbagi praktik terbaik, serta membangun respons lintas negara yang lebih terintegrasi dan efektif,” ujarnya.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar kolaborasi antara Polri dan PICACC semakin erat, termasuk dalam bentuk pelatihan bersama, pertukaran data intelijen, serta penguatan sistem perlindungan korban secara menyeluruh.

Puncak, Papua Tengah, JSNews — Satgas Ops Damai Cartenz dari Sektor Sinak terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedamaian di Tanah Papua. Pada Selasa, (15/7/2025), personel Satgas Ops Damai Cartenz menggelar patroli sambang ke permukiman warga di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, guna mempererat hubungan dengan masyarakat serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dansektor Sinak, Ipda Rizki, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga menyambut kehadiran aparat dengan penuh keakraban, mencerminkan terbangunnya rasa saling percaya antara Polri dan masyarakat di wilayah tersebut.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang didampingi oleh Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli sambang ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Polri melalui Satgas Ops Damai Cartenz hadir untuk menjamin keamanan masyarakat dari gangguan kelompok KKB. Kami ingin masyarakat merasa tenang dan terlindungi,” ungkapnya.

Ia berharap melalui pendekatan humanis dan dan patroli sambang menjadi kunci dalam menciptakan Papua yang damai.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar terus menjaga keharmonisan yang telah terjalin.

“Kami sangat berharap agar keamanan yang sudah terjaga ini terus dipertahankan. Hubungan harmonis antara masyarakat dan aparat harus selalu dijaga demi terwujudnya situasi yang aman dan damai,” ujarnya.

Patroli sambang ini menjadi bukti bahwa keamanan tidak hanya dibangun lewat kekuatan, tetapi juga dengan melalui kehadiran, perhatian, dan komunikasi yang tulus antara aparat dan masyarakat.

Cikarang, JSNews – 15 Juli 2025 – Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan dan ketertiban internal anggota, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa memimpin langsung kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) usai pelaksanaan apel jam pimpinan yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Metro Bekasi, Selasa pagi (15/7/2025).

Kegiatan Gaktiblin ini turut diikuti oleh Wakapolres Metro Bekasi AKBP Apri Fajar Hermanto, S.H., S.I.K., dan diawasi langsung oleh Kasie Propam AKP Marbun beserta jajaran Sie Propam Polres Metro Bekasi. Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan administrasi pribadi anggota Polri, mulai dari KTP, KTA, SIM, surat kendaraan dinas maupun pribadi, hingga sikap tampang dan kerapihan seragam.

Dalam arahannya, Kapolres Kombes Pol Mustofa menekankan bahwa disiplin anggota merupakan cerminan profesionalisme Polri di hadapan masyarakat. Kedisiplinan internal menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

“Penegakan disiplin harus dimulai dari internal. Sebelum kita menegakkan hukum kepada masyarakat, kita harus pastikan bahwa seluruh anggota Polres Metro Bekasi telah mematuhi aturan dan menjaga etika sebagai aparat negara,” tegas Kapolres.

Pemeriksaan Gaktiblin ini dilakukan secara menyeluruh dan tanpa pemberitahuan sebelumnya, sebagai bentuk komitmen pimpinan dalam menjaga integritas dan keteladanan personel Polri. Sie Propam juga menindaklanjuti apabila ditemukan pelanggaran administratif maupun pelanggaran kode etik, sesuai prosedur yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, Polres Metro Bekasi berharap seluruh personel dapat semakin disiplin, profesional, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas, sejalan dengan semangat reformasi kultural Polri dan kepercayaan publik yang terus dibangun.

Jakarta, JSNews – 14 Juli 2025 — Hari ini menjadi momen bersejarah dalam perjalanan pendidikan nasional saat para siswa unggulan dari SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) dan Global Darussalam Academy (GDA) diberangkatkan melalui program Kereta Kader Bangsa. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), serta didukung penuh oleh Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara (YPKTB) sebagai mitra penyelenggara pendidikan KTB.

Dalam keberangkatan ini, sebagian dari 190 siswa terpilih—yang telah melalui proses seleksi ketat dari 11.200 pendaftar—berangkat dari Stasiun Gambir menggunakan kereta Panoramic pada KA Manahan relasi Gambir–Solo Balapan, menuju Stasiun Tugu Yogyakarta. Perjalanan ini bukan hanya simbolik, melainkan menjadi tonggak awal pendidikan berstandar internasional berbasis karakter dan kebangsaan.

Ketua YPKTB, Irjen. Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., yang turut serta mendampingi para siswa dalam gerbong menyampaikan harapannya:

“Para siswa ini adalah mutiara bangsa, dan tugas kita adalah memastikan mereka ditempa di tempat terbaik agar menjadi mutiara yang indah dan cemerlang. Karena kita percaya bahwa students of today are the leaders of tomorrow.”

Melalui keikutsertaan POLRI dalam mendirikan dan membina SMA KTB, Polri menegaskan komitmennya tidak hanya menjaga keamanan hari ini, tapi juga mempersiapkan pemimpin bangsa di masa depan yang berintegritas, disiplin, dan cinta tanah air.

Miftah Nur Sabri, Pembina YPKBI, menambahkan bahwa kolaborasi antara institusi ini bukan hanya soal membangun sekolah, tetapi membangun masa depan:

“Kereta Kader Bangsa adalah simbol keberangkatan kolektif menuju Indonesia Emas 2045. Di dalamnya, ada kerja sama antar-lembaga, ada siswa-siswa terbaik bangsa, dan ada visi bersama untuk menciptakan generasi pemimpin yang unggul secara intelektual dan kokoh dalam nilai kebangsaan.”

Sementara itu, Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, menyampaikan bahwa KAI bangga menjadi bagian dari program ini:

“Perjalanan menggunakan kereta bukan sekadar berpindah tempat. Ini adalah pengalaman, pembelajaran, dan warisan nilai keberlanjutan. Kami berharap generasi muda semakin akrab dengan transportasi publik dan menjadikannya bagian dari gaya hidup beradab dan ramah lingkungan.”

Kolaborasi antara YPKBI, YPKTB, dan KAI menunjukkan bahwa sinergi lintas institusi sangat mungkin dilakukan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang menyeluruh—dari ruang kelas, jalur rel, hingga pemimpin masa depan Indonesia.

Tentang YPKTB:
Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara adalah yayasan pendidikan di bawah pembinaan POLRI yang berkomitmen membentuk generasi muda dengan karakter kebhayangkaraan, kedisiplinan, dan kepemimpinan, melalui penyelenggaraan sekolah berkualitas.

Tentang YPKBI:
Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) adalah yayasan yang fokus mengakselerasi sekolah berstandar internasional (IB) di Indonesia yang berpijak pada nilai kebangsaan.

Tentang PT KAI (Persero):
PT Kereta Api Indonesia (Persero) adalah BUMN transportasi terdepan di Indonesia yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan efisien, aman, dan inklusif untuk seluruh masyarakat.

Jakarta, JSNews – 14 Juli 2025 — Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) hari ini resmi meluncurkan Kereta Kader Bangsa, sebuah inisiatif monumental yang menandai dimulainya perjalanan pendidikan para siswa unggulan dari SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) dan Global Darussalam Academy (GDA).

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya pada program Hasil Terbaik Cepat untuk membangun sekolah unggul terintegrasi di setiap kabupaten, Kereta Kader Bangsa menjadi simbol awal komitmen kuat dua institusi—YPKBI dan KAI dalam mencetak calon pemimpin masa depan Indonesia. Mereka disiapkan untuk bisa bersaing hingga ke Top 100 University Dunia, dengan fondasi karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.

Pada hari ini, sebagian dari 190 siswa terpilih, yang merupakan putra-putri terbaik dari total 11.200 pendaftar diberangkatkan dari Stasiun Gambir, Jakarta pukul 10.30 WIB menggunakan kereta Panoramic yang terangkai pada KA Manahan relasi Gambir- Solo Balapan, dimana rombongan akan turun di Stasiun Tugu Yogyakarta. Kereta api ini tidak hanya mengantar mereka secara fisik, tetapi juga menjadi ruang simbolis perpindahan menuju masa depan pendidikan unggul.

“Hari ini bukan hanya perjalanan ke sekolah, tetapi perjalanan sejarah. Kereta Kader Bangsa adalah simbol transformasi pendidikan nasional—bahwa siapapun anak bangsa, dari mana pun asalnya, berhak mendapat akses menuju pendidikan kelas dunia,” ujar Dirgayuza Setiawan, Ketua Pembina YPKBI.

“Di dalam gerbong ini, ada anak-anak terpilih yang akan dididik menggunakan kurikulum internasional (IB) namun dengan penanaman nilai-nilai kebangsaan yang kuat. Kita siapkan mereka menjadi pemimpin Indonesia Emas 2045.”

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyampaikan bahwa KAI bangga menjadi bagian dari perjalanan penting ini.

“ Perjalanan menggunakan kereta bukan hanya mengantarkan ke stasiun tujuan tapi memiliki nilai sejarah dan pelajaran masa depan tentang keberlanjutan,” ucap Didiek.

Kerja sama ini juga menunjukkan perhatian serius KAI terhadap sektor pendidikan. Salah satunya melalui program tarif reduksi 10% untuk civitas academica dan alumni perguruan tinggi mitra, serta Rail Library sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita poin keempat, yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia unggul.

Melalui pendekatan berbasis komunitas pendidikan, KAI berharap dapat memperluas akses dan memperkuat dampak jangka panjang bagi generasi penerus, sekaligus menghadirkan transportasi publik yang inklusif, relevan, dan berkelanjutan.

Dengan dimulainya perjalanan ini, YPKBI dan KAI berharap inisiatif ini bisa menjadi model kolaborasi antar lembaga dalam menciptakan pengalaman pendidikan yang menyeluruh—dari ruang kelas hingga rel kereta api—demi mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Tentang YPKBI:

Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) adalah sebuah yayasan yang berfokus untuk mengakselerasi jumlah sekolah berkurikulum International Baccalaureate di Indonesia, yang tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan.

Tentang KAI:

PT Kereta Api Indonesia (Persero) adalah BUMN transportasi yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan publik berbasis efisiensi, ketepatan, dan keselamatan, serta aktif mendukung pembangunan nasional melalui moda kereta api.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.