Jakarta, JSNews – Polda Metro Jaya bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas) menggelar patroli skala besar di wilayah Ibu Kota pada Senin (1/9/2025). Patroli ini digelar sebagai upaya menjaga situasi Jakarta tetap kondusif pasca aksi unjuk rasa yang sempat berujung anarkis.

Kombes pol I Ketut Gede Wijatmika sebagai Karoops Pmj menjelaskan kegiatan ini bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Tujuan kita tidak lain adalah menjaga keamanan dan kenyamanan di Jakarta. Harapannya warga bisa kembali beraktivitas normal tanpa gangguan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keamanan adalah tanggung jawab bersama. “Terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi juga seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Patroli skala besar ini melibatkan sekitar 350 personel dari berbagai fungsi kepolisian yang dibagi menjadi dua tim dengan rute berbeda:

Tim 1 (Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat): Polda Metro Jaya – Cawang – arah utara – Pelabuhan – Gunung Sahari – Matraman – Pramuka – Galunggung – kembali ke Polda Metro Jaya.

Tim 2 (Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan): Polda Metro Jaya – Kuningan – depan Kwitang – Polsek Senen – Polsek Cempaka Putih – Yos Sudarso – Cawang – kembali ke Polda Metro Jaya.

Dalam kegiatan ini, sejumlah ormas turut bergabung, di antaranya KBPPP (Keluarga Besar Putra Putri Polri), Laskar Merah Putih, BPPKB Banten, dan Forkabi Betawi.

Perwakilan ormas menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen menjaga Jakarta tetap aman.
“Patroli ini kami lakukan bersama Polda Metro Jaya untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Kami semua ormas di Jakarta sepakat membantu aparat menjaga ketertiban dan keamanan,” kata salah satu perwakilan ormas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kondusifitas Ibu Kota.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman dan damai. Jangan mudah terprovokasi, jangan ikut dalam aksi anarkis, dan jauhi narkoba. Sampaikan aspirasi dengan cara yang benar, sesuai aturan hukum,” imbaunya.

Ade Ary juga menekankan peran orang tua dalam mengawasi anak-anak. “Kami berharap para orang tua turut mengingatkan dan mengawasi putra-putrinya agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal negatif yang dapat merugikan masa depan mereka,” ujarnya.

Polda Metro Jaya memastikan akan terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan. “Mari kita jaga Jakarta bersama-sama. Polisi hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, Jakarta akan tetap kondusif,” pungkasnya.

banner 468x60

Jakarta, JSNews – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, Polda Metro Jaya menggelar doa bersama yang berlangsung di Masjid Al-Kautsar, Senin (1/9/2025). Kegiatan ini digelar secara hybrid melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 1.019 Polwan dari berbagai satuan kerja Polda Metro Jaya maupun polres jajaran.

Ketua Sie Acara Doa Bersama, Kompol Niluh Sri Arsini, menyampaikan bahwa kegiatan ini berjalan lancar dan penuh khidmat. Dari total peserta, sebanyak 498 Polwan mengikuti langsung di Polda Metro Jaya, sementara 521 Polwan lainnya melaksanakan doa bersama di kantor polres masing-masing.

“Doa bersama ini merupakan ungkapan rasa syukur sekaligus sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat pengabdian seluruh Polwan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Hari Jadi ke-77 Polwan RI, Kombes Pol Yolanda Evalyn S., S.I.K., M.M., yang juga Penyidik Tindak Pidana Madya TK III Bareskrim Polri.

Doa bersama dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang memberikan pesan spiritual mengenai pentingnya peran Polwan dalam menegakkan hukum dengan hati nurani dan semangat moral yang tinggi.

Selain doa, kegiatan juga menghadirkan materi dari sejumlah pejabat utama Polri, di antaranya:

Irjen Pol Arradina Zessa Devy, S.H. (Staf Khusus Menkopolkam Bidang Intelijen Aktivis & Pergerakan),
Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah, S.I.K., M.Si. (Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri),
Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, D.P.F., DFM (Karolabdokkes Pusdokkes Polri),
Brigjen Pol Dr. Sulastiana, S.IP., M.Si. (Auditor Kepolisian Utama TK II, Irwasum Polri).

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif yang membuka ruang diskusi antara para narasumber dengan Polwan, serta ditutup dengan doa penutup.

Pakor Polwan Polda Metro Jaya,AKBP Agustin susilowaty SH,MM menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan doa bersama tersebut.

“Momentum doa bersama ini menjadi pengingat agar Polwan senantiasa bersyukur, profesional, humanis, dan menjaga integritas. Kami berharap Polwan terus menjadi teladan di tengah masyarakat,” kata
Agustin.
Ia juga mengajak seluruh Polwan untuk memperkuat soliditas dan peran aktif dalam mendukung Polri yang presisi. “Hari Jadi ke-77 Polwan harus menjadi motivasi untuk terus berkarya, menjaga marwah institusi, dan memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” tambahnya.

Kegiatan doa bersama ini ditutup dengan harapan agar Polwan selalu diberi kekuatan dan keberkahan dalam menjalankan tugas, serta semakin dekat dengan masyarakat.

Jakarta, JSNews – Presiden Republik Indonesia menyempatkan diri menjenguk anggota Polri yang menjadi korban saat mengamankan aksi kerusuhan baru-baru ini. Kunjungan tersebut disampaikan oleh Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., usai mendampingi Presiden pada Senin (25/8/2025).

Kapolri menyampaikan bahwa Presiden memberikan perhatian penuh terhadap kondisi para korban serta keluarga mereka.

“Alhamdulillah, hari ini Bapak Presiden menyempatkan diri untuk mengunjungi keluarga besar Polri yang kemarin menjadi korban pada saat terjadi aksi kerusuhan. Beliau menemui satu per satu keluarga korban dengan penuh empati,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Kapolri menegaskan, Polri akan memberikan penghargaan terbaik kepada para prajurit yang telah menunjukkan dedikasi dan pengorbanan dalam menjalankan tugas negara.

“Kami berkomitmen memberikan penghargaan terbaik bagi prajurit-prajurit kita yang sudah bekerja keras dan mengorbankan jiwa raganya dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolri menegaskan bahwa Polri akan menindak tegas para pelaku kerusuhan sesuai arahan Presiden. Polri berkomitmen memulihkan keamanan, menjaga ketertiban, serta memastikan aktivitas masyarakat dan roda perekonomian kembali normal.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, Polri akan segera mengembalikan keamanan dan ketertiban. Para pelaku kerusuhan akan ditangkap dan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” jelas Kapolri.

Ia juga memastikan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, termasuk menelusuri pihak-pihak yang menjadi aktor intelektual maupun yang membiayai aksi kerusuhan.

“Polri akan bertindak berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan di lapangan. Kita akan mengusut secara tuntas, mulai dari pelaku di lapangan, aktor yang menggerakkan, hingga pihak-pihak yang membiayai kerusuhan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Kapolri menyebut sudah cukup banyak pelaku yang berhasil diamankan dan jumlahnya diperkirakan terus bertambah.

“Beberapa sudah ditangkap, dan perkembangannya akan kami sampaikan secara resmi pada waktunya,” pungkas Jenderal Listyo Sigit.

Jakarta, JSNews – Menindaklanjuti perintah langsung Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., memimpin penguatan operasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pasca aksi kerusuhan di beberapa daerah. Langkah strategis yang diambil adalah dengan menggelar patroli skala besar gabungan TNI-Polri di seluruh Indonesia.

“Atas perintah Bapak Kapolri, saya instruksikan seluruh Polda dan Polres untuk segera melaksanakan patroli skala besar secara gabungan dengan TNI. Tujuannya jelas: menjamin keamanan masyarakat dari ancaman para perusuh dan pelaku anarkis. Kami hadir untuk melindungi setiap jiwa, setiap harta benda, dan setiap fasilitas milik rakyat,” tegas Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., dalam pengarahannya, Minggu (31/8/2025).

Wakapolri menambahkan, “Kami memahami keresahan dan kekhawatiran masyarakat, khususnya terkait isu penjarahan yang marak diberitakan. Untuk itu, kami pertegas komitmen: tidak ada ruang bagi anarkisme dan vandalisme. Patroli kami lakukan hingga ke tingkat RT/RW untuk memastikan lingkungan Anda aman. Setiap pelaku yang memanfaatkan situasi untuk melakukan kejahatan, seperti penjarahan di rumah pribadi maupun fasilitas umum, akan kami tindak dengan tegas.”

“Dalam perintah yang tegas, Bapak Kapolri juga memerintahkan agar pengamanan seluruh Markas Kepolisian dan Asrama Polisi wajib dipertahankan dan diperkuat. Jangan sampai simbol negara dan simbol kedaulatan hukum ini disentuh, apalagi didalamnya ada keluarga, tahanan dan barang berbahaya yang tidak boleh jatuh ditangan pelaku kejahatan. Institusi Polri adalah representasi negara dalam menjamin keamanan, dan kami akan menjaga kewibawaan negara hingga titik darah penghabisan,” tegas Wakapolri melanjutkan perintah Kapolri.

Lebih lanjut, Wakapolri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi menjaga lingkungan masing-masing. “Kami tidak bisa bekerja sendirian. Kolaborasi TNI, Polri, dengan dukungan penuh pemerintah daerah, tokoh masyarakat, agama, dan pemuda adalah kunci. Masyarakat adalah mata dan telinga kami. Laporkan setiap aktivitas mencurigakan dan setiap potensi gangguan ke Bhabinkamtibmas, Polsek, atau Polres terdekat. Komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat akan memutus mata rantai kejahatan dan menciptakan rasa aman yang kita dambakan,” paparnya.

Menyikapi pemberitaan yang beredar, Wakapolri juga menenangkan masyarakat. “Kepada seluruh rakyat Indonesia, kami mohon agar tetap tenang. Jangan termakan hasutan dan hoaks yang menimbulkan kepanikan. Aparat TNI-Polri telah disiagakan penuh di lapangan. Kami jamin, kami akan bertindak profesional, terukur, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM). Tidak perlu ada keraguan, karena ketegasan kami adalah bentuk perlindungan untuk kedaulatan dan ketenteraman Anda semua.”

“Tujuan utama kami adalah pemulihan keamanan yang cepat dan menyeluruh. Dengan patroli rutin, imbauan persuasif, serta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, kami yakin situasi dapat segera normal dan kondusif. Kami menjaga Indonesia, kami melindungi rakyat Indonesia,” pungkas Wakapolri menutup pernyataannya.

Jakarta, JSNews – Suasana malam di wilayah Jakarta Barat terasa lebih aman dengan hadirnya ratusan personel gabungan dalam patroli skala besar pada Minggu (31/8/2025).

Sebanyak 350 personel dari TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat diturunkan untuk menjaga keamanan serta memberikan rasa tenang bagi masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, menegaskan bahwa patroli gabungan ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir di tengah masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa TNI, Polri, dan Pemerintah hadir bersama warga. Mari kita jaga Jakarta, jaga kampung kita, agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Walikota Jakarta Barat, H. Uus Kuswanto, yang menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor ini.

Menurutnya, patroli bersama adalah bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab untuk menghadirkan keamanan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0503 Jakarta Barat, Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, menekankan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena TNI, Polri, dan pemerintah hadir bersama-sama menjaga Jakarta Barat tetap damai.

Ia juga mengingatkan warga agar tetap tenang, tidak berkerumun bila tidak ada kepentingan mendesak, serta mendukung terciptanya suasana kondusif.

Patroli skala besar ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi juga simbol persaudaraan dan sinergi semua pihak.

Kehadiran aparat yang berjalan berdampingan dengan pemerintah daerah mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di tengah masyarakat.

( Humas Polres Metro Jakarta Barat )

Depok, JSNews – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan ke-77, Polisi Wanita (Polwan) Polres Metro Depok menggelar kegiatan donor darah di Ruang Transit Depok Open Space (DOS), Margonda, Depok, Minggu (31/8/2025).

Sejak pukul 06.00 WIB, jajaran Polwan Polres Metro Depok yang dipimpin Kasi Dokkes AKP Lindarwati bersama Senior Polwan AKP Elly Padiansari, S.H., telah tiba di lokasi untuk melakukan registrasi serta skrining kesehatan. Kegiatan donor darah ini turut diikuti masyarakat, mahasiswa, hingga komunitas ojek online.

Acara tersebut juga dihadiri Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., dan Dandim 0508 Depok Kol Inf Iman Widhiarto, S.T., M.M. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan donor darah resmi dimulai dan berlangsung hingga selesai dalam suasana hangat, penuh semangat kepedulian, serta menggambarkan sinergi antara Polri dan masyarakat.

“Kegiatan donor darah ini menjadi wujud nyata kepedulian Polwan Polres Metro Depok untuk membantu sesama. Selain bermanfaat bagi penerima donor, kegiatan ini juga menyehatkan bagi pendonor,” ujar AKP Lindarwati.

Sementara itu, AKP Elly Padiansari menambahkan bahwa peringatan Hari Jadi Polwan ke-77 dijadikan momentum untuk semakin mempererat hubungan dengan masyarakat melalui aksi sosial.

Pakor Polwan Polda Metro Jaya, AKBP Agustin Susilowaty, S.H., M.M., turut memberikan apresiasi atas inisiatif Polwan Polres Metro Depok. “Kami bangga karena Polwan tidak hanya hadir sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli pada kemanusiaan. Donor darah ini menjadi salah satu bentuk pengabdian nyata,” ujarnya.

Beliau juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melakukan donor darah secara rutin. “Setetes darah yang kita berikan sangat berarti bagi keselamatan orang lain. Mari bersama-sama kita tumbuhkan rasa kepedulian sosial demi terciptanya kesehatan dan keselamatan bersama,” pungkasnya

Jakarta Pusat, JSNews — Polres Metro Jakarta Pusat menerima bantuan logistik dari sekelompok warga yang mengatasnamakan diri sebagai relawan pada Minggu (31/8/2025) pagi. Penyerahan bantuan berlangsung di lobi Mapolres sekitar pukul 09.40 WIB dalam suasana penuh kekeluargaan.

Enam orang relawan hadir dan menyerahkan sejumlah logistik seperti susu, makanan ringan, dan buah-buahan. Bantuan tersebut diterima langsung oleh AKP Lutfi Hayata, Wakasat Intelkam Polres Metro Jakarta Pusat, yang bertugas sebagai perwira pengawas saat itu.

Adapun logistik yang diberikan meliputi 3 box susu Real Good, 2 box Yupi, 1 box buah pir, dan 1 box buah pisang.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian masyarakat terhadap institusinya. Ia menilai dukungan tersebut sebagai bentuk kepercayaan sekaligus penguatan semangat bagi seluruh personel.

“Kami merasa tidak sendiri. Dukungan seperti ini menjadi pengingat bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat benar-benar dirasakan. Ini bukan soal bantuan logistiknya, tapi tentang rasa kebersamaan,” ujar Susatyo dengan nada haru.

Ia juga menambahkan bahwa hubungan antara polisi dan masyarakat harus terus dirawat, karena keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama.

“Ketika masyarakat percaya dan peduli, maka kami akan bekerja lebih tulus dan sepenuh hati. Polisi yang dicintai rakyat, akan melayani dengan hati,” tambahnya.

Penyerahan bantuan berlangsung aman dan tertib. Polres Metro Jakarta Pusat berkomitmen untuk terus menjaga sinergi positif dengan masyarakat melalui pelayanan yang humanis, terbuka, dan berorientasi pada kebutuhan warga.

Jakarta Pusat, JSNews — Polsek Senen menggelar kegiatan pembagian paket sembako kepada 43 pengemudi ojek online (ojol) di depan Mako Polsek Senen, Minggu pagi. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian jajaran kepolisian kepada mitra ojol di wilayah hukum Polsek Senen.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa polisi harus hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sosok yang mampu menunjukkan empati dan menjalin kedekatan sosial dengan masyarakat.

“Polisi harus hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tapi juga dalam memberikan empati dan menjalin kedekatan sosial. Kegiatan seperti ini bisa membangun kembali kepercayaan dan solidaritas,” ujar Kombes Susatyo.

Ia menambahkan bahwa di balik seragam polisi terdapat rasa dan tanggung jawab moral yang kuat untuk merespons setiap duka masyarakat.

“Masyarakat harus tahu bahwa di balik seragam kami, ada rasa, ada hati, dan ada tanggung jawab moral. Ketika masyarakat terluka, kami pun merasakannya. Karena itu, setiap bentuk kepedulian, sekecil apa pun, sangat berarti untuk memulihkan hubungan agar wilayah Jakarta Pusat aman dan kondusif,” katanya.

Di sisi lain, Kapolsek Senen AKP Andre Try Putra memimpin langsung pembagian bantuan sembako yang berisi minyak goreng, mie instan, dan gula pasir kepada para pengemudi ojol. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden tragis yang menyebabkan meninggalnya Affan, seorang pengemudi ojol yang tertabrak kendaraan taktis baracuda milik Brimob beberapa waktu lalu.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Affan. Saya secara pribadi dan mewakili jajaran Kepolisian, khususnya Polsek Senen, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian tersebut,” ucap AKP Andre.

Ia mengakui situasi saat itu sangat mencekam dan penuh tekanan, tetapi pihaknya tetap bertanggung jawab dan menyesali insiden tersebut.

“Kami memahami bahwa situasi saat itu sangat mencekam dan penuh tekanan, namun kami tetap bertanggung jawab dan menyesali peristiwa itu. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan itikad baik kami kepada rekan-rekan ojol,” lanjutnya.

Kapolsek juga mengajak para pengemudi ojol untuk terus menjaga sinergi dan kerja sama dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Senen.

“Kami harap kerja sama tetap terjalin. Apabila ada potensi gangguan kamtibmas atau kejadian anarkis, kami berharap teman-teman ojol juga bisa bantu komunikasi dan pengamanan,” pungkasnya.

Para pengemudi ojol yang hadir menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Polsek Senen. Salah satu perwakilan mengatakan bantuan tersebut sangat membantu di tengah kondisi yang sulit.

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif, diakhiri dengan foto bersama antara jajaran Polsek Senen dan para mitra pengemudi ojol.

Jakarta, JSNews – Aksi demonstrasi yang dilaksanakan didepan DPR RI pada 28 Agustus 2025 memakan korban. Seorang pengemudi Ojek Online (Ojol) Affan Kurniawan tewas setelah ditabrak dan dilindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob polri.

I Nyoman Sugidana, seorang Aktivis Mahasiswa Hindu menyayangkan peristiwa yang menimpa pemuda berusia 21 tahun itu. Ia menyebut harusnya preseden ini dapat dihindari.

“Saya sangat menyayangkan aksi demonstrasi ini sampai memakan korban. Peristiwa seperti ini harusnya bisa dihidari ketika pejabat dapat menerima demonstran dengan baik dan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban demonstran lebih mengutamakan aksi humanisme,” kata Sugidana dalam keterangannya kepada gemapos.id di Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Sugidana menilai, kenaikan tunjangan Anggota DPR, PHK terjadi dimana-mana, pejabat yang asik berjoget di atas penderitaan rakyat, menjadi penyebab tersulutnya kemarahan rakyat yang berbuntut pada aksi demonstrasi.

Namun, ketika rakyat menyampaikan tuntutannya anggota DPR justru work from home (WFH) dan demonstran dibenturkan dengan aparat keamanan.

“Para pejabat harusnya lebih mawas diri bahwa domonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat adalah buntut dari kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Bukannya menerima aspirasi dengan baik masyarakat, malah dibenturkan dengan aparat keamanan,” jelas Sugidana.

Polisi dan rakyat dalam situasi ini menurutnya sama-sama menjadi korban yang dipaksa berhadap-hadapan untuk melindungi kepentingan para penguasa.

“Polisi dan rakyat sama-sama masyarakat sipil dan sama-sama menjadi korban dari kesewenagan pembuat kebijakan,” ujarnya.

Oleh sebab itu Sugidana meminta agar para pemerintah membuat kebijakan yang pro terhadap kepentingan rakyat dan melibatkan partisipasi publik.

“Agar eskalasi kemarahan masyarakat tidak semakin besar yang dapat menganggu stabilitas politik Indonesia dan memperpanjang catatan konflik antara masyarakat dan aparat keamanan,” imbuhnya.

sebagai penutup, Sugidana juga menyampaikan duka cita mendalam terhadap korban dan keluarganya. Ia berharap pelaku juga dapat diadili sesuai aturan dengan proses yang transparan.

“Saya juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan dan meminta Polri mengevaluasi jajarannya dan menghukum para pelaku sesuai dengan ketentuan Undang Undang,” tutup Sugidana.

Jakarta, JSNews – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri bersama TNI akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan undang-undang untuk memulihkan situasi keamanan di sejumlah wilayah yang belakangan ini diwarnai aksi anarkis. Hal tersebut disampaikan Kapolri usai menghadiri rapat evaluasi bersama Presiden RI, Panglima TNI, dan sejumlah menteri terkait di Sentul, Sabtu (30/8/2025).

Kapolri menjelaskan, Presiden memerintahkan TNI dan Polri untuk segera menindak tegas setiap tindakan yang melanggar hukum, khususnya aksi anarkis yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Tadi Bapak Presiden memintakan kepada saya dan Panglima, khusus terkait tindakan-tindakan yang bersifat anarkis, kami Panglima dan Kapolri, TNI dan Polri diminta untuk mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku,” ujar Jenderal Sigit.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyoroti sejumlah insiden selama unjuk rasa yang dilakukan di beberapa wilayah, termasuk pembakaran gedung, fasilitas umum, dan penyerangan terhadap markas. Menurutnya, aksi-aksi tersebut sudah melampaui batas penyampaian pendapat yang dijamin undang-undang.

“Terkait dengan penyampaian pendapat itu adalah hak setiap warga negara dan dilindungi undang-undang. Namun, tentunya ada syarat-syaratnya, antara lain harus memperhatikan kepentingan umum, mengikuti peraturan perundang-undangan, dan menjaga persatuan bangsa. Jika ada aksi yang berujung pada pembakaran, penyerangan, dan perusakan, maka itu sudah mengarah pada peristiwa pidana,” tegasnya.

Selain itu, Kapolri turut menyinggung perkembangan penanganan kasus tujuh personel Brimob yang menabrak seorang pengemudi ojek online hingga meninggal dunia. Ia memastikan proses hukum terhadap para anggota tersebut berjalan cepat dan transparan.

“Proses penanganan oleh Propam sudah berlangsung dan saya sudah perintahkan untuk dilaksanakan secara cepat dan maraton. Kartif Propam sudah menyampaikan bahwa dalam waktu satu minggu harus siap melaksanakan sidang etik dan tidak menutup kemungkinan juga ada proses pidana jika ditemukan kesalahan,” jelasnya.

Kapolri menambahkan, pihaknya juga membuka akses bagi lembaga seperti Kompolnas dan Komnas HAM untuk memantau jalannya proses pemeriksaan, sebagai bentuk transparansi kepada publik.

Di akhir pernyataannya, Kapolri mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung langkah-langkah TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

“Kami berharap mendapatkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, tokoh-tokoh nasional, dan seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tengah situasi yang ada,” pungkasnya.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.