Jakarta Timur,JSNews
11 Maret 2026 – Media Independen Online (MIO) Indonesia Pengurus Daerah Jakarta Timur melaksanakan audensi resmi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur pada Rabu, 11 Maret 2026. Audensi ini diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Jakarta Timur, Bapak Yogi Sudharsono, S.H., di kantor Kejari Jakarta Timur, Jl. DI. Panjaitan By Pass No.15, RT.15/RW.7, Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur.
Delegasi MIO Indonesia dipimpin oleh Ketua MIO Indonesia Jakarta Timur, S Erfan Nurali, yang didampingi oleh Ketua MIO Indonesia PW DKI Jakarta, Bapak Gito Richardo; Penasehat MIO Indonesia Jakarta Timur, A.Badrul.BD; Sekretaris Daerah MIO Indonesia Jakarta Timur, Oscar Al Hamid; serta Ketua Bagana MIO Indonesia Jakarta Timur, Titik Suparti.
Dalam pertemuan tersebut, S Erfan Nurali menyampaikan bahwa MIO Indonesia merupakan organisasi pemilik perusahaan media yang sedang berproses menjadi salah satu asosiasi perusahaan terverifikasi Dewan Pers. Ia juga menyoroti kondisi media online di Indonesia yang jumlahnya mencapai lebih dari 43.300 berdasarkan data, namun hanya 36% (sekitar 1.015 media) yang terverifikasi resmi oleh Dewan Pers pada tahun 2024, menurut data Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Dewan Pers, A Sapto Anggo. Meskipun demikian, pertumbuhan media online diprediksi akan terus meningkat.
Hingga saat ini, MIO Indonesia yang berdiri pada 10 November 2020 telah memiliki 750 perusahaan media anggota. Di wilayah Jakarta Timur sendiri, tercatat ada 30 media yang menjadi anggota MIO Indonesia Pengurus Daerah Jakarta Timur, baik yang sudah memiliki izin lengkap, sedang dalam proses perlengkapan izin, maupun yang masih berbentuk PT perorangan.
“MIO Indonesia hadir sebagai wadah pemersatu perusahaan media, khususnya di Jakarta Timur. Kami siap membantu pemerintah dan lembaga terkait mencegah penyebaran berita hoax di masyarakat serta menyebarkan informasi dari instansi dan lembaga yang bersifat membangun dan edukatif, demi terciptanya arus informasi positif,” tegas S Erfan Nurali.
Lebih lanjut, ia menegaskan peran MIO Indonesia sebagai pilar keempat dengan fungsi kontrol sosial. “Sebagai pilar keempat, kami siap memberikan kritik dan masukan yang membangun agar kebijakan publik sesuai dengan undang-undang dan keadilan, mencegah penyalahgunaan wewenang, serta memperbaiki tata kelola pemerintahan agar lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat,” tambahnya.
Delegasi juga memaparkan visi dan misi MIO Indonesia Pengurus Daerah Jakarta Timur serta 6 program unggulan, salah satunya adalah Program Komen Center. Program ini berfungsi sebagai wadah untuk membantu pemerintah, swasta, lembaga, dan instansi terkait menyebarkan informasi yang benar dan valid serta mencegah penyebaran berita hoax di masyarakat.
Pendapat senada disampaikan oleh Ketua MIO Indonesia PW DKI Jakarta, Bapak Gito Richardo. “Kami berharap MIO Indonesia Jakarta Timur dapat terus bersinergi dengan para pemangku kepentingan yang ada. Melalui kolaborasi ini, kami yakin dapat membantu menyebarkan informasi yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Penasehat MIO Indonesia Jakarta Timur, A.Badrul.BD. “Sinergi dengan berbagai pihak adalah kunci. Kami berkomitmen untuk menjadi mitra yang handal dalam menyampaikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kasi Intel Kejari Jakarta Timur, Yogi Sudharsono, S.H., menyambut baik kedatangan delegasi MIO Indonesia Jakarta Timur. “Kami menyambut hangat kedatangan rekan-rekan MIO Indonesia di Kejari Jakarta Timur. Kejari Jakarta Timur siap bersinergi dengan MIO Indonesia dalam berbagai bidang, termasuk publikasi dan edukasi hukum untuk masyarakat, terutama di wilayah Jakarta Timur,” ungkapnya.
(Zaenal langgar)












