Jakarta-JSNews



Minggu 14/12/2025
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai bahaya asbes, material yang hingga kini masih banyak digunakan di Indonesia dan menyimpan risiko serius bagi kesehatan pekerja serta masyarakat umum.

Aktivis senior KSPI, Sofyan Abdul Latief, menegaskan bahwa bahaya asbes sering kali tidak disadari karena dampaknya tidak muncul secara langsung.

“Asbes adalah ancaman yang tidak terlihat dan tidak berbau, tetapi dampaknya sangat serius. Banyak pekerja dan warga tidak tahu bahwa mereka terpapar asbes setiap hari, baik di tempat kerja maupun di rumah,” ujar Sofyan dalam Konferensi Pers KSPI, Sabtu (13/2025).

Menurutnya, kampanye ini penting untuk memastikan pekerja dan masyarakat memahami risiko jangka panjang paparan asbes dan tidak lagi menganggapnya sebagai material biasa.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan asbes sebagai salah satu karsinogen terpenting di tempat kerja. Paparan terhadap seluruh jenis asbes, termasuk krisotil, diketahui dapat menyebabkan mesotelioma, kanker paru-paru, kanker laring dan ovarium, asbestosis, serta penyakit pleura. WHO juga menegaskan bahwa tidak ada ambang batas aman untuk paparan asbes.

Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari KSPI, Ridwan Panjaitan, menekankan bahwa aspek pencegahan dan informasi merupakan kunci perlindungan.

“Dari perspektif K3, asbes adalah bahaya laten. Sekali seratnya terhirup, ia bisa menetap di paru-paru dan menimbulkan penyakit puluhan tahun kemudian. Karena itu, pekerja dan masyarakat harus diberi informasi yang jelas tentang risiko ini,” jelas Ridwan.
Ia menambahkan bahwa penguatan edukasi K3 dan kewaspadaan terhadap material yang mengandung asbes harus menjadi bagian dari budaya keselamatan kerja.

Di Indonesia, asbes masih ditemukan pada berbagai produk dan material, seperti atap dan pipa semen asbes, ubin lantai dan langit-langit, isolasi boiler dan pipa, rem dan kopling otomotif, tangki air, serta material konstruksi lainnya. Data menunjukkan 12,85% rumah tangga di Indonesia masih menggunakan atap berbahan asbes (2023), sehingga potensi paparan tidak hanya dialami pekerja industri, tetapi juga masyarakat luas.

Sejumlah temuan medis juga mencatat adanya penyakit terkait asbes pada warga non-industri yang tinggal lama di rumah beratap asbes, serta pada pekerja konstruksi dengan paparan jangka panjang. Fakta ini menegaskan bahwa bahaya asbes merupakan isu kesehatan publik yang membutuhkan perhatian bersama.

Melalui kampanye ini, KSPI mendorong peningkatan literasi publik tentang bahaya asbes, pentingnya penerapan standar K3, serta hak pekerja dan konsumen untuk mendapatkan informasi yang benar dan transparan mengenai risiko kesehatan dari material yang digunakan di tempat kerja maupun lingkungan permukiman.

“Keselamatan dan kesehatan pekerja harus dimulai dari pengetahuan. Tanpa informasi yang jujur dan terbuka, risiko akan terus diwariskan,” tegas Ridwan.

joSSer
( Wakil Pimred )

banner 468x60

Jakarta | JSNews.
Sabtu, 13 Desember 2025

Organisasi kemasyarakatan Timur Indonesia Bersatu (TIB) menghadiri kegiatan Silaturahmi Kamtibmas yang diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya pada Sabtu (13/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Polda Metro Jaya dengan mengusung tema “Penguatan Kemitraan Potensi Masyarakat dalam Menjaga Jakarta untuk Mewujudkan Harkamtibmas yang Aman dan Kondusif.”

Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh lima tokoh pemuka agama, sebagai simbol persatuan dan toleransi antarumat beragama. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah.

Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang berada di wilayah DKI Jakarta. Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di Ibu Kota.

Dalam kegiatan tersebut, TIB hadir bersama jajaran pengurus dan anggota, di antaranya Sekretaris Jenderal TIB Bobby Risakota, Ketua DPD TIB Jakarta Timur Martinus Oyong, S.H., S.I.Kom., yang akrab disapa Indra Martin Tator, serta Ketua DPD TIB Bekasi Raya Paulus Tutuarima. Kehadiran TIB juga diperkuat oleh sekitar 20 orang anggota, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mendukung upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polda Metro Jaya menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dan organisasi kemasyarakatan sebagai mitra strategis kepolisian. Kolaborasi yang solid diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas serta menciptakan suasana Jakarta yang aman, damai, dan kondusif.

Perwakilan TIB menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta menegaskan kesiapan TIB untuk terus bersinergi dengan aparat kepolisian dan seluruh elemen masyarakat. TIB berkomitmen mendukung program-program positif yang mendorong persatuan, toleransi, dan keamanan demi terwujudnya Jakarta yang harmonis dan berkeadilan.

joSSer
( Wakil Pimred )

JSNews || Jakarta Utara – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kodam Jaya, TNI menggelar Karya Bakti Serentak berupa aksi bersih-bersih waduk dan sungai pada Sabtu (13/12/2025) pagi. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Jl. Kepanduan II RT 006/15, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Mengusung tema “Jaga Sungai, Jaga Alam… Agar Alam Jaga Kita!!”, kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan melibatkan 261 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai instansi dan elemen masyarakat. Aksi ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian alam, khususnya di wilayah perkotaan.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kasilog Korem 052/Wkr Kolonel CBA Rully Kusuma Jaya, SH., MH., Kasdim 0502/JU Letkol Inf Danny Sulistyo, Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP James H. Hutajulu, serta jajaran Forkopimko Jakarta Utara, mulai dari unsur pemerintah kota, kecamatan, hingga kelurahan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pengecekan peserta, dilanjutkan dengan penyaksian video dari panitia pusat, pembacaan doa, serta pemberian tali asih kepada petugas PPSU. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon oleh Forkopimko Jakarta Utara di Taman Hutan Kota Penjagalan sebagai simbol komitmen menjaga lingkungan. Puncak kegiatan ditandai dengan kerja bakti pembersihan Kali Ciliwung–Angke yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB.

Karya Bakti TNI Serentak ini dilaksanakan secara terpusat di Waduk Ria Rio, Jakarta Timur, dan digelar serentak di berbagai wilayah sebagai bentuk kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kehadiran Forkopimko Jakarta Utara dalam kegiatan di Taman Hutan Kota Penjagalan menegaskan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar semakin meningkat, sejalan dengan semangat pengabdian TNI kepada rakyat dan daerah.

Jakarta, JSNews.co – Jumat, 12 Desember 2025 – SMAN 53 Jakarta menjadi tuan rumah penyuluhan anti-bullying & kekerasan (PABK) yang diselenggarakan bersama oleh Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta serta Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) DPW DKI Jakarta dan
DPC.GPIB Jakarta Timur. Kegiatan yang diikuti oleh siswa siswi Kelas 10, dan 11 ini bertujuan meningkatkan kesadaran tentang bahaya bullying dan membangun lingkungan sekolah yang aman serta inklusif.

Selama penyuluhan, Bapak Handoko M, S.K.M., M.E narasumber dari Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta menjelaskan bentuk-bentuk bullying (fisik, verbal, dan cyber) serta dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis korban. Mereka juga memberikan tips praktis bagaimana menghindari, mengidentifikasi, dan melaporkan kasus bullying kepada pihak yang berwenang.

Roadshow semacam ini diwacanakan akan dilaksanakan kontinue di adakan di sekolah sekolah di Provinsi DKI Jakarta.

Selain dihadiri oleh Bapak Handoko M, S.K.M., M.E didampingi pak Yudha kepala sub klompok penangan konflik sosial dari Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta turut hadir juga Ketua Umum GPIB Ir.Agung Karang, Departemen kurikulum DPP GPIB Bintang Mahaputra, Wakil Ketua GPIB DPW DKI Jakarta Dani Hendro,
Ketua DPC.GPIB Jakarta Timur Muhammad Amin,SE, wakil ketua DPC GPIB JKT TIMUR
Pak Edy Dwiyanto,SE
Panitia PABK Nani Wijaya , Yenti.

Selain penyuluhan tentang bahaya bullying, kegiatan tersebut juga diwarnai dengan interaktif melalui sesi tanya jawab antara siswa-siswi SMAN 53 dengan narasumber. Para pelajar terlihat antusias mengajukan pertanyaan seputar mekanisme pelaporan kasus bullying, cara membantu teman yang menjadi korban, hingga
strategi membangun keberanian untuk bersuara.

“Kegiatan anti bullying di sekolah SMA 53 ini untuk menghadiri undangan dari teman-teman Gerakan Pendidikan Indonesia Baru DKI Jakarta. Dalam kaitannya memberikan pemahaman edukasi sosialisasi terkait anti bullying dan kekerasan di lingkungan serta pendidikan sekolah dan sekolah yang dipilih dan ditetapkan sebagai Lokasi ada di SMA 53 Jakarta, dilihat dari tadi disampaikan bahwa sekolah ini secara umum tidak ada kasus ataupun kekerasan yang menyangkut siswa maupun tenaga pendidik, sehingga kami melihat bahwa ini menjadi suatu bagian bagaimana sekolah bisa menjadi tempat yang aman nyaman dan selamat buat siswa, karena tanggung jawab itu harus diambil oleh masyarakat,orang tua dan juga guru jadi positif,”tutur Handoko M, S.K.M., M.E dari Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta saat ditemui awak setelah acara roadshow, Jumat, (12/12/2025).

Dia lebih lanjut menyampaikan bahwa bagaimana harapan dari tujuan dari pendidikan itu sendiri bisa dicapai kami Kesbangpol dalam hal ini selalu memberikan support terhadap hal-hal yang mendukung bagaimana nanti anak-anak kita sebagai generasi penerus tentu saja yang mendapatkan tongkat estafet menjadi bangsa yang kuat dan tangguh di Indonesia Emas 2045.

Ditempat yang sama Ketua Umum DPP Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) mengatakan Bullying dan kekerasan perlu dicegah

” penyuluhan anti bullying dan kekerasan
Kerjasama kesbangpol provinsi DKI Jakarta saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Handoko, kepada Kepala Sekolah yang diwakili oleh Pak Yosef , pak Dolly dan ibu Retno selaku Wakil Kepala Sekolah dan juga kepada semua tim dari GPIB, baru saja selesai melaksanakan penyuluhan, di mohon kedepannya tetap bersinergi, kerjasama yang baik antara GPIB dengan Kesbangpol, dalam rangka anak-anak kita di sekolah-sekolah, kami programkan kepada DPW DKI Jakarta untuk ada penyuluhan bullying, dan syukur Alhamdulillah bahwa di SMAN 53 ini sekolah pertama sebagai sekolah laboratorium Pancasila, akhlak dan karakter benar-benar diterapkan di sini,”terang Agung Karang.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 53 Bapak Yosef yang mewakili Kepala Sekolah SMAN 53 Jakarta Dra.Herawati Sihombing,M.Pd ke awak media juga menyampaikan, “Kita sebagai pemerintah hadir dalam masalah ini anti bulling. Bagaimana peran serta masyarakat dalam hal ini lewat GPIB tentu saja dan semua elemen masyarakat yang saling mendukung, Nggak bisa kita bekerja sendiri, kalau mengatasi persoalan ini dan kedepannya sinergi ini harus tetap dijadikan suatu hal yang mungkin,” ucap Yosef Wakil Kepala Sekolah SMAN 53 Jakarta.

“Kemitraan terus antara semua Organisasi dalam mendukung bagaimana menciptakan kondisi sekolah, terutama di DKI Jakarta, khususnya bisa lebih kondusif lagi, bisa menciptakan tadi, aman, nyaman dan ramah buat anak sekolah dan tercipta juga sekolah yang berprestasi unggul dalam hal akademis,”tandasnya.

Di akhir acara diberikan piagam penghargaan dari Organisasi Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) DPW DKI Jakarta yang diserahkan oleh Ketua umum GPIB Ir. Agung Karang kepada Bapak Handoko dari Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta dan kepada Kepala sekolah SMA Negeri 53 Jakarta Dra.Herawati Sihombing,M.Pd yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan Bapak Dolly dan Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum Bapak Yosef dan ditutup dengan sesi foto bersama.

BANDA ACEH – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, memulai rangkaian kunjungan kerja hari pertama dalam penanganan bencana alam di Sumatera. Didampingi Sesmenko Polkam, Letnan Jenderal TNI Mochammad Hasan, Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri, Mayor Jenderal TNI Dr. Heri Wiranto, M.M., M.Tr. (Han) dan Stafsus Menko Polkam, Ahmad Dedi. Menkopolkam bersama Pejabat Utama bergerak menuju Posko Utama Penanganan Bencana guna memastikan seluruh unsur pemerintah hadir bekerja secara cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

Kehadiran Menko Polkam menunjukan bahwa Negara hadir melalui peran pemerintah untuk masyarakat sebagai langkah nyata, bukan sekedar pernyataan.

Setibanya di posko, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menerima paparan langsung dari Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Suharyanto, mengenai situasi terakhir bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Paparan tersebut meliputi kondisi terkini korban, kerusakan infrastruktur, status tanggap darurat, hingga tantangan di lapangan seperti akses yang terputus serta kebutuhan mendesak warga.

Kepala BNPB juga mengatakan strategi percepatan penanganan, termasuk penguatan komando di lapangan, percepatan pendataan, dan prioritas evakuasi serta dukungan logistik. Dalam hal ini, Menkopolkam meminta agar seluruh langkah penanganan dilakukan dengan pendekatan terpadu, mengutamakan keselamatan warga, serta memastikan pemerintah pusat dan daerah bergerak dalam satu arah yang solid.

Menkopolkam langsung meninjau kesiapan alutsista yang dipersiapkan untuk mendukung operasi pencarian, penyelamatan, dan distribusi bantuan. Peninjauan itu dikatakannya mencakup helikopter, kendaraan taktis, peralatan evakuasi, serta perlengkapan penunjang lainnya.

Djamari Chaniago menegaskan bahwa keberadaan alutsista ini bukan hanya sebagai dukungan teknis, melainkan bentuk nyata dari kehadiran Negara yang memastikan seluruh sumber daya dikerahkan untuk menyelamatkan dan memulihkan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, unsur forkopimda turut mendampingi, memperkuat koordinasi antara pusat dan daerah. Kehadiran unsur daerah ini penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pemerintah pusat dapat diterjemahkan menjadi langkah operasional yang cepat, akurat dan terukur di lapangan.

Pada peninjauan logistik bantuan, Menko Polkam memastikan bahwa seluruh kebutuhan dasar warga terdampak telah dipersiapkan dengan baik. Berdasarkan laporan resmi, bantuan dari Kemenko Polkam akan mengirimkan tambahan bantuan sosial dengan total 74 koli bantuan dan satu unit kendaraan water treatment guna ketersedian air bersih dilokasi bencana.

Bantuan tersebut jelas Djamari Chaniago meliputi kebutuhan pokok masyarakat, “Pemerintah menegaskan bahwa seluruh bantuan akan dikirimkan melalui rute strategis udara untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses. Bantuan direncanakan diterbangkan menggunakan pesawat C-130J/A-1339 dengan rute HLM – SMH – RSN – REMBELE – SIM, sehingga distribusi dapat dilakukan lebih merata dan tepat waktu sesuai titik prioritas. “Kata Menko Polkam dilokasi bencana, Kamis (11/12/2025).

Menko Polkam, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan penanganan bencana berjalan efektif, mulai dari fase tanggap darurat hingga pemulihan awal.

“Kami tidak hanya mengirimkan bantuan, tetapi memastikan setiap dukungan tiba tepat waktu dan menjawab kebutuhan paling mendesak masyarakat. Pengiriman unit water treatment hari ini adalah bukti bahwa pemerintah bergerak cepat untuk memastikan warga Aceh mendapatkan akses air bersih tanpa penundaan. “Pungkas Menko Polkam.[]

Jakarta, JSNews – Sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana di wilayah Sumatera, SMA Negeri 11 Jakarta yang berlokasi di Jalan Komarudin, Kompleks Pendidikan Cakung, Jakarta Timur, bersama Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), Komite Sekolah, dan para orang tua siswa menggelar aksi sosial berupa penggalangan serta penyaluran bantuan kemanusiaan.

Kegiatan pengumpulan donasi berlangsung di Aula SMA Negeri 11 Jakarta dengan melibatkan seluruh elemen sekolah, masyarakat umum, serta sejumlah donatur, termasuk dukungan dari PT Bantuan. Adapun bantuan yang terkumpul meliputi beras, mi instan, serta pakaian layak pakai. Donasi tersebut kemudian diserahkan melalui Posko Peduli untuk Sumatera yang dikelola oleh komunitas lokal di wilayah Cakung, Jakarta Timur.

Bantuan direncanakan akan dijemput langsung oleh perwakilan dari pihak penerima dan disalurkan ke tiga daerah terdampak di Sumatera melalui koordinasi bersama jaringan relawan serta komunitas kemanusiaan di lapangan.

Kepala SMA Negeri 11 Jakarta, Ibu Peninana Sinambela, bersama Ketua GPIB, Bapak Amin, menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh warga sekolah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai empati, gotong royong, dan rasa kemanusiaan kepada peserta didik, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Peninana.

GPIB dan Komite Sekolah menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam menghadapi situasi krisis kemanusiaan. Mereka berharap kegiatan serupa dapat menginspirasi lebih banyak sekolah di Indonesia untuk turut serta dalam aksi sosial berbasis kepedulian.

Inisiatif ini menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan tidak hanya berperan sebagai pusat pembelajaran intelektual, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter dan kepedulian sosial bagi generasi muda.

Reporter: Rahmat Hidayat (joSSer)
Cameramen: Aminudin

Banyuwangi, JSNews – Pemberitaan mengenai dugaan pemaksaan pengosongan lahan terkait proses tukar guling di Pesanggaran yang sebelumnya beredar di sejumlah kanal informasi, dipastikan tidak akurat. Warga menegaskan bahwa belum ada instruksi resmi dari pemerintah pusat terkait pengosongan lahan sebelum keputusan final tukar guling diterbitkan.

Sebelumnya, muncul narasi yang menyebut bahwa seorang pengusaha lokal diduga bertindak mendahului keputusan negara dengan mengusir warga dari lahan yang saat ini mereka kelola. Namun informasi tersebut dibantah oleh beberapa warga yang namanya disebut dalam pemberitaan itu

“Kami tidak pernah mengatakan ada pemaksaan atau pengusiran. Proses tukar guling memang masih berjalan dan belum selesai, tapi tidak ada pihak yang memaksa kami pergi seperti yang diberitakan,” ujar salah satu warga Pesanggaran, Jumat (9/12/2025).

Pihak warga menyayangkan pemberitaan yang dianggap mengambil kesimpulan sepihak dan tidak melalui konfirmasi mendalam kepada pengelola lahan yang sebenarnya mengetahui kondisi di lapangan.

Proses Hukum Masih Berjalan Normal

Perangkat desa juga menyampaikan bahwa proses tukar guling lahan sudah melalui tahapan administrasi dan menunggu penyelesaian dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

“Apabila nanti ada keputusan resmi dari pemerintah, semua pihak tentu akan menaatinya sesuai aturan. Tidak boleh ada interpretasi yang menyesatkan publik,” jelas salah satu perangkat desa.

Warga Minta Media Lebih Berhati-Hati

Masyarakat berharap tidak ada lagi pemberitaan yang hanya mengandalkan spekulasi, karena hal itu bisa menimbulkan keresahan dan memicu konflik horizontal.

Seorang tokoh masyarakat menegaskan,

“Kami ingin proses berjalan dengan damai. Tidak ada yang merasa diusir atau ditekan. Jika ada pihak yang tidak memahami situasi, jangan asal menuduh.”

Kesimpulan berita sebelumnya yang menuding adanya pemaksaan pengosongan lahan tidak benar dan telah diklarifikasi oleh warga serta pihak desa. Masyarakat meminta semua pihak untuk menunggu keputusan resmi negara seraya menjaga kondusivitas Pesanggaran.


Jakarta-JSNews
Pentingnya Ibadah Umroh dalam Kehidupan Seorang Muslim Seperti yang di lakukan oleh Ustad Muhammad Rusli Riswanto
Para sanak saudara berkumpul berdoa bersama di kediaman orang tua hajah Rosidah  di jalan Sodong Utara 2   Jakarta Timur Minggu (07/12/2025)


Ibadah umroh merupakan salah satu amal mulia dalam Islam yang memiliki banyak keutamaan. Pentingnya ibadah umroh dalam kehidupan seorang Muslim tidak bisa diremehkan, karena umroh menjadi sarana untuk membersihkan diri dari dosa,

memperkuat iman, serta mendekatkan hati kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam sendiri telah mencontohkan pelaksanaan umroh, bahkan menganjurkan umatnya untuk melaksanakannya jika memiliki kemampuan.
Makna Ibadah Umroh dalam Islam
Umroh secara bahasa berarti “ziarah”. Sedangkan secara syariat, umroh adalah ibadah yang dilakukan dengan menunaikan thawaf di Ka’bah, sa’i antara Shafa dan Marwah, kemudian diakhiri dengan tahallul (memotong rambut).


Berbeda dengan haji yang memiliki waktu tertentu, umroh bisa dilaksanakan kapan saja sepanjang tahun. Hal ini membuat umroh menjadi kesempatan besar bagi umat Islam yang ingin meraih pahala dan mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala.


Jakarta-JSNews
Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) dan Media Independen Online (MIO) Indonesia menggelar senam sehat bersama di halaman Transmart Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (7/12/2025). Kegiatan bertema “Gerakkan Tubuhmu, Sehatkan Jiwamu” itu menjadi ajang silaturahmi akhir tahun yang mempererat jejaring dua organisasi yang selama ini aktif dalam isu pendidikan dan media digital.


Sejak pukul 07.00, puluhan jurnalis, penulis, dan aktivis pendidikan mulai berdatangan. Musik ritmis yang mengiringi instruktur senam membuat suasana pagi di pusat perbelanjaan itu terasa lebih hidup. Peserta dari berbagai organisasi terlihat berbaur tanpa sekat, menggambarkan kolaborasi yang telah terbangun selama beberapa tahun terakhir.


Agung Karang, Ketua Umum GPIB, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari komitmen kedua lembaga untuk menjaga kedekatan dalam kerja-kerja publik mereka. “Silaturahmi tidak harus selalu dalam bentuk rapat atau forum serius. Ruang pertemuan seperti ini justru membuat kerja sama semakin cair dan produktif,” katanya.
Menurut Agung, GPIB menjadikan kegiatan fisik bersama sebagai pendekatan baru untuk merawat jejaring antarlembaga yang selama ini terlibat dalam advokasi pendidikan, literasi publik, dan kerja sama sosial.


Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie, menambahkan bahwa kegiatan ini mencerminkan pola kerja kolaboratif yang terus diperkuat kedua organisasi. “GPIB dan MIO sudah sering terlibat dalam program literasi dan pelatihan jurnalisme. Senam sehat seperti ini memberi ruang yang lebih santai bagi kami untuk merencanakan agenda ke depan, sekaligus menyehatkan tubuh,” ujarnya.


Menurut AYS, kegiatan kreatif semacam ini perlu diperbanyak di lingkungan organisasi media agar hubungan antarpengurus dan anggota tidak hanya bergantung pada aktivitas formal. “Kebugaran juga bagian dari profesionalisme,” tambahnya.
Walau GPIB dan MIO menjadi motor utama acara, beberapa organisasi mitra turut mendukung pelaksanaan kegiatan, antara lain Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI), serta Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi). Kehadiran para ketua umum masing-masing organisasi ikut menambah bobot simbolik kegiatan ini.


Selepas senam, para peserta melanjutkan perbincangan santai mengenai rencana kolaborasi pada 2026. Sejumlah ide yang mengemuka antara lain program literasi jurnalisme untuk pelajar, kegiatan edukasi publik berbasis komunitas, serta kampanye kesehatan untuk pekerja kreatif dan media.
Gelaran ini ditutup dengan foto bersama dan komitmen untuk menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin.

Jakarta,JSNews



Sabtu 06/12/2025
.Dalam momentum peringatan Dirgahayu ke-76 Polda Metro Jaya, Dede Fitrianto Kordinator wilayah BEM PTNU DKI Jakarta menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian panjang kepolisian dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di ibu kota. Dengan mengusung tema “Melangkah Bersama, Menjaga Masyarakat”, HUT kali ini menjadi pengingat bahwa keamanan Jakarta bukan hanya tugas aparat, tetapi sebuah kerja kolektif yang menuntut kebersamaan.

Dede menilai 76 tahun perjalanan Polda Metro Jaya bukan sekadar rentang waktu, melainkan rangkaian cerita pengorbanan, pelayanan, dan kehadiran polisi di tengah masyarakat. Dalam lanskap Jakarta yang begitu dinamis dengan kriminalitas, kepadatan penduduk, kemacetan, hingga kompleksitas sosial polisi hadir sebagai mitra yang bekerja tanpa mengenal waktu. Mulai dari penanganan kejahatan jalanan, pengamanan demonstrasi, penertiban publik, hingga penyelesaian konflik sosial, langkah-langkah kepolisian dinilai semakin solutif dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Jakarta itu bergerak cepat, dan tantangannya pun berubah setiap hari. Di tengah semua itu, Polda Metro Jaya tetap berdiri di garis depan. Kami melihat bagaimana inovasi, kedisiplinan, dan kedekatan dengan masyarakat terus ditingkatkan,” ujar Dede Fitrianto. Ia juga menambahkan bahwa pendekatan humanis yang dilakukan kepolisian dalam melayani masyarakat merupakan modal penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Dede berharap momentum ulang tahun ke-76 ini menjadi energi baru bagi Polda Metro Jaya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Baginya, keamanan bukan hanya soal penindakan, tetapi juga soal empati, komunikasi, dan kesediaan untuk hadir ketika warga membutuhkan.

“Semoga Polda Metro Jaya semakin kuat, semakin profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat. Jakarta membutuhkan polisi yang tidak hanya tegas, tetapi juga memahami denyut kehidupan warganya,” tutup Dede.

Amatd
Jalur Selebriti News

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.