Jakarta, JSNews – Divisi Humas (Divhumas) Polri menggelar shalat gaib untuk mendoakan almarhum Afan Kurniawan, driver ojek online yang meninggal dunia akibat tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis (28/8/2025).

Diketauhi Alamarhum Affan Kurniawan telah dimakamkan pada hari Jumat(29/09/2025) di TPU Karet Bivak sekitar Pukul 10.30 WIB.

Shalat gaib dilaksanakan di Masjid Divhumas Polri, lantai 3 Gedung Divhumas Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/8/2025), seusai pelaksanaan shalat Jumat. Ibadah tersebut dipimpin oleh Ustad Ali Khalidin.

Kadivhumas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, turut hadir bersama jajaran pejabat utama dan personel Mabes Polri yang sekaligus menjadi jamaah shalat Jumat.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama agar almarhum Afan Kurniawan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Selain itu, jamaah juga memanjatkan doa bagi keselamatan seluruh bangsa Indonesia serta memohon agar persatuan dan kesatuan bangsa senantiasa terjaga dalam nuansa kedamaian.

banner 468x60

Jakarta, JSNews– DR (c) Eka Putra Zakran, SH, MH Aktivis Hukum asal Sumatera Utara yang juga Ketua Umum Perkumpulan Advokat Negarawan Indonesia (ADNI) untuk periode 2025–2030 mengencam dan mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan aparat Brimob dalam mengamankan aksi demontrasi yang sedang berlangsung di Jakarta.

Selain itu Eka Putra Zakran menyampaikan rasa belasungkawa nya atas meninggalnya salah satu peserta aksi demonstrasi pada tanggal 28 Agustus 2025 di Jakarta, yaitu salah seorang anggota Ojek Online (Ojol) yang terlindas oleh kendaraan Rantis Brimob Polda Metro Jaya, yang membuat duka yang mendalam kepada seluruh peserta aksi demonstran.

“Saya monitor dan memperhatikan, mengamati sampai detik ini, di Jakarta aksi-aksi oleh para demonstran masih berlangsung di sejumlah titik, di jalan-jalan protokol, menyayangkan bahwa apa yang dilakukan oleh personil dari Brimob tersebut yang telah mengamankan aksi unjuk rasa pada malam tadi, cukup berlebihan. Sangat represif terhadap masyarakat, terhadap rakyat, menandakan bahwa SOP tidak berjalan efektif, sejatinya peristiwa meninggalnya anggota masyarakat berupa OJOL ini tidak perlu terjadi, tidak harus terjadi, tapi faktanya pada malam hari ini menjadi viral, menjadi atensi publik, Sehingga membuat para demonstran semakin beringas,” tutur Eka Putra Zakran yang akrab disapa dengan Epza tersebut.

“Kemudian sampai saat ini sejumlah masyarakat, utamanya para gabungan OJOL, Sedang berada dan mengepung Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat,” imbuhnya.

Lebih lanjut Epza mengutuk, mengecam keras tindakan dari sejumlah oknum aparat Kepolisian yang telah berlaku arogan, kasar, kemudian berlebihan dalam rangka menertibkan masyarakat.

“Sebab itu, dari lubuk hati yang paling dalam, Saya menyatakan bahwa tindakan-tindakan para aparat tersebut harus diberi sanksi tegas karena sudah beringas sekali dalam rangka menertibkan masyarakat,”ujarnya.

“Tadi malam sudah saya sampaikan dalam pernyataan respons saya juga, sekira-kira agar aparat kepolisian itu humanis, menjadikan masyarakat sebagai mitra sahabat, bukan sebagai lawan, bukan sebagai musuh. Ini kan orang diberi kebebasan untuk menyampaikan pendapat, itu dilindungi oleh undang-undang, “terang nya.

Lebih lanjut Epza mengatakan Oleh karena itu, sejatinya aparat kepolisian bersikap dan bertindak itu secara humanis. Sebab itu, apa yang terjadi tadi terhadap anggota OJOL menyebabkan meninggal karena terlindas, ini perlu menjadi catatan khusus, harus digarisbawahi oleh Pemerintah, oleh Negara, oleh aparat Kepolisian, Bapak Kapolri, Bapak Presiden, menandakan bahwa rakyat sebetul-betul sudah jenuh atas keadaan ini, Sehingga demonstrasi tampaknya tidak akan pernah berhenti dan volumenya akan terus meningkat.

“Sebab itu, saya memberi pendapat ini sepertinya Kepolisian ini memang harus dikembalikan kepada institusi ABRI, institusi TNI, karena sudah kebablasan memberikan tindakan-tindakan terhadap para demonstran. Para demonstran adalah warga negara Indonesia, masyarakat, rakyat, sejatinya dilindungi, diberi ruang untuk dia bisa menyampaikan pendapat, kemudian dilindungi jiwanya. Ini justru aparat bertindak represif, sehingga mengakibatkan ada yang meninggal dunia. Sementara negara tidak bertindak dalam rangka untuk meresponya, dalam rangka menyahuti aspirasi publik yang berkembang saat ini,”ucapnya.

“Sejatinya peristiwa-peristiwa kekerasan, peristiwa-peristiwa beringas seperti tadi malam, tidak perlu terjadi di negara hukum, di negara yang demokratis, di Negara Republik Indonesia yang demokratis ini. Semua bebas untuk menyampaikan pendapat, Sebab itu aparat kepolisian sungguh sangat berlebihan, sangat kasar, sangat beringas, Ini harus diberi sanksi tegas kepada seluruh para pelakunya, dipecat,” tegasnya.

Epza juga memohon Kepada Presiden Republik Indonesia dan Kapolri harus memperhatikan secara serius dan menindak tegas para pelaku yang di lapangan, karena sikap-sikap yang terjadi di lapangan tidak mencerminkan sama sekali sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat.

“Mestinya antara pemerintah aparat kepolisian itu bertindak sebagai pelayan, pelindung masyarakatnya, bukan justru membunuhnya. Membunuh ini artinya sudah melewati jalurnya, sudah melewati SOP, (Standard Operational Procedure), Sebab itu para pelaku seluruhnya harus dipecat, ditindak tegas, diberi sanksi tegas, Sehingga tidak perlu terjadi hal-hal sedemikian lagi pada kedepannya. Pada besok hari masyarakat harus dilindungi,” ujarnya.

“Saya dari relung hati yang paling dalam cukup prihatin kepada keluarga besar OJOL, teruslah teman-teman berjuang menyampaikan aspirasinya terkait dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang dinilai memang tidak pro-rakyat, khususnya kepada Para Wakil Rakyat DPR yang menjadi problemnya, menjadi isu terakhir karena mendapatkan tunjangan-tunjangan yang berlebihan. Sebab itu wajar kalau masyarakat keberatan dan ini harus ada tindakannya” bener Epza.

Eka Putra Zakran, SH, MH yang juga merupakan Wakil Ketua PD Muhammadiyah Medan yang membidangi masalah Hukum, HAM dan Politik tersebut memohon kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto supaya turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini.

“Tolonglah Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto jangan hanya banyak berpidato, Sementara masyarakat sekarang merasa tertindas, Jangan sampai terjadi kacauan-kekacauan yang lebih masif menyeluruh, sehingga negara tidak stabi, kacau. Kepada Bapak Kepori, tolonglah diamankan seluruh anggota-anggota itu, ditindak tegas, jangan ada pembiaran-pembiaran karena memang sudah kebablasan pengamanannya sehingga mengakibatkan ada masyarakat yang meninggal,” kata Epza.

“Kita ini prihatin, Sementara kita tahu bahwa menyampaikan pendapat berkumpul berserikat, menyampaikan pendapat di depan umum adalah merupakan hak setiap warga negara dijamin dan dilindungi oleh undang-undang, di mana sekarang pemerintah, di mana Polisi melindungi masyarakat. Fakta yang kita lihat hari ini dari sejumlah media sangat masif, bahwa anggota kepolisian telah menghilangkan nyawa daripada anggota ojek online. Ini sekarang ini perlu pembenahan secara serius agar aparat kepolisian lebih humanis jangan represif, saya sudah katakan tadi malam itu jangan arogan, masyarakat adalah sahabat, jangan jadikan masyarakat sebagai musuh,” tandasnya.

Jakarta, JSNews – Aksi unjuk rasa buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025), berlangsung kondusif hingga sore hari. Ribuan personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan stakeholder terkait dikerahkan untuk melakukan pelayanan dan pengamanan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengapresiasi peserta aksi yang telah menyampaikan pendapat secara tertib.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan buruh serta mahasiswa yang dari pagi hingga siang melaksanakan aksi dengan tertib. Pelayanan pengamanan yang humanis berusaha kami pegang teguh sehingga kegiatan berlangsung aman,” ujar Ade Ary.

Namun, Ade Ary menyesalkan adanya tindakan anarkis dari kelompok tak dikenal yang tak memiliki koordinator lapangan.

“Ada yang membakar bendera, merusak pagar DPR, merusak CCTV, mencoret separator busway, hingga masuk ke jalur tol. Ini membahayakan pengendara dan mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Polisi kemudian mengambil langkah persuasif mulai dari imbauan hingga penertiban. “Kami berharap hal seperti ini tidak terulang. Mari kita jaga situasi tetap kondusif,” tambah Ade Ary.

Selain itu, polisi juga mencegah ratusan pelajar yang hendak bergabung dalam aksi usai terprovokasi ajakan di media sosial.

“Sampai pukul 14.00 WIB, ada 276 pelajar yang kami amankan untuk mencegah ikut aksi. Ada yang kedapatan membawa anak panah dan botol untuk dilempar ke petugas. Sangat disayangkan,” kata Ade Ary.

Menurutnya, langkah pengamanan melibatkan Kapolres jajaran, KPAI, instansi terkait, pihak sekolah, dan orang tua. “Kami lindungi anak-anak ini agar tidak terjerumus dalam tindakan yang membahayakan,” ujarnya.

Ade Ary juga mengingatkan masyarakat bijak menggunakan media sosial. “Mari gunakan medsos untuk hal-hal baik, jangan sampai jadi sarana provokasi,” imbaunya.
Dia pun menyebut bahwa ruas tol di sekitar Gedung DPR/MPR RI sudah kembali dibuka. Namun, jalur arteri di sekitar lokasi masih dipantau secara ketat oleh petugas.

“Kapolda Metro Jaya dan Kapolres Metro Jakarta Pusat masih berada di lapangan untuk memastikan situasi benar-benar kondusif. Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya,” pungkas Ade.

Jakarta Selatan, JSNews – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, jajaran Polwan Polda Metro Jaya bersama Polwan Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan bakti religi ziarah ke makam Almarhumah Brigjen Pol Jeanne Mandagi, S.H., Kamis (28/8/2025).

Kegiatan yang digelar di TPU Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, ini berlangsung khidmat sejak pukul 08.30 WIB. Ratusan Polwan hadir dalam kegiatan yang tidak hanya bernuansa religius, tetapi juga sarat dengan penghormatan kepada tokoh sejarah Polwan Indonesia.

Acara dipimpin oleh Kompol Sri Handajani Subadi, S.H., M.M. (PS. Kabag SDM Polres Metro Jaksel) didampingi Kompol Ai Sopiani (Kanit 2 Subdit Audit Ditpamobvit Polda Metro Jaya).
Turut hadir pula beberapa pejabat Polwan, antara lain:
AKP Diah Widiastuti (Kasubbagrenmin Ditintelkam Polda Metro Jaya),
AKP Sri Mulat, S.H. (Wakapolsek Pasar Minggu Polres Metro Jaksel),
AKP Nurmalinda, S.T.K., S.I.K. (Kasubbag Watpers Bag SDM Polres Metro Jaksel),
serta perwakilan Pama dan Bintara Polwan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jaksel.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan tabur bunga dan penghormatan di pusara almarhumah. Tidak hanya itu, Polwan juga melaksanakan aksi bersih-bersih makam Brigjen Jeanne Mandagi. Makam yang semula tampak anjlok dan ditumbuhi rumput liar dirapikan kembali dengan penambahan tanah sehingga tampak lebih layak dan tertata rapi.

Brigjen Pol Jeanne Mandagi tercatat dalam sejarah sebagai Polwan pertama yang meraih pangkat Perwira Tinggi (Pati) Polri. Sosoknya menjadi inspirasi dan teladan bagi seluruh Polwan dalam meniti karier di institusi kepolisian.

Kompol Sri Handajani dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa ziarah bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk penghargaan atas jasa besar pendahulu.

“Momentum ini bukan hanya untuk mengenang jasa beliau, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga semangat pengabdian, profesionalisme, serta meningkatkan kontribusi Polwan di tengah masyarakat,” tutur Kompol Sri Handajani.

Dalam kesempatan terpisah, AKBP Agustin susilowaty SH, MM Pakor Polwan Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polwan yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa generasi Polwan saat ini harus terus menjaga marwah dan kehormatan yang telah diwariskan oleh para senior.

“Polwan harus bangga dengan sejarah panjang pengabdian yang telah ditorehkan oleh senior-senior kita. Semangat Ibu Jeanne Mandagi harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih profesional, humanis, dan berintegritas. Mari kita jaga kehormatan Polwan sebagai bagian dari Polri yang dipercaya masyarakat,” pesan Ibu Pakor Polwan Polda Metro Jaya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh rasa kebersamaan. Ziarah ke makam Brigjen Pol Jeanne Mandagi ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas Polwan sekaligus menginspirasi generasi muda Polwan untuk terus berkiprah dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan masyarakat, pungkasnya.

Jakarta, JSNews– Secara aklamasi, Edward Aritonang resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) Jaya periode 2025–2030. Prosesi pengangkatan berlangsung di salah satu hotel kawasan Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2025), dengan suasana penuh kebersamaan dan semangat persatuan.

Acara Musyawarah Daerah (Musda) Abujapi Jaya tersebut dihadiri ratusan anggota, pengurus daerah, perwakilan badan usaha jasa pengamanan, serta tamu undangan dari berbagai instansi terkait.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan resmi yang diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Abujapi. Selanjutnya, panitia menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Musda.

Setelah itu, acara berlanjut pada laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, yang diterima dengan baik oleh forum. Sidang pleno kemudian dibuka untuk membahas agenda pemilihan Ketua Umum BPD Abujapi Jaya periode 2025–2030.

Dalam suasana musyawarah mufakat, Edward Aritonang terpilih secara aklamasi. Keputusan tersebut disambut tepuk tangan seluruh peserta sidang sebagai wujud dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru.

Setelah pengukuhan, acara dilanjutkan dengan pidato perdana Ketua Umum terpilih. Edward menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya sekaligus menekankan bahwa tantangan besar menanti, khususnya dalam memperjuangkan kesejahteraan petugas keamanan.

“Syukur dan tantangan ke depan, karena ada harapan besar yang harus kita capai bersama,” ujar Edward dalam sambutannya.
Dalam pidatonya, Edward menegaskan bahwa salah satu prioritas kepemimpinannya adalah mendorong perubahan status petugas keamanan dari tenaga kontrak menjadi karyawan tetap dengan jaminan kesejahteraan.

“Ini adalah perjuangan yang layak. Petugas keamanan berhak atas status dan masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Seain itu, ia mengajak seluruh anggota untuk menjadikan Abujapi Jaya sebagai rumah bersama yang kokoh, inklusif, dan profesional.

“Mari kita urun rembug. Kita bantu Polri, khususnya di wilayah Polda Metro Jaya, dalam mengembangkan dan memberdayakan badan usaha jasa pengamanan,” tambahnya.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan sesi ramah tamah antara pengurus, anggota, serta undangan yang hadir. Momen tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguat komitmen bersama membangun Abujapi Jaya yang lebih solid di periode kepengurusan mendatang.

Dengan terpilihnya Edward Aritonang, Abujapi Jaya diharapkan dapat meningkatkan peran strategisnya dalam memperjuangkan hak-hak petugas keamanan, memperkuat sinergi dengan Polri, serta mendorong lahirnya iklim jasa pengamanan yang profesional di DKI Jakarta.

Lampung, JSNews – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia.

Jajaran Polwan Polda Lampung melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Kegiatan ziarah rombongan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.

Kabid Keuangan Polda Lampung, juga turut hadir sebagai pimpinan rombongan cadangan.

Acara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di monumen utama TMP.

Momen hening cipta dilakukan untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur.

Setelah itu, Kabidhumas memimpin tabur bunga di makam para pahlawan.

“Ziarah ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi merupakan wujud penghormatan dan penghargaan tertinggi kita kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan keamanan negara,” ujar Kabidhumas.

Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum bagi Polwan Polda Lampung untuk merenung dan berkomitmen melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan memberikan pengabdian terbaik
kepada masyarakat.

Kegiatan ziarah ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan anggota Polwan Polda Lampung, antara lain

Ketua Seksi Ziarah Kompol Winnani Roniyus, serta Pamen, Pama, dan Bintara Polwan Polda Lampung.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan tertib hingga selesai.

Jakarta, JSNews – Polri mencatatkan capaian membanggakan dalam survei nasional terbaru yang dirilis oleh Rumah Politik Indonesia. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada 22–26 Agustus 2025 di 34 provinsi, Polri dinilai sebagai lembaga penegak hukum dengan kinerja paling unggul dan menjadi institusi yang paling dipercaya oleh publik.

Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyebutkan bahwa hasil ini menjadi kabar gembira bagi Polri. Menurutnya, citra kepolisian yang selama ini mendapat sorotan mulai mengalami perbaikan berkat sejumlah gebrakan dan kinerja nyata di lapangan.

Dalam survei tersebut, Polri memperoleh penilaian tertinggi dalam kategori kinerja lembaga penegak hukum secara umum, dengan angka 20,11 persen. Polri mengungguli KPK yang memperoleh 20,9 persen dan Kejaksaan Agung dengan 20,5 persen. Fernando menilai capaian ini sebagai bukti bahwa konsep Polisi Presisi yang selama ini digaungkan mulai memberikan dampak yang dirasakan oleh masyarakat luas.

“Mengenai kepolisian. Saya kira ini bagian dari polisi presisi yang harus terus dilanjutkan oleh internal kepolisian supaya mereka betul-betul bisa mendapatkan perhatian dari masyarakat dan bisa mendapatkan tempat di hati masyarakat,” ujarnya.

Selain unggul dalam kinerja umum, Polri juga mendapat apresiasi tinggi dalam penanganan kejahatan siber dan kriminalitas baru. Dalam kategori ini, Polri mencatat skor tertinggi dengan 22,32 persen, bersaing ketat dengan Kejaksaan Agung dan KPK yang masing-masing memperoleh 22,29 persen. Ini menunjukkan bahwa Polri dinilai adaptif terhadap tantangan kejahatan di era digital.

Kinerja Polri juga menonjol dalam aspek reformasi peradilan. Lembaga ini meraih angka 20,6 persen, hanya terpaut tipis dari Kejaksaan Agung (20,9 persen) dan mengungguli KPK (20,4 persen). Hal ini memperlihatkan bahwa publik mulai merasakan adanya upaya perbaikan tata kelola di tubuh Polri.

Dalam hal pemberantasan korupsi—isu yang kerap menjadi perhatian publik—Polri kembali mendapat kepercayaan tinggi dengan persentase 21,20 persen. Capaian ini menempatkan Polri tepat di bawah KPK (21,23 persen) dan di atas Kejaksaan Agung (21,17 persen). Perbedaan tipis ini menunjukkan ketatnya persaingan tiga lembaga penegak hukum utama dalam mendapatkan tempat di hati masyarakat.

Fernando menilai, keberhasilan Polri dalam survei ini tidak terlepas dari langkah-langkah pembenahan yang terus dilakukan. Ia menyebut bahwa Polri, bersama KPK dan Kejaksaan Agung, sedang berproses memperbaiki citra dan meningkatkan kepercayaan publik melalui tindakan konkret.

Hasil survei Rumah Politik Indonesia ini menjadi cermin bahwa Polri kini berada dalam momentum positif. Ke depan, tantangannya adalah menjaga konsistensi dan terus memperkuat kinerja agar kepercayaan publik tidak sekadar menjadi angka, tetapi menjadi bagian dari realitas yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Bogor, JSNews – Dokkes Polri bekerja sama dengan SDM Polda Jabar, Polres Bogor, serta Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar bakti kesehatan dan bakti sosial pada Rabu (27/8/2025). Kegiatan ini merupakan serangkaian dari pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Nirwana Hills, Serpong.

Kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan yang digelar kali ini juga menjadi bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya di wilayah Gunung Sindur Kabupaten Bogor.

“Melalui bakti sosial dan bakti kesehatan ini, Polri ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” tutur Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, saat dalam kegiatan ini.

Selain memberikan layanan kesehatan gratis dan paket bantuan sosial kepada masyarakat, Wakapolri juga melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan SMA unggulan yang menjadi bagian dari ekosistem Garuda.

Dedi menjelaskan bahwa pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara ditujukan untuk mencetak generasi muda unggul dan berdaya saing tinggi.

“Syukur alhamdulillah, hari ini kita bersama Dokkes Polri, SDM Polda Jabar, Polres, dan Pemkab Bogor dapat melaksanakan kegiatan bakti sosial, bakti kesehatan, sekaligus meninjau progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara,” ujar Komjen Pol. Dedi.

Wakapolri menegaskan, sekolah ini nantinya akan menjadi pusat pendidikan berbasis kepemimpinan dan karakter bagi anak-anak Indonesia dari berbagai daerah.

“Insya Allah, sekolah unggulan ini dapat beroperasi tahun depan dan membawa manfaat besar bagi generasi muda Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Saat ini, sudah ada 120 siswa-siswi unggulan yang sedang dididik di Global Leadership School Yogyakarta,” imbuhnya.

Terakhir, Dedi pun memberikan apresiasi kepada Yayasan Kader Bangsa, komunitas filantropi, dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Semoga kehadiran SMA unggulan ini dapat menjadi bagian dari komitmen kita bersama dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia,” pungkasnya.

Jakarta, JSNews – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkotika jenis Happy Water. Dua orang WNA asal Malaysia dan Cina beserta 1,7 kilogram Happy Water diamankan.

“Kasus ini terbongkar setelah tim Subdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mendapatkan informasi adanya narkotika yang akan masuk ke Indonesia melalui jalur udara,” ujar Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, Selasa (26/8/2025).

Eko menjelaskan, berdasarkan informasi tersebut, tim opsnal langsung berkoordinasi dengan pihak Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta dab mengamankan WN Malaysia, Muhammad Ridzuan Cheng (41) yang membawa narkotika tersebut dalam dus berwarna pink, atau sekitar 1,7 kilogram pada Senin (25/8) lalu saat tiba di Bandara Internasional Sokarno-Hatta.

Tersangka mengaku, lanjut Eko, dia diminta seseorang untuk menyerahkan happy water kepada tersangka Wei Sihao (28), WN China yang tinggal di apartemen di Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

“Dari keterangan tersangka Muhammad Ridzuan Cheng, yang bersangkutan disuruh oleh seseorang inisial B untuk menyerahkan barang haram tersebut di apartemen,” terangnya.

Merespon keterangan tersebut, tim yang dipimpin Kasubdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Erlin Tan Jaya mengatakan pihaknya melanjutkan penyelidikan dengan melakukan control delivery terhadap barang haram tersebut.

“Tim gabungan yang sudah memantau apartemen tersebut melihat seseorang pria yang mencurigakan berdiri di samping tower dan selanjutnya tim berhasil mengamankan penerima Happy Water tersebut yaitu seseorang WNA China inisial WZ (28),” tutur Kombes Erlin.

Dilokasi, tersangka Wi Zhiao diamankan pada Selasa (26/8) pukul 05.10 WIB untuk kemudian dibawa ke Bareskrim Polri untuk penyelidikan lebih lanjut terkait jaringan pelaku di atasnya.

Jakarta, JSNews – 28 Agustus 2025 — Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) dijadwalkan kembali menjalani pemeriksaan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri hari ini, dalam perkara dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh selebgram Lisa Mariana.

Pemeriksaan ini merupakan lanjutan dari proses penyidikan yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, penyidik juga telah melakukan prosedur tes DNA, yang hasilnya menunjukkan bahwa Ridwan Kamil tidak memiliki kecocokan genetik dengan anak Lisa Mariana yang berinisial CA.

Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rizki Prakoso, membenarkan bahwa pemeriksaan hari ini ditujukan untuk memperdalam klarifikasi atas laporan pencemaran nama baik. Ia juga menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap Lisa Mariana akan segera menyusul.

“Pemeriksaan terhadap saudara RK hari ini merupakan bagian dari pendalaman atas laporan yang sudah masuk. Minggu depan, kami juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saudari Lisa Mariana, dengan mempertimbangkan hasil tes DNA yang sudah kami terima,” ujar Kombes Rizki Agung Prakoso.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setelah kedua belah pihak diperiksa, tim penyidik akan menggelar gelar perkara guna menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan peningkatan status laporan.

Pagi ini, pihak Ridwan Kamil melalui kuasa hukumnya, Muslim Jaya Butarbutar, menyatakan akan memenuhi panggilan penyidik sesuai jadwal.

Sebagaimana diketahui, Ridwan Kamil telah lebih dulu melaporkan Lisa Mariana atas dugaan pencemaran nama baik pada 11 April 2025. Laporan tersebut tercatat secara resmi di Bareskrim Polri.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.