Cirebon, JSNews – 15 Agustus 2025 – Brimob Polda Metro Jaya kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui salah satu personelnya, Briptu Yosafat Riski, yang berhasil meraih medali perak pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Muaythai Jawa Barat 2025 (Road to Babak Kualifikasi PORPROV XV 2025). Pertandingan bergengsi ini berlangsung di GOR Bima, Kota Cirebon, pada 11–15 Agustus 2025.

Dalam perjalanannya menuju podium, Briptu Yosafat Riski tampil gemilang sejak babak penyisihan dengan mengalahkan wakil dari Laskar Daboribo. Pada babak perempat final, ia kembali meraih kemenangan atas atlet asal Kota Bogor, dan melanjutkan kemenangan di semifinal dengan mengalahkan wakil Kabupaten Cianjur. Namun, pada partai final, Yosafat harus mengakui keunggulan atlet Kabupaten Bekasi, Johannes Martuah, sehingga menempati posisi kedua dengan medali perak.

Keberhasilan Briptu Yosafat Riski turut mengantarkan Tim Muaythai Kota Bekasi keluar sebagai Juara Umum dalam kejuaraan tersebut, sebuah pencapaian yang semakin menegaskan kiprah atlet daerah sekaligus dedikasi personel Brimob Polda Metro Jaya dalam bidang olahraga.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan yang diraih anggotanya. “Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Brimob Polda Metro Jaya serta menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus berkontribusi positif, baik dalam pelaksanaan tugas maupun bidang olahraga,” ujarnya.

Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen Brimob Polda Metro Jaya dalam mendukung pengembangan potensi anggota, baik dalam tugas operasional maupun pengabdian melalui prestasi di bidang olahraga

banner 468x60

Jakarta, JSNews – Polda Metro Jaya menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas dalam rangka pengamanan puncak peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI pada Minggu, 17 Agustus 2025. Sejumlah ruas jalan di sekitar Istana Negara dan kawasan Monas akan dialihkan secara situasional menyesuaikan dengan rangkaian acara upacara hingga pesta rakyat.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan, rekayasa arus lalu lintas akan dimulai sejak pagi hari saat pelaksanaan upacara pengibaran bendera di Istana Negara. Rangkaian kirab bendera pusaka dan teks proklamasi dari kawasan Monas menuju Istana akan melewati Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Veteran 3, serta Jalan Medan Merdeka Barat sisi timur.

“Untuk tamu undangan yang menuju Istana, kami harapkan bisa datang lebih awal melalui akses Jalan Medan Merdeka Barat sisi barat, kemudian juga Jalan Juanda dan drop off di sepanjang Jalan Veteran Raya serta Jalan Majapahit,” ujar Komarudin, Sabtu (16/8/2025).

Ia menjelaskan, penutupan jalan akan diberlakukan secara situasional sesuai jadwal kegiatan. Puncaknya pada pukul 11.00 WIB akan digelar pesta rakyat di kawasan Monas yang diperkirakan dihadiri sekitar 100 ribu masyarakat. Sejumlah jalan di kawasan Merdeka dipastikan akan dipadati massa sehingga rekayasa lalu lintas akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Komarudin juga mengimbau masyarakat memanfaatkan transportasi umum. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan tarif khusus transportasi publik pada 17-18 Agustus sebesar Rp 80. “Kantong parkir sangat terbatas. Kami juga melarang juru parkir liar yang bisa menghambat sirkulasi lalu lintas di sekitar Monas,” tegasnya.

Selain itu, pada malam harinya akan digelar karnaval dan pesta rakyat dengan lima panggung hiburan mulai dari Monas, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, hingga Sampoerna Strategic. Karnaval akan melintasi Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, hingga Jalan Sudirman menuju Senayan. “Mulai pukul 19.00 WIB, arus lalu lintas akan dialihkan. Hanya kendaraan umum seperti Transjakarta yang diizinkan melintas,” jelas Komarudin.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo P. Condro menambahkan, ribuan personel akan disiagakan dalam Operasi Merdeka Jaya. Pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup, mengantisipasi berbagai potensi kerawanan mulai dari juru parkir liar, copet, hingga anak hilang.

“Personel sudah kami sebar di sepanjang jalur karnaval dari Monas hingga Sampoerna Strategic. Semua skenario sudah kami siapkan, baik untuk ancaman rendah hingga tinggi, sehingga masyarakat bisa menikmati pesta rakyat dengan aman dan nyaman,” tutur Susatyo.

Puncak rangkaian perayaan akan ditutup dengan pesta kembang api di kawasan Bundaran HI. Polisi berharap masyarakat tetap tertib, mengikuti arahan petugas, dan menggunakan transportasi umum agar perayaan HUT RI ke-80 berjalan lancar.

Jayapura, JSNews – Dalam rangka mempererat komunikasi dan membangun kebersamaan, Satgas Operasi Damai Cartenz menggelar pertemuan silaturahmi bersama wartawan dari berbagai media di Kota Jayapura, Kamis (14/8). Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Kegiatan tersebut digelar sebagai wujud komitmen Satgas Ops Damai Cartenz dalam menjalin kemitraan dengan insan pers. Melalui kerja sama yang erat, diharapkan penyebaran informasi mengenai pelaksanaan tugas Satgas dapat tersampaikan secara akurat, berimbang, dan membangun kepercayaan publik.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Waka Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung tugas-tugas Satgas. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan konstruktif kepada publik.

“Media adalah mitra strategis kami. Informasi yang tepat dan terpercaya akan membantu menjaga situasi tetap kondusif serta membangun kepercayaan masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Faizal.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., dalam kesempatan yang sama berharap momentum ini dapat semakin mempererat kerja sama antara Satgas dan insan pers.

“Melalui pertemuan ini, kami berharap terjalin sinergi yang lebih kuat dengan rekan-rekan wartawan untuk menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” tutur Kombes Pol. Yusuf.

Satgas Humas Ops Damai Cartenz menilai pertemuan silaturahmi ini sebagai langkah penting dalam membangun kolaborasi yang positif dan damai, sejalan dengan upaya menjaga keamanan serta ketertiban di Papua.

Jakarta Selatan, JSNews – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara resmi melantik Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (16/8) pukul 10.30 WIB, dan dihadiri seluruh pejabat utama Mabes Polri.

Pelantikan Komjen Pol. Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri telah tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025, yang ditandatangani Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol. Anwar. Pada saat yang sama, Komjen Dedi juga secara resmi menyerahkan jabatan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri kepada Kapolri.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menegaskan bahwa selain menjalani pelantikan, Komjen Dedi menyampaikan kesiapan penuh untuk mendukung Kapolri dalam menjalankan tugas-tugas institusi kepolisian.

“Pada pagi hari ini telah dilaksanakan kegiatan pelantikan Bapak Wakapolri, Bapak Komjen Dedi Prasetyo yang sebelumnya adalah Irwasum Polri. Dan pada hari ini juga sekaligus dilaksanakan penyerahan jabatan Irwasum Polri kepada Bapak Kapolri,” jelas Irjen Pol. Sandi Nugroho.

Ia menambahkan, Komjen Pol. Dedi berkomitmen untuk mendukung penuh kebijakan Kapolri, terutama dalam menindaklanjuti arahan Presiden RI melalui program Asta Cita agar segera dapat diwujudkan bagi masyarakat.

“Beliau menyatakan kesiapan untuk all out mendukung Bapak Kapolri dalam melaksanakan tugas-tugas, terutama menindaklanjuti arahan Bapak Presiden dalam program Asta Cita untuk segera bisa kita realisasikan di masyarakat dengan semaksimal mungkin,” tegas Kadivhumas Polri.

Jakarta- JSNews

Sabtu, 16 Agustus 2025, SMP Thayba Islamic School menyelenggarakan Kajian Islamic Parenting rutin yang wajib diikuti oleh para orang tua atau wali murid SMP yang berlokasi di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Kali ini diselanggarakan di Masjid Jami’ Al Sofwa, Jalan Raya Lenteng Agung Barat No. 35, Jakarta Selatan, persis lokasinya berdampingan dengan Sekolah Islam tersebut.

Seperti disampaikan oleh kepala sekolah SMP Thayba Islamic School Ustadz Sigit Ari Wibowo, S.Pd. “Acara ini, Kajian Islamic Parenting, merupakan acara wajib yang diikuti oleh para orang tua ataupun wali murid di lingkungan SMP Thayba Islamic School”. ujar Ust. Sigit. Lebih jauh Ust. Sigit menambahkan bahwa ini bagian dari komitmen orang tua untuk hadir karena merupakan termasuk bagian dari kegiatan Kalender Pendidikan di SMP Thayba Islamic School yang rutin, insya Alloh diadakan per dua bulan sekali.

Pemateri Kajian Islamic Parenting kali ini adalah Ustadz Abu Umar Basyir, tokoh yang tidak asing lagi dikalangan penuntut ilmu, beliau merupakan salah satu penulis produktif buku-buku islami dan juga praktisi pendidikan Islam di Indonesia.

Dalam materi kali ini setidaknya ada tiga hal yang Ustad Abu Umar Basyir sampaikan yaitu: Pertama Pendidikan anak dalam Islam adalah ibadah, ini merupakan prinsip dasar. Kedua pendidikan anak dalam Islam mengajarkan dan menanamkan adab didalam diri seseorang. Dan ketiga pendidikan anak dalam Islam di mulai dari suri tauladan, dari keteladanan.

Sebagai informasi dalam menjalankan aktivitasnya SMP Thayba Islamic School mempunyai delapan program utama dalam target pencapaian pendidikan siswanya yaitu:

  1. Tahsin dan Tahfizh Al-Qur’an minimal 3 juz selama 3 tahun secara mutqin.
  2. Menghafal buku hadits “Al-Arbai’n An-Nawawiyah”.
  3. Program bahasa asing (Arab dan Inggris)
  4. Pembelajaran ilmu sains dan ilmu syar’i yang terintegrasi.
  5. Klinik Mata Pelajaran (KMP) dan Bina Prestasi (OSN).
  6. Penanaman dan penerapan adab, akhlak serta karakter yang Islami melalui aktivitas sehari-hari.
  7. Mastery Learning dalam KBM.
  8. Program Keputrian.

Berminat untuk menjadikan SMP Thayba Islamic School menjadi salah satu tujuan putra putri Anda melanjutkan pendidikannya nanti? Segera hubungi sekolah yang beralamat persis di samping Masjid Jami’ Al Sofwa, Jalan Raya Lenteng Agung Barat No. 35 Jakarta Selatan

joSSer
( Wakil pimpred)

Jakarta, JSNews – 16 Agustus 2025 – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Polri menggelar apel pasukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Terpusat Merdeka Jaya 2025. Apel yang dipimpin langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho ini berlangsung di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu pagi (16/8/2025).

Ribuan personel dari berbagai satuan dan instansi terkait hadir dalam apel tersebut, yang menjadi penanda dimulainya rangkaian pengamanan untuk perayaan kemerdekaan tahun ini. Dalam kesempatan itu, Irjen Agus juga melakukan penyematan tanda operasi secara simbolis kepada perwakilan petugas dari lintas instansi.

Dalam amanatnya, Irjen Agus menegaskan bahwa pengamanan HUT RI bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan bangsa. Ia mengingatkan seluruh pasukan untuk sigap dalam menghadapi potensi kerawanan di lapangan, seperti kepadatan lalu lintas, kerumunan masyarakat, hingga kemungkinan gangguan keamanan.

“Momen ini bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga cerminan kesiapan dan tanggung jawab kita menjaga situasi tetap kondusif selama perayaan nasional,” ujar Agus.

Polri telah menyiapkan strategi pengamanan secara menyeluruh, termasuk pengaturan lalu lintas yang bersifat situasional. Irjen Agus menyebut antisipasi terhadap lonjakan mobilitas masyarakat menjadi perhatian utama, mengingat banyaknya kegiatan yang akan digelar, mulai dari sidang kenegaraan hingga pesta rakyat.

Selain mengerahkan hampir 9.065 personel, pengamanan juga difokuskan pada jalur-jalur yang akan dilintasi tamu VVIP dan tamu negara. Langkah-langkah taktis seperti pengawalan, pengamanan lokasi strategis, serta pengawasan arus massa telah dirancang secara detail.

Guna memastikan seluruh skenario berjalan sesuai rencana, Polri sebelumnya juga telah melaksanakan simulasi pengamanan melalui tactical floor game. Metode ini digunakan untuk memetakan setiap aspek operasional di lapangan agar personel dapat memahami alur pengamanan secara menyeluruh.

Operasi Merdeka Jaya 2025 menjadi bukti kesiapan Polri dalam mengawal momen penting bangsa. Lebih dari sekadar upacara, ini adalah komitmen menjaga kepercayaan publik di tengah semangat kemerdekaan.

Puncak Jaya, JSNews Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz berhasil menangkap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atas nama Konara Enumbi, yang merupakan buronan terkait kasus penembakan terhadap Anggota Polri, Brigpol Ronald Enok, pada 21 Januari 2025 lalu. Penangkapan dilakukan pada Jum’at (15/8/2025) sekitar pukul 10.40 WIT, di sebuah honai di Kampung Usir Depan, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.

Konara Enumbi diketahui merupakan bagian dari pasukan KKB Yambi di bawah pimpinan Tengah Mati Enumbi selaku Panglima Kodap Yambi. Ia diduga kuat terlibat langsung dalam aksi pembunuhan terhadap Brigpol Ronald Enok di Kampung Lima-lima, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Serta berperan sebagai anggota kelompok kriminal bersenjata dalam melakukan aksi penembakan terhadap aparat keamanan.

Dalam penangkapan tersebut, Personil Satgas Ops Damai Cartenz mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain: satu unit sepeda motor Yamaha Vixion 150, satu buah noken kepala, satu jaket coklat, dan tiga bungkus pinang. Saat ini, tersangka telah dibawa ke Polres Puncak Jaya untuk menjalani proses hukum dan pengembangan lebih lanjut.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang didampingi oleh Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengejar dan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam aksi kekerasan bersenjata di Papua.

“Penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan bersenjata akan dilakukan setegas-tegasnya. Tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan yang mengancam keamanan dan keselamatan masyarakat serta aparat di Tanah Papua. Penangkapan ini merupakan bagian dari tindaklanjut dan komitmen kami untuk menegakkan hukum dan menjaga stabilitas keamanan,” tegas Brigjen Faizal.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat di wilayah Puncak Jaya dan sekitarnya untuk terus berkolaborasi dengan aparat keamanan.

“Kami mengajak seluruh warga untuk tetap tenang dan terus berkolaborasi dengan aparat keamanan. Aparat keamanan akan terus hadir dan bekerja maksimal untuk memberikan perlindungan serta menjamin keselamatan masyarakat dari segala bentuk gangguan keamanan,” ujarnya.

Satgas Ops Damai Cartenz memastikan bahwa operasi penegakan hukum akan terus berlanjut demi menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Papua.

JAKARTA, JSNews – Penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap 7 tersangka narkoba jenis sabu dengan barang bukti 516 kilogram atau setengah ton lebih.

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David mengatakan dari hasil pengungkapan ini dapat menyelamatkan 2.6 juta jiwa masyarakat Jakarta, dari bahaya ekstrim kerusakan mental, fisik dan kesehatan, yang kita ketahui dapat mengakibatkan kematian.

“Pengungkapan ini merupakan salah satu wujud komitmen Polda Metro Jaya dalam melaksanakan program Astacita Presiden Republik Indonesia, guna mencegah rusaknya mental dan kesehatan manusia dalam rangka mewujudkan visi indonesia emas 2045,” ujar Kombes Ahmad David di Polda Metro Jaya, Jumat (15/8/2025).

Lanjut, Kombes Ahmad David, barang bukti ini bila di asumsikan dalam nominal, maka Polda Metro Jaya telah mengamankan atau menyita senilai Rp516 miliar.

Pengungkapan ini diawali pada bulan Juli 2025 berdasarkan informasi masyarakat adanya peredaran gelap narkoba sindikat Jaringan ES, WNA yang ditangkap sejak tahun 2004.

“Awal kronologi pada Kamis 10 Juli 2025, tim 1 berhasil mengamankan 3 orang terduga pelaku dengan inisial (SA, DE, dan AW) di kontrakan Kama Stay, Grogol, Jakarta Barat, dengan barang bukti sabu seberat 11 kilogram dalam kemasan 11 bungkus teh China,” terang Kombes Ahmad David.

“Modus operandi sabu disembunyikan dalam kompartemen kendaraan yang didesain khusus dalam kendaraan
pribadi,” tambahnya.

Kemudian Kamis 31 Juli 2025, tim 2 berhasil mengamankan 3 orang terduga pelaku dengan inisial, Ad, Dm dan Mm di dua lokasi berbeda. Pertama di kontrakan arinda Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan. Kedua di Hotel Suits Gandaria, Jakarta Selatan. Dengan barang bukti sabu seberat 35 kilogram dalam kemasan 35 bungkus teh China warna gold.

Selasa 12 Agustus 2025 sekitar pukul 18.30 WIB di halaman parkir RS. Islam Pondok Kopi Jakarta Timur, tim 3 berhasil menangkap satu orang terduga pelaku inisial Z dengan barang bukti 1 kg dan 22 gram paket sabu yang disembunyikan di jok motor Yamaha Mio.

“Hasil pengembangan di perum De Minimalis Bekasi, Kota Bekasi. Tim berhasil mengamankan sabu seberat 470 kilogram yang dikemas dalam 484 bungkus plastik dengan modus operandi disamarkan dalam kemasan makanan / tupperware yang diangkut dalam kompartemen mobil yang di desain khusus. Terduga pelaku telah melakukan
kegiatan ini selama 4 bulan,” paparnya.

Dari 7 tersangka yang ditangkap 2 orang sebagai bandar dan 5 orang sebagai kurir. Tersangka SA (33) dan Z (50) sebagai bandan, sedangkan 5 tersangka kurir berinisial DE (30), AW (35), ADR (30), DM (34) dan MM (27).

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana berupa hukuman mati, seumur hidup dan atau penjara maksimal 20 tahun.

Jakarta Utara , JSNews – Dandim 0502/JU Kolonel Inf H. Dony Gredinand, S.H., M.Tr. Han., M.I.Pol., turut hadir dalam rangka menyemarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara menggelar olahraga bersama dan lomba 17-an di Perumahan Griya Inti Sentosa RW.20, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (15/08/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju” ini diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimko, personel TNI-Polri, serta warga setempat.

Sejumlah pejabat hadir, di antaranya Aspem Wali Kota Jakarta Utara Iyan Sopian Hadi, S.Sos., M.A.P., Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz, Wakapolres AKBP James H. Hutajulu, S.I.K., S.H., M.H., MIK., perwakilan Kejari Jakarta Utara, Kabagops Polres Metro Jakarta Utara AKBP Rudy Herawan, Camat Tanjung Priok Ade Himawan, Kapolsek Tanjung Priok Kompol R. Sigit Kumono, SH., Ketua RW.20 Jaya, serta pengurus lingkungan.

Rangkaian kegiatan diawali registrasi peserta, jalan santai, senam Primadona, serta lomba-lomba tradisional seperti makan kerupuk dan balap kelereng yang diikuti oleh pimpinan Forkopimko, perwakilan instansi TNI-Polri, dan warga. Acara juga diwarnai sambutan anak-anak kepada Forkopimko serta penyerahan bendera secara simbolis dari Forkopimko kepada Ketua RW dan warga setempat.

Dandim 0502/JU Kolonel Inf H. Dony Gredinand menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta mengingatkan kembali makna kemerdekaan. “Kebersamaan seperti ini mampu mempererat hubungan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat,” ujarnya.

Jakarta, JSNews – 15 Agustus 2025 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “MERDEKA JAYA-2025” pada Sabtu, 16 Agustus 2025 bertempat di Parkir Timur Senayan, Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari kesiapan personel menghadapi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Negara Republik Indonesia.

Operasi MERDEKA JAYA-2025 merupakan operasi kepolisian terpusat yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 16 hingga 18 Agustus 2025, di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Operasi ini melibatkan personel dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, serta didukung oleh berbagai instansi terkait, termasuk stakeholders lainnya.

Tujuan dari Operasi Merdeka Jaya 2025 adalah untuk menjamin kelancaran serta menjamin keamanan dan keselamatan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dalam memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Negara Republik Indonesia.

“Apel Gelar Pasukan ini menjadi bentuk kesiapsiagaan dan komitmen seluruh personel yang akan bertugas dalam Operasi Merdeka Jaya 2025,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.

Dengan sinergi lintas lembaga dan perencanaan matang, Polri menegaskan kesiapannya dalam mengawal dan mengamankan seluruh agenda perayaan kemerdekaan. “Ini adalah wujud pengabdian Polri untuk memastikan seluruh masyarakat dapat merayakan HUT RI ke-80 dalam suasana yang aman, nyaman, dan damai,” pungkas Trunoyudo.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.