JAKARTA –JSNews

Sebagai wujud kontribusi aktif dalam mendukung program pemerintah untuk mengatasi kerentanan sosial dan percepatan penurunan angka kemiskinan, Rumah Zakat secara resmi meluncurkan #BikinBerdaya, Rabu, 6 Agustus 2025. Peluncuran ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan di Indonesia melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak.

Program #BikinBerdaya lahir dari keprihatinan atas berbagai isu seperti perlambatan ekonomi, krisis lapangan kerja, dan meningkatnya jumlah penduduk miskin yang membuat banyak keluarga rentan secara ekonomi. Inisiatif ini dirancang sebagai solusi nyata untuk membantu masyarakat tidak hanya bertahan, tetapi juga bangkit, berkembang, dan mandiri secara berkelanjutan.

CEO Rumah Zakat, Irvan Nugraha, dalam sambutannya menyatakan bahwa #BikinBerdaya adalah sebuah gerakan, bukan sekadar program. “Menghadapi tantangan ekonomi saat ini, kita tidak bisa lagi hanya memberikan bantuan karitatif. #BikinBerdaya adalah ikhtiar kami untuk mengubah paradigma dari sekadar membantu menjadi memberdayakan. Kami ingin membangun kapasitas masyarakat agar mereka mampu berdiri di atas kaki sendiri, bahkan kelak dapat membantu orang lain. Ini adalah semangat untuk mengubah mustahik menjadi muzaki,” ujar Irvan Nugraha.

Gerakan #BikinBerdaya bertumpu pada tiga pilar utama antara lain:
1.⁠ ⁠Bikin Peduli: Program bantuan sosial responsif untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, nutrisi, dan bantuan darurat kebencanaan.
2.⁠ ⁠Bikin Mandiri: Program pemberdayaan ekonomi yang fokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro melalui pelatihan, pendampingan, literasi keuangan, hingga akses permodalan.
3.⁠ ⁠Bikin Terampil: Program pengembangan keterampilan (skill development) yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, seperti pelatihan digital marketing, desain grafis, tata boga, dan keahlian lainnya.

Sebagai bentuk transparasi, Rumah Zakat menyediakan dasbor #BikinBerdaya yang berisi informasi mengenai jumlah pengaju bantuan, besaran bantuan yang diajukan, dana yang sudah tersalurkan, dan juga kebutuhan dana. Pada 2025, sebanyak 9.333 orang sudah mengajukan bantuan dengan total pengajuan di angka Rp4,4 miliar. Adapun dana yang sudah tersalurkan sebanyak Rp4,2 miliar. “Adapun kebutuhan dana saat ini di angka Rp230 juta untuk membantu para pengaju bantuan. Angka ini akan terus bergerak seiring dengan bertambahnya jumlah pengajuan bantuan dan juga dana yang disalurkan. Semua bantuan dapat terfasilitasi berkat kolaborasi dengan para donatur dan mitra Rumah Zakat,” ungkap Irvan.

Untuk menyukseskan gerakan ini, acara peluncuran juga ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Rumah Zakat dengan dua mitra strategis:
1.⁠ ⁠Kementerian Agama (Kemenag): Perpanjangan dan penguatan kerja sama program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU).
2.⁠ ⁠Bank Syariah Indonesia (BSI): Kolaborasi dalam kampanye dan program pemberdayaan ekonomi syariah.

“Kolaborasi adalah kunci. Dengan menggandeng berbagai mitra, kami yakin akselerasi pemberdayaan masyarakat akan berjalan lebih cepat dan masif. Bersama-sama, kita bisa menciptakan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan,” tambah Irvan. Lebih lanjut, Rumah Zakat membuka kesempatan seluas-luasnya bagi berbagai pihak, mulai dari korporasi, komunitas, hingga individu, untuk turut berkolaborasi dalam menyukseskan gerakan #BikinBerdaya.

Rumah Zakat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat dalam gerakan #BikinBerdaya. Masyarakat dapat berdonasi, mengajukan bantuan bagi yang membutuhkan, atau merekomendasikan individu/kelompok yang layak diberdayakan melalui situs resmi bikinberdaya.rumahzakat.org.

banner 468x60

Jakarta. JSNews – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan dukungannya terhadap keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam melakukan rotasi dan promosi sejumlah perwira tinggi Polri. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk penyegaran yang dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja organisasi.

“Rotasi ini bukan hanya bentuk penghargaan terhadap para perwira berprestasi, tapi juga penyegaran organisasi agar semakin maksimal mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat,” ujarnya, dilansir dari laman detik, Kamis (7/8/2025).

Beliau menilai rotasi ini mencerminkan prinsip the right man on the right place. “Kapolri telah menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat,” tambahnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu juga memuji penunjukan Komjen Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri. “Prof Dedi Prasetyo sangat layak menjadi Wakapolri karena beliau sosok pemimpin yang tenang dan mengayomi,” jelasnya. Ia juga menilai Komjen Karyoto sangat layak sebagai Kabaharkam dan Komjen Syahardiantono pas sebagai Kabareskrim.

Habiburokhman menegaskan bahwa Komisi III DPR akan terus mendukung kinerja Polri, khususnya dalam aspek penegakan hukum dan pemeliharaan kamtibmas. “Sebagai mitra, kami siap terus melanjutkan kerja sama dengan Polri agar penegakan hukum dan keamanan semakin membaik dengan formasi baru ini. Kami yakin kinerja Polri akan semakin baik,” tutupnya.

Nduga, Papua, JSNews Aparat gabungan berhasil mengamankan seorang yang diduga kuat sebagai anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) wilayah Nduga, Papua, atas nama Nowaiten Telenggen alias German Ubruangge, pada kamis (7/8/2025). Pria berusia 30 tahun itu diketahui merupakan bagian dari jaringan kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya dan terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan bersenjata di wilayah Kenyam dan sekitarnya.

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan setelah mendapatkan informasi masyarakat terkait keberadaan pelaku yang sedang berada di salah satu puskesmas dalam kondisi dipengaruhi minuman keras. Sekitar pukul 09.04 WIT, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mako Polres Nduga untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, Nowaiten Telenggen mengakui keterlibatannya dalam tiga aksi besar yang sempat menghebohkan publik dan menjadi perhatian nasional, yaitu:

  1. Penembakan terhadap mobil Armour putih di Jalan Trans Batas Batu, Kampung Yasoma pada 21 April 2022.
  2. Penembakan pesawat SAM Air PK-SMG di Bandara Kenyam pada 7 Juni 2022.
  3. Pembantaian terhadap pendeta, ustaz, dan warga sipil di Kampung Nogolaid pada 16 Juli 2022.

Selain itu, pelaku juga mengaku sebagai penyuplai bahan makanan (bama) bagi kelompok Egianus Kogoya serta pendokumentasi aksi-aksi bersenjata kelompok tersebut.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku adalah satu unit ponsel Oppo A3X hitam dengan dua nomor IMEI yang kini sedang dianalisis lebih lanjut untuk pengembangan informasi.

Dalam pemeriksaan digital terhadap perangkat komunikasi pelaku, ditemukan rekaman suara yang mengindikasikan rencana-rencana aksi lanjutan. Di antaranya, pelaku tengah melakukan lobi dana dan bama ke beberapa pengusaha di Kabupaten Nduga, serta mengancam akan melakukan pemalangan jalan menuju area Batas Batu jika permintaan tidak dipenuhi.

Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas kerja cepat tim di lapangan.

“Penangkapan ini merupakan langkah signifikan dalam upaya kita menekan ruang gerak KKB di wilayah Papua. Kami akan terus menelusuri jaringan yang berkaitan dengan Egianus Kogoya untuk menjamin keamanan warga sipil,” tegasnya.

Selain itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., turut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh narasi menyesatkan yang kerap disebar oleh simpatisan KKB.

“Kami komitmen menyampaikan informasi yang akurat dan terbuka kepada masyarakat. Kami juga minta dukungan masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui keberadaan anggota kelompok bersenjata,” ungkapnya.

Tim Satgas Operasi Damai Cartenz akan segera melakukan pendalaman terhadap keterlibatan lebih lanjut dari Nowaiten Telenggen, termasuk komunikasi dengan Unit Kecil Menengah (UKM) dan tokoh-tokoh lokal yang diduga menjadi simpatisan. Koordinasi dengan unit keamanan wilayah Nduga juga tengah berlangsung untuk mengejar sisa anggota kelompok Egianus Kogoya yang masih aktif di lapangan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak memberi ruang atau bantuan dalam bentuk apa pun terhadap kelompok kriminal bersenjata yang dapat membahayakan keamanan dan ketertiban di wilayah Papua.

Jakarta, JSNews — Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan pembagian Bendera Merah Putih kepada para pengguna jalan, Rabu (6/8) siang.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB ini berlangsung di Jl. Lodan No. 1, Jakarta Utara, dan turut dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok, para Kapolsek jajaran, serta personel Polres dan Polsek Kawasan Sunda Kelapa.

Sebanyak 50 bendera Merah Putih dan air mineral dibagikan kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan. Aksi ini merupakan bagian dari gerakan kebangsaan yang bertujuan untuk membangkitkan semangat cinta tanah air dan menumbuhkan rasa nasionalisme menjelang peringatan HUT RI ke-80.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan dan mengingat kembali semangat perjuangan para pahlawan,” ujar AKBP Dr. Martuasah Tobing di sela-sela kegiatan.

Tidak hanya sekadar seremonial, kegiatan ini juga menjadi sarana pendekatan antara Polri dan masyarakat, sekaligus membangun komunikasi yang lebih humanis dan bersahabat di tengah lingkungan sosial.

Jakarta,JSNews – 8 Agustus 2025-.Menyambut HUT ke-80 RI, Polri dan Perum Bulog bersinergi meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak minggu depan sebagai respons atas temuan harga beras di berbagai daerah yang masih melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Hal ini ditegaskan dalam rapat persiapan yang dipimpin Irwasum Polri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., hari ini (8/8) di Mabes Polri, dengan menghadirkan Dirut Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani serta jajaran Polda/Polres secara daring.

Irwasum Polri mengingatkan pentingnya aksi nyata: *”Dari target 1,3 juta ton beras SPHP tahun ini, realisasi baru 8.000 ton! Fungsi Binmas sebagai leading sector wajib memastikan data stok akurat, koordinasi intensif dengan Bulog, dan penyaluran tepat sasaran. Gerakan ini akan dilombakan antarsatuan wilayah – dan yang terpenting jangan sampai terjadi penyelewengan!
Direktur Utama Perum Bulog, Mayor Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhan menyambut kolaborasi strategis ini: *”Dukungan Polri meningkatkan kapasitas distribusi kami. Kami siapkan 1.514 gudang berkapasitas 3,7 juta ton dan fasilitas tunda bayar 7 hari untuk Koperasi Polri (Primkoppol) sebagai mitra penyalur.”

Penyaluran beras SPHP akan dilakukan melalui dua skema: langsung satuan wilayah ke Bulog atau via Koperasi Merah putih, Primkoppol atau Koperasi lainnya dengan batas beli per konsumen maksimal 10 kg (kecuali daerah 3T, Maluku, dan Papua yang menggunakan kemasan 50 kg). Seluruh proses wajib patuhi HET zonasi dan dilarang dijual kembali. Digitalisasi distribusi dijamin melalui aplikasi Klik SPHP yang mengintegrasikan pengajuan, pembayaran, hingga pelaporan dalam 8 tahap, dengan harga jual wajib di bawah HET dan input data pembeli.

Pengawasan ketat melibatkan Bhabinkamtibmas Polsek untuk sosialisasi dan pemantauan lapangan, serta Tim Pemantau Gabungan (Bulog, Polri, Pemda, Bapanas) yang mengevaluasi harian via aplikasi. Deputi I Badan Pangan Nasional menegaskan: “Pastikan beras berkualitas, stok stabil, dan manfaat langsung dirasakan masyarakat. Publikasikan capaian GPM sebagai bukti peran Polri menjaga stabilitas pangan!” Sementara Dirtipideksus Bareskrim mengingatkan pencegahan penyaluran ke ‘pemain besar’ melalui pendataan ketat dan pelaporan harian.

Masyarakat mendapat akses terbuka untuk berpartisipasi melaporkan penyimpangan via Hotline 110 atau aplikasi Klik SPHP. Satgas SPHP Polri yang dipimpin Kakorbinmas akan merekap harian pencapaian target, dengan sanksi tegas bagi pelanggar HET maupun mitra tidak resmi.

#PolriUntukMasyarakat #GerakanPanganMurah

Kota Bekasi, JSNews – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan warga, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan kunjungan dan pembagian makan gratis yang berlangsung di kediaman Bapak H. Sholihin, tokoh masyarakat di RW 24, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi.

Kegiatan yang dimulai pukul 12.00 WIB tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Metro Bekasi Kota, antara lain Wakapolres AKBP Bayu Pratama Gubunagi, Kasat Intelkam AKBP Slamet Wibisono Yanto, Kasat Reskrim Kompol Binsar Hatorangan Sianturi, Kasat Narkoba AKBP Farlin Lumban Toruan, Kasat Binmas Kompol Syarifah Chaira Sukma, Kapolsek Medansatria Kompol Sutrisno, serta Wakasat Lantas AKP Rina Bintar Handayani.

Dalam sambutannya, Kapolres Metro Bekasi Kota menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak H. Sholihin selaku tuan rumah, serta apresiasi kepada warga masyarakat yang telah turut menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Hari ini merupakan momen yang membahagiakan karena bisa bertemu langsung dengan warga serta bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat. Terima kasih atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin baik antara masyarakat dan pihak kepolisian,” ujar Kapolres dalam sambutannya.

Sebanyak kurang lebih 300 porsi makan gratis dibagikan kepada warga yang hadir dalam kegiatan ini. Usai pembagian makanan, Kapolres beserta jajaran melanjutkan kegiatan dengan sesi ramah tamah bersama Bapak H. Sholihin.

Kegiatan berlangsung secara tertib, aman, dan penuh kehangatan, mencerminkan sinergitas yang kuat antara kepolisian dan masyarakat setempat.

Jakarta, JSNews – Polres Metro Jakarta Timur menggelar kegiatan Ground Breaking Serentak Pendirian Satuan Pelayanan Pembuatan Garasi (SPPG) di Food Center Rawa Bali, Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Rabu (6/8/2025) siang. Acara ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Jakarta Timur, AKBP Agung Nugroho, SIK., M.T., dan dihadiri jajaran pejabat utama Polres serta perwakilan instansi terkait.

Kegiatan dimulai dengan seremoni pembukaan yang dipimpin AKBP Agung Nugroho. Ground Breaking ini dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah, dengan peluncuran pusat dipimpin secara daring oleh Irwasum Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, SH., M.Hum., M.Si., MM., dari Malang, Jawa Timur.

Dalam acara tersebut hadir sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Timur, antara lain Kabagops AKBP Rachmat Eko Mulyadi, S.Sos., Kabag SDM AKBP Suparmi, SH., Kabaglog AKBP Ruslan, S.Sos., MH., Kasat Binmas AKBP Dedi Nurhadi, S.Kom., serta jajaran Kapolsek se-Jakarta Timur. Perwakilan PT. JIEP selaku pihak terkait, juga turut hadir, diwakili oleh Manager Operasional, Suhendi.

Pukul 14.45 WIB dilakukan penyerahan helm dan rompi secara simbolis oleh Wakapolres kepada perwakilan personel. “Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung kelancaran operasional di lapangan,” ujar AKBP Agung Nugroho di sela acara.

Rangkaian acara Ground Breaking Serentak SPPG di Jakarta Timur ini berakhir pada pukul 15.30 WIB dengan situasi aman dan kondusif. Pihak kepolisian berharap, kehadiran SPPG dapat memperkuat pelayanan publik serta memperlancar tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur.

BEKASI,JasNews – Polres Metro Bekasi Kota memulai pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking di Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (6/8/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, dan menjadi bagian dari upaya Polri mendukung program pemerintah dalam mewujudkan layanan makanan bergizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

“Bangunan ini berukuran 15×15 meter dan berdiri di atas lahan seluas 600 meter persegi. Harapan kami, SPPG ini dapat memberikan manfaat langsung bagi tujuh sekolah yang ada di sekitar wilayah ini,” ujar Kusumo.

Menurutnya, pembangunan fasilitas ini diinisiasi oleh kepolisian dengan menggandeng mitra lokal. Lahan yang digunakan merupakan aset milik Polri, sementara pembangunan fisik dikerjakan oleh pihak mitra.

“Ini hasil sinergi. Kami berkomunikasi dan bekerja sama dengan mitra setempat. Kepolisian menyediakan lahan, dan mitra yang membangun,” jelasnya.

Lebih dari sekadar pusat pemenuhan gizi, bangunan SPPG nantinya juga akan difungsikan sebagai posyandu serta tempat untuk kegiatan sosial dan kesehatan lainnya. Kehadirannya pun diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar.

“Letaknya yang strategis di pinggir jalan raya sangat potensial. Kami ingin ikut menyukseskan arahan Presiden untuk program makan bergizi gratis, terutama bagi anak-anak sekolah di Kota Bekasi,” kata Kusumo.

Groundbreaking SPPG ini dilaksanakan serentak oleh jajaran Polres di seluruh Indonesia. Polres Metro Bekasi Kota sendiri merencanakan pembangunan serupa di wilayah lain usai proyek di Pekayon rampung.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Bayu Pratama Gubunagi, para Pejabat Utama (PJU) Polres, Danramil 01 Kranji, Kapolsek Bekasi Selatan, Camat Bekasi Selatan, serta perwakilan dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi dan Mitra SPPG

Jakarta Barat, JSNEWS— Area seluas 700 meter persegi di lapangan Polsek Palmerah, Jakarta Barat, bakal disulap menjadi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk sejumlah siswa di wilayah setempat.

Pembangunan SPPG tersebut mulai dilaksanakan per-hari ini, Rabu (6/8/2025), dimulai dengan peletakkan batu pertama.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menyambut baik hal tersebut sebagai sebuah program ketahanan pangan.

Nantinya, akan ada sekira 4.200 siswa yang menerima manfaat dari SPPG ini.

“Untuk di wilayah Jakarta Barat, ini yang kedua. Yang pertama sudah ada di Satpas Daan Mogot, ini yang kedua di wilayah Posek ke Palmerah,” kata Twedi saat ditemui di lokasi, Rabu, 6/8/2025

Menurutnya, pembangunan ini akan berlangsung selama tiga bulan ke depan.

Namun begitu, Twedi berkomitmen untuk menyelesaikannya tepat waktu agar dapur ini bisa segera beroperasi.

“Kami nanti akan menggunakan sekitar 700 meter persegi,” kata Twedi.

Adapun pemilihan lokasi ini sebagai tempat SPPG berdiri, dikarenakan masih banyak sekolah yang belum menjadi penerima manfaat.

“Sehingga kami memilih titik ini dan disambut baik oleh kepala sekolah-kepala sekolah yang ada di sekitar sini,” jelasnya.

Kendati begitu, Twedi masih akan melakukan pembahasan lebih lanjut terkait siapa saja petugas yang nantinya bakal bertanggungjawab untuk mengoperasionalkan SPPG ini.

“Nanti akan diverifikasi oleh BGN, siapa saja yang nanti masuk kualifikasi untuk menjadi kru atau petugas-petugas operasional di SPPG ini,” pungkasnya.

Untuk informasi, berikut daftar sekolah penerima manfaat dari SPPG Polsek Palmerah ini:

  1. SMAN 78 Jakarta dengan jumlah penerima manfaat 1.179 siswa
  2. SMPN 111 Jakarta dengan jumlah penerima manfaat 934 siswa
  3. SD Palmerah 21 & 22 pagi dengan jumlah penerima manfaat 352 siswa
  4. SD Palmerah 09 Pagi, dengan jumlah penerima manfaat 311 siswa
  5. SMAN 88 Jakarta dengan jumlah penerima manfaat 855 siswa
  6. SDN Kemanggisan 13 pagi dengan kumlah penerima manfaat 335 siswa
  7. TK Tunas Muda 1 IKKT, denagn jumlah penerima manfaat 116 siswa
  8. TK Kemala, dengan jumlah penerima manfaat 104 siswa.

Jawa Timur, JSNEWS. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo diwakili Irwasum Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo memimpin penanaman jagung di lahan pondok pesantren. Penanaman ini langsung dipimpin oleh Irwasum dari Jombang dan terhubung virtual ke sejumlah pondok pesantren lainnya.

Penanaman jagung yang dipimpin langsung Irwasum Polri adalah lahan milik Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur. Luas lahannya yang ditanami jagung mencapai 10 hektare.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan kegiatan tanam serentak jagung dengan berkolaborasi, bersinergi dengan seluruh pondok pesantren. Baik khususnya di Jawa Timur ada kurang lebih 264 pondok pesantren dengan luas tanah 500 hektare,” jelas Irwasum Polri, Rabu (6/8/25).

Menurut Irwasum, untuk jumlah secara keseluruhan yang melakukan penanaman jagung serentak ini memiliki target di kuartal tiga di 200.000 hektare. Penanamannya pun bersinergi dengan seluruh pondok pesantren yang ada di Indonesia.

Dijelaskan Irwasum Polri, sebelumnya sinergitas penanaman jagung ini juga dilakukan bersama Kementerian Perhutanan. Lahan perhutanan sosial yang telah ditanami jagung seluas 330.000 hektare dari target 700.000.

“Kuartal 3 ini sudah ditanam jagung di lahan seluas 440.000 hektare dari target 1 juta hektar oleh Polri bersinergi dengan seluruh komponen bangsa,” ungkap Komjen Pol. Dedi.

Jenderal Bintang 3 yang ditunjuk sebagai Wakapolri itu menyampaikan, jika target 1 juta lahan ditanami jagung berhasil dilakukan, maka produksi tahun ini mencapai 4 juta ton. Angka tersebut meningkat dari sebelumnya.

“Sesuai dengan program Bapak Presiden, bapak Kapolri berkomitmen bersama-sama menjalankan program ini,” ujar Irwasum Polri.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.