Jakarta Utara, JSNews— Komando Distrik Militer (Kodim) 0502/Jakarta Utara melaksanakan pengamanan VVIP dalam rangka kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Singapura, Mayjen Chan Chun Sing, beserta delegasi, yang meninjau program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Rabu (6/8/2025).

Kegiatan tersebut dipusatkan di dua lokasi: SPPG BGN Koja, Jl. Yos Sudarso, dan SDN 01 Rawabadak Utara. Pengamanan dipimpin langsung oleh Dandim 0502/JU Kolonel Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.(Han)., M.I.Pol., dengan total kekuatan personel sebanyak 43 orang dari unsur TNI, Polri, Intel, hingga Satpol PP Kecamatan Koja.

Turut hadir dalam kegiatan ini:

  1. Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si. (Pangdam Jaya)
  2. Brigjen TNI Zulhadrie S. Mara, M.Han. (Danrem 052/Wkr)
  3. Mayjen TNI Tri Budi Utomo (Sekretaris Utama Kemenhan RI)
  4. Kolonel Inf Wawan Kusnendar (Aster Kasdam Jaya)
  5. Hendra Hidayat (Wali Kota Jakarta Utara)
  6. Para pimpinan Forkopimko Jakarta Utara dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam kunjungannya, Menhan Singapura menerima paparan mengenai alur operasional dapur sehat dan langsung menyapa anak-anak penerima manfaat MBG di SDN 01 RBU. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.

banner 468x60

Kabupaten Bekasi, JSNews – Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Mustofa, S.I.K., M.H., melanjutkan komitmen Polri dalam melayani masyarakat dengan aksi nyata melalui kegiatan Bakti Kesehatan. bertempat di Kampung Cibeber, Desa Simpangan, Cikarang Utara, Kapolres memimpin langsung penyerahan bantuan kursi roda kepada seorang warga disabilitas. Selasa, (05/08/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polrestro Bekasi untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Maya Rahmatika, gadis berusia 18 tahun yang lumpuh sejak lahir, menjadi penerima manfaat dalam kegiatan sosial ini. Kondisi Maya yang membatasi mobilitas sehari-harinya, kini terbantu dengan kehadiran kursi roda yang diserahkan langsung oleh Kapolres.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Mustofa menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai pengayom dan pelayan masyarakat. “Ini adalah wujud kepedulian kami, memastikan setiap warga mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak. Semoga kursi roda ini bisa bermanfaat untuk Maya dan keluarganya,” ujarnya.

Penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat kepolisian, seperti Kasat Lantas Kompol Sugihartono, S.H., M.M. dan Kasat Binmas Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.M., serta perwakilan dari Polsek Cikarang Utara. Kehadiran tokoh masyarakat setempat, termasuk Kepala Desa Simpangan H. Kurma Kurniawan, Ketua RT, dan Ketua RW, menambah kehangatan suasana.

Kegiatan Bakti Kesehatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus peduli dan berbagi dengan sesama. Aksi kemanusiaan ini tidak hanya meringankan beban, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, menciptakan sinergi positif demi terciptanya lingkungan yang lebih inklusif.

SARMI, JSNews Di Kampung Ansudu, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, dua sosok Srikandi Polri hadir membawa harapan dan senyuman. Mereka adalah IPDA dr. Chintya Widodo dan BRIPKA Ita Sombo Allo, dua personel wanita tangguh dari Satgas Operasi Damai Cartenz.

Mereka disambut hangat oleh warga terutama anak-anak yang berlarian penuh ceria pada Senin (4/8/2025). Bukan tanpa alasan, kehadiran kedua polwan ini menjadi bagian dari kegiatan pengobatan gratis bagi lansia dan kegiatan humanis untuk anak-anak yang digelar Satgas Ops Damai Cartenz.

Dengan ramah, dr. Chintya memeriksa kesehatan para lansia, memberikan penjelasan, dan menyapa satu per satu warga yang datang dengan harapan akan kesembuhan. Sementara itu, Bripka. Ita berbaur dengan anak-anak, membagikan bingkisan, mendongeng, dan bermain sambil menyelipkan pesan moral sederhana bahwa polisi bukan untuk ditakuti, tapi untuk dipercaya.

Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa di balik seragam dan kewenangan, terdapat hati yang peduli dan tangan yang sigap membantu.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang didampingi Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga., S.I.K., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas peran aktif para Srikandi Polri di lapangan.

“Mereka tidak hanya ikut serta dalam melakukan penegakan hukum terhadap KKB, tetapi juga ikut andil dalam pelayanan sosial dan kemanusiaan. Ini menunjukkan bahwa operasi Damai Cartenz tidak hanya bersifat represif, tapi juga menyentuh sisi kemanusiaan,” ujar Brigjen Faizal.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa peran polwan dalam operasi Damai Cartenz ini memiliki makna khusus, terutama dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

“Polwan hadir sebagai jembatan kepercayaan antara institusi Polri dan masyarakat, terutama anak-anak dan kaum perempuan. Kegiatan seperti ini adalah bukti bahwa pendekatan humanis sangat penting dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Papua,” ungkapnya.

Di tengah kegiatan tersebut, IPDA dr. Chintya dan BRIPKA Ita terus melayani tanpa lelah. Senyum mereka menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak selalu harus di garis depan medan konflik kadang, pengabdian paling berarti justru hadir lewat tangan yang menyentuh dan hati yang mendengar.

Jakarta,JSNews – Pergantian Pimpinan dalam tubuh organisasi adalah hal lumrah dilakukan, begitu juga yang terjadi didalam tubuh organisasi Media Independen Online (MIO) Indonesia Pengurus Wilayah (PW) DKI Jakarta, Pasca Ir.Agung Karang Ketua MIO Indonesia PW DKI Jakarta periode 2021 – 2025 ditunjuk Ays.Prayogi Ketua Umum DPP MIO Indonesia sebagai Wakil Ketua Umum DPP MIO Indonesia, Pucuk Kepimpinan MIO Indonesia PW DKI Jakarta yang sebelumnya di pimpinan oleh Ir.Agung Karang akan dilakukan regenerasi sesuai dengan aturan AD/ ART MIO Indonesia yang akan dilaksanakan berbentuk Kongreswil.

Kongreswil MIO Indonesia PW DKI Jakarta tersebut diwacanakan dilaksanakan pada tanggal 17-18 September 2025 bertempat di New Karwika Hotel and Resort Jl. Raya Puncak No.KM.82, RW.9, Batu Layang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Untuk mempersipkan kesuksesan acara dan dalam rangka persiapan acara, Panitia Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC) Kongreswil MIO Indonesia PW DKI Jakarta, gelar rapat persiapan dan konsilidasi yang dilaksanakan bertempat di Cafe Setahun Kemarin Jl. Kramat Sentiong, Kramat, Kecamatan Senen, Kota Jakarta Pusat, Selasa, (05/08/2025) Sore.

Pada rapat yang dihadiri oleh Para Panitia OC dan SC tersebut membahas mekanisme kongreswil, tata terbit yang berpedoman Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga( ART) MIO Indonesia dan Pembahasan Pembuatan Proposal Kegiatan, Selain dihadiri oleh para panitia OC dan SC Kongreswi hadir juga Ketua Umum DPP MIO Indonesia AYS .Prayogie dan Ketua MIO PW DKI Jakarta Ir.Agung Karang.

“Ini adalah Hajatnya Pengurus Wilayah DKI, di mana Pak Agung beberapa bulan terakhir ini kan beliau sudah berada di pusat, tetapi ini adalah hajat dari beliau yang masih tersisa, karena seiring dengan apa ketentuan dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga bawa kepengurusan itu kan ada durasinya, yang kebetulan ini di tahun 2025 ini ada 8 kepengurusan tingkat Provinsi Mio Indonesia yang harus menyelenggarakan kongres, kongres sudah dimulai dari NTB sudah dilakukan dan selanjutnya adalah di Mio DKI Jakarta, ini tentu persiapan-persiapan yang nanti akan dihalat di Bulan September itu semoga bisa berjalan lancar sesuai dengan aturan dan ketentuan,”ujar AYS.Proyogie Ketua Umum DPP MIO Indoensia saat ditanya awak media seusai pelaksanan rapat,Selasa, (05/08/2025).

Lebih lanjut AYS, Prayogie menyampaikan kehadiran dalam rapat tersebut seusai dari kehadirannya hanya sebatas mampir seusai dari Kantor Seketariat Dewan Pres.

“Saya di sini tidak secara mengkhususkan untuk hadir di sini, kebetulan tadi ada kegiatan di Dewan Pers, lalu ada teman juga dari Papua yang datang ke sini, Apa salahnya kita ambil jalan kesini, karena dengan adanya kehadiran Pak Agung di sini sebagai Ketua MIO di DKI saya kira ini sudah lebih dari cukup, kami hanya menghimbau bahwa apa yang sudah dilakukan pada hari ini, Semoga bisa menjadi sebuah kelancaran terhadap perhelatan Kongreswil MIO DKI Jakarta yang akan dihalat di Puncak pada Bulan September,”tuturnya.

Sedangkan ditempat yang sama Ketua MIO Indonesia PW Provinsi DKI Jakarta Ir.Agung Karang mengatakan seusai diangkatnya dirinya sebagai Waketum DPP MIO Indonesia makan dilakukan regenerasi pimpinan MIO Indonesia yang dilakukan dalam Kongreswil MIO PW Provinsi DKI Jakarta maka dilakukan rapat persiapan oleh Panitia OC dan SC Kongreswil.

“Dengan diangkatnya saya sebagai Waketum Media Independent Online Indonesia, MIO Indonesia untuk Ketua DKI dalam keadaan kosong, Saya menjabat selama 5 tahun sudah berakhir karena diangkat oleh Pak Ketum sebagai Waketum Mio DPP, maka hari ini diadakan rapat panitia baik OC sebagai Ketua Gito Ricardo
Sekretaris OC Pak Toto maupun SC sebagai Ketua Alam Lamaseng dan Sekretaris nya Pak Ustadz H.Hafidz untuk penyelenggaraan Kongres wilayah DKI yang pertama, Rencananya tanggal 17 dan 18 September tahun 2025, bertempat di Karwika Puncak, Semoga berhasil, berjalan dengan lancar, aman, dan sukses,”terang Ir.Agung Karang.

JATIM, JSNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (5/8/2025). Kegiatan ini untuk terus memperkuat sinergisitas antara umara serta ulama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dalam negeri.

“Kami mewakili institusi polri tentunya selalu berusaha bahwa Polri selalu bersama-sama dan dekat dengan ulama. Karena bagi kami, umara dan ulama adalah penjaga utama terkait dengan masalah kamtibmas di dalam negeri dan penjaga utama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Sigit.

Oleh karena itu, Sigit mengungkapkan bahwa, seluruh jajarannya telah diinstruksikan untuk memperkuat tali silaturahmi maupun sinergisitas dengan ulama, tokoh agama hingga tokoh masyarakat.

“Oleh karena itu tentunya dimana-mana saya selalu mengingatkan kepada anggota-anggota kami untuk selalu bersilaturahmi dan dekat dengan para tokoh baik yang di tingkat Mabes, di tingkat Polda, di tingkat Polres, maupun di tingkat Polsek bahkan sampai tingkat desa,” ujar Sigit.

Instruksi tersebut, menurut Sigit, menjadi sangat penting. Mengingat, tugas pokok Kepolisian dalam menjaga kamtibmas akan semakin berat apabila tidak didukung oleh ulama maupun tokoh agama dan masyarakat.

“Sekaligus karena kami meyakini dan sangat percaya bahwa tanpa dibantu, tanpa didukung oleh para ulama, maka pekerjaan kami akan menjadi sangat berat,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit meminta kepada para ulama untuk memberikan nasihat maupun masukan kepada seluruh jajaran Kepolisian. Menurutnya, hal itu bisa menjadi semangat dan motivasi guna menjalankan tugas yang jauh lebih baik ke depannya.

“Kami sekaligus titip apabila ada anak-anak buah kami, anggota kami yang sowan bersilahturahmi, mohon untuk bisa diterima dan apabila ada yang kurang mohon untuk diberikan nasihat. Karena kami yakin bahwa nasihat ulama sangat penting buat kekuatan dan motivasi bagi kami semua di dalam hal kami memberikan pengabdian kepada masyarakat,” tutup Sigit.

Pamekasan. JSNews – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, Jawa Timur. Turut mendampingi Irwasum Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Syahardiantono, As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, Kadivpropam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, dan Kadivhumas Irjen Pol. Sandi Nugroho.

“Alhamdulillah jadi walaupun terlambat tapi akhirnya kita semua diberikan kesempatan untuk bisa bersilaturahmi, tentunya kami semua berbahagia mendapatkan sambutan yang luar biasa, disambut dengan dua kuda yang sangat gagah pada saat masuk,” jelas Kapolri, Selasa (5/8/25).

Jenderal Sigit pun diiringi tiga ekor kuda saat memasuki pesantren. Pengasuh Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar RKH Mohammad Rofi’i Baidhowi menyambut baik kedatangannya dan mengalungkan bunga di leher Kapolri.

“Saya sempat komplain ke sopir saya kenapa saya nggak turun malah dibawa masuk pakai mobil sampai di depan, harusnya saya tadi mengikuti pasukan kuda, jadi bisa menyapa para santri,” ujar Jenderal Sigit.

Tak hanya bersilaturahmi, Kapolri juga memberikan paket santunan kepada 100 anak yatim. Paket bantuan itu berupa tas sekolah, buku tulis 2 lusin, alat tulis, dan sarung/mukena.

Jenderal Sigit juga memberikan plakat kepada Kyai Rofi’i. Kemudian, dilakukan penandatanganan lonceng.

Diungkapkan Kapolri, dirinya sangat senang dapat bersilaturahmi ke Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar. Jenderal Sigit mengakui, silaturahmi ini sangat penting dalam menunjang kerja Polri menjaga keamanan di masyarakat.

“Yang jelas kami tentunya sangat bersyukur bisa diterima dan kami mewakili institusi Polri tentunya selalu berusaha bahwa Polri selalu bersama-sama dan dekat dengan ulama, karena bagi kami umaro dan ulama adalah penjaga utama terkait dengan masalah kamtibmas di dalam negeri dan NKRI,” ujar Kapolri.

Diharapkan Kapolri, para kiai dan ulama lainnya yang hadir di acara itu bisa memberi masukan dan nasihat kepada anggota Polri. Polri pun menerima segala kritik demi menjadikan pelayanan masyarakat lebih baik lagi.

Diungkapkan Jenderal Sigit, jajarannya juga telah diperintahkan untuk selalu bersilaturahmi dan dekat dengan para tokoh, baik yang di tingkat Mabes, Polda, Polres, maupun Polsek. Hal itu karena dipercaya bahwa sinergitas dengan tokoh agaman akan mempermudah kerja Polri.

“Maka dari itu, dalam kesempatan ini kami sekaligus kami hadir, namun kami juga sekaligus titip anggota, anak buah kami yang sowan bersilaturahmi mohon untuk bisa diterima, dan apabila ada yang kurang mohon untuk diberikan masukan nasihat, karena kami yakin nasihat ulama sangat penting untuk kekuatan bagi kami semua dalam hal kami memberi pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Jenderal Sigit.

Jakarta, JSNews – 5 Agustus 2025 — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya menerjunkan personel Tim SAR untuk melaksanakan kegiatan tanggap darurat dan aksi bersih-bersih lingkungan di wilayah Kampung Pulo, Jakarta Timur.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Selasa ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan yang rutin dilakukan Polairud dalam menghadapi bencana alam, khususnya di wilayah-wilayah rawan banjir di DKI Jakarta. Wilayah Kampung Pulo sendiri merupakan salah satu daerah yang kerap terdampak banjir akibat curah hujan tinggi dan luapan Sungai Ciliwung.

Dalam aksi ini, Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya tidak hanya fokus pada penanganan darurat seperti evakuasi dan distribusi bantuan, tetapi juga aktif membantu warga membersihkan lingkungan yang dipenuhi lumpur, sampah, dan sisa material pascabanjir. Personel terlihat bahu-membahu bersama masyarakat mengangkat puing dan membersihkan saluran air guna mencegah potensi banjir susulan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi bencana serta pemulihan pascakejadian. Selain itu, hal ini juga mencerminkan komitmen Polri, khususnya Korpolairud Baharkam Polri dan Ditpolairud Polda Metro Jaya, dalam mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan melalui pendekatan responsif dan tanggap darurat terhadap warga yang membutuhkan bantuan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polairud hadir bukan hanya dalam tugas pengamanan perairan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang siap turun langsung saat warga menghadapi musibah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan,” ujar salah satu personel di lapangan.

Kegiatan SAR dan pembersihan lingkungan ini juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan Polri Presisi yang mengedepankan kecepatan, kepedulian, dan profesionalitas dalam melayani masyarakat.

Jakarta,JSNews.com


Selasa 5 gustus 2025 Menjelang HUT RI ke-80, masyarakat diingatkan untuk menjunjung tinggi Bendera Merah Putih sebagai simbol resmi negara. Fenomena pengibaran bendera One Piece atau simbol budaya pop lainnya dinilai tidak menghormati nilai-nilai kebangsaan.

UU No. 24 Tahun 2009 menegaskan bahwa Bendera Merah Putih wajib dikibarkan pada momen nasional. Menggantinya dengan simbol lain dianggap melecehkan sejarah perjuangan bangsa.

“Bendera Merah Putih bukan sekadar kain, tapi warisan perjuangan dan identitas bangsa,” tegas Wahyu Al Fajri, Direktur Tawassuth.

Ia juga mengutip kaidah ushul fiqh: “Tasharruful imam ‘ala ra’iyyatihi manuthun bil maslahah”, artinya: kebijakan pemimpin harus didasarkan pada kemaslahatan rakyat. “Menjaga simbol negara adalah bagian dari menjaga maslahat bersama.”

Tawassuth mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengibarkan Merah Putih dengan bangga, serta mengedepankan simbol-simbol kebangsaan di ruang publik. Mari jaga martabat bangsa dengan menghormati apa yang telah diperjuangkan para pendahulu kita.

Wahyu juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh tren yang mengaburkan identitas kebangsaan. “Kita boleh menikmati hiburan, tapi jangan sampai mengorbankan kehormatan simbol negara hanya demi viral atau lucu-lucuan,” ujarnya.

Dengan semangat kemerdekaan, mari tegakkan nilai-nilai nasionalisme dan Pancasila. Jangan biarkan simbol hiburan menggantikan kehormatan Merah Putih.

joSSer
( Wakil Pimpred )

Jakarta, JSNews – Polres Metro Jakarta Pusat memberikan penjelasan terkait beredarnya foto seorang perempuan bersama bayinya di ruang pemeriksaan polisi yang viral di media sosial. Dalam foto tersebut, perempuan yang diketahui sebagai tersangka kasus penipuan tidur dengan anaknya diduga tidur dilantai, memunculkan spekulasi bahwa kepolisian tidak manusiawi dalam menangani kasus tersebut.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, S.H., S.I.K., M.H., momen dalam foto itu diambil setelah pemeriksaan selesai atau saat istirahat dari pemeriksaan, saat tersangka menenangkan bayinya yang menangis di sofa didalam ruangan seorang perwira Satreskrim. Selama proses pemeriksaan, tersangka datang didampingi oleh suami dan membawa bayinya. Sekitar pukul 22.00 WIB, bayi tersebut dijemput dan dibawa pulang oleh ayahnya.

“Kami sangat memahami aspek kemanusiaan dalam setiap proses hukum, terutama jika menyangkut anak. Namun kami juga wajib menjalankan prosedur sesuai aturan yang berlaku. Dalam hal ini, tidak ada pelanggaran, dan hak-hak anak tetap kami perhatikan dengan baik,” ujar AKBP Roby.

Kasus ini bermula dari laporan warga asal Papua Tengah, AS, yang mentransfer uang sebesar Rp420 juta kepada tersangka Rina Rismala Soetarya untuk pembelian dua unit mobil Toyota Hilux bekas.
Namun setelah uang dikirim, mobil tidak pernah dikirimkan. Tersangka hanya mengirimkan foto dan video kendaraan. Bahkan, tersangka sempat mengaku telah mentransfer pengembalian dana, namun faktanya tidak ada uang yang masuk ke rekening korban.

Penyelidikan mengungkap bahwa tersangka sejak awal memang tidak berniat mengirimkan mobil dan langsung menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan pribadi. Antara lain;

  • Perawatan rumah: Rp6.500.000
  • Cicilan mobil: Rp10.000.000
  • DP mobil Ertiga: Rp50.000.000
  • Pembelian HP: Rp24.500.000
  • DP Hilux atas nama orang lain: Rp10.000.000
  • Pembelian mobil Hilux (atas nama orang lain): Rp235.000.000
  • Pembelian emas: Rp30.169.000
  • Angsuran rumah: Rp15.000.000
    Dari total Rp420 juta, tersangka baru mengembalikan sekitar Rp80 juta secara bertahap.

Penyidik memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap tersangka setelah melalui pertimbangan matang. Salah satunya, karena tersangka diketahui sering berpindah alamat dan sulit dilacak, sehingga dikhawatirkan akan menghambat proses hukum.

AKBP Roby menambahkan bahwa penyidik sebenarnya telah membuka ruang untuk pendekatan restorative justice antara pelapor dan tersangka. Namun, hingga saat ini belum ada kesepakatan perdamaian yang tercapai, dan upaya penyelesaian secara musyawarah tidak menemukan titik temu.

“Kami terbuka pada solusi damai, tetapi proses itu membutuhkan itikad baik dari kedua belah pihak. Dalam kasus ini, belum ada pengembalian kerugian secara menyeluruh, sehingga proses hukum tetap kami lanjutkan,” jelasnya.

Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang hanya bersumber dari potongan gambar atau narasi sepihak di media sosial, tanpa memahami konteks utuh dan fakta hukum yang sebenarnya.

“Kami terbuka terhadap kritik, tetapi kami juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cermat. Jangan sampai proses penegakan hukum yang sedang berjalan terganggu oleh opini publik yang dibentuk tanpa dasar dan data,” tutup AKBP Roby.

Polres Metro Jakarta Pusat menegaskan, penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan akuntabel. Hak tersangka tetap dihormati, namun pada saat yang sama, hak korban untuk mendapatkan keadilan pun harus dipenuhi.

Jakarta, JSNews – 4 Agustus 2025 — Dalam semangat memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 dengan tema nasional “Indonesia Maju, Indonesia Bersatu”, Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan pembagian 5.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat dan pengguna jalan di sejumlah lokasi strategis di Jakarta Pusat.

Dipimpin langsung oleh Kabag Ops Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Sukoco, S.H., M.H., dan atas arahan Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap gerakan nasional “Merah Putih Berkibar di Seluruh Nusantara”. Aksi ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan membangkitkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata keterlibatan Polri dalam menyemarakkan bulan kemerdekaan dan mengajak masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih di berbagai tempat.
“Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia melalui pengibaran Merah Putih selama bulan Agustus,” ujarnya.

Adapun pembagian bendera dilaksanakan di tiga titik strategis, yakni:
Perempatan TL Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun
Kawasan depan Capitol Suites
Depan Makosat Brimob Polda Metro Jaya

Antusiasme warga terlihat jelas saat ribuan pengendara kendaraan bermotor menyambut pembagian bendera yang dilakukan oleh anggota Brimob berseragam lengkap. Selain membagikan bendera, personel juga memberikan imbauan agar masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam semarak kemerdekaan dengan memasang bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, dan lingkungan kerja.

Melalui kegiatan ini, Satuan Brimob Polda Metro Jaya berharap dapat mempererat persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta menumbuhkan kembali rasa cinta terhadap tanah air di kalangan masyarakat luas.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.