Jakarta, JSNews – 4 Agustus 2025 — Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 yang mengusung tema “Indonesia Maju, Indonesia Bersatu”, Brimob Polda Metro Jaya menggelar aksi simpatik dengan membagikan 5.000 bendera Merah Putih kepada para pengendara kendaraan bermotor di sejumlah titik strategis wilayah Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Sukoco, S.H., M.H., atas arahan Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., sebagai bentuk nyata dukungan terhadap gerakan nasional “Merah Putih Berkibar di Seluruh Nusantara” yang bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme serta cinta Tanah Air di tengah masyarakat.

“Pembagian bendera ini merupakan bagian dari semangat kami menyambut bulan kemerdekaan sekaligus mengajak masyarakat untuk turut mengibarkan Merah Putih sebagai simbol kebanggaan dan persatuan bangsa,” ujar Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si.

Adapun tiga titik yang menjadi lokasi pembagian bendera meliputi:
Perempatan TL Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun
Kawasan depan Capitol Suites
Depan Makosat Brimob Polda Metro Jaya

Ribuan pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas di lokasi tampak antusias menerima bendera yang dibagikan oleh personel Brimob berpakaian dinas lengkap. Selain itu, petugas juga mengimbau masyarakat untuk turut mengibarkan bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, maupun lingkungan kerja selama bulan Agustus.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi Polri bersama masyarakat dalam memperkuat rasa kebangsaan, menjaga kebhinekaan, serta menghidupkan kembali semangat kemerdekaan sesuai tema nasional “Indonesia Maju, Indonesia Bersatu” demi mewujudkan Indonesia yang semakin kuat dan berdaulat.

banner 468x60

SARMI, JSNews Satgas Humas Ops Damai Cartenz Posko Jayapura melaksanakan sambang dengan berbagi makanan dan susu kepada anak-anak di Kampung Ansudu, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, pada Sabtu (2/8/2025) pukul 08.00 WIT.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ipda Syahrir Mahyuddin, S.H., dan berlangsung dengan penuh kehangatan dan interaksi positif bersama warga.

Dalam kunjungan tersebut, personel Satgas membagikan bingkisan makanan ringan kepada anak-anak, melakukan sesi ngobrol santai, serta memberikan bantuan kepada warga lanjut usia yang hendak melakukan pengecekan kesehatan.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang turut hadir didampingi oleh Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud nyata dari pendekatan humanis yang dilakukan oleh aparat kepolisian, khususnya kepada generasi muda Papua.

“Anak-anak ini merupakan masa depan bangsa. Mereka adalah harapan kita ke depan. Maka pendekatan humanis seperti ini penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta kedekatan emosional antara polisi dan anak-anak,” ujar Brigjen Faizal.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara masyarakat dan institusi kepolisian, khususnya melalui interaksi langsung di tengah masyarakat.

“Kunjungan seperti ini adalah bagian dari upaya Satgas Ops Damai Cartenz untuk membangun kepercayaan publik serta menghadirkan wajah kepolisian yang lebih dekat, ramah, dan peduli terhadap masyarakat, terutama anak-anak dan lansia,” tutur Kombes Yusuf.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini disambut antusias oleh warga Kampung Ansudu, yang merasa senang dan terbantu dengan kehadiran Satgas di tengah-tengah mereka.

Tangerang, JSNews – 2 Agustus 2025 — Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor D. H. Inkiriwang, S.H., S.I.K., M.Si menghadiri dan mengikuti kegiatan olahraga bersama TNI, Polri, serta masyarakat, yang berlangsung meriah di kawasan Pasar Modern Intermoda BSD City, Cisauk, Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang. Hadir pula sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pejabat utama Polres Tangerang Selatan.

Kegiatan dimulai dengan jalan sehat bersama yang menandai semangat kebersamaan antara unsur pemerintahan, TNI-Polri, dan masyarakat. Seusai jalan sehat, rombongan mengunjungi stand pelayanan publik yang disediakan Polres Tangerang Selatan, seperti pelayanan perpanjangan SIM, pembuatan SKCK, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Pelayanan ini terbuka untuk seluruh masyarakat yang hadir, sebagai bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

Kapolres Tangerang Selatan juga secara langsung mensosialisasikan Program CETAR (Cegah Tawuran Antar Pelajar) kepada masyarakat sebagai bagian dari strategi preemtif Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat khususnya usia remaja.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kepada 100 anak yatim secara simbolis serta pembagian doorprize yang menambah semarak acara. Kehadiran masyarakat yang antusias menjadi cerminan kuatnya sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan harmonis.

“Momentum ini bukan hanya tentang peringatan kemerdekaan, tetapi juga wujud nyata pelayanan Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat,” ujar AKBP Victor Inkiriwang di sela kegiatan.

Sementara itu, Diana salah satu warga yang tengah mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan di gerai Polres Tangerang Selatan. Ia menilai proses pengurusan berlangsung cepat, tanpa antrean yang panjang, serta didukung oleh pelayanan yang ramah dan profesional. “Terima kasih kepada Polres Tangerang Selatan atas kemudahan layanan yang diberikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keceriaan.

Hong Kong, JSNews – Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA dan PPO) Bareskrim Polri menggelar kegiatan menyapa langsung para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah Hong Kong. Kegiatan ini berlangsung di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong pada Minggu (4/8/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dir PPA PPO Bareskrim Polri, Kasubdit II PPA dan PPO Bareskrim Polri, Dirreskrimum Polda Sumatera Utara, Dirnarkoba Polda Sumatera Utara, KBP Elya Susanti, S.I.K., M.Si. selaku Perancang Peraturan Kepolisian Divkum Polri, Kombes Pol Nany Hartati Pribadi, S.I.K., M.I.K. Selaku Peneliti lImu Kepolisian Madya TK. Ill Puslitbang Polri, Kanit 3 Subdit I PPA dan PPO Bareskrim Polri, serta PLT Kanit TPPO Subdit IV Ditreskrimum Polda Sumatera Utara.

Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Polri bersama KJRI Hong Kong, Imigrasi, dan Protokol Konsuler dalam memperkuat komunikasi dengan PMI. Melalui pertemuan tersebut, tim memberikan edukasi hukum, sosialisasi perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta pencegahan tindak pidana perdagangan orang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi serta mendengar langsung permasalahan yang dihadapi para pekerja migran di Hong Kong.

Dir PPA PPO Bareskrim Polri menyampaikan apresiasinya kepada para PMI atas semangat dan ketangguhan dalam bekerja sekaligus mengembangkan diri melalui pendidikan.

“Kami sangat bangga melihat semangat para Pekerja Migran Indonesia yang tidak hanya berjuang untuk keluarga, tetapi juga mampu membagi waktu bekerja sambil melanjutkan pendidikan. Banyak di antara mereka yang berhasil menyelesaikan studi hingga wisuda, ini adalah pencapaian luar biasa yang patut diapresiasi,” ungkap Dir PPA PPO Bareskrim Polri.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi WNI di luar negeri, sekaligus memperkuat hubungan antara institusi kepolisian dengan masyarakat migran.

“Polri hadir untuk memastikan bahwa para pekerja migran mendapat perlindungan hukum yang layak. Kehadiran kami juga menjadi wujud nyata pelayanan publik yang tak hanya di dalam negeri, tetapi juga bagi WNI yang berada di luar negeri,” tegasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Polri berharap PMI di Hong Kong dapat semakin merasa terlindungi, didengar aspirasinya, serta semakin dekat dengan institusi kepolisian sebagai bagian dari pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Cirebon. JSNews – Ketua PBNU, Yahya Cholil Staquf, mengungkap bahwa kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo patut diapresiasi. Sebab, dengan kepemimpinanya di Polri, ketertiban dan keamanan masyarakat dapat dirasakan kondusif oleh seluruh masyarakat.

Ia pun memandang bahwa Jenderal Sigit seperti jimat yang mewujudkan keamanan di tengah masyarakat.

“Kita semua mengalami bahwa di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini, kita masyarakat mengalami keadaan relatif tentram tertib aman sehingga seolah-olah pak Listyo ini telah berfungsi sebagai jimat ketertiban dan keamanan masyarakat selama ini,” ujar Ketua PBNU dalam sambutannya di Haul Pondok Buntet Pesantren Cirebon, Sabtu (2/8/25).

Tak dipungkiri, ujarnya, Jenderal Sigit paham betul mengenai lingkungan para tokoh agama yang bisa bersinergi mewujudkan ketentramam dan keamanan di masyarakat.

“Pak Listyo ini pernah bertugas di Jogja kalau tidak salah, beliau tahu betul di Jogja banyak jimat-jimat yang disebut kiyai,” jelas Ketua PBNU.

Diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri Haul Pondok Buntet Pesantren Cirebon, Jawa Barat. Haul ini juga dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer.

Sesepuh Pondok Buntet Pesantren, Kh. Adib Rofiuddin Izza pun mengucapkan terima kasih kepada Jenderal Sigit atas segala kontribusinya selama ini terhadap Pondok Buntet Pesantren. Tak dipungkiri, berbagai bantuan telah diberikan dari Polri sebagai bentuk kepeduliannya.

“Terima kasih Pak Kapolri seluruh bantuannya, terima kasih, beliau berbaik hati,” jelasnya dalam sambutan, Sabtu (2/8/25).

Ditegaskan Kh. Adib, keluarga besar pesantren ini mempercayai bahwa keamanan negeri ini terjamin dengan kepemimpinan Jenderal Sigit. Persatuan dan kesatuan menjadi komitmen bersama untuk menjaga bangsa ini.

“Kami di sini hanya menitipkan bangsa dan negara saja, tidak lebih dari itu,” ujarnya.

Jakarta, JSNews – Brimob Polda Metro Jaya Yon B Pelopor melaksanakan pengamanan aksi damai bertajuk “Selamatkan Gaza” yang berlangsung pada Minggu, 3 Agustus 2025. Kegiatan tersebut dipusatkan di sekitar Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, dan diikuti oleh massa dari berbagai elemen masyarakat.

Pengamanan dipimpin oleh Iptu Benny Wijaya di bawah kendali Danyon B Por, Kompol Eko Supriyanto, S.H. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama jalannya aksi yang digelar oleh Majelis Ulama Indonesia bersama Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina.

Pengamanan Brimob PMJ tidak hanya difokuskan di sekitar Kedubes AS, namun juga mencakup sejumlah titik strategis lainnya seperti Monas Tenggara, seberang Pertamina, TL Harmoni, Tugu Tani, dan kawasan silang Monas. Pasukan tersebar untuk mengantisipasi konsentrasi massa dan mengamankan jalur pergerakan peserta aksi.

Sejumlah perwira turut memimpin di lapangan, seperti AKP Nilo Yuliardi di TL Harmoni, Iptu Dedi Sutadi di seberang Pertamina, dan AKP Toro Puja Agung di Tugu Tani. Seluruh pengamanan dilakukan sesuai prosedur dengan pendekatan humanis dan tetap mengutamakan buddy system, kesadaran kamera, serta sikap profesional.

Aksi damai di kawasan silang Monas Selatan berlangsung tertib hingga selesai, ditutup dengan ceramah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Abdul Somad. Peserta aksi menyuarakan solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina dan menyerukan dukungan kemanusiaan secara damai.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan Dansat Brimob PMJ, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan, profesionalitas, dan pendekatan persuasif dalam menjaga ketertiban di tengah dinamika masyarakat.

Brimob Polda Metro Jaya tetap berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban, serta siap mendukung setiap kegiatan resmi kenegaraan maupun aspirasi masyarakat dengan pendekatan profesional, presisi, dan humanis.

Jakarta Pusat, JSNews – Aksi Damai Akbar Selamatkan Gaza digelar di area dalam Silang Monas Selatan, Jakarta Pusat, Minggu pagi (3/8/2025). Kegiatan yang diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina ini berlangsung tertib dan kondusif, dengan pengamanan maksimal dari aparat kepolisian.

Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat memadati lokasi aksi sejak pukul 06.00 WIB. Sebelum massa tiba, pengamanan diawali dengan pelaksanaan Tactical Wall Game (TWG) oleh para perwira pengendali lapangan, dilanjutkan apel gabungan pengamanan pada pukul 05.00 WIB.

Sebanyak 2.123 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek diterjunkan. Seluruh petugas tidak dibekali senjata api, sebagai bentuk pendekatan humanis terhadap massa aksi damai.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyatakan bahwa pengamanan bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga pelayanan terhadap masyarakat yang hadir dan warga sekitar.

“Kami dari Polres Metro Jakarta Pusat bersama jajaran Polda Metro Jaya dan Polsek se-Jakarta Pusat telah menyiapkan pengamanan maksimal dengan total 2.123 personel gabungan. Seluruh petugas pengamanan tidak dibekali senjata api. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjaga suasana damai, sejuk, dan kondusif selama kegiatan berlangsung,” tegas Kapolres.

Tak hanya fokus pada pengamanan, pihak kepolisian juga memperkuat aspek pelayanan publik. Sejumlah titik kantung parkir disiapkan untuk kendaraan peserta aksi, serta tim medis dan ambulans ditempatkan di beberapa lokasi strategis untuk mengantisipasi keadaan darurat.

“Kami tidak hanya hadir untuk mengamankan, tapi juga memberikan pelayanan terbaik. Tim kesehatan dari Polri disiagakan untuk merespons cepat jika ada peserta yang membutuhkan bantuan medis. Kantung parkir juga kami siapkan agar masyarakat bisa datang dan pulang dengan tertib. Kami ingin pastikan kegiatan masyarakat lainnya tetap dapat berjalan dengan aman dan nyaman di sekitar area aksi,” tambahnya.

Kapolres juga mengimbau peserta aksi agar menjaga ketertiban dan menghormati fasilitas umum.

“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan tidak melakukan perusakan terhadap taman atau fasilitas umum lainnya. Hormati hak warga lain yang beraktivitas di seputaran tempat aksi. Mari bersama jaga kebersihan dan keamanan lingkungan,” ucapnya.

Sebagai antisipasi arus lalu lintas, masyarakat pengguna jalan diminta untuk menghindari kawasan sekitar Monas selama aksi berlangsung dan memilih jalur alternatif.

“Kami harapkan pengertian masyarakat untuk sementara menghindari area Monas selama kegiatan berlangsung. Gunakan rute lain agar tidak terjadi kepadatan. Mari jaga Jakarta tetap aman, tertib, dan nyaman untuk semua,” tutup Kapolres Susatyo.

Aksi damai tersebut juga diisi dengan doa munajat, orasi kemanusiaan, serta pesan moral dari sejumlah tokoh agama dan masyarakat. Situasi berlangsung aman hingga kegiatan selesai.

Jakarta,JSNews – Dalam Rakornas Pembentukan Karakter Anak Bangsa melalui Efektivitas Penerapan Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Agama pada Satuan Pendidikan RA, MI, MTs, MA/MAK Kepala Sekolah SMAN 53 Jakarta Dra.Herawati Sihombing, M.Pd menerima penghargan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang diserahkan secara langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (31/7/2025).

Kegiatan yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tersebut dihadiri para pendidik Agama dari Satuan Pendidikan RA, MI, MTs, MA/MAK, dan Para guru dan jajaran dari berbagai madrasah.

Dalam acara Rakornas ini, BPIP bekerja sama dengan Kemendikdasmen meluncurkan buku teks utama (BTU) Pendidikan Pancasila jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah. BTU disusun bersama 120 ahli dari berbagai bidang yang terdiri dari 24 buku siswa dan guru.

SMAN 53 Jakarta Timur dibawah kepemimpin Dra.Herawati Sihombing,M.Pd sebagai Kepala Sekolah, berhasil membawa SMAN 53 Jakarta Timur sebagai sekolah Laboratium Pancasila yang pertama di DKI Jakarta.

Sekolah SMAN 53 Jakarta Timur yang beralamat di Jl. Cipinang Jaya II, RT.3/RW.9, Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur tersebut berhasil mendidik para siswa dan siswi sesuai idiologi Pancasila dan menerapkannya pada pengetahuan dan pemahaman kepada siswanya tentang Pancasila, mulai dari sejarah, nilai-nilai, hingga penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Umum DPP Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) Ir.Agung Karang yang sekaligus sebagai Ketua Komite Sekolah SMAN 53 Jakarta Timur melalui Pesan Whatsapp ke awak menyampaikan ucapan selamatnya atas piagam penghargan yang diterima oleh Dra.Herawati Sihombing, M.Pd.

“Saya mengucapkan selamat kepada Ibu Dra.Herawati Sihombing, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMAN 53 Jakarta dan Dewan Pakar DPW Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) Provinsi DKI Jakarta, atas pemberian Piagam penghargaan langsung dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Semoga ibu Herawati yang juga selaku Pencetus pertama kali berdiri nya Sekolah Laboratium Pancasila di SMAN 53 Jakarta dapat memberi contoh dan Menginspirasi sekolah sekolah lainnya,”tutur Ir.Agung Karang, Sabtu, (03/08/2025).

Lebih lanjut Agung mengantakan sebagai alumni BP7 Pejambon Jakarta, angkatan XI tahun 1979 menginginkan semua sekolah sekolah baik Negeri maupun swasta, dapat menjalankan butir butir yang terkandung dalam Pancasila yaitu Pancasila terdiri dari 5 sila utama yang menjadi dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia. Kelima sila tersebut adalah

  • Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa.

-Berisi tentang kepercayaan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

-Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama antar pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda,

  • Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

-Mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban asasi setiap manusia,

-Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia dan tenggang rasa,

  • Sila Ketiga: Persatuan Indonesia.
  • Menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan
  • Mengembangkan rasa cinta tanah air dan bangsa
  • Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan dan Perwakilan.
  • Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  • Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  • Sila Kelima: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
  • Mengembangkan perbuatan yang luhur dan sikap adil terhadap sesama.
  • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.

“Selain itu, terdapat butir-butir pengamalan Pancasila yang dijabarkan lebih detail dalam Ketetapan MPR No.II/MPR/1978 dan Ketetapan MPR no. I/MPR/2003. Namun, secara umum, Pancasila memiliki 5 sila utama yang menjadi landasan bagi bangsa Indonesia,”terang Agung.

Berikut adalah butir-butir Pancasila yang dijabarkan dalam Ketetapan MPR No.II/MPR/1978 dan Ketetapan MPR no. I/MPR/2003:

Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa.

  1. Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
  2. Hormat menghormati dan bekerja sama antar pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda.
  3. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
  4. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.

Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

  1. Mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban asasi setiap manusia.
  2. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
  3. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
  4. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
  5. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
  6. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.

Sila Ketiga: Persatuan Indonesia.

  1. Menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  2. Rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.
  3. Mengembangkan rasa cinta tanah air dan bangsa.
  4. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebudayaan Indonesia.
  5. Menjaga keutuhan dan kestabilan nasional.

Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan dan Perwakilan.

  1. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  2. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  3. Mengembangkan sikap tenggang rasa dan saling menghargai.
  4. Mengembangkan sikap demokrasi dan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sila Kelima: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

  1. Mengembangkan perbuatan yang luhur dan sikap adil terhadap sesama.
  2. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  3. Mengembangkan kesadaran untuk selalu berusaha demi kemakmuran rakyat.
  4. Mengembangkan sikap hidup sederhana dan tidak boros.
  5. Menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan kesetaraan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Namun perlu diingat bahwa butir-butir Pancasila dapat berbeda-beda tergantung pada sumber dan konteksnya,”tandasnya.

SARMI, JSNews Satgas Ops Damai Cartenz melaksanakan kegiatan pengobatan home visit atau kunjungan langsung ke rumah warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, pada Rabu (30/7/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kemanusiaan Polri kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus di wilayah pedalaman Papua.

Kegiatan dipimpin oleh IPDA Syahri Mahyudin, S.H. dari Satgas Humas Ops Damai Cartenz, bersama IPDA dr. Chintya Widodo dari Subsatgas Kesehatan Satgas Banops Damai Cartenz.

Dalam kunjungan tersebut, tim medis mendatangi rumah dua pasien lansia untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan langsung di tempat. Adapun pasien yang dikunjungi adalah:

  • Ibu Anaci Wanewar (85 tahun), warga Kampung Sarmo, Distrik Sarmi Kota, Kabupaten Sarmi.
  • Ibu Salomina Senere (72 tahun), warga Kampung Tafarewar, Distrik Sarmi Kota, Kabupaten Sarmi.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan home visit ini merupakan salah satu wujud nyata kehadiran Polri yang membawa dampak positif di tengah-tengah masyarakat Papua.

“Kami tidak hanya hadir dalam tugas keamanan, tetapi juga dalam pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini adalah bukti bahwa Polri melalui Satgas Damai Cartenz benar-benar peduli dan hadir untuk semua kalangan, termasuk para lansia,” ujar Brigjen Pol. Faizal.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., turut menegaskan bahwa misi kemanusiaan merupakan bagian penting dari pendekatan Polri di wilayah operasi Damai Cartenz, selain tugas utama penegakan hukum.

“Polri melalui Satgas Ops Damai Cartenz hadir di Papua bukan hanya untuk melakukan penegakan hukum terhadap KKB, tapi juga menjalankan pelayanan kemanusiaan seperti ini. Inilah bentuk pendekatan yang humanis agar masyarakat merasa benar-benar dilindungi dan dilayani,” jelas Kombes Pol. Yusuf.

Kegiatan home visit berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari keluarga pasien serta masyarakat sekitar. Satgas Ops Damai Cartenz berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan serupa sebagai bagian dari pendekatan kemanusiaan di wilayah Papua.

Jakarta Pusat, JSNews – Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan empat tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap seorang suporter bernama F.Y.F. yang terjadi pada 29 Juli 2025, usai laga final AFF U-23 antara Timnas Indonesia dan Vietnam di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Budi Prasetya, menjelaskan bahwa aksi kekerasan dilakukan secara bersama-sama di muka umum, sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana maksimal 5 tahun 6 bulan.

“Korban saat itu tengah beristirahat bersama teman-temannya seusai pertandingan. Tiba-tiba, sekelompok orang dari kelompok suporter CURVA SUD GARUDA datang dan menyerang korban secara brutal, memukul, menyeret, dan menendangnya ke arah kerumunan,” jelas AKBP Budi dalam konferensi pers, Jumat (1/8/2025).

Polisi menyebut bahwa aksi kekerasan dipicu oleh ketidakpuasan sekelompok suporter terhadap tindakan petugas keamanan yang menurunkan spanduk tak berizin milik salah satu kelompok suporter di dalam stadion.

Menurut Petugas Keamanan PSSI, Patilatu, setiap alat visual seperti banner maupun alat musik harus didaftarkan lebih dulu kepada panitia dan akan ditinjau serta disetujui oleh komisioner keamanan pertandingan internasional seperti FIFA atau AFC.

“Tidak bisa asal membawa spanduk atau alat musik. Harus kirim surat terlebih dahulu ke panitia. Kalau tidak ada izin resmi, ya diturunkan. Kelompok suporter resmi seperti yang di sisi selatan atau utara biasanya selalu berkoordinasi dengan kami,” ujarnya.

Polisi menjelaskan bahwa keempat tersangka memiliki peran berbeda dalam aksi kekerasan tersebut:

  • B.A. (34) Memukul bagian kepala korban dan menyeretnya ke arah kerumunan.
  • A.K. (34) Menendang bagian perut dan memukul wajah serta kaki korban.
  • Y.I.A. (31) Menendang bagian punggung korban.
  • M.H. (31) Menendang kepala dan wajah korban dari arah samping.

Aksi tersebut terekam dalam video berdurasi 26 detik, yang kemudian dijadikan barang bukti oleh pihak kepolisian.

Pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk:

  • Rekaman video berdurasi 26 detik;
  • Jaket warna biru dongker;
  • Potongan celana pendek;
  • Beberapa unit ponsel dari berbagai merek;
  • Barang-barang pakaian yang digunakan pelaku saat kejadian.

Sementara itu, beberapa saksi yang telah diperiksa untuk menguatkan kasus ini antara lain adalah rekan korban dan warga di lokasi kejadian.

Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau masyarakat, khususnya para pendukung Timnas Indonesia, agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dan tidak terpancing emosi.

“Kita semua bangga dengan Timnas Garuda. Tapi jangan sampai kebanggaan ini dinodai oleh kekerasan. Dukunglah dengan damai, tanpa penganiayaan dan provokasi,” pungkas AKBP Budi Prasetya.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.