Jakarta,JSNews – 27/07/2025
Anniversary yang ke 26 tahun buat amoy yang juga anggota media JALUR SELEBERITI NEWS adalah momen terindah yang di rayakan oleh keluarga dan rekan rekan media serta Babinsa kelurahan pondok kelapa Sersan Dua haris dan Sersan Dua eko,
Pimpinan Redaksi Zaenal Langgar,
Wakil Pimpinan Redaksi Josser,
Sekertaris Maya Royan,
Kabiro Jakarta Timur Hendra( Andra)
Dan Martin Luther Son (ater),
Serta anggota media lainya Omenz, Oscar, Ahmad, Sahsa, Erlan, serta rekan media lainya ikut hadir dalam pesta ulang tahun tersebut.

Semoga di hari bahagia yang ke 26 tahun di berikan kesehatan panjang umur sukses dalam karier dan usahanya.

Omenz

banner 468x60

Kota Bekasi –
JSNews.com
Sabtu 26/07/2025
Dalam rangka menjaga ketertiban lingkungan serta membentuk karakter disiplin generasi muda, Tiga Pilar Kelurahan Cimuning yang terdiri dari unsur Pemerintah Kelurahan, TNI, dan Polri melaksanakan kegiatan Patroli dan Himbauan Penerapan Jam Malam bagi Peserta Didik di wilayah Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Jum’at malam (25/7/25).

Kegiatan ini dilaksanakan pada malam hari di area Warkolas, Jalan Jamrud Utara RT 001/011, Kelurahan Cimuning. Kegiatan dipimpin oleh Bpk. Iim Mustahik, S.AP., M.Si., Kasie Permasbang Kelurahan Cimuning yang mewakili Lurah Cimuning, serta dihadiri oleh Aiptu Khafid Anwar selaku Bhabinkamtibmas, Sertu Muamar selaku Babinsa, staf kelurahan, anggota Linmas, Pokdar Kamtibmas Bhayangkara, dan Mitra Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Khafid Anwar menyampaikan bahwa penerapan jam malam ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

“Kami mengajak para pelajar untuk memanfaatkan waktu malam untuk beristirahat dan belajar di rumah, bukan berkeliaran di luar tanpa tujuan yang jelas. Ini demi masa depan mereka dan keamanan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata dalam mendukung terwujudnya Generasi Panca Waluya Jawa Barat Istimewa, yakni generasi yang sehat, cerdas, agamis, berbudaya, dan berdaya saing.

Dengan sinergitas Tiga Pilar bersama masyarakat, diharapkan lingkungan Kelurahan Cimuning semakin aman, tertib, dan kondusif, serta mampu mencetak generasi penerus yang unggul dan bermoral.

joSSer
( Wakil Pimpred )

Timika, JSNews – Proses evakuasi jenazah warga sipil korban penembakan yang dilakukan KKb terhadap Joni Hendra yang tinggal di Kompleks Kios Wandoga, Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, dilaksanakan pada Sabtu (26/7/2025). Jenazah dievakuasi dari Intan Jaya pada pukul 07.30 WIT dan tiba di Bandara Mozes Kilangin, Timika pada pukul 08.30 WIT, selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Mimika untuk dilakukan penanganan lebih lanjut sebelum Jenazah dipulangkan ke kampung halamannya di Kampung Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. Jenazah akan diberangkatkan menuju kampung halaman di Sumatera Barat melalui jalur udara pukul 11.00 WIT.

Seluruh proses berjalan dengan lancar, berkat koordinasi berbagai pihak, termasuk aparat keamanan dan otoritas setempat, sebagai bentuk penghormatan terakhir terhadap korban serta dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K M.Hum., menyampaikan duka cita yang mendalam dan menegaskan bahwa Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus mengejar pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil.

“Kami berkomitmen penuh untuk menindak tegas pelaku penembakan terhadap warga sipil. Kematian almarhum adalah luka bagi kita semua, dan kami tidak akan berhenti sampai keadilan ditegakkan,” tegas Brigjen Faizal.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa proses evakuasi ini adalah wujud nyata dari kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan penghormatan kepada setiap warga negara, terutama mereka yang menjadi korban serta menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi dan tetap mendukung upaya penegakan hukum serta kedamaian di Papua.

“Kami terus berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penanganan kasus. Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar, dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan damai di Tanah Papua,” ungkap Kombes Yusuf.

Evakuasi jenazah Joni Hendra merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan yang dipegang teguh oleh Satgas Operasi Damai Cartenz. Operasi ini tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memastikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan tetap dijunjung tinggi di tengah situasi yang penuh tantangan.

Jakarta. JSNews – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan langsung medali kemenangan bagi para pemenang Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2025. Para pemenang tersebut adalah atlet judo anggota Polri yang telah menjalankan pertandingan hari ini.

Atlet Judo dari Ditlantas Polda Metro Jaya, Brigadir Shifa Fauzia, menyampaikan rasa haru atas pencapaiannya di kategori 70 Kg Putri. Dia meraih perunggu dalam kejuaraan Judo Kapolri Cup 2025 ini.

“Saya juga tadi bangga sekali bisa dikalungkan medali langsung oleh Bapak Kapolri. Sangat bangga juga, karena jarang untuk para atlet bisa dikalungkan medali oleh Bapak Kapolri. Terima kasih Bapak Kapolri, Polri untuk masyarakat,” ungkapnya, Jumat (25/7/25).

Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolri atas keberlangsungan kejuaraan Judo Kapolri Cup 2025 ini. Baginya, ini adalah wadah yang sangat dibutuhkan para atlet di dalam institusi Polri.

“Ucapan terima kasih kepada Bapak Kapolri karena telah menyediakan wadah dan fasilitas sarana dan prasarana untuk para atlet-atlet judo Polri, untuk mengembangkan potensi-potensi kami para atlet judo,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Bripda Judo Arassy yang berasal dari SPN Polda Kalimantan Timur. Ia merupakan salah satu peserta dalam pertandingan judo kategori putra 81 Kg.

Arassy mengungkap, dirinya memenangkan medali emas dalam ajang kejuaraan Judo Kapolri Cup 2025 ini. Ia pun mengaku senang karena Kapolri mengalungkan langsung medali emas padanya.

Diakuinya, latihan yang telah dijalankan selama ini membuahkan hasil dengan perolehan memuaskan. Kebanggaan ini, ujarnya, diharapkan bisa menjadi motivasi bagi atlet anggota Polri lainnya.

“Terima kasih banyak untuk Bapak Kapolri, yang sudah melaksanakan pekan olahraga Polri ini, khususnya cabang olahraga Judo. Semoga ke depannya Polri makin memperhatikan atlet-atlet Polri, entah dari bela diri atau dari cabang olahraga lain, dan semoga ke depannya semakin maju, semakin sukses buat Bapak Kapolri. Polri untuk masyarakat,” ujarnya.

Bripda Tika Syafitri pun mengutarakan hal serupa. Dirinya merupakan atlet judo peraih medali emas dalam kategori 70 Kg putri dari Bareskrim.

“Perasaan saya, saya sangat bangga dan senang, karena bisa diwasitkan langsung oleh Bapak Kapolri, dan dikalungkan medali oleh Bapak Kapolri,” ungkapnya.

Tika juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolri yang telah mendukung para atlet anggota Polri di setiap kejuaraan. Diharapkannya, semoga Polri semakin jaya dan selalu ada untuk masyarakat.

Jakarta, JSNews – 25 Juli 2025 – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Posko Presisi menyatakan dukungan penuh terhadap program strategis nasional pembentukan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan sebagaimana diinstruksikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam rangka mendukung hal tersebut, Polri menggelar Sosialisasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dihadiri oleh jajaran kepolisian dari tingkat pusat hingga wilayah, serta menghadirkan narasumber dari Kementerian Koperasi. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan menyiapkan langkah konkret di lapangan dalam proses percepatan dan mitigasi terkait hambatan pembentukan berjalannya koperasi.

Dalam sambutan pembukaannya Wakaposko Presisi Brigjen Pol Dr. Indarto, S.H., S.Sos., S.I.K., M.Si. mewakili Kaposko Presisi menyampaikan bahwa Polri siap mengambil peran strategis dalam mendukung ekosistem koperasi di desa, melalui lima strategi utama: pencegahan premanisme/pungli terhadap pelaku UMKM, penindakan mafia pangan dan premanisme, pendataan secara real dilapangan pembentukan koperasi serta hambatan didalamnya serta asistensi yanh dilakukan oleh satuan kerja di Polda dan Polres.

Henra Saragih, SH., MH., M.Kn. selaku Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi yang mewakili Kementerian Koperasi menyampaikan apresiasi dan menyambut positif langkah Polri dalam memberikan asistensi dan dukungan terhadap pelaksanaan program Presiden terkait pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kemudian dalam pemaparannya disampaikan bahwa Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi desa yang melibatkan berbagai unit usaha strategis, seperti gerai sembako, apotek, klinik desa, cold storage, dan layanan logistik. Koperasi ini juga menjadi solusi atas berbagai permasalahan distribusi, keterbatasan akses modal, hingga dominasi perantara (middleman) yang merugikan petani dan konsumen.

Dalam konteks ini, Polri melalui fungsi Binmas, Bhabinkamtibmas dan intel polri akan menjadi penggerak lapangan untuk mendampingi masyarakat dan memastikan koperasi berjalan sesuai ketentuan hukum dan kebutuhan lokal. Polri juga memastikan kegiatan ini sejalan dengan semangat “Polri untuk Masyarakat”, yakni menjadikan kepolisian sebagai mitra pembangunan nasional khususnya di bidang ekonomi kerakyatan.

Dengan dukungan regulasi, sinergi kementerian/lembaga, dan keterlibatan masyarakat desa, Polri optimis bahwa Program Koperasi Merah Putih akan menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. Melalui langkah kolaboratif dan terukur ini, diharapkan koperasi tidak hanya menjadi wadah ekonomi, tetapi juga simbol kemandirian, keadilan, dan gotong royong dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih sejahtera.

JAKARTA, JSNews – Penyidik Ditressiber Polda Metro Jaya menangkap 4 pelaku kasus manipulasi data seolah-olah otentik dan atau tindak pidana perlindungan data pribadi. Pelaku berinisial IER (51), KK (62), F (46) dan FRR (30).

Wadirressiber Polda Metro Jaya AKBP Fian Yunus mengatakan awal kejadian pada 12 Juli 2025 Ditressiber Polda Metro Jaya mendapatkan informasi dari masyarakat dan ditindaklanjuti dengan melakukan patroli siber. Kemudian ditemukan Akun LinkedIn yang mengaku dan menggunakan data orang lain.

“Dari informasi tersebut dilakukan penyelidikan dan menemukan pelaku IER yang menggunakan nomor telepon dan Akun Whatsapp 08773706xxxx untuk mengaku sebagai keluarga yang datanya digunakan pada Akun LinkedIn tersebut,” ujar AKBP Fian Yunus di Polda Metro Jaya, Jumat (25/7/2025).

Modus tersangka IER menggunakan nomor pada simcard yang telah teregistrasi data diri orang lain tersebut untuk didaftarkan Akun Whatsapp. Kemudian mengirimkan pesan mengaku sebagai anggota keluarga orang lain.

“Tersangka KK dalam melakukan tindak pidana yang dipersangkakan adalah agar
pelanggan mau membeli simcard yang dijual olehnya, yang mana pelanggan lebih memilih simcard yang telah teregistrasi dibanding simcard yang belum teregistrasi sehingga tersangka KK menjual simcard yang telah teregistrasi,” ucapnya.

Kemudian tersangka F dalam melakukan tindak pidana yang dipersangkakan adalah karena pemilik counter/tempat jual beli handphone banyak yang memesan simcard yang telah teregistrasi, sehingga F menjual simcard provider yang telah teregistrasi kepada KK selaku pemilik counter/tempat jual beli handphone.

“Tersangka FRR dalam melakukan tindak pidana yang dipersangkakan adalah karena banyaknya permintaan terhadap simcard yang telah teregistrasi. Sehingga FRR mencari dan mengumpulkan NIK dan KK orang lain yang dicarinya pada mesin pencarian Google yang mana kemudian digunakan untuk meregistrasikan simcard yang dijualnya. FRR juga mengirimkan data berupa kumpulan NIK dan KK kepada F dan mendapatkan upah Rp. 50.000/per 100 data NIK dan KK,” imbuhnya.

Para tersangka ditangkap di lokasi berbeda, IER ditangkap pada hari Minggu 13 Juli 2025, di Apartemen Kalibata City, Tower Nusa Indah Unit N02BA, Kalibata, Jakarta Selatan.

“Tersangka KK ditangkap pada hari Minggu 13 Juli 2025, di Pusat Grosir Cililitan (PGC) Jl. Dewi Sartika RT 001 RW 013 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Kota Jakarta Timur. Tersangka F ditangkap pada Senin 14 Juli 2025, di Rawajati Timur III/41 RT 5/2 Rawajati, Jakarta Selatan,” terangnya.

Sedangkan tersangka FRR ditangkap pada hari Senin 14 Juli 2025 di Kantor XL Rawamangun Jl. Pemuda No. 78D, Pulogadung, Jakarta Timur.

Tersangka dijerat Pasal 51 ayat (1) Jo Pasal 35 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,
dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 tahun.

Pasal 67 ayat (3) Jo Pasal 65 ayat (3) UU Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Data Pribadi, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun.

Jakarta, JSNews – Brimob Polda Metro Jaya melalui Yon C Pelopor melaksanakan pengamanan intensif dalam rangka sidang lanjutan dengan terdakwa Hasto Kristiyanto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat 25 Juli 2025. Sidang kali ini mengagendakan pembacaan putusan, yang menjadi sorotan publik dan diprediksi menarik kehadiran kelompok massa.

Untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali, Brimob Polda Metro Jaya menurunkan kekuatan penuh dengan pola pengamanan terbagi secara strategis di sejumlah titik rawan sekitar area persidangan. Penempatan personel dilakukan sesuai dengan rencana taktis yang telah disiapkan, dengan pengawasan langsung oleh perwira pengendali di lapangan.

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh mencakup area sisi barat, timur, dan akses masuk menuju pengadilan. Beberapa titik yang menjadi fokus penjagaan antara lain kawasan sekitar Hotel Borobudur, Jalan Gunung Sahari, Jalan Garuda, hingga area sekitar Hotel Golden. Setiap sektor dipimpin oleh perwira pengendali dan diawasi langsung oleh pejabat kewilayahan dari unsur Polres dan Polsek setempat untuk memastikan sinergitas pengamanan.

Seluruh jajaran melaksanakan apel kesiapsiagaan pada pukul 07.10 WIB sebelum menempati sektor masing-masing. Dalam arahan apel, ditekankan pentingnya menjaga profesionalitas, mematuhi SOP pengamanan, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam menghadapi potensi dinamika massa. Seluruh personel juga diinstruksikan untuk tidak membawa senjata api atau senjata tajam selama pelaksanaan tugas.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Karyoto, S.I.K., turut hadir di lokasi guna memantau secara langsung situasi dan pelaksanaan pengamanan, di dampingi Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., juga berada di lapangan untuk memastikan seluruh personel menjalankan tugas sesuai dengan prosedur.

Kehadiran pimpinan di lokasi menjadi bentuk nyata komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung jalannya proses hukum secara aman dan tertib.

Hingga saat laporan ini disusun, situasi di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terpantau aman dan terkendali. Sejumlah kelompok masyarakat telah mulai melakukan persiapan orasi, namun seluruh aktivitas berjalan dalam suasana tertib dan kondusif.

Brimob Polda Metro Jaya terus memantau situasi secara berkelanjutan dan siap mengambil langkah cepat terhadap setiap potensi gangguan, guna menjamin kelancaran jalannya sidang dan keamanan seluruh elemen masyarakat di lokasi.

Intan Jaya, Papua Tengah, JSNews – Seorang warga sipil bernama Joni Hendra tewas ditembak oleh anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kios Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Jumat, (25/7/2025) sekitar pukul 13.40 WIT. Pelaku yang diidentifikasi bernama Yonial Kobogah, anggota KKB pimpinan Apen Kobogau, langsung melarikan diri. Satgas Operasi Damai Cartenz segera melakukan respon cepat dan pengejaran terhadap pelaku.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.40 WIT saat korban sedang melayani pembeli pinang. Tanpa peringatan, pelaku yang diidentifikasi sebagai Yonial Kobogah, mendekati kios dengan jarak sekitar tujuh meter dan langsung menembakkan senjata api laras pendek ke arah korban. Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri ke arah perbukitan di atas Kampung Wandoga.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Bilorai sekitar pukul 13.45 WIT, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tembak serius yang dideritanya. Lima belas menit setelah kejadian, tepatnya pukul 13.55 WIT, Satgas Operasi Damai Cartenz langsung merespons dan mengamankan lokasi kejadian sekaligus melaksanakan upaya pengejaran terhadap pelaku.

Pelaku, Yonial Kobogah, diketahui merupakan bagian dari Kelompok KKB pimpinan Apen Kobogau yang sebelumnya juga diduga kuat terlibat dalam aksi penembakan di Bandara Bilorai Sugapa.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi kelompok bersenjata yang terus melakukan kekerasan terhadap warga sipil.

“Kami mengecam keras aksi penembakan ini. Satgas telah bergerak cepat dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami akan terus memburu dan menindak tegas siapapun yang mengganggu stabilitas keamanan masyarakat Papua,” tegas Brigjen Pol. Faizal.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh aksi-aksi teror yang dilakukan kelompok KKB.

“Kami minta masyarakat tetap tenang dan mendukung aparat keamanan dengan memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami,” ujar Kombes Pol. Yusuf.

Kasus ini kembali menambah daftar panjang kekerasan bersenjata yang dilakukan oleh kelompok separatis di Papua. Satgas Ops Damai Cartenz akan terus berupaya maksimal menghadirkan rasa aman dan melakukan penegakan hukum terhadap pelaku-pelaku kekerasan bersenjata.

Jakarta, JSNews – Dalam upaya mempererat hubungan dan memperkuat kolaborasi antara kepolisian dengan media, Polres Metro Jakarta Timur menggelar kegiatan silaturahmi bersama awak media wilayah Jakarta Timur pada Jumat, 25 Juli 2025 bertempat di Rupatama Polres Metro Jakarta Timur.

Acara ini menjadi momentum strategis untuk membangun komunikasi yang terbuka, transparan, dan saling mendukung antara dua pilar penting dalam penyampaian informasi kepada publik.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Dr. Alfian Nurrizal, S.H., S.I.K., M.Hum, beserta jajaran, termasuk Kasat Narkoba, Kasipropam, dan Kasihumas.

Turut hadir pula Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Media Jakarta Timur, Rio Manik, S.H., S.E., S.I.P., bersama para jurnalis dari berbagai platform media lokal dan nasional yang aktif meliput di wilayah Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Kapolres menekankan bahwa media memiliki peran vital dalam menciptakan persepsi publik yang konstruktif serta membentuk opini yang sehat di tengah era informasi digital yang berkembang sangat cepat.

Ia juga menyampaikan bahwa komunikasi yang efektif dan koordinasi yang kuat dengan insan pers merupakan bagian dari strategi Polres dalam menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Media adalah mitra strategis. Saya pribadi besar di lingkungan media, dan sangat memahami betapa pentingnya membangun relasi yang harmonis dengan rekan-rekan jurnalis. Kita hidup di era digital yang menuntut kecepatan informasi. Maka, ketika ada isu yang muncul, jangan sampai liar di publik. Mari kita koordinasikan dengan baik agar informasi yang sampai ke masyarakat benar-benar akurat dan bisa dipercaya,” ujar Kapolres.

Kombes Pol Dr. Alfian juga mengajak seluruh awak media untuk terus menjalin sinergi dalam menyebarkan informasi yang berimbang, mencerahkan, dan tidak memprovokasi.

Ia menegaskan bahwa Polres Metro Jakarta Timur siap membuka ruang dialog dan kerja sama, agar tidak ada sekat antara kepolisian dan media dalam melayani kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pokja Media Jakarta Timur, Rio Manik, mengapresiasi komitmen Polres Metro Jakarta Timur dalam membangun hubungan yang solid dengan kalangan jurnalis.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara polisi dan media selama ini sudah berjalan positif, dan kegiatan silaturahmi seperti ini semakin memperkuat kepercayaan serta koordinasi di lapangan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog terbuka, di mana para jurnalis juga diberikan kesempatan menyampaikan masukan dan harapan terhadap pola komunikasi antara Polres dan media di masa mendatang.

Melalui pertemuan ini, diharapkan kolaborasi antara Polres Metro Jakarta Timur dan insan pers terus terjaga dan semakin kuat dalam menyampaikan informasi yang tajam, aktual, dan terpercaya kepada masyarakat luas.

Jakarta, JSNews – Satgas Pangan Polda Metro Jaya melakukan pengecekan langsung ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, pada Jumat (25/7/2025), di tengah maraknya isu beras oplosan yang meresahkan masyarakat. Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubdit 1 Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Ardila Amry, bersama tim dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta.

Dalam sidaknya, tim menyambangi tiga toko penjual beras premium guna memastikan ketersediaan stok, memeriksa harga jual, dan mengambil sampel untuk pengujian mutu.

“Tujuan kami di sini adalah mengecek langsung ketersediaan beras dan memastikan harga sesuai dengan ketentuan HET (Harga Eceran Tertinggi) dari Badan Pangan Nasional, yakni Rp 14.900 per kilogram untuk beras premium di wilayah Jakarta,” kata AKBP Ardila kepada wartawan.

Tak hanya itu, Satgas Pangan juga membeli beberapa merek beras premium untuk diuji kualitasnya. Hasil pengujian akan memerlukan waktu beberapa hari. Ardila memastikan, jika ditemukan unsur pidana, pihaknya akan melakukan penindakan tegas.

“Apabila dari hasil pengujian nanti ditemukan indikasi pelanggaran atau unsur pidana, kami akan proses sesuai hukum yang berlaku. Ini sebagai upaya menjaga kepercayaan masyarakat dan melindungi hak konsumen,” tegas Ardila.

Lebih lanjut, AKBP Ardila juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu-isu menyesatkan terkait pangan, terutama di media sosial.

“Kami imbau masyarakat agar tidak panik dan tetap selektif dalam membeli kebutuhan pokok, khususnya beras. Laporkan jika menemukan dugaan beras oplosan atau harga yang tidak wajar. Mari bersama kita jaga ketahanan pangan dan kestabilan pasar,” ujar Ardila.

Ia juga mengingatkan pelaku usaha untuk menaati peraturan terkait mutu dan distribusi pangan.

“Kepada para pelaku usaha, kami tegaskan agar tidak bermain-main dengan kualitas pangan. Jangan coba-coba mengoplos atau memalsukan label kemasan demi keuntungan pribadi. Jika terbukti, akan kami tindak tegas,” tutupnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menetapkan kasus dugaan peredaran beras oplosan ke tahap penyidikan. Dari penyelidikan awal, diketahui lima merek beras yang diproduksi oleh tiga produsen terindikasi tidak memenuhi standar dan melanggar ketentuan mutu pangan.

Ketiga produsen yang diperiksa adalah PT Padi Indonesia Maju (merek Sania), PT Food Station (Sentra Ramos Biru, Merah, dan Pulen), serta Toko Sentra Raya (merek Jelita dan Anak Kembar). Meski belum ada tersangka, penyidik tak menutup kemungkinan adanya penetapan tersangka individu maupun korporasi dalam waktu dekat.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.