Medan, JSNews – Ada yang menarik dalam persidangan kasus pidana persekongkolan pengelapan dokumen yang di gelar di PN Lubuk Pakam dengan terdakwa M.Rizky Ansari, Kuasa Hukum terdakwa Eka Putra Zakran SH, MH, dari Kantor Hukum Eka Putra Zakran, SH MH & Associates (EPZA) dan tim menyampaikan nota keberatannya atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum yang di nilainya banyak kelemahan seperti tidak cermat dan kabur (obscurlibel), Rabu, (23/07/2024).

Eka Putra Zakran, SH MH yang akrab disapa Epza dalam siaran pres nya seusai mengukuti persidangan menyebutkan sudah menyampaikan permohonan agar sidang tindak pidana di lakukan tatap muka (off line).

“Sebenarnya saya pribadi sangat keberatan jika sidang tindak pidana di lakukan secara online karena tidak bisa menggali informasi materiil, terkait fakta-fakta yang terjadi sesungguhnya, disamping itu prangkat-prangkat yang tersedia juga tidak mendukung, bising dan suaranya tidak jelas,” ujar Epza ke awak media, Rabu, (23/07/2025).

Kemudian di sisi lain Epza menambahkan dalam persidangan yang dihadirinya, hakim sempat menyetujui persidangan terhadap kliennya di laksanakan dengan tatap muka.

“Dalam persidangan hakim mengabulkan permohonan kami, bahwa sidang kasus tindak pidana atas klien kami di lakukan secara tatap muka,” terang Epza.

Namun demikian, Epza menjabarkan terkait perkara sidang di lakukan secara online atau secara tatap muka tergantung kepada Jaksa penuntut umum.

“Faktanya saat saya dan hakim memohon pelaksanaan sidang di lakukan secara tatap muka, Jaksa mengatakan bahwa tidak ada anggaran,” tutur Epza.

Hal ini kan aneh, ditahun-tahun sebelum Pandemi semua sidang pidana itu hadir tatap muka, hakim, jaksa, terdakwa dan penasihat hukum Terdakwa.

“Dalam Pidana inikan yang dicari kebenaran materiil, bukan formil, makanya sidang harus tatap muka, dan itu diatur dalam KUHAP, secara hirarkis pun, Perma itu dibawah KUHAP, dibawah UU, makanya harus tatap muka,” ungkap Epza.

Lebih lanjut, Epza yang juga seorang penulis dari buku Menghadang Badai Kehidupan Autobiografi Eka Putra Zakran: Anak Asongan Jadi Advokat Kawakan sekaligus sebagai Ketua Umum dari DPP Advokat Negarawan Indonesia (DPP ADNI) juga menyampaikan keanehan yang dilakukan JPU pada kasus yang digelar di meja hijau PN Lubuk Pakam tersebut, yang mana Hakim yang menyidangkan Kasus Pidana tersebut memerintahakan terdakwa di hadirkan.

“Dan lebih aneh lagi, kalau Hakim sudah memerintahkan untuk hadirnya terdakwa ke muka persidangan, lalu jaksa penuntut umum berdalih tidak ada anggaran, kan itu aneh,”pungkas Epza.

banner 468x60

Jakarta -JSNees



Kamis 24/07/2025
Bidang Humas Polda Metro Jaya menggelar Workshop Manajemen Media di Media Management Center Bidhumas Polda Metro Jaya, Kamis (24/7/2025). Kegiatan ini diikuti para pejabat utama Bidhumas, para Kasi Humas Polres jajaran, hingga pejabat PPID Satker di lingkungan Polda Metro Jaya.

Pelatihan dimulai pukul 09.00 WIB dan juga diikuti peserta dari wilayah melalui Zoom Meeting. Workshop terbagi dalam dua sesi. Sesi pagi membahas materi Deteksi dan Analisis Informasi di Dunia Maya. Sementara sesi siang diisi dengan Latihan Analisa Situasi Media Online dan Sosial Media.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam sambutannya mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan workshop ini dengan maksimal.

“Workshop ini tempat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan praktis. Ilmu dari narasumber harus bisa diterapkan dalam melaksanakan tugas, terutama dalam pelayanan informasi ke masyarakat,” ujar Ade Ary.

Acara ditutup dengan diskusi interaktif. Para peserta berdiskusi langsung dengan narasumber untuk membahas hasil latihan dan penerapannya dalam tugas sehari-hari.

Pelatihan ini merupakan komitmen Polda Metro Jaya dalam peningkatan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat

SAHSA

Jakarta, JSNews – Bidang Humas Polda Metro Jaya menggelar Workshop Manajemen Media di Media Management Center Bidhumas Polda Metro Jaya, Kamis (24/7/2025). Kegiatan ini diikuti para pejabat utama Bidhumas, para Kasi Humas Polres jajaran, hingga pejabat PPID Satker di lingkungan Polda Metro Jaya.

Pelatihan dimulai pukul 09.00 WIB dan juga diikuti peserta dari wilayah melalui Zoom Meeting. Workshop terbagi dalam dua sesi. Sesi pagi membahas materi Deteksi dan Analisis Informasi di Dunia Maya. Sementara sesi siang diisi dengan Latihan Analisa Situasi Media Online dan Sosial Media.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam sambutannya mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan workshop ini dengan maksimal.

“Workshop ini tempat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan praktis. Ilmu dari narasumber harus bisa diterapkan dalam melaksanakan tugas, terutama dalam pelayanan informasi ke masyarakat,” ujar Ade Ary.

Acara ditutup dengan diskusi interaktif. Para peserta berdiskusi langsung dengan narasumber untuk membahas hasil latihan dan penerapannya dalam tugas sehari-hari.

Pelatihan ini merupakan komitmen Polda Metro Jaya dalam peningkatan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.


Jakarta,JSNews – 24/07/2025
Dalam Waktu dekat ini D’FOUR Entertainment akan mengatap film komedi situasi (Sitkom) dengan penulis cerita Budi Otot sutradara Cepy Raden dan Kameramen Zaenal langgar
Serta di dukun oleh artis senior Vonny Shela,Liana dan beberapa pemain lainya
saya mengucapkan terima kasih teman teman telah mensupport dalam rencana pembuatan film komedi yang di Produksi oleh D’FOUR Entertainment rencana akan membikin sebuah film pendek yang sangat  ber beda dengan film komedi lainya.

Dan  ide untuk membuat film ini adalah karya kita sendiri dan kebetulan kita punya tim seperti Vonny Shela dan Rara adalah  salah satu dari D’FOUR Entertainment  dan  pemain-pemain ini tidak semua adalah anggota kami tapi ini akan masuk dalam satu keluarga yaitu difor entertainment
mudah-mudahan rencana untuk pembuatan film ini nanti bisa diterima oleh banyak masyarakat Indonesia karena nanti kita akan tampilkan di YouTube channel-nya D’FOUR entertainment  dan kebetulan saya juga sebagai penulis naskah serta di support oleh Cepi Raden sebagai sutradara.

Alhamdulillah saya senang sekali Cepi Raden sudah mau untuk bergabung  membimbing kami dari divor untuk mengarahkan film-film yang akan kita eh produksi nanti ya dan juga zaenal langgar juga tentunya punya peran yang sangat penting dalam produksi film ini mudah-mudahan D’FOUR ke depannya semakin solid dalam berkarya
Ucap Budi Otot ketua umum D’FOUR Entertainment.


Assalamualaikum sahabat semua saya vonis Sheila amboy asyiknya barangkali pernah mendengarkan lagu itu tahun 93 terima kasih kami di sini bersama D’FOUR entertainment mencoba membuat sesuatu yang baru supaya kita tetap kompak kita bisa menggali talenta yang lebih dan disini  teman-teman dari penyanyi dangdut lainya dan saya berterima kasih pada Budi otot kita disini  sama-sama berjuang meniti dari awal untuk pembuatan film ini mudah-mudahan bisa diterima masyarakat bisa sukses dan bermanfaat Amin ya robbal alamin begitu saja terima kasih ucap Vonny Shela Arti Penyanyi.

Terima kasih karna saya udah diberi kepercayaan sama tim dari D’FOUR entertainment Ini yang mana saya juga melihat ini bukan hal yang asing nih rekan-rekan karena semuanya hampir Saya sudah lihat di baik di panggung maupun di layar televisi baik pak Budi atau Mba poni  bukan hal yang asing kebetulan mereka mau membuat sesuatu yang beda daripada yang lain menjadi sebuah tonton dan tuntunan yang luar biasa depannya kegiatan yang sangat positif dan saya sebagai sahabat selalu untuk men-spot rekan rekan D’Four Entertainment
Ucap Cepy Raden Sutradara Film menutup wawancara kami

Riau. JSNews – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan kesiapan penanganan karhutla di Riau. Peninjauan itu dilaksanakan dengan pemantauan titik api via udara dengan menggunakan helikopter.

“Saya lihat tadi titik api masih tetap ada sehingga kemudian ada penggunaan water bombing dan juga modifikasi TMC ya,” ujar jelas Jenderal Sigit, Kamis (24/7/25).

Jenderal Sigit menerangkan bahwa penanganan karhutla telah dilakukan secara masif dengan berkoordinasi bersama lintas sektoral terkait. Ditekankan Kapolri, respons cepat penanggulangan karhutla menjadi hal yang penting untuk dilakukan.

“Memang kalau kita lihat beberapa upaya sebenarnya sudah dilakukan dari awal mulai dari pencegahan, edukasi, sosialisasi, dan kemudian tentunya melakukan upaya untuk terus mengaktifkan aplikasi yang kita miliki untuk terus bisa memonitor sekaligus tentunya yang kita harapkan respons cepat manakala ada titik hotspot,” ungkap Jenderal Sigit.

Menurut Jenderal Sigit, TNI-Polri dan elemen terkait lainnya dalam proses pemadaman api karhutla telah memanfaatkan alat-alat pemadam kebakaran yang dimiliki. Jenderal Sigit menegaskan, pentingnya untuk mencegah adanya titik api atau Hotspot tambahan.

“Oleh karena itu tentunya memang penting untuk tidak lagi ada tambahan hotspot ataupun titik api, khususnya yang muncul dari unsur kesengajaan,” ujar Jenderal Sigit.

Maros, JSNews – 23 Juli 2025 – Inspektur Wilayah III Itwasum Polri, Brigjen Pol. Drs. Herukoco, M.Si., melakukan peninjauan langsung ke kebun jagung binaan Polres Maros yang terletak di Kelurahan Borong, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros. Lahan seluas 4 hektare, yang sebelumnya merupakan sawah padi, kini telah berhasil dikembangkan menjadi area pertanian jagung hibrida F1 Super BISI 18 dengan kadar air ideal sebesar 18%. Diperkirakan hasil panen mencapai 32 ton atau 8 ton per hektare—menjadi bukti nyata efektivitas pendampingan Polri kepada petani.

Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri terus memperkuat peran kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya upaya percepatan swasembada jagung sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia. Berdasarkan laporan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo per 9 Juli 2025, saat penanaman serentak kuartal ketiga di Grobogan, tercatat telah tersedia 793.339 hektare lahan produktif baru, termasuk 301.672 hektare dari kawasan perhutanan sosial. Angka ini merupakan bagian dari target satu juta hektare dalam program prioritas nasional Asta Cita.

Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahenrajaya, dalam sambutannya menyampaikan komitmen Polres Maros untuk mendukung kesejahteraan petani melalui jaminan pemasaran hasil panen. “Kami berkomitmen memastikan pemasaran hasil panen menguntungkan petani, termasuk dengan melakukan koordinasi bersama Bulog untuk penyerapan hasil panen dan stabilisasi harga,” ujarnya.

Sementara itu, Brigjen Pol. Herukoco menegaskan bahwa aspirasi petani akan terus diakomodasi. “Kebutuhan alat pemipil jagung dan rencana perluasan lahan hingga 15 hektare akan difasilitasi secara berkelanjutan,” katanya dalam sesi dialog bersama petani.

Ketua Kelompok Tani Usaha Bersama, Baharuddin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polri. “Dukungan Polri membuka akses teknologi dan pemasaran. Kami siap berkembang jika hasilnya menyejahterakan kami,” ungkapnya.

Sebagai langkah lanjutan, Itwasum Polri merekomendasikan agar Polres Maros menjalin sinergi lebih intensif dengan Forkopimda dan Bulog untuk menjamin pendampingan petani, mulai dari proses penanaman hingga pemasaran hasil panen. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi bagian dari strategi Polri dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pemeliharaan kamtibmas.

Jakarta, JSNews — Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73, Bhayangkari menggelar Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025 di Jakarta International Convention Center, Hall A dan Hall B, Kamis (24/7). Acara ini resmi dibuka oleh Ibu Selvi Gibran Rakabuming Raka, Istri Wakil Presiden Republik Indonesia, dengan didampingi oleh Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Juliati Sigit Prabowo.

Mengusung tema “Sinergitas Bhayangkari bersama UMKM, Mendorong Kemandirian Ekonomi Bangsa”, acara ini menjadi wujud nyata kepedulian Bhayangkari dalam membina dan memajukan pelaku UMKM, baik dari internal Bhayangkari, masyarakat umum, maupun organisasi wanita seaspirasi.

Tercatat sebanyak 538 stan turut berpartisipasi dalam bazar ini, terdiri dari 433 stan non-kuliner (241 peserta), 86 stan kuliner (53 peserta), dan 19 stan dari sponsor dan undangan. Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 23–27 Juli 2025.

Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Juliati Sigit Prabowo, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar bazar ini menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti.

“Bazar ini bukan sekadar pameran produk, tetapi ajang membangun sinergi, mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas melalui inovasi dan digitalisasi pemasaran. Kami ingin UMKM tumbuh menjadi pilar ekonomi bangsa yang tangguh dan mandiri,” ujarnya.

Selain bazar, berbagai kegiatan edukatif juga digelar, seperti talkshow dari Bank Mandiri, BPOM, pelatihan skincare, demo masak dari Rose Brand, serta workshop dari para pengurus Bhayangkari daerah. Kehadiran sponsor utama dari PT Bank Mandiri Tbk, PT Sungai Budi Group, dan PT Telekomunikasi Seluler turut mendukung suksesnya pelaksanaan acara.

Sementara itu, Ibu Selvi Gibran Rakabuming Raka dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan kontribusi Bhayangkari dalam pemberdayaan perempuan dan UMKM.

“Bhayangkari membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pendamping anggota kepolisian, tetapi perempuan-perempuan hebat, kreatif, dan multi-talenta. Saya percaya, peran Bhayangkari akan membawa dampak besar dalam membina UMKM agar lebih mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional,” tutur Ibu Selvi.

Ibu Selvi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi wanita untuk mendorong UMKM kecil agar memiliki akses pembinaan, permodalan, serta pasar yang lebih luas, baik offline maupun online. Ia juga mengusulkan agar ke depannya bazar ini mengangkat tema kebudayaan dari berbagai wilayah Indonesia secara bergiliran.

Mengakhiri sambutannya, Ibu Selvi secara resmi membuka acara Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025:

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025 secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga kegiatan ini membawa manfaat untuk bangsa dan mendukung program-program Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.

Bazar ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi, pemberdayaan, dan wadah pertumbuhan ekonomi kreatif nasional yang berkelanjutan.

KOTA BEKASI, JSNews — Dalam upaya mendukung program Astacita yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia untuk memberantas narkotika di Indonesia, Satres Narkoba Polres Metro Bekasi Kota menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika golongan I jenis Ectasy di Aula Polres Metro Bekasi Kota. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 24 Juli 2025, dan dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Farlin Lumbantoruan MM MH.

Pemusnahan barang bukti ini merupakan implementasi dari Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Peraturan BNN RI No 01 tahun 2022 tentang perubahan atas Peraturan BNN No 05 tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Narkotika Nasional. Sebanyak 14.038 butir narkotika jenis Ectasy dimusnahkan setelah melalui uji laboratorium oleh tim Puslabfor Mabes Polri.

“Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika ini merupakan komitmen kami dalam memberantas narkotika di Kota Bekasi. Kami berharap masyarakat dapat mendukung upaya kami dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkotika,” ungkap AKBP Farlin Lumbantoruan MM MH.

Kegiatan pemusnahan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Pengadilan Negeri Kota Bekasi, Puslabfor Mabes Polri, serta tokoh agama dan mahasiswa/pelajar. Proses pemusnahan dilakukan dengan menggunakan alat blender yang aman dan sesuai dengan SOP.

Dengan pemusnahan barang bukti narkotika ini, Polres Metro Bekasi Kota menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Astacita dan upaya pemberantasan narkotika di Indonesia.

Kabupaten Bekasi, JSNews — Komitmen pemerintah pusat dalam memberantas penyakit kusta mendapat dukungan penuh dari jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi. Dalam kegiatan bertajuk Program Penanggulangan Kusta Kabupaten Bekasi tersebut, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa, S.I.K., M.H., turut hadir dan memberikan perhatian khusus terhadap sinergitas lintas sektor dalam mengentaskan masalah kesehatan masyarakat, hal ini terlihat dalam kunjungan kerja Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Ir. Budi Gunadi Sadikin, S.SI., CHFC., CLU., ke wilayah Kecamatan Serang Baru. Rabu, (23/7/2025).

Kegiatan diawali dengan peninjauan langsung ke Puskesmas Sirnajaya, lokasi yang disebut sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kasus kusta tertinggi di Kabupaten Bekasi. Dari sana, acara dilanjutkan ke Gedung Serbaguna Kecamatan Serang Baru, di mana seluruh elemen pemangku kepentingan dari tingkat pusat hingga desa berkumpul dalam sebuah forum terbuka yang penuh semangat dan empati.

Dalam forum tersebut, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, SH., secara terbuka menyatakan kesiapan daerahnya mendukung penuh langkah-langkah strategis yang diambil Kementerian Kesehatan, termasuk memperkuat peran kepala desa dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya hidup bersih dan deteksi dini kusta.

Kadinkes Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, M.Kes., menggarisbawahi bahwa kasus kusta di Kabupaten Bekasi kini menempati urutan ketiga tertinggi di Provinsi Jawa Barat, dengan Kecamatan Serang Baru menjadi wilayah dengan tingkat kasus yang paling signifikan. Ia menegaskan bahwa program intervensi telah berjalan melalui berbagai strategi, mulai dari surveilans aktif dan pasif, pelatihan tenaga kesehatan, hingga jejaring rujukan.

Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, SH., MM., dalam sambutannya menekankan pentingnya stimulus nyata bagi tenaga medis yang bersentuhan langsung dengan pasien. Ia bahkan menjanjikan insentif hingga Rp10 juta untuk bidan pendamping dan stimulus perawatan Rp1 juta per pasien kusta yang dibagi antara Pemprov dan Pemkab Bekasi. Lebih dari itu, Dedi Mulyadi mengingatkan bahwa anggaran kesehatan desa tidak boleh hanya menjadi formalitas, tetapi harus tepat guna.

“Jangan sampai kusta lahir karena anggarannya dusta. Saya tidak ingin ada dusta antara kita. Kita harus transparan, bertanggung jawab, dan serius menangani ini. Saya targetkan, tahun 2026, Bekasi harus bebas kusta dan TBC,” tegasnya.

Sementara itu, Menkes RI menutup rangkaian sambutan dengan penekanan bahwa penyakit kusta dapat disembuhkan jika terdeteksi sejak dini. Ia mendorong agar Puskesmas memperkuat data dan pemetaan wilayah, serta menyampaikan bahwa siapa pun yang melakukan pendataan kusta terbanyak akan mendapatkan penghargaan langsung darinya.

Kapolres Metro Bekasi menilai bahwa pendekatan berbasis komunitas, didukung dengan data yang kuat dan edukasi yang berkelanjutan, adalah kunci untuk membangun ketahanan kesehatan yang inklusif. Ia menyatakan bahwa Polres Metro Bekasi siap mendukung penuh segala bentuk upaya preventif dan kolaboratif dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan terbebas dari diskriminasi atas dasar penyakit.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Plt. Dirjen Pengendalian Penyakit Kemenkes RI drg. Murti Utami, MPH., Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Arh. Sabdho Aji Wibowo, M.Han., Kadinkes Provinsi Jawa Barat dr. R. Vini Adiani Dewi, serta Camat Serang Baru Deni Mulyadi, S.STP, para Kapuskesmas, Kepala Desa, Ketua BPD, dan tokoh masyarakat Kecamatan Serang Baru.

Kegiatan ini menjadi refleksi nyata bahwa masalah kesehatan bukanlah tugas satu institusi, melainkan tanggung jawab bersama. Dan di balik setiap gerakan strategis, peran kepolisian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat tetap menjadi fondasi yang tak tergantikan

Jakarta Pusat, JSNews – Aksi unjuk rasa digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Budi Luhur di depan Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2025) siang.

Sekitar 30 orang mahasiswa hadir membawa spanduk, poster, dan bendera aliansi. Dalam aksinya, mereka menuntut pemerintah menghentikan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai mempersempit ruang demokrasi serta menindas hak rakyat.

Tulisan pada spanduk dan poster aksi di antaranya bertuliskan “Tanah untuk Rakyat”, “Tidak Ada Demokrasi Tanpa Reforma Agraria Sejati”, “Stop Rumahkan Buruh”, “Hentikan PSN Rakus Tanah”, hingga “Hentikan Perampasan dan Monopoli Tanah”.

Dalam orasi, massa menuding PSN hanya menguntungkan segelintir elit dan pemodal tanpa melibatkan masyarakat lokal, serta melanggar konstitusi negara. Mereka juga menuntut segera dilaksanakannya reforma agraria sejati.

Kapolres Metro Jakarta Pusat KBP Susatyo Purnomo Condro membenarkan adanya aksi tersebut. Menurutnya, aksi berlangsung tertib meskipun tidak ada pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

“Benar, tadi siang ada aksi unjuk rasa dari BEM UBL di depan Kantor Kemenko Perekonomian. Aksi diikuti sekitar 30 orang dan berjalan tertib. Namun perlu kami sampaikan bahwa aksi ini tidak ada pemberitahuan kepada pihak kepolisian sehingga petugas di lapangan memberikan imbauan dan membentangkan spanduk peringatan,” ujar KBP Susatyo, Kamis (24/7/2025).

Kapolres menambahkan, massa membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 15.18 WIB usai menyampaikan orasi dan pernyataan sikapnya.

“Kami mengapresiasi mahasiswa yang tetap menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasinya, dan kami berharap ke depan setiap aksi tetap melalui prosedur pemberitahuan sesuai UU yang berlaku,” tutup Kapolres.

Diketahui, massa aksi juga menyinggung kasus penggusuran warga Kebon Sayur, Cengkareng, yang mereka sebut sebagai bagian dari praktik mafia tanah.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.