JAKARTA, JSNews— Persiapan pelaksanaan kegiatan Seminar dan Dialog Interaktif tentang Bahaya Narkoba yang digagas oleh Media Independen Online (MIO) Indonesia semakin matang. Rapat koordinasi panitia digelar pada Jumat (20/6/2025) di The Wayang Office Plaza, Jl. Kedondong Raya No.5A, Kawasan Rawamangun, Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur,

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie, SH, yang hadir bersama Wakil Ketua Umum Ir. Agung Karang dan Ketua Divisi Ekonomi Kreatif Digital, Ferry Harto.

Turut hadir pula Bendahara Umum PP MIO Indonesia, Lonny Reimon, serta Ketua Divisi Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), Peter M. Siahaya, SE, yang sekaligus ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana kegiatan.

Dalam paparannya, Peter menyampaikan perkembangan terkini terkait kesiapan acara yang akan digelar pada 26 Juni 2025 mendatang di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta Pusat.

Ia pun menegaskan bahwa seluruh kebutuhan pembiayaan yang mencapai lebih dari Rp 50 juta telah terpenuhi.

“Alhamdulillah, seluruh anggaran kegiatan sudah tercover. Namun, kami tetap membuka ruang partisipasi bagi rekan-rekan pengurus maupun mitra MIO Indonesia yang ingin turut serta mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie, dalam arahannya menekankan pentingnya kerja kolektif dalam menyukseskan kegiatan yang sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 tersebut. Ia mengapresiasi kekompakan panitia dan menilai proses persiapan berjalan dengan baik.

“Semangat kebersamaan menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Saya apresiasi LCW Magazine selaku yang ditunjuk sebagai panitia pelaksana kegiatan telah bekerja secara konkret dan kompak,” kata Prayogie.

Rencananya di kegiatan acara Seminar dan Dialog Interaktif dalam rangka Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba itu, juga sekaligus akan digelar lonching Penerbitan Buku Bahaya Narkoba sebagai buah karya dari organisasi Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI).

Dan sebagai informasi bahwa rencananya dalam kegiatan Dialog Interaktif tersebut, juga akan menghadirkan Narasumber Utama Yakni Mayor Jenderal TNI Rido Hermawan MSc selaku Deputi Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas.

Rapat yang diikuti oleh kurang lebih 15 anggota panitia tersebut ditutup dengan sesi foto bersama. Adapun rapat lanjutan sekaligus gladi resik direncanakan berlangsung pada Rabu, 25 Juni 2025, sebagai persiapan akhir menjelang pelaksanaan seminar. (**)

banner 468x60

Jakarta,JSNews-Minggu 22/06/2025

Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polri kembali menunjukkan komitmennya sebagai pengayom dan pemersatu bangsa melalui penyelenggaraan kegiatan “Bhayangkara Sport Day: Harmoni Langkah Persatuan”. Kegiatan ini merupakan inisiatif Polri untuk memperkuat sinergi lintas lembaga dalam suasana penuh keakraban dan sportivitas.

Dengan melibatkan lebih dari 3.000 peserta dari berbagai instansi, termasuk TNI, Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, KPK, dan Kementerian Hukum dan HAM, kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi simbol nyata kebersamaan dan soliditas antarpenegak hukum dan aparatur negara.

“Bhayangkara Sport Day ini adalah bagian dari upaya Polri untuk menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi dalam mendukung program-program strategis nasional, khususnya yang dicanangkan oleh Bapak Presiden melalui program Astacita,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kegiatan dibuka dengan jalan santai bersama, dilanjutkan dengan fun games, serta peluncuran resmi Pekan Olahraga Polri yang akan mempertandingkan tujuh cabang olahraga: karate, bulutangkis, taekwondo, menembak, judo, bola basket, dan tenis lapangan. Ajang ini dirancang sebagai sarana pembinaan sekaligus seleksi talenta atletik yang berpotensi mengharumkan nama Indonesia di kancah nasional maupun internasional.

Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-79 akan digelar pada 1 Juli 2025 di Monumen Nasional (Monas), dengan tema besar “Polri untuk Masyarakat”. Tema ini mempertegas bahwa setiap langkah Polri selalu berorientasi pada kepentingan rakyat dan negara.

Melalui Bhayangkara Sport Day, Polri menegaskan jati dirinya sebagai institusi yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga humanis, terbuka, dan siap bersinergi demi Indonesia yang lebih kuat dan bersatu.

SAHSA

BEKASI KABUPATEN |JSNews

Sebanyak 26 perwakilan organisasi pers dan advokat di Kabupaten Bekasi melakukan aksi unjuk rasa ke Polres Metro Bekasi, Jum’at, 20 Juni 2025. Aksi tersebut digelar depan Mako Polres Metro Bekasi dan cukup menarik perhatian publik.

Aksi bersama itu menyuarakan kritik terhadap kinerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Bekasi dan penyidik dalam menerbitkan Laporan Polisi terhadap laporan pengaduan karya Jurnalistik.

“Wajarkah kita aksi mensuarakan bahwa karya jurnalistik, para advokat sebagai kuasa hukum pelapor dan narsum di pemberitaan lalu di LP kan atas pencemaran nama baik?”.

“Sangat mudahkah SPKT dan penyidik menerbitkan LP tersebut sebelum dikaji dan adanya uji materi berdasarkan UU Pers serta adanya pertimbangan kode etik jurnalistik oleh Dewan Pers, terlebih dalam pemberitaan sedikitpun tidak menyebutkan nama, dan hanya inisial berdasarkan object bukti pelaporan. ”ungkap ketua umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan.

Menurutnya, ketika pena jurnalis sudah tidak lagi didengar, maka aksi demonstrasi adalah satu-satunya cara untuk didengar.

“Karena ketika para Jurnalist sudah turun aksi, maka itu menandakan Negara sedang dalam keadaan tidak baik baik saja,” ucapnya.

Dia mengkritisi seharusnya ketika Kepolisian menerima adanya dugaan terkait isi pemberitaan di media oleh siapapun, maka penyidik maupun SPKT tidak serta merta menerbitkan Laporan Kepolisian, karena itu akan menimbulkan kehebohan.

“Ada mekanismenya, kita punya Undang Undang tersendiri dalam menjalankan profesi jurnalis. kepolisian bisa menyarankan pengadu melakukan Dunmas terlebih dahulu sebelum adanya LP. Kalau sudah terbit LP, maka itu sudah ada unsur pidana terhadap karya jurnalistik, kepada para orang-orang yang ada di pemberitaan, seperti advokat yang memegang kuasa pelapor serta para narasumber yang ikut memberikan uraian pendapatnya di media. “Bebernya.

Ditambahkan Ketua DPD AWIBB (Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama) Jawa Barat, Raja Tua Simatupang bahwa hal-hal seperti kedzoliman, pengkebirian, pelecehan dan penghinaan sering terjadi terhadap insan pers.

“Dikarenakan kita masih cenderung tidak kompak, harus kita akui bahwa masih ada diantara kita di hatinya yang berpikir sebodoh teuing, yang penting bukan saya, toh bukan anggota saya!!!”,” sindirnya.

Raja Tua Simatupang mengatakan hal demikian merupakan suatu hal yang jelas-jelas salah kaprah, karena kebebasan atau menyampaikan suatu pendapat dimuka umum itu dijamin oleh Konstitusi.

“Tapi apabila para pemangku kepentingan sudah berpura – pura buta atau tuli mungkin juga bisu, maka kita harus bangunkan mereka dengan mengedor pintu mereka,” ungkapnya.

Selain Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia dan AWIBB, aksi tersebut juga menghadirkan perwakilan organisasi pers dan advokat lainnya dalam spanduk aksi.

Organisasi pers dan advokat tersebut dalam wadah Wartawan Indonesia Bersatoe. Ada (AWIBB) Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama, Perkumpulan Pemimpin Redaksi Independent (PPRI) Indonesia, Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Media Online Indonesia (MOI) Bekasi Raya, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Perwakilan Kabupaten Bekasi, Ikatan Wartawan Online (IWO), Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (Ko-Wappi) dan Persatuan Advokasi Pers Indonesia (PAPI).

Lalu, ada juga Persatuan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN), Media Independen Online (MIO) Indonesia, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Trisula Sakti, Serikat Praktisi Media Indonesia (SPMI), Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI), Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI), Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Pers Guard, Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), Forum Wartawan Bogor Bersatu (FWBB) dan Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI).

Kemudian, Lembaga Pendidikan Pemantauan & Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (LP3K-RI), Forum Wartawan Independen Nusantara (FOR-WIN), Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI), Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Forum Komunikasi Wartawan Pebayuran (FKWP) dan Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI).

Aksi yang dilakukan para insan pers tersebut setelah adanya pelaporan sejumlah organisasi wartawan ke Polda Metro Jaya, Jumat, 13 Juni 2025. Laporan tersebut terkait dugaan penghinaan, pelecehan, dan pencemaram organisasi profesi jurnalistik.

Berikut tuntutan aksi yang tertuang dalam surat pemberitahuan organisasi Wartawan Indonesia Bersatoe, yakni sebagai berikut :

  1. Mengevaluasi Kinerja SPKT dan Penyidik Polres Metro Bekasi;
  2. Mendesak Kapolres Metro Bekasi Untuk Menerima Diskusi Dari Perwakilan Pendemo Atas Mudahnya Oknum Membuat Laporan di SPKT Dengan Para Terlapor Jurnalis dan Advokat;
  3. Meminta Penyidik Lebih Teliti Dalam Menerima Laporan si Oknum dan Juga Meneliti Terlebih Dahulu Perkara Yang diLaporkannya;
  4. Mendesak Penyidik Segera Menerbitkan SP2 Lidik / SP3 dari Seluruh Laporan Kepolisian Yang Dibuat Oknum;

“Kami Wartawan Indonesia Bersatoe sepakat untuk mendorong peristiwa tersebut menjadi isu Nasional dan akan melakukan Aksi berikutnya ke Mabes Polri serta ke pihak-pihak terkait jika Kapolres Metro Bekasi tidak segera mengambil langkah bijak dan tegas atas tuntutan diatas, sehingga nantinya akan berdampak presedent buruk terhadap Polri di mata kawan-kawan jurnalis, advokat serta publik,” demikian disampaikan Wartawan Indonesia Bersatoe dalam surat pemberitahuan aksi disampaikan kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, SIK., MH tertanggal 17 Juni 2025.

Aksi yang digelar oleh perwakilan ke- 26 organisasi pers tersebut mendapat respon positif dari pihak Polres Metro Bekasi.

“Masih menunggu undangan Kapolres Metro Bekasi dalam pertemuan berikutnya, mengingat Kapolres baru kembali dari Umroh, kami menghargai dan menghormati apa yang telah disampaikan diruang pertemuan Lantai 3 tadi. Karena kami cinta, kami sayang dengan Polri. Mengingat kami sebagai Kontrol Publik Tata Kelola Pemerintah. “Tambah Opan.

Berdasarkan keterangan Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi, pihaknya akan menjadwalkan Rabu atau Kamis mendatang.[]

Jakarta,JSNews

Jumat 21 Juni 2025 Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam menjamin keamanan dan kenyamanan jamaah haji Indonesia, termasuk dalam proses kepulangan mereka ke tanah air. Hal ini tercermin dari pengamanan menyeluruh yang dilaksanakan di seluruh embarkasi/debarkasi haji di Indonesia, termasuk di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Kakor Sabhara Baharkam Polri, Irjen. Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si., menegaskan komitmen Polri dalam pengamanan ini. “Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik dengan ketulusan hati. Pengamanan jamaah haji adalah bentuk bakti kami kepada masyarakat yang sedang berbahagia menyambut keluarga mereka pulang dari tanah suci,” tegas Irjen. Ritonga.

Korsabhara Baharkam Polri secara khusus menginstruksikan penguatan pengamanan di seluruh titik kedatangan jamaah haji di Indonesia. Mulai dari pengaturan lalu lintas, pengawalan rombongan, hingga pendampingan hingga jamaah haji bertemu dengan keluarga. Seperti yang dilaksanakan Polda Babel, petugas telah disiagakan sejak bandara hingga asrama haji untuk memastikan tidak ada gangguan selama proses kepulangan.

Tanggal 19 Juni adalah kepulangan Kloter 6, disusul Kloter 7 pada 20 Juni dan Kloter 8 pada 21 Juni 2025. Kami memastikan semua tahapan pengamanan berjalan tertib. Kegiatan ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan wujud nyata dedikasi Polri dalam melayani masyarakat, terutama pada momen istimewa seperti ibadah haji.

Polri berharap, dengan pengamanan yang maksimal, jamaah haji dan keluarga dapat merasakan kebahagiaan kepulangan tanpa khawatir. Korsabhara Baharkam Polri akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pengamanan di seluruh Indonesia guna memastikan standar pelayanan terpenuhi.

SAHSA

Jakarta, JDNews – Tanggal 1 Juli merupakan hari lahirnya pasukan Bhayangkara Polri di Indonesia yang telah setia menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat Indonesia sejak 1946 silam, Polri atau Polisi Republik Indonesia telah berkembang mengikuti perkembangan zaman untuk melakukan perlindungan kepada masyarakat.

Dalam kurun beberapa waktu belakangan ini Institusi Polri mengalami penurunan kepercayaan public karena diterpa isu, berita dan kejadian tidak baik oleh oknum anggotanya serta oknum – oknum dari kelompok yang tidak menyukai Polri terus menebarkan isu tersebut, akan tetapi itu semua tidak menghentikan Polri untuk menjalankan tugasnya dalam melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat.

Dalam memperingati ke-79 tahun ini, Polri memilih tema utama “Polri untuk Masyarakat”. Tema ini menegaskan tiga hal utama: transformasi institusi, kedekatan emosional, dan pendekatan pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat. Logo resmi Hari Bhayangkara yang dirilis Polri – didominasi warna merah putih dengan desain modern, merupakan representasi visual semangat kebersamaan dan tanggung jawab sosial yang dibawa tema tersebut.

Jakarta, JSNews – Tanggal 1 Juli merupakan hari lahirnya pasukan Bhayangkara Polri di Indonesia yang telah setia menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat Indonesia sejak 1946 silam, Polri atau Polisi Republik Indonesia telah berkembang mengikuti perkembangan zaman untuk melakukan perlindungan kepada masyarakat.

Dalam kurun beberapa waktu belakangan ini Institusi Polri mengalami penurunan kepercayaan public karena diterpa isu, berita dan kejadian tidak baik oleh oknum anggotanya serta oknum – oknum dari kelompok yang tidak menyukai Polri terus menebarkan isu tersebut, akan tetapi itu semua tidak menghentikan Polri untuk menjalankan tugasnya dalam melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat.

Dalam memperingati ke-79 tahun ini, Polri memilih tema utama “Polri untuk Masyarakat”. Tema ini menegaskan tiga hal utama: transformasi institusi, kedekatan emosional, dan pendekatan pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat. Logo resmi Hari Bhayangkara yang dirilis Polri – didominasi warna merah putih dengan desain modern, merupakan representasi visual semangat kebersamaan dan tanggung jawab sosial yang dibawa tema tersebut.

Jakarta,JSNews – Kepala suku Badan Kesbangpol Jakarta Timur, Handoko Murhestriarso menerima kunjungan dan audensi dari Bidang Pemberdayaan Perempuan & Anak DPP FPMM.

Silahturahmi dan audensi tersebut dipimipin langsung oleh Kabid Pembedayaan Perempuan dan Anak Erna Tamher A.Md.Kom.

Audensi tersebut dilaksanakan bertempat di Kantor Dinas Kesbangpol Jakarta Timur Lt.11 Gedung D,Komplek Kantor Walikota Jakarta Timur, Jl. Sentra Primer Tim., Pulo Gebang, Kota Jakarta Timur, Jumat,(20/06/2025).

Audensi tersebut Juga Dihadiri Oleh Perwakilan Sudin PPAPP Jakaarta Timur Yang Diwakili Oleh Ibu Niken Dan IbuHetty danJuga oleh Bapak Jazuli Dan Bapak Teguh W, Staff dari Kesbangpol Kota Administrasi Jakarta Timur.

Dalam audensi tersebut
Kabid Pembedayaan Perempuan dan Anak Erna Tamher A.Md.Kom didampingi Pengurus Bidang Pemberdayaan Dan Perempuan Antara lain Ibu Henny Haryanti,Ibu Sarfan,Henny Bachmid,Rachel,Lidya dan ibu Nining,
Erna Tamher A.Md.Kom menyampaikan bahwa audensi tersebut merupakan Perintah Organisasi Dan Intruksi dari Ketua Umum DPP FPMM Umar Ohoitenan SH Kepada Para Pengurus DPP،DPW DAN DPC FPMM
untuk dapat melakukan Audiensi Kesbanglol Tingkat Kota Dan Provinsi serta kepada 3 Pilar dan lingkungan sekitar dengan tujuan agar dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan semua unsur.

Kepala Suban Kesbangpol Jakarta Timur, Handoko Murhestriyarso, SKM, ME. Menyambut Baik Pengurus dan anggota bidang Pemberdayaan Perempuan dan anak DPP FPMM.Dalam Kesempatan itu Pak Handoko menyampaikan bahwa setiap ormas wajib melakukan audiensi dan Perkenalan Kepengurusan Organisasi Kepada Kami agar kita bersinergi dan berkolaborasi dalan mengisi pembangunan dan menjaga kamtibmas di jakarta timur.Terimahkasih kepada ormas Front Pemuda Muslim Maluku yang Sudah berbuat banyak hal terutama dalam kegiatan” sosial kemasyarakatan,Kata Pak Handoko.

Kabid Pembedayaan Perempuan dan Anak Erna Tamher A.Md.Kom Dalam Audiensi tersebut menyampaikan terimahkasih dan penghargaan nya kepada bapak handoko yang menerima Kami ormas FPMM.
Lanjut Kabid Pemberdayaan Perempuan Dan Anak ini menambahkan,semoga kedepan ormas FPMM khsusnya bidang pemberdayaan perempuan dan anak bisa berkolaborasi dan sinergi dengan kesbangpol Jaktim dan sudin PPAPP kota jaktim.

Ibu Niken dari sudin PPAPP Memberikan semangat dan motivasi kepada bidang Pemberdayaan ormas FPMM,ayo kita sinergi dalam semua hal terutama dalam hal edukasi kepada ibu” FPMM dalam hal kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Jakarta,JSNews- 20 Juni 2025 — Setelah cukup lama tak muncul di layar kaca dan jagat hiburan Tanah Air, musisi nasional Firman Blank akhirnya muncul ke hadapan publik dengan kabar menggembirakan. Bukan tanpa alasan, ketidakhadirannya selama ini ternyata diisi dengan pencapaian luar biasa di dunia pendidikan.

Firman Blank baru saja menyelesaikan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) serta lulus Ujian Profesi Advokat (UPA) melalui Peradi Nusantara, sekaligus menuntaskan kuliahnya di sejumlah perguruan tinggi. Langkah ini menjadi bukti komitmen dan keseriusan Firman Blank dalam menapaki jenjang profesional di luar dunia musik.

“Saya memang vakum sejenak dari dunia hiburan karena fokus menyelesaikan studi dan kewajiban akademik. Tapi saya bersyukur semua berjalan lancar, dan kini saatnya kembali ke dunia musik dan hiburan yang saya cintai,” ujar Firman Blank saat ditemui awak media.

Di tengah kesibukan akademiknya, Firman Blank tetap menjaga komitmennya pada dunia musik. Saat ini, ia tengah merampungkan album ketiganya yang sebelumnya direncanakan rilis tahun 2025. Namun karena padatnya aktivitas pendidikan dan ujian akhir semester (UAS), proses produksi album tersebut sedikit tertunda.

Pihak manajemen dari Talentus Enterprise, label musik yang menaungi Firman Blank, menyampaikan bahwa album ketiga sang musisi akan segera diselesaikan dan dirilis. “Kami mendapat banyak pertanyaan dari penggemar Firman Blank, tidak hanya dari Indonesia, tapi juga dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Oleh karena itu, kami akan mempercepat penyelesaian album ini agar bisa segera dinikmati oleh para penikmat musik,” ungkap manajer Talentus Enterprise.

Selain Firman Blank, Talentus Enterprise juga tengah mempersiapkan perilisan lagu-lagu dari pendatang baru asal Bangka Belitung, yaitu Ferdy, Zira, Vani, dan Vira. Keempat talenta muda ini memilih Talentus Enterprise sebagai rumah produksi musik mereka, dan akan segera meluncurkan karya-karya segar ke publik, takluput dari pertanyaan awak media bahwa lagu yang akan di Rilis ini ternyata ada beberapa yang dibuat oleh Firman Blank.

Kembalinya Firman Blank ke dunia hiburan tidak hanya ditandai oleh perilisan album, tetapi juga dengan kesiapannya untuk kembali tampil di berbagai program televisi, baik di tingkat nasional maupun lokal.

“Tanpa jeda berlibur, Firman Blank langsung kembali ke studio untuk menyelesaikan album ketiganya. Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar semua proyek berjalan lancar dan mampu menghibur para pencinta musik, baik di dalam maupun luar negeri,” pungkas tim Talentus Enterprise.

Jakarta – Anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Penggilingan melakukan Audiensi ke Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Komisi D H. Ghozi Zulazmi, S.I.P, yang dilaksanakan bertempat di Ruang Rapat Fraksi PKS, Kantor DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat.Rabu,(18/06/2025).

Pertemuan itu menjadi wadah bagi para pengurus LMK untuk menyampaikan berbagai isu dan aspirasi terkait persoalan sosial serta penataan lingkungan di tingkat kelurahan.

Audensi LMK Penggilingan ke Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS H. Ghozi Zulazmi, S.I.P, tersebut dipimpin oleh Ketua LMK Penggilingan Bagyo Supomo.

Ada beberapa hal yang disampaikan oleh pengurus LMK Penggilingan ke Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS H. Ghozi antara lain mengenai Bidang Pendidikan yaitu pembangunan sarana sekolah setingkat SMA dan SMK di Perkampungan Industri Kecil (PIK) Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur dan di Bidang Olahraga yaitu pembangungan Gelandang Olahraga (GOR) di Penggilingan.

Dalam aspirasinya Bagyo Supomo Ketua LMK Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur ke Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS H. Ghozi Zulazmi, S.I.P. mengatakan.

“Pendidikan dan GOR dan sudah sempat dari pihak aset dinas pendidikan itu sudah survei pak, kebetulan saya yang ngatar di RW 18 di TPI PIK, Saya sempat ngobrol dengan pimpinananya UPK PIK, malah sebenarnya UPK PIK berharap ada SMA dan SMK di situ, karena mengingat disitu kan banyak pabrik jadi bisa untuk kerja praktek lebih mudah,” ujarnya.

H. Ghozi Zulazmi, S.I.P Anggota DPRD DKI Jakarta saat di mintai tanggapannya oleh awak media mengenai aspirasi pembangunan sarana GOR dan sarana sekolah setingkat SMA dan SMK di Perkampungan Industri Kecil (PIK) Penggilingan yang disampaikan oleh pengurus LMK Penggilingan menyampaikan.

“Pertama terkait keinginan masyarakat yang di wakili LMK Pak RW akan kebutuhan gelang olahraga, saran pendidikan SMA SMK di kelurahan penggilingan ini memang kebutuhannya dan tentu ini menjadi program provinsi DKI Jakarta. Lalu aspirasi dari hal tersebut kita tindak lanjut dan bagaimana menurut keterangannya sudah beberapa kali diusulkan dan keterangan yang disampaikan di audensi kemarin, Dinas terkait pernah menyampaikan ada aset pemerintah provinsi secara name dan Adres peruntungannya adalah untuk pendidikan,”kata H. Ghozi Zulazmi, S.I.P. melalui pesan Whats App ke awak media, Kamis, (19/06/2025).

Lebih lanjut H. Ghozi Zulazmi, S.I.P Anggota DPRD DKI Jakarta menjelaskan setiap keinginan dan kebutuhan masyarakat tentu saja kita perjuangankan bersama, memang saya menyakinin betul saat berkeliling berdialog dengan masyarakat itu yang dibutuhkan masyarakat. Kebutuhan akan kesehatan ini harus kita tuntas kan di DKI Jakarta, di kota yang kita cintai, namun juga langkah langkah strategisnya kita harus follow up.

“Pertama pada badan aset dan juga citata terkait perencanaan tata ruang nya dan juga aset DKI Jakarta yang sudah dimiliki terkait KIPnya untuk Sekolah baik itu SMA, SMK maupun saran olahraga dan lainnya, seperti pemakaman progresnya seperti apa karena ada juga aset nya itu udah menjadi aset peprom namun masih jadi instansi lain KPInya itu bukan sesuai dengan keinginan masyarakat,”terangnya.

“Salah satunya UPK PIK nah ini yang harus dijembatani oleh Pemprov DKI Jakarta, saya pikir pertemuan kali ini menjadi hal penting, Kami bersepakat bahwa tindak lanjut dari ini adalah pertemuan yang lebih besar,kalau kemarin di wakili beberapa LMK dan juga Pak RW, kedepan saya juga mengundang eksekutif nya baik itu dari pengelolaan aset dari eksekutif pendidikan,kesehatan, olahraga terus UPK PIK muncul juga dari ke Wilayahan Walikota, Camat dari Gubernur yang mewakili asisten asistennya, Agar masalah ini juga dari citata yang menjadi mitra kami di Komisi D bisa terjawab semuanya dan penyesuaian langkah langkah bisa ditempuh, hal ini juga yang ditempuh Pemprov DKI Jakarta pembangunan aset JPO yang melibatkan aset PT KAI yang berupakan BUMN ini juga harus di jembatani oleh pemerintah pusat,”imbuhnya.

H. Ghozi Zulazmi, S.I.P Anggota DPRD DKI Jakarta juga menjelaskan bahwa sebagai Anggota DPRD Jakarta adalah sebagai sebagai jembatan wakil dari segala harapan harapan masyarakat.

“Jadi saya pikir keberadaan kami di DPRD Jakarta adalah sebagai jembatan wakil dari segala harapan harapan masyarakat dan melinkkan setiap hill itu agar terekspos ter exsekusi terstruktur langkah langkah yang bisa kita tempuh, saya pikir apa yang kita tempuh, kita jalani step by step terwujudnya cepat atau lambat, terukur dan terlaksana sesuai struktur bisa terasa, berdampak Outcome dan Outputnya,”tandasnya.

Jakarta, JSNews – Ketua umum Majelis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam ( MD Kahmi ) jakarta selatan apresiasi keseriusan pencapaian program kerja 100 hari Gubernur Pramono – Rano.

Ibrahim Malik Tanjung, Ketua Umum MD Kahmi Jaksel, menilai seratus hari kerja Pram bukan sekadar angka, namun keberadaan seratus hari kerja adalah ujian awal untuk membuktikan bahwa janji-janji kampanye bukan sekadar slogan kosong.

Upaya pencapaian yang disegerakan menjadi tolak ukur keseriusan Gubernur dalam melakukan kerja nyata memperbaiki kota jakarta. Terlihat bahwa tak ada waktu untuk berleha-leha dalam membangun Jakarta, dalam seratus hari kerja setidaknya ada 40 prioritas kerja yang memang menjadi program percepatan gubernur jakarta.

” Sejauh ini kinerja beliau baik. Memang masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan karena waktu 100 hari belum cukup untuk menyelesaikan semua problem di Jakarta, tapi dengan melihat beberapa keberhasilan setidkanyabada keseriusan untuk memperbaiki.” Ucapa ketua umum MD Kahmi Jaksel, saat memberikan keteranganya, jakarta 19 juni 2025.

Ibrahim juga menilai program-program prioritas yang sudah dimulai menunjukkan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam membenahi berbagai sektor strategis. Berbagai inisiatif telah digulirkan, termasuk pembenahan sistem transportasi publik, penguatan identitas budaya Betawi, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta penataan tata ruang kota.

Pemerintah Prov DKI Jakarta juga menunjukkan keseriusan dalam menjalankan prinsip transparansi dan kolaborasi antar-sektor. Sejumlah program yang mulai mendapat sambutan baik dari masyarakat, salah satunya imbauan penggunaan transportasi umum setiap hari Rabu.

” Program menggunakan transportasi umum ditujukan kepada aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat luas untuk membangun kebiasaan mobilitas yang lebih berkelanjutan serta mengurai kemacetan di jakarta.” Tegas Ibramin.

Sebagai catatan, berikut rincian 40 program percepatan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Periode 2025-2030.

Pendidikan & Teknologi
Pemutakhiran Data KJP dan KJMU sinkronisasi menuju Program Sekolah Gratis
Gratis Transportasi Umum untuk Pemegang KJP
Pemutihan Ijazah
Sarapan Pagi Gratis
Penguatan JAKI sebagai SuperApps

Kesehatan & Lingkungan
Pemutakhiran Data BPJS
RSUD Cakung sebagai Rumah Sakit Internasional
Home Service untuk Lansia Jakarta (Pasukan Putih)
Gerak Cepat penyelesaian Kampung Bayam dan Tanah Merah
Security CCTV di pemukiman
Gerakan Masyarakat Punya APAR
Peningkatan Cakupan Layanan Air Bersih
Gerakan Menanam Mangrove dan Vegetasi Pengendali Polusi
Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Penguatan Rusun untuk Warga

Kesejahteraan
Pemutakhiran Data dan Peningkatan Honorarium Kader
Pemutakhiran Data Warga Ber-KTP Jakarta
Kemudahan Pendaftaran PPSU
Job Fair di 44 Kecamatan tiga bulan sekali
Balai Latihan Kerja di Kelurahan
Penuntasan RW Kumuh

Sarana & Prasarana
Gerakan Transportasi Aktif Bebas Emisi
Pengembangan Transportasi Jabodetabek dan Kepulauan
Pengembangan Kawasan TOD (Transit Oriented Development)
Penguatan Blok M sebagai Sentra ASEAN
Daycare di Perkantoran Pemerintah
Ekosistem Pengendalian Banjir
Pengembangan SJUT (Sarana Jaringan Utilitas Terpadu)
Penyegaran Jakarta International Stadium
Revitalisasi Kalijodo

Sosial & Ekonomi
Gratis Masuk Ancol, TMII, Monas, dan Museum di Jakarta untuk Pemegang KJP
Aktivasi Balai Rakyat
Griya Kecamatan 
Aktivasi Taman Kota 24 Jam
Pengendalian Inflasi Pangan Menjelang Idul Fitri
Menjamin Supply Pangan
Anugerah Benyamin S Award
Pemajuan Kebudayaan Betawi
Inisiasi Jakarta Collaboration Fund

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.