Kabupaten Bekasi, JSNews — Polres Metro Bekasi mengungkap praktik ilegal penyalahgunaan gas LPG subsidi atau yang dikenal dengan gas “suntik”. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers yang digelar di Gedung Promoter Polres Metro Bekasi, Senin (19/1/2026).

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan Satreskrim Polres Metro Bekasi terhadap dugaan pengoplosan gas LPG subsidi 3 kilogram ke tabung gas non-subsidi ukuran 12 kilogram. Lokasi praktik ilegal tersebut berada di wilayah Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Dalam pengungkapan tersebut, Polisi mengamankan tiga orang tersangka masing-masing berinisial RKA selaku pemilik lapak, MH sebagai sopir bongkar muat, serta MRT sebagai kenek. Selain para pelaku, petugas juga menyita ratusan tabung gas berbagai ukuran, peralatan suntik gas, timbangan, segel tabung, satu unit mobil pikap, serta dua unit telepon genggam yang digunakan dalam aktivitas ilegal.

“Kombes Pol. Sumarni mengungkapkan bahwa modus operandi para pelaku adalah memindahkan isi gas dari tabung subsidi 3 kilogram ke tabung non-subsidi 12 kilogram dengan cara disuntik tanpa standar keselamatan. Untuk mengisi satu tabung gas 12 kilogram, pelaku membutuhkan empat tabung gas subsidi 3 kilogram. Gas hasil oplosan tersebut kemudian dijual ke sejumlah wilayah di Jakarta.

“Gas LPG subsidi diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan pelaku UMKM. Penyalahgunaan seperti ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berpotensi menimbulkan kelangkaan, membahayakan keselamatan masyarakat serta merebut hak warga yang semestinya menjadi penerima subsidi.,” ujar Kombes Pol. Sumarni.

Ia menambahkan, dari hasil penyidikan sementara, praktik ilegal tersebut telah berlangsung sejak Oktober 2025 dengan estimasi keuntungan mencapai ratusan juta rupiah. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi, Undang-Undang Metrologi Legal, serta Undang-Undang Perlindungan Konsumen.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan gas subsidi. Apabila masyarakat menemukan praktik ilegal serupa maupun gangguan kamtibmas agar segera menghubungi layanan kepolisian 110.” pungkasnya. ( Tia )

banner 468x60

JAKARTA, JSNews|Selasa, 20 Januari 2026, Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Betawi menggelar pertemuan di salah satu kafe di wilayah Jatinegara, Jakarta Timur.

Pertemuan ini merupakan “Bentuk konsolidasi yang mewakili suara masyarakat Betawi dalam memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan Focus Group Discussion (FGD).”

Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan Ormas Betawi menyatakan Komitmen bersama untuk mendukung pelaksanaan FGD sebagai wadah dialog dan perumusan gagasan strategis bagi kepentingan masyarakat Betawi.

Terutama Realisasi “Penguatan Fungsi, Kewenangan, dan Kedudukan Ormas Kebetawian” masuk dalam Ekosistem Kebudayaan Betawi.
(Revisi Perda 4/2015)

Adapun pertemuan ini juga dihadiri oleh Komunitas Media Betawi (KMB) yang menyatakan kesiapan mendukung penuh pelaksanaan FGD, khususnya dalam aspek publikasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat luas.

Hasil pertemuan tersebut menyepakati dan mendorong Panitia dan Selaku pelopor kegiatan FGD Syech Mujahidin Djenar bahwa kegiatan FGD perlu Segera diselenggarakan sebagai langkah konkret dalam memperkuat peran dan posisi terutama Organisasi masyarakat Kebetawian.

Jakarta Selatan, RABU (21/01/2026) – Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) menggelar bakti sosial donor darah masal bertempat di Unit Pengelola Darah Rumah Sakit Pusat Fatmawati, Jl. RS. Fatmawati Raya No.4, RT.4/RW.9, Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan.

Kegiatan yang mengusung tema “Donor Darah Untuk Kemanusian” diikuti oleh pengurus pusat dan wilayah DKI Jakarta GPIB. Sebagai pelopornya, organisasi pendidikan ini merencanakan agar kegiatan berlangsung secara kontinu setiap tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP GPIB Ir. Agung Karang mendeklarasikan terbentuknya Komunitas Donor Darah GPIB. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat rasa kemanusian serta menggalakkan dan membiasakan aktivitas donor darah di lingkungan GPIB.

“Kegiatan Donor Darah GPIB ini selalu diraksanakan rutin setahun dua kali. Mungkin bila perlu lebih dari dua kali juga tidak apa-apa tergantung situasi dan kondisi,” ujar Ir. Agung Karang kepada awak media.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki dua tujuan utama, yaitu untuk mengembangkan sifat amal pada seluruh pengurus GPIB dan juga untuk mendukung kesehatan diri sendiri.

“Kegiatan ini tiap tahun berlanjut terus. Dengan kegiatan ini selain untuk kumpul-kumpul komunikasi sesama pengurus juga adalah untuk amal,” tandasnya.

Jakarta Utara — Kodim 0502/Jakarta Utara menggelar kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan doa bersama, bertempat di Kantor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut diikuti sekitar 100 peserta dan dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan mental rohani prajurit serta mempererat silaturahmi antara TNI dan unsur masyarakat. Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan doa, sambutan, tausiyah, hingga penutup.

Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf H. Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol., yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan, diwakili oleh Pabung Kodim 0502/JU Mayor Czi Yuhana. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk merefleksikan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian.

Tausiyah disampaikan oleh Ketua Umum Badan Pembina Khutbah Jakarta, KH. Achmad Zaelani AB, yang mengulas makna Isra Mi’raj sebagai salah satu mukjizat terbesar Rasulullah SAW dan asal mula perintah salat lima waktu. Ia menekankan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah, akhlak, serta kekuatan iman dalam kehidupan sehari-hari.

Selain sebagai sarana pembinaan rohani, kegiatan ini juga menjadi doa bersama untuk kelancaran dan keselamatan prajurit Kodim 0502/Jakarta Utara dan jajaran Kodam Jaya/Jayakarta dalam melaksanakan tugas di mana pun berada.

Jakarta, JSNews – PT Pegadaian resmi mengumumkan pemenang program Undian Badai Emas Periode 2 dan Grand Prize Tahun 2025. Program apresiasi bagi nasabah setia ini kembali membuktikan komitmen Pegadaian dalam menghadirkan nilai tambah, sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin aktif bertransaksi digital melalui aplikasi Tring!. Pengundian diselenggarakan di Ballroom The Gade Tower, pada Selasa (20/01).

Pada periode kali ini, Pegadaian mengundi Grand Prize berupa 1 Kilogram Tabungan Emas. Hadiah ini menjadi luar biasa berkilau karena seperti diketahui, saat ini emas menjadi salah satu instrumen investasi yang digandrungi oleh masyarakat karena nilainya yang terus meningkat. Tidak hanya itu, khusus bagi nasabah Pegadaian Syariah, Pegadaian memberikan Grand Prize berupa Paket Haji Plus, sebagai dukungan nyata Pegadaian dalam membantu nasabah mewujudkan ibadah ke tanah suci dengan nyaman.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti pengundian ini. Tercatat lebih dari 2 juta peserta yang mengikuti pengundian Badai Emas periode ini, dengan total ratusan juta kupon. Untuk itu kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan nasabah dalam menggunakan produk investasi dan pembiayaan Pegadaian selama ini,” ujar Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, pada acara pengundian Badai Emas tersebut (20/01).

Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1 PT Pegadaian, Dede Kurniawan, turut menyampaikan apresiasinya terhadap tingginya partisipasi masyarakat dalam program ini.

“Program Undian Badai Emas ini bukan hanya bentuk apresiasi Pegadaian kepada nasabah setia, tetapi juga menjadi bukti bahwa masyarakat semakin percaya dan aktif memanfaatkan produk serta layanan Pegadaian, khususnya melalui aplikasi Tring!. Kami berharap program ini dapat terus mendorong literasi keuangan, budaya investasi emas, serta memperkuat hubungan Pegadaian dengan nasabah di wilayah Jakarta dan sekitarnya,” ujar Dede Kurniawan.

Selain hadiah utama, Pegadaian juga mengundi ratusan hadiah menarik lainnya yang dikategorikan sesuai kebutuhan nasabah. Berikut Daftar Hadiah Badai Emas Periode 2 Tahun 2025 (1 September – 31 Desember 2025):
Untuk kebutuhan investasi emas nasabah terdapat:
• 6 Emas Batangan Galeri24 @ 124 gram, dan
• 200 Tabungan Emas @ 1,24 gram
Untuk kebutuhan usaha nasabah terdapat:
• 6 Mobil Niaga Gran Max P.U, dan
• 20 Tablet Samsung A9+
Untuk kebutuhan lifestyle nasabah terdapat:
• 6 Smartphone Samsung S24 Ultra, dan
• 2 Paket Wisata Luar Negeri senilai @ Rp 20 juta
Untuk nasabah Pegadaian Syariah, hadiah untuk kebutuhan ibadah, terdapat:
• 10 Paket Umroh senilai @ Rp 40 juta, dan
• 200 Tabungan Emas @ 1 gram

Proses pengundian dilakukan sesuai dengan ketentuan serta dihadiri dan disahkan oleh pihak terkait yaitu Kementerian Sosial, Dinas Sosial, dan Notaris. Pegadaian mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan dan memastikan untuk menerima informasi hanya dari kanal resmi perusahaan. Perlu ditegaskan bahwa program Badai Emas tidak dipungut biaya apapun. Seluruh pajak hadiah dan biaya pengiriman sepenuhnya ditanggung oleh PT Pegadaian.

“Pegadaian telah melakukan pengundian hadiah sesuai dengan regulasi yang ada, berizin, dan disaksikan oleh pihak Kementerian Sosial, Dinas Sosial, serta di hadapan Notaris. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Pegadaian, karena dengan diselenggarakannya kegiatan ini sesuai dengan peraturan yang berlaku, turut berkontribusi untuk Dana Usaha Kesejahteraan Sosial bagi masyarakat rentan yang memerlukan,” ungkap Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat Potensi dan Sumber Daya Sosial Kementerian Sosial RI, Emmi Destiatmi, pada kesempatan yang sama.

Melalui program ini, Pegadaian berharap dapat terus memperkuat ekosistem emas di Indonesia dan mengakselerasi inklusi keuangan digital, terutama dengan hadirnya Tring! yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam bertransaksi produk dan layanan Pegadaian.

“Kami ingin meningkatkan animo dan loyalitas masyarakat dalam bertransaksi di Pegadaian, tidak hanya di outlet, tapi juga melalui aplikasi Tring!. Aplikasi Tring! ini berbeda dengan aplikasi keuangan lainnya, karena melalui Tring! nasabah dapat berinvestasi, memonitor, dan mengelola investasi emasnya. Kami ingin terus meningkatkan edukasi investasi bagi masyarakat, dan melalui Tring! harapannya masyarakat dapat merasakan pengalaman berinvestasi emas dengan mudah dan cepat,” tambah Selfie.

Informasi lebih lanjut terkait program dan daftar pemenang dapat diakses melalui situs resmi https://sahabat.pegadaian.co.id dan akun Instagram resmi @sahabatpegadaian.

Jakarta Utara — Kodim 0502/Jakarta Utara menggelar Pelatihan Pengoperasionalan Landing Craft Rubber (LCR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Danau Sunter II, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Selasa (20/1/2026).

Pelatihan ini diikuti sekitar 60 personel di bawah perintah langsung oleh Dandim 0502/Jakarta Utara, Kolonel Inf H. Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 0502/JU, para Danramil jajaran, unsur BPBD DKI Jakarta, serta para perwira staf Kodim 0502/Jakarta Utara.

Adapun materi pelatihan yang diberikan meliputi metode pertolongan RTRGT (Reach, Throw, Row, Go, Tow), bongkar pasang LCR, teknik mendayung, serta pengenalan dan pengoperasian motor tempel (mopel). Seluruh materi disampaikan secara teori dan praktik guna meningkatkan pemahaman serta keterampilan personel di lapangan.

Pelatihan dilaksanakan secara bertahap, diawali dengan apel pengecekan, briefing materi, praktik langsung di perairan danau, hingga apel evaluasi. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif dengan tetap mengedepankan faktor keselamatan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh personel memiliki keterampilan yang mumpuni dalam pengoperasian LCR sehingga dapat bertindak cepat, tepat, dan profesional saat dibutuhkan dalam operasi kemanusiaan maupun penanggulangan bencana.

JAKARTA TIMUR, JSNews – 19 Januari 2026 – SMAN 53 Jakarta Timur bekerja sama dengan Komite Sekolah dan Organisasi Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) menyelenggarakan penyerahan donasi bantuan bagi pelajar terdampak musibah banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatra Barat. Acara berlangsung di Ruang Kepala Sekolah SMAN 53 Jakarta, Jl. Cipinang Jaya II, Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara.

Bantuan berupa perlengkapan sekolah seperti seragam, alat tulis, dan sepatu dikumpulkan dari donasi Kepala Sekolah, Manajemen Sekolah, Dewan Guru, Komite Sekolah, orang tua murid, OSIS, MPK, Tenaga pendidik dan para siswa yang peduli terhadap kondisi korban bencana.

Dra. Herawati Sihombing, Kepala Sekolah SMAN 53 Jakarta, menyampaikan bahwa seluruh komponen sekolah memiliki kepedulian tinggi dan mempercayakan penyaluran bantuan kepada GPIB. “Kami ucapkan terima kasih kepada GPIB yang akan menyalurkan apa yang telah diberikan oleh tim SMA Negeri 53,” ujarnya.

Ir. Agung Karang, Ketua Umum DPP GPIB sekaligus Ketua Komite Sekolah SMAN 53 Jakarta, menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk berempati dan gotong-royong menolong korban bencana. “Untuk pertama kalinya GPIB menerima sumbangan ini, yang akan dialirkan terlebih dahulu ke pelajar SD di Aceh, karena SMP dan SMA jarang ditemui di daerah terdampak,” katanya.

Mohammad Amiin, Ketua DPC GPIB Jakarta Timur, menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat berkelanjutan dan mengacu pada Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 Pasal 10 tentang penggalangan dana donasi. GPIB juga telah mendirikan posko di Jakarta Timur untuk menangani bantuan ini.

Miftahur Rahman, S.Pd, M.Si, Ketua Satgas Peduli GPIB, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program “Pelajar Perduli Sesama Roadshow to School” yang fokus pada pelajar sebagai masa depan bangsa. “Untuk periode pertama akan disalurkan ke Aceh, namun tidak menutup kemungkinan juga akan diberikan kepada korban di Padang dan Sumatera Utara,” jelasnya.

Hadir pada saat itu wakil kepala Sekolah bidang kesiswaan Bpk Dolly, S.Pd, Bidang Kurikulum ibu Retno S.Pd, Bidang Sarana Prasarana Bpk Yosep, S.Pd dan kepala Tata Usaha ibu Muzenah Fadhilah serta dari GPIB Tina Permatasari, Rini, Icha Rika Rachmawati ,SE
Dicky, Purwadi, S Erfan Nur Ali dan Titik Suparti.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama.

Jakarta, JSNews.com – PT Pegadaian resmi menghentikan operasional aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS) dan Pegadaian Syariah Digital Service (PSDS) pada 14 Januari 2026, setelah hampir delapan tahun menjadi sahabat finansial berbasis digital bagi masyarakat Indonesia. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi percepatan transformasi digital melalui konsolidasi layanan ke dalam platform terintegrasi, Tring! by Pegadaian.

Pegadaian meluncurkan Tring! pada Oktober 2025 sebagai platform baru yang mengintegrasikan seluruh produk dan layanan perusahaan, termasuk layanan syariah, dalam satu aplikasi. Dengan konsolidasi ini, seluruh layanan digital Pegadaian kini dialihkan sepenuhnya ke Tring!. Platform tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan dan emas yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi.

“Sejak 2018 lalu, Aplikasi Pegadaian Digital dan Pegadaian Syariah Digital menjadi inisiatif digitalisasi layanan dan fondasi awal ekosistem digital Pegadaian yang memudahkan akses nasabah, memperluas jangkauan transaksi, dan membangun basis nasabah digital. Dengan hadirnya Tring!, kami berupaya menghadirkan pengalaman layanan yang lebih terintegrasi, lebih user friendly, dan tentunya berorientasi pada kebutuhan nasabah,” ujar Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, pada kunjungannya di Tring! Digital Lounge Kota Kasablanka, Rabu (14/01).

Melalui Tring!, nasabah dapat mengakses seluruh layanan utama Pegadaian, termasuk Tabungan Emas, Cicil Emas, Gadai, hingga layanan berbasis ekosistem Bank Emas, seperti Deposito Emas. Selain konsolidasi layanan, platform ini juga menawarkan kemudahan transaksi secara digital, personalisasi layanan, serta peningkatan keamanan data.

“Selain untuk transaksi finansial di Pegadaian, Tring! ini kami rancang sebagai satu-satunya aplikasi yang dapat melayani semua kebutuhan investasi emas masyarakat. Di Tring! ada Tabungan Emas, butuh dana cair saldo tabungannya bisa digadai. Saldo Tabungan Emas yang tersimpan juga bisa dijadikan Deposito Emas agar value-nya bertambah, bahkan Cicil Emas juga bisa melalui aplikasi Tring!,” tambah Damar.

Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1, Bapak Dede Kurniawan, yang membawahi wilayah kerja Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Bekasi, Jatiwaringin, Depok, dan Bogor, turut menyampaikan dukungannya terhadap implementasi Tring! sebagai platform digital terintegrasi.

“Transformasi digital melalui aplikasi Tring! merupakan langkah strategis Pegadaian untuk semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat. Di wilayah Jakarta 1, kami terus mendorong nasabah untuk memanfaatkan Tring! agar seluruh kebutuhan layanan Pegadaian, baik transaksi gadai, Tabungan Emas, hingga produk investasi lainnya, dapat diakses dengan lebih mudah, cepat, dan aman,” ujar Dede.

Ia juga menambahkan bahwa integrasi layanan ini diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus memperluas inklusi keuangan, khususnya di wilayah perkotaan dan penyangga Jakarta.

Ke depan, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk melanjutkan transformasi digital secara prudent dan berkesinambungan dengan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Melalui Tring! sebagai platform digital terintegrasi, Pegadaian berfokus pada peningkatan kualitas layanan dan keandalan sistem guna memperluas akses layanan keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, dengan semangat MengEMASkan Indonesia.

Jakarta, JSNews.com – Sebagai pihak Pembeli PT CMNP wajib (sangat dianjurkan) melakukan Due Diligence (uji tuntas) untuk mengidentifikasi risiko tersembunyi, memverifikasi keabsahan NCD Unibank sebelum dibeli dari Unibank dan menilai kewajaran harga untuk melindungi investasi, terutama dalam transaksi besar seperti pembelian NCD yang terbitkan oleh Unibank pada tahun 1999. kata Ketua Umum Gerakan Masyarakat Hukum (GEMAH), Badrun Atnangar dalam keterangannya kepada wartawan Senin, (19/1/2026).

Badrun Atnangar menegaskan kewajiban Due Diligence (Uji Tuntas) saat itu bukanlah kewajiban dari pihak PT Bhakti Investama yang menjadi Perantara Jual-Beli NCD Unibank tersebut.

Mengapa PT CMNP ataupun Jusuf Hamka sebagai Pembeli NCD Unibank wajib melakukan Due Diligence.

Pertama, Untuk Mencegah kerugian akibat masalah Legal, Finansial, atau Operasional yang tidak terungkap.

Kedua, Memastikan data dan dokumen yang diberikan penjual akurat dan terkini.

Ketiga, Untuk menentukan apakah harga yang ditawarkan mencerminkan nilai riil dan potensi dari NCD Unibank.

Keempat, Hasil Due Diligence menjadi dasar kuat untuk negosiasi harga dan syarat perjanjian.

Dan yang Kelima, Sebagai
dasar kepatuhan hukum yang sejalan dengan prinsip kehati-hatian dalam transaksi bisnis.

“PT Bhakti Investama sebagai Arranger itu kerjanya menghubungkan pihak PT CMNP sebagai Pembeli dan Pihak Unibank dan Tidak wajib ada dalam kesepakatan dalam Jual-Beli, tugas utamanya hanya mempertemukan Pihak Pembeli dan Penjual, yang kemudian kalau pihak PT CMNP dan Unibank ada kesepakatan kemudian mengarahkan kedua pihak untuk membuat kesepakatan perjanjian Jual-Beli agar sebagai Arranger mendapatkan fee dari penjualan NCD tersebut,” tegas Badrun.

“Setelah itu Kesepakatan Jual-Beli NCD antara PT CMNP dengan Unibank surat tersebut, CMNP menyerahkan Medium Term Note (MTN) dan Obligasi Tahap II masing-masing senilai Rp 163,5 miliar dan Rp 189 miliar sebagai pembayaran NCD,” paparnya.

Sementara itu, Pihak Unibank menyerahkan surat berharga Negotiable Certificate of Deposit (NCD) yang diterbitkan Unibank senilai USD 28 juta.

“Dan proses Jual-Beli NCD dilakukan dalam dua tahap, Yakni NCD senilai USD 10 juta dengan jatuh tempo tanggal 9 Mei 2002 yang diserahkan pada 27 Mei 1999, untuk NCD senilai USD 18 juta dengan jatuh tempo 10 Mei 2002 yang diserahkan pada 28 Mei 1999,” terang Badrun.

“Dan dalam proses Jual-Beli ini segala tanggung jawab hukum atas surat berharga berupa NCD tersebut berada pada pihak penerbit (Bank), Bukan pada Broker atau Arranger (Fasilitator). Kalau diibaratkan hal ini seperti transaksi Jual-Beli barang secara sah,” tegas Badrun.

“Tentu menjadi tanggung jawab Bank sebagai Penerbit sertifikat NCD itu. Dan ada jaminan dari Unibank memang NCD ini sah dan diterbitkan, dan yang menerima yaitu pihak PT CMNP itu bisa menikmati surat berharga itu tanpa ada gangguan siapapun juga,” tambahnya.

“Dan pengertian PT CMNP yang mengatakan kasus NCD Unibank adalah proses Tukar menukar adalah Salah besar sebab Bukan (Tukar menukar), karena pengertian deposito dan NCD adalah dana nasabah yang disimpan di bank. Karena ada uang yang dimasukkan ke sana, keluarlah sertifikat deposito berupa NCD Itu dan uang masuk dulu ke Unibank,” terangnya.

“Dan tidak ada fakta atau bukti kuat PT CMNP dalam proses kepemilikan NCD Unibank melakukan pembayaran dan penyetoran melalui arranger atau perantara tapi langsung ke rekening Bank Unibank yang saat itu Masih merupakan Bank yang sehat,” tutup Badrun.

 

JSNews.com || Jakarta Timur – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan, LSM Harimau DKI Jakarta secara resmi menutup rangkaian kegiatan pengajian rutinnya dan bersiap mengalihkan agenda ke berbagai program aksi sosial keagamaan. Penutupan pengajian tersebut dikemas dalam kegiatan Pengajian Rutin LSM Harimau DKI Jakarta yang digelar pada Minggu, 18 Januari 2026, di kediaman Bapak Rohim (Bang Emen), Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil dan sholawat yang dipimpin oleh Ustadz Miswan. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal acara, diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota LSM Harimau dari berbagai wilayah di DKI Jakarta.

Ketua PAC LSM Harimau Cipayung selaku tuan rumah, Bapak Karman, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada PAC Cipayung untuk menjadi tuan rumah kegiatan pengajian rutin. Ia mengapresiasi kehadiran seluruh pengurus dan anggota serta menegaskan pentingnya menjaga kekompakan, kebersamaan, dan silaturahmi antar kader LSM Harimau.

Sementara itu, Ketua DPW LSM Harimau DKI Jakarta, Bapak Neville GJ Muskita, menyampaikan bahwa selama Bulan Suci Ramadan kegiatan pengajian rutin akan ditiadakan sementara. Sebagai gantinya, LSM Harimau DKI Jakarta akan memfokuskan kegiatan pada aksi sosial keagamaan, seperti santunan kepada masyarakat yang membutuhkan, pembagian takjil, serta pelaksanaan buka puasa bersama sebagaimana telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Momentum Ramadan harus dimaknai sebagai ajang meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat,” ujar Neville dalam sambutannya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC LSM Harimau Jakarta Timur, Bapak Ardy Prabowo, turut memberikan sambutan dengan memperkenalkan PAC LSM Harimau Pasar Rebo sebagai PAC baru yang akan segera dilantik. Ia berharap PAC Pasar Rebo dapat segera berperan aktif dalam menjalankan roda organisasi serta berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan di wilayahnya.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan. SK diserahkan kepada Bapak Riswanto, SH., MH. sebagai Ketua DPC LSM Harimau Jakarta Utara, penyerahan SK kepada pengurus DPC LSM Harimau Jakarta Timur, serta kepada pengurus PAC LSM Harimau Pasar Rebo. Penyerahan SK tersebut menjadi simbol penguatan struktur organisasi dan komitmen bersama dalam menjalankan amanah organisasi.

Kegiatan pengajian rutin ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota DPW LSM Harimau DKI Jakarta, DPC LSM Harimau Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara, PAC LSM Harimau Cipayung sebagai tuan rumah, PAC LSM Harimau Kebon Jeruk, PAC LSM Harimau Kembangan, serta para Pembina dan Penasihat LSM Harimau DKI Jakarta dari wilayah Kepulauan Seribu.

Acara ditutup dengan doa bersama yang kembali dipimpin oleh Ustadz Miswan, dengan harapan seluruh jajaran LSM Harimau DKI Jakarta diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah dan kegiatan sosial selama Bulan Suci Ramadan. Kegiatan berlangsung tertib, khidmat, dan penuh suasana kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antar pengurus dan anggota LSM Harimau se-DKI Jakarta.

(MAYA)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.