BEKASI, 08 MARET 2026 – Suasana kebersamaan terpancar kuat dalam acara buka bersama (bukber) yang diselenggarakan Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang fokus pada pemantapan tali silaturahmi dan persaudaraan ini berlangsung meriah di Sekretariat GPIB, berlokasi di Jl. Bumi Jatiwaringin No.7 Blok F, RT.003/RW.006, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi pada hari Minggu pagi hingga sore hari.
Hadir dalam momen spesial ini para pengurus utama organisasi, antara lain Ir. Agung Karang sebagai Ketua Umum GPIB, Dr. Anto Suroto, SH., SE., MM, Icha Rika Rachmawati, SE (Wasekjen 1), Tina Permatasari, SE, S.Kom (Ketua Departemen Humas dan Dokumentasi), serta Lidya Yuliana Nenohai (Anggota Departemen Humas), beserta jajaran pengurus dan anggota dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta, dan berbagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sejumlah daerah.
Dalam pidatonya, Ir. Agung Karang, Ketua Umum GPIB, menyampaikan pernyataan penting terkait tujuan organisasi dan makna kegiatan ini. “Ramadhan adalah bulan yang membawa berkah, kebersamaan, dan refleksi mendalam. Melalui bukber ini, kami tidak hanya mempererat hubungan antar sesama anggota, tetapi juga menegaskan komitmen bersama untuk mengubah wajah pendidikan Indonesia. Saat ini, kita menghadapi tantangan besar dalam menyediakan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Silaturahmi yang kita jalin hari ini akan menjadi pondasi kuat untuk menggerakkan kolaborasi dengan berbagai pihak – pemerintah, perguruan tinggi, serta dunia usaha – dalam mengembangkan program-program pendidikan inovatif. Dalam 1 tahun ke depan, GPIB akan fokus pada pembangunan laboratorium pendidikan berbasis teknologi di 10 sekolah negeri di Jawa Barat dan DKI Jakarta, serta pelatihan kompetensi bagi 500 guru muda. Semua ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dan kerja sama yang erat dari seluruh keluarga besar GPIB.”
Bukber bukan hanya sekadar berkumpul dan menikmati hidangan bersama, melainkan dijadikan wadah strategis untuk mengevaluasi program-program pendidikan yang telah berjalan dan menyusun rencana aksi ke depan. “Melalui silaturahmi yang erat, kami yakin seluruh elemen GPIB dapat bersinergi lebih optimal dalam mewujudkan visi dan misi untuk kemajuan pendidikan di Indonesia,” ungkap pihak pengurus dalam sambutannya.
Diharapkan dengan tali persaudaraan yang semakin kuat, GPIB dapat terus berkontribusi aktif dalam mengembangkan kualitas pendidikan serta membangun generasi muda yang kompeten dan berintegritas.













