GPIB: Kolaborasi Jadi Kunci Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Pendidikan

oleh -26 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, JSNews – Kamis (5/2/2026) – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) menggelar sosialisasi pendidikan bertema “Sinergi Hebat Kolaborasi Orang Tua dan Anak Menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Artificial Intelligence (AI)”. Kegiatan yang bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap perubahan sistem evaluasi pendidikan dan perkembangan teknologi ini berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara, Lantai 5 Gedung Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan.

Acara diikuti oleh berbagai kalangan termasuk orang tua, pendidik, murid dan pemerhati pendidikan, serta diselenggarakan dengan dukungan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

banner 336x280

Ketua Umum GPIB Ir. Agung Karang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan. “Perubahan sistem pendidikan dan kemajuan teknologi tidak boleh membuat orang tua dan anak berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi menjadi kunci agar generasi muda siap menghadapi TKA (Tes kemampuan Akademik) dan era kecerdasan buatan,” ucapnya.

Pada sesi utama, Kepala Pusat Assessment Pendidikan Dr. Rahmawati memaparkan arah baru TKA yang lebih fokus pada pengukuran kompetensi secara komprehensif. “TKA tidak hanya mengukur hafalan, tetapi kemampuan berpikir dan pemahaman peserta didik agar selaras dengan arah kebijakan pendidikan nasional,” jelasnya.

Selanjutnya, Dr. Ir. Raden Kun Wardana Abyoto, M.T., Ketua Umum Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) sekaligus mantan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, menekankan pentingnya kesiapan SDM dalam memanfaatkan teknologi pendidikan. “Artificial Intelligence bukan ancaman, melainkan alat bantu pembelajaran. Tantangannya ada pada kesiapan guru, orang tua, dan peserta didik agar teknologi memberi dampak positif,” katanya.

Kegiatan yang dipandu moderator Dr. Leonard ini berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan juga dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat Media Independen Online (MIO) Indonesia, AYS Prayogie.

Usai acara, AYS Prayogie mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi yang dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Kegiatan ini penting untuk menjembatani kebijakan pendidikan dengan pemahaman publik. Sinergi antara dunia pendidikan dan insan media perlu terus diperkuat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, GPIB berharap terbangun pemahaman bersama antara berbagai pihak dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang kolaboratif dan adaptif menghadapi tantangan masa depan.
Diakhir sambutan Ketum GPIB Ir. Agung Karang memberikan Award Penghargaan kepada Edy Dwiyanto,SE
Wakil ketua DPC GPIB Jakarta Timur atas dukungan/support Loyal & Royal disetiap kegiatan GPIB.
Award penghargaan juga diberikan kepada
Ibu Rika Rachmawati,SE sebagai inisiatif, inofatif, penggerak, ide kegiatan GPIB.
Acara diakhiri oleh sesi foto bersama.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.